MENENTUKAN BESARAN PADA GERAK LURUS DAN PENERAPANNYA

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "MENENTUKAN BESARAN PADA GERAK LURUS DAN PENERAPANNYA"

Transkripsi

1 MENENTUKAN BESARAN PADA GERAK LURUS DAN PENERAPANNYA Identitas Mata Pelajaran Sekolah : SMP N 8 Padang Kelas : VIII Semester : 1 Pelajaran / Materi : IPA / Gerak Lurus Alokasi Waktu : 2 x 40 menit KELOMPOK : ANGGOTA KELOMPOK:

2 Berdo alah sebelum memulai pekerjaan! Bacalah materi pelajaran sebelum menjawab pertanyaan yang diberikan dengan rasa ingin tahu yang tinggi! Kerjakan soal-soal dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab serta selesaikan sesuai waktu yang diberikan! Lakukan diskusi kelompok dengan bersahabat dan komunikatif! Jika terdapat kesulitan, hubungi guru pembimbing!

3 KOMPETENSI INTI KI 1 KI 2 KI 3 KI 4 :Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya. :Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. :Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. :Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori. KOMPETENSI DASAR 1.1.Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. Indikator : Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan dan mengatur alam jagad raya Mematuhi ajaran agama yang dianut 2.1.Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam

4 aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan pengamatan,percobaan, dan berdiskusi Memiliki rasa ingin tahu, jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, percaya diri, dan bersahabat/komunikatif 2.2.Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan 2.3.Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggung jawab dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam memilih makanan dan minuman yang menyehatkan dan tidak merusak tubuh. 3.1 Memahami gerak lurus, dan pengaruh gaya terhadap gerak berdasarkan Hukum Newton, serta penerapannya pada gerak makhluk hidup dan gerak benda dalam kehidupan sehari-hari Indikator : Mendefinisikan pengertian gerak lurus dan ciri-cirinya Menentukan besaran fisika pada gerak lurus Membuat grafik dari data hasil percobaan pada gerak lurus Menjelaskan penerapan gerak lurus dalam kehidupan sehari-hari 4.1 Melakukan penyelidikan tentang gerak, gerak pada makhluk hidup, dan percobaan tentang pengaruh gaya terhadap gerak TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi gerak lurus diharapkan ananda mampu: 1. Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan dan mengatur alam jagad raya melaui sikap keimanan dan religius yang kuat 2. Menunjukkan rasa ingin tahu, objektif, jujur, teliti, cermat, tekun, hati-hati, bertanggung jawab, terbuka, kritis, kreatif, inovatif, dan peduli lingkungan dengan baik 3. Mendefinisikan pengertian gerak lurus dengan benar 4. Menjelaskan ciri-ciri gerak lurus dengan benar 5. Menentukan besaran fisika pada gerak lurus dengan benar 6. Membuat grafik dari data hasil percobaan pada gerak lurus dengan benar 7. Menjelaskan penerapan gerak lurus dalam kehidupan sehari-hari dengan benar

5 Materi pembelajaran pada LKS ini terdiri dari 2 bagian yaitu pengertian gerak lurus, besaran pada gerak lurus, grafik dari data hasil percobaan pada gerak lurus, penerapan gerak lurus dalam kehidupan sehari-hari dengan benar Untuk lebih mendalami materi, gunakan referensi berikut: Tahukah kamu gerak apa yang dilakukan pesawat ketika terbang di udara? 1. Kemendikbud Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta : Kemendibud 2. Anni Winarsih, dkk IPA Terpadu Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Depdiknas. Hal Marthen Kanginan IPA Fisika Kelas VIII. Jakarta: Erlangga. 4. Teguh Sugiyarto IPA Untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Dediknas. Hal Internet Ketika pesawat terbang di udara, pesawat tersebut melakukan Gerak Lurus Beraturan (GLB). Setelah lepas landas, pesawat terbang biasanya bergerak pada lintasan lurus dengan dengan laju tetap. Kemudian, pesawat akan mengubah arah geraknya ketika hendak tiba di bandara tujuan.

6 A. Pendahuluan GERAK LURUS BERATURAN (GLB) Allah menciptakan alam semesta dalam keadaan yang teratur. Keteraturan gerak benda seperti planet, satelit, komet, dan benda lainnya menyebabkan gerakan benda-benda tersebut dapat dipelajari dengan seksama. Keberadaan benda dan geraknya di alam semesta menimbulkan daya tarik dan menimbulkan rasa ingin rasa ingin tahun untuk mempelajarinya. Kenapa tidak terjadi tabrakan antara benda-benda langit tersebut? Gejala gerakan benda di alam semesta ini menimbulkan rasa kagum dan takjub terhadap benda ciptaan Allah ini. Gejala gerak benda ditemukan pula di bumi. Makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan bergerak dalam kehidupannya. Berarti gerak merupakan salah satu ciri-ciri dari makhluk hidup. Gerak pada manusia dan hewan menggunakan alat gerak yang tersusun dalam sistem gerak. Gerak pada tumbuh-tumbuhan terjadi di dalam suatu organ atau sel tumbuhan. Gerakan tumbuhan terjadi karena adanya proses pertumbuhan dan adanya kepekaan terhadap ransangan yang dimilki oleh tumbuhan tersebut. Benda tidak hidup seperti udara dan air

7 juga dapat bergerak. Karena itu, gerak merupakan bagian penting baik di alam semesta maupun di bumi. Gerak adalah perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuan. Titik acuan dapat didefinisikan sebagai titik awal atau titik tempat pengamat. Suatu benda dikatakan bergerak apabila terjadi perubahan posisi dari benda tersebut. Posisi adalah kedudukan benda dari suatu titik acuan tertentu. Perubahan posisi dari benda terjadi karena benda bergerak dengan kecepatan dan waktu tertentu. B. Gerak Lurus Berdasarkan lintasannya, gerak benda dapat dibedakan atas tiga macam yaitu gerak lurus, gerak melingkar, dan gerak parabola. Gerak lurus adalah gerak benda yang lintasannya berupa garis lurus. Lintasan yang dihasilkan oleh benda yang bergerak lurus adalah adalah berupa titiktitik yang dilalui oleh benda ketika benda ketika bergerak. Gerak lurus dapat dibagi atas dua yaitu gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan. Contoh gerak lurus dalam kehidupan antara lain: gerak mobil pada jalan tol, gerak kereta api pada rel yang lurus, gerak kelapa jatuh dari pohonnya, gerak pesawat pada lintasan?. Apa contoh lain dari gerak lurus dalam kehidupan sehari-hari? Gambar 1. Mobil yang sedang berjalan melakukan gerak lurus C. Besaran pada Gerak Lurus

8 Dalam gerak lurus dikenal beberapa besaran fisika. Besaran yang sering digunakan adalah per'pindahan dan jarak, kecepatan dan laju, percepatan, dan waktu. a. Perpindahan dan Jarak Perpindahan dan jarak merupakan dua besaran yang berbeda. Perpindahan didefinisikan sebagai perubahan posisi dari suatu benda. Disisi lain jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh oleh suatu benda. Satuan dari perpindahan dan jarak adalah sama yaitu meter. Contoh soal 1. Sebagai contoh seorang anak bersepeda kekanan 10 m dan kembali ke arah semula sejauh 4 m. Jawab : Perpindahan adalah 6 m dan jarak yang ditempuh adalah 14 m. Apa contoh soal lain perbedaan antara perpindahan dengan jarak?. b. Kecepatan dan Laju Kecepatan dari suatu benda dapat dibedakan dengan laju. Kecepatan adalah perpindahan dari benda persatuan waktu. Pengertian lain dari kecepatan adalah jarak yang ditempuh benda persatuan satuan waktu dalam suatu arah tertentu. Disisi lain laju adalah jarak yang ditempuh benda persatuan waktu. Dengan kata lain laju adalah besar dari kecepatan. Kecepatan benda secara matematika dapat dinyatakan dalam bentuk: S v...(1) t v = Kecepatan benda (m/dt) S = Perubahan posisi benda (m) t = Waktu tempuh (dt) Pada mobil dan sepeda motor terdapat suatu alat yang dinamakan speedometer. Apa fungsi dari speedometer pada kendaraan?. Jika pada speedometer ditunjukkan nilai 60 km/jam, apa artinya angka ini?. Gambar 2. Speedometer

9 Laju (m/dt) c. Percepatan Bila kecepatan suatu benda bertambah dengan pertambahan waktu dikatakan bahwa benda dipercepat. Percepatan adalah perubahan dari kecepatan persatuan waktu. Percepatan benda dapat ditulis dalam bentuk: v v2 v1 a...(2) t t 2 t 1 Dimana: a = Percepatan (m/dt 2 ) v = Perubahan kecepatan (m/dt) t = Waktu tempuh (dt) Untuk kecepatan benda berkurang istilah percepatan diganti dengan perlambatan. D. Gerak Lurus Beraturan Jika suatu mobil bergerak di jalan yang lurus dan kecepatannya tidak berubah dengan waktu dikatakan mobil bergerak lurus beraturan. Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak dari benda dengan kecepatan tetap baik besar maupun arah dalam selang waktu tertentu. Pada gerak ini percepatan benda adalah nol. Jarak yang ditempuh benda bergerak lurus berubah beraturan bertambah dengan pertambahan waktu. Hubungan antara jarak benda dengan waktu tempuh dapat dilukiskan dalam bentuk grafik. Untuk melukiskan grafik jarak dengan waktu, kita mengukur jarak benda dalam interval waktu tertentu, misalnya setiap detik. Informasi dari data ini diplot pada suatu grafik xy. Jarak benda ditunjukkan dalam satuan panjang ditempatkan pada sumbu vertikal dan waktu ditunjukkan dalam satuan waktu ditempatkan pada sumbu horizontal. Suatu mobil bergerak pada jalan raya yang lurus dengan kecepatan tetap 54 km/jam. Data hasil pengamatan waktu dan laju mobil diperlihatkan pada Tabel 1. Tabel 1. Data hasil pengamatan waktu dan laju mobil Waktu (dt) Laju (m/dt)

10 Jarak (m) Gambar 2. Plot Laju dengan Waktu pada GLB Pada gerak ini, laju dari mobil adalah tetap. Jarak yang ditempuh mobil dalam waktu 5 detik dapat ditentukan dari luas daerah dibawah kurva. Luas daerah persegi panjang = 15x 5 = 75 sehingga jarak yang ditempuh oleh mobil adalah 75 m. Pengamatan mobil bergerak di jalan raya yang lurus juga dapat dilakukan terhadap jarak tempuh dan waktu. Data waktu dan jarak tempuh mobil untuk lima kali pengamatan diberikan pada Tabel 2. Tabel 2. Data waktu dan jarak tempuh mobil untuk lima kali pengamatan Waktu (dt) Jarak (m) Dari data waktu dan jarak tempuh mobil dapat dibuat plot grafik hubungan jarak dengan waktu seperti pada Gambar Waktu (dt) Pada gerak lurus beraturan jarak tempuh benda bertambah secara linear dengan pertambahan waktu. Dengan kata lain hubungan jarak tempuh dengan waktu adalah berbentuk garis lurus. Laju dari mobil dapat ditentukan dari kemiringan garis lurus dari hubungan antara jarak tempuh dengan waktu. Gambar 3. Hubungan Jarak dengan Waktu Pada GLB v 20 m 5 0

11 Tinggi (cm) Jadi, laju dari mobil adalah 20 m/dt. Gejala gerak lurus beraturan ditemukan pula pada tanaman. Pertumbuhan tanaman ditandai dengan pertambahan panjang batang sebagai fungsi waktu. Data pertambahan panjang batang diukur dalam selang waktu tertentu. Contoh pengamatan pertumbuhan batang tanaman kacang merah selama dua bulan diperlihatkan pada Tabel 3. Tabel 3. Data pengamatan pertumbuhan batang tanaman Minggu ke Tinggi batang (cm) 1,0 2,6 3,2 5,1 7,0 8,6 9,8 11, Waktu (Minggu) Gambar 4. Hubungan Tinggi Tanaman dengan Waktu Dari grafik dapat dikemukan tinggi tanaman kacang merah bertambah dengan waktu. Artinya dalam waktu 2 bulan, semakin lama waktu maka semakin tinggi batang tanaman kacang merah. Hubungan antara tinggi tanaman kacang merah dengan waktu mendekati garis lurus. Jika pada waktu t = 0 detik benda berada pada titik acuan, jarak tempuh benda bergerak dengan laju tetap dalam waktu t detik dapat dirumuskan dalam bentuk. S v t.(3) Keterangan: S = Jarak yang ditempuh benda (m) v = Laju benda (m/dt) t = Waktu tempuh (dt) Peristiwa benda bergerak lurus beraturan cukup banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, kendaraan yang sedang bergerak pada jalan tol yang lurus. Kedua, gerak kereta api pada rel yang lurus. Ketiga, gerak kapal laut yang sedang menyeberangi samudera. Keempat, gerak pesawat di angkasa. Keempat contoh gerak benda ini dikatakan gerak lurus

12 Laju (m/dt) beraturan apabila kecepatannya tidak berubah. Apa contoh lain dari gerak lurus beraturan dalam kehidupan sehari-hari? Gerak lurus beraturan digunakan untuk menjelaskan perilaku dari molekul suatu gas ideal. Molekul-molekul dari gas dalam keadaan bergerak. Kecepatan dari molekul berbeda-beda. Setiap molekul bergerak lurus dengan kecepatan tetap. Gerak dari molekul dipengaruhi oleh massa dan temperatur. Semakin besar temperatur maka kecepatan molekul semakin besar, sebaliknya semakin besar molekul maka kecepatan molekul semakin kecil. E. Gerak Lurus Berubah Beraturan Seorang pengemudi sedang mengendarai mobil dengan kecepatan 60 km/jam di jalan menurun, kemudian kecepatan mobil bertambah menjadi 70 km/jam. Dalam hal ini, mobil dikatakan bergerak lurus berubah beraturan. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak lurus dari suatu benda dengan kecepatannya berubah secara teratur dan memiliki percepatan tetap. GLBB banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh benda bergerak dipercepat adalah buah kelapa jatuh dari pohon, orang naik sepeda di turunan, air terjun, meteor jatuh ke bumi, gerak seorang penerjun payung, gerak mobil dalam balapan mobil, gerak sebutir peluru yang ditembakkan oleh pemburu, dan pesawat yang akan lepas landas. Apabila kecepatan benda berkurang dengan waktu dikatakan benda mengalami perlambatan. Contoh benda bergerak diperlambat adalah mobil direm, orang mengayuh sepeda di tanjakan, pesawat yang baru mendarat di landasan, bola dilempar vertikal ke atas. Apa contoh lain dari gerak benda dipercepat dan diperlambat dalam kehidupan sehari-hari?. Suatu mobil bergerak pada jalan raya yang lurus dengan percepatan tetap. Data waktu dan laju dari mobil diberikan pada Tabel 1 Tabel 1. Data laju dari mobil Waktu (dt) Laju (m/dt) Waktu (dt)

13 Laju (m/dt) Gambar 5. Hubungan Laju dengan Waktu Pada GLBB Dari grafik hubungan v-t dapat dikemukakan bahwa laju dari mobil bertambah secara linear dengan pertambahan waktu. Dengan kata lain hubungan antara laju mobil dengan waktu adalah berbentuk garis lurus. Jarak yang ditempuh oleh mobil dapat ditentukan dari luas daerah yang berada dibawah kurva. Jarak tempuh mobil sama dengan luas daerah segitiga. A 1 2 x 5 x Jadi, jarak yang ditempuh oleh benda adalah 50 m. Jika pada waktu t = 0 detik kecepatan mobil 4 m/dt. Data waktu dan laju dari mobil diberikan pada Tabel 2 Tabel 2. Data waktu dan laju dari mobil Waktu (dt) Laju (m/dt) Waktu (dt) Jarak yang ditempuh oleh dengan mobil Kecepatan dapat ditentukan Awal dari luas segi empat ditambah dengan luas segitiga pada daerah yang berada dibawah kurva. 1 A 5 x 4 x 5 x Jadi, jarak yang detempuh benda adalah 70 m. Pengamatan mobil bergerak di jalan raya yang lurus juga dapat dilakukan terhadap jarak tempuh dan waktu. Data waktu dan jarak tempuh mobil untuk lima kali pengamatan diberikan pada Tabel 3. Gambar 6. Hubungan Laju dengan Waktu Pada GLBB

14 Jarak (m) Tabel 3. Data waktu dan jarak tempuh mobil untuk lima kali pengamatan Waktu (dt) Jarak (m) Waktu (dt) Pada gerak lurus berubah beraturan jarah tempuh benda bertambah dengan pertambahan waktu. Hubungan antara jarak tempuh dengan waktu adalah berbentuk eksponensial. Bila suatu benda bergerak dipercepat dengan kecepatan awal vo, kecepatan benda pada waktu t detik adalah: Keterangan v v a t...(4) o a = Percepatan benda (m/dt 2 ) v = Kecepatan benda pada waktu t (dt) v o = Kecepatan awal benda (dt) t = Waktu (dt) Jika pada saat t = 0 detik posisi benda berada di titik acuan dan kecepatan awal benda adalah vo, maka perpindahan benda pada waktu t dapat ditulis dalam bentuk: S Gambar 7. Hubungan Jarak dengan Waktu Pada GLBB vo t a t...(5) Pada persamaan, S adalah perpindahan benda pada waktu t (m)

15 1. Berdoalah sebelum menjawab soal-soal berikut! 2. Klik tugas yang ada pada kotak di bawah! 3. Baca soal dan pahami dengan baik! 4. Diskusikan soal-soal tersebut dengan kelompokmu, dan lakukanlah diskusi dengan baik dan efektif. 5. Setiap anggota harus berperan aktif dalam diskusi kelompok! 6. Setelah itu, jawablah pertanyaan yang ada pada kotak yang telah disediakan dengan tepat dan benar! 7. Jika terdapat keraguan atau kesulitan dalam menjawab soal, hubungi guru pembimbing! 8. Selesaikan semua tugas sesuai waktu yang diberikan! 9. Setelah selesai, klik submit all and finish 10. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat! Selalu tanamkan sifat jujur dalam setiap kegiatan, karena jujur merupakan faktor terbesar penentu keberhasilan. (^_^)

16 1. Apa yang dimaksud dengan gerak? Apakah semua benda yang berpindah disebut bergerak? Jelaskan jawabanmu! Jawab: Sebuah bus kota pada detik pertama bergerak dengan kecepatan 10 m/s. Pada detik kedua kecepatannya menjadi 15 m/s. Berapakah percepatan rata-rata bus tersebut? Jawab: Seorang siswa berjalan dengan lintasan ABC, seperti gambar berikut. Selang waktu dari A ke C 10 sekon. Tentukan kelajuan dan kecepatan siswa tersebut? Jawab:...

17 4. Tuliskan 3 ciri-ciri GLB dan berikan 4 contoh GLB dalam kehidupan sehari-hari! Jawab: Berikan contoh aplikasi gerak lurus di bidang ilmu lain, seperti biologi atau kimia! Jawab:...

18 Objektif : 1. Perubahan kedudukan suatu benda akibat terjadinya perubahan waktu disebut. a. Kelajuan b. Gerak c. Kecepatan d. Perpindahan 2. Besar kecepatan disebut. a. Perpindahan b. Kelajuan c. Kecepatan d. Kedudukan 3. Kecepatan dalam SI memiliki satuan. a. km/jam b. cm/s c. m/s d. cm/menit 4. Kelajuan yang arah geraknya dinyatakan disebut. a. Kedudukan b. Kecepatan c. Perpindahan d. Besar kelajuan

19 5. Hasil bagi jarak total yang ditempuh dengan waktu tempuh disebut. a. Kecepatan rata-rata b. Kedudukan rata-rata c. Perpindahan rata-rata d. Kelajuan rata-rata 6. Seseorang bersepeda menempuh jarak 120 meter membutuhkan waktu 30 sekon. Kelajuan sepeda tersebut sebesar. a. 8 m/s b. 6 m/s c. 4 m/s d. 2 m/s 7. Gerak lurus beraturan merupakan gerak benda dengan lintasan garis lurus dan memiliki a. Percepatan tetap b. Kecepatan tetap c. Acuan tetap d. Percepatan berubah-ubah 8. Gerak yang dilakukan jarum jam adalah. a. Gerak melingkar beraturan b. Gerak melingkar berubah beraturan c. Gerak lurus beraturan d. Gerak lurus berubah beraturan 9. Grafik hubungan antara kecepatan terhadap waktu pada gerak lurus beraturan adalah. a b c d

20 10. Gerak lurus berubah beraturan memiliki. a. Kecepatan tetap b. Percepatan tetap c. Percepatan berubah-ubah d. Kelajuan tetap 11. Perubahan kecepatan terhadap selang waktu disebut. a. Kelajuan b. Percepatan c. Kedudukan d. Titik acuan 12. Gerak dipercepat beraturan terjadi pada. a. Buah kelapa yang jatuh dari pohonnya b. Mobil yang menyusul mobil lainnya c. Perahu yang meluncur di lautan d. Sepeda motor yang direm 13. Sebuah benda bergerak menempuh jarak 10 meter dalam waktu 20 sekon. Kelajuan ratarata benda tersebut adalah. a. 200 m/s b. 20 m/s c. 2 m/s d. 0,2 m/s 14. Bola jatuh bebas dari ketinggian tertentu, dengan kecepatan 20 m/s. Percepatan bola tersebut dalam selang waktu 2 sekon adalah. a. 0 m/s 2 b. 5 m/s 2 c. 10 m/s 2 d. 40 m/s 2

21 15. Kecepatan sebuah mobil berubah dari 10 m/s menjadi 30 m/s dalam selang waktu 20 sekon. Percepatan mobil tersebut adalah. a. 0,5 m/s 2 b. 1 m/s 2 c. 2 m/s 2 d. 4 m/s Sebuah mobil bergerak dengan kelajuan 36 km/jam. Kelajuan mobil tersebut dalam SI sama dengan. a. 25 m/s b. 15 m/s c. 20 m/s d. 10 m/s Essay : 1. Apa yang dimaksud dengan gerak? Apakah semua benda yang berpindah disebut bergerak? Jelaskan jawabanmu! Jawab: Sebuah bus kota pada detik pertama bergerak dengan kecepatan 10 m/s. Pada detik kedua kecepatannya menjadi 50 m/s. Berapakah percepatan rata-rata bus tersebut? Jawab: Seorang siswa berjalan dengan lintasan ABC, seperti gambar berikut. Selang waktu dari A ke C 40 sekon. Tentukan kelajuan dan kecepatan siswa tersebut?

22 Jawab: Berikan contoh aplikasi gerak lurus di bidang ilmu lain, seperti biologi atau kimia! Jawab: Sebutkan 3 ciri-ciri GLBB dan berikan 3 perbedaan GLB dengan GLBB! Jawab:...

Dokumen Penerbit. Kelajuan dan kecepatan terdiri dari. Beraturan. Kedudukan dan Perpindahan

Dokumen Penerbit. Kelajuan dan kecepatan terdiri dari. Beraturan. Kedudukan dan Perpindahan BAB 10 GERAK Dokumen Penerbit Kompetensi Dasar: Menganalisis data percobaan gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan serta penerapannya dalam kehidupan seharihari. Standar Kompetensi: Memahami

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA Dwiwarna Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : X / Satu Peminatan : IPA Alokasi Waktu : 2 x 3 JP KOMPETENSI INTI: KI -1 : Menghayati dan mengamalkan

Lebih terperinci

BAB 6. Gerak. A. Titik Acuan B. Kecepatan dan Percepatan C. Gerak Lurus. Bab 6 Gerak 165

BAB 6. Gerak. A. Titik Acuan B. Kecepatan dan Percepatan C. Gerak Lurus. Bab 6 Gerak 165 BAB 6 Gerak A. Titik Acuan B. Kecepatan dan Percepatan C. Gerak Lurus Bab 6 Gerak 165 Peta Konsep Peta Konsep Gerak gerak terjadi bila mengalami perpindahan kedudukan berubah panjang lintasannya merupakan

Lebih terperinci

MOMENTUM & IMPULS RENCANA PROGRAM PENGAJARAN. Kelas / Semester : XI /I KOMPETENSI INTI. : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

MOMENTUM & IMPULS RENCANA PROGRAM PENGAJARAN. Kelas / Semester : XI /I KOMPETENSI INTI. : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Mata Pelajaran RENCANA PROGRAM PENGAJARAN : Fisika Kelas / Semester : XI /I Peminatan Materi Pokok Alokasi Waktu : MIA : Momentum dan Impuls : 12 Jam Pelajaran KOMPETENSI INTI KI 1 KI 2 : Menghayati dan

Lebih terperinci

Antiremed Kelas 7 Fisika

Antiremed Kelas 7 Fisika Antiremed Kelas 7 Fisika Gerak Lurus - Latihan Ulangan Doc. Name: AR07FIS0699 Version : 2011-07 halaman 1 01. Ayah mengantarkan Tika untuk berangkat dari rumah ke sekolah dengan menggunakan mobil. Dapat

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 2. Saran Perbaikan Validasi SARAN PERBAIKAN VALIDASI. b. Kalimat soal

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 2. Saran Perbaikan Validasi SARAN PERBAIKAN VALIDASI. b. Kalimat soal 19 NOMOR BUTIR SOAL BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1 a. Indicator Tabel 2. Saran Perbaikan asi SARAN PERBAIKAN VALIDASI b. Kalimat soal 2 a. indicator b. kalimat soal 3 a. Indicator b. Grafik diperbaiki

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA Dwiwarna Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : X / Satu Peminatan : IPA Alokasi Waktu : 3 x 3 JP I. Kompetensi Inti KI 1: Menghayati dan mengamalkan

Lebih terperinci

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Nama Sekolah : SMA Mata Pelajaran : Fisika Kelas/ Semester : X/1 Materi Pokok : Hukum Newton Alokasi Waktu : 8 JP A. Kompetensi Inti 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran

Lebih terperinci

MENGIDENTIFIKASI MANFAAT PESAWAT SEDERHANA PADA KERJA OTOT DAN RANGKA MANUSIA. Identitas Mata Pelajaran

MENGIDENTIFIKASI MANFAAT PESAWAT SEDERHANA PADA KERJA OTOT DAN RANGKA MANUSIA. Identitas Mata Pelajaran MENGIDENTIFIKASI MANFAAT PESAWAT SEDERHANA PADA KERJA OTOT DAN RANGKA MANUSIA Identitas Mata Pelajaran Sekolah : SMPN 8 Padang Kelas : VIII Semester : 1 Pelajaran / Materi : IPA/Sistem Gerak Pada Manusia

Lebih terperinci

138 Ilmu Pengetahuan Alam SMP dan MTs Kelas VII

138 Ilmu Pengetahuan Alam SMP dan MTs Kelas VII Gerak Lurus 137 138 Ilmu Pengetahuan Alam SMP dan MTs Kelas VII V Gerak Lurus Jika kamu berada di dalam mobil yang sedang berjalan dan memandang sebuah pohon di pinggir jalan, kamu akan melihat seolah-olah

Lebih terperinci

Kinematika Gerak KINEMATIKA GERAK. Sumber:

Kinematika Gerak KINEMATIKA GERAK. Sumber: Kinematika Gerak B a b B a b 1 KINEMATIKA GERAK Sumber: www.jatim.go.id Jika kalian belajar fisika maka kalian akan sering mempelajari tentang gerak. Fenomena tentang gerak memang sangat menarik. Coba

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : Mata Pelajaran : Fisika Kelas/ Semester : X / Satu Peminatan : MIA Materi Pokok : Suhu, Kalor dan Perpindahan Kalor Alokasi waktu : 4 x 3 JP A. Kompetensi

Lebih terperinci

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Balikpapan Kelas/Semester : X/ 2 Mata Pelajaran : Fisika Tema : Gerak melingkar Pertemuan Ke : I dan II Alokasi Waktu : 4 X 45

Lebih terperinci

SILABUS MATA PELAJARANPENGOLAHAN CITRA DIGITAL (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA)

SILABUS MATA PELAJARANPENGOLAHAN CITRA DIGITAL (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA) SILABUS MATA PELAJARANPENGOLAHAN CITRA DIGITAL (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA) Satuan Pendidikan Kelas : SMK / MAK :XII Kompetensi Inti I-1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. I-2. Menghayati

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA Dwiwarna Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : XI / IV Peminatan : MIA Materi Pokok : Dinamika Rotasi Alokasi Waktu : 7 x 2 JP A. Kompetensi

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA Dwiwarna Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : X / Satu Peminatan : IPA Alokasi Waktu : 4 x 3 JP A. Kompetensi Inti (KI) KI1 KI2 KI3 KI4 : Menghayati

Lebih terperinci

BAHAN AJAR ANDI RESKI_15B08049_KELAS C PPS UNM

BAHAN AJAR ANDI RESKI_15B08049_KELAS C PPS UNM Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menemui benda-benda yang bergerak melingkar beraturan misalnya: gerak bianglala, gerak jarum jam, gerak roda sepeda/motor/mobil, gerak baling-baling kipas angin,

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : Mata Pelajaran : Fisika Kelas/ Semester : X / Satu Peminatan : MIA Materi Pokok : Suhu, Kalor dan Perpindahan Kalor Alokasi waktu : 4 x 3 JP A. Kompetensi

Lebih terperinci

SILABUS MATA PELAJARAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA)

SILABUS MATA PELAJARAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA) SILABUS MATA PELAJARAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA) Satuan Pendidikan Kelas : SMK / MAK : XI Kompetensi Inti I-1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. I-2. Menghayati

Lebih terperinci

Soal Gerak Lurus = 100

Soal Gerak Lurus = 100 Soal Gerak Lurus 1. Sebuah bola bergerak ke arah Timur sejauh 8 meter, lalu membentur tembok dan berbalik arah sejauh meter. Jarak yang ditempuh bola adalah... Jarak, berarti semua dijumlah 8 meter + meter

Lebih terperinci

Gerak dalam Satu Dimensi

Gerak dalam Satu Dimensi B a b 3 Gerak dalam Satu Dimensi Sumber: www.a -teamindonesia.com Pada bab ini, Anda akan diajak untuk dapat menerapkan konsep dan prinsip kinematika dan dinamika benda titik dengan cara menganalisis besaran

Lebih terperinci

Besaran Dasar Gerak Lurus

Besaran Dasar Gerak Lurus Oleh : Zose Wirawan Besaran Dasar Gerak Lurus Pendahuluan Gerak Lurus adalah suatu gerak benda yang lintasannya berupa garis lurus. Ini adalah jenis gerak paling sederhana yang ada didalam kehidupan seharihari.

Lebih terperinci

USAHA, ENERGI & DAYA

USAHA, ENERGI & DAYA USAHA, ENERGI & DAYA (Rumus) Gaya dan Usaha F = gaya s = perpindahan W = usaha Θ = sudut Total Gaya yang Berlawanan Arah Total Gaya yang Searah Energi Kinetik Energi Potensial Energi Mekanik Daya Effisiensi

Lebih terperinci

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Nama Sekolah : SMA Mata Pelajaran : Fisika Kelas/ Semester : X/1 Materi Pokok : Hukum Newton Alokasi Waktu : 1 JP A. Kompetensi Inti 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran

Lebih terperinci

r = r = xi + yj + zk r = (x 2 - x 1 ) i + (y 2 - y 1 ) j + (z 2 - z 1 ) k atau r = x i + y j + z k

r = r = xi + yj + zk r = (x 2 - x 1 ) i + (y 2 - y 1 ) j + (z 2 - z 1 ) k atau r = x i + y j + z k Kompetensi Dasar Y Menganalisis gerak parabola dan gerak melingkar dengan menggunakan vektor. P Uraian Materi Pokok r Kinematika gerak translasi, terdiri dari : persamaan posisi benda, persamaan kecepatan,

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pembelajaran : SMA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pembelajaran : SMA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pembelajaran : SMA Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : X/I Pokok Bahasan : Kinematika Gerak Alokasi : 4 x 2 JP A. Kompetensi Inti 1. Menghayati dan mengamalkan

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA Dwiwarna Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : XI / IV Peminatan : MIA Materi Pokok : Gejala Gelombang Alokasi Waktu : 4 x 2 JP A. Kompetensi

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : 4 pertemuan (8 jp x 45 menit)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : 4 pertemuan (8 jp x 45 menit) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Identitas Sekolah Identitas Mata Pelajaran Kelas/ Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : SMA : Fisika : XII/ Semester I : Medan Magnetik : 4 pertemuan (8 jp x 45 menit)

Lebih terperinci

Pelatihan Ulangan Semester Gasal

Pelatihan Ulangan Semester Gasal Pelatihan Ulangan Semester Gasal A. Pilihlah jawaban yang benar dengan menuliskan huruf a, b, c, d, atau e di dalam buku tugas Anda!. Perhatikan gambar di samping! Jarak yang ditempuh benda setelah bergerak

Lebih terperinci

A. Pendahuluan dan Pengertian

A. Pendahuluan dan Pengertian Pernahkah Anda melihat atau mengamati pesawat terbang yang mendarat di landasannya? Berapakah jarak tempuh hingga pesawat tersebut berhenti? Ketika Anda menjatuhkan sebuah batu dari ketinggian tertentu,

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : Mata Pelajaran : Fisika Kelas/ Semester : X / Satu Peminatan : MIA Materi Pokok : Suhu, Kalor dan Perpindahan Kalor Alokasi waktu : 4 x 3 JP A. Kompetensi

Lebih terperinci

6. KOMPETENSI INTI DAN KOMPTENSI DASAR ILMU PENGETAHUAN ALAM SMP/MTs

6. KOMPETENSI INTI DAN KOMPTENSI DASAR ILMU PENGETAHUAN ALAM SMP/MTs 6. KOMPETENSI INTI DAN KOMPTENSI DASAR ILMU PENGETAHUAN ALAM SMP/MTs KELAS: VII Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan

Lebih terperinci

Antiremed Kelas 8 Fisika

Antiremed Kelas 8 Fisika Antiremed Kelas 8 Fisika Gerak Lurus - Latihan Soal Doc. Name: K13AR08FIS0202 Version : 2014-08 halaman 1 01. Sebuah benda dikatakan bergerak terhadap benda lain apabila (A) Kedudukan kedua benda berubah

Lebih terperinci

BAB III GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN

BAB III GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2016 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN FISIKA BAB III GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN Prof. Dr. Susilo, M.S KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA

Lebih terperinci

STRUKTURISASI MATERI Gerak lurus

STRUKTURISASI MATERI Gerak lurus GERAK LURUS STRUKTURISASI MATERI Gerak lurus KOMPETENSI DASAR 3.3 Menganalisis besaran-besaran fisis pada gerak lurus dengan kecepatan konstan dan gerak lurus dengan kecepatan konstan 4.3 Menyajikan data

Lebih terperinci

GLB - GLBB Gerak Lurus

GLB - GLBB Gerak Lurus Dexter Harto Kusuma contoh soal glbb GLB - GLBB Gerak Lurus Fisikastudycenter.com- Contoh Soal dan tentang Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dan Gerak Lurus Beraturan (GLB), termasuk gerak vertikal

Lebih terperinci

Xpedia Fisika. Kinematika 01

Xpedia Fisika. Kinematika 01 Xpedia Fisika Kinematika 01 Doc. Name: XPFIS0116 Doc. Version : 2013-12 halaman 1 01. Sebuah batu dilemparkan vertikal ke atas dari suatu tempat dengan ketinggian 30 meter di atas permukaan tanaman naik

Lebih terperinci

Bab II Kinematika dan Dinamika Benda Titik

Bab II Kinematika dan Dinamika Benda Titik Bab II Kinematika dan Dinamika Benda Titik Sumber : www.wallpaper.box.com Suatu benda dikatakan bergerak apabila kedudukannya senantiasa berubah terhadap suatu titik acuan tertentu. Seorang pembalap sepeda

Lebih terperinci

MATERI gerak lurus GERAK LURUS

MATERI gerak lurus GERAK LURUS MATERI gerak lurus Pertemuan I Waktu : Jarak, Perpindahan, Kelajuan, dan kecepatan :3 JP GERAK LURUS Gerak lurus adalah gerakan suatu benda/obyek yang lintasannya berupa garis lurus (tidak berbelok-belok).

Lebih terperinci

KINEMATIKA GERAK LURUS

KINEMATIKA GERAK LURUS KINEMATIKA GERAK LURUS Mata Pelajaran Kelas Nomor Modul : Fisika : I (Satu) : Fis.X.0 Penulis: Drs. Setia Gunawan Penyunting Materi: Drs. I Made Astra, M.Si Penyunting Media: Dr. Nurdin Ibrahim, M.Pd.

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. Kelas/Semester : X / 1 :Hukum Newton Tentang Gerak dan Penerapannya

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. Kelas/Semester : X / 1 :Hukum Newton Tentang Gerak dan Penerapannya RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : MAN PANGKEP Mata Pelajaran : FISIKA Kelas/Semester : X / 1 Materi pokok :Hukum Newton Tentang Gerak dan Penerapannya Alokasi Waktu : 12 Jam Pelajaran

Lebih terperinci

Fisika Dasar I (FI-321)

Fisika Dasar I (FI-321) Fisika Dasar I (FI-321) Topik hari ini (minggu 2) Gerak dalam Satu Dimensi (Kinematika) Kerangka Acuan & Sistem Koordinat Posisi dan Perpindahan Kecepatan Percepatan GLB dan GLBB Gerak Jatuh Bebas Mekanika

Lebih terperinci

LEMBAR JUDGEMENT INSTRUMEN PENILAIAN KEMAMPUAN KOGNITIF MATERI GERAK DENGAN MULTIREPRESENTASI.

LEMBAR JUDGEMENT INSTRUMEN PENILAIAN KEMAMPUAN KOGNITIF MATERI GERAK DENGAN MULTIREPRESENTASI. LEMBAR JUDGEMENT LAMPIRAN INSTRUMEN PENILAIAN KEMAMPUAN KOGNITIF MATERI GERAK DENGAN MULTIREPRESENTASI. Instrumen penilaian kemampuan kognitif siswa multirepresentasi yang dibuat ini adalah bentuk soal

Lebih terperinci

BAHAN AJAR PERTEMUAN PERTAMA

BAHAN AJAR PERTEMUAN PERTAMA BAHAN AJAR PERTEMUAN PERTAMA I. Topik : Fluida Dinamis (Fluida Ideal dan Azas Bernoulli) II. Kompetensi Inti (KI) KI.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. KI.2 Menghayati dan mengamalkan

Lebih terperinci

SILABUS MATA PELAJARAN ANIMASI 3 DIMENSI SMK-MAK (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA)

SILABUS MATA PELAJARAN ANIMASI 3 DIMENSI SMK-MAK (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA) SILABUS MATA PELAJARAN ANIMASI 3 DIMENSI SMK-MAK (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA) Satuan Pendidikan Kelas : SMK / MAK : XI Kompetensi Inti I-1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. I-2. Menghayati

Lebih terperinci

KI dan KD Matematika SMP/MTs

KI dan KD Matematika SMP/MTs KI dan KD Matematika SMP/MTs Kelas VIII Kompetensi Inti 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMK AMSIR I Parepare Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : XI / 1 Materi Pokok : Listrik Statis Pertemuan : 2 Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit A. Kompetensi

Lebih terperinci

Setiap benda yang bergerak akan membentuk lintasan tertentu. GERAK LURUS

Setiap benda yang bergerak akan membentuk lintasan tertentu. GERAK LURUS GERAK LURUS Kendaraan yang bergerak membentuk lintasan lurus. Sumber: Dokumen Penerbit, 006 Setiap benda yang bergerak akan membentuk lintasan tertentu. Perhatikan gambar kendaraan yang sedang bergerak

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Mata Pelajaran : Fisika Kelas/ Semester : XI/2 Materi Pokok : OPTIK GEOMETRI Alokasi Waktu : 1 x 3 Jam Pelajaran A. Kompetensi Inti KI 1 : Menghayati

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) A. IDENTITAS Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas Kelas / Semester : XII / 5 (Lima) Mata Pelajaran : Matematika Program : Peminatan MIPA Pokok Bahasan : Transformasi

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN TEORI. 1. Pengertian Kemampuan Komunikasi Matematis

BAB II KAJIAN TEORI. 1. Pengertian Kemampuan Komunikasi Matematis BAB II KAJIAN TEORI A. Kemampuan Komunikasi matematis 1. Pengertian Kemampuan Komunikasi Matematis Komunikasi dan hubungan manusiawi guru dengan siswa merupakan faktor yang sangat penting dalam menunjang

Lebih terperinci

RPP 04. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran : Fisika

RPP 04. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran : Fisika RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran : Fisika RPP 04 Peminatan Kelas/Semester Materi Pokok Alokasi Waktu : MIA : XII/1 : Listrik Statis : 16 JP (4x4 JP) A. Kompetensi Inti (KI) KI 1 :

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA Dwiwarna Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : X / Satu Peminatan : IPA Alokasi Waktu : 4 x 3 JP A. KOMPETENSI INTI: KI-1 KI-2 KI-3 KI-4 Menghayati

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) A. IDENTITAS Satuan Pendidikan Kelas / Semester Mata Pelajaran Program Pokok Bahasan Alokasi Waktu : Sekolah Menengah Atas : XII / 5 (lima) : Matematika : Wajib :

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) A. IDENTITAS Satuan Pendidikan Kelas / Semester Mata Pelajaran Program Pokok Bahasan Alokasi Waktu : Sekolah Menengah Atas : XI / 3 (tiga) : Matematika : Wajib :

Lebih terperinci

Fisika Dasar I (FI-321)

Fisika Dasar I (FI-321) Fisika Dasar I (FI-321) Topik hari ini (minggu 2) Gerak dalam Satu Dimensi (Kinematika) Kerangka Acuan & Sistem Koordinat Posisi dan Perpindahan Kecepatan Percepatan GLB dan GLBB Gerak Jatuh Bebas Mekanika

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) A. IDENTITAS Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas Kelas / Semester : XII / 6 (enam) Mata Pelajaran : Matematika Program : Peminatan MIPA Pokok Bahasan : Integral

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) A. IDENTITAS Satuan Pendidikan Kelas / Semester Mata Pelajaran Program Pokok Bahasan Alokasi Waktu : Sekolah Menengah Atas : XI / 3 (tiga) : Matematika : Umum : Hubungan

Lebih terperinci

BUKU AJAR UNTUK SMA/MA

BUKU AJAR UNTUK SMA/MA BUKU AJAR UNTUK SMA/MA A. ELASTISITAS BAHAN PETUNJUK BELAJAR 1. PETUNJUK SISWA Berdoa sebelum memulai pembelajaran. Bacalah KI, KD dan Indikator pada bahan ajar ini. Bacalah materi dan pahami. Buatlah

Lebih terperinci

Lembar Kegiatan Siswa Oleh. Tenes Widoyo, M.Pd.

Lembar Kegiatan Siswa Oleh. Tenes Widoyo, M.Pd. 1 Lembar Kegiatan Siswa Oleh. Tenes Widoyo, M.Pd. A. Judul : Gerak Melingkar B. Kompetensi Inti 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin,

Lebih terperinci

GERAK PARABOLA. Nama Kelompok : Kelas : Anggota Kelompok : Semester/ tahun Ajaran : A. Petunjuk Belajar

GERAK PARABOLA. Nama Kelompok : Kelas : Anggota Kelompok : Semester/ tahun Ajaran : A. Petunjuk Belajar GERAK PARABOLA Nama Kelompok : Kelas : Anggota Kelompok : Mata Pelajaran : Fisika Semester/ tahun Ajaran : Alokasi Waktu : 2 x 45 menit A. Petunjuk Belajar 1. Baca buku-buku Fisika kelas XI SMA semester

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Standar Kompetensi 1. Menerapkan konsep besaran fisika dan pengukurannya.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Standar Kompetensi 1. Menerapkan konsep besaran fisika dan pengukurannya. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah : SMA Kelas / Semester : X (sepuluh) / Semester I Mata Pelajaran : FISIKA Standar Kompetensi 1. Menerapkan konsep besaran fisika dan pengukurannya. Kompetensi

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pembelajaran Pertemuan RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN :SMA IT Al Fityan Gowa :FISIKA :XI/ Genap :Fluida Dinamik (Azas Toricelli) : Pertama Alokasi

Lebih terperinci

32. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI SMP

32. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI SMP 32. KOMPETENSI INTI DAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI SMP KELAS: VII Kompetensi Sikap Spiritual, Kompetensi Sikap Sosial, Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi Keterampilan secara keseluruhan

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA Dwiwarna Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : XI / IV Peminatan : MIA Materi Pokok : Teori Kinetik Gas Alokasi Waktu : 8 x 2 JP A. Kompetensi

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN : HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN : HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN MATERI POKOK KELAS/SEMESTER WAKTU : SMA LABORATORIUM UPI : FISIKA : HUKUM NEWTON TENTANG GRAVITASI : XI/I : 3 X 4 JP + 2 JP A. KOMPETENSI INTI

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) A. IDENTITAS Satuan Pendidikan Kelas / Semester Mata Pelajaran Program Pokok Bahasan Alokasi Waktu : Sekolah Menengah Atas : XI / 3 (tiga) : Matematika : Wajib :

Lebih terperinci

dari gambar di atas diperoleh AO + BO = 150 km atau 150 km = 30km/jam.t + 45km/jam.t, sehingga diperoleh

dari gambar di atas diperoleh AO + BO = 150 km atau 150 km = 30km/jam.t + 45km/jam.t, sehingga diperoleh 1. Dua sepeda motor bergerak saling mendekati pada lintasan lurus dengan arah berlawanan. Sepeda motor A bergerak ke barat dengan kecepatan tetap 30 km/jam, sedangkan sepeda motor B bergerak ke timur dengan

Lebih terperinci

Kinematika. Hoga saragih. hogasaragih.wordpress.com 1

Kinematika. Hoga saragih. hogasaragih.wordpress.com 1 Kinematika Hoga saragih hogasaragih.wordpress.com 1 BAB II Penggambaran Gerak Kinematika Dalam Satu Dimensi Mempelajari tentang gerak benda, konsep-konsep gaya dan energi yang berhubungan serta membentuk

Lebih terperinci

SILABUS MATA PELAJARAN PEMROGRAMAN DASAR (DASAR BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI)

SILABUS MATA PELAJARAN PEMROGRAMAN DASAR (DASAR BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) SILABUS MATA PELAJARAN PEMROGRAMAN DASAR (DASAR BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) Satuan Pendidikan : SMK/MAK Kelas : XI Kompetensi Inti* : KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMK 1 Lau Maros Mata Pelajaran : Fisika Kelas/ Semester : X / Satu Peminatan : MIA Materi Pokok : Suhu, Kalor dan Perpindahan Kalor Alokasi waktu :

Lebih terperinci

Mahasiswa memahami konsep tentang gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan

Mahasiswa memahami konsep tentang gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan BAB 5 GERAK LURUS BERATURAN DAN GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN A. Tujuan Umum Mahasiswa memahami konsep tentang gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan B. Tujuan Khusus Mahasiswa dapat memahami

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) A. IDENTITAS Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas Kelas / Semester : XI / 3 (tiga) Mata Pelajaran : Matematika Program : MIPA Materi Pokok : Lingkaran 2 Alokasi

Lebih terperinci

3. Pernyataan yang benar untuk jumlah kalor yang diserap menyebabkan perubahan suhu suatu benda adalah... a. b. c. d.

3. Pernyataan yang benar untuk jumlah kalor yang diserap menyebabkan perubahan suhu suatu benda adalah... a. b. c. d. ULANGAN UMUM SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2011-2012 SMPK KOLESE SANTO YUSUP 2 MALANG Mata pelajaran : Fisika Hari/tanggal : Rabu, 16 Mei 2012 Kelas : VII Waktu : 07.00 08.30 Pilihlah jawaban yang paling

Lebih terperinci

tujuh4glb - - GERAK LURUS - - Gerak Lurus 7112 Fisika A 4 km 3 km

tujuh4glb - - GERAK LURUS - - Gerak Lurus 7112 Fisika A 4 km 3 km - - GERAK LURUS - - Modul ini singkron dengan Aplikasi Android, Download melalui Play Store di HP Kamu, ketik di pencarian tujuh4glb Jika Kamu kesulitan, Tanyakan ke tentor bagaimana cara downloadnya.

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) A. IDENTITAS Satuan Pendidikan Kelas / Semester Mata Pelajaran Program Pokok Bahasan Alokasi Waktu : Sekolah Menengah Atas : X / 2 (dua) : Matematika : Peminatan

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : Fisika Kelas / Semester : XII / GANJIL Alokasi Waktu : 2 x 45 menit (Pertemuan I) A. Kompetensi Inti KI 1 Menghayati dan

Lebih terperinci

Please purchase PDFcamp Printer on to remove this watermark. I. PENDAHULUAN

Please purchase PDFcamp Printer on  to remove this watermark. I. PENDAHULUAN I. PENDAHULUAN A. Diskripsi Assalamu alaikum Wr wb, senang sekali bisa bertemu lagi melalui modul ini. Pertama kali, saya ucapkan selamat, Anda telah menyelesaikan modul pertama, sekaligus selamat datang

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA Dwiwarna Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : XI / IV Peminatan : MIA Materi Pokok : Efek Rumah Kaca Alokasi Waktu : 2 x 2 JP A. Kompetensi

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA Dwiwarna Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : XI / IV Peminatan : MIA Materi Pokok : Karakteristik Gelombang Alokasi Waktu : 4 x 2 JP A. Kompetensi

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) A. IDENTITAS Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas Kelas / Semester : XI / 4 (empat) Mata Pelajaran : Matematika Program : Umum Pokok Bahasan : Peluang 2 Alokasi

Lebih terperinci

Kata. Kunci. E ureka. A Pengertian Gerak

Kata. Kunci. E ureka. A Pengertian Gerak Kata Kunci Gerak Peerpindahan Gerak Lurus Beraturan Gerak Lurus Berubah Beraturan Kecepatan Percepatan Banyak sekali konsep fisika yang dapat dipelajari dari arena balap mobil atau balap motor. Salah satu

Lebih terperinci

Satuan Pendidikan. : XI (sebelas) Program Keahlian

Satuan Pendidikan. : XI (sebelas) Program Keahlian Satuan Pendidikan Kelas Semester Program Keahlian Mata Pelajaran : SMA : XI (sebelas) : 1 (satu) : IPA : Fisika 1. Bacalah do a sebelum mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS) ini. 2. Pelajari materi secara

Lebih terperinci

PERSIAPAN UN FISIKA 2015 SMA NO SOAL JAWABAN 01 Perhatikan gambar berikut!

PERSIAPAN UN FISIKA 2015 SMA NO SOAL JAWABAN 01 Perhatikan gambar berikut! NO SOAL JAWABAN 01 Perhatikan gambar berikut! Jono menempuh lintasan ABC dan Jinni menempuh lintasan BDC. Jarak dan perpindahan Jono dan Jinni adalah. A. Jono; 12 m dan 4 m, Jinni; 16 m dan 4 m B. Jono;

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA Dwiwarna Mata Pelajaran : Fisika Kelas/Semester : X / Dua Peminatan : MIA Materi Pokok : Fluida Statik Alokasi : 4 x 3 JP A. Kompetensi Inti (KI)

Lebih terperinci

Contoh Silabus dan RPP

Contoh Silabus dan RPP Lampiran 2 Contoh Silabus dan RPP PRODI PEDIDIKAN SAINS UNESA 2013 Pendidikan dan Latihan Profesi Guru 2012 Rayon 114 Unesa CONTOH SILABUS IPA SMP Mata Pelajaran Satuan Pendidikan Kelas/Semester : IPA

Lebih terperinci

BAB KINEMATIKA DENGAN ANALISIS VEKTOR

BAB KINEMATIKA DENGAN ANALISIS VEKTOR 1 BAB KINEMATIKA DENGAN ANALISIS VEKTOR I. SOAL PILIHAN GANDA 01. Grafik disamping ini menggunakan posisi x sebagai fungsi dari waaktu t. benda mulai bergerak saat t = 0. Dari graaafik ini dapat diambil

Lebih terperinci

RPP 1: Besaran Gerak. RPP 2: GLB dan GLBB. RPP 3: Ticker Timer. RPP 4: Gerak Vertikal

RPP 1: Besaran Gerak. RPP 2: GLB dan GLBB. RPP 3: Ticker Timer. RPP 4: Gerak Vertikal LAMPIRAN 1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RPP 1: Besaran Gerak RPP : GLB dan GLBB RPP 3: Ticker Timer RPP 4: Gerak Vertikal 46 47 48 49 Lampiran 1a RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1 Satuan Pendidikan

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) A. IDENTITAS Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas Kelas / Semester : X / 2 (dua) Mata Pelajaran : Matematika Program : Umum Pokok Bahasan : Statistika 1 Alokasi

Lebih terperinci

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR MATA PELAJARAN FISIKA SMA NEGERI 78 JAKARTA

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR MATA PELAJARAN FISIKA SMA NEGERI 78 JAKARTA DAN MATA PELAJARAN FISIKA SMA NEGERI 78 JAKARTA FISIKA 1 (3 sks) responsif dan proaktif) dan menunjukan sikap sebagai bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam

Lebih terperinci

Percepatan rata-rata didefinisikan sebagai perubahan kecepatan dibagi waktu yang diperlukan untuk perubahan tersebut.

Percepatan rata-rata didefinisikan sebagai perubahan kecepatan dibagi waktu yang diperlukan untuk perubahan tersebut. PERCEPATAN Sebuah benda yang kecepatannya berubah tiap satuan waktu dikatakan mengalami percepatan. Sebuah mobil yang kecepatannya diperbesar dari nol sampai 90 km/jam berarti dipercepat. Apabila sebuah

Lebih terperinci

ANTIREMED KELAS 10 FISIKA

ANTIREMED KELAS 10 FISIKA ANTIREMED KELAS 10 FISIKA Bab 2 Gerak Lurus - Latihan Soal no 01 30 Doc. Name: AR10FIS0299 Doc. Version: 2012-09 halaman 1 01. Perhatikan gambar di bawah ini. Besar perpindahan OAC adalah. (A) 2 satuan

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN MUARO JAMBI D I N A S P E N D I D I K A N

PEMERINTAH KABUPATEN MUARO JAMBI D I N A S P E N D I D I K A N PEMERINTAH KABUPATEN MUARO JAMBI D I N A S P E N D I D I K A N Alamat : Komplek perkantoran Pemda Muaro Jambi Bukit Cinto Kenang, Sengeti UJIAN SEMESTER GANJIL SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) TAHUN PELAJARAN

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Lampiran 08 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMP / MTs Mata Pelajaran : IPA Kelas / Semester : VIII / 1 Tema : Hukum-hukum Gaya Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (pertemuan ke-3) A.

Lebih terperinci

SILABUS MATA PELAJARANTEKNIK ANIMASI 2 DIMENSI (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA)

SILABUS MATA PELAJARANTEKNIK ANIMASI 2 DIMENSI (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA) SILABUS MATA PELAJARANTEKNIK ANIMASI 2 DIMENSI (PAKET KEAHLIAN MULTIMEDIA) Satuan Pendidikan Kelas : SMK / MAK : XI Kompetensi Inti I-1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. I-2. Menghayati

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SatuanPendidikan Kelas/Semester Mata pelajaran MateriPokok AlokasiWaktu : SMA Negeri 21 Makassar : XI / 1 (Satu) : Fisika : Momentum, Impuls dan Tumbukan : 2 JP (1

Lebih terperinci

Created By : Lailatul Khairiah KELAS X ALAT OPTIK (KAMERA)

Created By : Lailatul Khairiah KELAS X ALAT OPTIK (KAMERA) Created By : Lailatul Khairiah 1305786 BAHAN AJAR FISIKA ALAT OPTIK (KAMERA) KELAS X MODUL FISIKA TENTANG KAMERA 0 Bismillahirahmanirrahim, KATA PENGANTAR Puji syukur saya ucapkan kepada Allah SWT yang

Lebih terperinci

MENERAPKAN HUKUM GERAK DAN GAYA

MENERAPKAN HUKUM GERAK DAN GAYA MENERAPKAN HUKUM GERAK DAN GAYA Menguasai Konsep Gerak dan Gaya MUH. ARAFAH, S.Pd. e-mail: muh.arafahsidrap@gmail.com website://arafahtgb.wordpress.com GERAK DAN GAYA Benda disebut bergerak jika posisinya

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas / Semester Peminatan Materi Pokok Alokasi Waktu : SMA Negeri 1 Pagak : Fisika : X / Satu : MIA : Gerak Lurus : 3 3 JP A. Kompetensi

Lebih terperinci