Dita Ningtias, Ridwan Joharmawan, Yahmin Universitas Negeri Malang

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Dita Ningtias, Ridwan Joharmawan, Yahmin Universitas Negeri Malang"

Transkripsi

1 PENGARUH PENDEKATAN CHEMOENTREPRENEURSHIP (CEP) DALAM MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF DAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS X SMAN 10 MALANG PADA MATERI MINYAK BUMI Dita Ningtias, Ridwan Joharmawan, Yahmin Universitas Negeri Malang ABSTRACT: The purposes of this research are to know: feasibility model of learning, and the effect of CEP approach in model STAD on students cognitive and entrepreneurship interest of the tenth graders of SMA Negeri 10 Malang in studying petroleum. Data was collected using tests and questionnaires about interest in entrepreneurship, then the data were analyzed using descriptive and inferential statistics (t-test). The results showed that there are effect of CEP approach in model STAD on students cognitive and entrepreneurship interest of the tenth graders of SMA Negeri 10 Malang in studying petroleum. The result of the study showed that the students who learnt with CEP approach in STAD model got higher score, which was 81.6, than those who learnt with STAD model only, which was The students entrepreneur interest of experimental class was also had higher score, which was 84.7, than control class, which was ABSTRAK: Tujuan penelitian adalah mengetahui: keterlaksanaan model pembelajaran; dan pengaruh pendekatan CEP dalam model STAD terhadap kemampuan kognitif dan minat berwirausaha siswa pada materi minyak bumi. Data dikumpulkan dengan menggunakan soal tes dan angket minat berwirausaha, selanjutnya data dianalisis menggunakan statistika deskriptif dan inferensial (ujit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan CEP dalam model STAD terhadap kemampuan kognitif dan minat berwirausaha siswa pada materi minyak bumi. Kemampuan kognitif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CEP dalam model STAD lebih tinggi (rata-rata kelasnya 81,56) daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD (rata-rata kelasnya 70,00). Minat berwirausaha siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CEP dalam model STAD lebih tinggi (rata-rata kelasnya 84,70) daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD (rata-rata kelasnya 80,40). Kata kunci: Pendekatan Chemoentrepreneurship (CEP) dalam Model Student Teams Achievement Divisions (STAD), kemampuan kognitif, minat berwirausaha. Kimia merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa SMA. Materi kimia sebagian besar berupa teori dan perhitungan membuat guru sering menggunakan metode ceramah dalam pembelajarannya. Pada metode ini kadang-kadang membuat konsentrasi siswa menjadi mudah terpecah dengan hal lain, sehingga sebagian besar siswa tidak dapat memahami dan menyerap materi kimia yang disampaikan guru dengan baik. Akibatnya hal ini akan berdampak langsung pada nilai pengukuran pemahaman siswa. Hal ini terbukti dengan data nilai rata-rata ulangan tengah semester kelas X pada semester genap tahun ajaran 2012/2013 sebesar 61,64. Data rata-rata nilai ini masih di bawah Standar Ketuntasan Minimal (SKM) di SMAN 10 Malang, mengingat bahwa SKM yang harus ditempuh untuk materi kimia adalah 78. Berdasarkan hal tersebut, tentunya perlu dilakukan perubahan besar dalam pembelajaran kimia di SMA. Mengingat kimia merupakan salah satu mata pelajaran bidang IPA yang diikutsertakan dalam ujian nasional. Hal ini akan 1

2 berdampak pada mutu lulusan SMA. SMA adalah jenjang pendidikan yang mempersiapkan siswanya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Akan tetapi tidak semua siswa lulusan SMA melanjutkan jenjang pendidikannya ke perguruan tinggi, sehingga berpotensi menjadi pengangguran. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2012, jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2012 mencapai 7,6 juta orang. Dan pengangguran dari pendidikan menengah atas menempati posisi tertinggi dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 10,34%. Berdasarkan data tersebut maka diperlukan adanya upaya untuk mempersiapkan siswa SMA menjadi lulusan berkualitas dan memiliki ketrampilan sehingga mampu memenuhi lapangan kerja di Indonesia. Kebutuhan akan orientasi baru dalam pendidikan ini terasa begitu kuat dan nyata dalam berbagai bidang studi, demikian pula dalam bidang studi kimia. Kimia merupakan salah satu pelajaran yang aplikasinya sangat banyak dalam kehidupan yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi sebuah wirausaha dalam bidang kimia. Berdasarkan data minat kewirausahaan dari dua sampel penelitian yang dilakukan oleh peneliti, didapatkan skor rata-rata angket minat kewirausahaan sebesar 76,07. Skor ini termasuk tinggi, akan tetapi minat berwirausaha siswa yang tinggi ini belum mendapatkan sarana yang tepat untuk mengembangkannya. Berangkat dari masalah tersebut, perlu dilakukan langkah-langkah agar pendidikan di SMA juga dapat membekali siswa dengan ketrampilan di dunia kerja (vocational skill) di samping pengetahuan tentang materi kimia, sehingga siswa tidak hanya pandai dalam bidang teori saja tetapi juga memiliki ketrampilan yang dapat digunakan setelah menyelesaikan jenjang pendidikannya. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan untuk menjawab permasalahan di atas adalah pendekatan Chemoentrepreneurship (CEP). CEP merupakan suatu pendekatan pembelajaran kimia yang kontekstual, yaitu pendekatan kimia yang mengaitkan materi yang sedang dipelajari dengan objek nyata. Dengan demikian selain memperoleh materi pelajaran siswa juga memiliki kesempatan untuk mempelajari proses pengolahan suatu bahan menjadi suatu produk yang bermanfaat, bernilai ekonomi dan menumbuhkan semangat berwirausaha. Melalui pendekatan CEP ini diharapkan siswa lebih kreatif sehingga dapat menerapkan ilmu pengetahuan yang sudah dipelajari dalam kehidupannya sehari-hari (Supartono, dkk., 2009: 477). Pendekatan pembelajaran kimia CEP juga memberi peluang kepada siswa untuk dapat mengatakan dan melakukan sesuatu. Jika pendekatan pembelajaran CEP diaplikasikan, maka siswa dapat mengingat lebih banyak konsep atau proses kimia yang dipelajari. Dampak dari penerapan CEP ini menjadikan belajar kimia bermakna, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. hal demikian sesuai dengan kerucut pengalaman belajar bahwa siswa belajar 10% dari yang dibaca, 20% dari yang didengar, 30% dari yang dilihat, 50% dari yang dilihat dan didengar, 70% dari yang dilakukan, dan 90% dari yang dilakukan dan dikatakan (Supartono, dkk., 2009: 339) Kegiatan siswa dengan pembelajaran CEP ini perlu dirancang sedemikian rupa agar sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Adapun cara yang dapat dilakukan adalah dengan memadukan pembelajaran CEP dengan suatu model pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat dipadukan dengan 2

3 pembelajaran CEP adalah model pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Salah satu tipe pembelajaran kooperatif adalah Student Teams Achievement Divisions (STAD). STAD merupakan metode pembelajaran kooperatif yang paling sederhana dan sebuah model pembelajaran yang baik untuk permulaan bagi seorang guru untuk mendekatkan pembelajaran pada pedekatan kooperatif (Slavin, 2005:143). Inti kegiatan dalam STAD adalah presentasi kelas, belajar dalam tim, pemberian kuis, dan pemberian penghargaan kepada kelompok yang tampil sangat baik. Pembelajaran kooperatif tipe STAD ini sangat berpengaruh besar dalam prestasi belajar siswa. Dengan model ini siswa dapat belajar dan dapat mengetahui bagaimana menyelidiki suatu hal secara sistematik dan analitik (inkuiri), serta siswa dapat bekerjasama dalam pembelajaran untuk memecahkan suatu masalah sehingga siswa dapat memahami suatu materi secara mendalam (Supartono, dkk., 2009: 338). Untuk itu perpaduan pendekatan CEP dengan model pembelajaran STAD ini sangat mungkin untuk dilakukan dalam pembelajaran kimia. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan Chemoentrepreneurship (CEP) dalam model Student Teams Achievement Divisions (STAD) di kelas X SMAN 10 Malang?; (2) Apakah terdapat perbedaan kemampuan kognitif antara siswa kelas X SMA Negeri 10 Malang yang dibelajarkan dengan model Student Teams Achievement Divisions (STAD) dengan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan Chemoentrepreneurship (CEP) dalam model Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada materi pokok minyak bumi?; dan (3) Apakah terdapat perbedaan minat berwirausaha antara siswa kelas X SMA Negeri 10 Malang yang dibelajarkan dengan model Student Teams Achievement Divisions (STAD) dengan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan Chemoentrepreneurship (CEP) dalam model Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada materi pokok minyak bumi? METODE Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasy experiment). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester genap SMA Negeri 10 Malang tahun ajaran 2012/2013 yang terdiri dari 7 kelas yaitu kelas X-1 sampai X-7. Sampel dipilih menggunakan teknik undian dan didapatkan dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran pendekatan CEP dalam model STAD. Variabel terikatnya adalah hasil belajar kognitif dan minat berwirausaha siswa kelas X SMAN 10 Malang pada materi minyak bumi. Variabel kontrolnya adalah guru, waktu pembelajaran, dan materi minyak bumi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi instrumen perlakuan (silabus, RPP, handout, dan LKS) dan instrumen pengukuran (lembar dan rubrik keterlaksanaan pembelajaran, soal postes, angket minat berwirausaha, dan tes ulangan harian). Sebelum semua instrumen digunakan untuk penelitian terlebih dahulu dilakukan validasi. Validasi silabus, RPP, handout, lembar dan rubrik keterlaksanaan pembelajaran, soal postes, dan LKS ini dilakukan oleh dosen 3

4 pembimbing. Validasi soal tes dilakukan oleh dosen kimia dan dua guru kimia SMA. Hasil validasi soal tes sebesar 96,67%. Validasi angket dilakukan oleh dosen manajemen dan hasil validasi angket sebesar 93,75%. Penelitian dilakukan mulai tanggal Mei Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskripsi dan teknik analisis statistik. Data hasil penelitian yang dianalisis deskriptif adalah hasil belajar siswa, hasil minat berwirausaha, dan kreatifitas. Data hasil penelitian yang dianalisis statistik yaitu data hasil belajar siswa yang meliputi aspek kognitif dan data minat berwirausaha. Hasil analisis statistik dari data hasil uji coba instrumen tes diperoleh nilai validitas butir soal yang digunakan untuk mengambil data antara 0,000 0,788; daya bedanya antara 0,070 0,600; taraf kesukarannya antara 0,300 0,960; dan reliabilitas soal tes 0,860. Pada penelitian ini diperoleh dua data siswa. Data kemampuan awal siswa berupa nilai tes materi redoks. Analisis data hasil belajar siswa dilakukan dengan menggunakan uji t independent, yang terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan analisis berupa uji normalitas dan uji homogenitas varian. HASIL ANALISIS Deskripsi Data Kemampuan Awal dan Hasil Belajar Siswa Data kemampuan awal siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh dari nilai hasil ulangan pada materi sebelumnya yaitu materi redoks. Data hasil belajar siswa pada ranah kognitif diperoleh dari nilai tes minyak bumi yang diberikan setelah kelas eksperimen dan kelas kontrol menerima perlakuan. Deskripsi data kemampuan awal dan data hasil belajar kemampuan kognitif siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol disajikan pada Tabel 1 berikut. Tabel 1 Deskripsi Data Hasil Belajar Siswa Ket Kemampuan Awal Hasil Belajar Kognitif Kelas Jumlah Nilai NIlai Standar Rata-rata Siswa terendah tertinggi Deviasi Kontrol 32 32, ,7 1,2219 Eksperimen 32 37,0 81,0 59,4 1,4502 Kontrol 32 45,0 100,0 70,0 1,2889 Eksperimen 32 45,0 100,0 81,5 1,5420 Deskripsi Data Minat Berwirausaha Awal dan Data Minat Berwirausaha Akhir Siswa Adapun data minat berwirausaha awal siswa diperoleh dari nilai angket minat berwirausaha yang diberikan sebelum siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol menerima perlakuan. Data minat berwirausaha akhir siswa diperoleh dari nilai angket minat berwirausaha yang diberikan setelah siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol menerima perlakuan. Deskripsi data minat berwirausaha awal dan minat berwirausaha akhir siswa disajikan pada tabel 2 berikut. 4

5 Tabel 2 Deskripsi Data Minat Berwirausaha Siswa Ket Minat Berwirausaha Awal Minat Berwirausaha Akhir Kelas Jumlah Nilai NIlai Standar Rata-rata Siswa terendah tertinggi Deviasi Kontrol 32 57,3 89,6 76,8 8,116 Eksperimen 32 55,2 95,8 75,8 8,527 Kontrol 32 60,4 92,7 80,4 8,026 Eksperimen 32 72,9 95,8 84,7 5,951 Hasil Analisis Data Kemampuan Awal dan Hasil Belajar Siswa Hipotesis kemampuan awal pada penelitian ini adalah siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol mempunyai kemampuan awal yang sama. Hipotesis hasil belajar pada penelitian ini adalah terdapat perbedaan kemampuan kognitif antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan CEP dalam model STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model STAD. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji t independent dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Sebelum dilakukan pengujian data kemampuan awal dan data hasil belajar dilakukan uji persyaratan analisis yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil uji persyaratan analisis diperoleh bahwa data kemampuan awal dan hasil belajar siswa memiliki sebaran normal dan memiliki ragam yang homogen. Hasil uji t independent, dapat dilihat pada Tabel 3 dibawah ini. Tabel 3 Hasil Uji t Kemampuan Kognitif Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Kelas Rata-rata Standar Deviasi Df Sig.(2 tailed) Eksperimen 81,560 11,563 62,000 0,002 Kontrol 70,000 11,563 60,108 Hasil Analisis Data Minat Berwirausaha Awal dan Data Minat Berwirausaha Akhir Siswa Hipotesis minat berwirausaha awal pada penelitian ini adalah siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol mempunyai minat berwirausaha yang sama. Hipotesis hasil belajar pada penelitian ini adalah terdapat perbedaan minat berwirausaha antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan CEP dalam model STAD dan siswa yang dibelajarkan dengan model STAD. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji t independent dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Sebelum dilakukan pengujian data minat berwirausaha awal dan data minat berwirausaha akhir dilakukan uji persyaratan analisis yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil uji persyaratan analisis diperoleh bahwa data minat berwirausaha awal dan data minat berwirausaha akhir siswa memiliki sebaran normal dan memiliki ragam yang homogen. Hasil uji t independent, dapat dilihat pada Tabel 4 berikut. 5

6 Tabel 4 Hasil Uji t Minat Berwirausaha Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Kelas Standar Deviasi Df Sig.(2 tailed) Eksperimen 5,951 62,000 0,020 Kontrol 8,026 67,176 PEMBAHASAN 1. Hasil Belajar Ranah Kognitif Pada penelitian ini, kelas eksperimen dan kelas kontrol diberikan model pembelajaran yang berbeda. Kelas eksperimen diberikan pembelajaran model STAD dengan pendekatan CEP dan kelas kontrol diberikan pembelajaran model STAD. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ranah kognitif siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini juga dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 81,56 dan kelas kontrol 70,00. Gambaran nilai rata-rata kemampuan awal dan hasil belajar kognitif siswa dapat dilihat pada Gambar 1 berikut. Nilai Hasil Belajar Kemampuan Awal Hasil Belajar Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Gambar 1 Nilai Rata-rata Kemampuan Awal dan Hasil Pembelajaran Perbedaan hasil belajar tersebut dikarenakan dalam pembelajaran dengan pendekatan CEP mengajarkan siswa untuk mempelajari proses pengolahan suatu bahan alam menjadi suatu produk yang bermanfaat sehingga siswa dapat tertarik untuk belajar kimia dan berwirausaha. Pembelajaran dengan pendekatan CEP ini dikembangkan ke konsep-konsep kimia yang berkaitan dan proses kimia yang melandasi, sehingga siswa dapat mengingat lebih banyak konsep atau proses kimia yang dipelajari. Dampak dari penerapan CEP ini menjadikan belajar siswa bermakna, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama dalam ranah kognitif. Hal ini sesuai dengan kerucut pengalaman belajar bahwa siswa belajar 10% dari yang membaca, 20% dari yang didengar, 30% dari yang dilihat, 50% dari yang dilihat dan didengar, 70% dari yang dilakukan, 90% dari yang dilakukan dan dikatakan. 6

7 2. Hasil Belajar Ranah Afektif Hasil penilaian hasil belajar ranah afektif pada kelas eksperimen, didapatkan persentase skor rata-rata tiap indikator penilaian ranah afektif pada pertemuan pertama sebesar 84,3%, pertemuan kedua sebesar 87,9%, dan pertemuan ketiga sebesar 90,4%. Persentase rata-rata nilai ranah afektif siswa kelas eksperimen dalam seluruh pertemuan sebesar 87,5%. Pada kelas kontrol persentase skor rata-rata tiap indikator penilaian ranah afektif yang tersaji pada tabel 4.10, pada pertemuan pertama sebesar 80,4%, pertemuan kedua sebesar 83,3%, dan pertemuan ketiga sebesar 84,9%. Adapun persentase rata-rata nilai ranah afektif siswa kelas kontrol dalam seluruh pertemuan sebesar 82,8%. Gambaran data hasil belajar ranah afektif pada seluruh pertemuan dapat dilihat pada Gambar 2 berikut. Nilai Afektif Siswa Pertemuan 1 Pertemuan 2 Pertemuan 3 Keseluruhan Pertemuan Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Gambar 2 Persentase Nilai Rata-rata Ranah Afektif Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata ranah afektif pada kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Perbedaan tersebut terjadi karena pembelajaran dengan pendekatan CEP ini mengajarkan untuk mengaitkan langsung pada objek nyata atau fenomena di sekitar kehidupan manusia, sehingga dengan pendekatan pembelajaran CEP ini memungkinkan siswa mempelajari proses pengolahan suatu bahan menjadi produk yang bermanfaat. Dengan pendekatan CEP ini, siswa akan lebih tertarik dan bersemangat lagi untuk belajar, sehingga dapat meningkatkan kegiatan siswa dalam ranah afektif seperti keseriusan dalam belajar, keaktifan dalam merespon pertanyaan, dan kerjasama dalam kelompok. Dengan meningkatnya hasil belajar siswa dalam ranah afektif, maka hasil belajar kognitif siswa pun juga meningkat. Hal ini terbukti dengan pada kelas eksperimen yang memiliki persentase rata-rata hasil belajar ranah afektif lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 87,50% memiliki rata-rata hasil belajar ranah kognitif yang tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 81,56, sedangkan pada kelas kontrol yang memiliki persentase rata-rata hasil belajar ranah afektif lebih rendah dari kelas eksperimen yaitu sebesar 82,80% memiliki rata-rata hasil belajar ranah kognitif yang lebih rendah dari kelas eksperimen yaitu sebesar 70,00. 7

8 3. Minat Berwirausaha Siswa Data minat berwirausaha siswa diperoleh dari angket minat berwirausaha yang diberikan kepada siswa sebelum dan setelah perlakuan pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan data minat berwirausaha dari kedua kelas sebelum diberikan perlakuan didapatkan skor rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 75,33 dan pada kelas kontrol sebesar 76,82. Skor rata-rata minat berwirausaha siswa setelah selesai diberikan perlakuan pada kelas eksperimen sebesar 84,70 dan pada kelas kontrol sebesar 80,44. Skor peningkatan pada kelas eksperimen sebesar 9,37 dan pada kelas kontrol sebesar 3,62. Gambaran data minat berwirausaha awal dan data minat berwirausaha akhir siswa dapat dilihat pada Gambar 3 berikut. Skor Minat Berwirausaha Sebelum Setelah Pembelajaran Pembelajaran Peningkatan Skor Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Gambar 3 Nilai Minat Berwirausaha Siswa Berdasarkan data minat berwirausaha siswa tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan skor rata-rata minat berwirausaha kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. Hal ini disebabkan karena pada kelas kontrol sama sekali tidak diberikan pengetahuan tentang kewirausahaan, walaupun kedua kelas samasama memperoleh praktikum untuk membuat lilin hias aromaterapi. Pada kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan CEP diberikan pengetahuan tentang kewirausahaan, sehingga siswa kelas eksperimen memiliki minat yang lebih besar untuk berwirausaha. Adanya pertumbuhan minat berwirausaha siswa tersebut karena penerapan pendekatan CEP dalam model STAD lebih menuntut potensi siswa untuk belajar secara maksimal sehingga mampu menampilkan kompetensi tertentu. Proses belajar siswa tidak lagi berorientasi kepada banyaknya materi pelajaran kimia, tetapi lebih berorientasi kepada kecakapan yang dapat ditampilkan siswa. Pembelajaran pendekatan CEP dalam model STAD memiliki beberapa kelebihan diantaranya kompetensi yang dapat dicapai lebih banyak, proses pembelajaran menjadi lebih menarik, siswa terfokus perhatiannya dan termotivasi untuk mengetahui lebih jauh serta hasil belajarnya menjadi lebih bermakna (Supartono, dkk., 2009: 338). 8

9 PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan rumusan masalah dan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Pelaksanaan pembelajaran pendekatan CEP dalam model STAD pada penelitian ini berjalan dengan baik, hal ini ditunjukkan dari kesesuaian pelaksanaan pembelajaran pendekatan CEP dalam model STAD dengan RPP ranah afektif siswa dalam pembelajaran ini juga tercapai dengan baik yaitu 91,25%; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar antara kelas yang pembelajarannya menggunakan model STAD dan kelas yang pembelajarannya menggunakan pendekatan CEP dalam model STAD. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas eksperimen 81,56, sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol 70,00. Jadi pembelajaran pendekatan CEP dalam model STAD dapat meningkatkan hasil belajar kimia pada materi minyak bumi; dan (3) Terdapat perbedaan yang signifikan pada minat berwirausaha antara kelas yang dibelajarkan dengan model STAD dan kelas yang dibelajarkan dengan pendekatan CEP dalam model STAD. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari ratarata skor angket pada kelas eksperimen sebesar 84,70 dan pada kelas kontrol sebesar 80,44. Saran Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, saran yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut: (1) Pendekatan CEP dalam model STAD disarankan untuk diterapkan pada materi minyak bumi pada pembelajaran berikutnya di sekolah; (2) Penelitian ini mengkaji pengaruh pendekatan CEP dalam model STAD terhadap kemampuan kognitif dan minat berwirausaha siswa, sehingga peneliti lain dapat menguji pengaruh pendekatan CEP dalam model STAD dengan variabel yang lainnya, misalnya pada motivasi belajar, perbedaan sikap siswa dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. DAFTAR RUJUKAN Arikunto, S Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara. Arikunto, S Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi 2010). Jakarta: Rineka Cipta. Buchari Alma Kewirausahaan untuk Mahasiswa dan Umum. Bandung: Alfabeta. Djaali &Muljono, Pudji Pengukuran dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo. Keadaan Ketenagakerjaan Februari Badan Pusat Statistik. (Online), ( diakses 1 Mei

10 Pratiwi, R. Y Penerapan Pendekatan Chemoentrepreneurship (CEP) Terhadap Minat Berwirausaha, Motivasi Belajar, Kreatifitas dan Kemampuan Kognitif Kimia Siswa Kelas X SMAN 2 Batu Pada Materi Pokok Minyak Bumi. Skripsi tidak diterbitkan: Malang: UM. Slavin, R. E Cooperative Learning: Teori, Riset dan Praktik. Terjemahan Oleh Lita. Bandung: Nusa Media. Slavin, R. E Cooperative Learning: Theory, Research and Practice. London: Allyman Bacon. Sugiyono Statistika untuk Penelitian. Bandung:Alfabeta Supartono, Wijayati, N. & Sari, A. H Kajian Prestasi Belajar Siswa SMA dengan Metode Student Teams Achievement Divisions Melalui Pendekatan Chemo-entrepreneurship. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, (Online), 3 (1): , ( diakses 16 April Supartono, Saptorini & Asmorowati, D. S Pembelajaran Kimia Menggunakan Kolaborasi Konstruktif dan Inkuiri Berorientasi Chemoentrepreneurship. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, (Online), 3 (2): , ( diakses 16 April

Iklilul Millah, Parlan, Dedek Sukarianingsih Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang

Iklilul Millah, Parlan, Dedek Sukarianingsih Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA LABORATORIUM UM PADA MATERI HIDROKARBON Iklilul Millah, Parlan, Dedek Sukarianingsih

Lebih terperinci

KAJIAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA DENGAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS MELALUI PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP

KAJIAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA DENGAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS MELALUI PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP Supartono, dkk., Kajian Prestasi Belajar Siswa... 337 KAJIAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA DENGAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS MELALUI PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP Supartono, Nanik Wijayati,

Lebih terperinci

Mono Eviyanto, Ridwan Joharmawan, Dermawan Afandy Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang

Mono Eviyanto, Ridwan Joharmawan, Dermawan Afandy Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIBELAJARKAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI TENTANG LARUTAN PENYANGGA KELAS XI MA Mono Eviyanto, Ridwan Joharmawan,

Lebih terperinci

Auliya Puspitaningtyas, Parlan, Dedek Sukarianingsih Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang

Auliya Puspitaningtyas, Parlan, Dedek Sukarianingsih Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DALAM MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 10 MALANG PADA POKOK BAHASAN KELARUTAN (s) DAN HASIL KALI KELARUTAN

Lebih terperinci

PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN KOLABORASI KONSTRUKTIF DAN INKUIRI BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP

PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN KOLABORASI KONSTRUKTIF DAN INKUIRI BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP 476 Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, Vol. 3 No.2, 2009, hlm 476-483 PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN KOLABORASI KONSTRUKTIF DAN INKUIRI BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP Supartono, Saptorini, Dian Sri

Lebih terperinci

Kata kunci: Inkuiri Terbimbing kolaboratif, hidrolisis garam

Kata kunci: Inkuiri Terbimbing kolaboratif, hidrolisis garam PERBEDAAN HASIL BELAJAR KIMIA MATERI HIDROLISIS GARAM SISWA SMA NEGERI 1 REJOTANGAN TULUNGAGUNG YANG DIBELAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING KOLABORATIF DAN NON KOLABORATIF TAHUN PELAJARAN

Lebih terperinci

Inge Ratna Dwi Alitalya, Puger Honggowiyono. Kata-kata kunci: Numbered Head Together (NHT), CTL, NHT berbasis CTL

Inge Ratna Dwi Alitalya, Puger Honggowiyono. Kata-kata kunci: Numbered Head Together (NHT), CTL, NHT berbasis CTL Ratna Dwi A, Honggowiyono; Perbedaan Hasil Belajar Siswa Antara Metode Numbered Head PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA METODE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBASIS CTL DENGAN METODE NHT PADA MATERI

Lebih terperinci

METODE. Kata kunci: inkuiri terbimbing, hasil belajar, larutan elektrolit dan larutan non elektrolit

METODE. Kata kunci: inkuiri terbimbing, hasil belajar, larutan elektrolit dan larutan non elektrolit PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN LARUTAN NON ELEKTROLIT KELAS X SMA NEGERI 2 MALANG Hidya Septina Rahayu, M. Su aidy, Fauziatul

Lebih terperinci

Arifah Zurotunisa, Habiddin, Ida Bagus Suryadharma Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang

Arifah Zurotunisa, Habiddin, Ida Bagus Suryadharma Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang PENGARUH PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN SIKAP ILMIAH SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 LAWANG PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DAN HIDROLISIS GARAM Arifah Zurotunisa, Habiddin, Ida

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 5 PADANG

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 5 PADANG PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 5 PADANG Fitria Ulva Syafrida 1), Sofia Edriati 2), Ainil Mardiyah

Lebih terperinci

1. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum 2016

1. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum 2016 1. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum 2016 EFEKTIVITAS MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DALAM UPAYA PENINGKATKAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Lebih terperinci

Oleh: Via Vandella*, Yulia Haryono**, Alfi Yunita**

Oleh: Via Vandella*, Yulia Haryono**, Alfi Yunita** PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPA SMAN 15 PADANG Oleh: Via Vandella*, Yulia Haryono**, Alfi

Lebih terperinci

PENERAPAN STAD DALAM PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK

PENERAPAN STAD DALAM PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Jurnal Pembelajaran Kimia Vol. 2, No. 1, Juni 2017, hal. 21-30 OJS Universitas Negeri Malang PENERAPAN STAD DALAM PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Laily

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TSTS TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X MAN 3 MALANG PADA MATERI REAKSI REDOKS

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TSTS TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X MAN 3 MALANG PADA MATERI REAKSI REDOKS PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TSTS TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X MAN 3 MALANG PADA MATERI REAKSI REDOKS Rulia Susialis, Muhammad Su aidy, Hayuni Retno Widarti

Lebih terperinci

PENGARUH TEKNIK MENCATAT PETA PIKIRAN DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MAN 1 MALANG

PENGARUH TEKNIK MENCATAT PETA PIKIRAN DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MAN 1 MALANG PENGARUH TEKNIK MENCATAT PETA PIKIRAN DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MAN 1 MALANG Ahmad Sirojul Anam Izza Rosyadi, Parlan, Dedek Sukarianingsih Universitas Negeri

Lebih terperinci

Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw

Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TEKNIK AUDIO VIDEO PADA MATA PELAJARAN PEREKAYASAAN SISTEM AUDIO DI SMK NEGERI

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE (LC 5-E) & LC 5E-STAD PADA MATERI TERMOKIMIA KELAS XI SMK NEGERI 6 MALANG

PERBEDAAN HASIL BELAJAR PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE (LC 5-E) & LC 5E-STAD PADA MATERI TERMOKIMIA KELAS XI SMK NEGERI 6 MALANG PERBEDAAN HASIL BELAJAR PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE (LC 5-E) & LC 5E-STAD PADA MATERI TERMOKIMIA KELAS XI SMK NEGERI 6 MALANG Nadia Relyta Distantiasari, Darsono Sigit, Hayuni Retno

Lebih terperinci

JCAE, Journal of Chemistry And Education, Vol. 1, No.1, 2017,

JCAE, Journal of Chemistry And Education, Vol. 1, No.1, 2017, JCAE, Journal of Chemistry And Education, Vol. 1, No.1, 2017, 86-92 86 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR HIDROLISIS GARAM SISWA KELAS XI IPA SMA

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 RAMBAH HILIR

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 RAMBAH HILIR PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 RAMBAH HILIR Elvita Yeni *), Hardianto 1), Suwandi 2) 1&2) Program Studi Pendidikan Matematika,

Lebih terperinci

Wahyu Nugraha Putra, Sujono; Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan

Wahyu Nugraha Putra, Sujono; Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan Wahyu Nugraha Putra, Sujono; Perbedaan Hasil Belajar Menggunakan PERBEDAAN HASIL BELAJAR TIK MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MODEL DIRECT INSTRUCTION (DI) PADA MATERI

Lebih terperinci

Unesa Journal of Chemical Education ISSN: Vol 3, No 2, pp , May 2014

Unesa Journal of Chemical Education ISSN: Vol 3, No 2, pp , May 2014 PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP UNTUK SISWA SMA THE DEVELOPMENT OF STUDENT WORSHEET (LKS) CHEMO- ENTREPRENEURSHIP ORIENTED FOR SENIOR HIGH SCHOOL Risqi Lia

Lebih terperinci

Monif Maulana 1), Nur Arina Hidayati 2) 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UAD

Monif Maulana 1), Nur Arina Hidayati 2) 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UAD EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Monif Maulana 1),

Lebih terperinci

siswa dituntut mampu untuk membayangkan bagaimana proses serah terima elektron, pelepasan, dan pengikatan oksigen dari spesi satu ke spesi yang lain

siswa dituntut mampu untuk membayangkan bagaimana proses serah terima elektron, pelepasan, dan pengikatan oksigen dari spesi satu ke spesi yang lain PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBANTUAN CATATAN TULIS DAN SUSUN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKEMBANGAN KONSEP REAKSI REDOKS KELAS X MAN MALANG 1 Noni Asmarisa, Aman Santoso

Lebih terperinci

PENGARUH PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING. Info Artikel. Abstrak.

PENGARUH PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING. Info Artikel. Abstrak. CiE 2 (1) (2013) Chemistry in Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/chemined PENGARUH PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING

Lebih terperinci

PENGARUH METODE PRAKTIKUM DAN MEDIA KOMIK TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT PADA SISWA KELAS X SMAN 6 MATARAM

PENGARUH METODE PRAKTIKUM DAN MEDIA KOMIK TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT PADA SISWA KELAS X SMAN 6 MATARAM PENGARUH METODE PRAKTIKUM DAN MEDIA KOMIK TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT PADA SISWA KELAS X SMAN 6 MATARAM JURNAL SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMAN 1 BANGUN PURBA Pebriani *), Arcat 1), Lusi Eka Afri 2) 1&2) Program

Lebih terperinci

Wistyan Okky Saputra dan Dr. Mukhamad Murdiono, M. Pd. Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta

Wistyan Okky Saputra dan Dr. Mukhamad Murdiono, M. Pd. Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta 1 EFEKTIVITAS COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA PERMAINAN MONOPOLI DALAM UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PPKn DI SMA N 2 WONOSARI Wistyan Okky Saputra dan Dr. Mukhamad

Lebih terperinci

Peningkatan Hasil Belajar Kimia Siswa Melalui Penggunaan Model Pembelajaran

Peningkatan Hasil Belajar Kimia Siswa Melalui Penggunaan Model Pembelajaran MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Peningkatan Hasil Belajar Kimia Siswa Melalui Penggunaan Model Pembelajaran Volume 2, No. 1, April 2016: Page 1-8 ISSN: 2443-1435 PENINGKATAN HASIL BELAJAR

Lebih terperinci

Melina Oktaviani 1, Dwiyono Hari Utomo 2, J. P. Buranda 3, Universitas Negeri Malang Jalan Semarang 5 Malang

Melina Oktaviani 1, Dwiyono Hari Utomo 2, J. P. Buranda 3, Universitas Negeri Malang Jalan Semarang 5 Malang PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) DAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 KEDIRI Melina Oktaviani 1, Dwiyono Hari Utomo 2,

Lebih terperinci

Unesa Journal of Chemistry Education Vol. 2, No. 2, pp May 2013 ISSN:

Unesa Journal of Chemistry Education Vol. 2, No. 2, pp May 2013 ISSN: PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 PLEMAHAN KEDIRI IMPLEMENTATION OF INQUIRY LEARNING

Lebih terperinci

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1, Maret 2016

UNION: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1, Maret 2016 UNION: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1, Maret 2016 STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS DAN TEAM ACCELERATED INSTRUCTION TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI PRAKTIKUM APLIKATIF BERORIENTASI CHEMOENTREPRENEURSHIP TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA

IMPLEMENTASI PRAKTIKUM APLIKATIF BERORIENTASI CHEMOENTREPRENEURSHIP TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA Fina Haziratul Qudsiyah, dkk, Implementasi Praktikum Aplikatif... 1309 IMPLEMENTASI PRAKTIKUM APLIKATIF BERORIENTASI CHEMOENTREPRENEURSHIP TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA Fina Haziratul Qudsiyah*,

Lebih terperinci

Unesa Journal of Chemical Education ISSN: Vol. 2 No. 3 pp September 2013

Unesa Journal of Chemical Education ISSN: Vol. 2 No. 3 pp September 2013 PENERAPAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI HIDROKARBON DI KELAS X SMA WIDYA DARMA SURABAYA IMPLEMENTATION OF GROUP INVESTIGATION TOWARD STUDIED RESULT FOR HYDROCARBON TOPICS

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. belajar saja akan tetapi bias berkarya dan mampu bersaing dengan negara-negara

BAB I PENDAHULUAN. belajar saja akan tetapi bias berkarya dan mampu bersaing dengan negara-negara BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan globalisasi sekarang siswa dituntut hanya ikut dalam kegiatan belajar saja akan tetapi bias berkarya dan mampu bersaing dengan negara-negara lain. Untuk

Lebih terperinci

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA TIPE JIGSAW DAN TIPE STAD PADA SISWA KELAS VIII

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA TIPE JIGSAW DAN TIPE STAD PADA SISWA KELAS VIII STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA TIPE JIGSAW DAN TIPE STAD PADA SISWA KELAS VIII Oleh: Farida Nurul Ngaini, Bambang Priyo Darminto, Wharyanti Ika P. Program Studi Pendidikan Matematika Universitas

Lebih terperinci

JURNAL PENDIDIKAN IPA VETERAN Volume 1 Nomor 1, 2017

JURNAL PENDIDIKAN IPA VETERAN Volume 1 Nomor 1, 2017 JURNAL PENDIDIKAN IPA VETERAN Volume 1 Nomor 1, 2017 Available online at JIPVA website: http://e-journal.ivet.ac.id/index.php/jipva email: jipva.veteran@gmail.com PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN

Lebih terperinci

Jurnal Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Makassar

Jurnal Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Makassar Jurnal Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Makassar JPF Volume 4 Nomor 3 342 Peranan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange (RTE) Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas VII

Lebih terperinci

HASIL BELAJAR EKONOMI MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE DAN STAD MEMPERHATIKAN MOTIVASI

HASIL BELAJAR EKONOMI MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE DAN STAD MEMPERHATIKAN MOTIVASI HASIL BELAJAR EKONOMI MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE DAN STAD MEMPERHATIKAN MOTIVASI Isra Selvy Rolina, Pujiati, Nurdin Pendidikan Ekonomi P.IPS FKIP Unila Jalan Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro

Lebih terperinci

Nia Wati dan Suliyanah Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya

Nia Wati dan Suliyanah Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN INKUIRI TRHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PACET PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR Nia Wati dan Suliyanah Jurusan Fisika,

Lebih terperinci

MODEL KOOPERATIF STAD BERBASIS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA ARTIKEL. Oleh

MODEL KOOPERATIF STAD BERBASIS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA ARTIKEL. Oleh MODEL KOOPERATIF STAD BERBASIS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA ARTIKEL Oleh Moh. Jamalul Lail NIM 090210102035 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TWO STAY TWO STRAY

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TWO STAY TWO STRAY PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA SISWA PADA SISWA KELAS X.2 SEMESTER GENAP SMA NEGERI 1 SAWAN

Lebih terperinci

MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DAN HASIL BELAJAR POKOK BAHASAN PEDOSFER SISWA KELAS X SMAN 1 PULE KABUPATEN TRENGGALEK

MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DAN HASIL BELAJAR POKOK BAHASAN PEDOSFER SISWA KELAS X SMAN 1 PULE KABUPATEN TRENGGALEK MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DAN HASIL BELAJAR POKOK BAHASAN PEDOSFER SISWA KELAS X SMAN 1 PULE KABUPATEN TRENGGALEK Adik Tri Wahyuningsih 1 Ach. Amirudin 2 I Nyoman Ruja 2 ABSTRACT: The purpose

Lebih terperinci

Sriningsih Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Surabaya,

Sriningsih Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Surabaya, STUDI KOMPARASI HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN BANTUAN LKS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI KELAS X AKUNTANSI Sriningsih Program

Lebih terperinci

Kata kunci: Learning Cycle 5 Fase, stoikiometri, prestasi belajar

Kata kunci: Learning Cycle 5 Fase, stoikiometri, prestasi belajar PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BATU TAHUN AJARAN 2012 / 2013 PADA MATERI STOIKIOMETRI Shabrina Eronika, Aman Santoso, dan

Lebih terperinci

PENGARUH KEG DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SISTEM KOLOID

PENGARUH KEG DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SISTEM KOLOID PENGARUH KEG DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SISTEM KOLOID Hasra Jaya, Muhammad Danial Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri

Lebih terperinci

Dosen Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang 2 Mahasiswa Pasca sarjana UM.

Dosen Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang 2 Mahasiswa Pasca sarjana UM. PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBANTUAN CATATAN TULIS DAN SUSUN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKEMBANGAN KONSEP REAKSI REDOKS KELAS X MAN MALANG 1 Aman Santoso 1, Noni Asmarisa

Lebih terperinci

Citra Yunita dan Khairul Amdani Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Unimed

Citra Yunita dan Khairul Amdani Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Unimed PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN METODE EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS KELAS X SEMESTER II DI SMA DHARMAWANGSA

Lebih terperinci

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PEKERJAAN DASAR ELEKTROMEKANIK KELAS X TPTU SMK NEGERI 3 BUDURAN SIDOARJO Adytia Faridil

Lebih terperinci

*Keperluan Korespondensi, telp: ,

*Keperluan Korespondensi, telp: , Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 3 No. 3 Tahun 2014 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com PENGARUH PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN METODE STUDENT

Lebih terperinci

PEERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 1 KAUMAN

PEERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 1 KAUMAN PEERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 1 KAUMAN 1) Heviana Putri N, 2) Drs. Dwiyono Hari Utomo M, Pd. M, Si 3) Drs. Sudarno Herlambang

Lebih terperinci

*keperluan Korespondensi, HP: , ABSTRAK

*keperluan Korespondensi, HP: , ABSTRAK Jurnal Pendidikan Kimia, Vol. 1 No. 1 Tahun 2012 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI. (Jurnal) Oleh HAMDA WARA

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI. (Jurnal) Oleh HAMDA WARA PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI (Jurnal) Oleh HAMDA WARA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU

Lebih terperinci

PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR DAN RESPON SISWA

PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR DAN RESPON SISWA PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR DAN RESPON SISWA Afrinus Simarmata, Hairida, Rody Putra Sartika Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UNTAN

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS FENOMENA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMAN 1 KOPANG

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS FENOMENA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMAN 1 KOPANG PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS FENOMENA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMAN 1 KOPANG Rahmiatul Akhir 1, Syifa ul Gummah 2, & Habibi 3 1 Pemerhati Pendidikan Fisika 2&3 Dosen Program Studi Pendidikan

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS FENOMENA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMAN 1 KOPANG

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS FENOMENA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMAN 1 KOPANG PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS FENOMENA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMAN 1 KOPANG Rahmiatul Akhir 1, Syifa ul Gummah 2, & Habibi 3 1 Pemerhati Pendidikan Fisika 2&3 Dosen Program Studi Pendidikan

Lebih terperinci

PERBEDAAN PENGARUH ANTARA MODEL KOOPERATIF TIPE TPS DAN STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPS

PERBEDAAN PENGARUH ANTARA MODEL KOOPERATIF TIPE TPS DAN STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PERBEDAAN PENGARUH ANTARA MODEL KOOPERATIF TIPE TPS DAN STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPS Dami Anah 1), Suwarto WA 2), Djaelani 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret, Jl. Slamet Riyadi No. 449, Surakarta

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALLING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 MALANG

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALLING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 MALANG 1 PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALLING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 MALANG Boby Setyawan 1), Marhadi Slamet Kistiyanto 2), Budijanto 3) bobyseyawan_geografium@yahoo.com

Lebih terperinci

Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Ekspositori, dan Hasil Belajar. Abstract

Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Ekspositori, dan Hasil Belajar. Abstract PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN PEMBELAJARAN EKSPOSITORI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SISWA SD ATHIRAH KOTA MAKASSAR 1 Nurhadifah Amaliyah, 2 Waddi Fatimah,

Lebih terperinci

*keperluan Korespondensi, HP: , ABSTRAK

*keperluan Korespondensi, HP: ,   ABSTRAK Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 2 No. 3 Tahun 203 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 23379995 jpk.pkimiauns@ymail.com STUDI KOMPARASI METODE STAD DAN TGT DITINJAU DARI MEMORI

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MEKATRONIKA : E-Journal Universitas Negeri Yogyakarta

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MEKATRONIKA : E-Journal Universitas Negeri Yogyakarta PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MEKATRONIKA : E-Journal Universitas Negeri Yogyakarta http://journal.student.uny.ac.id/ojs 215 EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ACCELERATED INSTRUCTION

Lebih terperinci

Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jember Abstract

Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jember  Abstract PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENTS TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN PRAKTIKUM DALAM PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X SMAN 3 JEMBER 1) Priyoko Tri Santoso, 2) Trapsilo Prihandono,

Lebih terperinci

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JPMS), Vol. 1, No. 1, Agustus 017 eissn 581-53X PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION

Lebih terperinci

12 Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash 8 Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas VII SMPN 18 Makassar Studi pada Materi Pokok Asam, Basa dan Garam Influence

Lebih terperinci

OLEH: SITI FATIMAH NIM. E1M

OLEH: SITI FATIMAH NIM. E1M PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI SISTEM KOLOID PADA SISWA KELAS XI IPA SMAN 1 GERUNG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 JURNAL SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi

Lebih terperinci

PENERAPAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN DALAM PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI POKOK BUNYI DI SMP NEGERI 1 MOJOKERTO

PENERAPAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN DALAM PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI POKOK BUNYI DI SMP NEGERI 1 MOJOKERTO PENERAPAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN DALAM PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATERI POKOK BUNYI DI SMP NEGERI 1 MOJOKERTO Retno Wandhira dan Madewi Mulyanratna Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD DIPADU PICTURE AND PICTURE TERHADAP KEMAMPUAN

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD DIPADU PICTURE AND PICTURE TERHADAP KEMAMPUAN JURNAL PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD DIPADU PICTURE AND PICTURE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMAN 6 KEDIRI PADA POKOK BAHASAN PROTISTA THE INFLUENCE OF STAD

Lebih terperinci

Universitas Negeri Makassar, Jl. Dg Tata Raya Makassar, Makassar

Universitas Negeri Makassar, Jl. Dg Tata Raya Makassar, Makassar 56 Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Diajar Menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) dengan Model Pembelajaran Konvensional Di Kelas Xi Mia SMA Negeri Pangkajene (Studi pada Materi

Lebih terperinci

Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 02 No. 03 Tahun 2013, 44 49

Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 02 No. 03 Tahun 2013, 44 49 Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 02 No. 03 Tahun 2013, 44 49 PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS LINGKUNGAN DENGAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATERI FLUIDA

Lebih terperinci

Annisaul Karimah dan Abdul Azis Abdullah Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya

Annisaul Karimah dan Abdul Azis Abdullah Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya Pengaruh Penerapan Permainan Destinasi Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Fisika Sub Pokok Bahasan Listrik Dinamis di Kelas

Lebih terperinci

JCAE, Journal of Chemistry And Education, Vol. 1, No.1, 2017,

JCAE, Journal of Chemistry And Education, Vol. 1, No.1, 2017, JCAE, Journal of Chemistry And Education, Vol. 1, No.1, 2017, 65-72 65 PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING BERVISI SETS TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR LARUTAN PENYANGGA SISWA KELAS

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA ABSTRAK: El Indahnia Kamariyah Pendidikan Fisika FKIP, Universitas Islam Madura elindahniakamariyah@fkip.uim.ac.id

Lebih terperinci

Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasir Pengaraian ABSTRAK ABSTRACT

Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasir Pengaraian ABSTRAK ABSTRACT PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MIA SMA N 1 BANGUN PURBA

Lebih terperinci

Siva Fauziah, Purwati Kuswarini Suprapto, Endang Surahman

Siva Fauziah, Purwati Kuswarini Suprapto, Endang Surahman PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DIBANTU MEDIA MAGIC CARD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA (Studi Eksperimen

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI KELAS X SMK NEGERI 1 RAMBAH TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI KELAS X SMK NEGERI 1 RAMBAH TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI KELAS X SMK NEGERI 1 RAMBAH TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 Heriyanto* ), Rena Lestari 1), Riki Riharji Lubis 2) 1&2)

Lebih terperinci

Jurusan Kimia, Jalan Mannuruki IX, Makassar 90224

Jurusan Kimia, Jalan Mannuruki IX, Makassar 90224 58 Perbandingan Metode Pemberian Tugas Kerja Kelompok dengan Kerja Individu pada Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIA SMAN 1 Tondong Tallasa Kab.Pangkep

Lebih terperinci

SKRIPSI. OLEH: Siska Agustiana Dewi NPM:

SKRIPSI. OLEH: Siska Agustiana Dewi NPM: PERBEDAAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) KELAS VII SMPN 1 SEMEN KEDIRI MATERI PENCEMARAN DAN KERUSAKAN

Lebih terperinci

PENGGUNAAN MODUL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SUBMATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN KELAS X SMA ARTIKEL PENELITIAN

PENGGUNAAN MODUL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SUBMATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN KELAS X SMA ARTIKEL PENELITIAN PENGGUNAAN MODUL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SUBMATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN KELAS X SMA ARTIKEL PENELITIAN OLEH: PUTRI ADRIANTI SARAGIH NIM F05111015 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PMIPA

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment atau Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment atau Penelitian BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment atau Penelitian Semu. Jenis penelitian ini dilakukan untuk menguji hipotesis tentang efektif atau tidaknya

Lebih terperinci

PERBEDAAN PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION

PERBEDAAN PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PERBEDAAN PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) DENGAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI MATERI SISTEM PERNAFASAN SISWAKELAS XI SMA NEGERI 1 GEYER

Lebih terperinci

PENGARUH LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN SENDANGADI 1

PENGARUH LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN SENDANGADI 1 Pengaruh Learning Cycle... (Zuli Utami) 265 PENGARUH LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN SENDANGADI 1 THE EFFECT OF LEARNING CYCLE 5E TO SCIENCE LEARNING ACHIEVEMENT IN 4 TH

Lebih terperinci

Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions

Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions Dengan Pendekatan Questioning dan Reflection (Studi Eksperimen

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA Sujari Rahmanto SMP Negeri 1 Banjar Agung Alamat: Jl. Kampung Tri Darma Wirajaya, Kec. Banjar Agung, Kab.

Lebih terperinci

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN PKN

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN PKN 2.732 Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi 29 Tahun ke-5 2016 PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN PKN THE INFLUENCE OF INQUIRY LEARNING

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIFE ROUND ROBIN

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIFE ROUND ROBIN 1 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIFE ROUND ROBIN DISERTAI DENGAN TUGAS RUMAH TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII MTsN PARAK LAWAS PADANG Sri Nova Andrina 1), Gusmaweti 2) 2), Lisa Deswati

Lebih terperinci

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGAN GI (Studi Pada SMA NEGERI 14 BandarLampung)

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGAN GI (Studi Pada SMA NEGERI 14 BandarLampung) PERBANDINGAN HASIL BELAJAR DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGAN GI (Studi Pada SMA NEGERI 14 BandarLampung) Novia Nalom Larasati Email: vhia_luv321@yahoo.com No Hp 0857 6824 9824 I Komang Winatha

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW Riki Tambunan Pendidikan Matematika, Universitas Asahan e-mail: tambunan.riki@yahoo.com

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL OLEH: ZUMRATUN HASANAH

PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL OLEH: ZUMRATUN HASANAH PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL Ditulis untuk memenuhi salah satu persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) OLEH: ZUMRATUN

Lebih terperinci

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS)

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Siswa Dengan Kreativitas Berbeda Pada Standar Kompetensi Memahami Sifat Dasar Sinyal Audio Miftakhul Hidayah dan

Lebih terperinci

Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF) Vol. 04 No. 03, September 2015, ISSN:

Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF) Vol. 04 No. 03, September 2015, ISSN: PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK MELALUI MODEL PROBLEM-BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 8 SURABAYA PADA MATERI POKOK FLUIDA STATIK Anggraeni Fajar Novita, Supriyono Jurusan

Lebih terperinci

PENGARUH MEDIA MAKET DALAM MODEL STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM KELAS VII DI SMP NEGERI 11 BINTAN ARTIKEL E-JOURNAL

PENGARUH MEDIA MAKET DALAM MODEL STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM KELAS VII DI SMP NEGERI 11 BINTAN ARTIKEL E-JOURNAL Program Studi pendidikan Biologi FKIP Universitas Maritim Raja Ali Haji Tuty Lumban Gaol (2017) PENGARUH MEDIA MAKET DALAM MODEL STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM KELAS VII DI SMP

Lebih terperinci

PENGARUH MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI SMA

PENGARUH MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI SMA PENGARUH MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAMUR DI SMA Winda Astuti, Laili Fitri Yeni, Eka Aryati Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Untan Email: zofi_winda@yahoo.co.id

Lebih terperinci

PENCAPAIAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL SNOWBALLING PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING

PENCAPAIAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL SNOWBALLING PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING CiE 2 (1) (2013) Chemistry in Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/chemined PENCAPAIAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL SNOWBALLING PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TA Putranto,

Lebih terperinci

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN STAD. Ikhwan Robi 1, Undang Rosidin 2, Viyanti 2,

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN STAD. Ikhwan Robi 1, Undang Rosidin 2, Viyanti 2, PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN STAD Ikhwan Robi 1, Undang Rosidin 2, Viyanti 2, 1 Mahasiswa Pendidikan Fisika FKIP Unila, Robi.ikhwan@yahoo.co.id

Lebih terperinci

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD: AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA MATERI HIDROLISIS GARAM

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD: AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA MATERI HIDROLISIS GARAM MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD: AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA MATERI HIDROLISIS GARAM Adela Rizka Suwanda, Masriani, Rody Putra Sartika Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Untan Email

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN METODE CERAMAH BERMAKNA MATERI DESAIN GRAFIS SMAN 1 GONDANG TULUNGAGUNG

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN METODE CERAMAH BERMAKNA MATERI DESAIN GRAFIS SMAN 1 GONDANG TULUNGAGUNG PERBEDAAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN METODE CERAMAH BERMAKNA MATERI DESAIN GRAFIS SMAN 1 GONDANG TULUNGAGUNG Yandria Elmasari Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi,

Lebih terperinci

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization terhadap Minat Belajar Biologi Siswa pada Materi Pteridophyta di SMAN 39 Jakarta

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization terhadap Minat Belajar Biologi Siswa pada Materi Pteridophyta di SMAN 39 Jakarta BIOSFER, Vol. VII, No. 1, Maret 1 Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization terhadap Minat Belajar Biologi Siswa pada Materi Pteridophyta di SMAN 39 Jakarta Effect of Application

Lebih terperinci

Kabupaten Bone

Kabupaten Bone 50 Pengaruh Pemberian Tugas Terstruktur dan Umpan Balik pada Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Hasil Belajar Kimia SiswaKelas XI SMA Negeri 3 Watampone The Influence of Structured Task and Feedback

Lebih terperinci

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing disertai diskusi dalam Pembelajaran Fisika Kelas VII di SMP

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing disertai diskusi dalam Pembelajaran Fisika Kelas VII di SMP Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing disertai diskusi dalam Pembelajaran Fisika Kelas VII di SMP Ida Purwati, Sri Astutik, Nuriman Program Studi Pendidikan Fisika jurusan Pendidikan

Lebih terperinci

PENGARUH LATIHAN MEMBANGUN KONSEP TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH TOPIK KALOR PADA SISWA SMAN 1 SUKODADI KABUPATEN LAMONGAN

PENGARUH LATIHAN MEMBANGUN KONSEP TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH TOPIK KALOR PADA SISWA SMAN 1 SUKODADI KABUPATEN LAMONGAN PENGARUH LATIHAN MEMBANGUN KONSEP TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH TOPIK KALOR PADA SISWA SMAN 1 SUKODADI KABUPATEN LAMONGAN Puput Putri Manitasari dan Nadi Suprapto Jurusan Fisika, Universitas Negeri

Lebih terperinci

Rahayu Siti Fatonah, Purwati Kuswarini Suprapto, Romy Faisal Mustofa

Rahayu Siti Fatonah, Purwati Kuswarini Suprapto, Romy Faisal Mustofa Perbedaan Hasil Belajar Peserta Didik yang Proses Pembelajarannya Menggunakan Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions dan Tipe Teams Games Tournament pada Konsep Ekosistem (Studi Eksperimen

Lebih terperinci