بسم هللا الرمحن الرحيم

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "بسم هللا الرمحن الرحيم"

Transkripsi

1 1 P a g e بسم هللا الرمحن الرحيم NKRI dalam tinjauan syariat Islam (1) Definisi negara Islam Pengetahuan tentang hal ini sangatlah penting karena memberikan banyak konsekwensi, yang paling penting adalah bahwa seseorang diharamkan menetap di negeri yang dihukumi kafir, dan dia diwajibkan untuk hijrah. Dalam hal ini baginda Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: أ ن ب ر ىء م ن ك ل م س ل م ي ق يم ب ي أ ظ ه ر ال م ش ر ك ي Aku berlepas diri dari setiap muslim yang bermukim antara kaum musyrikin. 1 Ibnu Daqiq al-ied rahimahullah berkata: Hadits ini menunjukan wajibnya hijrah dari negeri kafir. 2 Syaikh Khalid al-anbari hafizahullah berkata: Kekuasaan kaum muslimin atau orang-orang kafir atas satu negara adalah alasan hukum penetapan negeri Kafir atau Islam, kemudian diikuti oleh tanda-tanda lainnya yang terkadang kuat, dan terkadang lemah pada kesempatan lainnya, bahkan terkadang hilang, seperti rasa aman dan takut, juga penerapan hukum Islam atau kekufuran. Ulama Madzahibul Arba ah sepakat dalam satu pandangan bahwa, satu negara menjadi negara Islam jika masuk dalam kekuasaan kaum muslimin, dimana mereka bisa menampakan hukum-hukum Islam dan mencegah musuh mereka... Dan mesti diketahui bahwa, yang dimaksud dengan nampak hukumhukum Islam adalah nampaknya syiar-syiar Islam yang besar, seperti Jum at, 1 Shahih, riwayat Ashabus Sunan. 2 Syarhul Ilmam bi Ahaditsil Ahkam (IV/ 498)

2 2 P a g e shalat dua hari raya, puasa romadhon dan haji tanpa ada kesulitan, bukan penerapan syariat Islam walaupun itu pun yang sangat diharapkan. 3 Lalu beliau melanjutkan: Kami sama sekali tidak mendapatkan perbedaan pendapat antara ulama Madzahibul Arba ah dalam alasan ini, yang ada hanya perbedaan redaksi dalam mengungkapkannya. Dalil para ulama tentang masalah ini: Pertama: Hadits Buraidah radhiyallahu anhu yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Dalam hadits tersebut diungkapkan: مث ادعهم إىل التحول من دارهم إىل دار املهاجرين Kemudian ajaklah mereka untuk berpindah dari negeri mereka ke negeri kaum Muhajirin. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengidhafatkan kata ad-darr (negeri) pada kata al-muhajirin karena keberadaan dan kekuasaan mereka di sana, kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan mereka untuk hijrah ke negeri yang ada di bawah kekuasaan kaum muslimin, ini menunjukan bahwa negara itu dinisbatkan kepada kekuasaan, artinya jika kaum muslimin yang menguasainya maka itu adalah negara Islam dan demikian pula sebaliknya. Kedua: Hadits Anas radhiyallahu anhu dalam riwayat al-bukhari dan Muslim yang muttafaq alaihi: كان رسول هللا صلى هللا عليه و سلم يغري إذا طلع الفجر وكان يستمع األذان فإن مسع أذا ن أمسك وإال أغار 3 Takfirud Duwal wal Hukkam karya Syaikh DR Khalid al-anbari, hal: 157, lihat pula Qadhaya Fiqhiyyah Muashirah (I/ 182).

3 3 P a g e Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam senantiasa menyerang ketika tiba waktu fajar, selalu beliau menunggu adzan, jika terdengar kumandang adzan maka beliau menahan diri, jika tidak maka menyerang. Hadits di atas menunjukan bahwa, nampaknya sebagian hukum Islam menunjukan negeri tersebut adalah negeri Islam. Tentunya ini jika tidak ketahui bahwa kekuasaannya dibawah orang kafir, karena dalam hadits ini hanya tanda bukan Illah, seperti Amerika kita ketahui ada kumandang adzan di sana, maka tidak bisa kita tetapkan sebagai negeri Islam, hal itu karena kita ketahui bahwa, negeri tersebut dibawah kekuasaan orang-orang kafir. Pandangan ulama Madzahibul Ar baah: Pertama: Ulama Hanafiyah. Imam as-sarkhasi rahimahullah berkata dalam kitabnya al-mabsuth: Satu negeri dinisbatkan kepada kita atau kepada mereka karena kekuatan, setiap negeri yang nampak padanya hukum syirik maka kekuatan di negeri tersebut milik orang-orang musyrik, dan setiap negeri yang paling nampak padanya hukum Islam maka kekuatan milik kaum muslimin. 4 Al-Kasani rahimahullah berkata: Tidak ada perbedaan diantara mazhab kami (Hanafiyah) bahwa, negeri kafir berubah menjadi negeri Islam dengan nampaknya hukum-hukum di negeri tersebut. 5 Lalu apa yang dimaksud dengan hukum-hukum Islam dalam perkataan ulama di atas, hal itu dijelaskan oleh penulis kitab ad-durrul Mukhtar: Dan negeri kafir berubah menjadi negeri Islam dengan berlakunya hukum-hukum Islam di negeri tersebut seperti pelaksanaan shalat jum at dan ied. 6 4 Al-Mabsuth (X/ 114) 5 Bada ius Shana I (VII/ 130) 6 Ad-Durrul Mukhtar (IV/ 130).

4 4 P a g e Tentunya penafsiran tersebut berdasarkan hadits Anas bin Malik yang menjadi dasar dalam pembahasan ini. Kedua: Ulama Malikiyah. Ulama Malikiyah menjadikan adzan sebagai tanda yang membedakan antara negeri Islam dan kafir, ingat ini hanya sebatas tanda adapun illahnya jelas, yakni kekuasaan yang dimiliki oleh kaum muslimin. Ibnu Abdil Barr rahimahullah berkata: Tidak saya ketahui adanya perbedaan pendapat diantara para ulama bahwa, secara umum adzan itu wajib atas seluru penduduk negeri, karena ia adalah tanda yang membedakan antara negeri Islam dan Kafir, Nabi shallalalhu alaihi wa sallam jika mengutus pasukan, beliau mengatakan: Jika kalian mendengarkan adzan maka tahanlah. 7 Al-Mazari rahimahullah berkata: Adzan itu memiliki dua tujuan penting, pertama: menampakan syiar Islam, kedua: mengenalkan bahwa negeri tersebut adalah negeri Islam. 8 Ketiga: Ulama Syafi iyah. Ulama Syafiiyah membagi negeri Islam menjadi tiga: 1) Negeri Islam yang dimiliki secara paksa. 2) Negeri Islam yang dimiliki karena diberikan begitu saja oleh orangorang kafir, dan mereka keluar dari negeri tersebut. 3) Negeri Islam yang dimiliki dengan perdamaian, dengan syarat mereka membayar pajak. Pada macam yang ketiga ini, negeri tersebut masih disebut negeri Islam walaupun penduduknya kafir dan menerapkan syariat agama mereka, hal itu karena kekuasaan ada di tangan kaum muslimin. 9 7 Al-Istidzkar (IV/ 18). 8 Ad-Dzakhirah karya al-qarrafi (II/ 58) 9 LIhat kitab Takfirud Duwal wal Hukkam, hal: 167.

5 5 P a g e Imam ar-rafii rahimahullah berkata: Satu negeri sudah cukup dinamakan negeri Islam hanya karena dibawah kekuasaan penguasa muslim, bahkan seandainya tidak ada muslim di negeri tersebut. 10 Kalimat Tidak ada muslim menunjukan tidak ada penerapan hukum Islam di sana. Keempat: Ulama Hanabilah. Ibnu Qudamah mengatakan bahwa, Negeri Islam itu ada dua..kedua: adalah negeri yang ditaklukan oleh kaum Muslimin seperti negeri-negeri di Syam, walaupun hanya ada seorang muslim di negeri tersebut maka negeri itu disebut negeri Islam. 11 Syaikh Khalid al-anbari mengatakan: Demikianlah perkataan para ulama, diantara mereka ada yang menyatakan bahwa, diantara negeri Islam adalah negeri yang ditaklukan oleh kaum muslimin dan orang-orang kafir menyerah dengan membayar jizyah, tentu tidak diragukan bahwa, mereka di negeri itu menetapkan hukum yang tidak diturunkan oleh Allah. Ini menunjukan bahwa, negeri itu dinisbatkan kepada yang berkuasa padanya. 12 Abu Ya la al-hanbali berkata: Setiap negeri yang didominasi dengan hukum Islam di atas hukum kafir, maka ia adalah negeri Islam. 13 Catatan: bahwa yang dimaksud dengan hukum Islam adalah Syiar-syiar Islam sebagaimana dijelaskan di atas, dan berdasarkan hadits Anas bin Malik. Kesimpulannya adalah sebagaimana ditegaskan oleh Ibnu Hazm: Negara itu dinisbatkan kepada yang berkuasa dan yang memimpinnya Fathul Aziz (VIII/ 14) 11 Al-Mugni (VI/ 35) 12 Takfirud Duwal wal Hukkam (169) 13 Al-Mu tamad fi Ushuliddin (267) 14 Al-Muhalla (XIII/ 140).

6 6 P a g e Jadi negeri kita ini Indonesia adalah negeri Islam walaupun yang diterapkan adalah hukum positif, tentunya selama yang berkuasa adalah penguasa muslim dan syiar-syiar Islam nampak ditunaikan. Jika demikian maka tidak ada kewajiban hijrah dari negeri ini, yang ada adalah kewajiban untuk mensyukuri segala nikmat yang ada di dalamnya, diantaranya nikmat aman. Demikian pula memperbaiki segala kekurangannya yang ditempuh dengan Tashfiyah dan Tarbiyah, dan menjadikan dakwah Tauhid sebagai prioritas sebagaimana dilakukan oleh baginda Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Kemudian adanya negeri Islam yang tidak menerapkan aturan Islam dalam aturan negara atau tidak berhukum dengan hukum Allah, itu tidak otomatis disebut sebagai negeri kafir, demikianlah yang ditetapkan oleh Ahlus Sunnah, berbeda dengan kaum Khawarij. Perbedaan tersebut disebabkan oleh: 1) Perbedaan mereka tentang alasan satu negeri itu disebut negeri Islam. 2) Perbedaan mereka tentang hukum penguasa yang berhukum dengan selain hukum Allah. 3) Tidak adanya pemahaman yang benar terhadap istilah-istilah yang diungkapkan oleh para ulama.

7 7 P a g e (2) Definisi Ulil Amri Ulil amri adalah julukan yang diberikan kepada penguasa muslim yang berkuasa di negeri Islam. Syaikh Abu Bakar Jabil al-jazairy berkata: Ulil Amri adalah penguasa dan ulama dari kalangan Muslimin. 15 Dalam Tafsir al-jalalain: Dan yang dimaksud dengan Ulil Amri adalah para pemilik urusan, yakni para penguasa. 16 Artinya setiap penguasa muslim adalah ulil amri yang wajib di taati dalam perintahnya yang bukan maksiat, adapun jika penguasanya kafir maka pada aslinya tidak ada ketaatan kepadanya, demikian pula ketika yang diperintahkannya adalah perkara maksiat. Ubadah bin Shamit berkata: د ع ا ن ر س ول ا ه لل -صلى هللا عليه وسلم- ف ب اي ع ن اه ف ك ان ف يم ا أ خ ذ ع ل ي ن ا أ ن ب ي ع ن ا ع ل ى ال هسم ع و الطهاع ة ف م ن ش ط ن ا و م ك ر ه ن ا و ع س ر ن و ي س ر ن و أ ث ر ة ع ل ي ن ا و أ ن ال ن ن از ع األ م ر أ ه ل ه.» ق ال «إ اله أ ن ت ر و ا ك ف ر ا ب و اح ا ع ن د ك م م ن ا ه لل ف يه ب ر ه ا ن Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memanggil kami, lalu kami membaitnya (janji setia), diantara isinya adalah agar kami mendengar dan taat (kepada penguasa) dalam perkara yang kami sukai atau dalam perkara yang kami benci, dalam keadaan sulit maupun dalam keadaan mudah, dan agar senantiasa mendahulukannya daripada kami (dalam urusan dunia), demikian pula agar kami tidak mengganggu urusan mereka, nabi menegaskan: Kecuali 15 Aisarut Tafasir (I/ 496). 16 Tafsir Jalalain (111)

8 8 P a g e jika kalian melihat kekafiran yang terang-terangan dan kalian memiliki hujjah dalam kekufurannya itu. 17 Dalam hadits yang lain Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: ال هسم ع و الطهاع ة ع ل ى ال م ر ء ال م س ل م ف يم ا أ ح هب و ك ر ه م ا ل ي ؤ م ر ب ع ص ي ة ف إ ذ ا أ م ر ب ع ص ي ة ف ل مس ع و ال ط اع ة Seorang muslim wajib mendengar dan taat dalam perkara yang dia sukai atau benci selama tidak diperintahkan untuk bermaksiat. Apabila diperintahkan untuk bermaksiat, maka tidak ada kewajiban mendengar dan taat. 18 Dalam pandangan Ahlus Sunnah wal Jama ah ketika penguasa muslim tidak menerapkan syariat Islam, maka itu tidak menggugurkan kewajiban taat kepadanya dalam perkara yang bukan maksiat, hanya saja ada sekelompok ahli bid ah yang berpandangan lain, seperti Khawarij, mereka berpandangan bahwa ketika penguasa tidak menerapkan syariat Islam maka otomatis dia kafir, karena dia kafir maka tidak ada kewajiban taat kepadanya, dalam hal ini mereka keliru ketika memahami firman Allah subhanahu wa ta ala dalam surat al-maidah ayat 44: ٤٤ ٱ لل نز ل ا أ كم ب م ن ل م ي و م م ل ئ ك ه ف أ و ٱل ك ف ر ون Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. (Al-Maidah [5]: 44). Al-Imamul Kabir seorang Tabiin yang masyhur, yakni Said bin Jubair, beliau berkata: Diantara yang menjadi dalil kaum Khawarij adalah firman Allah subhanahu wa ta ala (al-maidah ayat: 44), lalu disandingkan dengan firman Allah (surat al-an am: 1), ketika mereka melihat penguasa yang tidak berhukum 17 Shahih, diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. 18 Shahih, diriwayatkan oleh Bukhari.

9 9 P a g e dengan hukum Allah, mereka berkata: Dia telah kafir, dan barang siapa telah kafir maka dia berpaling dari Allah, barang siapa yang berpaling dari Allah maka mereka musyrik, maka mereka adalah para penguasa yang musyrik. Lalu mereka pun memberontak, mereka pun melakukan apa yang anda lihat. 19 Abu Hayyan rahimahullah dalam Tafsirnya al-bahrul Muhith berkata: Dengan ayat di atas kaum Khawarij berhujjah bahwa, setiap orang yang bermaksiat kepada Allah (melakukan dosa besar) maka dia kafir, kata mereka: apalagi orang yang berhukum dengan selain hukum Allah, maka dia kafir. 20 Al-Imamul Kabir Abu Bakar al-jashshas rahimahullah berkata: Kaum Khawarij berdalil dengan ayat di atas (Al-Maidah: 44) bahwa, orang yang tidak berhukum dengan hukum Allah maka ia kafir walaupun tidak disertai dengan juhud (pengingkaran). 21 Fatwa Syaikh bin Bazz rahimahullah, beliau pernah ditanya: Apakah pemerintah negeri Kuwait termasuk Ulil Amri yang wajib ditaati sementara mereka tidak berhukum dengan hukum Syariat? Jawab beliau: Ya mereka adalah Ulil Amri, juga yang seperti mereka seperti Yordania dan Suriah 22, mereka adalah Ulil Amri yang wajib ditaati dalam kebaikan Demikian pula fatwa ulama-ulama lainnya seperti Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin, Shalih al-fauzan dan yang lainnya. Saya sebutkan ulama-ulama saudi karena tidak adanya potensi untuk menyatakan hal itu secara samar, sebabnya saudi adalah negara paling tegas dalam penerapan syariat Islam. 19 Al-Itisham karya asy-syatibi (III/ 148). 20 Al-Bahrul Muhith (XVII/ 16). 21 Ahkamul Qur an (II/ 534). 22 Maksudnya dulu sebelum terjadi fitnah dan peperangan di sana, adapun sekarang yang terjadi di sana adalah Jihad. 23 Fatwa Ulama seputar penguasa di era KONTEMPORER disusun oleh Abul Fatih Rastian, hal: 4

10 10 P a g e Beberapa kondisi penguasa 24 : Pertama: berkaitan dengan perbuatannya sendiri. Dalam hal ini ada lima bentuk: 1) Perbuatannya dalam melakukan ketaatan kepada Allah, yang wajib maupun mustahab, amalan seperti memberikan konsekwensi agar kita berloyal dan mencintainya. 2) Perbuatannya dalam melakukan perkara-perkara mubah, ini tidak memeberikan efek untuk wala (loyal) maupun baro (berlepas diri). 3) Sikapnya yang meninggalkan perkara mustahab, atau melakukan perkara yang makruh, hal ini terbagi menjadi dua: a. Sikapnya itu hanya berakibat kepada diri sendiri, seperti meninggalkan shalat malam, perbuatan ini tidak menuntut pengingkaran. b. Sikapnya itu berakibat kepada yang lain, misalnya dia seorang penguasa dan imam masjid, lalu dia mengakhirnya shalatnya, perbuatannya ini mesti dinasihati dengan aturan yang syar I semoga dengannya dia mendengarkan nasihat tersebut, jika tidak maka penguasa tersebut tetap wajib ditaati. 4) Perbuatannya dalam melakukan perkara-perkara haram yang tidak menjadikannya keluar dari Islam, baik memberikan efek kepada rakyat atau keburukannya hanya terbatas kepada dirinya, hal ini memberikan tiga perkara yang mesti ditunaikan oleh rakyat: 24 Diringkas dari kitab al-ihkam fi Sabri Ahwalil Hukkam wama Yusrau fiha minal Ahkam karya Syaikh Ibrahim ar-ruhaili, hal: 18-

11 11 P a g e a. Membenci perbuatannya dan menasihatinya secara tersembunyi dengan lemah lembut, ikhlas dan mendo akannya. b. Bersabar bagi orang yang terzhalimi. c. Keadannya ini tidak menjadikan rakyat berhak untuk memberontak. 5) Perbuatan atau perkatannya yang mengandung kekufuran, ada lima hal yang mesti ditunaikan oleh rakyat dalam perkara tersebut: a. Menasihatinya secara tersembunyi, jika dia taubat maka kekuasannya harus tetap dipertahankan. b. Jika dia tetap dalam kekufuran setelah dinasihati, maka wajib ditumbangkan akan tetapi dengan syarat-syarat berikut: 1. Yang dilakukannya benar-benar perbuatan atau perkataan yang menjadikannya keluar dari Islam. 2. Perbuatan atau perkataan tersebut dilakukan secara jelas dan terang-terangan. 3. Kekufurannya jelas, tidak memberikan kemungkinan lain. 4. Sudah tegak padanya hujjah, artinya sudah benar-benar ada yang menasihati dan menjelaskan kepadanya, dia pun faham akan hal itu. 5. Kaum muslimin memiliki kemampuan untuk menumbangkannya. 6. Menumbangkannya tidak menimbulkan efek yang lebih buruk. Kedua: yang berkaitan dengan perintah dan larangan penguasa. Dalam hal ini ada beberapa bentuk:

12 12 P a g e 1) Penguasa memerintahkan yang wajib atau melarang yang munkar, kewajiban dalam mentaatinya ada dari dua sisi, pertama: karena wajib perbuatan tersebut, kedua: karena ia adalah perintah penguasa. 2) Penguasa memerintahkan yang mustahab atau melarang yang makruh, dalam hal ini ada dua keadaan: a. Jika perintahnya hanya sebatas anjuran, maka yang mustahab tetap mustahab dan yang makruh tetap makruh. b. Jika perintahnya bersifat wajib maka melaksanakan mustahab menjadi wajib dan meninggalkan yang makruh pun menjadi wajib. 3) Penguasa memerintahkan yang mubah, maka hukumnya wajib. 4) Penguasa memerintahkan yang makruh atau melarang yang mustahab, dalam hal ini ada dua keadaan: a. Penguasa memerintahkan yang makruh atau melarang yang mustahab tanpa ada maslahat, seperti melarang qiyamul lail atau puasa senin kamis. Dalam hal ini penguasa tidak wajib untuk ditaati. b. Penguasa memerintahkan yang makruh atau melarang yang mustahab karena maslahat. Dalam hal ini penguasa wajib ditaati. 5) Penguasa memerintahkan perkara yang bersifat Ijtihdiyyah, dalam hal ini penguasa wajib ditaati. 6) Penguasa memerintahkan yang haram atau melarang yang wajib. Dalam hal ini ada beberapa perkara yang mesti diperhatikan: 1. Perintahnya untuk meninggalkan kewajiban atau melakukan yang haram tidak boleh ditaati. 2. Perbuatannya itu tidak menjatuhkan kekuasaannya dan tetap wajib ditaati dalam perkara yang ma ruf. 3. Penguasa tersebut wajib dinasihati dengan sembunyi-sembunyi sesuai dengan aturan syariat.

13 13 P a g e (3) Fiqih Muamalah antara rakyat dan penguasa Dua kaidah fiqih muamalah antara rakyat dan penguasa: Pertama: Penguasa wajib adil. Berikut ini dalil-dalil yang berkaitan dengannya: Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: إن املقسط ي عند هللا على منابر من نور عن مي ي الرمحن عز و جل وكلتا يديه مي ي الذين يعدلون يف حكمهم وأهليهم وما ولوا Sesungguhnya orang-orang yang adil ada di sisi Allah di atas minbar dari cahaya di sebelah kanan ar-rahman, dan kedua tangannya adalah kanan, mereka adalah orang yang adil dalam hukum mereka dan rakyat mereka juga pada segala hal yang ada di bawah kekuasannya. 25 Dalam hadits lainnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: اللهم من وىل من أمر أميت شيئا فشق عليهم فاشقق عليه ومن وىل من أمر أميت شيئا فرفق هبم فارفق به Ya Allah barang siapa menjadi penguasa untuk umatku lalu dia mempersulit mereka, maka persulitlah dia, dan barang siapa menjadi penguasa untuk umatku lalu dia berlaku lembut kepada mereka, maka perlakukanlah ia dengan lembut. 26 Dan masih banyak hadits-hadits lainnya, sampai-sampai para ulama hadits mencantumkan bab khusus tentang keadilan para penguasa, misalnya Imam Muslim, Imam at-tirmidzi dan yang lainnya. 25 Shahih, riwayat Muslim. 26 Shahih, riwayat Muslim.

14 14 P a g e Kedua: Rakyat wajib taat dalam perkara bukan maksiat walaupun penguasanya zhalim. Berikut ini dalil-dalil yang berkaitan dengannya: ي ك ون ب ع د ى أ ئ همة ال ي ه ت د ون هب د اى و ال ي س ت ن ون ب س نه ت و س ي ق وم ف يه م ر ج ال ق ل وهب م ق ل وب ال هشي اط ي ف ج ث م ان إ ن س «. ق ال ق ل ت ك ي ف أ ص ن ع ي ر س ول ا ه لل إ ن أ د ر ك ت ذ ل ك ق ال «ت س م ع و ت ط يع ل أل م ري و إ ن ض ر ب ظ ه ر ك و أ خ ذ م ال ك ف امس ع و أ ط ع.«Nanti setelah aku akan ada para pemimpin yang tidak mendapatkan petunjukku (dalam ilmu, pen) dan tidak pula melaksanakan ajaranku (dalam amal, pen). Nanti akan ada di tengah-tengah mereka orang-orang yang hatinya adalah hati setan, namun jasadnya adalah jasad manusia. Aku berkata, Wahai Rasulullah, apa yang harus aku lakukan jika aku menemui zaman seperti itu? Beliau bersabda, Dengarlah dan ta at kepada pemimpinmu, walaupun mereka menyiksa punggungmu dan mengambil hartamu. Tetaplah mendengar dan ta at kepada mereka. 27 Hadits tersebut tegas menjelaskan adanya penguasa yang ilmu dan amalnya bukan dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dan fokus bahasan penguasa adalah mengatur negara, maka maksud dari hadits di atas mereka tidak menerapkan aturan Allah subhanahu wa ta ala. Demikianlah zhahir hadits di atas. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: إ نهك م س ت ل ق و ن ب ع د ي أ ث ر ة ف اص ب و ا ح ه ت ت ل ق و ن ع ل ى ا ل و ض 27 Shahih, riwayat Muslim.

15 15 P a g e Sesungguhnya kalian nanti akan menemui atsarah (pemerintah yang tidak memenuhi hak rakyat). Maka bersabarlah hingga kalian menemuiku di haudl. 28 Imam an-nawawi rahimahullah berkata: Di dalam (hadits) ini terdapat anjuran untuk mendengar dan taat kepada penguasa, walaupun ia seorang yang dhalim dan sewenang-wenang. Maka berikan haknya (sebagai pemimpin) yaitu berupa ketaatan, tidak keluar ketaatan darinya, dan tidak menggulingkannya. Bahkan (perbuatan yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslim adalah) dengan sungguh-sungguh lebih mendekatkan diri kepada Allah ta ala supaya Dia menyingkirkan gangguan/siksaan darinya, menolak kejahatannya, dan agar Allah memperbaikinya (kembali taat kepada Allah meninggalkan kedhalimannya). 29 Cara menasihati penguasa. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: م ن أ ر اد أ ن ي ن ص ح ل سل ط ان ب م ر ف ل ي ب د ل ه ع ل ن يهة و ل ك ن ل ي أ خ ذ ب ي د ه ف ي خ ل و ب ه ف إ ن ق ب ل م ن ه ف ذ اك و إ ال ك ان ق د أ هدى الهذ ي ع ل ي ه Barangsiapa yang ingin menasihati sulthan (pemimpin kaum muslimin) tentang satu perkara, maka janganlah ia menampakkannya secara terang-terangan. Akan tetapi hendaklah ia mengambil tangannya secara menyendiri (untuk menyampaikan nasihat). Bila sulthan tersebut mau mendengar nasihat tersebut, maka itu yang terbaik. Dan bila sulthan tersebut enggan (tidak mau menerima), 28 Shahih, riwayat Al-Bukhari dan Muslim 29 Syarh Shahih Muslim lin-nawawi, [12/232].

16 16 P a g e maka sungguh ia (si penasihat) telah melaksanakan kewajibannya yang dibebankan kepadanya. 30 (4) Agar negeri ini penuh dengan berkah Allah subhanahu wa ta ala berfirman: ٱ لل ع د و ٱ ل ين ن وا م نك ء ام م و ع م ل وا ٱلص ل ح ت م ف ه ن خ ل ف ل ي س ت ر ض ا ٱ ل ك م ٱر ت ض ٱ ل ين م ه م د ين ه ل ك ن م ل م ن ق ب ل ه م و ٱ ل ي ه م م ن ب ع د ل ب ل م و ل ه د ش ك ون ب شيا و م ٱس ت خ ل ف ن ل ي د ون ع ب ا ي م ن خ و ف ه م أ و ل ئ ك ه م أ ل ك ف ع د ذ ن ك ف ر ب س ق ون ٱل ف ٥٥ Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (an-nur [22]: 55). Allah subhanahu wa ta ala menjanjikan tiga perkara penting dalam ayat di atas: Pertama: Kekuasaan, kedua: keteguhan dalam agama, ketiga: keamanan. 30 [HR. Ahmad no , Ibnu Abi Ashim dalam As-Sunnah no , dan Al-Hakim no. 5269; shahih lighairihi].

17 17 P a g e Janji ini diberikan kepada orang-orang yang beriman dan beramal shalih, terutama mengamkan Tauhid dan meninggalkan kesyirikan, karena itulah dakwah Nabi shallallahu alaihi wa sallam adalah dakwah Tauhid, bahkan inilah dakwah seluruh para Nabi sebagaimana yang Allah firmankan dalam surat an- Nahl ayat: 36. Dua langkah yang ditawarkan oleh para ulama semenjak dulu, bahkan diisyaratkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam demikian pula para shahabat, yakni Tashfiyah dan Tarbiyah. Tashfiyah adalah proses penjerinihan (pemurniaan) ajaran-ajaran Islam, dari segala yang berkaitan dengannya, berupa ijtihad-ijtihad lemah, yang bersandar kepada dalil-dalil dhaif, atau kesimpulan-kesimpulan hukum yang rapuh. 31 Seperti membersihkan Islam dari pemikiran-pemikiran Khawarij, Syiah dan yang lainnya. Tarbiyah adalah meluruskan akhlak, dan berpegang teguh kepada akhlak Islam secara zhahir dan batin, dalam ibadah ataupun muamalah, di atas landasan utama, yakni al-qur an dan as-sunnah. 32 Dengan kata lain mendidik umat dengan ajaran Islam yang benar-benar telah ditashfiyah. Tegakan dengan benar Islam ini dalam kita, sibukan dengan ilmu dan amal Do akan para penguasa agar mereka diberikan hidayah oleh Allah. Imam al-barbahari rahimahullah berkata: Jika anda melihat seseorang mendo akan buruk bagi penguasa maka ketahuilah bahwa dia pengikut hawa nafsu, dan jika anda mendengar seseorang mendo akan baik kepada penguasa, 31 Al-Manhajus Salafi indas Syaikh Nashiruddin al-albani (207) 32 Ibid.

18 18 P a g e maka ketahuilah sesungguhnya dia pengikus Sunnah (ajaran Nabi shallallahu alaihi wa sallam). 33 Pengaruh baiknya penguasa terhadap rakyatnya 34 : Pengaruh baiknya penguasa terhadap baiknya rakyat adalah perkara yang tidak samar, akan tetapi ketika baiknya penguasa itu sangat tergantung kepada baiknya rakyat, bukan sebaliknya, maka itulah yang menjadi perbedaan jelas dalam dakwah Nabi kepada penguasa dan rakyat, yakni perhatian Nabi shallallahu alaihi wa sallam dalam memperbaiki rakyat jauh lebih besar daripada perhatian Nabi kepada para raja. Dan tidak diragukan bahwa, rusaknya kaum muslimin di negeri mana pun disebabkan karena rusaknya penguasa dan rakyatnya. Jika sudah diketahui bahwa, buruknya penguasa bisa menyebabkan rusaknya rakyat yang disebabkan aturan-aturan yang menyelisihi syariat, akan tetapi yakinilah bahwa, awal rusaknya penguasa disebabkan oleh buruknya rakyat, hal itu karena Allah subhanahu wa ta ala berfirman: ١٢٩ ك ذ ل ك و ع ض ن و ل ب ٱلظ ل م ي ع ض ا ب م ا ك ن وا ي ك س ب ون ب Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian orang-orang yang zalim itu menjadi teman bagi sebahagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan. (Al-An am [6]: 129). Allah mengabarkan bahwa, diantara aturannya memberikan penguasa zhalim kepada mereka yang zhalim. Diantara sebab kehancuran: Terkait dengan masalah ini, Allah subhanahu wa ta ala berfirman: ٱل ق و ل ا أ ر إ وذ ا ا ف ح ق ع ل يه وا ف يه سق ف ا ف ت ف يه ا م م رن ن ن ه ل ك ق ري ة أ ا أ دن ا د م ري ا ت ه ر ن ف د م ١٦ 33 Lihat kitab Muamalatul Hukkam fi Dhauil Kitab was Sunnah, hal: Dikutip dari kitab Tahdzirul Ulama at-tsiqat minal Muzhaharat, hal: 276.

19 19 P a g e Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. (Al-Isra [17]: 16). Allah mengabarkan bahwa, Allah memberikan kekuasaan kepada penguasa yang fasik atas penduduk negeri yang berhak untuk dihancurkan. Dan tidak diragukan bahwa, negeri itu tidak berhak untuk dihancurkan kecuali karena penduduk negeri itunya sendiri yang berlaku zhalim, hal itu sebagaimana yang difirmankan oleh Allah subhanahu wa ta ala: ٥٩ ت ل ك ٱل ق ر ى و و ع د ا ه ل ك ه م م ا ل م ل ن ع ج وا و ا ظ ل م م م ل ه أ ه ل ك ن Dan (penduduk) negeri telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka. (Al- Kahfi [18]: 59). Dengan tafsiran seperti itulah sebagian salaf memahami ayat di atas: Abu Nuaim meriwayatkan (VI/ 30), demikian pula al-baihaqi dalam Syu abul Iman (7389), Abu Amr ad-dani dalam as-sunan al-waridah fil Fitan (299) dengan sanadnya yang shahih dari Ka ab al-ahbar, beliau berkata: Pada setiap zaman Allah mengirimkan penguasa yang sesuai dengan orang-orang yang ada pada zaman itu, jika Allah menghendaki kebaikan bagi satu kaum, maka Allah akan mengutus seseorang yang melakukan perbaikan, dan jika Allah menginginkan kerusakan, maka Allah akan mengutusnya orang fasik yang hidup dengan kemewahan, beliau membacakan firman Allah subhanahu wa ta ala: ٱل ق و ل ا إ وذ ن ن ه ل ك ق ر ي ة أ ا أ أ ر دن ا ا ف ح ق ع ل يه وا ف يه سق ف ا ف ت ف يه ا م م رن ا د م ري ا ت ه ر ن ف د م Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. (Al-Isra [17]: 16). ١٦

20 20 P a g e Al-Munawi berkata dalam kitabnya Faidhul Qadir (I/ 265): Maknanya jika kami hendak menimpakan keburukan kepada kaum yang jelek, maka Allah akan menjadikan orang-orang fasik yang hidup mewah menguasai mereka karena mereka tidak istiqamah. Bahkan Nabi shallallahu alaihi wa sallam menegaskan bahwa, adanya penguasa yang zhalim, awalnya disebabkan oleh dosa rakyat, Nabi bersabda: و ل ي ن ق ص وا ال م ك ي ال و ال م يز ان إ هال أ خ ذ وا ب لس ن ي و ش هدة ال م ئ ون ة و ج و ر الس ل ط ان ع ل ي ه م Dan tidaklah mereka mengurangi takaran dan timbangan kecuali mereka dihukum dengan paceklik, beratnya biaya hidup, dan zhalimnya penguasa terhadap mereka. (hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah [4019] dan dishahihkan oleh Syaikh al-albani dalam ta liqnya). Demikianlah perbuatan dosa, jika akibatnya telah menimpa satu kaum maka akan merusak hari-hari orang yang diberikan peringatan, musuh pun menghancurkan mereka, merampas rizki dan kehormatan mereka, mengekang kebebasan mereka, melakukan kemungkaran terhadap mereka sesuai dengan keburukan yang mereka lakukan, dan mereka akan kehilangan kebahagiaan sesuai dengan ketaatan yang mereka tinggalkan, dan hanya Allah lah yang maha adil dalam hukumnya, dan hanya kepadanya pula kita memohon pertolongan. Memperbaiki diri, itulah satu-satunya jalan: Inilah dasarnya, karena itu pula Allah menjadikan perbaikan diri merupakan satu-satunya jalan untuk memperbaiki pemimpin dan rakyatnya, Allah subhanahu wa ta ala berfirman: س ه م نف ا ب أ وا م ري غ ي ت و م ح ا ب ق ري م غ ل ي ٱ لل Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Ar-Ra du [13]: 11). Nabi sebaik-baiknya Mushlihin (orang yang melakukan perbaikan) tidak pernah melewatkan dalam khutbahnya untuk memohon perlindungan keburukan diri, beliau bersabda: إ ن ونعوذ بهلل من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا

21 21 P a g e Dan kami berlindung kepada Allah dari keburukan jiwa kami, dan kejelakan amal perbuatan kami. (Diriwayatkan oleh Ashabus Sunah 35 dan dishahihkan oleh al-albani 36 ). Pentup: Saya bawakan pernyataan Sayyid Qutb sebelum dihukum mati: Dan setelah mengkaji secara seksama dalam waktu yang panjang akan gerakan Ikhwanul Muslimin, juga membandingkannya dengan gerakan dakwah Islam pertama kali, jelaslah dalam pikiranku bahwa, objek dakwah yang dihadapi gerakan dakwah sekarang ini adalah serupa dengan keadaan masyarakat ketika pertama kali Islam datang, yakni dari sisi kebodohan akan hakikat Akidah Islam dan jauh dari nilai juga akhlaq Islam, bukan sebatas jauh dari aturan dan syariat Islam. Di waktu yang sama kita dapati adanya penjajahan zionis dan kaum salib yang sangat kuat dalam memerangi dakwah Islam dan berusaha untuk menghancurkannya melalui aturan dan perangkat lokal yang menunjang tujuantujuan mereka. Demikianlah, sementara gerakan Islam sibuk hanya dengan gerakan-gerakan politik yang sangat terbatas lagi bersifat lokal... Beliau melanjutkan: Demikian pula, gerakannya hanya sibuk dengan menuntut penguasa untuk menerapkan aturan dan syariat Islam, sementara masyarakatnya sendiri secara umum jauh dari pemahaman tentang akidah Islam, juga tidak ada cemburu terhadap nilai dan akhlaq Islam. Maka setiap gerakan dakwah Islam mesti mengawalinya dengan kaidah dasar, yakni menghidupkan substansi dari akidah Islam dalam hati juga akal, dan mendidik mereka yang menerima dakwah ini dengan pendidikan islami yang 35 Diriwayatkan oleh Abu Dawud (2118), at-tirmidzi (1105), Ibnu Majah (1892), an-nasai (1404) dari shahabat Abdullah bin Mas ud radhiyallahu anhu. 36 Dalam Ta liq al-misyqat (3149).

22 22 P a g e benar, tidak menghabiskan waktu dengan isu-isu politik, juga tidak sibuk dengan memaksakan aturan Islami melalaui kekuasan sebelum kaidah islam yang ada dalam diri masyarakat secara otomatis menuntut terwujudnya aturan Islam, hal itu karena ia mengenal hakikatnya. Artinya, jalan untuk menerapkan aturan Islam dan berhukum dengan hukum Allah bukan tujuan jangka pendek, hal itu karena tidak bisa kita wujudkan kecuali setelah kita mengalihkan masyarakatnya itu sendiri, atau sejumlah masyarakat sholih yang benar-benar memiliki kedudukan di masyarakat umum pada pemahaman yang benar tentang akidah Islam dan aturan Islam, dan pada pendidikan akhlaq Islam yang benar, tentunya itu semua memerlukan waktu panjang dengan tahapan lamban tapi pasti. (demikianlah pernyataan Sayyid Qutb dalam kitabnya Limadza A damuni, hal: 28) 37 Ditulis oleh: Beni Sarbeni Alumni Pondok pesantren Sukamanah Singaparna Angkatan 97 Semoga bermanfaat 37 Lihat Fiqih Syiyasah Syar iyyah karya Khalid al-anbari, hal: 109.

Menzhalimi Rakyat Termasuk DOSA BESAR

Menzhalimi Rakyat Termasuk DOSA BESAR Menzhalimi Rakyat Termasuk DOSA BESAR حفظه هللا Ustadz Abu Ismail Muslim al-atsari Publication 1436 H/ 2015 M MENZHALIMI RAKYAT TERMASUK DOSA BESAR Sumber: Majalah As-Sunnah, No.08 Thn.XVIII_1436H/2014M

Lebih terperinci

APA PEDOMANMU DALAM BERIBADAH KEPADA ALLAH TA'ALA?

APA PEDOMANMU DALAM BERIBADAH KEPADA ALLAH TA'ALA? APA PEDOMANMU DALAM BERIBADAH KEPADA ALLAH TA'ALA? Publication : 1436 H_2015 M Apa Pedomanmu dalam Beribadah Kepada Allah Ta'ala? Disalin dari Majalah as-sunnah Ed.05 Thn.XIX_1436H/2015M e-book ini didownload

Lebih terperinci

KAIDAH FIQH. "Mengamalkan dua dalil sekaligus lebih utama daripada meninggalkan salah satunya selama masih memungkinkan" Publication: 1436 H_2015 M

KAIDAH FIQH. Mengamalkan dua dalil sekaligus lebih utama daripada meninggalkan salah satunya selama masih memungkinkan Publication: 1436 H_2015 M KAIDAH FIQH إ ع م ال الد ل ي ل ي أ و ل م ن إ ه ال أ ح د ه ا م ا أ م ك ن "Mengamalkan dua dalil sekaligus lebih utama daripada meninggalkan salah satunya selama masih memungkinkan" Publication: 1436 H_2015

Lebih terperinci

Syarah Istighfar dan Taubat

Syarah Istighfar dan Taubat Syarah Istighfar dan Taubat Publication : 1438 H_2017 M SYARAH ISTIGHFAR DAN TAUBAT Disalin dari: Syarah Do'a dan Dzikir Hishnul Muslim oleh Madji bin Abdul Wahhab Ahmad, dengan koreksian Syaikh Dr. Sa'id

Lebih terperinci

Hadits-hadits Shohih Tentang

Hadits-hadits Shohih Tentang Hadits-hadits Shohih Tentang KEUTAMAAN PERNIAGAAN DAN PENGUSAHA MUSLIM حفظو هللا Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc Publication : 1436 H_2015 M Hadits-hadits Shohih Tentang Keutamaan Perniagaan dan

Lebih terperinci

Puasa Mengajarkan Mencintai Orang Miskin

Puasa Mengajarkan Mencintai Orang Miskin Puasa Mengajarkan Mencintai Orang Miskin ] إندونييس Indonesian [ Indonesia Muhammad Abduh Tuasikal Editor : Tim islamhouse.com Divisi Indonesia 2014-1435 الصيام يعلمنا حب املساكني» باللغة الا ندونيسية

Lebih terperinci

PUASA DI BULAN RAJAB

PUASA DI BULAN RAJAB PUASA DI BULAN RAJAB الصوم ف شهر رجب ] إندوني [ Indonesia - Indonesian - Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajid مد صالح املنجد Penterjemah: www.islamqa.info Pengaturan: www.islamhouse.com رمجة: موقع الا سلام

Lebih terperinci

"Jadilah orang yang wara' niscaya engkau menjadi manusia yang paling beribadah"

Jadilah orang yang wara' niscaya engkau menjadi manusia yang paling beribadah Sifat Wara' ك ن و ر ع ا ت ك ن ا ع ب د الن اس "Jadilah orang yang wara' niscaya engkau menjadi manusia yang paling beribadah" Sesungguhnya orang yang mengenal Rabb-nya dan menempatkan-nya sebagaimana mestinya,

Lebih terperinci

Doa dan Dzikir Seputar Musuh dan Penguasa

Doa dan Dzikir Seputar Musuh dan Penguasa Doa dan Dzikir Seputar Musuh dan Penguasa Serta Syarahnya Publication : 1437 H_2016 M DOA DAN DZIKIR SEPUTAR MUSUH DAN PENGUASA SERTA SYARAHNYA Disalin dari: 1. Terjemah Hishnul Muslim oleh Syaikh Dr.

Lebih terperinci

ف ان ت ه وا و ات ق وا الل ه ا ن الل ه ش د يد ال ع ق اب

ف ان ت ه وا و ات ق وا الل ه ا ن الل ه ش د يد ال ع ق اب 7 Aliran yang menolak sunah/hadis rasul Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia dalam sidangnya di Jakarta pada Tanggal 16 Ramadhan 1403 H. bertepatan dengan tanggal 27 Juni 1983 M., setelah : Memperhatikan

Lebih terperinci

Iman Kepada KITAB-KITAB

Iman Kepada KITAB-KITAB Iman Kepada KITAB-KITAB رمحو هللا Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin Publication : 1437 H, 2016 M Iman Kepada KITAB-KITAB Oleh : Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin Disalin dari Kitab 'Aqidah AhlusSunnah

Lebih terperinci

Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Muhammad Alu Abdul Lathif

Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Muhammad Alu Abdul Lathif Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Muhammad Alu Abdul Lathif Publication : 1436 H, 2015 M Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah Oleh : Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Muhammad Alu Abd. Lathif

Lebih terperinci

TAAT KEPADA PEMERINTAH

TAAT KEPADA PEMERINTAH KHUTBAH PERTAMA TAAT KEPADA PEMERINTAH إ ن ا ل م د هلل ن م د ه و ن س ت ع ي ن و و ن س ت غ ف ر ه و ن ع و ذ ب اهلل م ن ش ر و ر أ ن ف س ن ا و س ي ئ ات أ ع م ا ل ن ا م ن ي ه د ه اهلل ف ال م ض ل ل و و م ن ي

Lebih terperinci

Menjaga Kebersihan Jasmani bagian dari Sunnah Rasulullah

Menjaga Kebersihan Jasmani bagian dari Sunnah Rasulullah Menjaga Kebersihan Jasmani bagian dari Sunnah Rasulullah Saudara pembaca, dienul Islam adalah agama yang mengajarkan kepada pemeluknya segala bentuk kebersihan. Baik kebersihan yang bersifat rohani atau

Lebih terperinci

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan 29-05-2017 Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan Tema: Fiqh Iftor Al-Bukhari 1818-1822 Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Donasi Pusat Kajian Hadis Salurkan sedekah jariyah Anda untuk membantu

Lebih terperinci

Mengadu Domba Sesama Muslim. E-Artikel dari UstadzAris.com

Mengadu Domba Sesama Muslim. E-Artikel dari UstadzAris.com Mengadu Domba Sesama Muslim Pengertian Namimah Secara etimologi, dalam bahasa Arab, namimah bermakna suara pelan atau gerakan. Secara istilah pada dasarnya namimah adalah menceritakan perkataan seseorang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. berpasang-pasangan termasuk di dalamnya mengenai kehidupan manusia, yaitu telah

BAB I PENDAHULUAN. berpasang-pasangan termasuk di dalamnya mengenai kehidupan manusia, yaitu telah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Allah SWT telah menciptakan segala sesuatunya di dunia ini dengan berpasang-pasangan termasuk di dalamnya mengenai kehidupan manusia, yaitu telah diciptakan-nya

Lebih terperinci

MAKNA DUA KALIMAT SYAHADAT DAN KONSEKUENSINYA

MAKNA DUA KALIMAT SYAHADAT DAN KONSEKUENSINYA MAKNA DUA KALIMAT SYAHADAT DAN KONSEKUENSINYA Jama ah Jum at rahimakumullah Setiap muslim pasti bersaksi, mengakui bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasulullah, tapi tidak semua muslim memahami hakikat yang

Lebih terperinci

KOMPETENSI DASAR: INDIKATOR:

KOMPETENSI DASAR: INDIKATOR: TRILOGI - AQIDAH KOMPETENSI DASAR: Menganalisis trilogi ajaran Islam dan kedudukan aqidah dalam agama Islam Menganalisis unsur-unsur dan fungsi aqidah bagi kehidupan manusia (umat Islam) INDIKATOR: Mendeskripsikan

Lebih terperinci

Berkahilah untuk ku dalam segala sesuatu yang Engkau keruniakan. Lindungilah aku dari keburukannya sesuatu yang telah Engkau pastikan.

Berkahilah untuk ku dalam segala sesuatu yang Engkau keruniakan. Lindungilah aku dari keburukannya sesuatu yang telah Engkau pastikan. Qunut Nazilah ا لل ه م اه د ن ا ف ي من ه د ي ت و ع اف ن ا ت و ل ي ت ف ي م ن ع اف ي ت و ت و ل ن ا ف ي م ن Ya Allah, berilah aku hidayat sebagaimana orang yang telah Engkau tunjukkan, Berilah aku kesihatan

Lebih terperinci

Berkompetisi mencintai Allah adalah terbuka untuk semua dan tidak terbatas kepada Nabi.

Berkompetisi mencintai Allah adalah terbuka untuk semua dan tidak terbatas kepada Nabi. Berkompetisi mencintai Allah adalah terbuka untuk semua dan tidak terbatas kepada Nabi. اقتباس المشاركة: 81532 من الموضوع: Allah Berkompetisi mencintai adalah terbuka untuk semua dan tidak terbatas kepada

Lebih terperinci

ISLAM IS THE BEST CHOICE

ISLAM IS THE BEST CHOICE KULIAH FAJAR MASJID AL-BAKRI TAMAN RASUNA KUNINGAN - JAKARTA SELATAN ISLAM IS THE BEST CHOICE Disusun oleh : Agus N Rasyad Sabtu, 16 Maret 2013 INTRODUCTION BEBERAPA CIRI KETETAPAN HATI, BAHWA ISLAM PILIHAN

Lebih terperinci

Fatwa Tentang Tata Cara Shalat Witir. Pertanyaan: Bagaimana tatacara mengerjakan shalat witir yang paling utama? Jawaban: Segala puji bagi Allah I.

Fatwa Tentang Tata Cara Shalat Witir. Pertanyaan: Bagaimana tatacara mengerjakan shalat witir yang paling utama? Jawaban: Segala puji bagi Allah I. Fatwa Tentang Tata Cara Shalat Witir Pertanyaan: Bagaimana tatacara mengerjakan shalat witir yang paling utama? Jawaban: Segala puji bagi Allah I. Shalat witir merupakan ibadah yang paling agung di sisi

Lebih terperinci

Al-'Azhiim, Al-Majiid dan Al-Kabiir

Al-'Azhiim, Al-Majiid dan Al-Kabiir Al-'Azhiim, Al-Majiid dan Al-Kabiir Yang Maha Agung, Maha Mulia dan Maha Besar Syaikh Dr. Said bin 'Ali bin Wahf al-qahthani Publication : 1437 H_2015 M Al-'Azhiim, Al-Majiid dan Al-Kabiir Yang Maha Agung,

Lebih terperinci

Dzikir Keluar Masuk RUMAH Serta Syarahnya

Dzikir Keluar Masuk RUMAH Serta Syarahnya Dzikir Keluar Masuk RUMAH Serta Syarahnya Publication : 1437 H_2016 M DZIKIR KELUAR MASUK RUMAH SERTA SYARAHNYA Disalin dari: 1. Terjemah Hishnul Muslim oleh Syaikh Dr. Sa'id bin Ali bin Wahf al-qahthani.

Lebih terperinci

TETANGGA Makna dan Batasannya حفظه هللا Syaikh 'Ali Hasan 'Ali 'Abdul Hamid al-halabi al-atsari

TETANGGA Makna dan Batasannya حفظه هللا Syaikh 'Ali Hasan 'Ali 'Abdul Hamid al-halabi al-atsari TETANGGA Makna dan Batasannya حفظه هللا Syaikh 'Ali Hasan 'Ali 'Abdul Hamid al-halabi al-atsari Publication : 1437 H_2016 M Tetangga: Makna dan Batasannya حفظه هللا Syaikh 'Ali Hasan al-halabi Disalin

Lebih terperinci

TAFSIR SURAT AL-BAYYINAH

TAFSIR SURAT AL-BAYYINAH PUSAT DOWNLOAD E-BOOK ISLAM www.ibnumajjah.wordpress.com TAFSIR SURAT AL-BAYYINAH Oleh: رحمه اهلل Imam Ibnu Katsir Download > 350 ebook Islam, Gratis!!! kunjungi. www.ibnumajjah.wordpress.com Kunjungi

Lebih terperinci

KITAB KELENGKAPAN BAB DZIKIR DAN DO'A

KITAB KELENGKAPAN BAB DZIKIR DAN DO'A KITAB KELENGKAPAN BAB DZIKIR DAN DO'A ب اب ا لذ ك ر و الد ع اء Hadits No. 1567 Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Allah berfirman: Aku selalu bersama hamba-ku selama ia mengingat-ku dan kedua bibirnya

Lebih terperinci

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan. Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Video kajian materi ini dapat dilihat di

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan. Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Video kajian materi ini dapat dilihat di 20-06-2017 25 Ramadhan Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan Tema: Adab Bersilaturrahmi Al-Bukhari 5524-5526, 5528, 5532 Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Video kajian materi ini dapat

Lebih terperinci

ة س ى اهو اهر خ اهر خ ى

ة س ى اهو اهر خ اهر خ ى ة س ى اهو اهر خ اهر خ ى إ ن اه د د ه و د د ه س ت ػ ه س ت غ ف ر ه ػ ذ ة اهو ي ش ر ه ر أ ف س ا ه ي س ئ ات أ غ اه ا ي د اهو ف ال ي ض ن ه ه ي ض و ن ف ال اد ي ه. ه أ ش د أ ن ال إ ه إ ال اهو ه خ د ال ش ر م ه

Lebih terperinci

UNTUK KALANGAN SENDIRI

UNTUK KALANGAN SENDIRI SHALAT GERHANA A. Pengertian Shalat gerhana dalam bahasa arab sering disebut dengan istilah khusuf (الخسوف) dan jugakusuf (الكسوف) sekaligus. Secara bahasa, kedua istilah itu sebenarnya punya makna yang

Lebih terperinci

حفظو هللا Oleh : Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc, MA. Publication : 1437 H_2016 M. Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

حفظو هللا Oleh : Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc, MA. Publication : 1437 H_2016 M. Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik KEUTAMAAN TAUHID dan BAHAYA SYIRIK حفظو هللا Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc, MA Publication : 1437 H_2016 M Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik حفظو هللا Oleh : Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz,

Lebih terperinci

Tafsir Depag RI : QS Al Baqarah 285

Tafsir Depag RI : QS Al Baqarah 285 Tafsir Depag RI : QS 002 - Al Baqarah 285 آم ن الر س ول ب م ا ا ن ز ل ا ل ي ه م ن ر ب ه و ال م و م ن ون ك ل آم ن ب الل ه و م ل اي ك ت ه و ك ت ب ه و ر س ل ه ل ا ن ف ر ق ب ي ن ا ح د م ن ر س ل ه و ق ال وا

Lebih terperinci

MUZARA'AH dan MUSAQAH

MUZARA'AH dan MUSAQAH MUZARA'AH dan MUSAQAH Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-khalafi Publication : 1438 H, 2017 M MUZARA'AH dan MUSAQAH Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-khalafi Sumber:almanhaj.or.id dari Al-Wajiiz fii Fiqhis

Lebih terperinci

Derajat Hadits Puasa TARWIYAH

Derajat Hadits Puasa TARWIYAH Derajat Hadits Puasa TARWIYAH حفظو هللا Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat Publication : 1436 H_2015 M Shahih dan Dha'if Hadits Puasa Enam Hari Bulan Syawwal Sumber : www.almanhaj.or.id yang menyalinnya

Lebih terperinci

Jagalah Keimananmu. Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak

Jagalah Keimananmu. Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak Jagalah Keimananmu Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak BERTAMBAH ataupun berkurangnya keimanan dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya adalah lingkungan keimanan itu sendiri. Sudahkah

Lebih terperinci

Amalan Setelah Ramadhan. Penulis: Al-Ustadz Saifuddin Zuhri, Lc.

Amalan Setelah Ramadhan. Penulis: Al-Ustadz Saifuddin Zuhri, Lc. Amalan Setelah Ramadhan Penulis: Al-Ustadz Saifuddin Zuhri, Lc. ا ن ال ح م د ل له ن ح م د ه و ن س ت ع ي ن ه و ن س ت غ ف ر ه و ن ع و ذ ب الله م ن ش ر و ر ا ن ف س ن ا و م ن س ي ي ات ا ع م ال ن ا م ن ي ه

Lebih terperinci

Amalan-amalan Khusus KOTA MADINAH. خفظو هللا Ustadz Anas Burhanuddin,Lc,M.A. Publication: 1435 H_2014 M AMALAN-AMALAN KHUSUS KOTA MADINAH

Amalan-amalan Khusus KOTA MADINAH. خفظو هللا Ustadz Anas Burhanuddin,Lc,M.A. Publication: 1435 H_2014 M AMALAN-AMALAN KHUSUS KOTA MADINAH Amalan-amalan Khusus KOTA MADINAH حفظو هللا Disusun oleh: Ustadz Anas Burhanuddin,Lc,M.A Publication: 1435 H_2014 M AMALAN-AMALAN KHUSUS KOTA MADINAH خفظو هللا Ustadz Anas Burhanuddin,Lc,M.A Sumber Majalah

Lebih terperinci

Nawaqidhul Islam: Matan dan Terjemah Pustakasyabab.blogspot.com

Nawaqidhul Islam: Matan dan Terjemah Pustakasyabab.blogspot.com 0 Nawaqidhul Islam Matan dan Terjemah Judul Asli Pembatal Islam Matan dan Terjemah س ن ق ن ن قا ض قا Penulis ا ا ل م ي ل ا ل ي ا ا ل ل ا م ى ا ي ي Cetakan Mutunul Hifzh lil Qashimi Edisi Terjemah Nawaqidhul

Lebih terperinci

Syaikh Dr. Sa id bin Ali bin Wahf al-qahthani

Syaikh Dr. Sa id bin Ali bin Wahf al-qahthani Syaikh Dr. Sa id bin Ali bin Wahf al-qahthani Dikutip dari buku: صلي اهلل عليه وسلم Sembuh dan Sehat Cara Nabi Karya: Syaikh Sa id bin Ali Wahf al-qahthani Terbitan: Mahtabah al-hanif, Yogyakarta 2009

Lebih terperinci

Publication: 1435 H_2014 M. Beginilah Mencintai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Dengan Benar

Publication: 1435 H_2014 M. Beginilah Mencintai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Dengan Benar Beginilah MENCINTAI وسلم عليه هللا صلى RASULULLAH Dengan Benar حفظو هللا Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz Publication: 1435 H_2014 M Beginilah Mencintai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Dengan Benar

Lebih terperinci

KRITERIA MASLAHAT. FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 6/MUNAS VII/MUI/10/2005 Tentang KRITERIA MASLAHAT

KRITERIA MASLAHAT. FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 6/MUNAS VII/MUI/10/2005 Tentang KRITERIA MASLAHAT 40 KRITERIA MASLAHAT FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 6/MUNAS VII/MUI/10/2005 Tentang KRITERIA MASLAHAT Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam Musyawarah Nasional MUI VII, pada 19-22 Jumadil Akhir 1426

Lebih terperinci

2. Tauhid dan Niat ]رواه مسلم[

2. Tauhid dan Niat ]رواه مسلم[ 2. Tauhid dan Niat TUJUAN Peserta memahami makna iman kepada Allah Peserta memahami hukum niat Peserta mengetahui hadits-hadits yang berkaitan dengan niat Peserta termotivasi untuk selalu berusaha meluruskan

Lebih terperinci

Kaidah Fiqh BERSUCI MENGGUNAKAN TAYAMMUM SEPERTI BERSUCI MENGGUNAKAN AIR. Publication in CHM: 1436 H_2015 M

Kaidah Fiqh BERSUCI MENGGUNAKAN TAYAMMUM SEPERTI BERSUCI MENGGUNAKAN AIR. Publication in CHM: 1436 H_2015 M Kaidah Fiqh الط ه ار ة ا بت ي م ام ك ال ط ه ار اة ب ل م ا اء BERSUCI MENGGUNAKAN TAYAMMUM SEPERTI BERSUCI MENGGUNAKAN AIR حفظه هللا Ustadz Ahmad Sabiq Abu Yusuf Publication in CHM: 1436 H_2015 M Kaidah

Lebih terperinci

SUMPAH PALSU Sebab Masuk Neraka

SUMPAH PALSU Sebab Masuk Neraka SUMPAH PALSU Sebab Masuk Neraka حفظه هللا Ustadz Abu Ismail Muslim al-atsari Publication 1437 H/ 2016 M SUMPAH PALSU SEBAB MASUK NERAKA Disalin dari Majalah As-Sunnah, Edisi 07 Thn.XIX_1437H/2015M Download

Lebih terperinci

Hukum Onani. Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah Syaikh Muhammad al-utsaimin rahimahullah

Hukum Onani. Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah Syaikh Muhammad al-utsaimin rahimahullah Hukum Onani ح م الاستمناء (لعادة الرس ة) ] ندونييس Indonesian [ Indonesia Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah Syaikh Muhammad al-utsaimin rahimahullah Terjemah :Muhammad Iqbal A.Gazali Editor : Eko

Lebih terperinci

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR:

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR: AL-QURAN KOMPETENSI DASAR Menganalisis kedudukan dan fungsi al-quran dalam agama Islam Mengidentifikasi berbagai karakteristik yang melekat pada al-quran INDIKATOR: Mendeskripsikan kedudukan dan fungsi

Lebih terperinci

AGAR KAMU LEBIH DICINTAI ALLAH

AGAR KAMU LEBIH DICINTAI ALLAH AGAR KAMU LEBIH DICINTAI ALLAH حىت حيبك اهلل رمح اهلل Oleh: Syaikh Abdurrohman bin Nashir as-sa di Publication: 1433 H_2012 M AGAR KAMU LEBIH DICINTAI ALLAH رمح اهلل Oleh: Syaikh Abdurrohman bin Nashir

Lebih terperinci

TAFSIR SURAT AN-NAS Oleh: Abdul Aziz Abdul Wahid, Lc.

TAFSIR SURAT AN-NAS Oleh: Abdul Aziz Abdul Wahid, Lc. Materi Halaqah Tarbawiyah Tamhidi TAFSIR SURAT AN-NAS Oleh: Abdul Aziz Abdul Wahid, Lc. QS. AN-NAAS : 1-6 Tahsin Tilawah Tarjamah lafzhiyah T a f s i r ) 2( ق ل أ ع وذ ب ر ب الن اس )1( م ل ك الن اس )

Lebih terperinci

Keutamaan Amal Shaleh Pada Sepuluh Hari di Awal Bulan Dzulhijjah

Keutamaan Amal Shaleh Pada Sepuluh Hari di Awal Bulan Dzulhijjah Keutamaan Amal Shaleh Pada Sepuluh Hari di Awal Bulan Dzulhijjah ال ف ج ش. ل ال ع ش ش [ الفجش 2-1[ Demi fajar, dan malam yang sepuluh (Al Fajr 1-2) Ibnu Katsir berkata: Yang dimaksud adalah sepuluh hari

Lebih terperinci

ع ل ي ك م ب س ن ت ي و س ن ة ال خ ل ف اء الر اش د د الر د دي ي

ع ل ي ك م ب س ن ت ي و س ن ة ال خ ل ف اء الر اش د د الر د دي ي KUMPULAN 20-AN DALIL PENTING UNTUK PEMULA --- 1. Perintah mentauhidkan Allah dan meninggalkan syirik: و اع ب د وا اللهه و ل ت ش ر ك وا ب ه ش ي ئ ا Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-nya

Lebih terperinci

Sunnah menurut bahasa berarti: Sunnah menurut istilah: Ahli Hadis: Ahli Fiqh:

Sunnah menurut bahasa berarti: Sunnah menurut istilah: Ahli Hadis: Ahli Fiqh: AL-HADIS KOMPETENSI DASAR: Menganalisis kedudukan dan fungsi al-hadis dalam agama Islam. Mengidentifikasi berbagai karakteristik yang berkaitan dengan al-hadis INDIKATOR: Mendeskripsikan kedudukan dan

Lebih terperinci

Jangan Mengikuti HAWA NAFSU. Publication : 1437 H_2016 M. Jangan Mengikuti Hawa Nafsu

Jangan Mengikuti HAWA NAFSU. Publication : 1437 H_2016 M. Jangan Mengikuti Hawa Nafsu Jangan Mengikuti HAWA NAFSU حفظو هللا Ustadz Abu Isma'il Muslim al-atsari Publication : 1437 H_2016 M Jangan Mengikuti Hawa Nafsu حفظو هللا Ustadz Abu Isma'il Muslim al-atsari Sumber Majalah As-Sunnah

Lebih terperinci

Ma had Tarbawi Al-Hurriyyah

Ma had Tarbawi Al-Hurriyyah Ma had Tarbawi Al-Hurriyyah Outline Dalil Klasifikasi kitab suci Urgensi Kedudukan Cakupan iman kepada kitab2 Allah Sikap manusia kepada kitab Allah Tuntutan iman kepada Al-Qur an Penutup ( ١ )ال م Dalil

Lebih terperinci

PANDUAN ISLAMI DALAM MENAFKAHI ISTRI

PANDUAN ISLAMI DALAM MENAFKAHI ISTRI PANDUAN ISLAMI DALAM MENAFKAHI ISTRI خفظ اهلل Oleh: Ustadz Abu Aniisah Syahrul Fatwa bin Lukman Publication: 1434 H_2013 M PANDUAN ISLAMI DALAM MENAFKAHI ISTRI خفظ اهلل Oleh: Ustadz Abu Aniisah Syahrul

Lebih terperinci

Ikutilah Sunnah dan Jauhilah Bid'ah

Ikutilah Sunnah dan Jauhilah Bid'ah Ikutilah Sunnah dan Jauhilah Bid'ah Khutbah Jumat ini menjelaskan tentang perintah untuk mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan berasaha untuk menjauhi berbagai amalan yang tidak

Lebih terperinci

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan. Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Video kajian materi ini dapat dilihat di

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan. Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Video kajian materi ini dapat dilihat di 18-06-2017 23 Ramadhan Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan Tema: Anjuran Bersedekah Al-Bukhari 1341-1343, 1345, 1349, 1350, 1353 Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Video kajian materi

Lebih terperinci

Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah. (QS. al-kautsar:2)

Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah. (QS. al-kautsar:2) Ditulis oleh slam Center FATWA-FATWA PLHAN (18) Hukum Menyembelih untuk selain Allah Pertanyaan: Apakah hukum menyembelih untuk selain Allah? Jawaban: Sudah kami jelaskan dalam kesempatan lain bahwa tauhid

Lebih terperinci

Dengan nama Allah yang maha pengasih, maha penyayang, dan salam kepada para Rasul serta segala puji bagi Tuhan sekalian alam.

Dengan nama Allah yang maha pengasih, maha penyayang, dan salam kepada para Rasul serta segala puji bagi Tuhan sekalian alam. Imam Nasser Muhammad Al-Yamani 18-11 - 1430 AH 06-11 - 2009 AD 12:41 am Tuhanmu Tidak Pernah Zhalim Kepada Siapapun Dengan nama Allah yang maha pengasih, maha penyayang, dan salam kepada para Rasul serta

Lebih terperinci

Bagi YANG BERHUTANG. Publication: 1434 H_2013 M. Download > 600 ebook Islam di PETUNJUK RASULULLAH

Bagi YANG BERHUTANG. Publication: 1434 H_2013 M. Download > 600 ebook Islam di  PETUNJUK RASULULLAH PETUNJUK RASULULLAH Bagi YANG BERHUTANG حفظه االله Ustadz Nur Kholis bin Kurdian Publication: 1434 H_2013 M PETUNJUK RASULULLAH صلى االله عليه وسلم BAGI YANG BERHUTANG حفظه االله Ustadz Nur Kholis bin

Lebih terperinci

Faidah Seputar Aqidah Dari Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan

Faidah Seputar Aqidah Dari Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan http://luqkim.staff.umm.ac.id/2013/03/07/faidah-seputar-aqidah-dari-syaikh-shalih-bin-fauzan-al-fau z Faidah Seputar Aqidah Dari Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan بسم االله الرحمن الرحيم Hakikat Iman

Lebih terperinci

BILA HARI IED JATUH PAD HARI JUMAT

BILA HARI IED JATUH PAD HARI JUMAT BILA HARI IED JATUH PAD HARI JUMAT Ahad, 21 Oktober 2012 05:00 Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal Sumber: www.rumaysho.com Di antara keistimewaan Idul Adha tahun ini (2012) akan bertepatan dengan hari Jum'at.

Lebih terperinci

HOMOSEKS Dosa yang Lebih Besar Dari Zina

HOMOSEKS Dosa yang Lebih Besar Dari Zina HOMOSEKS Dosa yang Lebih Besar Dari Zina حفظه هللا Ustadz Abu Ismail Muslim al-atsari Publication 1436 H/ 2015 M Homoseks, Dosa yang Lebih Besar dari Zina Sumber: Majalah As-Sunnah, Ed. 01 Thn.XVIII_1435H/2014M

Lebih terperinci

KAIDAH FIQH. Yang Ikut Itu Hukumnya Sekedar Mengikuti. حفظو هللا Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf. Publication: 1437 H_2016 M

KAIDAH FIQH. Yang Ikut Itu Hukumnya Sekedar Mengikuti. حفظو هللا Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf. Publication: 1437 H_2016 M KAIDAH FIQH الت اب ع ت ب ع Yang Ikut Itu Hukumnya Sekedar Mengikuti حفظو هللا Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf Publication: 1437 H_2016 M Yang Ikut Itu Hukumnya Sekedar Mengikuti حفظو هللا

Lebih terperinci

KOMPETENSI DASAR: INDIKATOR:

KOMPETENSI DASAR: INDIKATOR: SYARIAH - IBADAH KOMPETENSI DASAR: Menganalisis kedudukan dan fungsi Syariah dan Rukun Islam Menganalisis fungsi masing-masing unsur dari Rukun Islam bagi kehidupan umat Islam INDIKATOR: Mendeskripsikan

Lebih terperinci

Konsisten dalam kebaikan

Konsisten dalam kebaikan Konsisten dalam kebaikan Disusun Oleh: Mahmud Muhammad al-khazandar Penerjemah : Team Indonesia Murajaah : Eko Haryanto Abu Ziyad المداومة على فعل المعروف محمود محمد الخزندار Maktab Dakwah Dan Bimbingan

Lebih terperinci

Keutamaan Membaca. Publication: 1434 H_2013 M KEUTAMAAN MEMBACA SHALAWAT. Oleh: Ustadz Abdullah Taslim al-buthoni, MA

Keutamaan Membaca. Publication: 1434 H_2013 M KEUTAMAAN MEMBACA SHALAWAT. Oleh: Ustadz Abdullah Taslim al-buthoni, MA Keutamaan Membaca SHALAWAT حفظه هللا Ustadz Abdullah Taslim al-buthoni, MA Publication: 1434 H_2013 M KEUTAMAAN MEMBACA SHALAWAT Oleh: Ustadz Abdullah Taslim al-buthoni, MA Disalin dari website www.muslim.or.id

Lebih terperinci

Hukum Bersumpah Atas Nama Nabi Muhammad shalallahu alihiwasallam

Hukum Bersumpah Atas Nama Nabi Muhammad shalallahu alihiwasallam Hukum Bersumpah Atas Nama Nabi Muhammad shalallahu alihiwasallam حكم حللف باجگيب صىل الله عليه سلم [ Indonesia Indonesian ند نيn ] Penyusun : Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah Terjemah : Muhammad

Lebih terperinci

PETUNJUK NABI TENTANG MINUM

PETUNJUK NABI TENTANG MINUM PETUNJUK NABI TENTANG MINUM Ustadzah Nur Hasanah Publication : 1438 H_2016 M PETUNJUK NABI TENTANG MINUM Oleh : Ustadzah Nur Hasanah Sumber: www.almanhaj.or.id yang menyalinnya dari Majalah as-sunnah Ed.

Lebih terperinci

Hukum Menanam Saham Di Sebagian Perusahaan

Hukum Menanam Saham Di Sebagian Perusahaan Hukum Menanam Saham Di Sebagian Perusahaan Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2011-1433 ح م ملساهمة ف بعض لرش ت» باللغة الا ندونيسية

Lebih terperinci

AL-HAFIIDH DAN AL-HAAFIDH Syaikh Amin bin Abdullah asy-syaqawi

AL-HAFIIDH DAN AL-HAAFIDH Syaikh Amin bin Abdullah asy-syaqawi Memahami Nama Allah AL-HAFIIDH DAN AL-HAAFIDH Syaikh Amin bin Abdullah asy-syaqawi Publication : 1437 H_2016 M Memahami Nama Allah: Al-Hafiidh dan Al-Haafidh Oleh : Syaikh Amin bin Abdullah asy-syaqawi

Lebih terperinci

KEWAJIBAN PUASA. Publication: 1435 H_2014 M. Tafsir Surat al-baqarah ayat

KEWAJIBAN PUASA. Publication: 1435 H_2014 M. Tafsir Surat al-baqarah ayat KEWAJIBAN PUASA Tafsir Surat al-baqarah/2 ayat 183-184 رحمه هللا Imam Ibnu Katsir asy-syafi i Publication: 1435 H_2014 M KEWAJIBAN PUASA Tafsir Surat al-baqarah ayat 183-184 رحمه هللا Oleh: Imam Ibnu Katsir

Lebih terperinci

Pengertian Istilah Hadis dan Fungsi Hadis

Pengertian Istilah Hadis dan Fungsi Hadis Pertemuan ke-2 U L U M U L H A D I S Pengertian Istilah Hadis dan Fungsi Hadis Ainol Yaqin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Outline Pengertian Istilah : Hadis, Sunnah,

Lebih terperinci

HUKUM MEMAKAI BAJU YANG TERDAPAT TULISAN DALAM SHALAT ح م لبس القميص ملكتوب عليه ف الصلاة

HUKUM MEMAKAI BAJU YANG TERDAPAT TULISAN DALAM SHALAT ح م لبس القميص ملكتوب عليه ف الصلاة HUKUM MEMAKAI BAJU YANG TERDAPAT TULISAN DALAM SHALAT ح م لبس القميص ملكتوب عليه ف الصلاة ] إندوني [ Indonesia - Indonesian - Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajid مد صالح املنجد Penterjemah: www.islamqa.info

Lebih terperinci

Panduan Lengkap I tikaf Ramadhan

Panduan Lengkap I tikaf Ramadhan Panduan Lengkap I tikaf Ramadhan Muhammad Abduh Tuasikal I tikaf dari segi bahasa berarti menetap pada sesuatu. Adapun secara syar i, i tikaf berarti menetap di masjid dengan tata cara khusus disertai

Lebih terperinci

DO'A-DO'A IFTITAH. Publication : 1436 H_2015 M DOA-DOA IFTITAH

DO'A-DO'A IFTITAH. Publication : 1436 H_2015 M DOA-DOA IFTITAH DO'A-DO'A IFTITAH Publication : 1436 H_2015 M DOA-DOA IFTITAH Disalin dari: Sifat Shalat Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam, Karya Syaikh al-albani Rahimahullah, Terbitan Media Hidayah, Yogyakarta, hal

Lebih terperinci

DOA dan DZIKIR Seputar MASJID

DOA dan DZIKIR Seputar MASJID DOA dan DZIKIR Seputar MASJID Publication : 1437 H_2015 M DOA DAN DZIKIR SEPUTAR MASJID Sumber: 1. Doa Pergi Ke Masjid, kami sebutkan dicatatan kaki. 3. Doa Masuk dan Keluar Masjid, disalin dari Panduan

Lebih terperinci

Beriman Kepada Taqdir

Beriman Kepada Taqdir Beriman Kepada Taqdir Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Muhammad Alu Abdul Lathif Publication : 1437 H, 2015 M Beriman Kepada Taqdir Oleh : Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Muhammad Alu Abd. Lathif Disalin dari Kitab

Lebih terperinci

PENYERANGAN AMERIKA SERIKAT DAN SEKUTUNYA TERHADAP IRAK

PENYERANGAN AMERIKA SERIKAT DAN SEKUTUNYA TERHADAP IRAK 31 PENYERANGAN AMERIKA SERIKAT DAN SEKUTUNYA TERHADAP IRAK FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 2 Tahun 2003 Tentang PENYERANGAN AMERIKA SERIKAT DAN SEKUTUNYA TERHADAP IRAK Majelis Ulama Indonesia, setelah

Lebih terperinci

Petunjuk Rasulullah. Ber-KOKOK

Petunjuk Rasulullah. Ber-KOKOK Petunjuk Rasulullah Tentang Ayam Jantan Ber-KOKOK Publication : 1437 H_2016 M DOA DAN DZIKIR SEPUTAR HUJAN Disalin dari: 1. Terjemah Hishnul Muslim oleh Dr. Sa'id bin Ali bin Wahf al-qahthani. 2. Syarah

Lebih terperinci

Kaidah Fiqh. Keadaan Darurat Tidak Menggugurkan Hak Orang Lain. Publication: 1435 H_2014 M DARURAT TIDAK MENGGUGURKAN HAK ORANG LAIN

Kaidah Fiqh. Keadaan Darurat Tidak Menggugurkan Hak Orang Lain. Publication: 1435 H_2014 M DARURAT TIDAK MENGGUGURKAN HAK ORANG LAIN Kaidah Fiqh اال ض ط ر ار ال ي ب ط ل ح ق الغ ي Keadaan Darurat Tidak Menggugurkan Hak Orang Lain Publication: 1435 H_2014 M DARURAT TIDAK MENGGUGURKAN HAK ORANG LAIN Disalin dari Majalah al-sunnah, Ed.

Lebih terperinci

SIFAT WUDHU NABI. 2. Kemudian berkumur-kumur (memasukkan air ke mulut lalu memutarnya di dalam dan kemudian membuangnya)

SIFAT WUDHU NABI. 2. Kemudian berkumur-kumur (memasukkan air ke mulut lalu memutarnya di dalam dan kemudian membuangnya) SIFAT WUDHU NABI Apabila seorang muslim mau berwudhu, maka Hendaknya ia berniat di dalam hatinya, kemudian membaca Basmalah, sebab Rasulullah bersabda: ال و ض و ء ل م ن ل ي ذ ك ر اس م الل ه ع ل ي ه "Tidak

Lebih terperinci

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan. Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Video kajian materi ini dapat dilihat di

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan. Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Video kajian materi ini dapat dilihat di 24-06-2017 29 Ramadhan Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan Tema: Puasa Syawal Muslim 1984, Abu Dawud 2071 Tirmidzi 676, 692 Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Video kajian materi ini

Lebih terperinci

Syirik Penyebab Kerusakan Dan Bahaya Besar. February 3

Syirik Penyebab Kerusakan Dan Bahaya Besar. February 3 Syirik Penyebab Kerusakan Dan Bahaya Besar February 3 2012 Syirik Penyebab Kerusakan Dan Bahaya Besar Oleh: Rusdi Yazid ي ا ا ي ها ال ذ ي ن ء ام ن وا ات ق وا الله ح ق ت ق ات ه و لا ت م و ت ن ا لا و ا نت

Lebih terperinci

QALBU DAN KEWAJIBAN SESEORANG TERHADAPNYA

QALBU DAN KEWAJIBAN SESEORANG TERHADAPNYA QALBU DAN KEWAJIBAN SESEORANG TERHADAPNYA KHUTBAH PERTAMA ا ذ ذ س ة ا ؼ ب ي خ ك ا ئ غ ب ف ي ؤ د غ ر م ى ي و ف ض ػ و ث ي ش خ ك ث ب ئ ؼ ب و ا ز ى ش ي ف ئ اع ز م ب ػ ط بػ خ اهلل اع ز ش ز ا ا ز ف ض ي ف ي ج

Lebih terperinci

NIFAK. حفظو هللا Oleh : Syaikh Shalih bin Fauzan 'Abdillah al-fauzan. Publication : 1437 H_2016 M. NIFAK, Defenisi dan Jenisnya *

NIFAK. حفظو هللا Oleh : Syaikh Shalih bin Fauzan 'Abdillah al-fauzan. Publication : 1437 H_2016 M. NIFAK, Defenisi dan Jenisnya * NIFAK DEFENISI dan JENISNYA حفظو هللا Syaikh Shalih bin Fauzan 'Abdillah al-fauzan Publication : 1437 H_2016 M NIFAK, Defenisi dan Jenisnya * حفظو هللا Oleh : Syaikh Shalih bin Fauzan 'Abdillah al-fauzan

Lebih terperinci

KAIDAH FIQH. Disyariatkan Mengundi Jika Tidak Ketahuan Yang Berhak Serta Tidak Bisa Dibagi. حفظه هللا Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf

KAIDAH FIQH. Disyariatkan Mengundi Jika Tidak Ketahuan Yang Berhak Serta Tidak Bisa Dibagi. حفظه هللا Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf KAIDAH FIQH ت ش ر ع ال ق ر ع ة إ ذ ا ج ه ل ال م س ت ح ق و ت ع ذ ر ت ال ق س م ة Disyariatkan Mengundi Jika Tidak Ketahuan Yang Berhak Serta Tidak Bisa Dibagi حفظه هللا Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif

Lebih terperinci

Wa ba'du: penetapan awal bulan Ramadhan adalah dengan melihat hilal menurut semua ulama, berdasarkan sabda Nabi r:

Wa ba'du: penetapan awal bulan Ramadhan adalah dengan melihat hilal menurut semua ulama, berdasarkan sabda Nabi r: Penetapan Awal Bulan dan Jumlah Saksi Yang Dibutuhkan hilal? Bagaimana penetapan masuknya bulan Ramadhan dan bagaimana mengetahui Dengan nama Allah I Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji

Lebih terperinci

TAFSIR AYAT PUASA. Oleh: Download ± 300 ebook Islam, Gratis!!! kunjungi.

TAFSIR AYAT PUASA. Oleh:   Download ± 300 ebook Islam, Gratis!!! kunjungi. TAFSIR AYAT PUASA Oleh: خفظه اهلل Syaikh Salim bin Ied al-hilali Download ± 300 ebook Islam, Gratis!!! kunjungi. TAFSIR AYAT PUASA DAN FAEDAH HUKUMNYA (QS. Al-Baqarah [2]: 183-185) 1 "Dengan menyebut Nama

Lebih terperinci

BERDAKWAH. Inilah Jalanku. حفظ اهلل Oleh: Ustadz Abu Hafshah Abdurrahman al-buthoni. Publication: 1434 H_2013 M. BERDAKWAH Inilah Jalanku

BERDAKWAH. Inilah Jalanku. حفظ اهلل Oleh: Ustadz Abu Hafshah Abdurrahman al-buthoni. Publication: 1434 H_2013 M. BERDAKWAH Inilah Jalanku BERDAKWAH Inilah Jalanku حفظ اهلل Ustadz Abu Hafshah Abdurrahman al-buthoni Publication: 1434 H_2013 M BERDAKWAH Inilah Jalanku حفظ اهلل Oleh: Ustadz Abu Hafshah Abdurrahman al-buthoni Disalin dari Majalah

Lebih terperinci

TAKWA DAN KEUTAMAANNYA

TAKWA DAN KEUTAMAANNYA TAKWA DAN KEUTAMAANNYA KHUTBAH PERTAMA: اى ح ذ ى ي ح ذا م ض ريا ط جب ج بس مب ف م ب ح ت س ث ب و ش ض و أ ش ه ذ أ ى ب إ ى إ ى ب اهل و ح ذ ا ش ش ل ى و أ ش ه ذ أ ح ذا ع ج ذ و س ع ىى ص ي ى اد س ث و ع ال ع ي

Lebih terperinci

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan 04-06-2017 Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan Tema: Puasa Buat Orang Yang Berpergian Al-Bukhari 1805, 1806, 1807, 1808, 1810 Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Donasi Pusat Kajian Hadis

Lebih terperinci

ADAB DAN DOA SAFAR YANG SHAHIH

ADAB DAN DOA SAFAR YANG SHAHIH ADAB DAN DOA SAFAR YANG SHAHIH Bagi orang yang ingin melakukan safar hendaknya belajar mengumpulkan bekal yang bermanfaat, salah satunya yaitu belajar tentang adab dan doa ketika hendak dan ketika safar

Lebih terperinci

MENANGGUNG AMANAT KETIKA ADA KERUSAKAN

MENANGGUNG AMANAT KETIKA ADA KERUSAKAN Kaidah Fiqih MENANGGUNG AMANAT KETIKA ADA KERUSAKAN األ م ي ال ي ض م ن ت ل ف ال ع ي ب ال ت ع د و ال ت ف ر ي ط و الظ ا ل ي ض م ن م ط ل ق ا حفظه هللا Oleh: Ustadz Ahmad Sabiq Abu Yusuf Publication: 1433

Lebih terperinci

Keutamaan Membaca dan Merenungkan AYAT AL-KURSI حفظه هللا Ustadz Abdullah Taslim al-buthoni, MA

Keutamaan Membaca dan Merenungkan AYAT AL-KURSI حفظه هللا Ustadz Abdullah Taslim al-buthoni, MA Keutamaan Membaca dan Merenungkan AYAT AL-KURSI حفظه هللا Ustadz Abdullah Taslim al-buthoni, MA Publication : 1436 H_2015 M Keutamaan Membaca dan Merenungkan Ayat Al-Kursi حفظه هللا Ustadz Abdullah Taslim

Lebih terperinci

Edisi: 11/9/1/1437 KHUTBAH PERTAMA م ع اش ر ال م س ل م ي ن ر ح م ن ي ور ح م ك م الل ه. Alloh Subhanahu wa Ta'ala berkata di dalam Al-Qur'an:

Edisi: 11/9/1/1437 KHUTBAH PERTAMA م ع اش ر ال م س ل م ي ن ر ح م ن ي ور ح م ك م الل ه. Alloh Subhanahu wa Ta'ala berkata di dalam Al-Qur'an: Edisi: 11/9/1/1437 KHUTBAH PERTAMA ب س م الل ه الر ح م ن الر ح يم إ ن ال ح م د ل ل ه ن ح م د ه و ن س ت ع ي ن ه و ن س ت غ ف ر ه و ن ع وذ ب اهلل م ن ش ر و ر أ ن ف س ن ا و م ن س ي ئ ات أ ع م ال ن ا م ن ي

Lebih terperinci

Pesan Damai Yang Tak Sejuk

Pesan Damai Yang Tak Sejuk Pesan Damai Yang Tak Sejuk Tuesday, March 15, 2016 https://www.itsme.id/pesan-damai-yang-tak-sejuk/ it's me - Sangatlah menyedihkan melihat bagaimana Al-Qur an digunakan oleh sebagian para pemimpin Muslim

Lebih terperinci

Serial Bimbingan & Penyuluhan Islam

Serial Bimbingan & Penyuluhan Islam Serial Bimbingan & Penyuluhan Islam سلسلة توجيهات ا رشادية Disusun Oleh: Team Indonesia Murajaah : Abu Ziyad Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah 1429 2008 سلسلة توجيهات إرشادية باللغة الا ندونيسية

Lebih terperinci

Makna Islam dan iman

Makna Islam dan iman معنى الا سلام والا يمان Makna Islam dan iman ] اللغة الا ندونيسية [ Para Da'i Muhammad bin Abdullah At Tuwaijry Penterjemah Team Islamhouse Editor Eko Haryanto Abu Ziyad 1428-2007 www.islamhouse.com Makna

Lebih terperinci

Yang berhak disembah hanya Allah SWT semata, dan ibadah digunakan atas dua hal;

Yang berhak disembah hanya Allah SWT semata, dan ibadah digunakan atas dua hal; Makna dan Hakikat Ibadah Pengertian ibadah: Yang berhak disembah hanya Allah semata, dan ibadah digunakan atas dua hal; 1. Pertama: menyembah, yaitu merendahkan diri kepada Allah dengan melakukan segala

Lebih terperinci