Konsep Dasar Program COBOL
|
|
|
- Sukarno Makmur
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Konsep Dasar Program COBOL Pendahuluan COBOL (Common Business Oriented Language) adalah suatu bahasa komputer awam (High Level Language) yang berorientasi langsung pada permasalahan bisnis. COBOL hampir dapat digunakan pada semua komputer bila terdapat compiler COBOL-nya. Diciptakan pada tahun 1959 dan dikembangkan oleh suatu grup bernama CODASYL (Conference on Data System Language). Diperkenalkan pertama kali secara formal pada bulan Januari COBOL mempunyai banyak versi, sehingga untuk mempermudah penggunanya COBOL terus dikembangkan dan distandarisasi pada tahun 1968 dan 1974, diberi nama ANSI COBOL (American National Standard Institute COBOL) Struktur Program COBOL Program COBOL dibagi kedalam 4 bagian yang disebut dengan Division. Masingmasing divisi dimulai dengan judul divisi deengan urutan sbb : IDENTIFICATION DIVISION ENVIRONMENT DIVISION DATA DIVISION PROCEDURE DIVISION Masing-masing divisi dapat terdiri dari urutan-urutan susunan bagian. Tersusun secara hirarki, yang secara umum sbb : Division Region Section Paragraph Sentence/Entry Statement/Clause Phrase/Option Istilah Region, sentence, statement dan phrase/option digunakan pada PROCEDURE DIVISION, sedangkan istilah Entry dan clause digunakan pada ke-3 divisi lainnya. 1. Division, merupakan bagian utama dari suatu program COBOL dan selalu di awali dengan judul divisi. 2. Region, merupakan suatu kumpulan bagian tertentu dalam PROCEDURE DIVISION. 3. Section, merupakan suatu kumpulan dari paragraph atau entry dan selalu diawali denga judul seksi. 4. Paragraph, merupakan suatu grup dari kalimat (sentences) didalam PROCEDURE DIVISION dan selalu diawali dengan nama/ judul Paragraph. 5. Entry, merupakan sesuatu yang harus dituliskan pada tempat-tempat tertentu didalam program COBOL. Suatu entry dapat juga dikatakan sebagai suatu set (kumpulan) dari clause (anak kalimat) yang diakhiri dengan titik 6. Sentence, merupakan kumpulan dari satu atau lebih statement, dan harus diakhiri dengan tanda titik. 7. Clause, merupakan kumpulan dari kata yang membentuk suatu arti. Clause adalah bagian dari entry. 8. Statement, merupakan perintah pengerjaan untuk komputer. Statement dalam bentuk kata kerja yang merupakan COBOL Reserved Words. 9. Phrase, suatu group kata yang merupakan bagian dari statement atau clause. AP3/TI/Ayuliana/2009 1
2 10. Option, kebanyakan Phrase adalah optional (boleh disertakan/tidak) maka, sering disebut dengan Option. User Defined Word Programmer dapat membentuk kata-kata untuk membuat dan mendefinisikan tersendiri untuk pemberian nama pada : 1. Nama-program (program-name) adalah suatu nama yang diberikan untuk menunjukkan identitas dari program yang dibuat, dituliskan pada paragraph PROGRAM-ID dalam IDENTIFICATION DIVISION. 2. Nama-alat (mnemonic-name) adalah nama yang dibuat oleh programmer untuk menunjukkan suatu alat tertentu. Dibentuk pada paragraph SPECIAL-NAMES dalam ENVIRONMENTDIVISION. 3. Nama-file (file-name) adalah nama yang dibuat untuk menunjukkan suatu file tertentu yang dipergunakan dalam program. Dibentuk pada paragraph FD (File Description) dalam DATA DIVISION atau pada statement CLOSE< OPEN< READ dalam PROCEDURE DIVISION. 4. Nama-record, pada COBOL, record harus diberi nama-record (Record-name) pada DATA RECORD clause dan pada record description entry dalam DATA DIVISION. 5. Nama-data (data-name) adalah nama yang dibuat untuk menunjukkan suatu data item yang dipergunakan dalam program. Dibentuk pada FILE SECTION di record description entry dalam DATA DIVISION dan pada WORKING-STORAGE SECTION. 6. Nama-indek dan nama-data-indek, digunakan untuk data pada tabel yang di-indek. Dibentuk secara implisit dengan OCCURS dan INDEXED BY clause. Nama-data-indek didefinisikan dengan mengunakan USAGE IS INDEX dalam DATA DIVISION. 7. Nama-kondisi (condition-name) adalah nama data yang dihubungkan dengan suatu nilai tertentu. Didefinisikan dalam DATA DIVISION dengan level number 88 dan dioperasikan dalam PROCEDURE DIVISION pada statement IF. 8. Nama-prosedur (procedure-name) atau nama-paragraph (paragraph-name) adalah nama yang menunjukkan suatu paragraph dalam PROCEDURE DIVISION. Nama-paragraph diperlukan bila proses akan melompat ke paragraph tertentu dengan menggunakan statement GO TO dan PERFORM dalam PROCEDURE DIVISION. 9. Nama-seksi, pada PROCEDURE DIVISION, dapat dibuat menjadi beberapa seksi dan tiap seksi dapat dibentuk dengan dimulai judul seksinya yang disebut dengan Section-name. 10. Nama-kualifikasi bila nama-data atau nama-kondisi tidak unik (ada yang sama satu dengan yang lain), untuk menentukan yang mana yang akan digunakan, dapat digunakan qualifier. Syarat Pemberian nama : 1. Gabungan dari huruf A-Z atau a-z, angka 0-9, Hypen (-). 2. Panjang maksimum 30 karakter. 3. Paling sedikit harus mengandung 1 huruf. 4. tidak boleh mengandung karakter khusus kecuali hypen yang diletakkan ditengahtengah, tidak boleh diawal atau diakhir. 5. Tidak boleh mengandung COBOL reserved word. 6. Tidak boleh ada blank atau spasi. Bentuk data Dibagi menjadi 2 : 1. Data Variabel 2. Konstanta Data variabel Data variabel adalah data yang nilainya dapat berubah didalam program. Nilai data ini akan selalu berubah bila dibaca nilai data yang lain dengan nama data yang sama. AP3/TI/Ayuliana/2009 2
3 Konstanta Konstanta atau data konstanta adalah bentuk dari data yang dibutuhkan untuk pengolahan dimana nilai datanya tidak tergantung dari input yang dibaca. Ada 3 bentuk dari konstanta yang dapat dipakai dalam PROCEDURE DIVISION pada program COBOL, yaitu Numeric Literal, Non Numeric Literal, dan Figurative Constant. Numeric Literal 1. Aturan penggunaan literal numerik : 1. Panjang maksimum 18 digit. 2. Boleh ada tanda plus atau minus yang letaknya pada posisi terkiri tanpa ada spasi dengan angka pertama.bila tidak bertanda berarti bernilai positif. 3. Boleh ada titik desimal dimana saja kecuali pada posisi terkanan. Non Numeric Literal Adalah konstanta yang digunakan bukan untuk operasi arithmatika. Aturan penggunaan literal bukan numerik : 1. Panjang maksimum 120 karakter 2. Boleh terdiri dari kumpulan karakter (Character set) kecuali karakter petik. 3. Dibatasi tanda petik pada awal dan akhir. Figurative Constant Figurative constant termasuk dalam COBOL reserved word yang mempunyai maksud tertentu yang namanya sudah dikenal oleh compiler. Contoh : ZERO, ZEROS, ZEROES berarti nilai nol SPACE,SPACES berarti nilai 1 blank atau spasi QUOTE, QUOTES berarti tanda petik Operator Arithmatika Operator Fungsi Jenjang ** Pemangkatan 1 * Perkalian 2 / pembagian 2 + penjumlahan 3 - pengurangan 3 ungkapan arithmatika adalah kombinasi dari literal numerik, nama data, operator aritmatika, kurung buka dan kurung tutup. Penulisan ungkapan aritmatika harus dipisahkan paling sedikit dengan sebuah blank atau spasi. Aturan Penulisan Source Program Kolom yang tersedia untuk menuliskan program COBOL adal kolom 1-80, dengan ketentuan : Kolom 1 6 : Digunakan untuk nomor urut bilamana diperlukan, sifatnya optional, dan nomor yang diberikan harus urut ascending. Kolom 7 : a. Tanda baris sambung dari baris sebelumnya dengan memberikan tanda hypen (-), baris sambungannya dimulai dari Area B. b. Bila kolom ini di isi dengan karakter *, maka apa yang ditulis pada baris ini akan dianggap sebagai komentar. c. Bila kolom ini di isi dengan slash (/), maka baris yang ada tanda ini dianggap sebagai komentar dan akan dicetak mulai halaman baru teratas, bila source program dicetak di printer. AP3/TI/Ayuliana/2009 3
4 Kolom 8 11 : Kolom 12 72: Kolom 73 80: d. Bila kolom ini di isi dengan karakter D, baris ini juga dianggap sebagai komentar, tetapi bila pada ENVIRONMENT DIVISION dalam paragraph SOURCE-COMPUTER disebutkan WITH DEBUGGING MODE, maka akan berguna untuk tujuan debugging. Disebut dengan area A, semua judul divisi,judul seksi, nama paragraph, judul file description (FD), level number 01 dan level number 77 ditulis mulai kolom ke-8. Disebut dengan area B, semua elemen program selain yang ditulis di area A ditulis pada area B. Merupakan kolom yang tidak diproses oleh komputer, jadi jika diisi dengan catatan-catatan apa saja hanya untuk dokumentasi program. Level Number Level number atau nomor jenjang adalah suatu nomor yang menunjukkan jenjang dari data item dalam suatu record. Level number yang digunakan : a) 01, digunakan untuk mengawali keterangan dari record (record description). b) 02 49, digunakan untuk mengawali keterangan dari data item. c) 66, digunakan untuk RENAMES. d) 77, Digunakan untuk mengawali data item yang berdiri sendiri. Hanya boleh terdapat pada WORKING-STORAGE SECTION. e) 88, digunakan untuk mengawali suatu nama kondisi. Picture clause Picture clause digunakan untuk menerangkan masing-masing data-item yang digunakan, mengenai ukuran dari field dan memberikan informasi dari nilai data tersebut, juga mengatur bentuk data dimemori. Macam-macam picture clause : 1. Picture karakter 9 Menunjukkan bahwa posisi sebuah memori hanya dapat mengandung nilai-nilai numerik saja. Ukuran panjang data-item ditentukan oleh banyaknya karakter 9 yang digunakan. Bersifat right justified. 2. Picture karakter V Menunjukkan lengkap anggapan dari titik desimal. Anggapan disini maksudnya adalah titik desimal tersebut tidak ditulis di memori, sehingga tidak termasuk sebagai panjang field. 3. Picture karakter P Digunakan dengan gabungan Picture karakter V, yang digunakan untuk menimbulkan angka Picture karakter S Digunakan untuk menyimpan tanda dari nilai data, dan tidak dihitung sebagai panjang field. 5. Picture karakter A Digunakan untuk menyimpan nilai data huruf(alphabetic).bersifat left justified. 6. Picture karakter X Digunakan untuk menyimpan nilai data alphanumerik, dapat berupa gabungan angka, huruf, ataupun karakter khusus. Picture Editing Berguna untuk perubahan bentuk data dari data yang telah tersimpan distorage (memori). Dengan adanya editing (perubahan), data yang dicetak pada output akan tampak lebih mudah dibaca, mudah dimengerti dan mempunyai susunan yang lebih baik dibandingkan dengan bentuk data asli yang tersimpan di storage. Macam-macam picture editing : AP3/TI/Ayuliana/2009 4
5 1. Picture editing Z Digunakan untuk menggantika angka 0 diawal agar tidak tampak pada waktu pencetakan. 2. Picture editing $ Pada saat pencetakan karakter $ akan tampak pada ujung paling kiri. 3. Picture editing. Digunakan untuk menunjukkan letak posisi dari titik desimal pada pencetakan, hanya boleh dipergunakan 1 saja. 4. Picture editing, Digunakan untuk memberikan tanda koma pada tempat-tempat tertentu, dan boleh digunakan lebih dari Picture editing - Jika data asli bernilai minus maka penggunaan tanda minus di awal atau diakhir akan menyebabkan tanda minus muncul pada saat pencetakan, sedangkan bila data positif akan digantikan dengan blank. 6. Picture editing + Jika tanda plus digunakan diawal atau diakhir data maka akan tampak pada pencetakan bila data bernilai positif, jika data negatif akan muncul tanda minus, jika tidak bertanda dianggap positif. 7. Picture editing B Digunakan untuk mengedit nilai data bukan numerik.blank akan disisipkan pada posisi dinama karakter B ditempatkan. 8. Picture editing * Digunakan untuk menggantikan nilai nol pada nilai data disebelah kanan dengan tanda *. 9. Picture editing 0(nol) Digunakan untuk menyisipkan angka 0 pada posisi dimana karakter 0 ditempatkan. 10. Picture editing / Digunakan untuk menyisipkan karakter / diposisi dimana karakter tersebut ditempatkan. 11. Picture editing DB dan CR Sering digunakan pada aplikasi akuntansi. Ditulis mulai ujung sebelah kanan dari picture, dan hasilnya hanya tampak pada hasil edit bila nilai datanya negatif. IDENTIFICATION DIVISION Merupakan divisi yang pertama dalam COBOL dan yang paling sederhana. IDENTIFICATION DIVISION tidak dibagi dalam beberapa section tetapi langsung terdiri dari beberapa paragraph. Bentuk umum dari IDENTIFICATION DIVISION : IDENTIFICATION DIVISION. PROGRAM-ID. nama program. [ AUTHOR. nama programmer.] [ INSTALLATION. nama instalasi. ] [ DATE-WRITTEN. Tgl program dibuat. ] [ DATE-COMPILED. Tgl program dicompile. ] [ SECURITY. sifat program. ] keterangan : Tulisan dalam tanda [ ] bersifat optional, boleh disertakan boleh juga tidak. Ditulis persis seperti contoh diatas, diikuti titik dan diberi 1 spasi. Penulisan divisi dan semua paragraphnya dimulai pada area A atau kolom ke-8. Huruf kecil adalah nama yang dibuat oleh programmer. AP3/TI/Ayuliana/2009 5
6 PROGRAM-ID panjang maks. 6 karakter, boleh lebih tetapi hanya 6 karakter pertama saja yang dibaca. ENVIRONMENT DIVISION Menyediakan informasi mengenai peralatan yang dipergunakan didalam program. Bentuk umum ENVIRONMENT DIVISION : ENVIRONMENT DIVISION. CONFIGURATION SECTION. [ SOURCE-COMPUTER. nama-komputer WITH DEBUGGING MODEL. ] [ OBJECT-COMPUTER. nama-komputer. ] SPECIAL-NAMES. [ PRINTER IS nama-mnemonic ] [ CURRENCY SIGN IS literal ] [ DECIMAL-POINT IS COMMA. ] INPUT-OUTPUT SECTION. FILE-CONTROL. {file control entry}. CONFIGURATION SECTION Diperlukan karena kemungkinan program dibuat pada sebuah komputer dan dijalankan pada komputer yang lain. Paragraph SOURCE-COMPUTER Paragraph ini digunakan untuk menunjukkan nama komputer yang digunakan dalam pembuatan dan mengkompilasi program.ditulis mulai kolom ke-8 atau area A.Bila Clause WITH DEBUGGING MODE disertakan dan pada kolom ke-7 diberi karakter D akan dikompilasi untuk tujuan penelusuran kesalahan.statement untuk penelusuran kesalahan adalah statement READY TRACE, RESET TRACE, EXHIBIT. Paragraph OBJECT_COMPUTER Paragraph ini untuk menunjukkan nama komputer yang digunakan untuk menjalankan program yang telah dikompilasi. Paragraph SPECIAL_NAMES Paragraph ini sifatnya optional, digunakan untuk membuat nama khusus yang menghubungkan nama-mnemonic implementor dengan nama mnemonic yang dibuat programmer. a. PRINTER IS Clause digunakan untuk menghubungkan nama mnemonik yang dibuat programmer dengan alat pencetak (PRINTER). Clause ini digunakan pada statement DISPLAY yang menggunakan UPON dalam PROCEDURE DIVISION. b. CURRENCY SIGN IS Clause Untuk menunjukkan tanda mata uang digunakan $, jika ingin menggunakan simbol lain maka dituliskan pada SPECIAL_NAMES. c. DECIMAL_POINT IS COMMA Clause Pada bahasa COBOL titik desimal digunakan bentuk karakter. bila di inginkan bukan karakter. tetapi koma dapat dituliskan SPECIAL_NAMES. DECIMAL POINT IS COMMA. AP3/TI/Ayuliana/2009 6
7 INPUT-OUTPUT SECTION. Bila akan digunakan file dengan media simpanan sekunder,maka paragraph FILE_CONTROL dalam seksi ini harus ditulis. FILE_CONTROL entry terdiri dari 3 bentuk, tergantung dari organisasi file yang dipergunakan, yaitu ; Sequential file, indexed file, dan relative file. INPUT-OUTPUT SECTION untuk SEQUENTIAL FILE Organisasi file bersifat terurut, data direkamkan direcord dalam file secara urut dan urutannya tidak akan berubah. Organisasi fiile ini hanya pada DISK dan PRINTER. Bentuk umum : INPUT-OUTPUT SECTION. FILE_CONTROL. SELECT nama-file ASSIGN TO [DISK/PRINTER] [ ORGANIZATION IS [LINE] SEQUENTIAL ] [ ACCESS MODE IS SEQUENTIAL ] [ FILE STATUS IS nama-data ]. INPUT-OUTPUT SECTION untuk INDEXED FILE Organisasi file yang datanya dapat diambil langsung diposisi record yang mmpunyai nilai kunci tertentu yang unik. Organisasi seperti ini memungkinkan pencarian data secara cepat.organisasi file ini hanya pada DISK. Bentuk umum : INPUT-OUTPUT SECTION. FILE_CONTROL. SELECT nama-file ASSIGN TO DISK ORGANIZATION IS INDEXED ACCESS MODE IS SEQUENTIAL RANDOM DYNAMIC RECORD KEY IS nama-data 1 [ FILE STATUS IS nama-data 2 ] INPUT-OUTPUT SECTION untuk RELATIVE FILE Organisasi file yang tiap-tiap recordnya dibedakan dengan sutau nomor record relative. Organisasi ini memungkinkan pencarian data yang cepat, hanya terdapat pada DISK. Bentuk umum : INPUT-OUTPUT SECTION. FILE_CONTROL. SELECT nama-file ASSIGN TO DISK ORGANIZATION IS RELATIVE ACCESS MODE IS SEQUENTIAL[, RELATIVE KEY IS nama-data 1 ] RANDOM DYNAMIC, RELATIVE KEY IS nama-data 1 [ FILE STATUS IS nama-data 2 ] DATA DIVISION Memberikan penjelasan tentang input data dan output yang dipergunakan, atau berisi semua keterangan tentang file, record, nama-data serta bentuk / format yang akan dipergunakan didalam PROCEDURE DIVISION. 1. FILE SECTION Berisi mengenai file-file yang dipakai didalam program, FILE SECTION ini ada bila dipergunakan file dalam bentuk simpanan sekunder yaitu disk atau printer yang mempunyai hubungan dengan INPUT_OUTPUT SECTION dalam ENVIRONMENT DIVISION. AP3/TI/Ayuliana/2009 7
8 Bentuk umumnya : DATA DIVISION. FILE SECTION. FD nama-file ;BLOCK CONTAINS [integer-1 TO ] integer-2 CHARACTERS/RECORDS [ ;RECORD CONTAINS [ integer-3 TO ] integer-4 CHARACTERS] ;LABEL RECORD IS STANDARD RECORDS ARE OMITTED [ ;VALUE OF FILE-ID IS nama-file di label ] ;DATA RECORD IS RECORDS ARE nama-record-1 [, nama-record-2] ;LINKAGE IS nama-data-1 LINES ; WITH FOOTING AT nama-data-2 integer-5 integer-6 ;LINES AT TOP nama-data-3 ;LINES AT BOTTOM integer-7 nama-data-4 integer-8 judul FD ditulis pada area A dan diikuti oleh nama filenya yang harus sama dengan yang disebutkan pada INPUT-OUTPUT SECTION dalam ENVIRONMENT DIVISION, nama-file ditulis mulai area B. BLOCK CONTAINS Clause Menunjukkan ukuran dari record didalam file untuk tiap-tiap blocknya. Clause ini biasa digunakan pada file yang berupa tape magnetik. RECORD CONTAINS Clause Menunjukkan banyaknya karakter tiap-tiap recordnya. Clause ini boleh tidak disertakan, karena nantinya akan termasuk dalam record description entry LABEL RECORD dan LABEL RECORDS Clause Menunjukkan apakah file yang digunakan mempunyai label atau tidak. LABEL RECORD IS OMITTED digunakan untuk card-file atau print-file yang tidak mempunyai label. LABEL RECORD IS STANDARD digunakan untuk disk-file yang mempunyai label. VALUE OF FILE-ID Clause Menunjukkan informasi mengenai file yang mempunyai label di disk. Label di disk ini berupa suatu nama-file yang berisi data yang direkamkan tersebut. DATA RECORD atau DATA RECORDS Clause Menunjukkan nama-record dalam file, sifatnya optinal, hanya sebagai dokumentasi saja. LINAGE Clause Pencetakan output di printer dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu: a. Dengan menganggap printer sebagai print-file, yang berbentuk organisasi file secara sequential, dengan menggunakan statement WRITE pada procedure division. AP3/TI/Ayuliana/2009 8
9 b. Dengan tanpa menggunakan print-file, tetapi langsung menghubungkan alat cetak printer sebagai nama-mnemonik pada paragraph SPECIAL-NAMES, yang kemudian menggunakan statement DISPLAY UPON. LINAGE Clause digunakan untuk mengatur pencetakan output diprinter yang mempergunakan cara pertama, yaitu sebagai print-file yang menggunakan statement WRITE, menunjukkan jumlah baris yang akan dicetakper halamannya, jumlah dari baris kosong paling atas (TOP MARGIN) dan jumlah dari baris kosong paling bawah (BOTTOM MARGIN). LINAGE IS menunjukkan tubuh dari laporan, daerah laporan yang akan dicetak meliputi judul, isi dan footingnya. WITH FOOTING AT menunjukkan daerah letak permukaan foot-note/footing (untuk pencetakan suatu total atau keterangan-keterangan untuk laporan). LINES AT BOTTOM menunjukkan sejumlah baris yang tidak dipergunakan pada ujung bawah laporan. 2. WORKING-STORAGE SECTION Mempunyai maksud pemesanan tempat di internal memori (STORAGE) yang diperlukan oleh pekerjaan (WORKING) proses program. Pemesanan tempat ini biasanya digunakan untuk : a. Bentuk, nilai dan nama data yang diperlukan didalam proses yang terpisah dan belum di sebutkan pada FILE SECTION. Data yang disebutkan pada FILE SECTION adalah data yang akan diambil dari disk-file, atau data yang akan direkamkan pada disk-file atau yang aklan dicetak pada print-file. b. Persiapan penulisan judul. c. Pemesanan tempat untuk data output yang akan ditampilkan. Bentuk umum : WORKING-STORAGE SECTION. 77- level data description entry record description. 3. SCREEN SECTION berguna untuk menunjukkan bentuk format dari layar terminal untuk menampilkan data atau memasukkan data. Data-item yang dipergunakan dapat berupa group data item atau data item individu. Bentuk umum : SCREEN SECTION. level-number [nama-layar] [ BLANK SCREEN ] [ LINE NUMBER IS [PLUS] integer-1 ] [ COLUMN NUMBER IS [PLUS] integer-2 ] [ BLANK LINE ] [ BELL ] UNDERLINE REVERSE-VIDEO HIGHLIGHT BLINK [ VALUE IS literal-1 ] Picture literal-2 PIC is karakter-string FROM nama-data-1 TO nama-data-2 USING nama-data-3 AP3/TI/Ayuliana/2009 9
10 [ BLANK WHEN ZERO ] [ AUTO ] [ SECURE ] [ REQUIRED ] [ FULL ] SCREEN berhubungan dengan statemet DISPLAY dan ACCEPT dalam PROCEDURE DIVISION. Statement DISPLAY dipergunakan untuk menampilkan format yang telah dibentuk di SCREEN SECTION pada layar terminal. Statement ACCEPT digunakan untuk memasukkan nilai data-item lewat layar terminal dengan bentuk format yang dibentuk pada SCREEN SECTION tersebut. BLANK SCREEN Clause, digunakan untuk membersihkan layar dan menempatkan kursor pada posisi kiri atas. LINE Clause, digunakan untuk menempatkan cursor pada posisi baris tertentu. COLUMN Clause, digunakan untuk menempatkan kursor pada posisi kolom tertentu. BLANK LINE Clause, digunakan untuk menghapus tampilan pada baris tertentu dilayar. UNDERLINE, REVERSE-VIDEO, HIGHLIGHT dan BLINK Clause, digunakan untuk menampilkan efek tertentu. 1. UNDERLINE clause, digunakan untuk memberikan garis bawah pada tampilannya. 2. REVERSE-VIDEO clause, digunakan untuk membalik warna dari tempilannya, warna dasar menjadi warna tampilannya dan sebaliknya. 3. HIGHLIGHT clause, digunakan untuk menampilkan tampilan dengan bentuk yang lebih terang. 4. BLINK clause, digunakan untuk membuat kedap-kedip bentuk tampilannya. FROM, TO dan USING Clause, digunakan untuk menampilkan atau menerima data yang bentuk data-itemnya dihubungkan ditempat lain diluar SCREEN SECTION. misalnya pada WORKING-STORAGE SECTION, FILE SECTION, atau LINKAGE SECTION. 1. FROM clause digunakan untuk menampilkan isi data. 2. TO clause digunakan untuk menerima isi data. 3. USING clause digunakan untuk menggantikan FROM clause, bila hanya dipergunakan statement DISPLAY. atau digunakan untuk menggantikan FROM dan TO yang digunakan bersama-sama, bila digunakan statement DISPLAY dan ACCEPT. BLANK WHEN ZERO Clause, digunakan untuk menampilkan spasi / blank bila suatu data numerik mengandung nilai 0. AUTO, SECURE, REQUIRED, dan FULL Clause, digunakan untuk memberikan efek tertentu pada waktu memasukkan nilai suatu data. 1. AUTO clause, digunakan untuk pergeseran cursor secara otomatis ke field berikutnya, bila field data item sudah penuh terisi. 2. SECURE clause, digunakan untuk membuat supaya suatu nilai data yang dimasukkan pada field data item tertentu tidak tampak sewaktu diketik, sebagai gantinya akan muncul karakter *. 3. FULL clause, digunakan untuk suatu field data item yang harus diisi dengan suatu data sampai penuh untuk tempat yang disediakan. PROCEDURE DIVISION Merupakan inti dari pemrograman COBOL. Statement yang ada pada PROCEDURE DIVISION dibentuk dari verb, diantaranya : MOVE, DISPLAY, ACCEPT, dan STOP. AP3/TI/Ayuliana/
11 MOVE verb Digunakan untuk memindahkan data dari satu field ke lokasi field yang lain, sehingga input data dapat dimanipulasi untuk menghasilkan output. Bentuk umum : MOVE nama-data-1 TO nama-data-2 [, nama-data-3 ] literal Bentuk khusus dari MOVE adalah MOVE CORRESPONDING, yang berguna untuk memindahkan data dari group data item ke group lain. Bentuk umum : MOVE CORRESPONDING nama-data-1 TO nama-data-2 DISPLAY verb Digunakan untuk menampilkan hasil dilayar ataupun printer. Jika dipergunakan statement WRITE untuk menampilkan hasil di printer, maka print-file harus disebutkan terlebih dahulu di ENVIRONMENT DIVISION pada FILE-CONTROL. Ada 3 bentuk statement DISPLAY: a. Bentuk 1 DISPLAY nama-layar b. Bentuk 2 DISPLAY nama-data, nama-data.. UPON nama-mnemonic literal, literal c. Bentuk 3 nama-data DISPLAY (posisi tampilan) literal UPON nama-mnemonic ERASE ACCEPT verb Digunakan untuk memasukkan data lewat layar sewaktu program tersebut dijalankan (runtime). Ada 4 bentuk statement ACCEPT : a. Bentuk 1 BU : ACCEPT nama-data Data yang dimasukkan akan ditempatkan pada nama-data setelah ACCEPT, yang bentuk, jenis dan panjangnya sudah ditentukan dalam DATA DIVISION. b. Bentuk 2 BU : ACCEPT nama-layar [ ON ESCAPE statement-imperative ] Digunakan untuk menerima data dan mengirimkan data tersebut ke (TO) atau menggunakan (USING) field data item yang disebutkan pada nama-layar di SCREEN SECTION dalam DATA DIVISION. c. Bentuk 3 BU : ZERO - FILL SPACE - FILL LEFT - JUSTIFY RIGHT - JUDTIFY TRAILING - SIGN ACCEPT (posisi layar) nama data WITH PROMPT AP3/TI/Ayuliana/
12 UPDATE LENGTH - CHECK EMPTY CHECK AUTO SKIP NO ECHO BEEP 1. ZERO-FILL phrase menyebabkan bila posisi-posisi field data-item penerima data tidak di isi dengan data (langsung menekan enter ) akan terisis dengan nol. 2. SPACE-FILL phrase menyababkan bila posisi-posisi fieldd data-item dilayar tidak di isi dengan data (langsung menekan enter) akan terisi blank pada layar tetapi field data-item penerima tetap berisi nilai nol atau nilai sebelumnya, biasanya untuk jenis data numerik. 3. LEFT-JUSTIFY phrase tidak berfungsi pada MS COBOL, tetapi boleh ditulis 4. RIGHT-JUSTIFY phrase menyebabkan setelah data dimasukkan, hasil akhir yang tampak dilayar akan rata sebelah kanan. Digunakan untuk jenis data-item alphabetik atau alphanumerik. 5. TRAILING-SIGN phrase menyebabkan tanda operasi + atau tampak diposisi paling kanan dari field data input. 6. PROMPT phrase menyebabkan tampilan untuk field data-item penerima berbentuk nol untuk posisi digit, titik untuk desimal point dan spasi untuk tanda operasi + (plus) atau (minus). 7. UPDATE phrase menyebabkan tampilan utuk field data-item penerima berbentuk nilai awal dari field penerima tersebut. 8. LENGTH-CHECK phrase menyebabkan penekanan tombol carriage return tidak berfungsi kalau semua posisi field penerima belum terisi semua. 9. EMPTY-CHECK phrase menyebabkan penekanan tombol carriage return tidak berfungsi jika tidak paling sedikit sebuah karakter atau angka yang bukan sifatnya terminator sudah di input. 10. AUTO-SKIP phrase menyebabkan proses pemasukan data bergeser ke field penerima data lain berikutnya, bila posisi field penerima sudah penuh terisi tanpa harus menekan tombol carriage return atau tombol terminator yang lainnya. 11. NO-ECHO phrase menyebabkan data yang dimasukkan tidak tampak dilayar. 12. BEEP phrase menyebabkan bunyi bel sewaktu data di input. d. Bentuk 4 bu : ACCEPT nama-data FROM DATE DAY TIME ESCAPE-KEY 1. DATE, akan mendapatkan 6 digit nilai standard dengan bentuk YYMMDD, diambil langsung dari system-date.(2 digit tahun, 2 digit bulan, 2 digit tanggal) 2. DAY, akan mendapatkan 5 digit nilai julian date dengan bentuk YYDDD ( 2 digit tahun, 3 digit jumlah hari untuk tanggal tersebut) 3. TIME, akan mendapatkan 8 digit nilai dengan bentuk JJMMDDSS ( 2 digit jam 00-23, 2 digit menit 00-59, 2 digit detik 00-59, 2 digit seperseratus detik 00-99). 4. ESCAPE-KEY, akan mendapatkan 2 digit kode yang dihasilkan dari penekanan tombol-tombol terminator. yaitu : Backtab = 99, Escape = 01, Carriage-return = 00, Function key 1 10 = AP3/TI/Ayuliana/
13 STOP verb Digunakan untuk menghentikan program baik secara permanen maupun sementara. BU : STOP literal RUN STOP literal, akan menyebabkan proses program terhenti sementara dan literal akan ditampilkan dilayar. Jika operator menekan sembarang tombol maka program akan dilanjutkan mulai statement setelah STOP literal tersebut. STOP RUN, akan menyebabkan program berhenti secara permanen. ADD Verb Digunakan untuk menambahkan 2 atau lebih operand numerik dan menyimpan hasilnya. BU-1: ADD nama-data-1, nama-data-2 TO nama-data-m [ROUNDED] literal-1 literal-2 [; ON SIZE ERROR statement imperative] BU-2: ADD nama-data-1, nama-data-2 GIVING nama-data-m [ROUNDED] literal-1 literal-2 [; ON SIZE ERROR statement imperative] Keterangan : 1. TO digunakan bila beberapa nilai akan dijumlahkan dan hasilnya akan disimpan pada salah satu operand. 2. GIVING digunakan bila beberapa nilai dijumlahkan dan hasilnya disimpan pada nama data yang lain. 3. Field penerima harus merupakan nama data, bukan literal. 4. Bentuk TO dan GIVING harus ada dan salah satu diantaranya, tidak boleh dipergunakan keduanya. 5. Semua nama-data yang dipergunakan di dalam operasi aritmatika harus berbentuk data numerik dengan picture yang belum diedit kecuali operand dari field penerima. 6. ROUNDED option digunakan bila diinginkan hasil perhitungan dibulatkan 7. ON SIZE ERROR digunakan bila hasil perhitungan untuk digit-digit bilangan utuh (high order digits) tidak bisa masuk seluruhnya pada field penerima, nilai tidak akan disimpan di storsge dan program akan melanjutkan pada imperative statement yang mengikutinya. SUBSTRACT Verb Digunakan untuk operasi pengurangan suatu nilai data numerik. BU : SUBSTRACT nama-data-1, nama-data-2 literal-1 literal2 FROM nama-data-n GIVING nama-data-m literal-n [ROUNDED] [;ON SIZE ERROR imperative statement] AP3/TI/Ayuliana/
14 MULTIPLY Verb Digunakan untuk mengalikan 2 nilai numerik dan menyimpan hasilnya. BU 1 : MULTIPLY nama-data-1 BY nama-data-2 literal-1 BU 2 : MULTIPLY nama-data-1 BY nama-data-2 literal-1 literal-2 GIVING nama-data-3 [ROUNDED] [; ON SIZE ERROR imperative statement] DIVIDE Verb Digunakan untuk membentuk statement operasi pembagian. BU 1 : DIVIDE nama-data-1 INTO nama-data-2 [ROUNDED] literal-1 [ ; ON SIZE ERROR imperative statement] BU 2 : DIVIDE nama-data-1 INTO nama-data-2 literal-1 literal-2 GIVING nama-data-3[rounded] [ ; ON SIZE ERROR imperative statement] BU 3 : DIVIDE nama-data-1 BY nama-data-2 literal-1 literal-2 GIVING nama-data-3[rounded] [ ; ON SIZE ERROR imperative statement] BU 4 : DIVIDE nama-data-1 INTO nama-data-2 literal-1 literal-2 GIVING nama-data-3 [ROUNDED] REMAINDER nama-data-4 [ ; ON SIZE ERROR imperative statement] BU 5 : DIVIDE nama-data-1 BY nama-data-2 literal-1 literal-2 GIVING nama-data-3[rounded] REMAINDER nama-data-4 [ ; ON SIZE ERROR imperative statement] COMPUTE Digunakan untuk operasi yang lebih rumit, untuk menyederhanakan 4 arithmatic verb sebelumnya. BU : COMPUTE nama-data-1 [ROUNDED] = ungkapan aritmatika [ ; ON SIZE ERROR imperative statement] AP3/TI/Ayuliana/
15 GO TO Verb Digunakan untuk alih kontrol tanpa syarat ke paragraph tertentu. BU : GO TO nama-paragraph GO TO DEPENDING Verb Digunakan untuk alih kontrol bersyarat. Beralih pada paragraph tertentu dengan kondisi tertentu. BU : GO TO nama-paragraph-1, nama-paragraph-2, nama-paragraph-n DEPENDING ON nama-data ALTER Verb Digunakan untuk merubah arah tujuan proses dari statement GO TO yang telah ada di program. BU : ALTER nama-paragraph-1 TO [ PROCEED TO] nama-paragraph-2 PERFORM Verb Digunakan untuk membuat suatu statement yang akan membawa proses dari program meloncat kesuatu paragraph, kemudian menjalankan seluruh statetement yang ada pada paragraph tersebut. Jika telah selesai akan kembali ke statement setelah PERFORM. BU : PERFORM nama-paragrapg-1 THROUGH nama-paragraph-2 THRU DEBUGGING Debugging adalah prosese mencari sebab kesalahan program dan membetulkannya. Kesalahan-kesalahan tersebut diantaranya : kesalahan bahasa ( language errors), kesalahan sewaktu proses (run-time errors), kesalahan logika program ( logical errors ). Kesalahan Bahasa Kesalahan bahasa atau kesalahan penulisan (syntax errors) adalah kesalahan didalam penulisan sorce program yang tidak sesuai dengan yang disyaratkan. Kesalahan in merupakan kesalahan yang relatif mudah dilacak dan dibetulkan, karena kompile COBOL akan mendeteksi dan memberitahukan letak serta sebab kesalahannya. Kesalahan Sewaktu Proses Kesalahan sewaktu proses (run-time errors) adalah kesalahan yang terjadi sewaktu executable program dijalankan. Kesalahan ini menyebabkan program terhenti sebelum saatnya. Bila terjadi run-time errors, COBOL akan menyajikan sebab dari kesalahan, nama-program dari PROGRAM-ID dan baris dari program yang salah. Kesalahan Logika Merupakan kesalahan yang tidak bisa dilacak oleh COBOL, karena kesalahan terdapat pada logika pemrogramannya. AP3/TI/Ayuliana/
16 Contoh-contoh program Contoh 1: (Hello.cob) IDENTIFICATION DIVISION. PROGRAM-ID. HELLO. AUTHOR. AYU. ENVIRONMENT DIVISION. DATA DIVISION. SCREEN SECTION. 01 HAPUS-LAYAR. 02 BLANK SCREEN. PROCEDURE DIVISION. MULAI. DISPLAY HAPUS-LAYAR. DISPLAY HELLO WORLD. STOP RUN. Output 1 : HELLO WORLD Contoh 3 : IDENTIFICATION DIVISION. PROGRAM-ID. PERFORM. AUTHOR. AYU. ENVIRONMENT DIVISION. DATA DIVISION. WORKING-STORAGE SECTION. 77 Y PIC 99. PROCEDURE DIVISION. MULAI. PERFORM TAMPILKAN VARYING Y FROM 1 BY 1 UNTIL Y > 10. STOP RUN. TAMPILKAN. DISPLAY Y; Contoh 4 : IDENTIFICATION DIVISION. PROGRAM-ID. PERFORM1. AUTHOR. AYU. ENVIRONMENT DIVISION. DATA DIVISION. PROCEDURE DIVISION. MULAI. PERFORM BINTANG. DISPLAY ' C O B O L'. PERFORM BINTANG. STOP RUN. BINTANG. DISPLAY '********************'. Contoh 2: IDENTIFICATION DIVISION PROGRAM-ID. UJIAN. ENVIRONMENT DIVISION. DATA DIVISION. WORKING-STORAGE SECTION. 77 X PIC 9(7). 77 Y PIC ++Z9(5). SCREEN SECTION. 01 HAPUS-LAYAR. 02 BLANK SCREEN. PROCEDURE DIVISION. MULAI. DISPLAY HAPUS-LAYAR. MOVE TO X. MOVE X TO Y. DISPLAY Y. STOP RUN. Output 2 : Output 3 : Output 4 : ******************** C O B O L ******************** AP3/TI/Ayuliana/
17 Contoh 5 : IDENTIFICATION DIVISION PROGRAM-ID. GOTO. ENVIRONMENT DIVISION. DATA DIVISION. PROCEDURE DIVISION. Prosedur1. GO TO Prosedur3. DISPLAY "Procedure 3". Prosedur2. DISPLAY "Procedure 1". Prosedur3. DISPLAY "Procedure 2". Selesai. STOP RUN. Output 5 : Procedure 2 Contoh 6 : IDENTIFICATION DIVISION. PROGRAM-ID. CONTOH6. AUTHOR. AYU. ENVIRONMENT DIVISION. DATA DIVISION. WORKING-STORAGE SECTION. 77 JUMLAH PIC A PIC B PIC 9 VALUE C PIC 9 VALUE 1. PROCEDURE DIVISION. MULAI. DISPLAY 'MASUKAN NILAI A???' ACCEPT A. DISPLAY 'BERAPA KALI PERULANGAN : ' ACCEPT JUMLAH. PERFORM HITUNG JUMLAH TIMES. STOP RUN. HITUNG. COMPUTE A = B * ( A + 2 ). DISPLAY 'PERULANGAN KE : ', C. COMPUTE C = C + 1. DISPLAY 'NILAI A = ', A. Output 6: MASUKAN NILAI A??? 2 BERAPA KALI PERULANGAN : 3 PERULANGAN KE : 1 NILAI A : 008 PERULANGAN KE : 2 NILAI A : 020 PERULANGAN KE : 3 NILAI A : 044 AP3/TI/Ayuliana/
18 Contoh 7 : (Ifstat.cob) IDENTIFICATION DIVISION. PROGRAM-ID. IFSTAT. AUTHOR. AYU. ENVIRONMENT DIVISION. DATA DIVISION. WORKING-STORAGE SECTION. 77 A PIC B PIC C PIC 99 VALUE 32. PROCEDURE DIVISION. MULAI. DISPLAY 'INPUT NILAI A: ', ACCEPT A. DISPLAY 'INPUT NILAI B: ', ACCEPT B. IF ( A + B ) NOT= C PERFORM GARIS IF (C - A ) < 20 PERFORM BINTANG. DISPLAY 'BAHASA COBOL'. STOP RUN. BINTANG. DISPLAY '************'. GARIS. DISPLAY ' '. Output 7 : INPUT NILAI A : 10 INPUT NILAI B : BAHASA COBOL AP3/TI/Ayuliana/
BAB 3. PROCEDURE DIVISION
BAB 3. PROCEDURE DIVISION Merupakan inti dari pemrograman COBOL. Statement yang ada pada PROCEDURE DIVISION dibentuk dari verb, diantaranya: MOVE, DISPLAY, ACCEPT, dan STOP. MOVE verb Digunakan untuk memindahkan
IDENTIFICATION DIVISION, ENVIRONMENT DIVISION, DATA DIVISION. Komang Anom Budi Utama, SKom
IDENTIFICATION DIVISION, ENVIRONMENT DIVISION, DATA DIVISION Komang Anom Budi Utama, SKom [email protected] OPERATOR ARITHMATIKA Adalah symbol yang digunakan untuk membentuk suatu ungkapan
Pendahuluan. Hera Agustina
Pendahuluan COBOL (Common Business Oriented Language) adalah bahasa komputer tingkat tinggi (high level language) yang berorintasi pada permasalahan bisnis. Karena orientasinya pada permasalahan bisnis
DATA DIVISION 1. FILE SECTION
DATA DIVISION Merupakan data ke 3 yang berisi tentang file, record, nama-data serta bentuk format yang digunakan dalam PROCEDURE DIVISION. DATA DIVISION terdiri dari : 1. FILE SECTION 2. WORKING-STORAGE
IDENTIFICATION AND ENVIRONMENT DIVISION
IDENTIFICATION AND ENVIRONMENT DIVISION 1. Divisi I : Identification Division - Merupakan divisi pertama dalam COBOL - Berisi Identification (keterangan) tentang program yang dibuat - Bentuk Umum dari
PEMROGRAMANOLAHBERKAS PERTEMUAN1 PENDAHULUAN
1 PEMROGRAMANOLAHBERKAS PERTEMUAN1 PENDAHULUAN Khalidah Sub Pokok Bahasan 2 1. Konsep Sistem Berkas & Akses 2. COBOL sebagai bahasa pemrograman yang menerapkan berkas dan akses 3. Struktur Program COBOL
A. COBOL Reserved Words B. USER DEFINED WORDS
A. COBOL Reserved Words Reserved Words, merupakan : - kata yang telah didefinisikan - yang memiliki arti dan kegunaan tertentu dalam bahasa COBOL Programmer tidak boleh menggunakan reserved word secara
Pendahuluan. Komang Anom Budi Utama, Skom
Pendahuluan Komang Anom Budi Utama, Skom [email protected] Sistem Berkas Sistem Berkas atau pengarsipan adalah suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu
BAB 1 KONSEP DASAR PROGRAM COBOL
Bab 1 Konsep Dasar Program COBOL 1 BAB 1 KONSEP DASAR PROGRAM COBOL TUJUAN PRAKTIKUM 1. Mengetahui struktur program Cobol 2. Mengetahui bentuk data program Cobol 3. Mengetahui sintaks-sintaks program Cobol
IDENTIFICATION DIVISION.
STRUKTUR COBOL Obyektif : 4. Mengetahui struktur bahasa COBOL 5. Mengetahui pambagian divisi pada COBOL 6. Dapat mengetahui section yang ada tiap divisi Struktur Program Cobol. Struktur utama program COBOL
PROCEDURE DIVISION (lanjutan)
PROCEDURE DIVISION (lanjutan) Statement PERFORM...THROUGH/THRU Bentuk statement ini akan membawa proses menuju ke paragraf yang dituju kemudian melanjutkan sampai ke paragraf yang disebutkan setelah THROUGH/THRU.
Modul Kuliah. Teknik Pemrograman Terstruktur 1 / MI-SI. Pemrograman Cobol
Modul Kuliah Teknik Pemrograman Terstruktur 1 / MI-SI Pemrograman Cobol Oleh : Nani Mintarsih NIP : 960120 UNIVERSITAS GUNADARMA 2008 Teknik Pemrograman Terstruktur 1 / S1-MI Page 1 DAFTAR ISI HAL PENDAHULUAN.
FILE URUT (Sequential File)
FILE URUT (Sequential File) 1. PENDAHULUAN Organisasi file secara urut memungkinkan pengaksesan record di file secara berurutan Ada 2 macam organisasi file secara urut : 1. Bentuk organisasi SEQUENTIAL
02 Nama Pic A(10). 02 Alamat Pic X(15). 02 Kelas Pic X(5). 66 Data-Pegawai Renames Nama thru Alamat. Data Division. Working-Storage Section.
Adalah suatu nomer yang menunjukkan jenjang dari data item dalam suatu record. Makin besar nomer levelnya, makin rendah jenjang tingkatannya. Level Number 01 untuk mengawali keterangan dari record. Level
Konsep Dasar Cobol A. SEKILAS PROGRAM COBOL
Konsep Dasar Cobol A. SEKILAS PROGRAM COBOL COBOL : Common Business Oriented Language, Yaitu:Bahasa komputer tingkat tinggi / high level language Thn 1959 : COBOL diciptakan CODASYL : COnference on DAta
Konsep Bahasa Pemrograman Pertemuan 5
Konsep Bahasa Pemrograman Pertemuan 5 Evangs Mailoa COBOL (Common Business Oriented Language) adalah Bahasa Tingkat Tinggi (High Level Language) yang berorientasi pada persoalan bisnis. Struktur Program
FILE RELATIF. Sama dengan IDENTIFICATION DIVISION pada organisasi file secara sequential maupun organisasi file secara indeks.
FILE RELATIF 1. PENDAHULUAN Adalah file yang recordnya dibedakan dengan dasar suatu nomor record relative. Nomor record relative dapat berkisar dari nomor record 1 s/d nomor record 32767 2. IDENTIFICATION
Operasi Aritmatika. ADD Statement Digunakan utk menjumlahkan 2 atau lebih operand numerik, dan menyimpan hasilnya. Ada 3 bentuk statement ADD yaitu :
Operasi Aritmatika STATEMENT ARITMATIKA & COMPUTE Kemampuan untuk mengadakan perhitungan pada program COBOL tidak begitu penting dibandingkan dgn bahasa program yang lain seperti FORTRAN, BASIC, ALGOL
Procedure Division (cont.)
Procedure Division (cont.) STATEMENT ARITMATIKA & COMPUTE Kemampuan untuk mengadakan perhitungan pada program COBOL tidak begitu penting dibandingkan dgn bahasa program yang lain seperti FORTRAN, BASIC,
STATEMENT ARITMATIKA & COMPUTE
Operasi Aritmatika STATEMENT ARITMATIKA & COMPUTE Kemampuan untuk mengadakan perhitungan pada program COBOL tidak begitu penting dibandingkan dgn bahasa program yang lain seperti FORTRAN, BASIC, ALGOL
BAB2 DIVISI-DIVISI PADA COBOL
BAB2 DIVISI-DIVISI PADA COBOL Bentuk Umum dari IDENTIFICATION DIVISION IDENTIFICATION DIVISION. PROGRAM-ID. Nama program. [AUTHOR. Nama programmer.] [INSTALLATION. Nama instalasi.] [DATE-WRITTEN. Tgl program
Perintah PERFORM. Bentuk umum : PERFORM nama-paragraf1 THROUGH nama-paragraf2 THRU Namadata TIMES UNTIL kondisi. Contoh :
Perintah PERFORM Perintah ini dipakai untuk membuat suatu program meloncat ke suatu paragraph tertentu dan mengerjakan seluruh isi paragraph tersebut sampai selesai lalu kembali lagi ke statement setelah
PEMROGRAMAN OLAH BERKAS PERTEMUAN 2
1 PEMROGRAMAN OLAH BERKAS PERTEMUAN 2 IDENTIFICATION DIVISION. ENVIRONMENT DIVISION. DATA DIVISION Khalidah Sub PokokBahasan 2 Bentuk Umum Divisi Section dalam Environment Division : Configuration Section
FILE URUT (Sequential File)
FILE URUT (Sequential File) 1. PENDAHULUAN Organisasi file secara urut memungkinkan pengaksesan record di file secara berurutan Ada 2 macam organisasi file secara urut : 1. Bentuk organisasi SEQUENTIAL
BAB I PENDAHULUAN IDENTIFICATION DIVISION ENVIRONMENT DIVISION DATA DIVISION PROCEDURE DIVISION 1.1 KEUNTUNGAN BAHASA COBOL
BAB I PENDAHULUAN COBOL singkatan dari COmmond Business Oriented Language adalah suatu bahasa komputer awam (High Level Language) yang berorientasi langsung pada permasalahan bisnis. Cobol hampir dapat
LABORATORIUM SISTEM INFORMASI
PEMROGRAMAN COBOL LABORATORIUM SISTEM INFORMASI 2009 DAFTAR ISI Kata Pengantar. i Daftar Isi. ii M1 PENGENALAN COBOL.......1 M2 STRUKTUR COBOL....5 M3 FROM, TO dan USING...13 M4 MOVE, GO TO, PERFORM...19
BAB 8 PENGOLAHAN FILE DATA
BAB 8 PENGOLAHAN FILE DATA Tujuan Pelajaran : Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mahasiswa Memahami penggunaan perform dalam pemrograman dan mengetahui perpedaan dengan GO TO Dapat menggunakan PERFORM
BAB 4. ORGANISASI FILE. INPUT-OUTPUT SECTION. FILE-CONTROL SELECT nama_file ASSIGN TO PRINTER
BAB 4. ORGANISASI FILE I. FILE URUT Organisasi file secara urut memungkinkan pengaksesan record di file secara berurutan. 1. Identification division. Isi dan bentuk dari identification division untuk organisasi
LABORATORIUM SISTEM INFORMASI
PEMROGRAMAN COBOL LABORATORIUM SISTEM INFORMASI 2009 DAFTAR ISI Kata Pengantar. i Daftar Isi. ii M1 PENGENALAN COBOL.......1 M2 STRUKTUR COBOL....5 M3 FROM, TO dan USING...13 M4 MOVE, GO TO, PERFORM...19
FILE RELATIF. Sama dengan IDENTIFICATION DIVISION pada organisasi file secara sequential maupun organisasi file secara indeks.
FILE RELATIF 1. PENDAHULUAN Adalah file yang recordnya dibedakan dengan dasar suatu nomor record relative. Nomor record relative dapat berkisar dari nomor record 1 s/d nomor record 32767 2. IDENTIFICATION
Bentuk Umum : Penjelasan : DATA DIVISION DATA DIVISION. FILE SECTION. [ file description entry] [ record description entry]...]
DATA DIVISION Bentuk Umum : DATA DIVISION. FILE SECTION. [ file description entry] [ record description entry]...] WORKING-STORAGE SECTION. [ independent item ] [ record description entry ] [ data description
SINTAKS-SINTAKS PADA FILE SEQUENSIAL
SINTAKS-SINTAKS PADA FILE SEQUENSIAL Obyektif : 16. Mengetahui sintaks-siantaks pada file sequensial 17. Mengerti sintaks-siantaks yang ada 18. Dapat membuat program file sequensial sederhana Organisasi
BAB 3 FILE SEQUENTIAL, FILE INDEKS DAN FILE RELATIF
Bab 3 File Sequential, File Indeks dan File Relatif 27 BAB 3 FILE SEQUENTIAL, FILE INDEKS DAN FILE RELATIF TUJUAN PRAKTIKUM 1. Mengetahui organisasi file pada program COBOL. 2. Mengetahui pemakaian file
Teknik Pemrograman Terstruktur 1. Pertemuan #01 Konsep Dasar Bahasa Pemrograman COBOL Universitas Gunadarma 2017
Teknik Pemrograman Terstruktur 1 Pertemuan #01 Konsep Dasar Bahasa Pemrograman COBOL Universitas Gunadarma 2017 Who Am I? Stya Putra Pratama, CHFI, EDRP Pendidikan - Universitas Gunadarma S1-2007 Teknik
CONTOH HASIL PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK DENGAN METODE KONVENSIONAL
CONTOH HASIL PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK DENGAN METODE KONVENSIONAL ANALISIS. Deskripsi Prosedur Deskripsi prosedur penjualan barang:. Pembeli membawa barang-barang yang dibeli ke Bagian Kasir.. Petugas
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PEMROGRAMAN OLAH BERKAS. Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar
Minggu Pokok Bahasan ke dan TIU 1. Pendahuluan konsep dasar Sistem Berkas dan Konsep Dasar COBOL Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar 1. Konsep Sistem Berkas & Akses 2. COBOL sebagai bahasa pemrograman
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR (D3-TK) KODE / SKS : KK / 4 SKS
Minggu Pokok Bahasan ke dan TIU 1. Pendahuluan pengertian pemrograman terstruktur bahasa Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar Pengertian Pemrograman Terstruktur Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian
TABEL. Tabel adalah suatu kumpulan data dengan tipe sama, yang diakses dengan menggunakan nama yang sama.
TABEL 1 Pendefinisian Tabel Berdimensi 1 Tabel adalah suatu kumpulan data dengan tipe sama, yang diakses dengan menggunakan nama yang sama. Pendefinisian Tabel ada pada DATA DIVISION di WORKING-STORAGE
Statement Kondisi & GO TO
Statement Kondisi & GO TO I. Pernyataan GO TO Pernyataan GO TO akan mengarahkan proses program ke suatu nama paragraph yg ditunjuk oleh pernyataan GO TO tersebut. Ada 2 bentuk : Bentuk 1 : GO TO nama-paragraph.
Data Structure. Algoritma dan Pemrograman 3 Week 03
Data Structure 1 Disebut juga sebagai record, di dalam COBOL adalah sebuah metode mengkombinasikan beberapa variabel ke dalam satu variabel yang lebih besar. 000700 000800 01 THE-WHOLE-MESSAGE. 000900
TABEL DIMENSI SATU, TABEL MULTI DIMENSI
TABEL DIMENSI SATU, TABEL MULTI DIMENSI Obyektif : 13. Mengetahui cara pembuatan Tabel satu dimensi 14. Mengetahui cara pembuatan Tabel dua dimensi 15. Dapat membuat program tabel sederhana 1. Pendefinisian
PEMROGRAMAN OLAH BERKAS PERTEMUAN 5 PROCEDURE DIVISION
Khalidah/ Pemrograman Olah Berkas 1 PEMROGRAMAN OLAH BERKAS PERTEMUAN 5 PROCEDURE DIVISION KHALIDAH PROCEDURE DIVISION 2 Pernyataan STOP dan MOVE Pernyataan DISPLAY dan ACCEPT Operasi Aritmatika: ADD,
COBOL PROGRAM STRUCTURE
1 COBOL PROGRAM STRUCTURE A. IDENTIFICATION DIVISION Tells the computer the name of the program, and supplies other documentation 000110 PROGRAM-ID. EXAMPLE-1-PROG. 000120 AUTHOR. ZINGMATTER. 000130 INSTALLATION.
Satuan Acara Perkuliahan (SAP) UNIVERSITAS GUNADARMA
Satuan Acara Perkuliahan (SAP) UNIVERSITAS GUNADARMA Mata Kuliah : Algoritma & Pemrograman 3 Fakultas/Jurusan : Teknologi Industri/Teknik Informatika Pert/ Pokok Bahasan/Materi 1 Pokok Bahasan : Konsep
KATA PENGANTAR. Dengan memanjatkan Puji Syukur kehadirat Allah, kami menyampaikan
KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan Puji Syukur kehadirat Allah, kami menyampaikan tuntunan praktis Algoritma Pemrograman III ( Cobol ) ini kepada para pembaca yang terhormat. Karena hanya dengan karunianya
ELEMEN DASAR PROGRAM FORTRAN. Kuliah ke-2
ELEMEN DASAR Kuliah ke-2 1 Mengapa dengan FORTRAN? FORmula TRANslation adalah bahasa pemrograman komputer tingkat tinggi yang langsung berorientasi pada permasalahan teknik, dan umum dipakai oleh para
Pertemuan ke-3 TEKNIK-TEKNIK BAHASA PEMROGRAMAN
Pertemuan ke-3 TEKNIK-TEKNIK BAHASA PEMROGRAMAN Teknik-teknik Bahasa Pemrograman 1. Pemrograman Modular Pemrograman Modular (Modular Programming) adalah suatu teknik pembuatan program yang membagi program
Menggunakan Microsoft Access (perhatikan untuk red text)
Menggunakan Microsoft Access (perhatikan untuk red text) 1. Membuat Database dan Tabel Materi ini akan menjelaskan bagaimana membangun database, tabel dan field. Akan dijelaskan pula mengenai format dan
Procedure Division III
Procedure Division III COBOL 1 STATEMENT LONCATAN Statement yang digunakan untuk membentuk suatu statement yang sifatnya loncatan, meloncat menuju ke suatu proses pada suatu paragraph tertentu, yaitu GO
BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C
BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C 1. Sejarah dan Standar C Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richard pada tahun 1967. Bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian
Chapter 1 KONSEP DASAR C
Chapter 1 KONSEP DASAR C Sejarah Dan Standar C Akar dari bahasa C adalah BCPL (dikembangkan oleh Martin Richard tahun 1967). Kemudian Tahun 1970, Ken Thompson mengembangkan bahasa tersebut yang di kenal
MATERI 2 JENIS-JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA
MATERI 2 JENIS-JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA Kata-Kata Cadangan Kata-kata cadangan (reserved words) adalah kata-kata yang sudah didefinisikan oleh Pascal yang mempunyai maksud tertentu. Kata-kata
BAB 4 PENGENALAN BAHASA C
Bab 4 Pengenalan Bahasa C 35 BAB 4 PENGENALAN BAHASA C TUJUAN PRAKTIKUM 1. Mengetahui sejarah perkembangan bahasa C. 2. Mengerti struktur program bahasa C. 3. Mengerti konsep tipe data, variabel, & operator
Turbo C adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C
1. Pendahuluan Lingkungan Turbo C++ 4.5 Turbo C++ 4.5 adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C++ 4.5. 1 2 3 4 1 : Menu Utama
Membuat Tabel. Tahapan membuat tabel menggunakan Microsoft Access 2007 : 1. Pilih menu create >> table. Microsoft Office Access Field.
3. Membuat Tabel Tabel merupakan set data di dalam database dan merupakan objek utama di dalam database. Tabel digunakan untuk menyimpan sebuah data. Setelah sebelumnya membahas bagaimana membuat database,
KETERAMPILAN KOMPUTER 2B** (IT :S1-SA) Pertemuan 7. Database Dbase IV AHMAD HIDAYAT
KETERAMPILAN KOMPUTER 2B** (IT-061208:S1-SA) Pertemuan 7 Database Dbase IV AHMAD HIDAYAT Pengenalan Database Data, dapat didefinisikan sebagai fakta yang direkam atau dicatat. Sebagai contoh adalah nama,
PERKEMBANGAN PASCAL. Pascal adalah bahasa tingkat tinggi ( high level language) yang orientasinya pada segala tujuan
PERKEMBANGAN PASCAL Pascal adalah bahasa tingkat tinggi ( high level language) yang orientasinya pada segala tujuan Nama pascal diambil sebagai penghargaan terhadap BLAISE PASCAL seorang ahli matematika
MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA PERTEMUAN 1
MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA PERTEMUAN 1 Disusun oleh : Tim Asisten JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2011 0 A. Pengantar
SMA SANTO PAULUS PONTIANAK
SMA SANTO PAULUS PONTIANAK Konsep Dasar Pemrograman Pascal Kelas X Semester 2 Pengayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Oleh : Vianney Alexius, mtb TIK-vianney.mtb 2012 Algoritma Serangkaian langkah
PRAKTIKUM 1 MENGENAL BAHASA PASCAL. File, Edit, Search, Run, Compile, Debug, Tools, Option, Windows dan Help.
PRAKTIKUM 1 MENGENAL BAHASA PASCAL 1. Judul Materi/ Pokok Bahasan : Mengenal Bahasa Pascal 2. Tujuan Insruksional Khusus : Mahasiswa dapat memahami konsep dasar struktur Algoritma dan struktur program
BAB I SEKILAS TENTANG COBOL
BAB I SEKILAS TENTANG COBOL 1.1. PENDAHULUAN Cobol ( Common Business Oriented Language ) adalah suatu bahasa komputer awam ( high level language ) yang berorientasi langsung pada permasalahan bisnis. COBOL
PHP mendukung komentar yang digunakan pada C, C++ dan Shell Unix. Sebagai contoh:
Perintah Dasar Tag PHP Ketika PHP membaca suatu file, proses akan berlangsung hingga ditemukan tag khusus yang berfungsi sebagai tanda dimulainya interpretasi teks tersebut sebagai kode PHP. PHP akan menjalankan
Sebelum kita membahas tentang Microsoft Access ada baiknya jika kita terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan database.
A. Pengertian Database dan Microsoft Access 1. Database Sebelum kita membahas tentang Microsoft Access ada baiknya jika kita terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan database. Database adalah
PSEUDOCODE TIPE DATA, VARIABEL, DAN OPERATOR
1 PSEUDOCODE TIPE DATA, VARIABEL, DAN OPERATOR Siti Mukaromah, S.Kom TEKNIK PENYAJIAN ALGORITMA Teknik Tulisan Structure English Pseudocode Teknik Gambar Structure Chart HIPO Flowchart 2 PSEUDOCODE Kode
Web Site :
BAHASA ASSEMBLY Salahuddin, SST Email : [email protected] [email protected] Web Site : www.salahuddinali.com Pendahuluan Program adalah kumpulan instruksi/perintah yang disusun sebagai
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Program Aplikasi Program aplikasi merupakan suatu bentuk rancangan program yang dibuat sedemikian rupa dalam mencapai suatu tujuan tertentu dengan mengikuti prosedur serta memiliki
Konsep Sistem Informasi B
PERINTAH INTERAKTIF DBASE IV A. Modus Interaktif Pada modus kerja ini segala macam operasi untuk mengolah data, perintahnya dapat diberikan secara langsung sesuai dengan menu yang tersedia pada dbase.
2. What s the name of picture or symbol in desktop which has fuction to open Program? a. toolbar b. icon c. shortcut d. menu
1. Look at the picture toolbar above, in microsoft word program this toolbar is called. a. drawing toolbar b. standart toolbar c. formatting toolbar d. table and borders toolbar 2. What s the name of picture
Bab 2 Editor vi 9. BAB 2 EDITOR vi TUJUAN PRAKTIKUM
Bab 2 Editor vi 9 BAB 2 EDITOR vi TUJUAN PRAKTIKUM 1) Praktikan menguasai apa yang dimaksud dengan editor vi. 2) Praktikan mengetahui apa saja yang termasuk dalam utilitas aritmatika. 3) Praktikan mengetahui
Mengenal dan Mulai Bekerja dengan Access 2007
Mengenal dan Mulai Bekerja dengan Access 2007 1. Klik tombol yang ada di taskbar. 2. Pilih atau klik menu All Programs > Microsoft Office > Microsoft Office Access 2007. 3. Pada jendela Getting Started
Algoritma & Pemrograman #3
Algoritma & Pemrograman #3 by antonius rachmat c, s.kom, m.cs Tentukan nama variabel yang benar : 1. 9kepala 2. _nilaimax 3. data nilai 4. _4445 5. a_b Review: Deklarasi Identifier Variabel Bentuk umum:
BAB-II OPERASI TABEL
BAB-II OPERASI TABEL 2.1. Modifikasi Tabel Terkadang Anda perlu mengatur field yang sudah ditempatkan pada tabel, kemudian suatu saat struktur tabel tersebut ingin kita rubah, misalnya mengganti field,
Bahasa C-M6 By Jamilah, Skom 1
BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C 1.1 SEJARAH DAN STANDAR C Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richard pada tahun 1967. Bahasa ini memberkan ide kepada ken thompson yang kemudian
JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA
JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA 1.1 Tipe Data A. Data Tipe Sederhana Dihubungkan dengan sebuah identifier untuk sebuah data. Data tipe ini digolongkan menjadi tipe data standar dan tipe data yang
Praktikum 2 Data File pada AWK
Praktikum 2 Data File pada AWK Tujuan Pembelajaran Mahasiswa dapat memahami dan menggunakan data file dalam bahasa pemrograman awk. Dasar Teori Kebanyakan program komputer bekerja dengan file. Hal ini
MICROSOFT ACCESS PENGENALAN
MICROSOFT ACCESS PENGENALAN Basis data terdiri dari dua kata yaitu Basis dapat diartikan sebagai tempat berkumpul, markas atau sarang. Sedangkan data dapat diartikan suatu fakta dari dunia nyata yang mewakili
Algoritma & Pemrograman 1B BASIC
1 BASIC Konsep Dasar Pemrograman BASIC Bahasa BASIC adalah salah satu bahasa tingkat tinggi (High Level Language) yang berorientasi ke pemecahan masalah (problem solving). BASIC yang merupakan singkatan
SATUAN ACARA PRAKTEK. Praktek Tanya Jawab: mengenai dasar sistem berkas dan metode pengaksesannya. Media Penyim panan Data.
Mata Kuliah : Pemrograman Olah Berkas Direktorat : D3 Sistem Informasi Program Studi : Manajemen Informatika Minggu Pokok Bahasan ke Dan TIU 1. Pendahuluan konsep dasar Sistem Berkas dan Konsep Dasar Sub
BAB 2 : Dasar Penulisan Statemen SQL. 2.1. Sasaran Mengetahui kemampuan dari SQL SELECT Statement Dapat membuat perintah SQL dengan SELECT Statement
BAB 2 : Dasar Penulisan Statemen SQL 2.1. Sasaran Mengetahui kemampuan dari SQL SELECT Statement Dapat membuat perintah SQL dengan SELECT Statement 2.2. Dasar Statement SELECT Sintak (cara penulisan) dari
UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO FAKULTAS TEKNIK, JURUSAN TEKNIK ELEKTRO Program Studi S-1 Teknik Informatika. Data & Ekspresi
UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO FAKULTAS TEKNIK, JURUSAN TEKNIK ELEKTRO Program Studi S-1 Teknik Informatika Data & Ekspresi Mata Kuliah: Algoritma & Logika Informatika (IFC3504) Alwin M. Sambul, S.T.,
Pengenalan Pascal. Tujuan Pembelajaran
Pengenalan Pascal Tujuan Pembelajaran Setelah melalui diskusi dan penjelasan 1. Mahasiswa dapat memahami struktur program pascal dengan benar 2. Mahasiswa memahami istilah identifier dengan benar 3. Mahasiswa
>>> type ("5") <'type string'> >>> a= Belajar Python >>> type a <'type string'> AP2B Dini Triasanti Struktur Pemrograman Python (Bagian 2)
Struktur Pemrograman Python (Bagian 2) 1. Nilai dan Tipe data Sebuah nilai adalah hal yang paling mendasar seperti sebuah huruf atau sebuah angka yang akan di manipulasi oleh program. Nilai 2 (hasil ini
Program. Instruksi-instruksi yang diberikan kepada komputer agar dapat melaksanakan tugas-tugas tertentu
Pengenalan QBasic 1 Program Instruksi-instruksi yang diberikan kepada komputer agar dapat melaksanakan tugas-tugas tertentu 2 Bahasa Pemrograman Bahasa yang digunakan untuk membuat program Klasifikasi
MODUL III STRUCTURED QUERY ANGUAGE (SQL)
MODUL III STRUCTURED QUERY ANGUAGE (SQL) Tujuan : 1. Memahami tentang sistem database 2. Memahami instalasi MySQL di lingkungan Windows 3. Memahami dasar-dasar MySQL. Tugas Pendahuluan 1. Apa yang anda
Gambar 1. Jendela Ms. Access Pilihan: New : menu untuk membuat file basis data baru. Recent : menu untuk membuka file basis data yang sudah ada.
Mata Pelajaran : Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi Standar Kompetensi : Microsoft Office Access Kompetensi Dasar : Mengoperasikan Software Aplikasi Basis Data Kelas : XI Pertemuan 2 A. Menjalankan
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 [TIK] BAB VIII PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK [Alfa Faridh Suni] KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 2017 BAB VIII
Bahasa Pemrograman Java. Yudi Adha. ST. MMSI
Bahasa Pemrograman Java Yudi Adha. ST. MMSI Tujuan Pada bagian ini, kita akan mendiskusikan mengenai bagian dasar pemrograman Java. Kita akan memulai dengan mencoba menjelaskan bagian dasar dari program
BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam bahasa Inggris komputer berasal dari kata to compute yang artinya
Pertemuan 2. Editor vi
Pertemuan 2 Editor vi Objektif: 1. Praktikan menguasai apa yang dimaksud dengan editor vi. 2. Praktikan mengetahui apa saja yang termasuk dalam utilitas aritmatika. 3. Praktikan mengetahui perintah-perintah
Lembar kerja access Title bar merupakan judul dari jendela program atau nama file yang sedang aktif Tombol office merupakan tombol yang menampung
Lembar kerja access Title bar merupakan judul dari jendela program atau nama file yang sedang aktif Tombol office merupakan tombol yang menampung perintah perintah menu yang sering digunakan dalam access
MATA KULIAH: PENGANTAR ILMU KOMPUTER DATABASE CREATED BY: PERTEMUAN 14
MATA KULIAH: PENGANTAR ILMU KOMPUTER PERTEMUAN 14 DATABASE CREATED BY: AYU ANGGRIANI H 092904010 PTIK A 2009 PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS
BAB 5 MEMBUAT DOKUMEN
BAB 5 MEMBUAT DOKUMEN 5.1 MEMULAI ACL DAN MEMBUAT DOKUMEN BARU ACL menyimpan semua informasi mengenai data yang digunakan kedalam sebuah file yang disebut dengan dokumen. Data yang diolah oleh komputer
BAHASA PEMROGRAMAN C
BAHASA PEMROGRAMAN C A. Pengenalan Bahasa C diciptakan oleh Dennis Ritchie tahun 1972 di Bell Laboratories. Kelebihan Bahasa C: - Bahasa C tersedia hampir di semua jenis computer. - Kode bahasa C sifatnya
Praktikum 14. Sistem File 1 KONSEP FILE POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR:
Praktikum 14 Sistem File POKOK BAHASAN: ü Konsep File ü Metode Akses ü Struktur Direktori ü File System Mounting TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: ü
Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++)
Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++) Jurusan Sistem Komputer Dr. Lily Wulandari Materi 2 INPUT DAN OUTPUT PADA C++ 1 Outline Basic Input dan Output Fungsi Cin dan Cout Komentar Macam-macam manipulator
PENGANTAR KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI 1A
PENGANTAR KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI 1A REPRESENTASI DATA ALUR PEMROSESAN DATA SISTEM BILANGAN TEORI BILANGAN KOVERSI BILANGAN OPERASI ARITMATIKA Representasi Data Data adalah sesuatu yang belum
DASAR PEMROGRAMAN. PENGANTAR BAHASA C ( Sejarah, Struktur Pemrograman, Tipe Data, Operator ) Djoko Soerjanto, M.Kom
DASAR PEMROGRAMAN PENGANTAR BAHASA C ( Sejarah, Struktur Pemrograman, Tipe Data, Operator ) Djoko Soerjanto, M.Kom https://www.facebook.com/groups/dasarpemrogramanc TUJUAN Mengenal sejarah, struktur, sintaks
Pengenalan Pascal/DevPascal
Materi 1 Pengenalan Pascal/DevPascal Turbo Pascal adalah Compiler bahasa pemrograman Pascal. Untuk memulai menjalankan Pascal: Cari Folder Pascal ada di C:\TP\BIN\TPX.EXE Jalankan File TPX tersebut Dev
