DATA DASAR PUSKESMAS KONDISI DESEMBER 2015 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2016

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "DATA DASAR PUSKESMAS KONDISI DESEMBER 2015 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2016"

Transkripsi

1

2 DATA DASAR KONDISI DESEMBER 2015 KEMENTERIAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2016

3 PENGANTAR KEPALA PUSAT DATA DAN INFORMASI Pusat Data dan Informasi sebagai entitas yang bertanggung jawab dalam penyediaan data dan informasi di lingkungan Kementerian Kesehatan, secara rutin menerbitkan buku Data Dasar Puskesmas satu kali dalam setahun. Data yang disajikan merupakan data individu per puskesmas yang terdiri dari identitas, koordinat, jenis puskesmas, letak administrasi, kriteria wilayah, kondisi bangunan, ketenagaan, sumber listrik, sumber air, kondisi jalan, jaringan puskesmas, dan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM). Data yang disajikan pada produk publikasi ini diperoleh melalui dua metode, yaitu : (1) pengumpulan data dasar melalui formulir rekapitulasi yang diisi oleh dinas kesehatan provinsi yang bersumber dari dinas kesehatan kabupaten/kota dan (2) pengumpulan data dasar menggunakan aplikasi komunikasi data yang diisi oleh dinas kesehatan kabupaten/kota. Pengumpulan data dasar puskesmas ini bekerjasama dengan lintas program, antara lain Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer dan Sekretariat Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Sekretariat Badan PPSDMK). Buku ini memuat informasi puskesmas di 34 provinsi di Indonesia. Buku Data Dasar Puskesmas ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan data dan informasi terkait sumber daya dan kondisi puskesmas terkini yang dapat digunakan untuk monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan di lingkungan Kementerian Kesehatan maupun lintas sektor. Kami menyadari bahwa publikasi data dasar puskesmas masih banyak kekurangan, oleh karena itu masukan maupun saran pembaca sangat kami harapkan. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan buku Data Dasar Puskemas ini. Jakarta, Desember 2016 Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Dr.drh. Didik Budijanto, M.Kes NIP Data Dasar Puskesmas i

4 DAFTAR ISI PENGANTAR... DAFTAR ISI... DATA DASAR... ABSENSI DATA DASAR... JUMLAH DAN KONDISI DAN KENDARAAN DI... JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI... JUMLAH PUSTU DAN JEJARING... i ii Data Dasar Puskesmas ii

5 DATA DASAR A. PENDAHULUAN a. Latar Belakang Upaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, di antaranya adalah dengan meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan dasar. Peran puskesmas dan jaringannya sebagai institusi yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan di jenjang pertama yang terlibat langsung dengan masyarakat menjadi sangat penting. Puskesmas bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya. Untuk meningkatkan kinerja puskesmas, diperlukan informasi yang lengkap tentang puskesmas, di antaranya berkaitan dengan kondisi bangunan puskesmas dan sarananya, kondisi jaringan puskesmas, dan tenaga di puskesmas. Kesemuanya itu digunakan sebagai masukan pengambilan keputusan dalam proses manajemen pembangunan puskesmas di setiap jenjang administrasi kesehatan. Dalam rangka menyediakan data dasar puskesmas dan jaringannya, sejak tahun 2006 Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI diberi tugas untuk menyelenggarakan pendataan data dasar puskesmas. Pendataan diselenggarakan dengan dua cara, yaitu (1) pengumpulan data dasar melalui formulir rekapitulasi yang diisi oleh Dinas Kesehatan Provinsi dan (2) pengumpulan data dasar menggunakan aplikasi komunikasi data yang diisi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Data Dasar Puskesmas 1

6 b. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan dari pendataan data dasar puskesmas adalah untuk menyediakan data dasar puskesmas terkini untuk evaluasi dan pengambilan keputusan pemangku kepentingan kesehatan yang membutuhkannya di seluruh jenjang administratif. c. Ruang Lingkup Data yang disajikan berupa data individu per puskesmas. Publikasi berupa kode, nama, alamat, dan titik koordinat puskesmas; puskesmas PONED; kemampuan penyelenggaraan; wilayah kerja; letak administrasi; karakteristik wilayah kerja; kondisi bangunan puskesmas; jumlah dan kondisi rumah medis; jumlah tempat tidur; tenaga yang ada di puskesmas; sumber air; sumber listrik; kondisi jalan menuju puskesmas; jumlah dan kondisi ambulans; jumlah dan kondisi sepeda motor; jumlah dan kondisi puskesmas keliling; jumlah dan kondisi puskesmas pembantu; dan jumlah polindes/poskesdes, poskestren, desa siaga dan posyandu. Untuk melihat puskesmas per individu dapat juga dilihat pada aplikasi komunikasi data di dengan menggunakan user id masing-masing unit. B. SUMBER INFORMASI SERTA PERIODISASI a. Sumber Informasi Data dan informasi yang dikumpulkan bersumber dari Dinas Kesehatan Provinsi di seluruh Indonesia. Khusus untuk data tenaga, pengumpulan data bekerja sama dengan Sekretariat Badan PPSDMK. Data Dasar Puskesmas 2

7 b. Periodisasi dan Waktu Penyampaian Updating data dasar puskesmas ini dilakukan setiap saat apabila ada perubahan dan dikirimkan/disampaikan ke Kementerian Kesehatan (Pusdatin). Buku Data Dasar Puskesmas diterbitkan secara rutin dengan frekuensi satu kali dalam setahun. C. DEFINISI OPERASIONAL 1. Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya (Permenkes RI No. 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas). 2. Nama Puskesmas Nama Puskesmas adalah keterangan mengenai nama dari puskesmas sesuai dengan Surat Keputusan Bupati/Walikota. 3. Alamat Puskesmas Alamat Puskesmas adalah keterangan mengenai: Nama jalan dan nomor di mana puskesmas berlokasi RT dan RW di mana puskesmas berlokasi Nama desa/kelurahan/nagari di mana puskesmas berlokasi Nomor telephone (apabila puskesmas tersebut memiliki telephone) Alamat (apabila puskesmas tersebut memiliki alamat ) Nomor kode pos di mana puskesmas berlokasi. 4. Koordinat Koordinat menunjukkan letak puskesmas berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Lintang (Latitude) adalah garis maya yang digunakan untuk menentukan lokasi di bumi terhadap garis khatulistiwa (utara atau selatan). Bujur adalah garis Data Dasar Puskesmas 3

8 maya yang ditarik dari utara ke selatan bumi atau sebaliknya. Garis ini dapat menunjukkan lokasi wilayah apakah di barat atau timur bumi. Format penulisan variabel bujur dan lintang pada Buku Data Dasar Puskesmas ini adalah dalam desimal. 5. PONED Puskesmas PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) adalah Puskesmas Rawat Inap yang memiliki kemampuan serta fasilitas PONED siap 24 jam untuk memberikan pelayanan terhadap ibu hamil, bersalin dan nifas dan bayi baru lahir dengan komplikasi, baik yang datang sendiri atau atas rujukan kader/ masyarakat, bidan di desa, puskesmas dan melakukan rujukan ke RS PONEK pada kasus yang tidak mampu ditangani. 6. Kemampuan penyelenggaraan Kemampuan penyelenggaraan terbagi menjadi puskesmas rawat inap dan puskesmas non rawat inap. Puskesmas rawat inap adalah puskesmas yang diberi tambahan sumberdaya untuk menyelenggarakan pelayanan rawat inap, sesuai pertimbangan kebutuhan pelayanan kesehatan. Puskesmas non rawat inap adalah puskesmas yang tidak menyelenggarakan pelayanan rawat inap, kecuali pertolongan persalinan normal. 7. Luas wilayah Luas wilayah adalah informasi mengenai luas wilayah kerja puskesmas dalam satuan Km Jumlah Desa / Kelurahan Jumlah Desa/Kelurahan adalah informasi mengenai jumlah desa, kelurahan, dan nagari serta kampung yang berada di wilayah kerja puskesmas. 9. Jumlah Penduduk Jumlah Penduduk adalah informasi mengenai jumlah penduduk yang tercatat di wilayah kerja puskesmas. Data Dasar Puskesmas 4

9 10. Letak Administrasi Letak administrasi adalah pembagian wilayah untuk dikelola oleh pemerintah daerah di dalam batas-batas wilayahnya masing-masing menurut prinsip otonomi, dekonsentrasi, desentralisasi, dan tugas pembantuan. Letak administrasi dibagi berdasarkan: Ibukota Kecamatan Ibukota Kabupaten Ibukota Provinsi Kota Metropolitan Lain-lain 11. Karakteristik wilayah kerja Karakteristik wilayah kerja dibagi menjadi : Pedesaan. Puskesmas kawasan pedesaan adalah puskesmas yang wilayah kerjanya meliputi kawasan yang memenuhi paling sedikit tiga dari empat kriteria kawasan pedesaan sebagai berikut : (1) aktivitas lebih dari 50% penduduk pada sektor agragris; (2) memiliki fasilitas antara lain sekolah dengan radius lebih dari 2 km, rumah sakit dengan radius lebih dari 5 km, tidak memiliki fasilitas bioskop atau hotel; (3) rumah tangga dengan listrik kurang dari 90% (4) terdapat akses jalan dan transportasi menuju fasilitas yang dimaksud pada poin (2) Perkotaan. Puskesmas kawasan perkotaan adalah puskesmas yang wilayah kerjanya meliputi kawasan yang memenuhi paling sedikit tiga dari empat kriteria kawasan perkotaan sebagai berikut (1) aktivitas lebih dari 50% penduduk pada sektor non agragris, terutama industri, perdagangan, dan jasa ; (2) memiliki fasilitas perkotaan antara lain sekolah dengan radius 2,5 km, pasar radius 2 km, memiliki rumah sakit dengan radius kurang dari 5 km, bioskop, atau hotel; (3) lebih dari 90% rumah tangga memiliki listrik; dan/atau; (4) terdapat akses jalan raya dan transportasi menuju fasilitas perkotaan yang dimaksud pada poin (2) Terpencil/sangat terpencil. Puskesmas di kawasan terpencil/sangat terpencil merupakan puskesmas yang wilayah kerjanya meliputi kawasan dengan karakteristik sebagai berikut : (1) berada di wilayahyang sulit dijangkau atau rawan bencana, pulau kecil, gugus pulau, atau pesisir; (2) akses transportasi umum rutin satu kali dalam satu minggu, jarak tempuh pulang pergi dari ibu kota kabupaten memerlukan waktu lebih dari 6 Data Dasar Puskesmas 5

10 jam, dan transportasi yang ada sewaktu-waktu dapat terhalang iklim atau cuaca; (3) kesulitan pemenuhan bahan pokok dan kondisi keamanan yang tidak stabil 12. Kondisi Bangunan Puskesmas Kondisi Bangunan Puskesmas adalah informasi mengenai kondisi fisik bangunan puskesmas, dengan rincian sebagai berikut: Baik; apabila bangunan puskesmas yang bersangkutan dalam kondisi baik atau tidak mengalami kerusakan. Rusak Ringan; apabila bangunan puskesmas yang bersangkutan terjadi kerusakan pada komponen pintu, jendela, kaca, penggantung, pengunci, cat, dan sebagainya. Rusak Sedang; apabila bangunan puskesmas yang bersangkutan terjadi kerusakan komponen dinding, lantai, atap dari bangunan. Rusak Berat; apabila bangunan puskesmas yang bersangkutan terjadi kerusakan pada komponen pokok dari bangunan seperti pilar, pondasi, sloope, ring balk. 13. Kondisi rumah medis Kondisi Rumah Medis adalah informasi mengenai kondisi fisik bangunan rumah medis (dokter), dengan rincian sebagai berikut: Baik ; apabila bangunan rumah medis dalam kondisi baik atau tidak mengalami kerusakan. Rusak Ringan; apabila bangunan rumah medis terjadi kerusakan pada komponen pintu, jendela, kaca, penggantung, pengunci, cat, dan sebagainya. Rusak Berat; apabila bangunan rumah medis terjadi kerusakan pada komponen pokok dari bangunan seperti pilar, pondasi, sloope, ring balk. 14. Jumlah tempat tidur Jumlah tempat tidur adalah jumlah tempat tidur/bed yang dimiliki oleh puskesmas rawat inap. Data Dasar Puskesmas 6

11 15. Jumlah ketenagaan Tenaga Kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan. Pada pengumpulan data tenaga ini bekerja sama dengan Sekretariat Badan PPSDMK. Jumlah Dokter Spesialis Jumlah Dokter Spesialis adalah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai dokter spesialis yang memberikan pelayanan di puskesmas. Jumlah Dokter Umum Jumlah Dokter Umum adalah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai dokter umum yang memberikan pelayanan di puskesmas. Jumlah Dokter Gigi Jumlah Dokter Gigi adalah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai dokter gigi yang memberikan pelayanan di puskesmas. Jumlah Perawat Jumlah Perawat adalah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai perawat yang memberikan pelayanan di puskesmas. Jumlah Bidan Jumlah Bidan adalah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai bidan yang memberikan pelayanan di puskesmas, termasuk bidan di desa atau poskesdes. Jumlah Farmasi Jumlah Farmasi adalah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga farmasi (apoteker) yang memberikan pelayanan di puskesmas. Jumlah Kesmas Jumlah Kesmas adalah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga kesehatan masyarakat yang memberikan pelayanan di puskesmas. Data Dasar Puskesmas 7

12 Jumlah Kesling Jumlah Kesling adalah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga kesehatan lingkungan/sanitarian yang memberikan pelayanan di puskesmas. Jumlah Tenaga Gizi Jumlah Tenaga Gizi adalah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga gizi yang memberikan pelayanan di puskesmas yang bersangkutan. Jumlah Tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik Jumlah Tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik adalah informasi mengenai jumlah tenaga kesehatan yang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga ahli teknologi laboratorium medik yang memberikan pelayanan di puskesmas. Tenaga Penunjang Kesehatan Tenaga penunjang kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan tetapi tidak melakukan upaya kesehatan. Tenaga non kesehatan meliputi Pejabat Struktural Eselon 1, Pejabat Struktural Eselon 2, Pejabat Struktural Eselon 3, Pejabat Struktural Eselon 4, Staf Pencatatan dan Pelaporan, Staf Administrasi Keuangan, Staf Teknis Program Kesehatan, Staf Pengelola TIK (Teknologi Informasi), Staf Kehumasan, Staf Bidang Hukum, Staf Perencana, Staf Pekarya Kesehatan, Staf Perpustakaan, Staf Psikologi, Staf Dosen Pengajar, Staf Widyaiswara, Staf Juru Mudi, Tenaga Lainnya yang tidak tercantum. 16. Sumber air Sumber Air adalah sumber air yang digunakan di puskesmas. Sumber air dibagi berdasarkan: PAM Sumur Lainnya 17. Sumber listrik Sumber Listrik adalah sumber listrik yang digunakan oleh puskesmas. Sumber listrik dibagi berdasarkan: Data Dasar Puskesmas 8

13 PLN Generator Lainnya 18. Kondisi Jalan Menuju Puskesmas Kondisi Jalan Menuju Puskesmas adalah kondisi jalan yang menuju ke puskesmas. Kondisi jalan menuju puskesmas dibagi berdasarkan: Aspal Tanah Lainnya 19. Ambulans Ambulans adalah kendaraan transportasi gawat darurat medis khusus orang sakit atau cedera, dari satu tempat ke tempat lain guna perawatan medis. Kondisi Ambulans adalah informasi mengenai jumlah ambulans yang dimiliki puskesmas, dengan rincian sebagai berikut: Baik; apabila ambulans dalam kondisi baik dan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Rusak Ringan; apabila ambulans dalam kondisi baik namun tidak dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Rusak Sedang; apabila ambulans dalam kondisi tidak baik namun masih bisa dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Rusak Berat; apabila ambulans dalam kondisi tidak baik dan tidak dapat difungsikan atau tidak dapat dimanfaatkan. 20. Sepeda Motor Sepeda Motor adalah sebuah kendaraan beroda dua yang terdiri dari kerangka, roda, tangki bahan bakar, tangkai kemudi atau setir dan digerakkan oleh mesin. Kondisi Sepeda Motor adalah adalah kondisi fisik dari sepeda motor yang dimiliki Puskesmas, dengan rincian sebagai berikut: Baik; apabila sepeda motor dalam kondisi baik dan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Rusak Ringan; apabila sepeda motor dalam kondisi baik namun tidak dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Data Dasar Puskesmas 9

14 Rusak Sedang; apabila sepeda motor dalam kondisi tidak baik namun masih bisa dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Rusak Berat; apabila sepeda motor dalam kondisi tidak baik dan tidak dapat difungsikan atau tidak dapat dimanfaatkan. 21. Puskesmas Keliling Roda Empat Puskesmas Keliling Roda Empat adalah unit pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah terpencil berupa kendaraan bermotor roda empat dan peralatan kesehatan, komunikasi serta seperangkat tenaga yang berasal dari puskesmas. Pusling ini berfungsi menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan-kegiatan puskesmas dalam wilayah kerjanya yang belum terjangkau oleh pelayanan kesehatan karena letaknya jauh dan terpencil. Kondisi Puskesmas Keliling Roda Empat adalah informasi mengenai jumlah Puskesmas Keliling Roda Empat yang dimiliki puskesmas, dengan rincian sebagai berikut: Baik; apabila Puskesmas Keliling Roda Empat tersebut dalam kondisi baik dan dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Rusak Ringan; apabila Puskesmas Keliling Roda Empat tersebut dalam kondisi tidak baik namun masih bisa dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Rusak Sedang; apabila Puskesmas Keliling Roda Empat tersebut dalam kondisi rusak dan masih dapat difungsikan jika ada beberapa komponennya diganti/diperbaiki. Rusak Berat; apabila Puskesmas Keliling Roda Empat tersebut dalam kondisi tidak baik dan tidak dapat difungsikan atau tidak dapat dimanfaatkan. 22. Puskesmas Keliling Perairan (Perahu) Puskesmas Keliling Perairan (Perahu) adalah unit pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah terpencil berupa perahu/perahu bermotor dan peralatan kesehatan, komunikasi serta seperangkat tenaga yang berasal dari puskesmas. Pusling ini berfungsi menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan-kegiatan puskesmas dalam wilayah kerjanya yang belum terjangkau oleh pelayanan kesehatan karena letaknya jauh dan terpencil. Kondisi Puskesmas Keliling Perairan (Perahu) adalah informasi mengenai jumlah Puskesmas Keliling Perairan (perahu) yang dimiliki puskesmas, dengan rincian sebagai berikut: Data Dasar Puskesmas 10

15 Baik; apabila Puskesmas Keliling Perairan tersebut dalam kondisi baik dan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Rusak Ringan; apabila Puskesmas Keliling Perairan tersebut dalam kondisi baik namun tidak dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Rusak Sedang; apabila Puskesmas Keliling Perairan tersebut dalam kondisi tidak baik namun masih bisa dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Rusak Berat; apabila Puskesmas Keliling Perairan tersebut dalam kondisi tidak baik dan tidak dapat difungsikan atau tidak dapat dimanfaatkan. 23. Puskesmas Pembantu Puskesmas Pembantu (Pustu) adalah unit pelayanan kesehatan yang sederhana dan berfungsi menunjang dan membantu memperluas jangkauan puskesmas dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan puskesmas dalam ruang lingkup wilayah yang lebih kecil serta jenis dan kompetensi pelayanan yang disesuaikan dengan kemampuan tenaga dan sarana yang tersedia. Kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) adalah informasi mengenai jumlah Puskesmas Pembantu (Pustu) yang dimiliki oleh puskesmas, dengan rincian sebagai berikut: Baik; apabila bangunan Pustu yang bersangkutan dalam kondisi baik atau tidak mengalami kerusakan. Rusak Ringan; apabila bangunan Pustu yang bersangkutan terjadi kerusakan pada komponen pintu, jendela, kaca, penggantung, pengunci, cat, dan sebagainya. Rusak Sedang; apabila bangunan Pustu yang bersangkutan terjadi kerusakan pada komponen pokok dari bangunan seperti pilar, pondasi, sloope, ring balk. Rusak Berat; apabila bangunan Pustu yang bersangkutan sudah tidak dapat digunakan/dimanfaatkan lagi. 24. Polindes dan Poskesdes Polindes (Pos Bersalin Desa) adalah bangunan yang dibangun dengan bantuan dana pemerintah dan partisipasi masyarakat desa untuk tempat pertolongan persalinan dan pemondokan ibu bersalin, sekaligus tempat tinggal Bidan di desa. Di samping pertolongan persalinan juga dilakukan pelayanan antenatal dan pelayanan kesehatan lain sesuai kebutuhan masyarakat dan kompentensi teknis bidan tersebut. Data Dasar Puskesmas 11

16 Poskesdes (Pos Kesehatan Desa) adalah wujud upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dibentuk oleh, untuk dan bersama masyarakat setempat atas dasar musyawarah, dengan bantuan dari tenaga profesional kesehatan dan dukungan sektor terkait termasuk swasta dalam kerangka desa siaga demi terwujudnya desa sehat. Kesehatan yang dilaksanakan adalah pelayanan kesehatan dasar, mulai dari upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang dipadukan dengan upaya kesehatan lain yang berwawasan kesehatan dan berbasis masyarakat setempat. Kegiatan tersebut dalam pelaksanaannya didukung oleh unsur-unsur tenaga, sarana, prasarana dan biaya yang dihimpun dari masyarakat, swasta, pemerintah. 25. Poskestren Poskestren adalah salah satu wujud upaya kesehatan bersumber daya masyarakat di lingkungan pondok pesantren dengan prinsip dari, oleh, dan untuk warga pondok pesantren, yang mengutamakan pelayanan promotif (peningkatan kesehatan) dan preventif (pencegahan) tanpa mengabaikan aspek kuratif (pengobatan) dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan) dengan binaan puskesmas setempat. Jumlah Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) yaitu informasi mengenai jumlah pos kesehatan pesantren yang menjadi binaan puskesmas yang bersangkutan. 26. Desa Siaga Desa Siaga adalah adalah desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan, bencana dan kegawatdaruratan kesehatan secara mandiri menuju desa sehat. Jumlah Desa Siaga yaitu informasi mengenai jumlah desa siaga yang telah dibentuk yang menjadi binaan puskesmas yang bersangkutan. 27. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Jumlah Posyandu yaitu informasi mengenai jumlah pos pelayanan terpadu (posyandu) yang menjadi binaan puskesmas yang bersangkutan yang dirinci berdasarkan tingkatannya (pratama, madya, purnama, dan mandiri). Data Dasar Puskesmas 12

17 Posyandu adalah salah satu wadah peran serta masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan dasar dan memantau pertumbuhan balita dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara dini. Posyandu dibedakan atas Posyandu pratama, adalah posyandu yang masih belum mantap, kegiatannya belum bisa rutin tiap bulan dan kader aktifnya terbatas, Posyandu madya, adalah posyandu yang sudah dapat melaksanakan kegiatan lebih dari 8 kali per tahun dengan rata-rata jumlah kader tugas 5 orang atau lebih. Akan tetapi cakupan program utamanya (KB, KIA, Gizi, dan Imunisasi) masih rendah yaitu kurang dari 50%, Posyandu purnama, adalah posyandu yang frekuensinya lebih dari 8 kali per tahun, rata-rata jumlah kader tugas 5 orang atau lebih, dan cakupan 5 program utamanya (KB, KIA, Gizi dan Imunisasi) lebih dari 50%, Posyandu mandiri, adalah posyandu yang sudah dapat melakukan kegiatan secara teratur, cakupan 5 program utama sudah bagus, ada program tambahan dan Dana Sehat telah menjangkau lebih dari 50% KK. Intervensinya adalah pembinaan Dana Sehat, yaitu diarahkan agar Dana Sehat tersebut menggunakan prinsip JPKM. D. ALUR, MEKANISME PENYAMPAIAN DAN PENDAFTARAN A. Alur dan Mekanisme Penyampaian Alur dari penyampaian data dasar Puskesmas dapat digambarkan sebagai berikut: Data Dasar Puskesmas 13

18 PUSAT PROVINSI KABUPATEN/ Form Data Dasar Puskesmas Form Data Dasar Puskesmas Form Data Dasar Puskesmas Form Data Dasar Puskesmas Valid Validasi Belum Valid Verifikasi Rekap/Kompilasi Validasi/ Konfirmasi Laporan Data Dasar Puskesmas Yang sudah di kompilasi dan di Validasi oleh Provinsi Laporan Data Dasar Puskesmas Update melalui Rekapitulasi Form Data Dasar Puskesmas/Input Aplikasi Komdat (Data Puskesmas) Laporan Data Dasar Puskesmas Publikasi Pemanfaatan Data Data Dasar Puskesmas 14

19 Pusat mengirimkan formulir updating data dasar Puskesmas ke Dinas Kesehatan Provinsi dengan tembusan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Formulir diisi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas. Kemudian data di-entry (dimasukkan) oleh masing-masing Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dengan menggunakan MS-Excel sesuai format dalam pedoman ini. Hasil entry data (file.xls) dimaksud dikirimkan kembali ke Pusdatin melalui: atau diunggah pada folder masing-masing daerah di synology Pusdatin Bagi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota entry data dapat dilakukan melalui Aplikasi Komunikasi Data (Modul Data Dasar Puskesmas). B. Pendaftaran Puskesmas Baru dan Perubahan Status Puskesmas Pendaftaran Puskesmas baru dan perubahan status Puskesmas dalam sistem pelaporan Puskesmas dilakukan dengan pemberian dan pengubahan kode Puskesmas. Kode Puskesmas diberikan berdasarkan SK Menkes Nomor 844/Menkes/SK/X/2006. Struktur kode Puskesmas sebagai berikut: Data Dasar Puskesmas 15

20 Pemberian kode Puskesmas baru didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Bupati/Walikota. SK Bupati/Walikota diperlukan dalam pemberian kode pada Puskesmas baru, perubahan status/jenis Puskesmas, perubahan alamat Puskesmas dan penghentian Puskesmas. Pusdatin menerbitkan surat tentang Registrasi Puskesmas, yang didalamnya memuat nama dan kode Puskesmas serta daftar kode, nama dan alamat Puskesmas terbaru. Kedepannya Revisi SK Menkes Nomor 844/Menkes/SK/X/2006 karena kode referensi bersifat unik sehingga diharapkan tidak ada perubahan untuk kode referensi tersebut. Kombinasi kode yang saat ini digunakan masih berubah ketika ada perubahan status kemampuan penyelenggaraan. Data Dasar Puskesmas 16

21 E. PENGELOLAAN DATA a. Pengolahan dan Analisis Data Data yang telah terkumpul di pusat akan diolah dan dianalisis oleh Pusdatin dan juga unit-unit terkait. Sedangkan provinsi dan kabupaten/kota juga melakukan pengolahan dan analisis data sesuai dengan kebutuhan masing-masing. b. Penyajian dan Distribusi Data Penyajian dan distribusi data hasil pendataan Puskesmas dikemas dalam bentuk cetakan maupun diunggah pada website kemkes.go.id Data Dasar Puskesmas 17

22 ABSENSI DATA DASAR TAHUN 2015 No Provinsi Jumlah Kabupaten Data Masuk % 1 Aceh ,87 2 Sumatera Utara ,91 3 Sumatera Barat ,00 4 Riau ,33 5 Jambi ,00 6 Sumatera Selatan ,00 7 Bengkulu ,00 8 Lampung ,00 9 Kepulauan Bangka Belitung ,00 10 Kepulauan Riau ,00 11 DKI Jakarta ,67 12 Jawa Barat ,19 13 Jawa Tengah ,00 14 DI Yogyakarta ,00 15 Jawa Timur ,00 16 Banten ,50 17 Bali ,00 18 Nusa Tenggara Barat ,00 19 Nusa Tenggara Timur ,45 20 Kalimantan Barat ,00 21 Kalimantan Tengah ,00 22 Kalimantan Selatan ,62 23 Kalimantan Timur ,00 24 Kalimantan Utara ,00 25 Sulawesi Utara ,00 26 Sulawesi Tengah ,92 27 Sulawesi Selatan ,17 28 Sulawesi Tenggara ,00 29 Gorontalo ,00 30 Sulawesi Barat ,67 31 Maluku ,73 32 Maluku Utara ,00 33 Papua Barat ,54 34 Papua ,28 Total ,07 Data Dasar Puskesmas 19

23 JUMLAH DAN KONDISI DAN KENDARAAN DI Data Agregat Provinsi Jumlah Kabupaten/Kota Jumlah Puskesmas Rawat Inap Jumlah Puskesmas Non Rawat Inap Jumlah Total Puskesmas Jumlah Puskesmas PONED Jumlah Puskesmas Menurut Kondisi Jumlah Rumah Medis Menurut Kondisi Jumlah Tempat Tidur Sumber Air Sumber Listrik Kondisi Jalan Menuju Puskesmas Jumlah Ambulans Ambulans Menurut Kondisi Jumlah Sepeda Motor Sepeda Motor Menurut Kondisi Jumlah Pusling Roda-4 Pusling Roda-4 Menurut Kondisi Jumlah Pusling Perairan (Perahu) Pusling Perairan (Perahu) Menurut Kondisi Data Agregat Kabupaten/Kota Jumlah Puskesmas Rawat Inap Jumlah Puskesmas Non Rawat Inap Jumlah Total Puskesmas Jumlah Puskesmas PONED Jumlah Puskesmas Menurut Kondisi Jumlah Rumah Medis Menurut Kondisi Jumlah Tempat Tidur Sumber Air Sumber Listrik Kondisi Jalan Menuju Puskesmas Jumlah Ambulans Ambulans Menurut Kondisi Jumlah Sepeda Motor Sepeda Motor Menurut Kondisi Jumlah Pusling Roda-4 Pusling Roda-4 Menurut Kondisi Jumlah Pusling Perairan (Perahu) Pusling Perairan (Perahu) Menurut Kondisi Data Dasar Puskesmas 20

24 JUMLAH DAN KONDISI INDONESIA KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK TEMPAT NAMA PROVINSI PONED MEDIS PROV RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kepulauan Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Data Dasar Puskesmas 21

25 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI INDONESIA PROV Aceh 12 Sumatera Utara 13 Sumatera Barat 14 Riau 15 Jambi 16 Sumatera Selatan 17 Bengkulu 18 Lampung 19 Kepulauan Bangka Belitung 21 Kepulauan Riau 31 DKI Jakarta 32 Jawa Barat 33 Jawa Tengah 34 DI Yogyakarta 35 Jawa Timur 36 Banten 51 Bali 52 Nusa Tenggara Barat 53 Nusa Tenggara Timur 61 Kalimantan Barat 62 Kalimantan Tengah 63 Kalimantan Selatan 64 Kalimantan Timur 65 Kalimantan Utara 71 Sulawesi Utara 72 Sulawesi Tengah 73 Sulawesi Selatan 74 Sulawesi Tenggara 75 Gorontalo 76 Sulawesi Barat 81 Maluku 82 Maluku Utara 91 Papua Barat NAMA PROVINSI 94 Papua AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 22

26 JUMLAH DAN KONDISI 11 ACEH KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK PONED MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Simeulue Aceh Singkil Aceh Selatan Aceh Tenggara Aceh Timur Aceh Tengah Aceh Barat Aceh Besar Pidie Bireuen Aceh Utara Aceh Barat Daya Gayo Lues Aceh Tamiang Nagan Raya Aceh Jaya Bener Meriah Pidie Jaya Kota Banda Aceh Kota Sabang Kota Langsa Kota Lhokseumawe Kota Subulussalam Data Dasar Puskesmas 23

27 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 11 ACEH Simeulue 1102 Aceh Singkil 1103 Aceh Selatan 1104 Aceh Tenggara 1105 Aceh Timur 1106 Aceh Tengah 1107 Aceh Barat 1108 Aceh Besar 1109 Pidie 1110 Bireuen 1111 Aceh Utara 1112 Aceh Barat Daya 1113 Gayo Lues 1114 Aceh Tamiang 1115 Nagan Raya 1116 Aceh Jaya 1117 Bener Meriah 1118 Pidie Jaya NAMA KABUPATEN/ 1171 Kota Banda Aceh 1172 Kota Sabang 1173 Kota Langsa 1174 Kota Lhokseumawe 1175 Kota Subulussalam AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 24

28 JUMLAH DAN KONDISI 12 SUMATERA UTARA KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Nias Mandailing Natal Tapanuli Selatan Tapanuli Tengah Tapanuli Utara Toba Samosir Labuhan Batu Asahan Simalungun Dairi Karo Deli Serdang Langkat Nias Selatan Humbang Hasundutan Pakpak Bharat Samosir Serdang Bedagai Batu Bara Padang Lawas Utara Padang Lawas Labuhan Batu Selatan Labuhan Batu Utara Nias Utara Nias Barat Kota Sibolga Kota Tanjung Balai Kota Pematang Siantar Kota Tebing Tinggi Kota Medan Kota Binjai Kota Padangsidimpuan Kota Gunungsitoli Data Dasar Puskesmas 25

29 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 12 SUMATERA UTARA Nias 1202 Mandailing Natal 1203 Tapanuli Selatan 1204 Tapanuli Tengah 1205 Tapanuli Utara 1206 Toba Samosir 1207 Labuhan Batu 1208 Asahan 1209 Simalungun 1210 Dairi 1211 Karo 1212 Deli Serdang 1213 Langkat 1214 Nias Selatan 1215 Humbang Hasundutan 1216 Pakpak Bharat 1217 Samosir 1218 Serdang Bedagai 1219 Batu Bara NAMA KABUPATEN/ 1220 Padang Lawas Utara 1221 Padang Lawas 1222 Labuhan Batu Selatan 1223 Labuhan Batu Utara 1224 Nias Utara 1225 Nias Barat 1271 Kota Sibolga 1272 Kota Tanjung Balai 1273 Kota Pematang Siantar 1274 Kota Tebing Tinggi 1275 Kota Medan 1276 Kota Binjai 1277 Kota Padangsidimpuan 1278 Kota Gunungsitoli AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 26

30 JUMLAH DAN KONDISI 13 SUMATERA BARAT KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Kepulauan Mentawai Pesisir Selatan Solok Sijunjung Tanah Datar Padang Pariaman Agam Lima Puluh Kota Pasaman Solok Selatan Dharmas Raya Pasaman Barat Kota Padang Kota Solok Kota Sawah Lunto Kota Padang Panjang Kota Bukittinggi Kota Payakumbuh Kota Pariaman Data Dasar Puskesmas 27

31 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 13 SUMATERA BARAT Kepulauan Mentawai 1302 Pesisir Selatan 1303 Solok 1304 Sijunjung 1305 Tanah Datar 1306 Padang Pariaman 1307 Agam 1308 Lima Puluh Kota 1309 Pasaman NAMA KABUPATEN/ 1310 Solok Selatan 1311 Dharmas Raya 1312 Pasaman Barat 1371 Kota Padang 1372 Kota Solok 1373 Kota Sawah Lunto 1374 Kota Padang Panjang 1375 Kota Bukittinggi 1376 Kota Payakumbuh 1377 Kota Pariaman AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 28

32 JUMLAH DAN KONDISI 14 RIAU KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Kuantan Singingi Indragiri Hulu Indragiri Hilir Pelalawan Siak Kampar Rokan Hulu Bengkalis Rokan Hilir Kepulauan Meranti Kota Pekanbaru Kota Dumai Data Dasar Puskesmas 29

33 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 14 RIAU Kuantan Singingi 1402 Indragiri Hulu 1403 Indragiri Hilir 1404 Pelalawan 1405 Siak 1406 Kampar 1407 Rokan Hulu 1408 Bengkalis NAMA KABUPATEN/ 1409 Rokan Hilir 1410 Kepulauan Meranti 1471 Kota Pekanbaru 1473 Kota Dumai AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 30

34 JUMLAH DAN KONDISI 15 JAMBI KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Kerinci Merangin Sarolangun Batang Hari Muaro Jambi Tanjung Jabung Timur Tanjung Jabung Barat Tebo Bungo Kota Jambi Kota Sungai Penuh Data Dasar Puskesmas 31

35 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 15 JAMBI Kerinci 1502 Merangin 1503 Sarolangun 1504 Batang Hari 1505 Muaro Jambi 1506 Tanjung Jabung Timur 1507 Tanjung Jabung Barat 1508 Tebo 1509 Bungo NAMA KABUPATEN/ 1571 Kota Jambi 1572 Kota Sungai Penuh AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 32

36 JUMLAH DAN KONDISI 16 SUMATERA SELATAN KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Ogan Komering Ulu Ogan Komering Ilir Muara Enim Lahat Musi Rawas Musi Banyuasin Banyu Asin Ogan Komering Ulu Selatan Ogan Komering Ulu Timur Ogan Ilir Empat Lawang Penukal Abab Lematang Ilir Musi Rawas Utara Kota Palembang Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kota Lubuklinggau Data Dasar Puskesmas 33

37 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 16 SUMATERA SELATAN Ogan Komering Ulu 1602 Ogan Komering Ilir 1603 Muara Enim 1604 Lahat 1605 Musi Rawas 1606 Musi Banyuasin 1607 Banyu Asin 1608 Ogan Komering Ulu Selatan 1609 Ogan Komering Ulu Timur 1610 Ogan Ilir NAMA KABUPATEN/ 1611 Empat Lawang 1612 Penukal Abab Lematang Ilir 1613 Musi Rawas Utara 1671 Kota Palembang 1672 Kota Prabumulih 1673 Kota Pagar Alam 1674 Kota Lubuklinggau AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 34

38 JUMLAH DAN KONDISI 17 BENGKULU KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Bengkulu Selatan Rejang Lebong Bengkulu Utara Kaur Seluma Mukomuko Lebong Kepahiang Bengkulu Tengah Kota Bengkulu Data Dasar Puskesmas 35

39 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 17 BENGKULU Bengkulu Selatan 1702 Rejang Lebong 1703 Bengkulu Utara 1704 Kaur 1705 Seluma 1706 Mukomuko 1707 Lebong NAMA KABUPATEN/ 1708 Kepahiang 1709 Bengkulu Tengah 1771 Kota Bengkulu AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 36

40 JUMLAH DAN KONDISI 18 LAMPUNG KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Lampung Barat Tanggamus Lampung Selatan Lampung Timur Lampung Tengah Lampung Utara Way Kanan Tulangbawang Pesawaran Pringsewu Mesuji Tulangbawang Barat Pesisir Barat Kota Bandar Lampung Kota Metro Data Dasar Puskesmas 37

41 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 18 LAMPUNG Lampung Barat 1802 Tanggamus 1803 Lampung Selatan 1804 Lampung Timur 1805 Lampung Tengah 1806 Lampung Utara 1807 Way Kanan 1808 Tulangbawang 1809 Pesawaran 1810 Pringsewu 1811 Mesuji NAMA KABUPATEN/ 1812 Tulangbawang Barat 1813 Pesisir Barat 1871 Kota Bandar Lampung 1872 Kota Metro AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 38

42 JUMLAH DAN KONDISI 19 KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Bangka Belitung Bangka Barat Bangka Tengah Bangka Selatan Belitung Timur Kota Pangkal Pinang Data Dasar Puskesmas 39

43 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 19 KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Bangka 1902 Belitung NAMA KABUPATEN/ 1903 Bangka Barat 1904 Bangka Tengah 1905 Bangka Selatan 1906 Belitung Timur 1971 Kota Pangkal Pinang AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 40

44 JUMLAH DAN KONDISI 21 KEPULAUAN RIAU KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Karimun Bintan Natuna Lingga Kepulauan Anambas Kota Batam Kota Tanjung Pinang Data Dasar Puskesmas 41

45 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 21 KEPULAUAN RIAU Karimun 2102 Bintan 2103 Natuna 2104 Lingga NAMA KABUPATEN/ 2105 Kepulauan Anambas 2171 Kota Batam 2172 Kota Tanjung Pinang AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 42

46 JUMLAH DAN KONDISI 31 DKI JAKARTA KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Kepulauan Seribu Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Barat Kota Jakarta Utara Data Dasar Puskesmas 43

47 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 31 DKI JAKARTA NAMA KABUPATEN/ Kepulauan Seribu 3171 Kota Jakarta Selatan 3172 Kota Jakarta Timur 3173 Kota Jakarta Pusat 3174 Kota Jakarta Barat 3175 Kota Jakarta Utara AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 44

48 JUMLAH DAN KONDISI 32 JAWA BARAT KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Bogor Sukabumi Cianjur Bandung Garut Tasikmalaya Ciamis Kuningan Cirebon Majalengka Sumedang Indramayu Subang Purwakarta Karawang Bekasi Bandung Barat Pangandaran Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Data Dasar Puskesmas 45

49 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 32 JAWA BARAT Bogor 3202 Sukabumi 3203 Cianjur 3204 Bandung 3205 Garut 3206 Tasikmalaya 3207 Ciamis 3208 Kuningan 3209 Cirebon 3210 Majalengka 3211 Sumedang 3212 Indramayu 3213 Subang 3214 Purwakarta 3215 Karawang 3216 Bekasi NAMA KABUPATEN/ 3217 Bandung Barat 3218 Pangandaran 3271 Kota Bogor 3272 Kota Sukabumi 3273 Kota Bandung 3274 Kota Cirebon 3275 Kota Bekasi 3276 Kota Depok 3277 Kota Cimahi 3278 Kota Tasikmalaya 3279 Kota Banjar AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 46

50 JUMLAH DAN KONDISI 33 JAWA TENGAH KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Cilacap Banyumas Purbalingga Banjarnegara Kebumen Purworejo Wonosobo Magelang Boyolali Klaten Sukoharjo Wonogiri Karanganyar Sragen Grobogan Blora Rembang Pati Kudus Jepara Demak Semarang Temanggung Kendal Batang Pekalongan Pemalang Tegal Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal Data Dasar Puskesmas 47

51 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 33 JAWA TENGAH Cilacap 3302 Banyumas 3303 Purbalingga 3304 Banjarnegara 3305 Kebumen 3306 Purworejo 3307 Wonosobo 3308 Magelang 3309 Boyolali 3310 Klaten 3311 Sukoharjo 3312 Wonogiri 3313 Karanganyar 3314 Sragen 3315 Grobogan 3316 Blora 3317 Rembang 3318 Pati 3319 Kudus 3320 Jepara 3321 Demak 3322 Semarang 3323 Temanggung 3324 Kendal 3325 Batang 3326 Pekalongan 3327 Pemalang 3328 Tegal 3329 Brebes NAMA KABUPATEN/ 3371 Kota Magelang 3372 Kota Surakarta 3373 Kota Salatiga 3374 Kota Semarang 3375 Kota Pekalongan 3376 Kota Tegal AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 48

52 JUMLAH DAN KONDISI 34 DI YOGYAKARTA KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Kulon Progo Bantul Gunung Kidul Sleman Kota Yogyakarta Data Dasar Puskesmas 49

53 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 34 DI YOGYAKARTA Kulon Progo 3402 Bantul 3403 Gunung Kidul 3404 Sleman NAMA KABUPATEN/ 3471 Kota Yogyakarta AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 50

54 JUMLAH DAN KONDISI 35 JAWA TIMUR KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Pacitan Ponorogo Trenggalek Tulungagung Blitar Kediri Malang Lumajang Jember Banyuwangi Bondowoso Situbondo Probolinggo Pasuruan Sidoarjo Mojokerto Jombang Nganjuk Madiun Magetan Ngawi Bojonegoro Tuban Lamongan Gresik Bangkalan Sampang Pamekasan Sumenep Kota Kediri Kota Blitar Kota Malang Kota Probolinggo Kota Pasuruan Kota Mojokerto Kota Madiun Kota Surabaya Kota Batu Data Dasar Puskesmas 51

55 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 35 JAWA TIMUR Pacitan 3502 Ponorogo 3503 Trenggalek 3504 Tulungagung 3505 Blitar 3506 Kediri 3507 Malang 3508 Lumajang 3509 Jember 3510 Banyuwangi 3511 Bondowoso 3512 Situbondo 3513 Probolinggo 3514 Pasuruan 3515 Sidoarjo 3516 Mojokerto 3517 Jombang 3518 Nganjuk 3519 Madiun 3520 Magetan 3521 Ngawi 3522 Bojonegoro 3523 Tuban 3524 Lamongan 3525 Gresik 3526 Bangkalan 3527 Sampang 3528 Pamekasan 3529 Sumenep 3571 Kota Kediri 3572 Kota Blitar NAMA KABUPATEN/ 3573 Kota Malang 3574 Kota Probolinggo 3575 Kota Pasuruan 3576 Kota Mojokerto 3577 Kota Madiun 3578 Kota Surabaya 3579 Kota Batu AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 52

56 JUMLAH DAN KONDISI 36 BANTEN KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Pandeglang Lebak Tangerang Serang Kota Tangerang Kota Cilegon Kota Serang Kota Tangerang Selatan Data Dasar Puskesmas 53

57 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 36 BANTEN Pandeglang 3602 Lebak 3603 Tangerang 3604 Serang NAMA KABUPATEN/ 3671 Kota Tangerang 3672 Kota Cilegon 3673 Kota Serang 3674 Kota Tangerang Selatan AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 54

58 JUMLAH DAN KONDISI 51 BALI KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Jembrana Tabanan Badung Gianyar Klungkung Bangli Karang Asem Buleleng Kota Denpasar Data Dasar Puskesmas 55

59 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 51 BALI Jembrana 5102 Tabanan 5103 Badung 5104 Gianyar 5105 Klungkung 5106 Bangli 5107 Karang Asem 5108 Buleleng NAMA KABUPATEN/ 5171 Kota Denpasar AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 56

60 JUMLAH DAN KONDISI 52 NUSA TENGGARA BARAT KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Sumbawa Dompu Bima Sumbawa Barat Lombok Utara Kota Mataram Kota Bima Data Dasar Puskesmas 57

61 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 52 NUSA TENGGARA BARAT Lombok Barat 5202 Lombok Tengah 5203 Lombok Timur 5204 Sumbawa 5205 Dompu 5206 Bima NAMA KABUPATEN/ 5207 Sumbawa Barat 5208 Lombok Utara 5271 Kota Mataram 5272 Kota Bima AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 58

62 JUMLAH DAN KONDISI 53 NUSA TENGGARA TIMUR KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Sumba Barat Sumba Timur Kupang Timor Tengah Selatan Timor Tengah Utara Belu Alor Lembata Flores Timur Sikka Ende Ngada Manggarai Rote Ndao Manggarai Barat Sumba Tengah Sumba Barat Daya Nagekeo Manggarai Timur Sabu Raijua Malaka Kota Kupang Data Dasar Puskesmas 59

63 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 53 NUSA TENGGARA TIMUR Sumba Barat 5302 Sumba Timur 5303 Kupang 5304 Timor Tengah Selatan 5305 Timor Tengah Utara 5306 Belu 5307 Alor 5308 Lembata 5309 Flores Timur 5310 Sikka 5311 Ende 5312 Ngada 5313 Manggarai 5314 Rote Ndao 5315 Manggarai Barat 5316 Sumba Tengah 5317 Sumba Barat Daya 5318 Nagekeo 5319 Manggarai Timur 5320 Sabu Raijua 5321 Malaka NAMA KABUPATEN/ 5371 Kota Kupang AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 60

64 JUMLAH DAN KONDISI 61 KALIMANTAN BARAT KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Sambas Bengkayang Landak Pontianak Sanggau Ketapang Sintang Kapuas Hulu Sekadau Melawi Kayong Utara Kubu Raya Kota Pontianak Kota Singkawang Data Dasar Puskesmas 61

65 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 61 KALIMANTAN BARAT Sambas 6102 Bengkayang 6103 Landak 6104 Pontianak 6105 Sanggau 6106 Ketapang 6107 Sintang 6108 Kapuas Hulu 6109 Sekadau 6110 Melawi NAMA KABUPATEN/ 6111 Kayong Utara 6112 Kubu Raya 6171 Kota Pontianak 6172 Kota Singkawang AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 62

66 JUMLAH DAN KONDISI 62 KALIMANTAN TENGAH KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Kotawaringin Barat Kotawaringin Timur Kapuas Barito Selatan Barito Utara Sukamara Lamandau Seruyan Katingan Pulang Pisau Gunung Mas Barito Timur Murung Raya Kota Palangka Raya Data Dasar Puskesmas 63

67 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 62 KALIMANTAN TENGAH Kotawaringin Barat 6202 Kotawaringin Timur 6203 Kapuas 6204 Barito Selatan 6205 Barito Utara 6206 Sukamara 6207 Lamandau 6208 Seruyan 6209 Katingan NAMA KABUPATEN/ 6210 Pulang Pisau 6211 Gunung Mas 6212 Barito Timur 6213 Murung Raya 6271 Kota Palangka Raya AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 64

68 JUMLAH DAN KONDISI 63 KALIMANTAN SELATAN KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Tanah Laut Kota Baru Banjar Barito Kuala Tapin Hulu Sungai Selatan Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara Tabalong Tanah Bumbu Balangan Kota Banjarmasin Kota Banjar Baru Data Dasar Puskesmas 65

69 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 63 KALIMANTAN SELATAN Tanah Laut 6302 Kota Baru 6303 Banjar 6304 Barito Kuala 6305 Tapin 6306 Hulu Sungai Selatan 6307 Hulu Sungai Tengah 6308 Hulu Sungai Utara 6309 Tabalong 6310 Tanah Bumbu 6311 Balangan NAMA KABUPATEN/ 6371 Kota Banjarmasin 6372 Kota Banjar Baru AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 66

70 JUMLAH DAN KONDISI 64 KALIMANTAN TIMUR KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Paser Kutai Barat Kutai Kartanegara Kutai Timur Berau Penajam Paser Utara Mahakam Ulu Kota Balikpapan Kota Samarinda Kota Bontang Data Dasar Puskesmas 67

71 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 64 KALIMANTAN TIMUR Paser 6402 Kutai Barat 6403 Kutai Kartanegara 6404 Kutai Timur 6405 Berau NAMA KABUPATEN/ 6409 Penajam Paser Utara 6411 Mahakam Ulu 6471 Kota Balikpapan 6472 Kota Samarinda 6474 Kota Bontang AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 68

72 JUMLAH DAN KONDISI 65 KALIMANTAN UTARA KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Malinau Bulungan Tana Tidung Nunukan Kota Tarakan Data Dasar Puskesmas 69

73 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 65 KALIMANTAN UTARA Malinau 6502 Bulungan 6503 Tana Tidung 6504 Nunukan NAMA KABUPATEN/ 6571 Kota Tarakan AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 70

74 JUMLAH DAN KONDISI 71 SULAWESI UTARA KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Bolaang Mongondow Minahasa Kepulauan Sangihe Kepulauan Talaud Minahasa Selatan Minahasa Utara Bolaang Mongondow Utara Siau Tagulandang Biaro Minahasa Tenggara Bolaang Mongondow Selatan Bolaang Mongondow Timur Kota Manado Kota Bitung Kota Tomohon Kota Kotamobagu Data Dasar Puskesmas 71

75 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 71 SULAWESI UTARA Bolaang Mongondow 7102 Minahasa NAMA KABUPATEN/ 7103 Kepulauan Sangihe 7104 Kepulauan Talaud 7105 Minahasa Selatan 7106 Minahasa Utara 7107 Bolaang Mongondow Utara 7108 Siau Tagulandang Biaro 7109 Minahasa Tenggara 7110 Bolaang Mongondow Selatan 7111 Bolaang Mongondow Timur 7171 Kota Manado 7172 Kota Bitung 7173 Kota Tomohon 7174 Kota Kotamobagu AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 72

76 JUMLAH DAN KONDISI 72 SULAWESI TENGAH KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Banggai Kepulauan Banggai Morowali Poso Donggala Toli-Toli Buol Parigi Moutong Tojo Una-Una Sigi Banggai Laut Morowali Utara Kota Palu Data Dasar Puskesmas 73

77 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 72 SULAWESI TENGAH Banggai Kepulauan 7202 Banggai 7203 Morowali 7204 Poso 7205 Donggala 7206 Toli-Toli 7207 Buol 7208 Parigi Moutong 7209 Tojo Una-Una 7210 Sigi NAMA KABUPATEN/ 7211 Banggai Laut 7212 Morowali Utara 7271 Kota Palu AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 74

78 JUMLAH DAN KONDISI 73 SULAWESI SELATAN KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Selayar Bulukumba Bantaeng Jeneponto Takalar Gowa Sinjai Maros Pangkajene Kepulauan Barru Bone Soppeng Wajo Sidenreng Rappang Pinrang Enrekang Luwu Tana Toraja Luwu Utara Luwu Timur Toraja Utara Kota Makassar Kota Pare-Pare Kota Palopo Data Dasar Puskesmas 75

79 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 73 SULAWESI SELATAN Selayar 7302 Bulukumba 7303 Bantaeng 7304 Jeneponto 7305 Takalar 7306 Gowa 7307 Sinjai 7308 Maros 7309 Pangkajene Kepulauan 7310 Barru 7311 Bone 7312 Soppeng 7313 Wajo 7314 Sidenreng Rappang 7315 Pinrang 7316 Enrekang 7317 Luwu NAMA KABUPATEN/ 7318 Tana Toraja 7322 Luwu Utara 7325 Luwu Timur 7326 Toraja Utara 7371 Kota Makassar 7372 Kota Pare-Pare 7373 Kota Palopo AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 76

80 JUMLAH DAN KONDISI 74 SULAWESI TENGGARA KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Buton Muna Konawe Kolaka Konawe Selatan Bombana Wakatobi Kolaka Utara Buton Utara Konawe Utara Kolaka Timur Konawe Kepulauan Muna Barat Buton Tengah Buton Selatan Kota Kendari Kota Bau-Bau Data Dasar Puskesmas 77

81 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 74 SULAWESI TENGGARA Buton 7402 Muna 7403 Konawe 7404 Kolaka 7405 Konawe Selatan 7406 Bombana 7407 Wakatobi NAMA KABUPATEN/ 7408 Kolaka Utara 7409 Buton Utara 7410 Konawe Utara 7411 Kolaka Timur 7412 Konawe Kepulauan 7413 Muna Barat 7414 Buton Tengah 7415 Buton Selatan 7471 Kota Kendari 7472 Kota Bau-Bau AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 78

82 JUMLAH DAN KONDISI 75 GORONTALO KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Boalemo Gorontalo Pohuwato Bone Bolango Gorontalo Utara Kota Gorontalo Data Dasar Puskesmas 79

83 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 75 GORONTALO Boalemo 7502 Gorontalo 7503 Pohuwato NAMA KABUPATEN/ 7504 Bone Bolango 7505 Gorontalo Utara 7571 Kota Gorontalo AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 80

84 JUMLAH DAN KONDISI 76 SULAWESI BARAT KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Majene Polewali Mandar Mamasa Mamuju Mamuju Utara Mamuju Tengah Data Dasar Puskesmas 81

85 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 76 SULAWESI BARAT Majene 7602 Polewali Mandar 7603 Mamasa 7604 Mamuju NAMA KABUPATEN/ 7605 Mamuju Utara 7606 Mamuju Tengah AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 82

86 JUMLAH DAN KONDISI 81 MALUKU KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Maluku Tenggara Barat Maluku Tenggara Maluku Tengah Buru Kepulauan Aru Seram Bagian Barat Seram Bagian Timur Maluku Barat Daya Buru Selatan Kota Ambon Kota Tual Data Dasar Puskesmas 83

87 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 81 MALUKU Maluku Tenggara Barat 8102 Maluku Tenggara 8103 Maluku Tengah 8104 Buru NAMA KABUPATEN/ 8105 Kepulauan Aru 8106 Seram Bagian Barat 8107 Seram Bagian Timur 8108 Maluku Barat Daya 8109 Buru Selatan 8171 Kota Ambon 8172 Kota Tual AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 84

88 JUMLAH DAN KONDISI 82 MALUKU UTARA KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Halmahera Barat Halmahera Tengah Kepulauan Sula Halmahera Selatan Halmahera Utara Halmahera Timur Pulau Morotai Pulau Taliabu Kota Ternate Kota Tidore Kepulauan Data Dasar Puskesmas 85

89 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 82 MALUKU UTARA NAMA KABUPATEN/ Halmahera Barat 8202 Halmahera Tengah 8203 Kepulauan Sula 8204 Halmahera Selatan 8205 Halmahera Utara 8206 Halmahera Timur 8207 Pulau Morotai 8208 Pulau Taliabu 8271 Kota Ternate 8272 Kota Tidore Kepulauan AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 86

90 JUMLAH DAN KONDISI 91 PAPUA BARAT KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Fakfak Kaimana Teluk Wondama Teluk Bintuni Manokwari Sorong Selatan Sorong Raja Ampat Tambraw Maybrat Manokwari Selatan Pegunungan Arfak Kota Sorong Data Dasar Puskesmas 87

91 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 91 PAPUA BARAT Fakfak 9102 Kaimana 9103 Teluk Wondama 9104 Teluk Bintuni 9105 Manokwari 9106 Sorong Selatan 9107 Sorong 9108 Raja Ampat 9109 Tambraw 9110 Maybrat NAMA KABUPATEN/ 9111 Manokwari Selatan 9112 Pegunungan Arfak 9171 Kota Sorong AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 88

92 JUMLAH DAN KONDISI 94 PAPUA KONDISI RUMAH KONDISI JALAN MENUJU KONDISI SUMBER AIR SUMBER LISTRIK MEDIS TEMPAT NAMA KABUPATEN/ PONED RAWAT NON RAWAT TIDUR BAIK RR RS RB BAIK RR RB PAM SUMUR LAINNYA PLN GENERATOR LAINNYA ASPAL TANAH LAINNYA INAP INAP Merauke Jayawijaya Jayapura Nabire Yapen Waropen Biak Numfor Paniai Puncak Jaya Mimika Boven Digoel Mappi Asmat Yahukimo Pegunungan Bintang Tolikara Sarmi Keerom Waropen Supiori Mamberamo Raya Nduga Lanny Jaya Mamberano Tengah Yalimo Puncak Dogiyai Intan Jaya Deiyai Kota Jayapura Data Dasar Puskesmas 89

93 JUMLAH DAN KONDISI KENDARAAN DI 94 PAPUA Merauke 9402 Jayawijaya 9403 Jayapura 9404 Nabire 9408 Yapen Waropen 9409 Biak Numfor 9410 Paniai 9411 Puncak Jaya 9412 Mimika 9413 Boven Digoel 9414 Mappi 9415 Asmat 9416 Yahukimo 9417 Pegunungan Bintang 9418 Tolikara 9419 Sarmi 9420 Keerom 9426 Waropen 9427 Supiori 9428 Mamberamo Raya 9429 Nduga 9430 Lanny Jaya 9431 Mamberano Tengah 9432 Yalimo 9433 Puncak 9434 Dogiyai 9435 Intan Jaya 9436 Deiyai NAMA KABUPATEN/ 9471 Kota Jayapura AMBULANS KONDISI PUSLING PERAIRAN KONDISI AMBULANS KONDISI SEPEDA MOTOR KONDISI PUSLING RODA 4 PUSLING SEPEDA PUSLING PERAIRAN (PERAHU) MOTOR RODA 4 BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB BAIK RR RS RB (PERAHU) BAIK RR RS RB Data Dasar Puskesmas 90

94 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI Data Agregat Provinsi Jumlah Kabupaten/Kota Total Puskesmas Jumlah Tenaga Kesehatan Menurut Jenis Dokter Spesialis Dokter Umum Dokter Gigi Perawat Bidan Farmasi Kesehatan Masyarakat Kesehatan Lingkungan Gizi Ahli Teknologi Lab Medik Jumlah Tenaga Penunjang Kesehatan Jumlah SDMK di Puskesmas Data Agregat Kabupaten/Kota Total Puskesmas Jumlah Tenaga Kesehatan Menurut Jenis Dokter Spesialis Dokter Umum Dokter Gigi Perawat Bidan Farmasi Kesehatan Masyarakat Kesehatan Lingkungan Gizi Ahli Teknologi Lab Medik Jumlah Tenaga Penunjang Kesehatan Jumlah SDMK di Puskesmas Data Dasar Puskesmas 91

95 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI INDONESIA PROV NAMA PROVINSI SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kepulauan Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 92

96 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 11 ACEH NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Simeulue Aceh Singkil Aceh Selatan Aceh Tenggara Aceh Timur Aceh Tengah Aceh Barat Aceh Besar Pidie Bireuen Aceh Utara Aceh Barat Daya Gayo Lues Aceh Tamiang Nagan Raya Aceh Jaya Bener Meriah Pidie Jaya Kota Banda Aceh Kota Sabang Kota Langsa Kota Lhokseumawe Kota Subulussalam Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 93

97 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 12 SUMATERA UTARA NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Nias Mandailing Natal Tapanuli Selatan Tapanuli Tengah Tapanuli Utara Toba Samosir Labuhan Batu Asahan Simalungun Dairi Karo Deli Serdang Langkat Nias Selatan Humbang Hasundutan Pakpak Bharat Samosir Serdang Bedagai Batu Bara Padang Lawas Utara Padang Lawas Labuhan Batu Selatan Labuhan Batu Utara Nias Utara Nias Barat Kota Sibolga Kota Tanjung Balai Kota Pematang Siantar Kota Tebing Tinggi Kota Medan Kota Binjai Kota Padangsidimpuan Kota Gunungsitoli Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 94

98 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 13 SUMATERA BARAT NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Kepulauan Mentawai Pesisir Selatan Solok Sijunjung Tanah Datar Padang Pariaman Agam Lima Puluh Kota Pasaman Solok Selatan Dharmas Raya Pasaman Barat Kota Padang Kota Solok Kota Sawah Lunto Kota Padang Panjang Kota Bukittinggi Kota Payakumbuh Kota Pariaman Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 95

99 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 14 RIAU NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Kuantan Singingi Indragiri Hulu Indragiri Hilir Pelalawan Siak Kampar Rokan Hulu Bengkalis Rokan Hilir Kepulauan Meranti Kota Pekanbaru Kota Dumai Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 96

100 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 15 JAMBI NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Kerinci Merangin Sarolangun Batang Hari Muaro Jambi Tanjung Jabung Timur Tanjung Jabung Barat Tebo Bungo Kota Jambi Kota Sungai Penuh Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 97

101 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 16 SUMATERA SELATAN NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Ogan Komering Ulu Ogan Komering Ilir Muara Enim Lahat Musi Rawas Musi Banyuasin Banyu Asin Ogan Komering Ulu Selatan Ogan Komering Ulu Timur Ogan Ilir Empat Lawang Penukal Abab Lematang Ilir Musi Rawas Utara Kota Palembang Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kota Lubuklinggau Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 98

102 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 17 BENGKULU NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Bengkulu Selatan Rejang Lebong Bengkulu Utara Kaur Seluma Mukomuko Lebong Kepahiang Bengkulu Tengah Kota Bengkulu Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 99

103 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 18 LAMPUNG NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Lampung Barat Tanggamus Lampung Selatan Lampung Timur Lampung Tengah Lampung Utara Way Kanan Tulangbawang Pesawaran Pringsewu Mesuji Tulangbawang Barat Pesisir Barat Kota Bandar Lampung Kota Metro Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 100

104 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 19 KEPULAUAN BANGKA BELITUNG NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Bangka Belitung Bangka Barat Bangka Tengah Bangka Selatan Belitung Timur Kota Pangkal Pinang Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 101

105 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 21 KEPULAUAN RIAU NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Karimun Bintan Natuna Lingga Kepulauan Anambas Kota Batam Kota Tanjung Pinang Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 102

106 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 31 DKI JAKARTA NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Kepulauan Seribu Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Barat Kota Jakarta Utara Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 103

107 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 32 JAWA BARAT NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Bogor Sukabumi Cianjur Bandung Garut Tasikmalaya Ciamis Kuningan Cirebon Majalengka Sumedang Indramayu Subang Purwakarta Karawang Bekasi Bandung Barat Pangandaran Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 104

108 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 33 JAWA TENGAH NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Cilacap Banyumas Purbalingga Banjarnegara Kebumen Purworejo Wonosobo Magelang Boyolali Klaten Sukoharjo Wonogiri Karanganyar Sragen Grobogan Blora Rembang Pati Kudus Jepara Demak Semarang Temanggung Kendal Batang Pekalongan Pemalang Tegal Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 105

109 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 34 DI YOGYAKARTA NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Kulon Progo Bantul Gunung Kidul Sleman Kota Yogyakarta Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 106

110 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 35 JAWA TIMUR NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Pacitan Ponorogo Trenggalek Tulungagung Blitar Kediri Malang Lumajang Jember Banyuwangi Bondowoso Situbondo Probolinggo Pasuruan Sidoarjo Mojokerto Jombang Nganjuk Madiun Magetan Ngawi Bojonegoro Tuban Lamongan Gresik Bangkalan Sampang Pamekasan Sumenep Kota Kediri Kota Blitar Kota Malang Kota Probolinggo Kota Pasuruan Kota Mojokerto Kota Madiun Kota Surabaya Kota Batu Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 Data Dasar Puskesmas 107 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI

111 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 36 BANTEN NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Pandeglang Lebak Tangerang Serang Kota Tangerang Kota Cilegon Kota Serang Kota Tangerang Selatan Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 108

112 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 51 BALI NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Jembrana Tabanan Badung Gianyar Klungkung Bangli Karang Asem Buleleng Kota Denpasar Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 109

113 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 52 NUSA TENGGARA BARAT NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Sumbawa Dompu Bima Sumbawa Barat Lombok Utara Kota Mataram Kota Bima Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 110

114 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 53 NUSA TENGGARA TIMUR NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Sumba Barat Sumba Timur Kupang Timor Tengah Selatan Timor Tengah Utara Belu Alor Lembata Flores Timur Sikka Ende Ngada Manggarai Rote Ndao Manggarai Barat Sumba Tengah Sumba Barat Daya Nagekeo Manggarai Timur Sabu Raijua Malaka Kota Kupang Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 111

115 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 61 KALIMANTAN BARAT NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Sambas Bengkayang Landak Pontianak Sanggau Ketapang Sintang Kapuas Hulu Sekadau Melawi Kayong Utara Kubu Raya Kota Pontianak Kota Singkawang Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 112

116 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 62 KALIMANTAN TENGAH NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Kotawaringin Barat Kotawaringin Timur Kapuas Barito Selatan Barito Utara Sukamara Lamandau Seruyan Katingan Pulang Pisau Gunung Mas Barito Timur Murung Raya Kota Palangka Raya Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 113

117 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 63 KALIMANTAN SELATAN NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Tanah Laut Kota Baru Banjar Barito Kuala Tapin Hulu Sungai Selatan Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara Tabalong Tanah Bumbu Balangan Kota Banjarmasin Kota Banjar Baru Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 114

118 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 64 KALIMANTAN TIMUR NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Paser Kutai Barat Kutai Kartanegara Kutai Timur Berau Penajam Paser Utara Mahakam Ulu Kota Balikpapan Kota Samarinda Kota Bontang Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 115

119 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 65 KALIMANTAN UTARA NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Malinau Bulungan Tana Tidung Nunukan Kota Tarakan Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 116

120 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 71 SULAWESI UTARA NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Bolaang Mongondow Minahasa Kepulauan Sangihe Kepulauan Talaud Minahasa Selatan Minahasa Utara Bolaang Mongondow Utara Siau Tagulandang Biaro Minahasa Tenggara Bolaang Mongondow Selatan Bolaang Mongondow Timur Kota Manado Kota Bitung Kota Tomohon Kota Kotamobagu Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 117

121 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 72 SULAWESI TENGAH NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Banggai Kepulauan Banggai Morowali Poso Donggala Toli-Toli Buol Parigi Moutong Tojo Una-Una Sigi Banggai Laut Morowali Utara Kota Palu Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 118

122 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 73 SULAWESI SELATAN NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Selayar Bulukumba Bantaeng Jeneponto Takalar Gowa Sinjai Maros Pangkajene Kepulauan Barru Bone Soppeng Wajo Sidenreng Rappang Pinrang Enrekang Luwu Tana Toraja Luwu Utara Luwu Timur Toraja Utara Kota Makassar Kota Pare-Pare Kota Palopo Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 119

123 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 74 SULAWESI TENGGARA NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Buton Muna Konawe Kolaka Konawe Selatan Bombana Wakatobi Kolaka Utara Buton Utara Konawe Utara Kolaka Timur Konawe Kepulauan Muna Barat Buton Tengah Buton Selatan Kota Kendari Kota Bau-Bau Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 120

124 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 75 GORONTALO NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Boalemo Gorontalo Pohuwato Bone Bolango Gorontalo Utara Kota Gorontalo Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 121

125 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 76 SULAWESI BARAT NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Majene Polewali Mandar Mamasa Mamuju Mamuju Utara Mamuju Tengah Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 122

126 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 81 MALUKU NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Maluku Tenggara Barat Maluku Tenggara Maluku Tengah Buru Kepulauan Aru Seram Bagian Barat Seram Bagian Timur Maluku Barat Daya Buru Selatan Kota Ambon Kota Tual Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 123

127 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 82 MALUKU UTARA NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Halmahera Barat Halmahera Tengah Kepulauan Sula Halmahera Selatan Halmahera Utara Halmahera Timur Pulau Morotai Pulau Taliabu Kota Ternate Kota Tidore Kepulauan Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 124

128 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 91 PAPUA BARAT NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Fakfak Kaimana Teluk Wondama Teluk Bintuni Manokwari Sorong Selatan Sorong Raja Ampat Tambraw Maybrat Manokwari Selatan Pegunungan Arfak Kota Sorong Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 125

129 JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA DI 94 PAPUA NAMA KABUPATEN/ SPESIALIS UMUM GIGI PERAWAT BIDAN FARMASI MASYARAKAT LINGKUNGAN GIZI AHLI TEKNOLOGI LAB MEDIK Merauke Jayawijaya Jayapura Nabire Yapen Waropen Biak Numfor Paniai Puncak Jaya Mimika Boven Digoel Mappi Asmat Yahukimo Pegunungan Bintang Tolikara Sarmi Keerom Waropen Supiori Mamberamo Raya Nduga Lanny Jaya Mamberano Tengah Yalimo Puncak Dogiyai Intan Jaya Deiyai Kota Jayapura Sumber : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 31 Desember 2015 TENAGA JUMLAH TENAGA PENUNJANG JUMLAH SDMK DI Data Dasar Puskesmas 126

130 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING Data Agregat Provinsi Jumlah Kabupaten/Kota Total Puskesmas Jumlah Puskesmas Pembantu Puskesmas Pembantu Menurut Kondisi Jumlah Polindes/Poskesdes Jumlah Poskestren Jumlah Desa Siaga Jumlah Posyandu Pratama Jumlah Posyandu Madya Jumlah Posyandu Purnama Jumlah Posyandu Mandiri Total Posyandu Data Agregat Kabupaten/Kota Total Puskesmas Jumlah Puskesmas Pembantu Puskesmas Pembantu Menurut Kondisi Jumlah Polindes/Poskesdes Jumlah Poskestren Jumlah Desa Siaga Jumlah Posyandu Pratama Jumlah Posyandu Madya Jumlah Posyandu Purnama Jumlah Posyandu Mandiri Total Posyandu Data Dasar Puskesmas 127

131 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING INDONESIA PROV NAMA PROVINSI PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / POSKESTREN DESA SIAGA POSKESDES BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kepulauan Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 128

132 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 11 ACEH NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / POSKESTREN DESA SIAGA POSKESDES BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Simeulue Aceh Singkil Aceh Selatan Aceh Tenggara Aceh Timur Aceh Tengah Aceh Barat Aceh Besar Pidie Bireuen Aceh Utara Aceh Barat Daya Gayo Lues Aceh Tamiang Nagan Raya Aceh Jaya Bener Meriah Pidie Jaya Kota Banda Aceh Kota Sabang Kota Langsa Kota Lhokseumawe Kota Subulussalam Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 129

133 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 12 SUMATERA UTARA NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Nias Mandailing Natal Tapanuli Selatan Tapanuli Tengah Tapanuli Utara Toba Samosir Labuhan Batu Asahan Simalungun Dairi Karo Deli Serdang Langkat Nias Selatan Humbang Hasundutan Pakpak Bharat Samosir Serdang Bedagai Batu Bara Padang Lawas Utara Padang Lawas Labuhan Batu Selatan Labuhan Batu Utara Nias Utara Nias Barat Kota Sibolga Kota Tanjung Balai Kota Pematang Siantar Kota Tebing Tinggi Kota Medan Kota Binjai Kota Padangsidimpuan Kota Gunungsitoli Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 130

134 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 13 SUMATERA BARAT NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Kepulauan Mentawai Pesisir Selatan Solok Sijunjung Tanah Datar Padang Pariaman Agam Lima Puluh Kota Pasaman Solok Selatan Dharmas Raya Pasaman Barat Kota Padang Kota Solok Kota Sawah Lunto Kota Padang Panjang Kota Bukittinggi Kota Payakumbuh Kota Pariaman Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 131

135 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 14 RIAU NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Kuantan Singingi Indragiri Hulu Indragiri Hilir Pelalawan Siak Kampar Rokan Hulu Bengkalis Rokan Hilir Kepulauan Meranti Kota Pekanbaru Kota Dumai Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 132

136 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 15 JAMBI NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Kerinci Merangin Sarolangun Batang Hari Muaro Jambi Tanjung Jabung Timur Tanjung Jabung Barat Tebo Bungo Kota Jambi Kota Sungai Penuh Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 133

137 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 16 SUMATERA SELATAN NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Ogan Komering Ulu Ogan Komering Ilir Muara Enim Lahat Musi Rawas Musi Banyuasin Banyu Asin Ogan Komering Ulu Selatan Ogan Komering Ulu Timur Ogan Ilir Empat Lawang Penukal Abab Lematang Ilir Musi Rawas Utara Kota Palembang Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kota Lubuklinggau Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 134

138 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 17 BENGKULU NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Bengkulu Selatan Rejang Lebong Bengkulu Utara Kaur Seluma Mukomuko Lebong Kepahiang Bengkulu Tengah Kota Bengkulu Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 135

139 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 18 LAMPUNG NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Lampung Barat Tanggamus Lampung Selatan Lampung Timur Lampung Tengah Lampung Utara Way Kanan Tulangbawang Pesawaran Pringsewu Mesuji Tulangbawang Barat Pesisir Barat Kota Bandar Lampung Kota Metro Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 136

140 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 19 KEPULAUAN BANGKA BELITUNG NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Bangka Belitung Bangka Barat Bangka Tengah Bangka Selatan Belitung Timur Kota Pangkal Pinang Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 137

141 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 21 KEPULAUAN RIAU NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Karimun Bintan Natuna Lingga Kepulauan Anambas Kota Batam Kota Tanjung Pinang Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 138

142 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 31 DKI JAKARTA NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Kepulauan Seribu Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Barat Kota Jakarta Utara Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 139

143 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 32 JAWA BARAT NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Bogor Sukabumi Cianjur Bandung Garut Tasikmalaya Ciamis Kuningan Cirebon Majalengka Sumedang Indramayu Subang Purwakarta Karawang Bekasi Bandung Barat Pangandaran Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 140

144 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 33 JAWA TENGAH NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU * Cilacap Banyumas Purbalingga Banjarnegara Kebumen Purworejo Wonosobo Magelang Boyolali Klaten Sukoharjo Wonogiri Karanganyar Sragen Grobogan Blora Rembang Pati Kudus Jepara Demak Semarang Temanggung Kendal Batang Pekalongan Pemalang Tegal Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal Data Dasar Puskesmas 141 Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri

145 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 34 DI YOGYAKARTA NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Kulon Progo Bantul Gunung Kidul Sleman Kota Yogyakarta Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 142

146 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 35 JAWA TIMUR NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Pacitan Ponorogo Trenggalek Tulungagung Blitar Kediri Malang Lumajang Jember Banyuwangi Bondowoso Situbondo Probolinggo Pasuruan Sidoarjo Mojokerto Jombang Nganjuk Madiun Magetan Ngawi Bojonegoro Tuban Lamongan Gresik Bangkalan Sampang Pamekasan Sumenep Kota Kediri Kota Blitar Kota Malang Kota Probolinggo Kota Pasuruan Kota Mojokerto Kota Madiun Kota Surabaya Kota Batu Data Dasar Puskesmas 143 Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri

147 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 36 BANTEN NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Pandeglang Lebak Tangerang Serang Kota Tangerang Kota Cilegon Kota Serang Kota Tangerang Selatan Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 144

148 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 51 BALI NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Jembrana Tabanan Badung Gianyar Klungkung Bangli Karang Asem Buleleng Kota Denpasar Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 145

149 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 52 NUSA TENGGARA BARAT NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Sumbawa Dompu Bima Sumbawa Barat Lombok Utara Kota Mataram Kota Bima Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 146

150 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 53 NUSA TENGGARA TIMUR NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Sumba Barat Sumba Timur Kupang Timor Tengah Selatan Timor Tengah Utara Belu Alor Lembata Flores Timur Sikka Ende Ngada Manggarai Rote Ndao Manggarai Barat Sumba Tengah Sumba Barat Daya Nagekeo Manggarai Timur Sabu Raijua Malaka Kota Kupang Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 147

151 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 61 KALIMANTAN BARAT NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Sambas Bengkayang Landak Pontianak Sanggau Ketapang Sintang Kapuas Hulu Sekadau Melawi Kayong Utara Kubu Raya Kota Pontianak Kota Singkawang Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 148

152 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 62 KALIMANTAN TENGAH NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Kotawaringin Barat Kotawaringin Timur Kapuas Barito Selatan Barito Utara Sukamara Lamandau Seruyan Katingan Pulang Pisau Gunung Mas Barito Timur Murung Raya Kota Palangka Raya Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 149

153 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 63 KALIMANTAN SELATAN NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Tanah Laut Kota Baru Banjar Barito Kuala Tapin Hulu Sungai Selatan Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara Tabalong Tanah Bumbu Balangan Kota Banjarmasin Kota Banjar Baru Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 150

154 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 64 KALIMANTAN TIMUR NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Paser Kutai Barat Kutai Kartanegara Kutai Timur Berau Penajam Paser Utara Mahakam Ulu Kota Balikpapan Kota Samarinda Kota Bontang Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 151

155 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 65 KALIMANTAN UTARA NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Malinau Bulungan Tana Tidung Nunukan Kota Tarakan Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 152

156 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 71 SULAWESI UTARA NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Bolaang Mongondow Minahasa Kepulauan Sangihe Kepulauan Talaud Minahasa Selatan Minahasa Utara Bolaang Mongondow Utara Siau Tagulandang Biaro Minahasa Tenggara Bolaang Mongondow Selatan Bolaang Mongondow Timur Kota Manado Kota Bitung Kota Tomohon Kota Kotamobagu Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 153

157 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 72 SULAWESI TENGAH NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Banggai Kepulauan Banggai Morowali Poso Donggala Toli-Toli Buol Parigi Moutong Tojo Una-Una Sigi Banggai Laut Morowali Utara Kota Palu Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 154

158 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 73 SULAWESI SELATAN NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Selayar Bulukumba Bantaeng Jeneponto Takalar Gowa Sinjai Maros Pangkajene Kepulauan Barru Bone Soppeng Wajo Sidenreng Rappang Pinrang Enrekang Luwu Tana Toraja Luwu Utara Luwu Timur Toraja Utara Kota Makassar Kota Pare-Pare Kota Palopo Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 155

159 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 74 SULAWESI TENGGARA NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Buton Muna Konawe Kolaka Konawe Selatan Bombana Wakatobi Kolaka Utara Buton Utara Konawe Utara Kolaka Timur Konawe Kepulauan Muna Barat Buton Tengah Buton Selatan Kota Kendari Kota Bau-Bau Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 156

160 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 75 GORONTALO NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Boalemo Gorontalo Pohuwato Bone Bolango Gorontalo Utara Kota Gorontalo Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 157

161 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 76 SULAWESI BARAT NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Majene Polewali Mandar Mamasa Mamuju Mamuju Utara Mamuju Tengah Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 158

162 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 81 MALUKU NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Maluku Tenggara Barat Maluku Tenggara Maluku Tengah Buru Kepulauan Aru Seram Bagian Barat Seram Bagian Timur Maluku Barat Daya Buru Selatan Kota Ambon Kota Tual Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 159

163 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 82 MALUKU UTARA NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Halmahera Barat Halmahera Tengah Kepulauan Sula Halmahera Selatan Halmahera Utara Halmahera Timur Pulau Morotai Pulau Taliabu Kota Ternate Kota Tidore Kepulauan Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 160

164 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 91 PAPUA BARAT NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Fakfak Kaimana Teluk Wondama Teluk Bintuni Manokwari Sorong Selatan Sorong Raja Ampat Tambraw Maybrat Manokwari Selatan Pegunungan Arfak Kota Sorong Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 161

165 JUMLAH PUSTU DAN JEJARING 94 PAPUA NAMA KABUPATEN/ PEMBANTU KONDISI POSYANDU PEMBANTU (PUSTU) POLINDES / DESA SIAGA POSKESDES POSKESTREN BAIK RR RS RB PRATAMA MADYA PURNAMA MANDIRI POSYANDU* Merauke Jayawijaya Jayapura Nabire Yapen Waropen Biak Numfor Paniai Puncak Jaya Mimika Boven Digoel Mappi Asmat Yahukimo Pegunungan Bintang Tolikara Sarmi Keerom Waropen Supiori Mamberamo Raya Nduga Lanny Jaya Mamberano Tengah Yalimo Puncak Dogiyai Intan Jaya Deiyai Kota Jayapura Ket.:*Total Posyandu merupakan total seluruh posyandu, bukan penjumlahan dari posyandu pratama, madya, purnama, dan mandiri Data Dasar Puskesmas 162

166

DATA DASAR PUSKESMAS KONDISI DESEMBER 2014 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2015

DATA DASAR PUSKESMAS KONDISI DESEMBER 2014 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2015 DATA DASAR PUSKESMAS KONDISI DESEMBER 2014 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2015 DAFTAR ISI SAMBUTAN... PENGANTAR... DAFTAR ISI... i ii iii JUMLAH PUSKESMAS DI INDONESIA TAHUN 2014 DATA

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.02.02/MENKES/241/2016 TENTANG DATA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT PER AKHIR DESEMBER TAHUN 2015

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.02.02/MENKES/241/2016 TENTANG DATA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT PER AKHIR DESEMBER TAHUN 2015 KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.02.02/MENKES/241/2016 TENTANG DATA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT PER AKHIR DESEMBER TAHUN 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK

Lebih terperinci

DATA DASAR PUSKESMAS KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2013

DATA DASAR PUSKESMAS KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2013 DATA DASAR PUSKESMAS KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2013 KATA PENGANTAR Dalam upaya meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan dasar dan menunjang kegiatan Puskesmas, pemerintah berupaya

Lebih terperinci

DATA DASAR PUSKESMAS KONDISI DESEMBER 2013 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2014

DATA DASAR PUSKESMAS KONDISI DESEMBER 2013 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2014 DATA DASAR PUSKESMAS KONDISI DESEMBER 2013 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA, 2014 KATA SAMBUTAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN RI Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan

Lebih terperinci

B. Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota Wilayah Indonesia Barat

B. Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota Wilayah Indonesia Barat LAMPIRAN UNDANGAN (PEMERINTAH DAERAH) A. Sekretaris Daerah Provinsi Wilayah Barat 1. Sekretaris Daerah Provinsi Aceh 2. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara 3. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera

Lebih terperinci

Catatan : 26 Mei 2017

Catatan : 26 Mei 2017 Catatan : 1. Registrasi/Check-in peserta hari Rabu tanggal 31 Mei 2017, dimulai pukul 12.00 15.00 WIB, dengan menyerahkan : a. Surat Tugas b. SK Pengangkatan/ Surat Penunjukkan dari masing-masing Dinkes

Lebih terperinci

DATA DASAR PUSKESMAS

DATA DASAR PUSKESMAS DATA DASAR PUSKESMAS DATA KONDISI PUSKESMAS, PUSTU DAN POLINDES DATA KONDISI KENDARAAN DI PUSKESMAS DATA TENAGA DI PUSKESMAS (Keadaan Akhir Desember 2011) KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA JAKARTA,

Lebih terperinci

RINCIAN ALOKASI TRANSFER KE DAERAH DAN DANA DESA PROVINSI/KABUPATEN/KOTA DALAM APBN T.A. 2018

RINCIAN ALOKASI TRANSFER KE DAERAH DAN DANA DESA PROVINSI/KABUPATEN/KOTA DALAM APBN T.A. 2018 RINCIAN ALOKASI TRANSFER KE DAERAH DAN DESA PROVINSI/KABUPATEN/KOTA DALAM APBN T.A. BAGI HASIL DAK N FISIK TOTAL ALOKASI UMUM TA PROFESI DESA TA I Provinsi Aceh 126.402.087 76.537.898 19.292.417 396.906.382

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTANSI VERTIKAL KEMENTERIAN AGAMA

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTANSI VERTIKAL KEMENTERIAN AGAMA PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTANSI VERTIKAL KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

Mewujudkan Profesionalisme ASN dengan Perangkat & kewenangan yang terbatas?

Mewujudkan Profesionalisme ASN dengan Perangkat & kewenangan yang terbatas? Mewujudkan Profesionalisme ASN dengan Perangkat & kewenangan yang terbatas? Dialog Publik : MERESPON PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 18/2016 TENTANG PERANGKAT DAERAH Reni Suzana Pusat Pengembangan Program &

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.851, 2012 KEMENTERIAN AGAMA. Instansi Vertikal. Organisasi. Tata Kerja. PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA

Lebih terperinci

TIPOLOGI WILAYAH HASIL PENDATAAN POTENSI DESA (PODES) 2014

TIPOLOGI WILAYAH HASIL PENDATAAN POTENSI DESA (PODES) 2014 BPS PROVINSI SUMATERA UTARA No. 21/03/12/Th. XVIII, 2 Maret 2015 TIPOLOGI WILAYAH HASIL PENDATAAN POTENSI DESA (PODES) 2014 Pendataan Potensi Desa (Podes) dilaksanakan 3 kali dalam 10 tahun. Berdasarkan

Lebih terperinci

sesuai Keputusan Menteri Kesehatan tentang Akreditasi

sesuai Keputusan Menteri Kesehatan tentang Akreditasi DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL DATA DASAR PUSKESMAS 2016 NO VARIABEL KATEGORI DEFINISI OPERASIONAL KETERANGAN IDENTITAS PUSKESMAS 1 Nama Puskesmas - Nama Puskesmas sesuai keputusan dari pejabat yang berwenang

Lebih terperinci

Lampiran 1 : Daftar Sampel Penelitian

Lampiran 1 : Daftar Sampel Penelitian Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 Vegasari, Endah Kusumawati. 2011. Faktor-Faktor yang Menentukan Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal di Indonesia Survei pada Pemerintahan Daerah di Indonesia Bagian

Lebih terperinci

sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia Jl. Kebon Sirih No. 35 Jakarta Pusat 10110

sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia Jl. Kebon Sirih No. 35 Jakarta Pusat 10110 1 2 sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Kantor Wakil Presiden Republik Indonesia Jl. Kebon Sirih No. 35 Jakarta Pusat 10110 Telp. 021-3912812 Fax. 021-3912-511 dan 021-391-2513

Lebih terperinci

KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMK TAHUN 2012

KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMK TAHUN 2012 KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMK TAHUN 2012 No. Provinsi Kab/Kota 1 Provinsi Nangroe Aceh Kab. Aceh Barat Darussalam Kab. Aceh Barat Daya Kab. Aceh Jaya Kab. Aceh

Lebih terperinci

DAFTAR PENERIMA SURAT Kelompok I

DAFTAR PENERIMA SURAT Kelompok I DAFTAR PENERIMA SURAT Kelompok I Lampiran I Surat No. B.41/S.KT.03/2018 Tanggal: 19 Februari 2018 Kementerian/Lembaga 1. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian; 2. Sekretaris Kementerian

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

LAMPIRAN XVII PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016

LAMPIRAN XVII PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 Pendidikan Kesehatan dan KB Perumahan, Air Minum, dan Kedaulatan Pangan

Lebih terperinci

KINERJA KEGIATAN PEMBINAAN GIZI TAHUN 2011 Menuju Perbaikan Gizi Perseorangan dan Masyarakat yang Bermutu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

KINERJA KEGIATAN PEMBINAAN GIZI TAHUN 2011 Menuju Perbaikan Gizi Perseorangan dan Masyarakat yang Bermutu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia KINERJA KEGIATAN PEMBINAAN GIZI TAHUN 2011 Menuju Perbaikan Gizi Perseorangan dan Masyarakat yang Bermutu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia KEMENTERIAN KESEHATAN RI DIREKTORAT JENDERAL BINA GIZI

Lebih terperinci

Nama Penyedia Alamat Penyedia Lokasi Pabrik (Provinsi) Merk : PT. LAMBANG JAYA : JL. RAYA HAJIMENA KM 14 NO. 165 NATAR - LAMPUNG SELATAN - LAMPUNG

Nama Penyedia Alamat Penyedia Lokasi Pabrik (Provinsi) Merk : PT. LAMBANG JAYA : JL. RAYA HAJIMENA KM 14 NO. 165 NATAR - LAMPUNG SELATAN - LAMPUNG Nama Penyedia Alamat Penyedia Lokasi Pabrik (Provinsi) Merk : PT. LAMBANG JAYA : JL. RAYA HAJIMENA KM 14 NO. 165 NATAR - LAMPUNG SELATAN - LAMPUNG : INDO JARWO TRANSPLANTER - LJ-RTP2040 Periode : Januari

Lebih terperinci

Sejak tahun 2008, tingkat kemiskinan terus menurun. Pada 2 tahun terakhir, laju penurunan tingkat kemiskinan cukup signifikan.

Sejak tahun 2008, tingkat kemiskinan terus menurun. Pada 2 tahun terakhir, laju penurunan tingkat kemiskinan cukup signifikan. Jiwa (Ribu) Persentase (%) 13 12.5 12 11.5 11 10.5 10 9.5 9 8.5 8 12.55 11.51 11.31 11.33 10.41 10.39 9.85 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 Tingkat Kemiskinan Sejak tahun 2008, tingkat kemiskinan terus

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : a. bahwa

Lebih terperinci

MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL

MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2016 TENTANG ORGANISASI DAN

Lebih terperinci

2016, No Indonesia Nomor 4431); 2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144,

2016, No Indonesia Nomor 4431); 2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, No.16, 2016 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENKES. Pelayanan Kesehatan. Di Fasilitas Kawasan Terpencil. Sangat Terpencil. Penyelenggaraan. Pencabutan. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 75 TAHUN 2014 TENTANG PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : a. bahwa

Lebih terperinci

KEMENITERIAN PE KERJAAN

KEMENITERIAN PE KERJAAN KEMENITERIAN PE KERJAAN DIREKTORAT JENDERAL CIPTA Jatan Patimura 20, Kebayoran Baru, Jakarta 12110, Telp. 021-72796585 UMUM KARYA Fax. 021-72796585 Nomor : Um. o2.ob-dc/ztg Lampiran : 1 (satu) berkas Jakarta,

Lebih terperinci

PENDATAAN PUSKESMAS TAHUN 2006

PENDATAAN PUSKESMAS TAHUN 2006 DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA PENDATAAN PUSKESMAS TAHUN 2006 I. IDENTITAS WILAYAH NO. RINCIAN KODE PEDOMAN PENGISIAN 101 Provinsi Diisi dengan Nama Propinsi 102 Kabupaten/Kota Diisi dengan Nama

Lebih terperinci

Nomor : /SM.110/J.3.9/10/ Oktober 2013 Sifat : Penting Lampiran : 4 (empat) lembar Perihal : Pemanggilan Calon Peserta Diklat

Nomor : /SM.110/J.3.9/10/ Oktober 2013 Sifat : Penting Lampiran : 4 (empat) lembar Perihal : Pemanggilan Calon Peserta Diklat Nomor : /SM.110/J.3.9/10/2013 03 Oktober 2013 Sifat : Penting Lampiran : 4 (empat) lembar Perihal : Pemanggilan Calon Peserta Diklat Yang terhormat, (lampiran 1) di Tempat Bersama ini kami sampaikan bahwa

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Undang-undang RI No. 53 tahun 1999.Kabupaten Rokan Hilir terletak di pesisir timur Pulau

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Undang-undang RI No. 53 tahun 1999.Kabupaten Rokan Hilir terletak di pesisir timur Pulau 34 BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1 Luas Wilayah Kabupaten Rokan Hilir merupakan sebuah Kabupaten baru yang merupakan wilayah pemekaran dari Kabupaten Bengkalis. Dibentuk pada tanggal 4 Oktober

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. sejarah ekonomi dan selalu menarik untuk dibicarakan. Pengangguran adalah

BAB I PENDAHULUAN. sejarah ekonomi dan selalu menarik untuk dibicarakan. Pengangguran adalah BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pengangguran merupakan suatu topik yang tidak pernah hilang dalam sejarah ekonomi dan selalu menarik untuk dibicarakan. Pengangguran adalah istilah bagi orang yang

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI NOMOR 27 TAHUN 2008

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI NOMOR 27 TAHUN 2008 LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI NOMOR 27 TAHUN 2008 PERATURAN DAERAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI NOMOR 272 TAHUN 2008 TENTANG KESEHATAN IBU, BAYI BARU LAHIR, BAYI DAN ANAK BALITA DI KABUPATEN SERDANG

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) SERENTAK Tingkat provinsi (7 daerah) Tingkat kabupaten / kota. Aceh (Kota, 4 daerah dan Kabupaten, 16 daerah)

PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) SERENTAK Tingkat provinsi (7 daerah) Tingkat kabupaten / kota. Aceh (Kota, 4 daerah dan Kabupaten, 16 daerah) PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) Pemilihan umum Gubernur Aceh 2017 (Banda Aceh) Pemilihan umum Gubernur Bangka Belitung 2017 (Sungai Liat) Pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2017 (Jakarta) Pemilihan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 15 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 72 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

Lampiran 1 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Per Kapita Menurut Kabupaten/Kota Atas Dasar Harga Konstan (Rupiah)

Lampiran 1 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Per Kapita Menurut Kabupaten/Kota Atas Dasar Harga Konstan (Rupiah) LAMPIRAN Lampiran 1 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Per Kapita Menurut / Atas Dasar Harga Konstan (Rupiah) / 2010 2011 2012 2013 2014 2015 1 Nias 3.887.995 4.111.318 13.292.683.44 14. 046.053.44

Lebih terperinci

BAB II BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PERIKANAN MEDAN. Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Belawan merupakan

BAB II BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PERIKANAN MEDAN. Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Belawan merupakan BAB II BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PERIKANAN MEDAN A. Sejarah Singkat Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Belawan merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Departemen Kelautan dan

Lebih terperinci

, WIB

, WIB Nomor : 193/UN35.14/SE/2017 8 November 2017 Lamp : 1 (satu) berkas Hal : Pemanggilan mengikuti PLPG Angkatan 6 Guru Kemdikbud Tahun 2017 Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Seperti Daftar Terlampir

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

Provinsi Sumatera Utara: Demografi

Provinsi Sumatera Utara: Demografi Fact Sheet 02/2015 (28 Februari 2015) Agrarian Resource Center ARC Provinsi Sumatera Utara: Demografi Provinsi Sumatera Utara adalah provinsi peringkat ke-4 di Indonesia dari sisi jumlah penduduk. Pada

Lebih terperinci

Prof. Ganefri, Ph.D. Tembusan: NIP Ketua PSG Rayon 106 UNP

Prof. Ganefri, Ph.D. Tembusan: NIP Ketua PSG Rayon 106 UNP Nomor : 249/UN35.14/SE/2017 8 Desember 2017 Lamp : 1 (satu) berkas Hal : Pemanggilan mengikuti PLPG Guru Kemenag Tahun 2017 Yth. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota Seperti Daftar Terlampir

Lebih terperinci

PEDOMAN PENDATAAN PUSKESMAS TAHUN 2006 PENDATAAN BANGUNAN, PERALATAN, SARANA PENUNJANG, TENAGA, DAN BIAYA DI PUSKESMAS DAN JARINGANNYA

PEDOMAN PENDATAAN PUSKESMAS TAHUN 2006 PENDATAAN BANGUNAN, PERALATAN, SARANA PENUNJANG, TENAGA, DAN BIAYA DI PUSKESMAS DAN JARINGANNYA PEDOMAN PENDATAAN PUSKESMAS TAHUN 2006 PENDATAAN BANGUNAN, PERALATAN, SARANA PENUNJANG, TENAGA, DAN BIAYA DI PUSKESMAS DAN JARINGANNYA DEPARTEMEN KESEHATAN RI JAKARTA 2006 BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR

Lebih terperinci

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009 ACEH ACEH ACEH SUMATERA UTARA SUMATERA UTARA SUMATERA BARAT SUMATERA BARAT SUMATERA BARAT RIAU JAMBI JAMBI SUMATERA SELATAN BENGKULU LAMPUNG KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KEPULAUAN RIAU DKI JAKARTA JAWA BARAT

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. usaha pertanian (0,74 juta rumah tangga) di Sumatera Utara.

BAB I PENDAHULUAN. usaha pertanian (0,74 juta rumah tangga) di Sumatera Utara. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara agraris dimana pertanian merupakan basis utama perekonomian nasional. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih menggantungkan hidupnya pada

Lebih terperinci

BUPATI GARUT P E R A T U R A N B U P A T I G A R U T NOMOR 505 TAHUN 2011 TENTANG

BUPATI GARUT P E R A T U R A N B U P A T I G A R U T NOMOR 505 TAHUN 2011 TENTANG BUPATI GARUT P E R A T U R A N B U P A T I G A R U T NOMOR 505 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PELAYANAN JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT (JAMKESMAS) DAN JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) PADA FASILITAS

Lebih terperinci

5 2017, WIB

5 2017, WIB Nomor : 175/UN35.14/SE/2017 27 Oktober 2017 Lamp : 1 (satu) berkas Hal : Pemanggilan mengikuti PLPG Angkatan 5 Guru Kemdikbud Tahun 2017 Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Seperti Daftar Terlampir

Lebih terperinci

KEPUTUSAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR HK.03.01/VI/432/2010 TENTANG

KEPUTUSAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR HK.03.01/VI/432/2010 TENTANG KEPUTUSAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.03.01/VI/432/2010 TENTANG DATA SASARAN PROGRAM KEMENTERIAN KESEHATAN TAHUN 2010 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SEKRETARIS

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG PEMERINTAH KABUPATEN MALANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN MALANG NOMOR 13 TAHUN 2008 TENTANG KESEHATAN IBU, BAYI BARU LAHIR DAN ANAK (KIBBLA) DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MALANG, Menimbang : a.

Lebih terperinci

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TAHUN 2016

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TAHUN 2016 BPS PROVINSI SUMATERA UTARA INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TAHUN 2016 No. 29/05/12/Thn. XX, 5 Mei 2017 IPM PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2016 MEMASUKI KATEGORI TINGGI Pembangunan manusia di Sumatera

Lebih terperinci

, WIB

, WIB Nomor : 217/UN35.14/SE/2017 21 November 2017 Lamp : 1 (satu) berkas Hal : Pemanggilan mengikuti PLPG Angkatan 7 Guru Kemdikbud Tahun 2017 Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Seperti Daftar Terlampir

Lebih terperinci

TENTANG BUPATI SERANG,

TENTANG BUPATI SERANG, BUPATI SERANG PERATURAN BUPATI SERANG NOMOR 24 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN BANTUAN OPERASIONAL PELAYANAN KESEHATAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT (JAMKESMAS) DAN JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL) PADA

Lebih terperinci

REKAPITULASI STATUS PENYELESAIAN PERDA RTRW PROVINSI BULAN APRIL 2013, MEI 2013 & JUNI 2013

REKAPITULASI STATUS PENYELESAIAN PERDA RTRW PROVINSI BULAN APRIL 2013, MEI 2013 & JUNI 2013 Jumlah 0 30 20 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Proses Revisi REKAPITULASI STATUS PENYELESAIAN PERDA RTRW PROVINSI BULAN APRIL 203, MEI 203 & JUNI 203 Rekomendasi Gubernur Sudah Pembahasan BKPRN 9 9 8 Sudah Mendapatkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pada September 2000 sebanyak 189 negara anggota PBB termasuk

BAB I PENDAHULUAN. Pada September 2000 sebanyak 189 negara anggota PBB termasuk BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pada September 2000 sebanyak 189 negara anggota PBB termasuk Indonesia, sepakat untuk mengadopsi deklarasi Millenium Development Goals (MDG) atau Tujuan Pertumbuhan

Lebih terperinci

PROFIL SINGKAT PROVINSI MALUKU TAHUN 2014

PROFIL SINGKAT PROVINSI MALUKU TAHUN 2014 PROFIL SINGKAT PROVINSI MALUKU TAHUN 2014 1 Jumlah kabupaten/kota 8 Tenaga Kesehatan di fasyankes Kabupaten 9 Dokter spesialis 134 Kota 2 Dokter umum 318 Jumlah 11 Dokter gigi 97 Perawat 2.645 2 Jumlah

Lebih terperinci

Musrenbang RKPD Provinsi Sumatera Utara 2013 Hotel Santika, Selasa 2 April 2013 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SUMATERA UTARA

Musrenbang RKPD Provinsi Sumatera Utara 2013 Hotel Santika, Selasa 2 April 2013 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SUMATERA UTARA Musrenbang RKPD Provinsi Sumatera Utara 2013 Hotel Santika, Selasa 2 April 2013 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SUMATERA UTARA 1 PERTUMBUHAN EKONOMI, STRUKTUR PEREKONOMIAN DAN PDRB PERKAPITA EKSPOR, IMPOR

Lebih terperinci

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia :

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia : ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2015 Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia : 255.461.686 Sumber : Pusdatin, 2015 ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK PROVINSI BANTEN TAHUN 2015 Estimasi Jumlah Penduduk Banten

Lebih terperinci

KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMP TAHUN 2012

KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMP TAHUN 2012 KAB/KOTA PRIORITAS SASARAN DIKLAT GURU PENGEMBANG MATEMATIKA JENJANG SMP TAHUN 2012 No Provinsi Kab/Kota 1 Nanggro Aceh Darussalam Kab. Aceh Jaya Kab. Aceh Nagan Raya Kab. Aceh Singkil Kab. Aceh Tenggara

Lebih terperinci

DAFTAR UNDANGAN SOSIALISASI JUKNIS DAN KONSULTASI PROGRAM PENGGUNAAN DAK BIDANG INFRASTRUKTUR TAHUN 2014

DAFTAR UNDANGAN SOSIALISASI JUKNIS DAN KONSULTASI PROGRAM PENGGUNAAN DAK BIDANG INFRASTRUKTUR TAHUN 2014 Provinsi Aceh 1 Kepala Bappeda Provinsi Aceh 2 Kepala Bappeda Kab. Aceh Barat 3 Kepala Bappeda Kab. Aceh Besar 4 Kepala Bappeda Kab. Aceh Selatan 5 Kepala Bappeda Kab. Aceh Singkil 6 Kepala Bappeda Kab.

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

PERATURAN WALIKOTA TANGERANG SELATAN

PERATURAN WALIKOTA TANGERANG SELATAN PERATURAN WALIKOTA TANGERANG SELATAN NOMOR 9 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN BANTUAN OPERASIONAL PELAYANAN KESEHATAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT DAN JAMINAN PERSALINAN PADA PUSKESMAS DAN JARINGANNYA

Lebih terperinci

BUPATI ALOR PERATURAN BUPATI ALOR NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG REVOLUSI KESEHATAN IBU DAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI ALOR,

BUPATI ALOR PERATURAN BUPATI ALOR NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG REVOLUSI KESEHATAN IBU DAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI ALOR, BUPATI ALOR PERATURAN BUPATI ALOR NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG REVOLUSI KESEHATAN IBU DAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI ALOR, Menimbang Mengingat : a. bahwa kesehatan merupakan hak asasi

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Puskesmas adalah unit pelaksana teknis (UPT) yang melaksanakan sebagian tugas dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan

Lebih terperinci

Sumatera Utara. Rumah Balai Batak Toba

Sumatera Utara. Rumah Balai Batak Toba , Laporan Provinsi 105 Sumatera Rumah Balai Batak Toba Rumah Balai Batak Toba adalah rumah adat dari daerah Sumatera. Rumah ini terbagi atas dua bagian, yaitu jabu parsakitan dan jabu bolon. Jabu parsakitan

Lebih terperinci

Pariwisata. Sentra DAK REGULER. dan Pertanian. dan. Kawasan. Kedaulatan Berencana Pariwisata Pariwisata. Pariwisata.

Pariwisata. Sentra DAK REGULER. dan Pertanian. dan. Kawasan. Kedaulatan Berencana Pariwisata Pariwisata. Pariwisata. RINCIAN ALOKASI DANA ALOKASI KHUSUS () FISIK MENURUT PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TA 2017 RINCIAN ALOKASI DANA ALOKASI KHUSUS () FISIK MENURUT PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TA 2017 (dalam jutaan rupiah) Nama Kelautan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Jaminan Kesehatan merupakan jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar

Lebih terperinci

1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan

1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan I. Latar Belakang Beberapa pertimbangan dikeluarkannya Permenkes ini diantaranya, bahwa penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat perlu ditata ulang untuk meningkatkan aksesibilitas, keterjangkauan, dan

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

Nomor : /SM.110/J.3.9/10/ Oktober 2013 Sifat : Penting Lampiran : 3 (tiga) lembar Perihal : Permintaan Calon Peserta Diklat

Nomor : /SM.110/J.3.9/10/ Oktober 2013 Sifat : Penting Lampiran : 3 (tiga) lembar Perihal : Permintaan Calon Peserta Diklat Nomor : /SM.110/J.3.9/10/2013 04 Oktober 2013 Sifat : Penting Lampiran : 3 (tiga) lembar Perihal : Permintaan Calon Peserta Diklat Yang terhormat, (lampiran 1) di Tempat Bersama ini kami sampaikan bahwa

Lebih terperinci

BUPATI TEMANGGUNG PERATURAN BUPATI TEMANGGUNG NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG

BUPATI TEMANGGUNG PERATURAN BUPATI TEMANGGUNG NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG BUPATI TEMANGGUNG PERATURAN BUPATI TEMANGGUNG NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DAN PENGGUNAAN DANA PROGRAM JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT DAN JAMINAN PERSALINAN DI PUSKESMAS DAN JARINGANNYA

Lebih terperinci

Katalog: 9199018 TNJAUAN RNAL Berdasarkan PDRB KABUPATN/KTA 2011-2015 BUKU 1 PULAU SUMATRA BADAN PUSAT STATSTK Tinjauan Regional Berdasarkan PDRB Kabupaten/Kota 2011-2015 Pulau Sumatera Buku 1 S S N :

Lebih terperinci

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia :

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia : ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2015 Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia : 255.461.686 Sumber : Pusdatin, 2015 ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK PROVINSI GORONTALO TAHUN 2015 Estimasi Jumlah Penduduk Gorontalo

Lebih terperinci

Lampiran Laporan Akuntabilitas Kinerja Direktorat Kesehatan Keluarga TA 2016

Lampiran Laporan Akuntabilitas Kinerja Direktorat Kesehatan Keluarga TA 2016 Lampiran Laporan Akuntabilitas Kinerja Direktorat Kesehatan Keluarga TA 2016 Lampiran Perjanjian Kinerja Direktur Kesehatan Keluarga dengan Dirjen Kesehatan Masyarakat. Lampiran, Cakupan Indikator Kesehatan

Lebih terperinci

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia :

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia : ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2015 Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia : 255.461.686 Sumber : Pusdatin, 2015 ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2015 Estimasi Jumlah Penduduk

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP 27 November 2014 KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga

Lebih terperinci

6. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Tahun 2011 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara

6. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Tahun 2011 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara BUPATI BANYUWANGI SALINAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 21 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 30 TAHUN 2012 TENTANG PEMBAGIAN JASA PELAYANAN KESEHATAN Menimbang DENGAN

Lebih terperinci

BAB III TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DAN KEMISKINAN DI KABUPATEN/KOTA PROPINSI SUMATERA UTARA

BAB III TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DAN KEMISKINAN DI KABUPATEN/KOTA PROPINSI SUMATERA UTARA 39 BAB III TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DAN KEMISKINAN DI KABUPATEN/KOTA PROPINSI SUMATERA UTARA 3.1. Karakteristik Kemiskinan Propinsi Sumatera Utara Perkembangan persentase penduduk miskin di Sumatera

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Semenjak dua puluh tahun terakhir, dengan kemajuan besar dalam bidang teknologi informasi khususnya di bidang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Semenjak dua puluh tahun terakhir, dengan kemajuan besar dalam bidang teknologi informasi khususnya di bidang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Semenjak dua puluh tahun terakhir, dengan kemajuan besar dalam bidang teknologi informasi khususnya di bidang kesehatan telah dikembangkan dan diterapkan berbagai bentuk

Lebih terperinci

PERLUKAH RAWAT INAP DI PUSKESMAS

PERLUKAH RAWAT INAP DI PUSKESMAS PERLUKAH RAWAT INAP DI PUSKESMAS Pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap

Lebih terperinci

QANUN KABUPATEN BIREUEN NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG KESEHATAN IBU, BAYI BARU LAHIR DAN ANAK

QANUN KABUPATEN BIREUEN NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG KESEHATAN IBU, BAYI BARU LAHIR DAN ANAK QANUN KABUPATEN BIREUEN NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG KESEHATAN IBU, BAYI BARU LAHIR DAN ANAK BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG ATAS RAHMAT ALLAH YANG MAHA

Lebih terperinci

PERATURAN GUBERNUR BANTEN NOMOR 50 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN SISTEM RUJUKAN PELAYANAN KESEHATAN PERORANGAN DI PROVINSI BANTEN

PERATURAN GUBERNUR BANTEN NOMOR 50 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN SISTEM RUJUKAN PELAYANAN KESEHATAN PERORANGAN DI PROVINSI BANTEN PERATURAN GUBERNUR BANTEN NOMOR 50 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN SISTEM RUJUKAN PELAYANAN KESEHATAN PERORANGAN DI PROVINSI BANTEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANTEN, Menimbang :

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pembangunan kesehatan diarahkan untuk terciptanya kesadaran, kemauan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pembangunan kesehatan diarahkan untuk terciptanya kesadaran, kemauan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pembangunan kesehatan diarahkan untuk terciptanya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk, agar dapat mewujudkan derajat kesehatan

Lebih terperinci

Nomor : UND/947/S.PAN-RB/09/ September 2015 Lampiran : 1 (satu) exp. Hal : Rapat Koordinasi Penyusunan Soal TKB

Nomor : UND/947/S.PAN-RB/09/ September 2015 Lampiran : 1 (satu) exp. Hal : Rapat Koordinasi Penyusunan Soal TKB Nomor : UND/947/S.PAN-RB/09/2015 8 September 2015 Lampiran : 1 (satu) exp. Hal : Rapat Koordinasi Penyusunan Soal TKB Yth. Para Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota (Daftar Terlampir) di Tempat Dengan hormat,

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BULUNGAN NOMOR 6 TAHUN 2011 TENTANG KESEHATAN IBU, BAYI BARU LAHIR DAN ANAK

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BULUNGAN NOMOR 6 TAHUN 2011 TENTANG KESEHATAN IBU, BAYI BARU LAHIR DAN ANAK PERATURAN DAERAH KABUPATEN BULUNGAN NOMOR 6 TAHUN 2011 TENTANG KESEHATAN IBU, BAYI BARU LAHIR DAN ANAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BULUNGAN, Menimbang : a. bahwa kesadaran masyarakat akan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Tujuan Pembangunan Kesehatan menuju Indonesia. Sehat mencantumkan empat sasaran pembangunan

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Tujuan Pembangunan Kesehatan menuju Indonesia. Sehat mencantumkan empat sasaran pembangunan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Tujuan Pembangunan Kesehatan menuju Indonesia Sehat 2010-2014 mencantumkan empat sasaran pembangunan kesehatan, yaitu: 1) Menurunnya disparitas status kesehatan

Lebih terperinci

LAMPIRAN XV PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016

LAMPIRAN XV PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 2016 RINCIAN DANA BAGI HASIL SUMBER DAYA ALAM PANAS BUMI MENURUT PROVINSI/KABUPATEN/KOTA

Lebih terperinci

PELAKSANAAN KEGIATAN DITJEN CIPTA KARYA TAHUN ANGGARAN 2009 STATUS : 31 AGUSTUS 2010, JAM WIB

PELAKSANAAN KEGIATAN DITJEN CIPTA KARYA TAHUN ANGGARAN 2009 STATUS : 31 AGUSTUS 2010, JAM WIB SUMBER DANA PELAKSANAAN KEGIATAN DITJEN CIPTA KARYA TAHUN ANGGARAN 2009 PLN JUMLAH PAKET NILAI PAKET PELAKSANAAN LELANG PERSIAPAN PROSES LELANG TERKONTRAK x Rp. 1.000 NILAI TERKONTRAK 1 REGULER (MA 33)

Lebih terperinci

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 54 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN YANG DIBIAYAI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KOTA

Lebih terperinci

Lampiran 1. Data Luas Panen dan Produksi Kabupaten/Kota di Sumatera Utara Tahun

Lampiran 1. Data Luas Panen dan Produksi Kabupaten/Kota di Sumatera Utara Tahun Lampiran 1 Data Luas Panen dan Produksi Kabupaten/Kota di Sumatera Utara Tahun 2012 Kabupaten/Kota Luas Panen (ha) Produksi (ton) Rata-rata Produksi (kw/ha) Nias 9449 30645 32.43 Mandailing Natal 37590

Lebih terperinci

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 9 TAHUN 2017 TENTANG

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 9 TAHUN 2017 TENTANG WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 9 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM JAMINAN PERSALINAN KOTA MATARAM WALIKOTA MATARAM, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

Analisis Belanja Infrastruktur D i a n t a r a J a l a n B e r l u b a n g. T. Triansa Putra Banda Aceh, 26 Februari 2013

Analisis Belanja Infrastruktur D i a n t a r a J a l a n B e r l u b a n g. T. Triansa Putra Banda Aceh, 26 Februari 2013 Analisis Belanja Infrastruktur D i a n t a r a J a l a n B e r l u b a n g T. Triansa Putra Banda Aceh, 26 Februari 2013 Rp. Triliun Belanja Infrastruktur Aceh meningkat lebih dua kali lipat sejak tahun

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP KATA PENGANTAR Keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan perencanaan yang baik yang didasarkan pada data dan informasi kesehatan yang tepat dan akurat serta berkualitas, sehingga dapat menggambarkan

Lebih terperinci

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG JAMINAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN YANG DIBIAYAI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KOTA SURABAYA

Lebih terperinci

DAFTAR RUTE LELANG JASA ANGKUTAN DARAT TAHUN DI WILAYAH DISTRIBUSI PT. PUPUK ISKANDAR MUDA

DAFTAR RUTE LELANG JASA ANGKUTAN DARAT TAHUN DI WILAYAH DISTRIBUSI PT. PUPUK ISKANDAR MUDA DI WILAYAH DISTRIBUSI PT. PUPUK ISKANDAR MUDA No Provinsi GUDANG ASAL NO. GUDANG TUJUAN STATUS KUANTUM PT PUPUK ISKANDAR MUDA UREA I ACEH GD. Lini I Kr. Geukueh 1 Lini III Simeulue FRANCO 540,00 2 Lini

Lebih terperinci

BERITA RESMI STATISTIK

BERITA RESMI STATISTIK BERITA RESMI STATISTIK BPS KOTA GUNUNGSITOLI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TAHUN 2016 IPM KOTA GUNUNGSITOLI TAHUN 2016 SEBESAR 66,85 No. 01/12785/06/2017, 11 Juli 2017 Pembangunan manusia di Kota Gunungsitoli

Lebih terperinci

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN YANG DIBIAYAI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH KOTA

Lebih terperinci

DAFTAR NAMA DAERAH PESERTA KEGIATAN PEMANTAPAN DUKUNGAN PENGGUNAAN TI DALAM PROSES PENCALONAN PILKADA 2017 GELOMBANG I JUMAT, 29 JULI 2016

DAFTAR NAMA DAERAH PESERTA KEGIATAN PEMANTAPAN DUKUNGAN PENGGUNAAN TI DALAM PROSES PENCALONAN PILKADA 2017 GELOMBANG I JUMAT, 29 JULI 2016 DAFTAR NAMA DAERAH PESERTA KEGIATAN PEMANTAPAN DUKUNGAN PENGGUNAAN TI DALAM PROSES PENCALONAN PILKADA 07 GELOMBANG I JUMAT, 9 JULI 06 Peserta Kepala Bagian Hukum, Teknis dan Hupmas bagi Provinsi yang daerahnya

Lebih terperinci