I. PENGENALAN Pendahuluan
|
|
|
- Veronika Makmur
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 I. PENGENALAN 1.1. Pendahuluan Bahasa assembly membuka rahasia perangkat keras dan perangkat lunak komputer. Disini akan dipelajari bagaimana perangkat keras komputer dan sistem operasi bekerjasama dan bagaimana program aplikasi berkomunikasi dengan sistem operasi. Untuk memahami keseluruhan komputer dan sistem informasinya, seseorang perlu memahami perangkat lunak pada berbagai level. Pertama level program aplikasi, dimana program berinteraksi dengan DOS. Level bahasa tingkat tinggi, dimana perintah/pernyataan yang handal diuraikan kedalam instruksi-instruksi mesin. Pada level yang lebih rendah (lebih dekat dengan mesin), seseorang akan konsentrasi pada instruksi-instruksi yang dikenali oleh CPU, sebagaimana program berkomunikasi dengan DOS. Bahasa assembly meningkatkan pemahaman seseorang tentang level yang lebih rendah ini. Pada tulisan ini memberikan titik pandang bahwa bahasa assembly seharusnya dipelajari secara kontekstual, sehingga interaksi perangkat keras dan preangkat lunak komputer mungkin lebih mudah dipahami. Pada bab berikutnya, akan dibahas perangkat keras komputer, bahasa mesin, konsep sistem operasi dan struktur pemrograman. Apakah bahasa assembly? Bahasa assembly adalah bahasa pemrograman dengan korespondensi satu-satu antara perintah-perintah/pernyataannya dan bahasa mesin komputer. Bahasa assembly tidak satu jenis sebagaimana CPU komputer pun bermacam-macam. Setiap bahasa assembly secara langsung dipengaruhi oleh set instruksi mesin komputer dan arsitektur perangkat keras. Secara singkat, bahasa assembly IBM-PC mengacu pada istruksi-instruksi yang dikenali oleh keluargaa mikroprosesor Intel Apa itu assembler? Assembler adalah program yang mengkonversi kode program sumber ke dalam bahasa mesin. Pada tuliasn ini akan mengacu pada assembler yang membuat instruksi mesin untuk mikrokomputer IBP yang sesuai. Semua kompter tersebut menggunakan mikroprosesor keluarga intel, mulai dari intel 8088 sampai Program akan berjalan dibawah sistem operasi PC-DOS/MS-DOS versi 3.0 atau lebih tinggi. Terdapat dua assembler yang dikenal baik untuk IBM-PC yaitu MASM (Microsoft Assembler) dan TASM (Turbo Assembler). Bahasa assembly adalah kumpulan instruksi yang spesifik untuk sistem komputer tertentu. Assembler adalah program yang menerjemahkan program yang ditulis dalam bahasa assembly ke dalam bahasa mesin, yang dapat dieksekusi oleh komputer. Setiap tipe komputer meiliki bahasa assembly yang berbeda, karena rancangan komputer mempengaruhi instruksi yang dapat dieksekusi. Created By : IKA PARMA DEWI Page 1
2 Bahasa assembly disebut bahasa level-bawah karena dalam struktur dan fungsi dekat dengan bahasa mesin. Sebaliknya, bahasa tingkat tingggi seperti Pascal, Basic, Fortran dan Cobol mempunyai perintah-perintah yang handal yang diterjemahkan ke dalam berbagai instruksi mesin oleh kompiler. Mengapa mempelajari bahasa assembly? Berbagai alasan mengapa kita mempelajari bahasa assembly. Salah satu alasan adalah untuk mempelajari arsitektur komputer dan sistem operasi. Alasan lain adalah karena kegunaan pemrograman tertentu sulit atau tidak mungkin dikerjakan oleh bahasa tingkat tinggi. Contoh, kompunikasi langsung dengan sistem operasi komputer mungkin deperlukan. Program grafik warna kecepatan tinggi mungkin harus ditulis menggunakan memori minimum. Program khusus mungkin diperlukan sebagai penghubung antara printer dengan komputer. Sering juga perlu untuk menghilangkan keterbatasan bahasa tingkat tinggi, diluar keperluan, menentukan aturan-aturan tentang apa yang dibolehkan dalam program. Contoh, pascal tidak mengijinkan nilai karakter diberi nilai dalam variabel integerr. Pemrogram yang berpengalaman akan menemukan cara untuk keluar dari batasan ini, tapi dalam pelaksanaannya, membuat kode tidak dapat digunakan oleh sistem komputer lain dan sulit dibaca. Bahasa assembly, sebaliknya, memiliki sangat sedikit batasan atau aturan. Harga yang harus dibayar untuk keleluasaan itu adalah perlu menangani berbagai kerumitan dalam pemrograman. Aplikasi bahasa assembly Biasanya ktia membuat subrutin dalam bahasa assembly dan memanggilnya dari program bahasa tingkat tinggi. Keuntungan dapat diperoleh karena ketanya bahasa tingkat tinggi, dengan menggunakan bahasa tingkat rendah dalam membuat aplikasi. Subrutin bahasa assembly menangani operasi-operasi yang tidak tersedia dalam bahasa tingkat tinggi. Misal kita menulis program aplikasi bisnis dalam Cobol untuk IBM-PC. Kita memerlukan aplikasi untuk mengecek ruang bebas disk, membuat subdirektory, menulis proteksi file, dan membuat window yang overlap, semuanya dalam satu program. Misal kompilator Cobol tidak dapat melakukan semuanya, maka kita dapat mebuat subrutin bahasa assembly untuk menangani tugas-tugas tersebut. Bahasa mesin Sebelum lebih jauh secara rinci membahas bahasa assembly, mari kita lihat dalam suatu prespektif. Komputer kenyataannya tidak mengerti bahasa assembly, dia hanya mengikuti bahasa mesin. Bahasa mesin adalah bahasa yang dibangun oleh sejumlah angka yang dapat diinterpretasikan oleh CPU komputer. CPU biasanya mempunyai program kecil yang ditambahkan langsung ke dalam chip, disebut microcode. Penerjemah microcode mengubah langsung instruksi-instruksi mesin ke dalam sinyal perangkat keras. Dengan bahasa mesin memungkinkan untuk melaksanakan tugas-tugas umum oleh CPU, seperti pemindahan bilangan atau perhitungan aritmatik. Berikut contoh instruksi bahasa mesin yang memindahkan angka 5 ke dalam register AL. Created By : IKA PARMA DEWI Page 2
3 Deretan angka diatas ditulis dalam biner, sistem penomoran yang dibangun hanya oleh angka 1 dan 0. Delapan bit pertama adalah kode operasi (opcode) yang menunjukannya sebagai isntruksi yang memindahkan angka 8 bit ke register AL. Delapan bit kedua adalah operand. Instruksi secara keseluruhan memindahkan angka 5 ke dalam register AL. Register adalah memori kecepatan tinggi yang berada di dalam CPU. Register diidentifikasikan oleh nama 2 huruf, seperti AH, AL, atau AX. Kumpulan instruksi (instruction set) CPU adalah sekumpulan instruksi mesin yang dapat dieksekusi CPU. Untuk keluarga CPU intel, set instruksi adalah downward-compatible, artinya bahwa instruksi yang bekerja pada prosesor level yang lebih rendah akan bekerja juga pada prosesor yang lebih tinggi. Contoh instruksi MOV bekerja pada 8088 dan karena itu harus bekerja pula pada Tetapi terdapat instruksi yang lebih maju dlam yang tidak dapat bekerja pada Dulu, semua program ditulis dalam bahasa mesin. Hal ini sangat menyulitkan bagi pemrogram baik dalam membacanya maupun menulisnya. Itulah sebabnya mengapa dibuat assembler dan kompiler yang akan mengkonversi instruksi yang mudah dibaca, dibuat dalam editor teks ke dalam bahasa mesin. Contoh instruksi diatas adalah : MOV AL, Representasi Data Karena kita akan bersentuhan dengan komputer pada level mesin, kita perlu untuk memeriksa isi memori dan register. Komputer yang ada saat ini adalah komputer biner yang sistem bilangannya terdiri angka 1 dan 0 yang kita kenal dengan istilah logic digital. Bilangan biner Komputer menyimpan semua instruksi dan data sebagai rangkaian digit biner, tanpa perbedaan antara keduanya. Contoh, tiga huruf pertama alfabet akan disimpan dalam IBM-PC sebagai : = ABC Pada saat yang sama, instruksi untuk menjumlahkan dua buah bilangan akan disimpan di memori sebagai : Bit & Byte. Setiap digit dalam angka biner desebut bit. 8 buah bit desebut byte, yang merupakan unit terkecil penyimpanan pada komputer saat ini. Setiap lokasi dalam komputer menyimpan 1 byte, atau 8 bit. Tipe penyimpan yang lebih besar adalah word yang panjangnya 16 bit (2 byte). Created By : IKA PARMA DEWI Page 3
4 byte byte word Setiap sistem penuliasan angka mempunyai basis, yaitu jumlah maksimum nillai pada suatu digit. Ini disebut radix atau basis. Sistem Basis / radix Digit yang mungkin Biner 2 01 Oktal Desimal Heksadesimal ABCDEF Dalam sistem bilangan heksadesimal, huruf A sampai F mewakili nilai desimal 10 sampai 15. Pada saat mengacu pada bilangan biner, oktal atau heksadesimal, sebuah huruf kecil akan ditambahkan pada akhir setiap bilangan untuk menunjukan basisnya. Contoh bilangan 45 heksadesimal akan ditulis sebagai 45h, 76 oktal akan ditulis 76o atau 76q, dan biner akan terlihat b. Komputer pribadi IBM disebut komputer 16-bit karena instruksinya dapat mengoperasikan sejumlah 16-bit bilangan. Integer biasanya disimpan dalam memori sebagai byte, word atau double word. Untuk masing-masingnya mempunyai batasan bawah dan atasnya, sebagai berikut : Tipe penyimpan Bit Range (bawah-atas) Byte Word ,535 Double word ,294,967,295 Walaupun masing-masing billangan membutuhkan jumlah bit yang berbeda-beda, pada kenyataannya semua bilangan disimpan di memori sebagai nilai biner karena arsitektur komputer adalah biner. Setiap bit memori adalah 1 atau 0, tetapi lokasi terkecil memori yang diberi alamat adalah byte. Pengubahan bilangan biner ke desimal Karena berbagai keperluan mungkin kita perlu mengubah bilangan dari biner ke desimal. Setiap posisi bit dalam bilangan biner adalah pangkat dari 2, seperti gambaran berikut : Nilai Untuk mendapatkan nilai desimal dari sebuah bilangan biner, kita harus menjumlahkan nilai setiap bit yang bernilai 1. Created By : IKA PARMA DEWI Page 4
5 Desimal 8 1 = 9 d Bilangan heksadesimal Bilangan biner yang banyak susah untuk dibaca, sehingga bilangan heksadsimal biasanya sering digunakan untuk menggambarkan memori komputer atau instruksi. Setiap digit bilangan heksadesimal mewakili 4 bit bilangan biner, dan 2 digit bilangan heksadesimal mewakili satu byte. Pada contoh berikut terlihat bahwa bilangan biner digambarkan oleh bilangan heksadesimal : Sebuah digit heksadesimal mungkin mempunyai nilai sampai 15 sehingga untuk angka menggunakan huruf A F. Tabel berikut menunjukan bagaimana setiap 4 bit biner diterjemahkan ke dalam desimal dan heksadesimal : Biner Desimal Heksadesimal A B C D E F Posisi digit heksadesimal. Setiap posisi digit heksadesimal mewakili bilangan pangkat dari Nilai Created By : IKA PARMA DEWI Page 5
6 Bilangan dapat dikonversi dari heksadesimal ke desimal dengan mengalikan masing-masing digit dengan nilai posisinya. Misalnya bilangan 3BA4h, hasilnya 3 B A 4 Nilai posisi Hasil kali 12,288 2, = 15,268d Pada saat perkalian huruf B diganti 11 dan A dengan 10. Bilangan bertanda Bilangan biner mungkin bertanda atau tidak bertanda. Byte bertanda menggunakan 8 bit seluruhnya untuk nilai angkanya. Contoh, = 255. Karena itu, 255 adalah nilai tertinggi yang dapat disimpan dalam byte tidak bertanda. Nilai terbesar yang dapat disimpan dalam word tidak bertanda adalah 65,535. Byte bertanda hanya menggunakan 7 bit untuk nilai sedangkan bit paling kiri digunakan sebagai tanda. Bilangan mungkin positif atau negatif, jika tanda sama dengan 1 maka bilangan negatif sebaliknya jika tanda bernilai 0 maka bilangan positif : Bit tanda (bilangan negatif) (bilangan positif) Ones complement. Untuk menghitung bilangan ones complement dari suatu bilangan maka balikan seluruh nilai bitnya. Contoh, ones complement dari b adalah b. Twos complement. Untuk menyimpan nilai negetif maka digunakan bilangan twos complement. Twos complement diperoleh dengan menambah satu pada bilangan ones complement. Contoh twos complement dari +6 ( b), balikan nilai bitnya untuk mendapatkan ones compelent menjadi b, untuk memperoleh twos complementnya ditambah satu menjadi : b (ini nilai twos complement untuk -6). Untuk mendapatkan kembali nilai +6 sebagai berikut : ones complement + 1 tambah Nilai maksimum dan minimum. Karena nilai paling kiri pada bilangan bertanda digunakan untuk tanda bilangan, maka ukuran bilangan akan berkurang, yang digunakan hanya 7 bit sehingga nilai paling besar yang bisa dicapai adalah Created By : IKA PARMA DEWI Page 6
7 Tabel berikut menunjukan nilai maksimum dan minimum untuk byte, word dan double word bertanda : Tipe penyimpan Nilai terendah Nilai tertinggi Byte Word -32, ,767 Double word -2,147,483,647 +2,147,483,647 Penyimpan karakter Komputer hanya dapat menyimpan bilangan biner, jadi bagaimana menyimpan karakter seperti A dan $? Telah dibuat suatu sistem menterjemahkan karakter ke dalam bilangan biner yaitu American Standard Code for Information Interchange (ASCII). Sistem lainnya, Extended Binary Code for Decimal Interchange (EBCDIC), digunakan oleh mini dan mainframe komputer IBM. Berikut ini tabel contoh kode ASCII : Kode ASCII Ctrl Mnemonic Penjelasan 00 NUL Karakter kosong 01 Ctrl A SOH Awal header 02 Ctrl B STX Awal teks 03 Ctrl C ETX Akhir teks 04 Ctrl D EOT Akhir transmisi 05 Ctrl E ENQ Pertanyaan (Enquiry) 06 Ctrl F ACK Pemberitahuan 07 Ctrl G BEL Bel 08 Ctrl H BS Backspace 09 Ctrl I HT Tab horison 0A Ctrl J LF Line feed 0B Ctrl K VT Tab vertikal 0C Ctrl L FF Form feed 0D Ctrl M CR Carriage return 0E Ctrl N SO Shift out 0F Ctrl O SI Shift in 10 Ctrl P DLE Data link escape 11 Ctrl Q DC1 Device control 1 12 Ctrl R DC2 Device control 2 13 Ctrl S DC3 Device control 3 14 Ctrl T DC4 Device control 4 15 Ctrl U NAK Pemberitahuan negatif 16 Ctrl V SYN Synchronous idle 17 Ctrl W ETB Akhir transmisi blok 18 Ctrl X CAN Batal 19 Ctrl Y EM Akhir medium 1A Ctrl Z SUB Pengurangan (substitusi) Created By : IKA PARMA DEWI Page 7
8 1B Ctrl [ ESC Escape 1C Ctrl \ FS Pemisah file 1D Ctrl ] GS Pemisah grup 1E Ctrl ^ RS Pemisah rekord 1F Ctrl - US Pemisah unit Standar kode ASCII hanya menggunakan 7-bit kode sedangkan nilai selebihnya yang mungkin 7Fh. 8-bit lainya adalah pilihan, digunakan oleh IBM-PC untuk memperluas kumpulan karakter. Nilai 80h FFh menggambarkan simbol grafik dan karakter Yunani. Nilai 0-1Fh adalah kode kendali untuk printer, komunikasi dan keluaran layar. Semua karakter, termasuk bilangan dan huruf, dibuat unik pada kode ASCII. Contoh, kode untuk karakter string ABC123 adalah : Karakter A B C Kode ASCII 41h 42h 43h 30h 31h 32h Penyimpanan bilangan. Setiap huruf atau digit memerlukan 1 byte memori. Namun ketika menyimpan bilangan, kita bisa lebih efisien, contoh, bilangan 123 dapat disimpan dalam memoori sebagai satu byte yaitu b Bahasa Assembly Pengenalan Insturksi bahasa assembly Meskipun mungkin untuk membuat program bahasa mesin menggunakan angka, bahasa assembly membuat pekerjaan lebih mudah. Instruksi bahasa assembly adalah representasi simbolik instruksi mesin tunggal. Dalam bentuknya yang paling sederhana, terdiri dari satu mnemonic, kode alfabet singkat yang secara harfiah membantu memori dalam mengingat instruksi CPU. Mnemonic mungkin diikuti oleh operand berikut contohnaya : clc inc ax mov ax, bx ; hanya sebuah mnemonic ; operand tunggal ; dua operand Setiap instruksi dapat diikuti oleh komentar, yang selalu diawali dengan titik koma (;). Operand, operand mungkin berupa register, variabel, lokasi memori atau nilai immediate. Contoh : 10 (nilai immediate) count (variabel) AX (register) [0200] (lokasi memori) Created By : IKA PARMA DEWI Page 8
9 Contoh program Program bahasa assembly dibangun oleh instruksi dan operand. Instruksi memerintahkan CPU untuk melaksanakan aksi, sedang variabel adalah lokasi memori dimana data disimpan. Variabel juga disebut operand memori. Operand langsung adalah konstanta seperti 5 dan 10. Berikut ini contoh program untuk menjumlahkan 3 bilangan dan menyimpannya dalam variabel yang disebut sum. Sum diasumsikan dalam heksadesimal. mov ax, 5 add ax, 10 add ax, 20 mov sum, ax int 20 ; memindahkan 5 ke dalam register ax ; menambahkan nilai 10h terhadap register ax ; menambahkan nilai 20h terhadap register ax ; menyimpan ax dalam variabel sum ; akhir program Instruksi MOV memerintahkan CPU untuk memindahkan atau menyalin data, dari operand sumber ke operand tujuan. Baris 1 memindahkan 5 ke dalam register AX. Baris 2 memindahkan 10 (hexa) ke dalam AX, membuatnya sama dengan 15. baris 3 menambahkan 20 ke AX, membuatnya sama dengan 35, dan baris 4 menyalin AX ke dalam variabel dalam memori yang disebut SUM. Baris terakhir menghentikan program. Perintah DEBUG untuk menyusun dan test program adalah sebagai berikut : A 100 Mov ax, 5 Add ax, 10 Add ax, 20 Mov [0120], ax Int 20 R T T T G Q Perintah Komentar Assembly dimulai pada lokasi 100h Perintah program yang pertama Hasil jumlah pada lokasi 0120h Akhir program (tekan Enter untuk mengakhiri assembly) Menampilkan register Trace satu instruksi Ekseskusi sisa program Keluar dari Debug kembali ke DOS Setelah isntruksi yang kedua akan diperoleh tampilan hasil sebagai berikut : 1. mov ax, 5 ax : add ax, 10 ax : add ax, 20 ax : mov sum, ax ax : 35 sum : 35 Created By : IKA PARMA DEWI Page 9
10 AX = 0015 BX = 0000 CX = 0000 DX = 0000 SP = FFEE BP = 0000 SI = 0000 DI = 0000 DS = 23AD ES = 23AD SS = 23AD CS = 23AD IP = 0106 NV UP EI PL NZ NA PO NC 23AD : ADD AX, 0020 Gambar 1.1. Program contoh Register AX merupakan hasil penjumlahan 5 dan 10, sehingga AX = 15. Register IP menyimpan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi (0106). Instruksi berikutnya yang akan di eksekusi adalah ADD AX, Elemen Dasar Bahasa Assembly Gambar 1.2. menunjukan kumpulan karakter dasar assembler. Karakter-karakter tersebut mungkin digunakan unntuk membentuk nomor, nama, perintah dan parameter. Konstanta Konstanta adalah nilai yang diketahui dan dikalkulasikan pada saat penyusunan program. Konstanta mungkin nomor atau karakter string. Dia tidak dapat diubah pada saat program dijalankan. Kumpulan karakter dalam Assembly Letter : A-Z, a-z Digit : 0-9 Karakter khusus :?, _ & $ % :!. [] ~ () <> / {} = + # - ^ / ; * ` Created By : IKA PARMA DEWI Page 10
11 Gambar 1.2. Kumpulan karakter assembly Variabel, sebaliknya, adalah lokasi memori yang dapat berubah pada saat program dijalankan. Contoh berikut adalah konstanta : ABC *6 (1+2)/3 Integer. Integer dibangun oleh digit-digit angka tanpa titik desimal, diikuti oleh karakter radix (d=desimal, h=hexa, q=octal, b=biner). Contoh : b d 4A6Bh 2047q 2047o Contoh Biner Desimal Desimal Heksadesimal Oktal Oktal Radix Bilangan real : angka real mengandung digit, titik desimal tunggal, eksponent (opsional) dan tanda awal (opsional). Sintaknya : Contoh [{+/-}] digit.digit [E{+/-}] digit E E e3 Notasi sintak : dalam contoh sebelumnya dan pada contoh yang akan datang elemen opsional akan ditutup dengan kurung siku. Tanda kurung besar mengidentifikasikan pilihan yang diperlukan. Kata kunci yang diperlukan ditulis dalam huruf besar. Kata huruf kecil miring adalah istilah-istilah yang telah didefinisikan sebelumnya seperti identifier, operand dan register. Karakter atau konstanta string : karakter ASCII tunggal atau string karakter yang ditutup oleh tanda quotasi tunggal ( ) atau ganda ( ), contoh : a B Stack Overflow 012#?%& Created By : IKA PARMA DEWI Page 11
12 Konsatanta karakter panjangnya 1 byte. Panjang sebuah string ditentukan oleh jumlah karakter yang ada di dalamnya. Konstanta berikut panjangnya 5 byte : ABCDE Apostrof ( ) ditutup diantara dua tanda quotasi ( ), atau tanda quotasi ganda ( ) ditutup oleh quotasi tunggal ( ). Contoh berikut adalah benar : That s not all. The file First was not found The file First was not found Pernyataan Pernyataan/perintah bahasa assembly terdiri dari nama, mnemonic, oeprand dan komentar. Pernyataan secara umum dibagi ke dalam dua kelas yaitu instruksi dan perintah. Instruksi adalah pernyataan yang dapat dieksekusi, dan perintah adalah pernyataan yang menyediakan informasi untuk membantu assembler dalam menghasilkan kode yang dapat dieksekusi. Format umum sebuah kalimat. [name][mnemonic][operand][; coment] Kalimat harus ditulis pada baris tunggal dan tidak melebihi 128 kolom. Perintah, atau pseudo op, adalah pernyataan yang berefek pada daftar program atau cara kode mesin dibuat. Contoh, perintah DB memerintah assembler untuk membuat memori untuk variabel bernama count dan memberi nilai awal 50. Count DB 50 Isnturksi dieksekusi oleh mikroprosesor pada saat dijalankan. Instruksi dibagi ke dalam tipe-tipe-tipe umum : kendali program, transfer data, aritmetik, logic dan I/O. Instruksi-instruksi selalu diterjemahkan langsung ke dalam kode mesin oleh assembler. Setiap satu instruksi bahasa assembly diterjemahkan langsung ke dalam satu instruksi bahasa mesin. Nama Nama mengidentifikasikan label, variabel, simbol atau kata kunci. Nama mungkin mengandung salah satu karakter berikut : A Z, a z 0 9? Karakter Huruf Angka Tanda tanya Underscore Penjelasan Created By : IKA PARMA DEWI Page 12
13 $. Tanda dollar Titik Nama mempunyai batasan sebagai berikut : - Hanya 31 karakter pertama yang dikenali - Tidak ada perbedaan antara huruf besar dan huruf kecil - Karakter pertama tidak boleh angka - Jika digunakan, tanda (.) hanya bisa digunakan sebagai karakter pertama - Tidak boleh memilih nama yang sama dengan kata kunci (perintah/direktif) Variabel dan konstanta. Nama digunakan sebelum perintah alokasi memori mengidentifikasikan lokasi dimana data disimpan dalam memori. Atau mungkin juga digunakan untuk mendefinisikan konstanta, sebagai berikut : Count1 db 50 Count2 equ 100 ; variabel (alokasi memori) ; konstanta Label. Jika nama tampil disamping instruksi program, ini disebut label. Label berfungsi sebagai penanda kapan saja program mau meloncat atau looping dari satu lokasi ke lokasi lain. Seperti contoh berikut dimana Label1 dan Label2 adalah label yang mengidentifikasikan lokasi dalam program : Label1 : mov ax, 0 mov bx, 0 Label2 : jmp label1 Kata kunci. Kata kunci atau reserved word selalu mempunyai arti yang sebelumnya telah didefinisikan. Keyword mungkin instruksi atau direktif. Contohnya : MOV, PROC, ADD, AX dan END. Kata kunci tidak dapat digunakan keluar dari konteknya atau sebagai identifier, contoh penggunaan ADD sebagai label adalah tidak benar : add : mov ax, Contoh Program Hello Kita lihat gambar 1.3. yang menampilkan pesan Hello, world! pada layar. Baris 1 mengandung perintah title; semua karakter sisanya pada baris 1 dianggap komentar, sepreti pada baris 3. Sebelum menyelesaikan lebih lanjut, kita jelaskan dulu segmen, yaitu bagianbagian yang membangun program. Created By : IKA PARMA DEWI Page 13
14 Segmen code adalah bagian dimana instruksi program disimpan, segemen data adalah bagian dimana variabel disimpan. Dan segmen stack dimana stack disimpan. Stack adalah daftar dalam memori dimana program dijaga dalam variabel sementara, kembali dari subrutin dan semacamnya. Direktif dosseg menunjukan segmen standar untuk code, data dan segmen stack. Perintah model small mengindikasikan bahwa program menggunakan microsoft assembler memory small. Direktif stack menset 100 H (256) byte ruang stack untuk program. Title Program Hello world [1] [2] ; program ini menampilkan pesan Hello, world [3] [4] dosseg [5]. model small [6]. stack 100h [7] [8]. data [9]. hello_message db Hello, world!, 0dh, 0ah, $ [10] [11]. code [12] main proc [13] mov [14] mov ds, ax [15] [16] mov ah, 9 [17] mov dx, offset hello_message [18] int 21h [19] [20] mov ax, 4000h [21] int 21h [22] main endp [23] endp main [24] Gambar 1.3. Program Hello.asm Direktif.code menandai awal segemen kode. Perintah.data menandai awal segmen data, dimana variabel dideklarasikan. Baris 9-10 mengandung segmen data, dimana variabel yang diberinama hello_message dideklarasikan. Huruf DB adalah direktif define byte yang meminta assembler untuk mengalokasikan serangkaian byte memori untuk data yang mengikutinya. Baris 13 menggunakan perintah proc untuk mendeklarasikan prosedur main (mungkin juga menggunakan nama lain). Baris menyalin alamat segmen data ke dalam reg DS. Instruksi MOV selalu mempunyai 2 operand. Tujuan dan sumber. Created By : IKA PARMA DEWI Page 14
15 Baris menyebabkan string karakter dituliskan ke konsole. Mereka melakukannya dengan memanggil fungsi DOS yang menampilkan string yang alamatnya dalam register DX. Nomor fungsi diletakan dalam register AH. Baris adalah perintah untuk berhenti dan kembali ke DOS. Baris 23 adalah akhir dari prosedur main dan baris 24 baris terakhir yang diassembly. Created By : IKA PARMA DEWI Page 15
Sistem Bilangan & Dasar Assembler Dadang Mulyana
Mata Kuliah : Bahasa Rakitan Materi ke-2 Sistem Bilangan & Dasar Assembler Dadang Mulyana SISTEM BILANGAN Sistem Bilangan Desimal Sistem Bilangan Biner Sistem Bilangan Oktal Sistem Bilangan Heksadesimal
SISTEM BILANGAN DAN SANDI
SISTEM BILANGAN DAN SANDI. Pendahuluan Sistem bilangan yang biasa kita pakai sehari-hari disebut bilangan berbasis posisi. Bilangan desimal disebut sistem basis (base system), karena sistem ini mempunyai
RANGKAIAN ARITMETIKA 2
RANGKAIAN ARITMETIKA 2 Pokok Bahasan : 1. Sistim Coding 2. Fungsi-fungsi Aritmetika Biner : penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian 3. Implementasi fungsi Aritmetika pada sistim Bilangan yang lain
BAB VI SISTEM BILANGAN
BAB VI SISTEM BILANGAN Sistem Bilangan adalah kumpulan simbol khusus yang digunakan dalam membangun sebua bilangan. Sistem bilangan yang umum dipakai manusia adalah Desimal yang terdiri dari sepuluh simbol
SISTEM BILANGAN Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal
SISTEM BILANGAN Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal Tujuan : Setelah mempelajari diharapkan dapat,. Memahami jenis-jenis sistem bilangan yang digunakan pada teknik mikroprosessor. Memahami konversi
BUKU AJAR BAHASA PEMROGRAMAN TINGKAT RENDAH (BPTR)
BUKU AJAR BAHASA PEMROGRAMAN TINGKAT RENDAH (BPTR) PADA MESIN KOMPUTER IBM-PC COMPATIBLE OLEH MAMAN ABDUROHMAN, ST. SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TELKOM BANDUNG 2002 KATA PENGANTAR Bismillahiirrohmanirrohim,
BAB 3 MODE AKSES MEMORI, PENGGUNAAN VARIABEL DAN STACK
BAB 3 MODE AKSES MEMORI, PENGGUNAAN VARIABEL DAN STACK Pengaksesan memori yang dibicarakan dalam bab ini meliputi memori internal prosesor yang biasa disebut sebagai register dan memori di luar prosesor.
MODUL V STACK dan PENGENALAN PROCEDURE
MODUL V STACK dan PENGENALAN PROCEDURE Stack Stack merupakan bagian memori yang digunakan untuk menyimpan nilai dari suatu register secara sementara. Operasi stack dinamakan juga LIFO (Last In First Out).
BAB IV SISTEM SANDI (CODING)
BAB IV SISTEM SANDI (CODING) Dalam meyalurkan data baik antar komputer yang sama pembuatnya maupun dengan komputer yang lain pembuatnya, data tersebut harus dimengerti oleh pihak pengirim maupun penerima.
ASCII (American Standart Code for Information Intercharge)
CODING CODING Suatu cara penggambaran himpunan simbol yang digunakan dalam komunikasi data agar data yang dikirimkan oleh peralatan pengirim dapat diterima dan dimengerti oleh peralatan penerima Jenis
BAB IV SISTEM SANDI (CODING)
BAB IV SISTEM SANDI (CODING) Dalam meyalurkan data baik antar komputer yang sama pembuatnya maupun dengan komputer yang lain pembuatnya, data tersebut harus dimengerti oleh pihak pengirim maupun penerima.
FPGA DAN VHDL TEORI, ANTARMUKA DAN APLIKASI
FPGA DAN VHDL TEORI, ANTARMUKA DAN APLIKASI Chapter 1 Prinsip-Prinsip Sistem Digital Ferry Wahyu Wibowo Outlines Sistem digital Persamaan dan perbedaan elektronika analog dan elektronika digital Sistem
CODING. Komunikasi Data
CODING Komunikasi Data CODING Suatu cara penggambaran himpunan simbol yang digunakan dalam komunikasi data agar data yang dikirimkan oleh peralatan pengirim dapat diterima dan dimengerti oleh peralatan
MODUL I PENGENALAN ASSEMBLY
MODUL I PENGENALAN ASSEMBLY Apakah bahasa assembly? Bahasa assembly adalah bahasa pemrograman dengan korespondensi satu-satu antara perintahperintah/pernyataannya dan bahasa mesin komputer. Bahasa assembly
Pemrograman Assembler dengan Debug
Pemrograman Assembler dengan Debug dadang mulyana 2012 1 Implementasi bahasa assembly bisa menggunakan 2 cara: 1. Menggunakan Debug 2. Pemrograman dengan Software Assembler dadang mulyana 2012 2 1 Debug
DIKTAT BAHASA RAKITAN
DIKTAT BAHASA RAKITAN Riki Ruli S Modul I dan II Page 1 PERTEMUAN : 1 PENGENALAN BAHASA ASSEMBLY Deskripsi singkat : Dalam pertemuan ini akan dibahas mengenai pengenalan sistem komputer dan bahasa assembly
Quis. 2. Sistem bilangan yang menggunakan basis 8 adalah: A. Biner D. Hexadesimal B. Oktal E. Sexagesimal C. Desimal
Pertemuan 7 QUIS 1. Bagian yang terkait erat dengan unit-unit operasional dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturalnya, merupakan pengertian dari:
Daftar Isi. Daftar Isi Pertemuan 2: Pengenalan Debug dan Interrupt P2.1. Teori Pengenalan DEBUG... 3
Daftar Isi Daftar Isi... 1 Pertemuan 2: Pengenalan Debug dan Interrupt... 2 P2.1. Teori... 3 Pengenalan DEBUG... 3 Perbedaan Program COM dan EXE... 3 Perintah-perintah Dasar DEBUG... 4 Perintah-perintah
BAB III DATA KOMPUTASI
1 BAB III DATA KOMPUTASI 3.1. Tipe Data Dua permasalahan penting dalam data komputasi adalah tipe data dan penyimpanannya dalam memori komputer. Setiap bahasa pemrograman mempunyai cara yang berbeda-beda
Materi 3. Komponen Mikrokomputer SYSTEM HARDWARE DAN SOFTWARE DADANG MULYANA
Materi 3 SYSTEM HARDWARE DAN SOFTWARE DADANG MULYANA dadang mulyana 2012 1 Komponen Mikrokomputer Video display (jenis dan resolusi) Keyboard Drive Disk Unit system Prosessor Pendukung dadang mulyana 2012
Daftar Isi. Daftar Isi Pertemuan 6: Perintah Masukkan dari Keyboard P6.1. Teori Masukkan dari Keyboard... 3
Daftar Isi Daftar Isi... 1 Pertemuan 6: Perintah Masukkan dari Keyboard... 2 P6.1. Teori... 3 Masukkan dari Keyboard... 3 Masukkan Satu Karakter... 4 Masukkan Lebih Dari Satu Karakter... 7 Interrupt...
Penggunaan Sistem Bilangan dan Pengkodean -3-
Sistem Digital Penggunaan Sistem Bilangan dan Pengkodean -3- Missa Lamsani Hal 1 Penggunaan Bilangan Biner Bilangan biner digunakan dalam komputer yang biasa tidak terlihat oleh pengguna Namun kemampuan
Diktat Kuliah intel 8088
Mikroprosesor dan Antarmuka Diktat Kuliah intel 888 Nyoman Bogi Aditya Karna Sisfo IMTelkom [email protected] http://bogi.blog.imtelkom.ac.id Institut Manajemen Telkom http://www.imtelkom.ac.id Bagan
Karakteristik Instruksi Mesin
PERTEMUAN Karakteristik Instruksi Mesin Instruksi mesin (machine intruction) yang dieksekusi membentuk suatu operasi dan berbagai macam fungsi CPU. Kumpulan fungsi yang dapat dieksekusi CPU disebut set
BAB V b SISTEM PENGOLAHAN DATA KOMPUTER (Representasi Data) "Pengantar Teknologi Informasi" 1
BAB V b SISTEM PENGOLAHAN DATA KOMPUTER (Representasi Data) "Pengantar Teknologi Informasi" 1 SISTEM BILANGAN Bilangan adalah representasi fisik dari data yang diamati. Bilangan dapat direpresentasikan
Algoritma & Pemrograman
Algoritma & Pemrograman Bahasa Pemrograman C Oleh: Supatman HP: 081578865611 Bahasa C Ditemukan Oleh: Dennis M. Ritche (1972) Kemampuan C Portable Kecepatan Library Programming Sistem Operasi (Unix, MicroShell,
Bab 1. Pemrograman dan Bahasa Rakitan. 1.1 Pendahuluan
Bab 1 Pemrograman dan Bahasa Rakitan 1.1 Pendahuluan Komputer dalam melaksanakan tugasnya tidak dapat dipisahkah dari peralatan lainnya yang mendukung kegiatan kerja komputer secara menyeluruh. Di samping
MODUL PRAKTIKUM ORGANISASI SISTEM KOMPUTER
MODUL PRAKTIKUM ORGANISASI SISTEM KOMPUTER Versi 3.0 Tahun Penyusunan 2011 Tim Penyusun 1. Yuti Dewita Arimbi 2. Nurul Hidayati 3. Ulfie Hasanah 4. Stya Putra Pratama Laboratorium Teknik Informatika Jurusan
Representasi Bilangan Digital (Bagian 2)
(Bagian 2) Kuliah#10 TKC-205 Sistem Eko Didik Widianto Departemen Teknik Sistem Komputer, Universitas Diponegoro 11 Maret 2017 http://didik.blog.undip.ac.id/buku/sistem-digital/ 1 Preview Kuliah Rangkaian
PERTEMUAN : 4 EKSPLORASI DEBUG
PERTEMUAN : 4 EKSPLORASI DEBUG Jurusan Teknik Informatika STT PLN [email protected] Riki Ruli S - http://blogriki.wordpress.com A ( Assemble/Address) : Memulai pembuatan program assembly dengan Debug
Komputer menggunakan dan memanipulasi data untuk perhitungan aritmatik, pemrosesan data dan operasi logik. Data adalah bilangan biner dan informasi
Komputer menggunakan dan memanipulasi data untuk perhitungan aritmatik, pemrosesan data dan operasi logik. Data adalah bilangan biner dan informasi berkode biner yang dioperasikan untuk mencapai beberapa
Microcontroller: Bahasa Pemrograman Assembly 8051
Microcontroller: Bahasa Pemrograman Assembly 8051 Oleh: Ali Sofyan Kholimi Universitas Muhammadiyah Malang E-Mail / IM: [email protected] Blog: http://kholimi-id.blogspot.com Tujuan Belajar Mendaftar register
INTRUKSI-INTRUKSI BAHASA PEMROGRAMAN ASSEMBLY
INTRUKSI-INTRUKSI BAHASA PEMROGRAMAN ASSEMBLY Mubtasir [email protected] Abstrak Program yang ditulis dengan bahasa Assembly terdiri dari label, kode mnemonic dan lain sebagainya, pada umumnya dinamakan
2.0 PERWAKILAN DATA PROGRAM LATIHAN GURU ASAS SAINS KOMPUTER TINGKATAN 1 BAHAGIAN PENDIDIKAN GURU KEMENTERIAN PENDIDIKAN MALAYSIA.
PROGRAM LATIHAN GURU ASAS SAINS KOMPUTER TINGKATAN 1 BAHAGIAN PENDIDIKAN GURU KEMENTERIAN PENDIDIKAN MALAYSIA Tajuk Topik 2.0 PERWAKILAN DATA 2.1 SISTEM NOMBOR PERDUAAN A. Objektif Pada akhir sesi ini,
MEMULAI MEMPROGRAM DI DOS. Struktur Assambler. Menggunakan Debug dari DOS
MEMULAI MEMPROGRAM DI DOS Tools yang perlu digunakan: Sistem operasi Microsoft DOS yang dilengkapi dengan debug.exe atau debug.com Turbo Assembler (TASM) atau Microsfot Macro Assembler (MASM) Turbo debugger
BAHASA PEMROGRAMAN MIKROKOMPUTER
BAHASA MESIN BAHASA PEMROGRAMAN MIKROKOMPUTER PROGRAM BAHASA MESIN Sebuah program diperlukan saat mikrokomputer digunakan untuk melaksanakan sederetan operasi (menghitung, memasukkan dan mengeluarkan data)
RANGKAIAN ARITMETIKA 2
RANGKAIAN ARITMETIKA 2 Pokok Bahasan : 1. Sistim Coding 2. Fungsi-fungsi Aritmetika Biner : penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian 3. Implementasi fungsi Aritmetika pada sistim Bilangan yang lain
BAB 4 PENGENALAN BAHASA C
Bab 4 Pengenalan Bahasa C 35 BAB 4 PENGENALAN BAHASA C TUJUAN PRAKTIKUM 1. Mengetahui sejarah perkembangan bahasa C. 2. Mengerti struktur program bahasa C. 3. Mengerti konsep tipe data, variabel, & operator
PENGANTAR KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI 1A
PENGANTAR KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI 1A REPRESENTASI DATA ALUR PEMROSESAN DATA SISTEM BILANGAN TEORI BILANGAN KOVERSI BILANGAN OPERASI ARITMATIKA Representasi Data Data adalah sesuatu yang belum
BAHASA PEMROGRAMAN C
BAHASA PEMROGRAMAN C A. Pengenalan Bahasa C diciptakan oleh Dennis Ritchie tahun 1972 di Bell Laboratories. Kelebihan Bahasa C: - Bahasa C tersedia hampir di semua jenis computer. - Kode bahasa C sifatnya
PERTEMUAN : 2 SISTEM BILANGAN
PERTEMUAN : 2 SISTEM BILANGAN Deskripsi singkat : Dalam pertemuan ini akan dibahas mengenai pengenalan sistem Bilangan pada komputer dan bahasa assembly serta fungsi-fungsi yang dalam pengaksesan ke port
Diktat Kuliah Instruksi dan Segmentasi
Mikroprosesor dan Antarmuka Diktat Kuliah Instruksi dan Segmentasi Nyoman Bogi Aditya Karna Sisfo IMTelkom [email protected] http://bogi.blog.imtelkom.ac.id Institut Manajemen Telkom http://www.imtelkom.ac.id
Instruksi-Instruksi Pemindahan Data. Sistem Komputer Universitas Gunadarma
Instruksi-Instruksi Pemindahan Data Sistem Komputer Universitas Gunadarma Sekilas Tentang MOV Intruksi MOV diperkenalkan bersamasama dengan instruksi bahasa mesin yang dapat digunakan dalam bermacammacam
RANGKAIAN ARITMETIKA
RANGKAIAN ARITMETIKA Materi :. Sistim Bilangan : Desimal, Biner, Oktal, Hexadesimal 2. Konversi Sistim Bilangan 3. Sistim Coding 4. Fungsi-fungsi Aritmetika Biner : penjumlahan, pengurangan, perkalian,
BAB II SISTEM BILANGAN DAN KODE BILANGAN
BAB II SISTEM BILANGAN DAN KODE BILANGAN 2.1 Pendahuluan Komputer dan sistem digital lainnya mempunyai fungsi utama mengolah informasi. Sehingga diperlukan metode-metode dan sistem-sistem untuk merepresentasikan
Sistem Komputer. Komputer terdiri dari CPU, Memory dan I/O (Arsitektur Von-Neumann) Ada tiga bus dalam sistem komputer
ELEKTRONIKA DIGITAL TEORI ANTARMUKA Sistem Komputer Komputer terdiri dari CPU, Memory dan I/O (Arsitektur Von-Neumann) Komponen komputer dihubungkan oleh bus. Ada tiga bus dalam sistem komputer Alamat
Eksplorasi Prosesor 8086 Dengan Program DEBUG
dapat digunakan untuk mengeksplorasi keluarga prosesor 8086 termasuk PENTIUM pada PC telah disertakan setiapkali user melakukan instalasi WINDOWS Untuk menjalankan DEBUG, click Start-Run, kemudian ketik
OPERATION SYSTEM. Jenis - Jenis Register Berdasarkan Mikroprosesor 8086/8088
OPERATION SYSTEM Nama : Dian Fahrizal Nim : 110170096 Unit : A3 Jenis - Jenis Register Berdasarkan Mikroprosesor 8086/8088 Mikroprosesor 8086/8088 memiliki 4 register yang masing-masingnya terdiri dari
LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM POINTER OPERASI ARITMATIKA
LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM POINTER OPERASI ARITMATIKA Kelas : INF 2B Praktikum 1 Nama : Fernalia NIM : J3C212210 PROGRAM KEAHLIAN MANAJEMEN INFORMATIKA DIREKTORAT PROGRAM
Mikroprosesor. Bab 3: Arsitektur Mikroprosesor. INTEL 8086 Generasi Awal Prosesor PENTIUM. Arsitektur Mikroprosesor 1
Mikroprosesor Bab 3: Arsitektur Mikroprosesor Generasi Awal Prosesor PENTIUM Arsitektur Mikroprosesor 1 20 bit Arsitektur Mikroprosesor 16 bit Register Antrian (FIFO) Arsitektur Mikroprosesor 2 Prosesor
REGISTER Register-register yang terdapat pada mikroprosesor, antara lain :
REGISTER Register adalah sebagian memori dari mikroprosesor yang dapat diakses dengan kecepatan yang sangat tinggi. Register-register yang terdapat pada mikroprosesor, antara lain : General purpose register
R E G I S T E R. = Code Segment Register = Data Segment Register = Stack Segment Register = Extra Segment Register. 3.
R E G I S T E R Register adalah sebagian kecil memori komputer yang dipakai untuk tempat penampungan data dengan ketentuan bahwa data yang terdapat dalam register dapat diproses dalam berbagai operasi
MAKALAH. Mata Kuliah. Arsitektur dan Organisasi Komputer
MAKALAH Mata Kuliah Arsitektur dan Organisasi Komputer Kelompok 1 1. M. Dwi setiyo (14670015) 2. Bima Setya N. (14670018) 3. Yan Ari Firmansyah (14670021) 4. Lia Ayu K. (14670024) Program Studi Informatika
KOMPETENSI DASAR : MATERI POKOK : Sistem Bilangan URAIAN MATERI 1. Representasi Data
KOMPETENSI DASAR : 3.1. Memahami sistem bilangan Desimal, Biner, Oktal, Heksadesimal) 4.1. Menggunakan sistem bilangan (Desimal, Biner, Oktal, Heksadesimal) dalam memecahkan masalah konversi MATERI POKOK
Web Site :
BAHASA ASSEMBLY Salahuddin, SST Email : [email protected] [email protected] Web Site : www.salahuddinali.com Pendahuluan Program adalah kumpulan instruksi/perintah yang disusun sebagai
PERTEMUAN BAHASA PEMOGRAMAN DAN FORMAT BILANGAN MIKROKONTROLER
PERTEMUAN BAHASA PEMOGRAMAN DAN FORMAT BILANGAN MIKROKONTROLER Bahasa merupakan media komunikasi. Manusia dapat berintegrasi dengan baik jika jika memahami apa yang diinginkan oleh orang lain. Pada dasarnya
DASAR PEMROGRAMAN. PENGANTAR BAHASA C ( Sejarah, Struktur Pemrograman, Tipe Data, Operator ) Djoko Soerjanto, M.Kom
DASAR PEMROGRAMAN PENGANTAR BAHASA C ( Sejarah, Struktur Pemrograman, Tipe Data, Operator ) Djoko Soerjanto, M.Kom https://www.facebook.com/groups/dasarpemrogramanc TUJUAN Mengenal sejarah, struktur, sintaks
BAB I SEKILAS TENTANG C
BAB I SEKILAS TENTANG C Tujuan : 1. Menjelaskan sejarah dan ruang lingkup pemakaian bahasa C 2. Menjelaskan kelebihan dan kekurangan bahasa C 3. Menjelaskan proses kompilasi dan linking program C 4. Menjelaskan
Arsitektur dan Organisasi Komputer. Set instruksi dan Pengalamatan
Arsitektur dan Organisasi Komputer Set instruksi dan Pengalamatan Komponen Komputer Karakteristik Instruksi Mesin Instruksi mesin (machine intruction) yang dieksekusi membentuk suatu operasi dan berbagai
Data Link Layer BAB 3
Data Link Layer BAB 3 Fungsi Data Link Layer Menyediakan antarmuka layanan untuk Network Layer Berurusan dengan kesalahan transmisi Pengaturan aliran data Lambat penerima tidak dibanjiri oleh pengirim
Set Instruksi & Mode Pengalamatan. Team Dosen Telkom University 2016
Set Instruksi & Mode Pengalamatan Team Dosen Telkom University 2016 Karakteristik Instruksi Mesin Set intruksi adalah kumpulan lengkap dari instruksi yang dapat dieksekusi oleh CPU Set instruksi adalah
Bahasa Pemrograman Assembler 8051
Bahasa Pemrograman Assembler 8051 A. Struktur Bahasa Assembler Program bahasa assembly berisikan : 1. Instruksi instruksi mesin 2. pengarah pengarah assembler 3. kontrol kontrol assembler 4. komentar komentar
Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom
Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom Struktur Data Struktur dan Data Struktur suatu susunan, bentuk, pola atau bangunan Data suatu fakta, segala sesuatu yang dapat dikodekan atau disimbolkan dengan kode-kode
MIKROPROSESOR REGISTER-REGISTER MIKROPROSESOR INTEL
Perguruan Tinggi Mitra Lampung MIKROPROSESOR REGISTER-REGISTER MIKROPROSESOR INTEL 8086 Erwin Ardianto, S.T FLAG REGISTER 8086 memiliki flag register dengan panjang16-bit. Dari 16-bit itu terdapat 9 bendera
MAKALAH SISTEM BILANGAN BINER DAN SANDI (KODE) ELEKTRONIKA DIGITAL. (Untuk memenuhi tugas mata kuliah Elektronika Digital)
MAKALAH SISTEM BILANGAN BINER DAN SANDI (KODE) ELEKTRONIKA DIGITAL (Untuk memenuhi tugas mata kuliah Elektronika Digital) Dosen Pengampu: Agus Krisbiantoro, M.T OLEH Nur Khamidah 11640030 Mochamad Aji
Mata Kuliah : Bahasa Rakitan
Mata Kuliah : Bahasa Rakitan Materi ke-4 Program Bahasa Rakitan dengan DEBUG.COM Perintah dan Fungsi dalam DEBUG.COM DEBUG, menjalankan program DEBUG : A> DEBUG nama file. COM Q (Quit), keluar dari program
Pertemuan ke 7 Mode Pengalamatan. Computer Organization Eko Budi Setiawan
Pertemuan ke 7 Mode Pengalamatan Computer Organization Eko Budi Setiawan Mode Pengalamatan Mengatasi keterbatasan format instruksi Dapat mereferensi lokasi memori yang besar Mode pengalamatan yang mampu
SISTEM BILANGAN 1.1 Sistem Bilangan Puluhan
1 SISTEM BILANGAN Banyak sistem bilangan yang dapat dan telah dipakai dalam melaksanakan perhitungan. Tetapi ada sistem bilangan yang sudah jarang dipakai ataupun tidak dipakai lagi sama sekali dan ada
Representasi Data Digital (Bagian 1)
Bilangan Data (Bagian 1) Kuliah#9 TKC-205 Sistem Eko Didik Widianto Departemen Teknik Sistem Komputer, Universitas Diponegoro 11 Maret 2017 http://didik.blog.undip.ac.id/buku/sistem-digital/ 1 Preview
Pertemuan ke 6 Set Instruksi. Computer Organization Dosen : Eko Budi Setiawan
Pertemuan ke 6 Set Instruksi Computer Organization Dosen : Eko Budi Setiawan Tujuan Memahami representasi set instruksi, dan jenis-jenis format instruksi Mengetahui jenis-jenis type operand yang digunakan
DCH1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer
DCH1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer Tim Dosen KPKK Kelompok Keahlian Representasi Data 1 9/2/2016 Pendahuluan (Resume) Apa yang dimaksud dengan representasi data? Mengapa komputer menganut sistem
Diktat Kuliah Organisasi dan Interaksi
Mikroprosesor dan Antarmuka Diktat Kuliah Organisasi dan Interaksi Nyoman Bogi Aditya Karna Sisfo IMelkom [email protected] http://bogi.blog.imtelkom.ac.id Institut Manajemen elkom http://www.imtelkom.ac.id
8/4/2011. Microprocessor & Microcontroller Programming. Bahasa Pemrograman. Bahasa Pemrograman. Bahasa Pemrograman
Microprocessor & Microcontroller Programming Program adalah susunan atau urutan perintah-perintah sederhana yang diberikan kepada komputer untuk memecahkan beberapa permasalahan. Jika sebuah program telah
ilmu bahasa pemrograman ilmu c++ Copyright izie ilmu c++
ilmu c++ Tutorial ini untuk siapa saja, walaupun anda belum pernah melakukan pemrograman, atau jika andapun berpengalaman dalam pemrograman dengan bahasa pemrograman lain tapi ingin mempelajari bahasa
ARSITEKTUR KOMPUTER SET INSTRUKSI
LOGO ASSALAMU ALAIKUM ARSITEKTUR KOMPUTER SET INSTRUKSI Disajikan Oleh : RAHMAD KURNIAWAN, S.T., M.I.T. TEKNIK INFORMATIKA UIN SUSKA RIAU Karakteristik dan Fungsi Set Instruksi Operasi dari CPU ditentukan
SET INSTRUKSI. Organisasi dan Arsitektur Komputer
SET INSTRUKSI Organisasi dan Arsitektur Komputer TUJUAN Memahami representasi set instruksi, dan jenis- jenis format instruksi Mengetahui jenis-jenis type operand digunakan Macam-macam Mode pengalamatan
PEMROGRAMAN BAHASA RAKITAN
BUKU AJAR PEMROGRAMAN BAHASA RAKITAN oleh : Adian Fatchur Rochim, ST, MT Program Studi Sistem Komputer Fakultas Teknik Universitas Diponegoro 2009 KATA PENGANTAR Puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah
PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER JURUSAN TEKNIK KOMPUTER POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG TK Praktikum Bahasa Rakitan Hand On Lab 4
Jl Srijaya Negara Bukit Besar Palembang 30139, Telpon : +62711 353414 PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER JURUSAN TEKNIK KOMPUTER POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG TK Praktikum Bahasa Rakitan Hand On Lab
Pada pembahasan kali ini, digunakan instruksi MOV untuk menjelaskan mode pengalamatan data. Format penulisannya adalah :
Pada pembahasan kali ini, digunakan instruksi MOV untuk menjelaskan mode pengalamatan data. Format penulisannya adalah : MOV Reg2,Reg1 MOV disebut sebagai opcede Reg1 dan Reg2 disebut sebagai operand Reg1
BAHASA RAKITAN. Kuliah I : Pengenalan. Universitas Gunadarma. Bahasa Rakitan
BAHASA RAKITAN Universitas Gunadarma Kuliah I : Pengenalan I.1. Bahasa I. Pengenalan (cont d) Komputer bicara/berkomunikasi dgn suatu bahasa Bahasa-2 pemrograman menyediakan tools u/ mengekspresikan pemrosesan
Arsitektur dan Organisasi
Arsitektur dan Organisasi Komputer 7 Aditya Wikan Mahastama, S.Kom Week 11 Set Instruksi Apakah Set Instruksi itu? Set instruksi (instruction set): sekumpulan lengkap instruksi yang dapat dimengerti oleh
LAYER FISIK TERKAIT LAYER FISIK: 1. SINKRONISASI 2. PHYSICAL ENCODING : NRZI, NRZ, MANCHESTER, AMI 3. GANGGUAN LAYER FISIK
LAYER FISIK LAYER FISIK TERKAIT LAYER FISIK: 1. SINKRONISASI 2. PHYSICAL ENCODING : NRZI, NRZ, MANCHESTER, AMI 3. GANGGUAN LAYER FISIK MODE TRANSMISI Mode Transmisi merupakan cara suatu data dikirimkan:
BAB II ARITMATIKA DAN PENGKODEAN
TEKNIK DIGITAL/HAL. 8 BAB II ARITMATIKA DAN PENGKODEAN ARITMATIKA BINER Operasi aritmatika terhadap bilangan binari yang dilakukan oleh komputer di ALU terdiri dari 2 operasi yaitu operasi penambahan dan
ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER. rsp oak informatika
ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER rsp oak informatika 1 Microprocessor Intel 80x86 rsp oak informatika 2 Central Processing Unit (CPU) CPU merupakan eupa a prosesor untuk memproses data Terpusat (central)
Algoritma & Pemrograman 1B BASIC
1 BASIC Konsep Dasar Pemrograman BASIC Bahasa BASIC adalah salah satu bahasa tingkat tinggi (High Level Language) yang berorientasi ke pemecahan masalah (problem solving). BASIC yang merupakan singkatan
SISTEM BILANGAN DAN FORMAT DATA
SISTEM BILANGAN DAN FORMAT DATA 2.1. Sistem Bilangan Bilangan adalah representasi fisik dari data yang diamati. Bilangan dapat di representasikan dalam berbagai bentuk, yang kemudian digolongkan pada sebuah
Arsitektur Set Instruksi. Abdul Syukur
Arsitektur Set Instruksi Abdul Syukur [email protected] http://skurlinux.blogspot.com 085374051884 Tujuan Memahami representasi set instruksi, dan jenis-jenis format instruksi. Mengetahui jenis-jenis
PERTEMUAN MINGGU KE-3 REPRESENTASI DATA
PERTEMUAN MINGGU KE-3 REPRESENTASI DATA REPRESENTASI DATA Unit Informasi Dasar dalam sistem komputer- 1 byte atau 8 bit. Word size (ukuran word) merupakan ukuran register operasionalnya. Contoh : 1. Komputer
Algoritme dan Pemrograman
Kuliah #2 Struktur program C Tipe data Input / Output Algoritme dan Pemrograman Beberapa Catatan Lakukan KRS B jika: Belum mendaftar di KRS A Mendaftar di KRS A, tapi nama tidak muncul di absen Pindah
Representasi Bilangan dan Operasi Aritmatika
Bilangan Bilangan dan Operasi Aritmatika Kuliah#8 TSK205 Sistem Digital - TA 2011/2012 Eko Didik Teknik Sistem Komputer - Universitas Diponegoro Review Kuliah Bilangan Sebelumnya telah dibahas tentang
ARSITEKTUR SISTEM KOMPUTER. Wayan Suparta, PhD https://wayansuparta.wordpress.com/ Maret 2018
ARSITEKTUR SISTEM KOMPUTER Wayan Suparta, PhD https://wayansuparta.wordpress.com/ 12-13 Maret 2018 Materi 6: Aritmatika Komputer Arithmetic and Logic Unit (ALU) ALU merupakan bagian komputer yang berfungsi
Standard IEEE 754 & Big Endian Litle Endian
Standard IEEE 754 & Big Endian Litle Endian Disusun oleh: Tim dosen SLD Diedit ulang oleh: Endro Ariyanto Prodi S1 Teknik Informatika Fakultas Informatika Universitas Telkom September 2015 Floating Point
PETA MEMORI MIKROPROSESOR 8088
1. Bagan Dasar µp 8088 PETA MEMORI MIKROPROSESOR 8088 Gambar 1. Bagan Dasar µp 8088 Elemen didalam mikroprosesor adalah : CU (Control Unit) adalah manajer dari semua unit. CU mengatur keselarasan kerja
Set Instruksi. Set Instruksi. Set Instruksi adalah kumpulan
Bab 10 Disusun Oleh : Rini Agustina, S.Kom, M.Pd Definisi: lengkap instruksi yang dapat adalah kumpulan dimengerti CPU Sifat2: 1. Merupakan Kode Mesin 2. Dinyatakan dalam Biner 3.Biasanya digunakan dalam
LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM OPERASI ARITMATIKA. Kelas : INF 2B Praktikum 1 Nama : Fernalia NIM : J3C212210
LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM OPERASI ARITMATIKA Kelas : INF 2B Praktikum 1 Nama : Fernalia NIM : J3C212210 PROGRAM KEAHLIAN MANAJEMEN INFORMATIKA DIREKTORAT PROGRAM DIPLOMA
Jumlah maksimum operand dalam suatu computer menunjukkan organisasi prosessor mesin tersebut.
FORMAT INSTRUKSI Intruksi bahasa mesin Struktur umum. Opcode Operand 1 Operan 2.. Opcode (kode Operasi) : Operation code, biner tak bertanda yang uni untuk menerangkan operasi yang harus dieksekusi. Set
MICROPROSESSOR ASEMBLY (REGISTER)
MICROPROSESSOR ASEMBLY (REGISTER) D I S U S U N OLEH: Nama : Indah Dwi Ramyani NPM : 11105111281 Kelas : 5 YAYASAN PEMBANGUNAN KAMPUS JABAL GHAFUR UNIVERSITAS JABAL GHAFUR SIGLI FAKULTAS TEKNIK INFORMATIKA
REPRESENTASI DATA DATA REPRESENTATION
ASSALAMU ALAIKUM ARSITEKTUR KOMPUTER REPRESENTASI DATA DATA REPRESENTATION Disajikan Oleh : RAHMAD KURNIAWAN,S.T., M.I.T. TEKNIK INFORMATIKA UIN SUSKA RIAU Analog vs Digital Ada dua cara dasar untuk merepresentasikan
Bahasa C-M6 By Jamilah, Skom 1
BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C 1.1 SEJARAH DAN STANDAR C Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richard pada tahun 1967. Bahasa ini memberkan ide kepada ken thompson yang kemudian
Mikroprosesor. Pertemuan 8. By: Augury
Mikroprosesor Pertemuan 8 By: Augury [email protected] Sinyal pada Mode Maksimum Status siklus bus Status siklus bus ( S0, S1, S2 ) Sinyal ini merupakan keluaran yang akan diberikan oleh IC lain
