TRANSIENT VULCANIC ERUPTION
|
|
|
- Herman Hermanto
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 TRANSIENT VULCANIC ERUPTION
2 Letusan transient dapat terjadi ketika ada kontak antara magma dengan air permukaan atau air bawah permukaan (disebut juga air meteoric, karena dihasilkan oleh air hujan dari atmosfer). Kejadian ini biasa disebut dengan erupsi hidromagmatik, walaupun istilah phreatomagmatic biasa digunakan ketika air yang terlibat adalah air tanah
3 Letusan Magmatik
4 Letusan Magmatik Kedua tipe ini memiliki beberapa kesamaan : Tiap letusannya berdurasi pendek (detik hingga menit) Jeda antar letusan individu biasanya pendek (detik hingga jam) Letusan biasanya terjadi berurutan, walaupun jedanya bisa bervariasi, dari hitungan hari hingga tahun) Kedua tipe erupsi bersifat mengeluarkan material secara balistik. Material yang dilemparkan dapat berupa blok batu besar hingga bom vulkanik.
5 Letusan Magmatik Kedua erupsi ini dibedakan komposisi material magmatic yang terlibat. Strombolian memiliki letusan kecil yang melibatkan magma basaltic dimana hampir semua material yang dikeluarkan adalah magmatic dan dengan kecepatan rendah (kurang dari 200 m/s) dan material terdeposit dekat dengan vent. Sedangkan erupsi Vulkanian umumnya melibatkan magma intermediet dan berkecepatan tinggi ( m/s).
6 Letusan Magmatik Kunci perbedaan antara keduannya adalah tekanan dimana dihasilkan di dalam vent sebelum erupsi. Erupsi vulkanian dicirikan dengan tekanan yang lebih tinggi pada vent dari pada erupsi strombolian. Mekanisme dasar kedua tipe erupsi adalah terjadinya system magmatic terbuka dimana vent atau kolom magma tertutup oleh magma yang relative dingin. Naiknya kecepatan magma dari bawah dengan system rendah artinya gelembung gas magma naik melalui magma diatasnya dan terakumulasi di bawah sumbat vent.
7 Letusan Magmatik Pada erupsi strombolian biasanya gas yang terakumulasi yang menyebabkan updoming dari kulit magma yang telah mendingin di atas kolom magma. Kulit magma yang telah mendingin masih tetap bersifat plastis dan dapat meregang dan berbentuk seperti karet balon yang ditiup. Saat kulit gelembung pecah melepaskan gas yang berada di dalamnya dan menegeluarkan gas serta memecahkan kulit gelembung ke atas dan keluar Jika magma yang membentuk kulit mendingin pada suhu yang rendah maka dia akan membentuk sumbat vent yang rapuh yang memiliki ketahanan yang lebih pada kulit yang bersifat plastis. Pada kasus ini tekanan yang lebih akan dibutuhkan untuk membangun sumbatan vent tersebut sebelum sumbat vent gagal terbentuk dan erupsi terjadi.
8 Letusan Magmatik Pada erupsi vulkanian sumbat vent terbentuk dari magma yang dingin dan/atau terbentuk dari material dari letusan sebelumnya yang telah jatuh kembali ke dalam vent dan menutupnya. Kecepatan tinggi pada letusan vulkanian menunjukkan bahwa kekuatan sumbat vent vulkanian lebih kuat dari strombolian jadi dibutuhkan tekanan yang tinggi untuk menhancurkan sumbatan vent.
9 Tekanan Lubang Relatif Terhadap Kecepatan Erupsi PEMODELAN LETUSAN MAGMA TRANSIENT
10 Pada SubBab 6.3 mengatakan bahwa pada saat fase erupsi yang tenang(steady) terjadi ekspansi gas sehingga menambah energi untuk mempercepat dan mengeluarkan(erupt) campuran magma dan gas Energi yang digunakan untuk erupsi itu dapat didefinisikan sebagai pers. energi (pse 6.4) Pers. energi sepeti itu membentuk dasar untuk semua cara terhadap dinamika dari letusan transient
11 Ada 2 cara yang ekstrim untuk gas dapat berekspansi: adiabatik atau isotermal Adiabatik saat ekspansi temperatur gas turun tetapi tidak ada panas yang masuk Isothermal saat ekspansi temperatur tidak berubah karena ada panas yang masuk Pada fase tenang yang dijelaskan di bab 6 sebelumnya diasumsikan bahwa ekspansi yang muncul adalah isothermal. Asumsi ini benar pada kasus saat fase tenang karena gas hanya berperan kecil dari total massa yang terupsi, dan semakin besar massa magma yang membentuk reservoar panas yang dapat menjaga temperatur gas hampir konstan selama kontak antara gas dan magma cukup bagus.
12 Pada kasus letusan transient, kontak antara gas dan magma tidak terlalu bagus-skala waktu pendek dari letusan berarti tidak banyak panas yang dapat menjalar dari dalam piroklas ke permukaan untuk mencapai gas. Malah ekspansi lebih seperti mendekati adiabatik. Pada kasus ini per. Energi dapat dituliskan sebagai berikut n = fraksi massa gas Q = konstanta gas universal m = berat molekul dari gas T i = suhu awal dari gas dan magma γ = rasio panas dari gas P i = tekanan awal gas P f = tekanan akhir(sama dengan tekanan atmosfer,pa) ρ m = densitas material magma U i = keceapatan awal gas(biasanya nol karena kelajuan magma sangatlah kecil) U f = kecepatan akhir dari gas pada akhir ekpansi g = percepatan gravitasi h = jarak vertikal meterial magma selama ekspansi
13 Seperti Pers. 6.4, bagian kiri dari persamaan menunjukkan energi yang keluar oleh ekspansi gas(dalam hal ini adiabtik) sedangkan bagian kanan menunjukkan 3 cara pembebasan energi yang digunakan dalam erupsi. Yang pertama menunjukkan perubahan energi kinetik sistem,dengan kata lain energi yang digunakan untuk mempercepat gas dan magma dalam letusan. Bagian kedua menunjukkan energi yang digunakan untuk mengangkat material magmatik terhadap medan gravitasi saat sedang dipercepat. Yang terakhir berfokus pada gesekan antara gas dan material magmatik dan udara yang melewatinya seperti air drag(gesekan udara).
14 Model Awal Asumsi : udara di depan ekspansi gas dan magma adalah tetap oleh karena itu sejumlah energi yang besar dari letusan akan digunakan untuk melampaui gesekan udara yang melawan setiap kepingan dari material padat Observasi biasanya mengirimkan gelombang kejut keluar dari titik letusan sedikit didepan dari ekspansi awan dari gas dan padat Gelombang kejut ini mendorong udara sekitar keluar pada tahap awal letusan, daripada berpikir tentang gaya gesek beraksi pada tiap-tiap fragmen yang solid, lebih baik kita mengevaluasi energi untuk menggeser atmosfer seluruhnya.
15 Letusan strombolian = kandungan hancuran volatile < 1 wt% Letusan Vulkanik= kandungan volatile dalam magma mencapai beberapa persen Gb. 7.1 diberikan kandungan volatile yang lebih besar karena adanya perkiraan akumulasi gas sebelum letusan Rentang tekanan yang digunakan dalam perhitungan dibatasi pada 10 Mpa karena tidak ada batuan yang sangat kuat untuk menahan tekanan yang besar ini mengumpul sebelum mereka hancur.
16 Kecepatan clast Heimaey = m/s, sdgkan Stromboli = m/s Kandungan gas Heimaey = 11 wt %, dan Stromboli = % Kombinasi kecepatan pengeluaran dan kandungan gas menyatakan bahwa kekuatan sumbat sebelum retak adalah < 0,3 Mpa Kekuatan dari sumbat yang kecil itu sejalan dengan ide bahwa sumbatnya masih plastis dan mudah terdeformasi sebelum letusan Observasi pada lava flow dan pada pendinginan lava di danau lava menunjukkan bahwa kekuatannya meningkat bersamaan dengan mendinginnnya magma,dengan kekuatan maksimum yang terekam untuk lava basalt sekitar 0,23 Mpa Oleh karena itu, kekuatan yang diperkirakan pada gambar 7.1 tetap konsisten dengan ide bahwa hasil kekuatan terbentuk saat pendinginan tapi sumbat lava tetap plastis yang dikontrol oleh tekanan yang terbentuk sebelum erupsi dan juga kecepatan pengeluaran dari clasts
17 Daya rentang dari magma yang mengeras sangat bervariasi berdasarkan bagaimana retakan dalam batuan. Nilai 10 MPa yang digunakan sebagai batas atas dalam perhitungan ini menunjukkan kekuatan batuan beku asli yang tak retak Dalam praktiknya sumbat lubang mempunyai retakan atau mengandung komponen material yang masuk lagi ke dalam lubang Rentang kekuatan yang diestimasikan dari gambar 7.1 masih sejalan dengan kekuatan material sumbat lubang.
18 Predicting The Range Of Ballistic Clasts PEMODELAN LETUSAN MAGMA TRANSIENT
19 Selama fase awal dari letusan, gas mengembang dan gas serta material klastik material letusan bergerak keatas keluar dari sumber letusan sebagai massa tunggal. Menuju ke akhir proses pengembangan gas, batas antara atmosfer dan material letusan hilang, gas yang berasal dari letusan bercampur dengan udara dan melambat dengan cepat, dan partikel-partikel padat terkecil yang mengalami dorongan dari gas juga melambat. Partikel partikel ini melepas panas di udara dan memanaskan udara disekitarnya, sehingga tercipta konveksi kolom erupsi. Sementara itu material letusan yang besar (bongkah) bergerak dengan kecepatan tinggi. Bongkahbongkahan ini mengalami dorongan oleh udara,sehingga perlu dilakukan perhitungan untuk menentukan sejauh mana bongkahbongkahan ini dapat terlontar.
20 Kita membuat analisis dengan sedikit lebih mudah dengan mengimajinasikan bahwa bongkahan tersebut berbentuk bola, Gaya hambat/gesek ( fd), berlaku pada bola dengan radius (R) bergerak dengan kecepatan tinggi (U) melalui gas dengan densitas (ρ) adalah: dengan Cd adalah koefisien hambat yang nilainya berkisar antara 0.5 hingga 1.3 untuk bongkahan besar (blok) tergantung dari bentuk dan kekerasannya dan juga dari rotasinya apakah bongkah tersebut berputar atau tidak, angka rata-rata 0.7 dipakai disini
21 Gaya kedua yang terjadi pada bongkah adalah gaya gravitasi, dimana gaya gravitasi menariknya kembali ke permukaan bumi. Gaya gravitasi yang terjadi pada bongkah-bongkahan yang memiliki densitas dan radius R ditunjukkan oleh persamaan : Persamaan diatas merupakan hukum newton ketiga, bahwa percepatan merupakan hasil dari gaya yang berlaku dibagi oleh massa.
22 Berdasarkan hukum newton yang ketiga, percepatan hambatan udara /air drag acceleration (A) ditunjukkan oleh : Persamaan diatas disederhanakan menjadi :
23 Tabel 7.1 parameter-parameter pada transient explosive eruptions ( S:Strombolian: V: Vulcanian). D, menunjukkan diameter dari volcanic bomb terbesar yang terukur; R, menunjukkan jarak maksimum dimana bomb terlempar; Up kecepatan maksimum dari lontaran di akhir pengembangan gas (gas expansion); Pi menunjukkan tekanan pada gas di awal letusan; n, menunjukkan persentase berat dari produk letusan yang mengandung gas; KE; menunjukkan perbandingan kinetic energy terhadap total energi letusan; PE, menunjukkan potensial energi; & DE menunjukkan energi yang digunakan untuk menekan atmosfer.
24 Tinggi Plume pada Erupsi Transient PEMODELAN LETUSAN MAGMA TRANSIENT
25 Pada transient eruption, hal yang mempengaruhi tinggi plume adalah : total panas yang dihasilkan total massa dari material erupsi (gas &padat) interval waktu antara letusan yang satu dengan letusan lainnya
26 Hubungan antara total massa dari material erupsi (gas &padat) terhadap atmosfer bumi ditunjukkan oleh persamaan sebagai berikut : dimana : H = tinggi plume (km) Me = total massa dari material erupsi yang berupa gas & padat (kg)
27 Hubungan Interval Waktu Antar Letusan Dengan Tinggi Plume Yang Terbentuk Contoh kasus pada erupsi Stromboli, terjadi letusan yang muncul pada interval waktu sekitar 10 menit, dimana tersedia waktu yang cukup untuk plume yang tecipta akibat satu letusan berhamburan ke udara (disperse) sebelum muncul satu letusan lainnya. Massa yang keluar dapat mencapai 500 kilogram dan mampu menghasilkan plume dengan ketinggian maksimum sekitar 200 meter.
28 Contoh Lain : Erupsi Heimaey 1973 Erupsi jenis strombolian pada Heimaey pada 1973 terjadi letusan letusan individual yang muncul setiap detik. Jeda waktu antar letusan yang sedikit ini menyebabkan plume yang terbentuk karena satu letusan, tidak memiliki cukup waktu untuk ter-disperse sebelum terjadi letusan berikutnya, sehingga plume tetap ada dan menghasilkan plume dengan ketinggian 6 hingga 10 km. Material yang dihasilkan Heimaey berkisar kg. Material ini keluar setiap detik sehingga laju rata-rata material yang dihasilkan adalah kg s -1 menghasilkan plume dengan ketinggian 6.3 km.
29 Erupsi Heimaey 1973
30 TRANSIENT ERUPTION INVOLVING EXTERNAL WATER
31 Air external (nonmagmatic) dapat berperan dalam suatu aktivitas vulkanik. Beberapa erupsi tipe vulkanian diduga sebagai hasil interaksi magma dan air tanah dibanding dari larutan padat dan pemisahan volatile magma. Erupsi tersebut merupakan erupsi HYDROMAGMATIC / HYDROVULCANIC Erupsi tipe vulkanian berisi air tersebut yang diduga merupakan hasil dari interaksi antara magma dan air bawah tanah, tetapi interaksi juga bisa muncul di laut dangkal dan dalam.
32 Tipe Erupsi Hydromagmatic Tipe interaksi pada erupsi hidromagmatik bergantung pada volume relatif air dan magma dan situasi dua material itu bisa bercampur. Saat air melimpah (setting bawah laut) interaksi antara magma dan air mungkin tidak akan eksplosif. Saat lava meletus di bawah laut biasanya membentuk aliran yang diketahui sebagai pillow lava. Namun, saat volume air lebih kecil dibanding volume magma, maka air diubah ke uap tekanan tinggi. Jika hal ini terus berlanjut, meningkatnya volume menyebabkan erupsi.
33 Pillow Lava yang terbentuk di dasar laut sebagai hasil dari aktivitas vulkanisme bawah laut (Image courtesy of the Monterey Bay Aquarium Research Institute. (c) 2001 MBARI.)
34 Ketika magma mendingin seiring dengan terpanaskannya air dan suhu akhir dari campuran itu minimal 1/3 dari suhu awal magma, anggap saja 500 K. Densitas dari air 1000 kg/m 3, namun densitas magma pada 500 K adalah 0.43 kg/m 3. Oleh karena itulah konversi air ke uap menyebabkan ekspansi volume >2000 kali, dan menyebabkan erupsi hidromagmatik. Interaksi semacam ini membuat sebagian besar erupsi hidromagmatik yang membentuk kawah disebut maar.
35 Ukinrek, Alaska (1977)
36 Ukinrek Maars
37 Pentingnya jumlah relatif air dan magma dalam mengontrol tingkat erupsi hidromagmatik dengan menghitung suhu setimbang (T c), dari hasil uap dan fragmen magma yang mendingin ketika air dan magma bercampur. Panas yang hilang oleh magma (Hm) : dimana V m, ρ m, c m, T m adalah volume, densitas, konstanta kalor, dan suhu awal magma.
38 Kalor yang diperoleh air (H w ), sejumlah panas yang dibutuhkan untuk membuat air mencapai titik didihnya lalu menghasilkan uap. Dinyatakan dalam : dimana V w, ρ w, c w, T w, adalah volume, densitas, konstanta kalor, dan suhu awal air. L w, adalah jumlah panas yang dibutuhkan untuk mendidihkan air, dan c st merupakan kalor laten uap.
39 Interaksi yang paling eksplosif yaitu dimana air berjumlah 25-30% dari total volume campuran.
40 Produk Hydromagmatic Eruption Produk padat erupsi hidromagmatik umumnya fragmental dan disebut hydroclasts (Fisher dan Schmincke (1984)), bukan piroklastik. Produk erupsi ini diantaranya berupa tephra, ledakan breksi, lava bantal, tuf palagonitic dan zeolitik,, lahar blok dan bom, sinter silika dan travertine, dan breksi intrusif dan tuf.
TRANSIENT VOLCANIC ERUPTION
TRANSIENT VOLCANIC ERUPTION 1. PENDAHULUAN Sifat gelembung gas yang terbentuk di magma yang naik berbeda-beda, tergantung pada kecepatan naiknya magma. Pada kecepatan tinggi, gelembung gas terperangkap
BAB 6 Steady explosive eruptions
BAB 6 Steady explosive eruptions INTRODUCTION Pada bagian (bab) sebelumnya telah dibahas bagaimana magma mengembang (terbentuk) di permukaan, volatile dissolves ketika mulai meluruh dan membentuk gelembung
Fisika Gunung Api JENIS SKALA DAN FREKUENSI LETUSAN
Fisika Gunung Api JENIS SKALA DAN FREKUENSI LETUSAN PENDAHULUAN Erupsi dari gunungapi memperlihatkan berbagai macam karakter, seperti : Tipe Erupsi Produk yang dihasilkan Endapan Piroklastik, Aliran Lava
MIGRASI MAGMA. 1. Pendahuluan. 2. Pembentukan Diapire
MIGRASI MAGMA 1. Pendahuluan Pada bab ini akan dibahas tentang bagaimana dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pergerakan magma dari sumber menuju permukaan bumi. Pergerakan magma ini terjadi akibat
LATIHAN SOAL MENJELANG UJIAN TENGAH SEMESTER STAF PENGAJAR FISIKA TPB
LATIHAN SOAL MENJELANG UJIAN TENGAH SEMESTER STAF PENGAJAR FISIKA TPB Soal No. 1 Seorang berjalan santai dengan kelajuan 2,5 km/jam, berapakah waktu yang dibutuhkan agar ia sampai ke suatu tempat yang
AsaI Gejaia Volkanisme (Kegunungapian) Pada beberapa tempat di bumi sering tertihat suatu massa cair pijar yang dikenal dengan nama magma, keluar
AsaI Gejaia Volkanisme (Kegunungapian) Pada beberapa tempat di bumi sering tertihat suatu massa cair pijar yang dikenal dengan nama magma, keluar mencapai permukaan bumi melalui retakan pada kerak bumi
JENIS-JENIS ERUPSI GUNUNG API
JENIS-JENIS ERUPSI GUNUNG API I. Sistem Vulkanisme dan Jenis-jenis Erupsi Letusan gunung api adalah peristiwa yang berbahaya dan menakutkan tetapi menarik dan menakjubkan. Letusan gunung api sangat bervariasi
Karakteristik Air. Siti Yuliawati Dosen Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa Medan 25 September 2017
Karakteristik Air Siti Yuliawati Dosen Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa Medan 25 September 2017 Fakta Tentang Air Air menutupi sekitar 70% permukaan bumi dengan volume sekitar 1.368 juta km
Vulkanisme. Yuli Ifana Sari
Vulkanisme Yuli Ifana Sari Konsep Penting Vulkanisme: transpot magma dr dlm ke permukaan bumi. Proses alam yg berhubungan dg kegiatan kegunungapian, mulai dr asal usul pembentukan magma di dlm bumi hingga
Beda antara lava dan lahar
lahar panas arti : endapan bahan lepas (pasir, kerikil, bongkah batu, dsb) di sekitar lubang kepundan gunung api yg bercampur air panas dr dl kawah (yg keluar ketika gunung meletus); LAHAR kata ini berasal
SILABUS MATA KULIAH FISIKA DASAR
LAMPIRAN TUGAS Mata Kuliah Progran Studi Dosen Pengasuh : Fisika Dasar : Teknik Komputer (TK) : Fandi Susanto, S. Si Tugas ke Pertemuan Kompetensi Dasar / Indikator Soal Tugas 1 1-6 1. Menggunakan konsep
Kinematika Sebuah Partikel
Kinematika Sebuah Partikel oleh Delvi Yanti, S.TP, MP Bahan Kuliah PS TEP oleh Delvi Yanti Kinematika Garis Lurus : Gerakan Kontiniu Statika : Berhubungan dengan kesetimbangan benda dalam keadaan diam
2015, No Indonesia Tahun 1997 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3676); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2012 tentang Keselamatan da
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.620, 2015 BAPETEN. Instalasi Nuklir. Aspek Kegunungapian. Evaluasi. Pencabutan. PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG EVALUASI TAPAK
AZAS TEKNIK KIMIA (NERACA ENERGI) PRODI TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
AZAS TEKNIK KIMIA (NERACA ENERGI) PRODI TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG KESETIMBANGAN ENERGI Konsep dan Satuan Perhitungan Perubahan Entalpi Penerapan Kesetimbangan Energi Umum
SOAL TRY OUT FISIKA 2
SOAL TRY OUT FISIKA 2 1. Dua benda bermassa m 1 dan m 2 berjarak r satu sama lain. Bila jarak r diubah-ubah maka grafik yang menyatakan hubungan gaya interaksi kedua benda adalah A. B. C. D. E. 2. Sebuah
3. Pernyataan yang benar untuk jumlah kalor yang diserap menyebabkan perubahan suhu suatu benda adalah... a. b. c. d.
ULANGAN UMUM SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2011-2012 SMPK KOLESE SANTO YUSUP 2 MALANG Mata pelajaran : Fisika Hari/tanggal : Rabu, 16 Mei 2012 Kelas : VII Waktu : 07.00 08.30 Pilihlah jawaban yang paling
Antiremed Kelas 11 Fisika
Antiremed Kelas 11 Fisika Persiapan UAS 02 Doc Name: AR11FIS02UAS Version : 2016-08 halaman 1 01. Miroslav Klose menendang bola sepak dengan gaya rata-rata sebesar 40 N. Lama bola bersentuhan dengan kakinya
TEKANAN PADA ERUPSI GUNUNG BERAPI
TEKANAN PADA ERUPSI GUNUNG BERAPI ARINI ROSA SINENSIS SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) NURUL HUDA 2017 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG Indonesia dikenal dengan negara yang memiliki
MEKANIKA UNIT. Pengukuran, Besaran & Vektor. Kumpulan Soal Latihan UN
Kumpulan Soal Latihan UN UNIT MEKANIKA Pengukuran, Besaran & Vektor 1. Besaran yang dimensinya ML -1 T -2 adalah... A. Gaya B. Tekanan C. Energi D. Momentum E. Percepatan 2. Besar tetapan Planck adalah
Eruption styles, scales, and frequencies
Eruption styles, scales, and frequencies Berbagai macam erupsi vulkanik menunjukkan berbagai jenis karakter, hasil, dan frekuensi erupsi yang berbeda-beda. Setiap erupsi vulkanik bersifat unik, yang berarti
Tarikan/dorongan yang bekerja pada suatu benda akibat interaksi benda tersebut dengan benda lain. benda + gaya = gerak?????
DINAMIKA PARTIKEL GAYA Tarikan/dorongan yang bekerja pada suatu benda akibat interaksi benda tersebut dengan benda lain Macam-macam gaya : a. Gaya kontak gaya normal, gaya gesek, gaya tegang tali, gaya
SISTEM VULKANISME DAN TEKTONIK LEMPENG
SISTEM VULKANISME DAN TEKTONIK LEMPENG I. Mekanisme Pelelehan Batuan Suatu batuan tersusun atas campuran dari beberapa mineral dan cenderung dapat meleleh pada suatu kisaran suhu tertentu ketimbang pada
g ) 102.( 6 10 ) 2 10
6. Sebuah bola ditembakkan dari tanah ke udara. Pada ketinggian 9, m komponen kecepatan bola dalam arah x adalah 7,6 m/s dan dalam arah y adalah 6, m/s. Jika percepatan gravitasi g = 9,8 m/s, maka ketinggian
Copyright all right reserved
Latihan Soal UN Paket C 2011 Program IP Mata Ujian : Fisika Jumlah Soal : 20 1. Pembacaan jangka sorong berikut ini (bukan dalam skala sesungguhnya) serta banyaknya angka penting adalah. 10 cm 11 () 10,22
MEKANIKA FLUIDA DI SUSUN OLEH : ADE IRMA
MEKANIKA FLUIDA DI SUSUN OLEH : ADE IRMA 13321070 4 Konsep Dasar Mekanika Fluida Fluida adalah zat yang berdeformasi terus menerus selama dipengaruhi oleh suatutegangan geser.mekanika fluida disiplin ilmu
BENTUKLAHAN ASAL VULKANIK
BENTUKLAHAN ASAL VULKANIK Bentuklahan asal vulkanik merupakan bentuklahan yang terjadi sebagai hasil dari peristiwa vulkanisme, yaitu berbagai fenomena yang berkaitan dengan gerakan magma naik ke permukaan
PR ONLINE MATA UJIAN: FISIKA (KODE A07)
PR ONLINE MATA UJIAN: FISIKA (KODE A07) 1. Gambar di samping ini menunjukkan hasil pengukuran tebal kertas karton dengan menggunakan mikrometer sekrup. Hasil pengukurannya adalah (A) 4,30 mm. (D) 4,18
Soal SBMPTN Fisika - Kode Soal 121
SBMPTN 017 Fisika Soal SBMPTN 017 - Fisika - Kode Soal 11 Halaman 1 01. 5 Ketinggian (m) 0 15 10 5 0 0 1 3 5 6 Waktu (s) Sebuah batu dilempar ke atas dengan kecepatan awal tertentu. Posisi batu setiap
TUJUAN :Mahasiswa memahami konsep ilmu fisika, penerapan besaran dan satuan, pengukuran serta mekanika fisika.
MATA KULIAH : FISIKA DASAR TUJUAN :Mahasiswa memahami konsep ilmu fisika, penerapan besaran dan satuan, pengukuran serta mekanika fisika. POKOK BAHASAN: Pendahuluan Fisika, Pengukuran Dan Pengenalan Vektor
Jika sebuah sistem berosilasi dengan simpangan maksimum (amplitudo) A, memiliki total energi sistem yang tetap yaitu
A. TEORI SINGKAT A.1. TEORI SINGKAT OSILASI Osilasi adalah gerakan bolak balik di sekitar suatu titik kesetimbangan. Ada osilasi yang memenuhi hubungan sederhana dan dinamakan gerak harmonik sederhana.
PROSES ADIABATIK PADA REAKSI PEMBAKARAN MOTOR ROKET PROPELAN
PROSES ADIABATIK PADA REAKSI PEMBAKARAN MOTOR ROKET PROPELAN DADANG SUPRIATMAN STT - JAWA BARAT 2013 DAFTAR ISI JUDUL 1 DAFTAR ISI 2 DAFTAR GAMBAR 3 BAB I PENDAHULUAN 4 1.1 Latar Belakang 4 1.2 Rumusan
Uraian Materi. W = F d. A. Pengertian Usaha
Salah satu tempat seluncuran air yang popular adalah di taman hiburan Canada. Anda dapat merasakan meluncur dari ketinggian tertentu dan turun dengan kecepatan tertentu. Energy potensial dikonversikan
3. Sebuah sinar laser dipancarkan ke kolam yang airnya tenang seperti gambar
1. Pembacaan jangka sorong di samping yang benar adalah. cm a. 1,05 c. 2, 05 b. 1,45 d. 2, 35 2. Adi berangkat ke sekolah pukul 06.15. Jarak rumah Ardi dengan sekolah 1.8 km. Sekolah dimulai pukul 07.00.
TIPE ERUPSI, SKALA, DAN FREKUENSINYA
TIPE ERUPSI, SKALA, DAN FREKUENSINYA PENDAHULUAN Letusan gunung api menunjukan berbagai variasi karakter, produk, skala maupun frekuensi letusannya. Pada bab sebelumya telah dijelaskan tentang faktor dasar
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pattern Recognition Konsep utama dari Pattern Recognition adalah tentang ketidakpastian (uncertainty) (Bishop, 2006). Pattern Recognition disebut juga sebagai proses klasifikasi
Proses Pembentukan dan Jenis Batuan
Proses Pembentukan dan Jenis Batuan Penulis Rizki Puji Diterbitkan 23:27 TAGS GEOGRAFI Kali ini kita membahas tentang batuan pembentuk litosfer yaitu batuan beku, batuan sedimen, batuan metamorf serta
Tipe Gunungapi Komposit (Strato( Strato) Sifat Gunungapi Tipe Strato
Tipe Gunungapi Komposit (Strato( Strato) MacDonald (1972) G. Merapi, 16 Juni 2006 Morofologi lereng berundak, kerucut simetri dan tubuh besar dapat setinggi 3 km, jenis gunungapi terindah Tubuhnya tersusun
MODUL II VISKOSITAS. Pada modul ini akan dijelaskan pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi praktikum, dan lembar kerja praktikum.
MODUL II VISKOSITAS Pada modul ini akan dijelaskan pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi praktikum, dan lembar kerja praktikum. I. PENDAHULUAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai latar belakang praktikum
ROLE OF VOLATILE 1 Pendahuluan 2 Volatil (bahan yang mudah larut) dalam magma
ROLE OF VOLATILE 1 Pendahuluan Kita telah melihat pada bab sebelumnya bagaimana magma bergerak melewati mantel dan kerak. Jika magma mengandung volatile (bahan yang mudah menguap) yang tidak larut maka
SOAL LATIHAN PG IPA: ENERGI, USAHA, & DAYA 1. Energi yang dipunyai benda karena letaknya disebut... 2. Usaha yang dilakukan gaya 10 newton terhadap benda 20 kg supaya benda berpindah sejauh 5 meter adalah...
Xpedia Fisika. Soal Zat dan Kalor
Xpedia Fisika Soal Zat dan Kalor Doc. Name: XPPHY0399 Version: 2013-04 halaman 1 01. Jika 400 g air pada suhu 40 C dicampur dengan 100 g air pada 30 C, suhu akhir adalah... (A) 13 C (B) 26 C (C) 36 C (D)
Jika massa jenis benda yang tercelup tersebut kg/m³, maka massanya adalah... A. 237 gram B. 395 gram C. 632 gram D.
1. Perhatikan gambar. Jika pengukuran dimulai pada saat kedua jarum menunjuk nol, maka hasil pengukuran waktu adalah. A. 38,40 menit B. 40,38 menit C. 38 menit 40 detik D. 40 menit 38 detik 2. Perhatikan
DINAMIKA 1. Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil Salmani, ST., MS., MT.
DINAMIKA 1 Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil Salmani, ST., MS., MT. HUKUM-HUKUM NEWTON Beberapa Definisi dan pengertian yg berkaitan dgn hukum newton MASSA: Benda adalah ukuran kelembamannya,
USAHA DAN ENERGI 1 USAHA DAN ENERGI. Usaha adalah hasil kali komponen gaya dalam arah perpindahan dengan perpindahannya.
USAHA DAN ENERGI 1 U S A H A USAHA DAN ENERGI Usaha adalah hasil kali komponen gaya dalam arah perpindahan dengan perpindahannya. Jika suatu gaya F menyebabkan perpindahan sejauh sebesar W, yaitu W = F
PEMISAHAN MEKANIS (mechanical separations)
PEMISAHAN MEKANIS (mechanical separations) sedimentasi (pengendapan), pemisahan sentrifugal, filtrasi (penyaringan), pengayakan (screening/sieving). Pemisahan mekanis partikel fluida menggunakan gaya yang
D. 30 newton E. 70 newton. D. momentum E. percepatan
1. Sebuah benda dengan massa 5 kg yang diikat dengan tali, berputar dalam suatu bidang vertikal. Lintasan dalam bidang itu adalah suatu lingkaran dengan jari-jari 1,5 m Jika kecepatan sudut tetap 2 rad/s,
CHAPTER 8 PYROCLASTIC FALLS AND PYROCLASTIC DENSITY CURRENT
CHAPTER 8 PYROCLASTIC FALLS AND PYROCLASTIC DENSITY CURRENT JATUHAN MATERIAL DARI KOLOM ERUPSI Material hasil erupsi dibawa hingga ketinggian tertentu, tergantung dari kondisi erupsi (ukuran material dan
LINGKUP VULKANOLOGI TIPE ERUPSI DAN TIPE GUNUNGAPI LINGKUP VULKANOLOGI
MODUL III LINGKUP VULKANOLOGI TIPE ERUPSI DAN TIPE GUNUNGAPI BACKGROUND: ERUPSI G. MERAPI PADA APRIL 2006 LINGKUP VULKANOLOGI 1 Ilmu-Ilmu Geologi yang Terkait dengan Vulkanologi Petrologi magmatisme Geokimia
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Penelitian Menurut Schieferdecker (1959) maar adalah suatu cekungan yang umumnya terisi air, berdiameter mencapai 2 km, dan dikelilingi oleh endapan hasil letusannya.
II. TINJAUAN PUSTAKA
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Radiator Radiator memegang peranan penting dalam mesin otomotif (misal mobil). Radiator berfungsi untuk mendinginkan mesin. Pembakaran bahan bakar dalam silinder mesin menyalurkan
Morfologi dan Litologi Batuan Daerah Gunung Ungaran
Morfologi dan Litologi Batuan Daerah Gunung Ungaran Morfologi Gunung Ungaran Survei geologi di daerah Ungaran telah dilakukan pada hari minggu 15 Desember 2013. Studi lapangan dilakukan untuk mengetahui
BAB II SISTEM VAKUM. Vakum berasal dari kata latin, Vacuus, berarti Kosong. Kata dasar dari
BAB II SISTEM VAKUM II.1 Pengertian Sistem Vakum Vakum berasal dari kata latin, Vacuus, berarti Kosong. Kata dasar dari kata vacuum tersebut merupakan Vakum yang ideal atau Vakum yang sempurna (Vacuum
UM UGM 2017 Fisika. Soal
UM UGM 07 Fisika Soal Doc. Name: UMUGM07FIS999 Version: 07- Halaman 0. Pada planet A yang berbentuk bola dibuat terowongan lurus dari permukaan planet A yang menembus pusat planet dan berujung di permukaan
STRUKTUR BUMI. Bumi, Tata Surya dan Angkasa Luar
STRUKTUR BUMI 1. Skalu 1978 Jika bumi tidak mempunyai atmosfir, maka warna langit adalah A. hitam C. kuning E. putih B. biru D. merah Jawab : A Warna biru langit terjadi karena sinar matahari yang menuju
Doc. Name: SBMPTN2016FIS999 Version:
SBMPTN 2016 Fisika Latihan Soal Doc. Name: SBMPTN2016FIS999 Version: 2016-08 halaman 1 01. Sebuah bola ditembakkan dari tanah ke udara. Pada ketinggian 9,1 m komponen kecepatan bola dalam arah x adalah
Energi didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan usaha. Suatu benda dikatakan memiliki energi jika benda tersebut dapat melakukan usaha.
Energi didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan usaha. Suatu benda dikatakan memiliki energi jika benda tersebut dapat melakukan usaha. Misalnya kendaraan dapat mengangkat barang karena memiliki
Kalian sudah mengetahui usaha yang dilakukan untuk memindahkan sebuah benda ke arah horisontal, tetapi bagaimanakah besarnya usaha yang dilakukan
Kalian sudah mengetahui usaha yang dilakukan untuk memindahkan sebuah benda ke arah horisontal, tetapi bagaimanakah besarnya usaha yang dilakukan untuk memindahkan sebuah benda ke arah vertikal? Memindahkan
KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA BADAN GEOLOGI
KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL REPUBLIK INDONESIA BADAN GEOLOGI JALAN DIPONEGORO NOMOR 57 BANDUNG 40122 JALAN JENDERAL GATOT SUBROTO KAV. 49 JAKARTA 12950 TELEPON: 022-7215297/021-5228371 FAKSIMILE:
dengan g adalah percepatan gravitasi bumi, yang nilainya pada permukaan bumi sekitar 9, 8 m/s².
Hukum newton hanya memberikan perumusan tentang bagaimana gaya mempengaruhi keadaan gerak suatu benda, yaitu melalui perubahan momentumnya. Sedangkan bagaimana perumusan gaya dinyatakan dalam variabelvariabel
Wardaya College SAINS - FISIKA. Summer Olympiad Camp Sains SMP
SAINS - FISIKA Summer Olympiad Camp 2017 - Sains SMP 1. Seorang pelari menempuh jarak d selama waktu T detik, dimana t detik pertama gerakkannya dipercepat beraturan tanpa kecepatan awal, kemudian sisanya
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA FISIK
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA FISIK MODUL PRAKTIKUM NAMA PEMBIMBING NAMA MAHASISWA : MASSA JENIS DAN VISKOSITAS : RISPIANDI,ST.MT : SIFA FUZI ALLAWIYAH TANGGAL PRAKTEK : 25 September 2013 TANGGAL PENYERAHAN
Xpedia Fisika DP SNMPTN 05
Xpedia Fisika DP SNMPTN 05 Doc. Name: XPFIS9910 Version: 2012-06 halaman 1 Sebuah bola bermassa m terikat pada ujung sebuah tali diputar searah jarum jam dalam sebuah lingkaran mendatar dengan jari-jari
Pilihan ganda soal dan jawaban teori kinetik gas 20 butir. 5 uraian soal dan jawaban teori kinetik gas.
Pilihan ganda soal dan jawaban teori kinetik gas 20 butir. 5 uraian soal dan jawaban teori kinetik gas. A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat! 1. Partikel-partikel gas ideal memiliki sifat-sifat
SIMAK UI 2013 Fisika. Kode Soal 01.
SIMAK UI 203 Fisika Kode Soal Doc. Name: SIMAKUI203FIS999 Version: 205- halaman 0. Pada gambar di atas, massa m dan m 2 berturut-turut adalah 6 kg dan 4 kg. Tidak ada gesekan yang bekerja dan massa katrol
LAPORAN PRAKTIKUM PETROLOGI
LAPORAN PRAKTIKUM PETROLOGI BATUAN BEKU FRAGMENTAL Disusun oleh: Donovan Asriel 21100114140093 LABORATORIUM MINERALOGI, PETROLOGI DAN PETROGRAFI PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS
Pilihan ganda soal dan impuls dan momentum 15 butir. 5 uraian soal dan impuls dan momentum
Pilihan ganda soal dan impuls dan momentum 15 butir. 5 uraian soal dan impuls dan momentum A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat! 1. Sebuah mobil bermassa 2.000 kg sedang bergerak dengan kecepatan
BAB 2 ENERGI DAN HUKUM TERMODINAMIKA I
BAB 2 ENERGI DAN HUKUM TERMODINAMIKA I Bab ini hanya akan membahas Sistem Tertutup (Massa Atur). Energi Energi: konsep dasar Termodinamika. Energi: - dapat disimpan, di dalam sistem - dapat diubah bentuknya
BAB MOMENTUM DAN IMPULS
BAB MOMENTUM DAN IMPULS I. SOAL PILIHAN GANDA 0. Dalam sistem SI, satuan momentum adalah..... A. N s - B. J s - C. W s - D. N s E. J s 02. Momentum adalah.... A. Besaran vektor dengan satuan kg m B. Besaran
SOAL FISIKA UNTUK TINGKAT PROVINSI Waktu: 180 menit Soal terdiri dari 30 nomor pilihan ganda, 10 nomor isian dan 2 soal essay
SOAL FISIKA UNTUK TINGKAT PROVINSI Waktu: 180 menit Soal terdiri dari 30 nomor pilihan ganda, 10 nomor isian dan 2 soal essay A. PILIHAN GANDA Petunjuk: Pilih satu jawaban yang paling benar. 1. Grafik
Antiremed Kelas 11 FISIKA
Antiremed Kelas 11 FISIKA Persiapan UAS - Latihan Soal Doc. Name: K13AR11FIS02UAS Version : 2016-05 halaman 1 01. Perhatikan gambar berikut ini! F=15N 5kg kasar s = 0,4 Jika benda diam, berapakah gaya
Materi dan Soal : USAHA DAN ENERGI
Materi dan Soal : USAHA DAN ENERGI Energi didefinisikan sebagai besaran yang selalu kekal. Energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Energi hanya dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Pengeringan. Shinta Rosalia Dewi
Pengeringan Shinta Rosalia Dewi SILABUS Evaporasi Pengeringan Pendinginan Kristalisasi Presentasi (Tugas Kelompok) UAS Aplikasi Pengeringan merupakan proses pemindahan uap air karena transfer panas dan
BAB 4 GAYA DAN PERCEPATAN
BAB 4 GAYA DAN PERCEPATAN A. GAYA SENTUH Gaya merupakan besaran vector, karena memiliki satuan, besaran, dan arah. Gaya adalah sesuatu yang dapat berupa dorongan atau tarikan. Pengaruh gaya dapat berupa:
Definisi Arus. Pergerakkan horizontal massa air. Penyebab
Definisi Arus Pergerakkan horizontal massa air Penyebab Fakfor Penggerak (Angin) Perbedaan Gradien Tekanan Perubahan Densitas Pengaruh Pasang Surut Air Laut Karakteristik Arus Aliran putaran yang besar
Pilih satu jawaban yang paling benar dari dengan cara memberikan tanda silang (X) pada huruf di depan pilihan jawaban tersebut.
Pilih satu jawaban yang paling benar dari dengan cara memberikan tanda silang (X) pada huruf di depan pilihan jawaban tersebut. 1. Seseorang sedang mencoba menyeberangi sungai yang airnya mengalir dengan
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 RANCANGAN OBSTACLE Pola kecepatan dan jenis aliran di dalam reaktor kolom gelembung sangat berpengaruh terhadap laju reaksi pembentukan biodiesel. Kecepatan aliran yang tinggi
Contents BAB I... 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Pokok Permasalahan Lingkup Pembahasan Maksud Dan Tujuan...
Contents BAB I... 1 PENDAHULUAN... 1 1.1. Latar Belakang... 1 1.2 Pokok Permasalahan... 2 1.3 Lingkup Pembahasan... 3 1.4 Maksud Dan Tujuan... 3 1.5 Lokasi... 4 1.6 Sistematika Penulisan... 4 BAB I PENDAHULUAN
7. Temperatur Teori Atom Zat. Tidak dapat dibagi
7. Temperatur 1. Teori Atom Zat Atom Tidak dapat dibagi Hukum perbandingan yang tetap: ketika dua atau lebih unsur bergabung untuk membentuk senyawa, seyawa tersebut akan terbentuk dengan perbandingan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Hidrodinamika 2.1.1 Definisi Hidrodinamika Hidrodinamika merupakan salah satu cabang ilmu yang berhubungan dengan gerak liquid atau lebih dikhususkan pada gerak air. Skala
HUKUM STOKES. sekon (Pa.s). Fluida memiliki sifat-sifat sebagai berikut.
HUKUM STOKES I. Pendahuluan Viskositas dan Hukum Stokes - Viskositas (kekentalan) fluida menyatakan besarnya gesekan yang dialami oleh suatu fluida saat mengalir. Makin besar viskositas suatu fluida, makin
Potensi Panas Bumi Berdasarkan Metoda Geokimia Dan Geofisika Daerah Danau Ranau, Lampung Sumatera Selatan BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya energi yang melimpah dan beraneka ragam, diantaranya minyak bumi, gas bumi, batubara, gas alam, geotermal, dll.
D. 30 newton E. 70 newton. D. momentum E. percepatan
1. Sebuah benda dengan massa 5 kg yang diikat dengan tali, berputar dalam suatu bidang vertikal. Lintasan dalam bidang itu adalah suatu lingkaran dengan jari-jari 1,5 m Jika kecepatan sudut tetap 2 rad/s,
SISTEM PANASBUMI: KOMPONEN DAN KLASIFIKASINYA. [Bagian dari Proposal Pengajuan Tugas Akhir]
SISTEM PANASBUMI: KOMPONEN DAN KLASIFIKASINYA [Bagian dari Proposal Pengajuan Tugas Akhir] III.1. Komponen Sistem Panasbumi Menurut Goff & Janik (2000) komponen sistem panasbumi yang lengkap terdiri dari
ERUPSI G. SOPUTAN 2007
ERUPSI G. SOPUTAN 2007 AGUS SOLIHIN 1 dan AHMAD BASUKI 2 1 ) Penyelidik Bumi Muda di Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunungapi 2 ) Penganalisis Seismik di Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunungapi
D. 0,87 A E. l A. Bila Y merupakan simpangan vertikal dari sebuah benda yang melakukan gerak harmonis sederhana dengan amplitudo A, maka :
1. Apabila sebuah benda bergerak dalam bidang datar yang kasar, maka selama gerakannya... A. gaya normal tetap, gaya gesekan berubah B. gaya normal berubah, gaya gesekan tetap C. gaya normal dan gaya gesekan
BAB II HUKUM NEWTON TENTANG GAYA
BAB II HUKUM NEWTON TENTANG GAYA A. PENGANTAR Semua bahan (material) yang terdapat dialam maupun proses-proses yang terjadi, tidak ada yang komplek. Sebagai langkah pertama dalam memecahkan soal-soal yang
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengeringan Pengeringan adalah proses mengurangi kadar air dari suatu bahan [1]. Dasar dari proses pengeringan adalah terjadinya penguapan air ke udara karena perbedaan kandungan
SOAL DAN PEMBAHASAN FINAL SESI I LIGA FISIKA PIF XIX TINGKAT SMA/MA SEDERAJAT PAKET 1
SOAL DAN PEMBAHASAN FINAL SESI I LIGA FISIKA PIF XIX TINGKAT SMA/MA SEDERAJAT PAKET 1 1. Terhadap koordinat x horizontal dan y vertikal, sebuah benda yang bergerak mengikuti gerak peluru mempunyai komponen-komponen
Doc. Name: SBMPTN2015FIS999 Version:
SBMPTN 2015 Fisika Kode Soal Doc. Name: SBMPTN2015FIS999 Version: 2015-09 halaman 1 16. Posisi benda yang bergerak sebagai fungsi parabolik ditunjukkan pada gambar. Pada saat t 1 benda. (A) bergerak dengan
TES STANDARISASI MUTU KELAS XI
TES STANDARISASI MUTU KELAS XI. Sebuah partikel bergerak lurus dari keadaan diam dengan persamaan x = t t + ; x dalam meter dan t dalam sekon. Kecepatan partikel pada t = 5 sekon adalah ms -. A. 6 B. 55
MODUL KULIAH : MEKANIKA FLUIDA DAN HIROLIKA
MODUL KULIAH : MEKANIKA FLUIDA DAN SKS : 3 HIROLIKA Oleh : Acep Hidayat,ST,MT. Jurusan Teknik Perencanaan Fakultas Teknik Perencanaan dan Desain Universitas Mercu Buana Jakarta 2011 MODUL 12 HUKUM KONTINUITAS
MAGMA GENERATION. Bab III : AND SEGREGATION
MAGMA GENERATION Bab III : AND SEGREGATION VOLCANIC SYSTEM Parfitt, 2008 Chapter 3 : Magma Generation and Segregation MEKANISME PELELEHAN MAGMA Temperatur di mana pelelehan pertama dimulai pada batuan
USAHA DAN ENERGI. W = F.s Satuan usaha adalah joule (J), di mana: 1 joule = (1 Newton).(1 meter) atau 1 J = 1 N.m
USAHA DAN ENERGI Usaha (W) yang dilakukan pada sebuah benda oleh suatu gaya tetap (tetap dalam besar dan arah) didefinisikan sebagai perkalian antara besar pergeseran (s) dengan komponen gaya (F) yang
DINAMIKA 1. Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil Salmani, ST., MT., MS.
DINAMIKA 1 Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil Salmani, ST., MT., MS. 1. Carilah berat benda yang mempunyai : 1. 3 kilogram. 2. 200 gram. 2. Sebuah benda 20 kg yang bergerak bebas
D. I, U, X E. X, I, U. D. 5,59 x J E. 6,21 x J
1. Bila sinar ultra ungu, sinar inframerah, dan sinar X berturut-turut ditandai dengan U, I, dan X, maka urutan yang menunjukkan paket (kuantum) energi makin besar ialah : A. U, I, X B. U, X, I C. I, X,
Xpedia Fisika DP SNMPTN 03
Xpedia Fisika DP SNMPTN 03 Doc. Name: XPFIS9908 Version: 2012-12 halaman 1 01. Pertanyaan 51-52 : Sebuah bola besi diluncurkan mendatar dengan kelajuan v dari tepi sebuah meja dengan ketinggian h dari
SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1989
SOAL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU (BESERA PEMBAHASANNYA) TAHUN 1989 BAGIAN KEARSIPAN SMA DWIJA PRAJA PEKALONGAN JALAN SRIWIJAYA NO. 7 TELP (0285) 426185) 1. Apabila sebuah benda bergerak dalam bidang
KINEMATIKA 1. Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil Salmani, ST., MS., MT.
KINEMATIKA 1 Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil Salmani, ST., MS., MT. KINEMATIKA 1 LAJU: Besaran Skalar. Bila benda memerlukan waktu t untuk menempuh jarak d, maka laju rata-rata
Fisika Umum (MA-301) Topik hari ini. Suhu dan Kalor
Fisika Umum (MA-301) Topik hari ini Suhu dan Kalor RIVIEW Keadaan/Wujud Zat ES (H 2 O Padat) AIR (H 2 O Cair) UAP (H 2 O Gas) Secara mikroskopis, apa perbedaan ketiga jenis keadaan/wujud zat tersebut?
