Tumbuh Bersama Anda. Laporan Tahunan. Annual Report

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Tumbuh Bersama Anda. Laporan Tahunan. Annual Report"

Transkripsi

1 Tumbuh Bersama Anda 2012 Laporan Tahunan Annual Report

2 DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS Daftar Isi Table Of Contents Pemegang Saham Shareholders Visi dan Misi Perusahaan Corporate Vision and Mission Sambutan Komisaris Utama Acknowledgment from President Commissioner Sambutan Direktur Utama Acknowledgment from President Director Susunan Pengurus Management Structure Profil Dewan Komisaris Board of Commissioners Profiles Profil Dewan Direksi Board of Directors Profiles Pejabat Eksekutif Executive Officers Ikhtisar Keuangan Financial Summary Strategi & Kebijakan Manajemen Dalam Pengembangan Usaha Strategy & Management Policy In Business Development Manajemen Management Peristiwa Penting Important Events Jaringan Kantor (Lokasi Cabang) Office Network (Branch Offices) Lokasi ATM (ATM Location) Laporan Auditor Independen Independent Auditor Report

3 2 PEMEGANG SAHAM SHAREHOLDERS VISI DAN MISI PERUSAHAAN CORPORATE VISION AND MISSION 3 PT. Dian Intan Perkasa Benjamin Jiaravanon Kepemilikan saham PT. Dian Intan Perkasa (DIP) di PT. Bank Agris dimulai pada tanggal 1 Agustus 2007 dengan mengakuisisi 51% kepemilikan saham Commerzbank Aktiengesellschaft. Kemudian pada tanggal 17 Januari 2008, PT. DIP kembali mengakuisisi 48,51% kepemilikan saham PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., sehingga jumlah kepemilikan saham PT. DIP di PT. Bank Agris meningkat dari 51,0% menjadi 99,51%. Jumlah Saham Total Share ,49 % Benjamin Jiaravanon 99,51 % PT. Dian Intan Perkasa % 99,51 % 0,49% Ownership of PT. Dian Intan Perkasa (DIP) in PT. Bank Agris began on 1 August 2007 by acquiring a 51% shares of Commerzbank Aktiengesellschaft. Then on 17 January 2001, PT. DIP re-acquired 48,51% shares of PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., which bring the total shareholding in PT. Bank Agris from 51,0% to 99,51%. Visi : Tumbuh bersama untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan perbankan yang terpercaya. Misi : Menjadi mitra sektor usaha komersial untuk mencapai kesejahteraan masyarakat melalui produk-produk berkualitas. PT. DIP merupakan perusahaan yang terkait dengan Charoen Pokphand Group di Indonesia dan didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 14 Tanggal 15 September 2003 serta telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada tanggal 9 Oktober Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan, pembangunan, jasa, pengangkutan darat, pertanian, pertambangan, real estate dan perindustrian. Sedangkan kepemilikan saham PT. Pertiwi Indonesia (PI) sebesar 0,49% di PT. Bank Agris dimulai pada tanggal 16 Februari Kepemilikan tersebut berasal dari pembelian atas seluruh saham yang dimiliki oleh JP Morgan International Inc., New York pada PT. Bank Agris. Selanjutnya, kepemilikan saham tersebut dialihkan kepada Bapak Benjamin Jiaravanon pada tanggal 4 April Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak memiliki kepentingan baik sebagai pemilik atau pemegang saham dalam kelompok usaha bank maupun sebagai pemilik atau pemegang saham di Bank Agris. PT. DIP is a company associated with Charoen Pokphand Group in Indonesia and was established based on Notarial Deed No. 14 on 15 September 2003 and had been approved by the Ministry of Justice and Human Rights of the Republic of Indonesia on 9 October The company is engaged in trade, construction, services, land transportation, agriculture, mining, real estate and industry. The 0,49% ownership of PT. Pertiwi Indonesia (PI) began on 16 February PT. Pertiwi Indonesia bought entire shares initially owned by JP Morgan International Inc., New York to PT. Bank Agris. Then, this shares were diverted to Mr. Benjamin Jiaravanon on 4 April The entire Board of Commissioners and Board of Directors do not have conflict of interest as owners or shareholders in the bank business group nor as owners or shareholders in Bank Agris. Vision : Growing together to empower the community through reliable banking services. Mission: Being the partner of commercialsector businesses to achieve the welfare of the community through quality products.

4 4 SAMBUTAN KOMISARIS UTAMA ACKNOWLEDGMENT FROM PRESIDENT COMMISSIONER SAMBUTAN KOMISARIS UTAMA ACKNOWLEDGMENT FROM PRESIDENT COMMISSIONER 5 Persaingan di industri perbankan yang semakin ketat dengan tuntutan yang semakin tinggi membuat manajemen Bank Agris tidak mempunyai pilihan lain kecuali mempercepat konsolidasi dan memperkuat kinerja bisnis dan finansial. Kedua hal itu merupakan agenda jajaran manajemen Bank Agris di tahun mendatang. Dewan Komisaris berkeyakinan bahwa manajemen Bank Agris dengan dukungan dari pemegang saham dan pengawasan dari regulator, dapat mewujudkan hal itu sehingga kiprah dan eksistensi Bank Agris di masyarakat semakin nyata. Competition in the banking industry with increasingly high demands makes Bank Agris management have no choice but to accelerate the consolidation and strengthen the business and financial performance. Both are the management s agenda in the coming year. Board of Commissioners believes that the management, with the support of the shareholders and oversight of regulators, can make it happen, so the efforts and the existence of Agris Bank will become real in the society. Salam hormat, Best Regards, Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas perlindungan yang diberikan kepada kita semua sehingga dapat melewati tahun 2012 dengan baik. Tahun 2012 merupakan tahun konsolidasi bagi Bank Agris, ditandai dengan beberapa perubahan di posisi Dewan Direksi dan Dewan Komisaris. Kami, Dewan Komisaris, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dewan Direksi dan Dewan Komisaris yang lama karena telah menjaga Bank Agris sebagai bank yang sehat. Hal ini memudahkan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris yang baru untuk melanjutkan misi Bank Agris. We give praise to God The Almighty for the protection given to us so that we could finish the year 2012 well. The year 2012 was a year of consolidation for Bank Agris, marked by several changes in the position of the Board of Directors and Board of Commissioners. We, the Board of Commissioners, give high appreciation to the Board of Directors and Board of Commissioners before us for keeping Bank Agris in good and healthy shape. This facilitates the new Board of Directors and Board of Commissioners to continue Bank Agris mission. Tahun 2012 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi Bank Agris. Di samping harus melanjutkan upaya konsolidasi berupa penguatan infrastruktur, tata kelola, sistem dan prosedur, Bank Agris juga dituntut untuk mengejar pertumbuhan bisnis dengan melakukan penetrasi pasar untuk menjaga eksistensinya. Citra Bank Agris sebagai bank yang prudent sebagaimana ditunjukkan selama ini dengan non-performing loan yang hampir mendekati nol, harus terus dipertahankan di tengah upaya menambah aktiva produktif. Berkat kerja keras Direksi dan seluruh jajarannya, Bank Agris dapat menutup tahun 2012 dengan pertumbuhan kredit yang cukup signifikan tanpa mengorbankan kualitas aktiva. The year 2012 was also a challenging year for Bank Agris. In addition to continue efforts to consolidate strength in infrastructure, governance, systems and procedures, Bank Agris is also required to pursue business growth by penetrating the market to maintain its existence. Bank Agris image as a prudent bank, as shown in an almostzero non-performing loans, must be maintained in the midst of efforts to increase productive assets. Thanks to the hard work of the Directors and all the staff, Bank Agris may close the year 2012 with a significant credit growth without compromising the quality of assets. PAULUS NURWADONO Komisaris Utama President Commissioner

5 6 SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA ACKNOWLEDGMENT FROM PRESIDENT DIRECTOR SAMBUTAN DIREKTUR UTAMA ACKNOWLEDGMENT FROM PRESIDENT DIRECTOR 7 Manajemen bertekad untuk bekerja keras dengan terus menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi, mulai dari Dewan Komisaris dan Direksi sampai pegawai tingkat pelaksana. Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim manajemen dan karyawan yang telah bekerja keras serta kepada seluruh nasabah/mitra usaha yang telah memberikan kepercayaan kepada Bank Agris. Kami juga memberikan penghargaan dan terima kasih kepada Bank Indonesia atas pembinaannya dan para pemegang saham atas dukungan yang telah diberikan serta kepada Dewan Komisaris atas pengawasan dan masukannya. The management is determined to work hard to continue to apply the principles of good corporate governance in all levels of the organization, from the Board of Commissioners and Directors to executive level employees. Finally, we would like to thank the entire management team and employees who have worked so hard and to all customers/ business partners who have given credence to Bank Agris. We also pay tribute and thanks to Bank Indonesia for their guidance, the shareholders for their support as well as to the Board of Commissioners on oversight and inputs. Pertama-tama, kami mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia yang telah diberikan-nya kepada kita semua. Dalam menjalankan bisnisnya selama tahun 2012, Bank Agris terus berupaya untuk meningkatkan kinerjanya dengan memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi di tengah masyarakat. Pada tanggal 5 November 2012, Kantor Pusat dan Kantor Cabang Utama Bank Agris secara resmi pindah ke kawasan bisnis di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta Pusat, tepatnya ke Wisma GKBI. Hal ini bertujuan untuk menampilkan eksistensi Bank Agris di lingkungan perkantoran yang strategis, sehingga dapat lebih dikenal masyarakat. Pada tahun 2012, Bank Agris menjalankan berbagai langkah konsolidasi, misalnya memperkuat susunan manajemen, memperbaiki proses bisnis, menyempurnakan tata kelola sampai pengelolaan risiko yang lebih prudent. Walaupun merupakan tahun konsolidasi, tetapi pencapaian tahun 2012 cukup baik, yaitu dengan total aset sebesar Rp miliar, laba sebesar Rp juta, CAR 27,98%, DPK sebesar Rp 909,5 juta dan kredit sebesar Rp 798,8 juta. Kemudian, demi memberi kemudahan dan pelayanan bagi para nasabah dalam melakukan transaksi perbankan di seluruh Indonesia, Bank Agris bekerjasama dengan Jaringan ATM Prima. Kami berharap di tahun mendatang kredit yang disalurkan dan sumber dana pihak ketiga akan tumbuh secara signifikan untuk meningkatkan pencapaian kinerja yang lebih baik namun tetap memperhatikan prinsip-prinsip kehati-hatian (prudent). First of all, we give thanks to God Almighty for the gift that has been given to us all. In conducting its business during the year 2012, the Bank Agris continually strive to improve its performance with a major contribution to economic development in the community. On 5 November 2012, the Head and Main Branch Office of Bank Agris officially moved into the business district of Jalan Sudirman in Central Jakarta, precisely to Wisma GKBI. It aims to show the existence of Agris Bank office in a strategic environment, so it can be known to the public. In 2012, Bank Agris run various consolidation measures, such as strengthening the management structure, improving business processes and accomplish good governance to a more prudent risk management. Although it is a year of consolidation, but the achievement in 2012 is quite good, with total assets of Rp billion, profit of Rp million, CAR 27.98%, deposits amounted to Rp 909,5 million and loans of Rp 798,8 million. Then, in order to provide convenience and service for the customers in making banking transactions in Indonesia, Bank Agris cooperates with ATM Prima network. We hope in the coming year loans and third-party funding sources will grow significantly to improve the achievement of better performance but still pay attention to the prudence principles. SIA LENG HO Direktur Utama President Director

6 8 SUSUNAN PENGURUS MANAGEMENT STRUCTURE SUSUNAN PENGURUS MANAGEMENT STRUCTURE 9 STRUKTUR ORGANISASI SHAREHOLDERS GENERAL MEETING REMUNERATION & NOMINATION COMMITTEE BOARD OF COMMISSIONERS RISK MONITORING COMMITTEE AUDIT COMMITTEE CREDIT COMMITTEE ASSETS & LIABILITIES COMMITTEE (ALCO) RISK MANAGEMENT COMMITTEE PRESIDENT DIRECTOR INFORMATION & TECHNOLOGY COMMITTEE FUNDING & TREASURY DIRECTOR BUSINESS DIRECTOR OPERATION & IT DIRECTOR COMPLIANCE DIRECTOR JAJARAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS INFORMATION TECHNOLOGY OPERATION RISK MANAGEMENT COMPLIANCE Dewan Komisaris Board of Commissioners Komisaris Utama President Commissioner : Paulus Nurwadono Komisaris Independen Independent Commissioner : Amin Handaya Komisaris Independen Independent Commissioner : Irwi Indiastuti Tjahjani FUNDING INSTITUTION TREASURY BUSINESS DEVELOPMENT COMMERCIAL BUSINESS DEVELOPMENT CONSUMER CREDIT SUPPORT LOAN ADMIN OPERATION INTERNAL AUDIT ACCOUNTING & FINANCE CORPLAN Direksi Board of Directors Direktur Utama President Director Wakil Direktur Utama Vice President Director Direktur Kepatuhan Compliance Director Direktur Director Direktur Director : Sia Leng Ho : Bang Nathan Christian : Ardian Hak : Hadi Sunaryo : Agus Tjandra Gunawan HUMAN RESOURCES & GENERAL AFFAIR JAKARTA BRANCH LAMPUNG BRANCH MEDAN BRANCH SURABAYA BRANCH SOLO BRANCH SEMARANG BRANCH CORPORATE SECRETARY & LEGAL

7 10 PROFIL DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS PROFILES PROFIL DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS PROFILES 11 PAULUS NURWADONO AMIN HANDAYA KOMISARIS UTAMA - NON INDEPENDEN PRESIDENT COMMISSIONER - NON INDEPENDENT KOMISARIS INDEPENDEN INDEPENDENT COMMISSIONER Paulus Nurwadono lahir di Yogyakarta pada tahun Mr. Paulus Nurwadono was born in Yogyakarta in He Amin Handaya kelahiran Madiun pada tahun 1971, Amin Handaya was born in Madiun in He has Beliau menyelesaikan studi S1 di Fakultas Ekonomi completed his study in the Faculty of Economic of Gadjah memiliki latar belakang pendidikan S1 dari Fakultas background in agriculture engineering and graduated Universitas Gadjah Mada tahun 1991 dan S2 di Jurusan Mada University in 1991 and get his masters degree in Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) lulus from Bogor Institute of Technology (IPB) in 1993, then Ekonomi The National University of Singapore tahun economics from The National University of Singapore pada tahun 1993, kemudian menyelesaikan S2 pada he completed his masters study in Lembaga Pendidikan Selama berkecimpung dalam dunia keuangan, in During his long-career in financial world, he bidang Manajemen Stratejik di Lembaga Pendidikan dan dan Pengembangan Manajemen (LPPM) Jakarta beliau pernah berkarir di berbagai perusahaan had worked in various companies i.e. PT. Pefindo as an Pengembangan Manajemen (LPPM) Jakarta pada tahun majoring in Strategic Management in seperti di PT. Pefindo sebagai seorang analis, PT. analyst, PT. Bursa Efek Surabaya as Head of Research and Bursa Efek Surabaya sebagai Kepala Divisi Riset dan Business Development Division, PT. Danareksa Sekuritas Pengembangan Bisnis, PT. Danareksa Sekuritas as Senior President, PT. Mandiri Sekuritas as Executive Pengalaman di bidang keuangan dimulai sejak bergabung His experience in finance began when he joined PT sebagai Direktur Senior, PT. Mandiri Sekuritas sebagai Vice President and PT. Sarana Multigriya Finansial dengan PT. Makindo Securities pada tahun 1995, Makindo Securities in 1995, before being active in Wakil Direktur Eksekutif dan PT. Sarana Multigriya (Persero) as Business Director. kemudian aktif di bidang restrukturisasi keuangan pada financial restructuring when he joined PT Global Penta Finansial (Persero) sebagai Direktur Bisnis. saat beliau bekerja di PT. Global Penta Mandiri sebagai Media as Assistant President Director and in real sector Assistant President Director dan aktif di bidang investasi investment when he became the President Director of Selain itu, beliau pernah menjabat sebagai Komisaris He was also President Commissioner of PT. Reksa sektor riil saat menjabat sebagai Presiden Direktur PT. PT Global Investama Mandiri in Before joining Utama PT. Reksa Finance pada April hingga November Finance from April to November Currently, he is Global Investama Mandiri pada tahun Sebelum PT Bank Agris, he pursued investment banking in PT Saat ini, beliau merupakan Vice President di PT. Vice President of PT. Central Proteinaprima and President bergabung dengan PT. Bank Agris, beliau sempat Insight Investment Management. Central Proteinaprima dan Komisaris Utama di PT. Commissioner of PT. Bank Agris. menekuni bidang investment banking di PT. Insight Bank Agris. Investment Management. Melalui Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Saham Through Extra-ordinary Shareholders Meeting on pada tanggal 28 Desember 2007, beliau diangkat menjadi 28 December 2007, he was appointed Independent Komisaris Independen PT. Bank Agris dan menjadi efektif Commissioner of PT Bank Agris and became effective setelah lulus fit and proper test dari Bank Indonesia pada after passing fit and proper test from Bank Indonesia tanggal 23 Mei on 23 May 2008.

8 12 PROFIL DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS PROFILES PROFIL DEWAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS PROFILES 13 IRWI INDIASTUTI TJAHJANI SIA LENG HO KOMISARIS INDEPENDEN INDEPENDENT COMMISSIONER DIREKTUR UTAMA PRESIDENT DIRECTOR Wanita kelahiran Yogyakarta ini adalah lulusan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada tahun Pada tahun 1993, beliau menyelesaikan studi S2 dari Universitas St. Thomas, Filipina dengan gelar MBA. Beliau memulai karier di bidang perbankan di Bank Lippo tahun Kariernya berlanjut ke Bank Industri sampai keberangkatannya ke Filipina untuk melanjutkan studi. Sepulang dari Filipina, beliau sempat bergabung dengan Fuji Bank International Indonesia. Kemudian, beliau bergabung dengan BNI sebagai Analis Kredit Senior tahun Selanjutnya, beliau berkiprah di PT. Bank Ekspor Indonesia (Persero) tahun dan sempat menjadi Staf Khusus Direksi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Irwi Indiastuti Tjahjani who was born in Yogyakarta is a graduate from Agriculture Faculty Gadjah Mada University in She obtained her MBA degree after completing her study from St. Thomas University, The Phillippines in She started her career in banking after joining Bank Lippo in 1989 and Bank Industri before her departure to The Phillippines to continue her study. She joined Fuji Bank International Indonesia after her study was completed. She joined BNI as Senior Credit Analyst from and then PT. Bank Ekspor Indonesia (Persero) from She also worked as Director s Special Staff in Indonesia Export Financing Institution (LPEI). Sia Leng Ho menamatkan pendidikan S1 dari Ottawa University, Kanada dengan gelar insinyur teknik sipil pada tahun 1981 dan gelar administrasi bisnis dari San Fransisco State University, Amerika Serikat pada tahun Kariernya diawali di PT. Bank Bali tahun 1985 sebagai Assistant Manager Credit Review dan terus menanjak sebagai Vice President (Corporate Banking Segment Head) tahun Pada bulan Juli 1991, beliau bergabung dengan PT. Bank Ekonomi Raharja sebagai Deputy President Director, kemudian menjadi Direktur Utama sampai bulan Mei 2012 dan Komisaris sampai November Pengalamannya di bidang perbankan, khususnya di bidang perkreditan, sangat luas. Saat ini, beliau adalah Direktur Utama PT. Bank Agris. Sia Leng Ho completed his study from Ottawa University, Canada with a degree in civil engineering in 1981 and a degree in business administration from San Fransisco State University, USA in He started his career in PT. Bank Bali in 1985 as Assistant Manager Credit Review. His career took off until he became Vice President (Corporate Banking Segment Head) from In July 1991, he joined PT. Bank Ekonomi Raharja as Deputy President Director and became President Director until May After that, he served as commissioner until November He has a very vast experience in banking, especially in credit. Now, he holds the position of President Director in PT. Bank Agris. Pada tahun 2007, beliau menjadi salah satu presenter pada workshop Financing Energy Efficiency and Renewable Energy Projects di Mexico City yang merupakan kerjasama The National Commission for Energy Conservation (CONAE), Kementrian ESDM Republik Indonesia dan Indonesia Syndication Bank Forum. Jabatan yang dipegang oleh beliau saat ini antara lain adalah pengurus bidang perbankan dan finansial KADIN Indonesia serta Komisaris Independen PT. Bank Agris. In 2007, she served as a presenter in Financing Energy Efficiency and Renewable Energy Projects workshop in Mexico City. The workshop was a cooperation between The National Commission for Energy Conservation (CONAE), Indonesian Ministry of Energy and Mineral Resources and Indonesia Syndication Bank Forum. Now, she is one of administrator in Indonesian Chamber of Commerce (KADIN) Banking and Financial Division as well as Independent Commissioner in PT. Bank Agris.

9 14 15 PROFIL DEWAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS PROFILE PROFIL DEWAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS PROFILE BANG NATHAN CHRISTIAN ARDIAN HAK WAKIL DIREKTUR UTAMA VICE PRESIDENT DIRECTOR DIREKTUR KEPATUHAN COMPLIANCE DIRECTOR Bang Nathan Christian memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi dari Universitas Trisakti pada tahun Beliau memulai karir di bidang perbankan sebagai Finance Manager PT. Bank BCA pada Kemudian, pada , beliau menjabat sebagai General Manager Finance, Treasury and Credit PT. BCA Finance. Selanjutnya, pada beliau menduduki posisi sebagai Wakil Presiden Direktur yang membawahi Operational, Treasury and Credit PT. Bank LTCB-CA. Bang Nathan Christian juga sempat menjabat sebagai General Manager HRD dan General Manager Technical Assisstance of Affiliated Bank PT. Bank Central Asia, Tbk selama lima tahun ( ). Setelah itu, beliau bergabung dengan Bank Windu pada tahun 2000 untuk menjabat sebagai General Manager Operation hingga diangkat sebagai Direktur pada Kemudian pada awal Mei 2011, ia bergabung dengan Bank Agris. Berdasarkan Rapat Umum Luar Biasa pada 17 Juni 2011, beliau diangkat sebagai Direktur Bisnis dan lulus uji kepatutan dan kelayakan Bank Indonesia pada 5 Juli Lalu pada Desember 2012, beliau diangkat menjadi Wakil Direktur Utama. Mr. Bang Nathan Christian obtained a Bachelor of Economics degree majoring in Accounting from Trisakti University in He began his banking career as Finance Manager in PT. BCA from From 1988 to 1992 he served as General Manager Finance, Treasury and Credit in PT. BCA Finance. From 1992 to 1994 he held the position as Vice President Director for Operations, Treasury and Credit in PT. Bank LTCB-CA. Then he continued his career as General Manager HRD and General Manager Technical Assistance of Affiliated Banks for five years ( ) in PT. Bank Central Asia, Tbk. He joined Bank Windu in 2000 as General Manager Operations until he was appointed Director in On early May 2011 he joined PT. Bank Agris, under the resolution of the Special General Meeting of Shareholders dated 17 June 2011, he was appointed Business Director and passed fit and proper test in Bank Indonesia on 5 July Then in December 2012, he was appointed as a Vice President Director. Pria kelahiran Samarinda ini adalah lulusan Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Airlangga. Karier di bidang perbankan beliau awali dengan mengikuti Program Pendidikan Eksekutif (PPE) di PT. Bank Niaga, Tbk tahun Kariernya di PT. Bank Niaga, Tbk. diawali sejak Januari 1985 sebagai Audit and Control Division Head hingga Oktober 2008, dengan jabatan terakhir sebagai Operation and IT, Risk Management Division Head. Selanjutnya, beliau bergabung dengan PT. Bank Tabungan Pensiun Nasional sebagai Quality Assurance Division Head pada Januari 2009 hingga Desember Kemudian, pada Juni 2011 hingga April 2012, beliau menjabat sebagai Direktur Compliance and Risk Management PT. Bank Fama International. Ardian Hak pun bergabung dengan PT. Bank Agris sejak Mei 2012 sebagai Direktur Compliance and Risk Management. This Samarinda-born gentleman is a graduate from Economics Faculty, Airlangga University. He started his career in banking after joining Executive Education Program held by PT. Bank Niaga, Tbk in He was active in PT. Bank Niaga from January 1985 as Audit and Control Division Head until October 2008 as Operation and IT, Risk Management Divison Head. He continued his career in PT. Bank Tabungan Pensiun Nasional as Quality Assurance Division Head until December From June 2011 to April 2012 he served as Director Compliance and Risk Management in PT. Bank Fama International, before eventually joined PT. Bank Agris in May 2012 as Compliance and Risk Management Director.

10 16 PROFIL DEWAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS PROFILE PROFIL DEWAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS PROFILE 17 HADI SUNARYO AGUS TJANDRA GUNAWAN DIREKTUR DIRECTOR DIREKTUR DIRECTOR Hadi Sunaryo adalah lulusan fakultas ekonomi Universitas Brawijaya, Malang tahun Beliau bergabung dengan Bank Niaga pada tahun 1983 melalui Program Pendidikan Eksekutif. Jabatan yang pernah dipegang selama di Bank Niaga antara lain sebagai Staf Operasi, Account Officer, Branch Manager di berbagai cabang Bank Niaga, seperti Andayani Surabaya, Tunjungan, Pahlawan, Sidoarjo dan Matraman Jakarta. Selanjutnya, beliau bergabung dengan Bank CIMB Niaga Syariah pada tahun sebagai Business Development and Syariah Affairs Head. Kemudian, beliau bergabung dengan Bank Jabar Banten Syariah sebagai Direktur Bisnis dan berlanjut sebagai Direktur Kepatuhan dan Risk Management sampai tahun Hadi Sunaryo graduated in 1983 from economics faculty, Brawijaya University, Malang. He joined Bank Niaga in 1983 through Executive Education Program and held several positions such as operation staff, account officer and Branch Office Manager in Bank Niaga Andayani Surabaya, Tunjungan, Pahlawan, Sidoarjo and Matraman Jakarta. After that, he joined Bank CIMB Niaga Syariah and held position as Business Development and Syariah Affairs Head from Then, he joined Bank Jabar Banten Syariah as Business Director and later as Compliance and Risk Management Director in Agus Tjandra Gunawan adalah lulusan Teknik Sipil dari Universitas Tarumanagara tahun Beliau mengawali karir di bidang perbankan saat bergabung dengan Bank Ekonomi Raharja pada tahun Di bank ini, beliau berkecimpung di divisi IT sejak tahun Beliau pertama kali bergabung dengan PT. Bank Agris pada Mei 2010 sebagai Direktur IT and Operations. Agus Tjandra Gunawan graduated in 1989 from Tarumanagara University majoring in civil engineering. He started his career in banking industry when he joined Bank Ekonomi Raharja in Here, he was involved in Information Technology Division since He first joined PT. Bank Agris in May 2010 as IT and Operations Director. Bulan April 2012, beliau diangkat sebagai Direktur Kredit di Bank Agris. In April 2012, he was appointed as Credit Director in Bank Agris.

11 18 PEJABAT EKSEKUTIF EXECUTIVE OFFICERS PEJABAT EKSEKUTIF EXECUTIVE OFFICERS 19 WILLY SOEWARTO Head of Risk Management Division A KIAN Head of Information Technology Division Lahir di Yogyakarta pada tahun Menyelesaikan S1 pada tahun 1986 di Universitas Pembangunan Nasional, Yogyakarta, jurusan Financial Management. Memulai karir sejak tahun 1987 dimulai di PT. Gramedia, Jakarta. Selanjutnya bekerja pada beberapa perusahaan yaitu pada PT. Bank Dagang Nasional, PT. Bank Perkembangan Asia (Bank Universal), PT. Bank Umum Nasional, Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), dan PT. Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Mulai bergabung dengan PT. Bank Agris sejak tahun Born in Yogyakarta in Graduated his Bachelor degree in 1986 from University of Pembangunan Nasional, Yogyakarta, majoring in Financial Management. He started his career since 1987 at PT. Gramedia, Jakarta. Then he worked in some companies at PT. Bank Dagang Nasional, PT. Bank Perkembangan Asia (Bank Universal), PT. Bank Umum Nasional, Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), and PT. Perusahaan Pengelola Aset (PPA). He started joining PT. Bank Agris since Lahir di Bagansiapiapi pada tahun Sekolah di STMIK Bina Nusantara, Jakarta, jurusan Manajemen Informatika. Memulai karir sejak tahun 1994 pada Yayasan Chandra Kusuma. Selanjutnya bekerja pada beberapa perusahaan yaitu pada PT. Bank Putra Surya Perkasa, PT. Columbindo Perdana, PT. Bank Ekonomi Raharja. Mulai bergabung dengan PT. Bank Agris sejak bulan September Born in Bagansiapiapi in Studied at STMIK Bina Nusantara, Jakarta, majoring in Information Management. He started his career since 1994 at Yayasan Chandra Kusuma, Jakarta. Then he worked in some companies at PT. Bank Putra Surya Perkasa, PT. Columbindo Perdana, and PT. Bank Ekonomi Raharja. He started joining PT. Bank Agris since September KRIS SARJITO Head of Finance and Accounting Division SHOOMAN Head of Internal Audit Division Lahir di Pekanbaru pada tahun Menyelesaikan S1 pada tahun 2006 di YAI, Jakarta, jurusan akunting. Memulai karir sejak tahun 1992 dimulai di PT. Indosat - Jakarta. Selanjutnya bekerja pada beberapa perusahaan yaitu pada PT. Bank Shinta Indonesia, dan PT. Maybank Indocorp. Mulai bergabung dengan PT. Bank Agris (dahulu PT. Bank Finconesia) sejak tahun Born in Pekanbaru in1967. Graduated his Bachelor degree in 2006 from YAI, Jakarta, majoring in Accounting. He started his career since 1992 at PT. Indosat, Jakarta. Then he worked in some companies at PT. Shinta Indonesia, and PT. Bank Maybank Indocorp. He started joining PT. Bank Agris (formerly PT. Bank Finconesia) since Lahir di Jakarta pada tahun Menyelesaikan D3 pada tahun 1995 di Akademi Trisakti, Jakarta, jurusan Ekonomi/Akuntansi. Memulai karir sejak tahun 1989 di PT. Bank UOB Buana (sekarang Bank UOB Indonesia), Jakarta. Selanjutnya bekerja pada beberapa perusahaan yaitu pada PT. Prudential Insurance Company, PT. Global Dent., PT. Asuransi QBE Pool Indonesia. Mulai bergabung dengan PT. Bank Agris sejak bulan Maret Born in Jakarta in Graduated his Diploma 3 in 1995 from Trisakti Academy, Jakarta, majoring in Economics /Accounting. He started his career since 1989 at PT. Bank UOB Buana, (presently Bank UOB Indonesia), Jakarta. Then he worked in some companies at PT. Prudential Insurance Company, PT. Global Dent., and PT. Asuransi QBE Pool Indonesia. He started joining PT. Bank Agris since March PARWITO DJOJO DOHO Head of Operation Division Lahir di Surabaya pada tahun Menyelesaikan S1 pada tahun 1989 di Universitas Wijaya Kusuma, jurusan manajemen. Memulai karir sejak tahun 1989 dimulai di PT. Bank Perkembangan Surya Kencana, Surabaya. Selanjutnya bekerja pada PT. Bank Ekonomi Raharja - Surabaya, Bali, Makasar, Medan. Mulai bergabung dengan PT. Bank Agris sejak tahun Born in Surabaya in Graduated his Bachelor degree in 1989 from University of Wijaya Kusuma, Management. He started his career since 1989 at PT. di PT. Bank Perkembangan Surya Kencana, Surabaya. Then he worked at PT. Bank Ekonomi Raharja - Surabaya, Bali, Makasar, and Medan. He started joining PT. Bank Agris since 2010.

12 20 IKHTISAR KEUANGAN FINANCIAL HIGHLIGHTS 21 Deskripsi / Description Perubahan Change LAPORAN KEUANGAN / FINANCIAL REPORT ( ) ( ) Pendapatan Bunga Bersih / Net Interest Income Laba Operasi / Operating Income Laba Sebelum Pajak / Income Before Tax Laba Bersih / Net Income 33,733 5,437 5,437 5,570 24,716 3,481 3,481 3, % 56.19% 56.19% 60.29% Aktifa Produktif / Productive Assets Kredit yang Diberikan / Loan Simpanan Nasabah / Deposits from Customer Pinjaman yang Diterima / Borrowings Ekuitas - Bersih / Shareholders Equity - Net 1,285, , , , , , ,646 1, , % 89.09% 67.00% % 2.19% RASIO KEUANGAN / FINANCIAL RATIO % % % Permodalan / Capital CAR dengan memperhitungkan risiko kredit / CAR by considering credit risk CAR dengan memperhitungkan risiko kredit dan risiko pasar / CAR by considering credit and market risk CAR dengan memperhitungkan risiko kredit, risiko operasional dan risiko pasar / CAR by considering credit, operational and market risk Aktiva Tetap Terhadap Modal / Fixed Asset to Equity 31.37% 28.08% 27.98% 13.69% 48.81% 47.54% 40.59% 13.11% % % % 4.42% Kualitas Aktiva / Asset Quality Aktiva Produktif Bermasalah / Non Performing Earning Assets PPA Produktif terhadap Aktiva Produktif / Allowance for Possible Losses on Earning Assets Pemenuhan PPA Produktif / Compliance for Allowance for Possible Losses on Earning Assets Pemenuhan PPA Non-Produktif / Compliance for Allowance Possible Losses on Non Earning Assets NPL Gross NPL Net 0.05% 0.15% 16.80% % 0.08% 0.00% 0.03% 0.43% 98.92% % 0.06% 0.00% 66.67% % % 0.00% 33.33% - Rentabilitas / Rentability ROA ROE NIM BOPO 0.51% 2.23% 3.54% 93.51% 2.10% 6.25% 5.96% 90.88% % % % 2.89% Likuiditas / Liquidity LDR 87.82% 77.57% 13.21% Kepatuhan / Compliance Persentase Pelanggaran BMPK / Percentage Violation of Legal Lending Limit Pihak Terkait / Related Parties Pihak Tidak Terkait / Third Parties Persentase Pelampauan BMPK / Percentage of Lending in Excess of Legal Lending Limit Pihak Terkait / Related Parties Pihak Tidak Terkait / Third Parties GWM Rupiah (Minimum Reserve Requirement Rupiah) Posisi Devisa Neto / Net Open Positions 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 8.25% 3.70% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 8.19% 5.34% % %

13 22 STRATEGI & KEBIJAKAN MANAJEMEN DALAM PENGEMBANGAN USAHA STRATEGY AND MANAGEMENT POLICY IN BUSINESS DEVELOPMENT MANAJEMEN MANAGEMENT 23 Bank Agris adalah bank devisa yang bergerak pada sektor agribisnis dan retail bisnis, sehingga kebijakan dan strategi manajemen dalam penyaluran kreditnya berfokus pada usaha retail bisnis non-agribisnis, khususnya pembiayaan modal kerja dan investasi skala retail dan menengah. Demi mendukung kebijakan dan strategi tersebut, Bank Agris bekerja sama dengan berbagai perusahaan yang memiliki pengalaman luas. Untuk meningkatkan pertumbuhan di sektor agribisnis, Bank Agris mengembangkan konsep pembiayaan inti-plasma, khususnya pada peternakan ayam, pertanian dan perikanan dengan melakukan pendekatan ke beberapa perusahaan inti. Dalam hal pendanaan, Bank Agris meningkatkan pengerahan dana masyarakat dengan melibatkan semua sumber daya di Cabang dan Kantor Pusat untuk mendukung rencana pertumbuhan kredit. Pendanaan yang berupa dana pihak ketiga (DPK) yang berasal dari tabungan maupun giro yang merupakan dana murah akan mendorong kepemilikan dana deposito menjadi lebih kecil. Sedangkan sumber pendanaan yang berasal dari pinjaman antar bank lebih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek yaitu untuk mengatasi risiko time gap dan currency mismatch. Bank Agris juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan dalam melakukan payroll system untuk meningkatkan dana murah yang bersumber dari tabungan. Bank Agris juga tidak menutup kemungkinan untuk memperoleh sumber pendanaan lainnya bila diperlukan. Dalam memperkuat struktur sumber dana dan memperluas akses pendanaan, Bank Agris menambahkan layanan ATM dengan bergabung dalam Jaringan ATM Prima, sehingga nasabah lebih mudah melakukan transaksi dengan Bank Agris. Penambahan layanan itu diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan DPK dari dana murah sehingga ketergantungan pada deposito sebagai dana mahal semakin berkurang. Bank Agris is a foreign exchange bank which engaged in agribusiness and business retail so that management s policies and strategy in distributing credit in to add focus on non-agribusiness retail, especially working capital financing and medium scale retail investment. To support the policies and strategies, Bank Agris is working together with various corporations with vast ecperiences. To increase growth in agribusiness, Bank Agris developed plasma core finance concept, especially for chicken farming, agriculture and fishery where Bank Agris continuously approach core corporations. In terms of funding, the Bank Agris increased the deployment of of public funds by involving all the resources in the branch and head office to support credit growth plans. Funding in the form of third-party funds (DPK) comes from savings and current accounts are low-cost funds that will push ownership of the fund deposit becomes smaller. While the sources of funding from interbank lending will be more focused to meet short-term liquidity needs which is to address the risk of time gap and currency mismatch. Bank Agris also undertake collaborative effort i.e payroll system with other companies to increase low-cost sourced from the savings There is possibility for Bank Agris to obtain funding from other sources when needed. In strengthening the structure of funding sources and expand accsess to finance, Bank Agris expanding ATM services with Prima ATM network which is expected to facilitate customers to conduct transactions with Bank Agris. The addition of these services is expected to nurture low-cost funds and decrease dependency on large deposits. PROFIL PERUSAHAAN PT. Bank Agris berkedudukan di Jakarta didirikan pada tahun Awalnya, perusahaan ini bernama PT. Finconesia yang merupakan lembaga keuangan dengan pemegang sahamnya adalah: (i). Bank Negara Indonesia 1946; (ii). The Nomura Securities Co. Ltd. (iii). Barclays Bank International Limited; (iv). Manufacturers Hanover International Finance Corporation (v). The Mitsui Bank Ltd.; (vi) Banque Francaise Du Commerce Exterieur dan (vii). Commerzbank Aktiengesellschaft. Pada tahun 1993, PT. Finconesia mendapat persetujuan untuk berubah dari lembaga keuangan menjadi bank umum dengan nama PT. Bank Finconesia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 442/KMK.017/1993 Tanggal 9 Maret Selanjutnya, PT. Bank Finconesia ditunjuk sebagai Bank Devisa Persepsi pada tanggal 11 September 1993 berdasarkan Surat Keputusan Departemen Keuangan Republik Indonesia Kantor Wilayah VI Direktorat Jenderal Anggaran Jakarta Nomor : S-1094/WA.06/BD.0502/1993 Tanggal 11 September Kemudian, pada 1 Agustus 2007, saham PT. Bank Finconesia dibeli oleh PT. Dian Intan Perkasa. PT. Dian Intan Perkasa sendiri merupakan perusahaan yang terkait dengan Charoen Pokphand Group di Indonesia yang merencanakan perluasan usaha di bidang keuangan. Dengan demikian, saham PT. Bank Finconesia yang pada saat itu dimiliki oleh Commerzbank Aktiengesellschaft sebesar 51% dan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. sebanyak 48,51% dialihkan menjadi milik PT. Dian Intan Perkasa sebesar 99.51% saham. Nama Bank kemudian dirubah menjadi PT. Bank Agris efektif pada tanggal 5 September 2008 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No : 10/61/KEP.GBI/2008, tertanggal 5 September COMPANY PROFILE PT. Bank Agris, located in Jakarta, established in Initially, it s a financial institution named PT. Finconesia with shareholders (i) Bank Negara Indonesia 1946; (ii) The Nomura Securities Co. Ltd.; (iii) Barclays Bank International Limited; (iv) Manufacturer Hanover International Finance Corporation; (v) The Mitsui Bank Ltd.; (vi) Banque Francaise Du Commerce Exterieur and (vii) Commerzbank Aktiengesellschaft. In 1993, PT. Finconesia which original business license was a financial institution was approved to change into a commercial bank under the name PT. Bank Finconesia based on Indonesian Minister of Finance Decree No. 442/KMK.017/1993 dated 9 March On 11 September 1993, PT. Bank Finconesia was appointed as Collecting Foreign Exchange Bank under the Decree of Department of Finance of the Republic of Indonesia Regional Office VI Budget Directorate General Jakarta No. S-1094/WA.06/ BD.0502/1993 dated 11 September Then on 1 August 2007, the shares of PT. Bank Finconesia were purchased by PT. Dian Intan Perkasa. PT. Dian Intan Perkasa is a company associated with Charoen Pokphand Group in Indonesia and was planning an expansion in the financial sector. Thus, the shares of PT. Bank Finconesia which at that time was owned by Commerzbank Aktiengesellschaft (51%) and PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (48.51%) was purchased by PT. Dian Intan Perkasa which bring total 99.51% of the shares. The Bank s name was changed to PT. Bank Agris, effective on 5 September 2008 based on the Decision of Governor of Bank Indonesia No: 10/61/KEP.GBI/2008, dated 5 September Kepemilikan saham PT. Pertiwi Indonesia (PI) sebesar 0,49% di PT. Bank Agris dimulai pada 16 Februari PT. PI membeli seluruh saham yang dimiliki oleh JP Morgan International Inc, New York pada PT. Bank Agris. Selanjutnya, saham PT. PI tersebut dialihkan kepada Bapak Benjamin Jiaravanon pada 4 April The 0.49% ownership of PT. Pertiwi Indonesia (PI) began on 16 February PT. Pertiwi Indonesia bought entire shares initially owned by JP Morgan International Inc., New York to PT. Bank Agris. Then, this shares were diverted to Mr. Benjamin Jiaravanon on 4 April AKTIVITAS UTAMA PRIMARY ACTIVITIES Dengan usaha Bank Agris yang berfokus pada sektor komersial dan bisnis retail, Bank berkomitmen meningkatkan prosentase pemberian kredit kepada sektor UMKM secara bertahap khususnya sektor pertanian, peternakan serta bisnis retail lainnya agar pertumbuhan kredit dapat berjalan sebagaimana mestinya dan sesuai dengan visi dan misi yang telah dicanangkan oleh Bank. Bank Agris business which is focusing in commercial and retail business, Bank commits to increase percentage of credit distribution in UMKM segmen gradually, especially in agriculture, animal farming, and other retail business in order the credit increase can work as it is and in line with Bank s vision and mission. Dalam hal pendanaan, Bank Agris meningkatkan pengerahan dana masyarakat berupa dana pihak ketiga (DPK) yang berasal dari tabungan maupun giro yang merupakan dana murah menyebabkan konsentrasi dana mahal dalam bentuk deposito menjadi lebih kecil dan tersebar. In terms of funding, Bank Agris increases the deployment of public funds of third-party funds (DPK) comes from savings and current accounts are low-cost funds that will lead to concentration of high-cost in the form of deposits becomes smaller and scattered.

14 24 MANAJEMEN MANAGEMENT MANAJEMEN MANAGEMENT 25 PROSPEK USAHA DI TAHUN MENDATANG Untuk tahun selanjutnya, Bank Agris akan terus berupaya untuk memperluas penyaluran kredit ke sektor komersil dan usaha ritel seperti: perdagangan, industri, properti, infrastruktur berskala kecil menengah dengan tidak mengabaikan sektor agribisnis. Bank Agris akan menyempurnakan kredit konsumsi yang lebih ditujukan kepada karyawan perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan Bank Agris. Dengan penyempurnaan produk ini, kami berharap dapat meningkatkan porsi penyaluran kredit ke sektor usaha kecil dan menengah serta menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan kredit. Meskipun terjadi peningkatan jumlah penyaluran kredit yang cukup signifikan, Bank Agris akan senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dan terus berupaya menjaga agar tingkat kredit bermasalah menjadi seminimal mungkin. Selanjutnya, Bank Agris berencana membuka dan merelokasi beberapa kantor cabang atau kantor kas, di wilayah-wilayah strategis yang merupakan sentra kegiatan bisnis untuk menyalurkan kredit dan penghimpunan DPK. TEKNOLOGI INFORMASI BUSINESS PROSPECTS IN UPCOMING YEAR Next year, Bank Agris will continue to expand loan distribution to commercial and the retail sector such as: trade, industry, property, small and medium-scale infrastructure without ignoring the agribusiness sector. Bank Agris will enhance the consumer credit which is intended to the employees who have been cooperating with Bank Agris. With the consummation of this product, we hope to increase the share of lending to small and medium business sector as being one of credit growth motor. Although there is a significant increasing number of lending, Bank Agris will always apply the precautionary principle and continue to keep the level of non-performing loans happen to a minimum. Furthermore, Bank Agris plans to open and relocate some of our branch or cash offices in strategic areas as the center of business activities for lending and raising third-party funds (DPK). INFORMATION TECHNOLOGY (IT) 4. Produk Trade Finance Letter of Credit Import Bills Letter of Credit Advising (Export) Export Bills Bank Garansi (BG) 5. Produk Remittance (USD, SGD, EURO) Outgoing Incoming PRODUK PENDANAAN Beberapa produk pendanaan telah kami luncurkan guna mendukung kebutuhan nasabah sesuai dengan karakteristik nasabah dalam mengalokasikan menyimpan dana, yaitu : 1. Deposito 2. Giro 3. Tabungan Agris + fasilitas ATM (untuk memberikan kemudahan kepada Nasabah) 4. Tabungan Agris Plus (dengan bunga bertingkat yang cukup tinggi sesuai dengan saldo tabungan). 4. Trade Finance Products Letter of Credit Import Bills Advising of Letter of Credit (Export) Export Bills Bank Guarantee (BG) 5. Produk Remittance (USD, SGD, EURO) Outgoing Incoming FUNDING PRODUCTS Some funding products we have launched to support the needs of customers in accordance with the characteristics of clients in allocating save funds, as follows : 1. Deposits 2. Demand Deposit 3. Tabungan Agris + ATM facilities (to fasilitate customers) 4. Agris Plus (with progressive interests high enough based on the saving amount). Peran teknologi informasi (TI) yang handal merupakan faktor penting dalam mendukung perkembangan usaha dan operasional sebuah Bank. Pengembangan Teknologi Informasi Bank Agris dilakukan secara efektif dan efisien serta disesuaikan dengan kebutuhannya sebagai perbankan retail, rencana ekspansi usaha dan untuk memberikan pelayanan terbaik. Pengembangan juga dilakukan dengan menyediakan produk-produk teknologi informasi terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan melalui layanan profesional dan prinsip kehati-hatian. Bank Agris juga berinvestasi pada sistem informasi terkini untuk mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri karyawan, sehingga mereka siap mendukung perkembangan Bank di masa depan. The role of Information Technology (IT) is powerful in supporting Business Development and operations in a Bank. Development of IT in Bank Agris is done effectively and efficiently and tailored to their needs as retail banking, business and expansion plans in order to provide best service. The development is also carried out in the framework of the provision of IT products will be best given to all stakeholders through professional services and uphold the precoutionary principles. Bank Agris is also continuously investing to current information systems in developing skills and confidence of employees, so that they are ready to support the future development of Bank Agris. LAYANAN ATM BANK AGRIS Untuk pelayanan ATM, Bank Agris bekerjasama dengan Jaringan ATM Prima. Jaringan ATM PRIMA adalah jaringan ATM yang memberikan kemudahan kepada seluruh nasabah bank peserta jaringan untuk melakukan transaksi tarik tunai, cek saldo dan transfer antar bank di seluruh mesin ATM yang berlogo PRIMA. Keunggulan Jaringan ATM Prima: 1. Transaksi tarik tunai, cek saldo dan transfer antar bank di lebih dari ATM bank peserta Jaringan ATM Prima 2. Transaksi dapat dilakukan real time on-line (24 jam non-stop) BANK AGRIS ATM SERVICES Bank Agris work in cooperation with ATM Prima Network. ATM Prima Network gives facilities to all bank s customers who are members of the network. The members of this network can do various transaction suh as cash withdrawal, balance check, and inter-bank transfer in all ATM machines with PRIMA logo. ATM Prima Network Privileges: 1. Cash withdrawal, balance check and inter-bank transfer in more than 43,000 ATM Prima Network member 2. Realtime online transaction (24 hour non-stop) JENIS PRODUK DAN JASA YANG DITAWARKAN TYPES OF PRODUCTS AND SERVICES OFFERED SUKU BUNGA DANA PIHAK KETIGA (DPK) PER DESEMBER 2012: INTEREST RATE FOR THIRD PARTY FUNDS AS OF DECEMBER 2012: PRODUK PEMBIAYAAN Beberapa produk pembiayaan telah kami luncurkan guna mendukung kebutuhan nasabah dalam mengembangkan usahanya, yaitu : 1. Kredit Investasi Kredit Investasi pembiayaan / pembelian barang modal Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) 2. Kredit Modal Kerja Kredit Rekening Koran (Overdraft Loan) Kredit Atas Permintaan / Berulang (Demand / Revolving Loan) Kredit Tetap (Fixed Loan) Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) 3. Kredit Konsumsi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Kredit Pemilikan Kendaraan Bermotor Kredit Multi Guna Kredit Konsumsi Lainnya FINANCING PRODUCT Some types of financing products have been launched to support the needs of customers in developing their businesses, as follows : 1. Investment Loan Investment credit for Financing/purchase of capital goods Micro, Small, and Medium Scale Enterprise Loans 2. Working Capital Loan Current Account Credit (Overdraft Loan). On Demand Credit / Recurring (Demand / Revolving Loan). Permanent Credit (Fixed Loan) Micro, Small, and Medium Scale Enterprise Loans 3. Consumer Loan Housing Loan (KPR) Motor Vehicle Loans Multi Purpose Loan Other Consumer Loans Giro (IDR) : 3.00% % Giro (USD) : 0.10% % Giro (EUR) : 0.00% Tabungan (IDR) : 0.00% % Deposito (IDR) : 7.00% % Deposito (USD) : 1.00% % SUKU BUNGA DASAR KREDIT (SBDK) PER DESEMBER 2012 : Kredit Korporasi : 10.92% Kredit Ritel : 11.92% Kredit Konsumsi KPR : 11.92% Non KPR : 11.92% PRODUK TREASURY Tugas utama Treasury lebih difokuskan pada pemeliharaan likuiditas yang dilakukan dalam transaksi di dealing room. Aktivitas transaksi Treasury berupa transaksi Money Market, Foreign Exchange and Fixed Income. Treasury berkewajiban menjaga posisi likuiditas sesuai dengan kebutuhan liquidity dan Current Account (IDR) : 3.00% % Current Account (USD) : 0.10% % Current Account (EUR) : 0.00% Saving (IDR) : 0.00% % Deposit (IDR) : 7.00% % Deposit (USD) : 1.00% % PRIME LENDING RATE AS OF DECEMBER 2012: Corporate Loan : 10.92% Retail Loans : 11.92% Consumer Loan Housing Loan : 11.92% Non Housing Loan : 11.92% TREASURY PRODUCTS The main task of the Treasury is more focused on maintaining liquidity in transactions conducted in the dealing room. Transaction activities such as Treasury Money Market, Foreign Exchange and Fixed Income. Treasury is obliged to maintain its liquidity as needed to keep the provision of liquidity and Reserve

15 26 MANAJEMEN MANAGEMENT MANAJEMEN MANAGEMENT 27 menjaga agar ketentuan GWM (Giro Wajib Minimum) Rupiah dan Valas yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sesuai dengan ketentuan yang ada. Transaksi Money Market berupa transaksi interbank borrowing and placing. Aktivitas ini dijalankan sesuai ketentuan batas yang telah disetujui oleh Direksi melalui usulan bagian financial institution. Transaksi money market ini selain dilakukan untuk kebutuhan likuditas juga dilakukan untuk transaksi trading maupun arbitrage. Transaksi Foreign Exchange lebih dilakukan untuk melayani permintaan nasabah atas TT dan Bank Note. Treasury juga melakukan transaksi ke bank lain dalam bentuk transaksi valas TOM, TOD, Spot, Swap and Forward. Keseluruhan transaksi Treasury tetap mengacu kepada ketentuan PDN (Posisi Devisa Netto) yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Transaksi Fixed Income dilakukan untuk memanfaatkan akses dana likuiditas yang ada untuk mendapatkan tingkat return yang lebih baik. Aktivitas Transaksi Fixed Income dilakukan secara prudent atas portofolio surat berharga yang berkualitas tinggi dan likuid di pasar, baik berupa Surat Utang Negara maupun Obligasi BUMN/Korporasi. PRODUK TRADE FINANCE AND SERVICE Requirement Statutory (RRS) Rupiah and Foreign Exchange by Bank Indonesia in accordance with existing regulations. Money Market Transactions such as interbank borrowing transactions and placing. These activities are carried out in accordance with the limits approved by the Director through the proposal of the proposal of the financial institution. Money market transaction is made to the need for liquidity and trading and arbitrage transactions. Foreign Exchange Transactions undertaken to better serve customer demand for the TT and Bank Note. Treasury also make transactions with other banks in the form of foreign exchange transaction TOM, TOD, Spot, Forward and Swap. Overall transactions Treasury still refer to the provisions of NOP (Net Open Position) set by Bank Indonesia. Fixed Income Transations made to utilize existing excess liquidity fund to get a better rate of return. Fixed Income Transaction activity conducted prudently on portfolio securities of high quality and liquid in the market in the form of Government Securities and Bonds Owned Enterprises/Corporations. TRADE FINANCE AND SERVICE PRODUCTS PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN DAN TARGET PASAR Target pertumbuhan ekonomi Indonesia ada pada kisaran 6,3 6,5% dikarenakan adanya sinyal positif dari perekonomian dunia yang naik dari 3,5% pada 2012 menjadi 4,1% pada Diprediksi inflasi 2013 sebesar 4,8% tanpa ada kebijakan Pemerintah soal kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuan (BI rate) pada level 5,75 persen hingga akhir BI memandang tingkat suku bunga tersebut masih konsisten dengan tekanan inflasi yang rendah dan terkendali sesuai dengan sasaran inflasi tahun 2012 dan 2013, yaitu 4,5% ± 1%. Melihat kondisi perbankan dan perekonomian di atas masih akan memberikan peluang yang lebih besar bagi Bank Agris untuk meningkatkan penyaluran kredit kepada sektor usaha menengah dan kecil. Sementara Bank tetap optimis dalam menghadapi persaingan yang ketat dalam mendapatkan dana pihak ketiga. SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) Bank Agris telah mengangkat Direksi dan Dewan Komisaris baru yang telah melakukan banyak pembenahan di segala aspek serta meningkatkan komunikasi dengan karyawan dengan tujuan meningkatkan sinergi yang akan berdampak positif pada perkembangan organisasi. ECONOMIC DEVELOPMENT AND MARKET TARGET Indonesia s economic growth target is in the range of 6.3 to 6.5% due to the positive signals from the world economy, which rose from 3.5% in 2012 to 4.1% in Predicted inflation of 4.8% in 2013 without any government policy about basic electricity tariff and fuel oil subsidy. Bank Indonesia will keep its benchmark rate (BI rate) at 5.75 percent until the end of It looks like BI rate is still consistent with low inflation pressure and controlled in accordance with the inflation target in 2012 and 2013, ie 4.5% ± 1%. Seeing the condition of the banks and the economy in still will provide greater opportunity for Bank Agris to increase lending to small and medium sized business sector. Meanwhile the Bank remains optimistic in the face of stiff competition in obtaining third-party funding. HUMAN RESOURCES Bank Agris has appointed new board of directors and commissioners who have organized all aspects and have been more communicative to employees to increase positive synergy in organization development. Produk Trade Finance mencakup layanan: Import Financing yaitu pinjaman yang diberikan kepada nasabah (importir) untuk membayar terlebih dahulu barang yang diimpor. Trust Receipt Loan yaitu pinjaman yang diberikan kepada nasabah (importir) untuk membayar barang yang telah diimpor Export Financing/Pre Export Loan yaitu pinjaman yang diberikan kepada nasabah (eksportir) untuk memproduksi barang yang akan diekspor. Bills Negotiation/Discounting yaitu pinjaman yang diberikan kepada nasabah (eksportir) pada saat barang telah di ekspor tetapi pembayaran belum diterima dari pembeli di luar negeri (importir). Produk Trade Services mencakup layanan: Import Letter of Credit yaitu jasa yang diberikan kepada nasabah (importir) untuk penerbitan L/C dalam rangka pembelian barang dari luar negeri (impor). Export Letter of Credit yaitu jasa yang diberikan kepada nasabah untuk penerusan/advise L/C dalam rangka penjualan barang ke luar negeri (ekspor). Documentary Collection yaitu jasa yang diberikan kepada nasabah (eksportir) untuk mengirimkan dokumen ekspor sekaligus menagihkan pembayarannya kepada pembeli di luar negeri atas barang yang telah dikirimkan; atau sebaliknya, meneruskan dokumen impor sekaligus menagihkan pembayarannya kepada nasabah (importir) atas barang yang telah dibeli. Guarantees and Standby L/C yaitu jasa yang diberikan kepada nasabah untuk penerbitan bank garansi (termasuk Standby L/C) dalam rangka transaksi perdagangan baik di dalam maupun di luar negeri berupa jaminan penawaran, jaminan pelaksanaan ataupun jaminan uang muka Trade Finance Products include the service of: Import Financing : loans given to customers (importers) to pay for imported goods in advance. Trust Receipt Loan: loan given to the customer (importer) to pay for imported goods Export Financing/Pre Export Loan: loan given to customers (exporters) to produce goods to be exported. Bills Negotiation/Discounting: loan given to customers (exporters), when the goods have been exported but not yet received payment from overseas buyer (importer). Trade Service Products include the following services: Import Letters of Credit : services provided to customer (importer) for the issuance of L/C in order to purchase goods from abroad (imports). Export Letter of Credit : services rendered to customer for forwarding/advise L/C in the context of selling goods abroad (exports). Documentary Collection: services provided to customers (exporters) to send the export documents as well as the bill to overseas buyers the goods already been shipped, or otherwhise, to forward the import documents to the client (importer) along with the billl to be settled on goods that have been purchased. Guarantees and Standby L/C: services provided to customers for the issuance of bank guarantees (including standby L /C) within the framework of trade transactions both in and outside the country in the form of bid guarentee, payment implementation guarantee or advance payment guarantee. Perekrutan karyawan terus dilakukan sepanjang tahun untuk mengisi kebutuhan sumber daya sesuai dengan Man Power Planning yang telah ditetapkan di awal tahun. Adapun sampai dengan akhir tahun 2012, jumlah karyawan tetap adalah 151 orang dengan berbagai jenjang pendidikan; SMA, Diploma 1, Diploma 3, Sarjana (mayoritas) dan Pasca Sarjana. Bank Agris juga menyadari bahwa kualitas SDM yang baik didapatkan salah satunya melalui kegiatan pelatihan dan pengembangan. Karena itu, pada tahun 2012 Bank telah mencadangkan 5% dari biaya tenaga kerjanya untuk pelatihan dan pengembangan. Adapun Pelatihan dan pengembangan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2012 : Sertifikasi Manajemen Risiko Service Excellent Analisa Kredit dan Spread Sheet Audit Bidang Treasury Anti Fraud - AML Evaluasi Penyelenggaraan Kliring Advance Kredit, Evaluasi Penyelenggaraan Kliring Risk Based Bank Rating Payroll System Export Collection E-Payment and Security (IT) Rencana Penerapan Basel III dan Diskusi Penggunaan Eksternal Rating dalam Penilaian Risiko Kredit Employee recruitment is continuously conducted during the year to fill vacant positions according to the Manpower Planning as set in the beginning year. By end of year 2012, total permanent employees was 151 persons in various education levels : High School, Diploma 1, Diploma 3, Bachelors degree (majority), and Postgraduate. Bank Agris realizes that one of the ways to have qualified human resources is by giving training and development programs. Therefore in 2012, the bank has reserved 5% personnel expense for the programs. The training and development programs that have been conducted in 2012 : Risk Management Certification Service Excellent Credit Analysis and Spread Sheet Sector Treasury Audit Anti-Fraud-AML Evaluation Operation of Clearing Advance Loans, Evaluation Operation of Clearing Risk Based Bank Rating Payroll System Export Collection Training E-Payment and Security (IT) Base III Implementation Plans and Discussion on the use of External Credit Ratings in the Risk Assessment

16 28 29 MANAJEMEN MANAJEMEN MANAGEMENT MANAGEMENT ASPEK TRANSPARANSI YANG TERKAIT DENGAN KELOMPOK USAHA MR. BENJAMIN JIARAVANON 99,9% 99,9% 99,9% 76,74% PT DIAN INTAN PERKASA (Perdagangan & Jasa) PT NUSA SELARAS MOBILE (Telekomunikasi) PT ALAM PT THREE-G INDONESIA (Telekomunikasi) PT KARYA BANGUN JAYA 61,42% 99,51% 99,9% 91,1% 0,61% PT ASIA MOBILE 99,39% (Telekomunikasi) 0,002% PT MEGA REALITA TRANSPARENCY ASPECTS REGARDING THE BUSINESS GROUP PT BANK AGRIS (d/h PT BANK FINCONESIA) PT MANDIRI REKSA TRANSINDO (Pengangkutan) PT CENTRA PRIMA LESTARI PT PERTIWI INDONESIA 69,99% 8,89% 0, % PT HAKA PROPERTINDO PT CENTRAL PERTIWI RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ tertinggi dalam struktur Bank Agris. Kewenangan yang dimilliki oleh RUPS adalah mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi, mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, mengesahkan perubahan anggaran dasar, memberikan persetujuan atas laporan tahunan, menetapkan alokasi penggunaan laba, menunjuk akuntan publik serta menetapkan jumlah dan jenis kompensasi serta fasilitas lainnya bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi. DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris bertugas memastikan pelaksanaan praktek Tata Kelola Perusahaan di setiap kegiatan Bank Agris. Di samping itu, Dewan Komisaris juga bertanggung jawab untuk melaksanakan pengawasan atas kebijakan Direksi dalam mengelola bank, memberikan nasihat yang berkaitan dengan pengelolaan bank, memberikan arahan tentang rencana strategis bank dan melakukan pengkajian atas pencapaian target. Dewan Komisaris hanya bertanggung jawab kepada RUPS dan senantiasa mengedepankan kepentingan stakeholder. KOMISARIS INDEPENDEN Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris lainnya dan/ atau pemegang saham pengendali atau hubungan lain yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen. Ini didasarkan pada PBI 8/14/PBI/2006 jo. PBI 8/4/PBI/2006. Dari 3 (tiga) orang anggota Dewan Komisaris Bank Agris, 2 (dua) orang anggota Komisaris adalah Komisaris Independen, yaitu dengan anggota sebagai berikut: Komisaris Utama : Paulus Nurwadono Komisaris Independen : Amin Handaya Komisaris Independen : Irwi Indiastuti Tjahjani THE GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS (RUPS) The General Meeting of Shareholders (RUPS) represents the highest hierarchy in the structure of Bank Agris. RUPS has the authority to appoint and dismiss members of the Board of Commissioners and Board of Directors, to evaluate the performance of the Board of Commissioners and Board of Directors, ratification of any change to the articles of Association, to approve the annual report, to determine the appropriation of profit, to appoint public accountant and to determine the amount and type of compensation and other facilities for the members of the Board of Commissioners and Board of Directors. BOARD OF COMMISSIONERS Board of Commissioners ensure the implementation of Corporate Governance practices in Bank Agris s activities. In addition, the Board of Commissioners is also responsible for implementing the policy supervision of the Managing Directors of banks, providing advice relating to the management of the bank, provide direction on the bank s strategic plan and review the achievement of targets. The Board of Commissioners is responsible only to the GMS and always prioritize the interests of stakeholders. INDEPENDENT COMMISSIONERS Independent commissioners are members of the Board of Commissioners who do not have the financial, management, ownership and/or family relationship with the Board of Commissioners and/or controlling shareholders or other relationship which could affect its ability to act independently. This is based on PBI 8/14/PBI/2006 jo. PBI 8/4/PBI/2006. Of 3 (three) members of the Board of Commissioners of BankAgris, 2 (two) members of the commissioners are independent, with the following members: President Commissioner : Paulus Nurwadono Independent Commissioner : Amin Handaya Independent Commissioner : Irwi Indiastuti Tjahjani 98,33% 96% 4% PT ALAM KARYA NUSANTARA ABADI PT KARYA BIMASAKTI JAYA PT ALAM KARYA NUSANTARA 50% PT MULTIRASA NUSANTARA 31 DESEMBER 2012 DIREKSI Direksi bertugas: Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik dalam setiap pengelolaan operasional bank sehari-hari sesuai dengan visi, misi dan Kode Etik Perbankan Mengupayakan pencapaian rencana kerja dan tujuan usaha untuk jangka pendek dan menengah Menjaga nilai aktiva Bank Memastikan tersedianya sumber daya dan mekanisme pengendalian internal yang memadai untuk menghindari kerugian akibat risiko usaha dan risiko operasional Menerapkan praktek Tata Kelola Perusahaan yang baik sesuai dengan standar etika, profesionalisme dan kepekaan sosial yang tinggi demi kepentingan seluruh stakeholder Bank Menindaklanjuti temuan audit internal, audit eksternal, hasil pengawasan Bank Indonesia dan/atau hasil pengawasan otoritas lain DIRECTORS Directors tasks: Implement the principles of good Corporate Governance in all day to day operational management of the bank in accordance with the vision, mission and the Code of Banking Promote the work plan and the achievement of business goals for the short and medium term Maintain the value of Bank assets Ensuring the availability of resources and adequate internal control mechanisms to avoid losses due to business risks and operational risks Applying the practice of good Corporate Governance in accordance with ethical standards, professionalism and high social sensitivity in the interest of all stakeholders Following up on the findings of the internal audit, external audit, the results of the supervision of Bank Indonesia and/or the results of other authorities BMPK (BATAS MAKSIMUM PEMBERIAN KREDIT) Dalam setiap keputusan pemberian kredit, Bank Agris selalu memantau batas maksimum pemberian kredit, baik bagi individu, kelompok maupun pihak-pihak terkait. Sepanjang tahun 2012, tidak terdapat pelanggaran BMPK. Pinjaman yang diberikan kepada pihakpihak terkait per tanggal 31 Desember 2012 mencapai Rp miliar atau 8.20% dari modal bank yang berjumlah Rp miliar LEGAL LENDING LIMIT At any lending decision, Bank Agris constantly monitors the legal lending limit, both for individuals, groups and parties. Throughout 2012, there was no violation of legal lending limit. Loans granted to related parties as at 31 December 2012 reached Rp bilion or 8.20% of bank capital which is Rp billion.

17 30 31 MANAJEMEN MANAJEMEN MANAGEMENT MANAGEMENT Susunan Direksi di Bank Agris adalah sebagai berikut : Direktur Utama : Sia Leng Ho Wakil Direktur Utama : Bang Nathan Christian* Direktur Kepatuhan : Ardian Hak Direktur : Hadi Sunaryo** Direktur : Agus Tjandra Gunawan*** * Efektif setelah mendapat persetujuan Bank Indonesia ** Per 7 Maret 2013 mengundurkan diri dari jabatannya *** Telah disetujui oleh Bank Indonesia pada tanggal 26 Pebruari 2013 KOMITE-KOMITE KOMITE YANG ADA DI BAWAH DEWAN KOMISARIS Komite Audit Komite Audit Bank Agris bertugas melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan audit. Pemantauan dan evaluasi tersebut mencakup antara lain pelaksanaan tugas Satuan Kerja Unit Intern, tidak lanjut temuan internal maupun eksternal, penelaahan terhadap laporan keuangan, memberikan rekomendasi tentang penunjukkan Kantor Akuntan Publik dan memastikan pekerjaannya sesuai dengan standar yang berlaku. Komite Audit juga bertugas untuk menelaah ketaatan bank atas peraturan yang berlaku serta memberikan pendapat independen dan profesional kepada Dewan Komisaris. Komite Pemantau Risiko Disamping Komite Audit, Bank Agris juga telah membentuk Komite Pemantau Risiko seperti yang menjadi syarat dari Bank Indonesia pada PBI No. 8/4/PBI/2006 serta perubahannya PBI No. 8/14/2006. Tugas dari Komite Pemantau Risiko adalah melakukan evaluasi kesesuaian antar kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan serta melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas dari Komite Manajemen Risiko maupun Satuan Kerja Manajemen Risiko. Hasilnya akan digunakan untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris. Komite Remunerasi dan Nominasi Secara garis besar, tugas dan tanggung jawab Komite Remunerasi dan Nominasi antara lain sebagai berikut: Kebijakan Remunerasi Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi dan memberikan rekomendasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk disampaikan dalam RUPS. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi bagi pejabat eksekutif dan pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi. Kebijakan Nominasi Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan dalam RUPS. Merekomendasikan pihak independen yang akan menjadi anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris. The following are Bank Agris Board of Directors: President Director : Sia Leng Ho Vice President Director : Bang Nathan Christian* Compliance Director : Ardian Hak Director : Hadi Sunaryo** Director : Agus Tjandra Gunawan* * Will be effective after obtain approval from Bank of Indonesia ** As of 7 March 2013 has resigned *** Has been approved by Bank of Indonesia on 26 February 2013 COMMITTEES COMMITTEES UNDER BOARD OF COMMISSIONERS Audit Committee Audit Committee is in charge in monitoring and evaluation of the planning and execution of audits. Monitoring and evaluation, among others, including the implementation of Internal Unit Taskforce, follow-up of internal and external findings, a review of financial reports, providing recommendations on the appointment of Public Accounting Firm and ensure that work in accordance with applicable standards. The Audit Committee is also responsible for reviewing the bank compliance regulations as well as provide independent and professional opinions to the Board of Commissioners. Risk Monitoring Committee In addition to the Audit Committee, Bank Agris has also established a Risk Monitoring Committee as a requirement of Bank Indonesia in No. 8/4/PBI/2006 and its amendment PBI No. 8/14/2006. Duties of the Risk Monitoring Committee are to evaluate the suitability of the risk management policy between policy implementation and monitoring and evaluation of performance of duties of the Risk Management Committee and the Risk Management Unit. Results will be used to provide recommendations to the Board of Commissioners. Remuneration and Nomination Committee In general, the duties of Remuneration and Nomination Committee are: Remuneration Policy To evaluate the remuneration policy and provide recommendations to the Board of Commissioners and Board of Directors to be submitted in GMS. To evaluate the remuneration policy for executive officers and employees to be submitted to the Board of Directors. Nomination Policy To develop and provide recommendations about systems and procedures and/or replacement of members in the Board of Commissioners and Board of Directors to the Board of Commissioners to be submitted in GMS. Recommends an independent party that would be a member of the Audit and Risk Monitoring Committee to the Board of Commissioners. KOMITE YANG ADA DI BAWAH DIREKSI Komite Asset-Liability (ALCO) Secara umum, Komite Asset-Liability (ALCO) bertanggung jawab menetapkan kebijakan dan strategi pengelolaan aktiva dan sumber dana (pasiva). Secara lebih khusus, tanggung jawab komite ini adalah pengelolaan likuiditas (jangka pendek). Ruang lingkup tugas dari Komite ALCO di Bank Agris antara lain: Menjaga Posisi Devisa Netto (PDN) Kebijakan harga (pricing) untuk produk-produk pendanaan Penataan Portfolio Investasi Penataan Struktur Neraca Komponen yang menjadi ruang lingkup tugas dari komite ini juga terkait dengan indikator eksternal seperti indikator ekonomi, politik, kebijakan-kebijakan publik serta analisis internal. Komite ALCO di Bank Agris diketuai oleh Direktur Utama dan semua jajaran Direksi serta para kepala divisi terkait sebagai anggota komite, sedangkan sekretaris komite dijabat oleh Kepala Bagian Treasury. Pertemuan Komite ALCO di Bank Agris dilakukan secara rutin setiap bulannya, atau dapat juga dilakukan lebih dari satu kali bila diperlukan dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis dan operasional Bank, perubahan perekonomian atau kebijakan yang dapat berdampak signifikan, atau dapat juga dikarenakan risiko perubahan suku bunga dan juga likuidaitas. Komite Manajemen Risiko Komite Manajemen Risiko Bank Agris bertujuan memastikan pelaksanaan proses dan sistem manajemen risiko dapat berjalan secara efektif. Komite Manajemen Risiko diharapkan mampu memberikan signal risiko terhadap seluruh aktivitas, baik yang terkait bisnis maupun fungsional, secara langsung maupun tidak langsung, sehingga mampu memberikan perlindungan yang memadai bagi Bank Agris terhadap risiko-risiko yang akan dihadapi. Komite Manajemen Risiko diketuai oleh Direktur Utama dan beranggotakan seluruh jajaran Direksi dan juga seluruh Kepala Divisi yang ada dan diselenggarakan rutin setiap bulan. Komite Pengarah Teknologi Informasi Komite Pengarah Teknologi Informasi bertanggung jawab memberikan rekomendasi kepada Direksi yang terkait dengan: Rencana Strategis Teknologi Informasi (Information Technology Strategic Plan) yang searah dengan rencana strategis kegiatan usaha Bank Kesesuaian proyek-proyek teknologi informasi yang disetujui dengan Rencana Strategis Teknologi Informasi Kesesuaian antara pelaksanaan proyek-proyek teknologi informasi dengan rencana proyek yang disepakati (project charter) Kesesuaian teknologi informasi dengan kebutuhan sistem informasi manajemen dan kebutuhan kegiatan usaha Bank COMMITTEES UNDER BOARD OF DIRECTORS Asset-Liability Committee (ALCO) In general, the Asset-Liability Committee (ALCO) is responsible for setting policies and asset management strategies and sources of funds (liabilities). More specifically, it is responsible for managing liquidity (short-term). The scope of task of ALCO, among others: Keep the Net Open Position (NOP) Pricing policy for financing products Structuring the Investment Portfolio Structure of Balance Sheet Arrangement Components of the scope of the committee s task is also associated with external indicators such as economic indicators, political, public policies and internal analysis. ALCO Committee on Bank Agris is chaired by by the president and all the Directors and heads of concerned division as a member of the committee, while the secretary of the committee chaired by the Head of Treasury. ALCO meeting in Bank Agris is held regularly every month, or the meeting may be held more than once when necessary taking into consideration the strategic need of the Bank s operations, economic change or policy that may impact significantly, or due to the risk of changed interest rate and liquidity. Risk Management Committee Risk Management Committee aims to ensure the implementation of risk management processes and systems can be run effectively. The Risk Management Committee is expected to give a signal of risk for all activities, both business and functionally related, directly or indirectly, so as to provide adequate protection for Bank Agris of risks faced. Risk Management Committee is chaired by the President Director with of all members of the Board of Directors and also all existing Division Heads and meeting is held every month. Information Technology Steering Committee Information Technology Steering Committee is responsible for providing recommendations to the Directors relating to: Strategic Plan for Information Technology which is in line with the strategic plan of the business of the Bank Compatibility of information technology projects approved by the Information Technology Strategic Plan Correspondence between the implementation of information technology projects with an agreed project plan (project charter) Compliance with the requirements of information technology and management information system needs of the business of the Bank

18 32 MANAJEMEN MANAGEMENT MITRA USAHA THE CLIENTS 33 Efektivitas langkah-langkah untuk meminimalkan risiko atas investasi Bank pada sektor teknologi informasi agar investasi tersebut memberikan kontribusi terhadap tercapainya tujuan bisnis Bank Pemantauan atas kinerja teknologi informasi dan upaya peningkatannya Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait teknologi informasi yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja pengguna dan penyelenggara secara efektif efisien dan tepat waktu. The effectiveness of measures to minimize the risk of Bank s investment in IT sector so that these investments contribute to the achievement of the Bank s business objectives Monitoring the performance of the information technology and improvement efforts Efforts to settle various issues related to information technology that can not be resolved by the user and the provider unit effectively, efficiently and timely. 1. Airborn Indonesia 2. PT. Bima multi Finance 3. PT. Celebes Artha Ventura 4. PT. Centralindo Tower 5. PT. Gatramas Internusa 6. PT. Intan Baruprana Finance 7. PT. Indosurya Finance 8. PT. Karya Technik Multifinance 9. PT. Trio Propertindo 10. PT. Mandala Multifinance 11. PT. Offshore Indonesia 12. PT. Oilrig Binamas Pratama 13. PT. Putra Persada Perkasa 14. PT. Raga Perkasa Ekaguna 15. PT. Reka Patria Ekaguna 16. PT. Karabha Sakti 17. PT. Horison Mitra Inti

19 PERISTIWA PENTING IMPORTANT EVENTS PERISTIWA PENTING IMPORTANT EVENTS PERESMIAN PERPINDAHAN KANTOR PUSAT DAN KANTOR CABANG UTAMA (KCU) KE WISMA GKBI Peresmian perpindahan Kantor Pusat dan Kantor Cabang Utama PT. Bank Agris yang dilaksanakan pada tanggal 5 November 2012 dari kantor lama, di Jl. Mangga Besar Raya No.107 A, Jakarta Barat 11170, ke kantor baru Wisma GKBI Suite UG-01, Jl. Jendral Sudirman No.28, Jakarta Acara peresmian dilakukan secara sederhana dengan melakukan doa bersama seluruh pimpinan dan karyawan PT. Bank Agris dan para undangan dari pihak-pihak terkait, diantaranya: para nasabah/ mitra usaha, Bank Indonesia, dan beberapa bank lainnya. Pada kesempatan ini juga dilakukan penggunaan perdana mesin ATM Prima yang ditempatkan pada Kantor Cabang Utama. NEW HEAD AND MAIN BRANCH OFFICE OPENING CEREMONY AT WISMA GKBI PT. Bank Agris official head and main branch office moving ceremony was held on 5 November 2012 from old office in Jl. Mangga Besar Raya No. 107A, Jakarta Barat to new office in Wisma GKBI Suite UG- 01, Jl. Jend. Sudirman No. 28, Jakarta The ceremony was held simply by doing prayer with all leaders and employees of PT. Bank Agris and invitation of the parties concerned, such as customers/clients, Bank of Indonesia, and some other banks. On this occasion, Prima ATM machine that is placed on the main branch is being used

20 JARINGAN KANTOR (LOKASI CABANG) OFFICE NETWORK (BRANCH OFFICES) LOKASI ATM BANK AGRIS ATM LOCATIONS OF BANK AGRIS KANTOR PUSAT DAN CABANG UTAMA HEAD OFFICE AND MAIN BRANCH JAKARTA JAKARTA KANTOR PUSAT HEAD OFFICE Wisma GKBI, Suite UG-01 Jl. Jend. Sudirman No. 28 Jakarta Pusat Tlp Fax KANTOR CABANG BRANCH OFFICES KANTOR CABANG UTAMA MAIN BRAIN OFFICE Wisma GKBI, Suite UG-01 Jl. Jend. Sudirman No. 28 Jakarta Pusat Tlp Fax JAKARTA Bank Agris. Wisma GKBI, Suite UG-01, Jl. Jend. Sudirman No. 28, Jakarta BEKERJA SAMA DENGAN JARINGAN ATM PRIMA WORKING CLOSELY WITH A NETWORK OF ATM PRIMA LAMPUNG Jl. Ikan Tongkol Kel. Pesawahan Kec. Teluk Betung Selatan Bandar Lampung Tlp Fax , SOLO Jl. Ronggowarsito No. 2A, Kampung Baru Pasar Kliwon Surakarta Jawa Tengah Tlp Fax MEDAN Jl. Sutomo No. 19E Sidodadi Medan Timur Sumatera Utara Tlp Fax SEMARANG Ruko Mataram Plaza Jl. MT Haryono Blok A/9 Semarang - Jawa Tengah Tlp , Fax Layanan ATM tersedia di seluruh mesin ATM yang berlogo PRIMA di lebih dari ATM Bank Peserta Jaringan ATM PRIMA. ATM service is available throughout the ATM machine using PRIMA logo at more than 43,000 ATM Bank Participants Network of ATM PRIMA. SURABAYA Jl. Mayjend. Sungkono Ruko Darmo Park I Blok 2B No. 19 Surabaya- Jawa Timur Tlp Fax KANTOR CABANG CASH OFFICES LAMPUNG Jl. Jend. Sudirman No. 68F Bandar Lampung Tlp Fax KELAPA GADING Jl. Boulevard Barat Blok LC 8 No. 6 Jakarta Utara Tlp Fax ANCOL Komp Ruko Lodan Center Blok K No. 1 (Gate 2) Ancol Jakarta Utara Tlp Fax INDOCEMENT Wisma Indocement Lt. 12 Jl. Jend. Sudirman Kav Jakarta Selatan Tlp , Fax BOGOR Pusat Grosir Bogor Jl. Perintis Kemerdekaan No. C23 Bogor Jawa Barat Tlp Fax TULANG BAWANG Desa Adiwarna, Kec. Gedong Meneng Kab. Tulang Bawang Lampung Tlp Fax ANCOL / CPI Gedung PT. Charoen Pokphand Indonesia Ancol Barat 8 No. 1 Pademangan - Jakarta Utara Tlp Fax KARAWACI Karawaci Office Park, Blok A No. 28 Jl. Pinangsia Utara Lippo Karawci Tangerang Tlp Fax ALAMAT WEBSITE :

Analisa dan Pembahasan Manajemen

Analisa dan Pembahasan Manajemen Analisa dan Pembahasan Manajemen Laporan Tahunan Annual Report PT Bank Ekonomi Raharja Tbk 212 45 Analisis dan Pembahasan Manajemen Tinjauan Umum General Overview Walaupun krisis global masih melanda dunia,

Lebih terperinci

Sambutan Presiden Komisaris Message from the President Commissioner

Sambutan Presiden Komisaris Message from the President Commissioner Sambutan Presiden Komisaris Message from the President Commissioner Saya menyampaikan apresiasi kepada Direksi atas konsistensinya terhadap penerapan strategi bisnis Perseroan, sehingga berhasil mencapai

Lebih terperinci

CONNECT BETTER TERHUBUNG DENGAN LEBIH BAIK

CONNECT BETTER TERHUBUNG DENGAN LEBIH BAIK 1 2 ANNUAL REPORT LAPORAN TAHUNAN 2014 PT BANK EKONOMI RAHARJA TBK Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Disclaimer and scope of responsibility Laporan Tahunan ini memuat pernyataan kondisi keuangan, hasil

Lebih terperinci

PENCIPTAAN UANG OLEH SISTEM PERBANKAN DAN MULTIPLIER MONETER FE-UKP

PENCIPTAAN UANG OLEH SISTEM PERBANKAN DAN MULTIPLIER MONETER FE-UKP PENCIPTAAN UANG OLEH SISTEM PERBANKAN DAN MULTIPLIER MONETER POKOK-POKOK YANG DI PELAJARI Sistem Bank bercadangan sebagian/ Fractional Reserve System vs Gold Smith Aset perbankan Penciptaan uang oleh system

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 15/15/PBI/2013 TENTANG GIRO WAJIB MINIMUM BANK UMUM DALAM RUPIAH DAN VALUTA ASING BAGI BANK UMUM KONVENSIONAL

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 15/15/PBI/2013 TENTANG GIRO WAJIB MINIMUM BANK UMUM DALAM RUPIAH DAN VALUTA ASING BAGI BANK UMUM KONVENSIONAL PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 15/15/PBI/2013 TENTANG GIRO WAJIB MINIMUM BANK UMUM DALAM RUPIAH DAN VALUTA ASING BAGI BANK UMUM KONVENSIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA,

Lebih terperinci

Indonesia Eximbank: Konsep Implementasi Lembaga Pembiayaan Ekspor di Indonesia

Indonesia Eximbank: Konsep Implementasi Lembaga Pembiayaan Ekspor di Indonesia Indonesia Eximbank: Konsep Implementasi Lembaga Pembiayaan Ekspor di Indonesia Jakarta, Mei 2015 Agenda 1 Profil Indonesia Eximbank 2 Kinerja Keuangan 3 Lesson Learned Bab 1 Profil Indonesia Eximbank (LPEI)

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Manunggal yang bergerak di bidang property developer, didirikan. Alam Sutera Realty Tbk pada 19 September 2007.

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Manunggal yang bergerak di bidang property developer, didirikan. Alam Sutera Realty Tbk pada 19 September 2007. BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Perusahaan PT. Alam Sutera Realty Tbk adalah anak perusahaan dari grup Argo Manunggal yang bergerak di bidang property developer, didirikan oleh Harjanto Tirtohadiguno

Lebih terperinci

LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITAS

LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITAS Laporan Keuangan Publikasi triwulanan Laporan Posisi Keuangan/Neraca PT BANK SINAR HARAPAN BALI JL MELATI NO 65 DENPASAR BALI 80233 Telp (0361) 227076 FAX (0361) 227783 per March 2014 dan 2013 (Dalam Jutaan

Lebih terperinci

INVESTOR NEWS SEPTEMBER 2013

INVESTOR NEWS SEPTEMBER 2013 INVESTOR NEWS SEPTEMBER 2013 Memasuki triwulan III, kinerja BJTM telah mencatatkan pertumbuhan yang cukup menggembirakan baik dalam perolehan asset, pengumpulan Dana Pihak Ketiga. Asset BJTM per September

Lebih terperinci

TUGAS 2 ENGINEERING ECONOMY

TUGAS 2 ENGINEERING ECONOMY TUGAS 2 ENGINEERING ECONOMY TUGAS 3 A manufacturer of off-road vehicles is considering the purchase of dual-axis inclinometers for installation in a new line of tractors. The distributor of the inclinometers

Lebih terperinci

Analisis Dana Pihak Ketiga, Kredit Bermasalah, dan Laba (Studi Kasus PT Bank X Tbk)

Analisis Dana Pihak Ketiga, Kredit Bermasalah, dan Laba (Studi Kasus PT Bank X Tbk) 96 Analisis Dana Pihak Ketiga, Kredit Bermasalah, dan Laba (Studi Kasus PT Bank X Tbk) Heni Rohaeni Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor Wita Juwita Ermawati Departemen

Lebih terperinci

Lebih Besar, Lebih Kuat, Lebih Baik bank bjb 2Q13 Analyst Meeting

Lebih Besar, Lebih Kuat, Lebih Baik bank bjb 2Q13 Analyst Meeting Lebih Besar, Lebih Kuat, Lebih Baik bank bjb 2Q13 Analyst Meeting Daftar Isi Pg. 5 Pg. 10 Pg. 15 Pg. 16 Pg. 19 Pg. 23 Pg. 32 Pg. 37 Ringkasan Kinerja Detail Kredit Detail Dana Pihak Ketiga Kualitas Aktiva

Lebih terperinci

EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ASET TETAP UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Perusahaan Kemasan Plastik di Sidoarjo)

EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ASET TETAP UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Perusahaan Kemasan Plastik di Sidoarjo) EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ASET TETAP UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Perusahaan Kemasan Plastik di Sidoarjo) OLEH : SITI MUAROFAH 3203008308 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS BISNIS

Lebih terperinci

PSAK 63 Pelaporan Keuangan Dalam Kondisi Hiperimplasi. Presented:

PSAK 63 Pelaporan Keuangan Dalam Kondisi Hiperimplasi. Presented: PSAK 63 Pelaporan Keuangan Dalam Kondisi Hiperimplasi IAS 29 Financial i Reporting in Hyperinflationary Economies Presented: Dwi Martani 1 Latar Belakang Laporan keuangan biaya historis dalam kondisi i

Lebih terperinci

PT MATAHARI DEPARTMENT STORE Tbk (Dahulu/Formerly PT PACIFIC UTAMA Tbk) 31 DESEMBER 2010, 2009 DAN 2008 AS AT 31 DECEMBER 2010, 2009 AND 2008

PT MATAHARI DEPARTMENT STORE Tbk (Dahulu/Formerly PT PACIFIC UTAMA Tbk) 31 DESEMBER 2010, 2009 DAN 2008 AS AT 31 DECEMBER 2010, 2009 AND 2008 Halaman 1/ 1 Schedule ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 3 956,105 360,159 822 Cash and cash equivalents Investasi jangka pendek - - 33 Short-term investment Piutang usaha Trade

Lebih terperinci

ABSTRAK. Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi. Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL)

ABSTRAK. Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi. Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL) ABSTRAK Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL) Permasalahan kredit bermasalah merupakan masalah serius yang masih menghantui

Lebih terperinci

Performance Management System: Implementation [Part 4 & 5] Presented by: Josua Tarigan, MBA, CMA, CFP, CSRS

Performance Management System: Implementation [Part 4 & 5] Presented by: Josua Tarigan, MBA, CMA, CFP, CSRS Performance Management System: Implementation [Part 4 & 5] Presented by: Josua Tarigan, MBA, CMA, CFP, CSRS Where Do You Begin Implementing Performance Management? Implement performance management is a

Lebih terperinci

7. Memastikan sistem pengendalian internal telah diterapkan sesuai ketentuan.

7. Memastikan sistem pengendalian internal telah diterapkan sesuai ketentuan. 7. Memastikan sistem pengendalian internal telah diterapkan sesuai ketentuan. 8. Memantau kepatuhan BCA dengan prinsip pengelolaan bank yang sehat sesuai dengan ketentuan yang berlaku melalui unit kerja

Lebih terperinci

Analisa & Pembahasan Manajemen

Analisa & Pembahasan Manajemen Pembuka Pesan Utama Pembahasan Rencana & Strategi Laporan Bisnis Tinjauan Pendukung Bisnis & Manajemen Risiko Pura Ulun Danau Bratan - Bali Sebuah candi air besar yang terletak di tepi barat laut Danau

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 6/ 9 /PBI/2004 TENTANG TINDAK LANJUT PENGAWASAN DAN PENETAPAN STATUS BANK GUBERNUR BANK INDONESIA,

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 6/ 9 /PBI/2004 TENTANG TINDAK LANJUT PENGAWASAN DAN PENETAPAN STATUS BANK GUBERNUR BANK INDONESIA, . PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 6/ 9 /PBI/2004 TENTANG TINDAK LANJUT PENGAWASAN DAN PENETAPAN STATUS BANK GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa dalam rangka menciptakan sistem perbankan yang sehat,

Lebih terperinci

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN BANK & LEMBAGA KEUANGAN 1

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN BANK & LEMBAGA KEUANGAN 1 GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN BANK & LEMBAGA KEUANGAN 1 II. LEMBAGA KAUANGAN A. Lembaga Keuangan 1. Pengertian Lembaga Keuangan Lembaga Keuangan adalah badan usaha yang kekayaannya terutama berbentuk

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/ 20 /PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/ 20 /PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/ 20 /PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA,

Lebih terperinci

KELENGKAPAN DOKUMEN STANDAR OPERASIONAL MANAJEMEN (SOM) DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA 9 KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KOTA SEMARANG

KELENGKAPAN DOKUMEN STANDAR OPERASIONAL MANAJEMEN (SOM) DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA 9 KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KOTA SEMARANG KELENGKAPAN DOKUMEN STANDAR OPERASIONAL MANAJEMEN (SOM) DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA 9 KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KOTA SEMARANG Oleh: ADHYARANI PRISSILIA ADIWASONO NIM : 232007002 KERTAS

Lebih terperinci

Potensi Kenaikan Biaya Pajak Bila SPT Terpisah

Potensi Kenaikan Biaya Pajak Bila SPT Terpisah IES Bulletin Maret 2012 KPMG Hadibroto Potensi Kenaikan Biaya Pajak Bila SPT Terpisah Hal- hal untuk diketahui pasangan dengan NPWP Terpisah Q & A berikut bertujuan untuk menyediakan informasi perpajakan

Lebih terperinci

Q&A Suku Bunga Dasar Kredit/ Prime Lending Rate

Q&A Suku Bunga Dasar Kredit/ Prime Lending Rate Q&A Suku Bunga Dasar Kredit/ Prime Lending Rate Pertanyaan 1 Q : Apa tujuan dikeluarkannya aturan Transparansi Informasi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)? A : Tujuan dari dikeluarkannya kebijakan ini adalah

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 11/ 3 /PBI/2009 TENTANG BANK UMUM SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, GUBERNUR BANK INDONESIA,

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 11/ 3 /PBI/2009 TENTANG BANK UMUM SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, GUBERNUR BANK INDONESIA, PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 11/ 3 /PBI/2009 TENTANG BANK UMUM SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa dalam menghadapi perkembangan perekonomian nasional

Lebih terperinci

INVESTOR NEWS APRIL 2014

INVESTOR NEWS APRIL 2014 INVESTOR NEWS APRIL 2014 Pada bulan April 2014, BJTM menunjukkan performa yang bagus pada banyak aspek sehingga mampu membukukan kenaikan laba bersih sebelum pajak sebesar 24,84% YoY atau ekuivalen sebesar

Lebih terperinci

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya M enyatukan dan Memadukan Sumber Daya Keunggulan kompetitif BCA lebih dari keterpaduan kekuatan basis nasabah yang besar, jaringan layanan yang luas maupun keragaman jasa dan produk perbankannya. Disamping

Lebih terperinci

PENERAPAN AKUNTANSI BERDASARKAN SAK-ETAP STUDY KASUS PADA HOME INDUSTRY OTAK-OTAK BANDENG MULYA SEMARANG. Fakultas Ekonomi dan Bisnis

PENERAPAN AKUNTANSI BERDASARKAN SAK-ETAP STUDY KASUS PADA HOME INDUSTRY OTAK-OTAK BANDENG MULYA SEMARANG. Fakultas Ekonomi dan Bisnis 1 PENERAPAN AKUNTANSI BERDASARKAN SAK-ETAP STUDY KASUS PADA HOME INDUSTRY OTAK-OTAK BANDENG MULYA SEMARANG Oleh : Delviana Sagala Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi Universitas Dian Nuswantoro

Lebih terperinci

BAB II URAIAN TEORI. Anggraeni (2003) melakukan penelitian dengan judul The Foreign

BAB II URAIAN TEORI. Anggraeni (2003) melakukan penelitian dengan judul The Foreign BAB II URAIAN TEORI A. Penelitian Terdahulu Anggraeni (2003) melakukan penelitian dengan judul The Foreign Exchange Exposure pada Bank-Bank yang Go Public di Bursa Efek Jakarta menunjukkan adanya foreign

Lebih terperinci

ACE LIFE DAN BANK CTBC LUNCURKAN EMPAT PRODUK BANCASSURANCE

ACE LIFE DAN BANK CTBC LUNCURKAN EMPAT PRODUK BANCASSURANCE 1 Press Statement UNTUK DISIARKAN SEGERA Kontak Media: Priska Rosalina +62 21 2356 8888 priska.rosalina@acegroup.com ACE LIFE DAN BANK CTBC LUNCURKAN EMPAT PRODUK BANCASSURANCE Jakarta, 19 Juni 2014 PT

Lebih terperinci

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan 158 Profil Singkat BCA Laporan kepada Pemegang Saham Tinjauan Bisnis Pendukung Bisnis Sumber Daya Manusia Filosofi BCA membina pemimpin masa depan tercermin dalam berbagai program pelatihan dan pengembangan

Lebih terperinci

Update Progress Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC) 20 Agustus 2014

Update Progress Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC) 20 Agustus 2014 Update Progress Indonesia Market Committee (IFEMC) 20 Agustus 2014 Outline Tentang IFEMC Aktivitas IFEMC Markets Working Group Visi, Misi & Tujuan IFEMC Fokus & Tema Pendalaman Pasar IFEMC Struktur Organisasi,

Lebih terperinci

Pembahasan Hasil Kinerja Keuangan

Pembahasan Hasil Kinerja Keuangan Pendahuluan Tinjauan Bisnis Pendukung Bisnis Tinjauan Tata Kelola Perusahaan Pembahasan Hasil Kinerja Keuangan TINJAUAN EKONOMI MAKRO INDONESIA TAHUN 2012 Perekonomian Indonesia tumbuh 6,2% di tahun 2012,

Lebih terperinci

PERAN KELEMBAGAAN PERBANKAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH NASIONAL BANK MANDIRI

PERAN KELEMBAGAAN PERBANKAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH NASIONAL BANK MANDIRI PERAN KELEMBAGAAN PERBANKAN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH NASIONAL POKOK BAHASAN I II KONDISI UMKM PERBANKAN KOMITMEN III POLA PEMBIAYAAN UMKM IV KESIMPULAN I KONDISI UMKM PERBANKAN

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Salah satu tolak ukur pembangunan nasional adalah pembangunan ekonomi dimana sektor ekonomi selalu menjadi fokus pemerintah dalam melaksanakan pembangunan

Lebih terperinci

TANYA JAWAB PERATURAN BANK INDONESIA NO.16/21

TANYA JAWAB PERATURAN BANK INDONESIA NO.16/21 TANYA JAWAB PERATURAN BANK INDONESIA NO.16/21 21/PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK 1. Q: Apa latar belakang diterbitkannya PBI

Lebih terperinci

No.11/ 9 /DPbS Jakarta, 7 April 2009 SURAT EDARAN. Kepada SEMUA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA

No.11/ 9 /DPbS Jakarta, 7 April 2009 SURAT EDARAN. Kepada SEMUA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA No.11/ 9 /DPbS Jakarta, 7 April 2009 SURAT EDARAN Kepada SEMUA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Perihal: Bank Umum Syariah Dengan telah diterbitkannya Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/3/PBI/2009 tanggal

Lebih terperinci

KOMITE-KOMITE EKSEKUTIF DIREKSI

KOMITE-KOMITE EKSEKUTIF DIREKSI adalah juga dari pejabat internal perusahaan. 7. Sehubungan dengan rencana pengunduran diri Sdr. Andreas Eddy Susetyo sebagai anggota Komite Pemantau Risiko per 1 Januari 2015, maka Komite merekomendasikan

Lebih terperinci

P U B L I C E X P O S E PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK HOTEL MULIA JAKARTA, 25 APRIL 2014

P U B L I C E X P O S E PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK HOTEL MULIA JAKARTA, 25 APRIL 2014 P U B L I C E X P O S E PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK HOTEL MULIA JAKARTA, 25 APRIL 2014 DAFTAR ISI 1 2 Sekilas Mengenai Sido Muncul Kinerja 2013 3 Hasil RUPS 4 Kinerja Triwulan I Tahun

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 4.1 Profile Binus Center Balikpapan Di era globalisasi yang ketat dengan persaingan bisnis, keberhasilan suatu perusahaan sangat bergantung pada kualitas Sumber Daya Manusia

Lebih terperinci

SAMBUTAN GUBERNUR BANK INDONESIA SERAH TERIMA PENGAWASAN MIKROPRUDENSIAL BANK DARI BANK INDONESIA KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN 31 Desember 2013

SAMBUTAN GUBERNUR BANK INDONESIA SERAH TERIMA PENGAWASAN MIKROPRUDENSIAL BANK DARI BANK INDONESIA KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN 31 Desember 2013 SAMBUTAN GUBERNUR BANK INDONESIA SERAH TERIMA PENGAWASAN MIKROPRUDENSIAL BANK DARI BANK INDONESIA KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN 31 Desember 2013 Yang kami hormati, Menteri Keuangan Republik Indonesia,

Lebih terperinci

Petunjuk GetRate. 1. Masuk ke situs HSBC di 2. Login ke Business Internet Banking.

Petunjuk GetRate. 1. Masuk ke situs HSBC di  2. Login ke Business Internet Banking. Petunjuk GetRate 1. Masuk ke situs HSBC di www.hsbc.co.id. 2. Login ke Business Internet Banking. 3. Masukkan data data yang diminta pada halaman Security Logon. 4. Anda akan masuk ke halaman Internet

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Bank adalah suatu bisnis yang dapat dikatakan unik dan dinamis karena

BAB I PENDAHULUAN. Bank adalah suatu bisnis yang dapat dikatakan unik dan dinamis karena BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Bank adalah suatu bisnis yang dapat dikatakan unik dan dinamis karena lembaga tersebut melakukan bisnis dengan cara menggunakan dana masyarakat untuk memperoleh profit.

Lebih terperinci

Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

Magister Manajemen Univ. Muhammadiyah Yogyakarta II. Pasar Keuangan 1. Pendahuluan Pasar keuangan bisa didefinisikan sebagai bertemunya pihak yang mempunyai kelebihan dana (surplus dana) dengan pihak yang kekurangan dana (defisit dana). Sehingga di pasar

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/21/PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/21/PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 16/21/PBI/2014 TENTANG PENERAPAN PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PENGELOLAAN UTANG LUAR NEGERI KORPORASI NONBANK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

- 1 - UMUM. Mengingat

- 1 - UMUM. Mengingat - 1 - PENJELASAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 9/15/PBI/2007 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DALAM PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI OLEH BANK UMUM UMUM Dalam rangka meningkatkan efisiensi kegiatan

Lebih terperinci

KONSEP PURCHASING POWER PARITY DALAM PENENTUAN KURS MATA UANG

KONSEP PURCHASING POWER PARITY DALAM PENENTUAN KURS MATA UANG KONSEP PURCHASING POWER PARITY DALAM PENENTUAN KURS MATA UANG Yovita Vivianty Indriadewi Atmadjaja Dosen Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi ABSTRAKSI Salah satu konsep

Lebih terperinci

mandiri renminbi Frequently Asked Questions

mandiri renminbi Frequently Asked Questions mandiri renminbi Frequently Asked Questions 1. INFORMASI UMUM Apa perbedaaan antara Renminbi (RMB) dan Chinese Yuan (CNY)? Renminbi (berarti people s currency, mata uang rakyat) merupakan mata uang resmi

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 15/14/PBI/2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 11/10/PBI/2009 TENTANG UNIT USAHA SYARIAH

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 15/14/PBI/2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 11/10/PBI/2009 TENTANG UNIT USAHA SYARIAH PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 15/14/PBI/2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 11/10/PBI/2009 TENTANG UNIT USAHA SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA,

Lebih terperinci

GENERAL CONTRACTOR GENERAL CONTRACTOR

GENERAL CONTRACTOR GENERAL CONTRACTOR GENERAL CONTRACTOR GENERAL CONTRACTOR PT. Cipta Graha Tarumanagara GENERAL CONTRACTOR Contents 01 03 09 10 SEKILAS CGT VISI, MISI & NILAI PERUSAHAAN DAFTAR PROYEK KONTAK GENERAL CONTRACTOR Sekilas CGT

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA. Nomor : 3/10/PBI/2001 TENTANG GUBERNUR BANK INDONESIA,

PERATURAN BANK INDONESIA. Nomor : 3/10/PBI/2001 TENTANG GUBERNUR BANK INDONESIA, PERATURAN BANK INDONESIA Nomor : 3/10/PBI/2001 TENTANG PENERAPAN PRINSIP MENGENAL NASABAH (KNOW YOUR CUSTOMER PRINCIPLES) GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam menjalankan kegiatan usaha,

Lebih terperinci

SUMBER DAN ALOKASI DANA PERBANKAN. Vegitya Ramadhani Putri, SH, S.Ant, MA, LLM

SUMBER DAN ALOKASI DANA PERBANKAN. Vegitya Ramadhani Putri, SH, S.Ant, MA, LLM SUMBER DAN ALOKASI DANA PERBANKAN PASAL 6 a UU PERBANKAN 7/1992 HAL POKOK USAHA BANK ADALAH PEROLEHAN DANA DARI SISI PASIVANYA YANG KEMUDIAN DITEMPATKAN PADA SISI AKTIVA DIMANA AKAN DIPEROLEH KEUNTUNGAN

Lebih terperinci

Standard Chartered Bank dan Super Indo Beri Manfaat Lebih Bagi Para Nasabah

Standard Chartered Bank dan Super Indo Beri Manfaat Lebih Bagi Para Nasabah Standard Chartered Bank dan Super Indo Beri Manfaat Lebih Bagi Para Nasabah Fasilitas Extra Cash Back 10% dan hadiah langsung setiap hari hingga Grand Prize Tiket ke Singapura JAKARTA, 12 Februari 2014

Lebih terperinci

DEFINISI DAN PERKEMBANGAN ERP JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Definisi ERP Daniel O Leary : ERP system are computer based system designed to process an organization s transactions

Lebih terperinci

Garuda Indonesia Perluas Kemitraan Lindung Nilai dengan Bank Internasional Indonesia, Bank Mega, ANZ Indonesia dan Standard Chartered Bank Indonesia

Garuda Indonesia Perluas Kemitraan Lindung Nilai dengan Bank Internasional Indonesia, Bank Mega, ANZ Indonesia dan Standard Chartered Bank Indonesia Siaran Pers Garuda Indonesia Perluas Kemitraan Lindung Nilai dengan Bank Internasional Indonesia, Bank Mega, ANZ Indonesia dan Standard Chartered Bank Indonesia Jakarta, 14 April 2015 - PT Garuda Indonesia

Lebih terperinci

OLEH: IRINA KUSUMA DEWI 3203010217

OLEH: IRINA KUSUMA DEWI 3203010217 PERANCANGAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) SISTEM PENJUALAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN AKTIVIAS PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Distributor Besi Beton di Sidoarjo) OLEH: IRINA KUSUMA DEWI 3203010217

Lebih terperinci

LEMBAGA JASA KEUANGAN LAINNYA OTHER FINANCIAL SERVICE INSTITUTIONS

LEMBAGA JASA KEUANGAN LAINNYA OTHER FINANCIAL SERVICE INSTITUTIONS LEMBAGA JASA KEUANGAN LAINNYA OTHER FINANCIAL SERVICE INSTITUTIONS INDUSTRI KEUANGAN NON BANK Statistik 2012 dan Direktori 2013 Lembaga Jasa Keuangan Lainnya ini diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 13/23/PBI/2011 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 13/23/PBI/2011 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 13/23/PBI/2011 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa

Lebih terperinci

PERJANJIAN BAKU PEMESANAN RUMAH SUSUN DIHUBUNGKAN DENGAN ASAS KESEIMBANGAN BAGI KONSUMEN. Merry Marshella Sipahutar

PERJANJIAN BAKU PEMESANAN RUMAH SUSUN DIHUBUNGKAN DENGAN ASAS KESEIMBANGAN BAGI KONSUMEN. Merry Marshella Sipahutar PERJANJIAN BAKU PEMESANAN RUMAH SUSUN DIHUBUNGKAN DENGAN ASAS KESEIMBANGAN BAGI KONSUMEN Merry Marshella Sipahutar 1087013 Perumahan merupakan kebutuhan utama bagi manusia di dalam kehidupan untuk berlindung

Lebih terperinci

PENGARUH TERHADAP GKAPAN DI BURSA OLEH FAKULTAS BISNIS

PENGARUH TERHADAP GKAPAN DI BURSA OLEH FAKULTAS BISNIS PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCEE DAN KONDISI KEUANGAN TERHADAP LUAS PENGUNG GKAPAN SUKARELA PADAA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA OLEH : STEVEN TANSIL TAN 3203009100

Lebih terperinci

Bab 1 BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN MYOB ACCOUNTING PLUS V.13

Bab 1 BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN MYOB ACCOUNTING PLUS V.13 Bab 1 BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN MYOB ACCOUNTING PLUS V.13 A. MENJALANKAN PROGRAM MYOB ACCOUNTING Setelah yakin komputer Saudara dipasang dan diinstal Software MYOB Accounting Plus versi 13, maka ada 2

Lebih terperinci

M E T A D A T A INFORMASI DASAR

M E T A D A T A INFORMASI DASAR M E T A D A T A INFORMASI DASAR 1 Nama Data : Uang Primer 2 Penyelenggara Statistik : Departemen Statistik Bank Indonesia 3 Alamat : Jl. M.H. Thamrin No. 2 Jakarta 4 Contact : Divisi Statistik Moneter

Lebih terperinci

BAB II ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN

BAB II ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN BAB II ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN A. Arti Penting Analisis Laporan Keuangan Analisis terhadap laporan keuangan suatu perusahaan pada dasarnya karena ingin mengethaui tingkat profitabilitas (keuntungan)

Lebih terperinci

KISI-KISI MATERI UJIAN KOMPETENSI PRODI S-1 MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS INSTITUT PERBANAS

KISI-KISI MATERI UJIAN KOMPETENSI PRODI S-1 MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS INSTITUT PERBANAS KISI-KISI MATERI UJIAN KOMPETENSI PRODI S-1 MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS INSTITUT PERBANAS 1. KOMPETENSI : PERBANKAN SYARIAH No Kompetensi Unsur Kompetensi Dasar Indikator Hasil Belajar Sumber

Lebih terperinci

MATRIKS RINCIAN PENYEMPURNAAN TABEL 1.1 KEGIATAN USAHA BANK UMUM SPI Lama

MATRIKS RINCIAN PENYEMPURNAAN TABEL 1.1 KEGIATAN USAHA BANK UMUM SPI Lama MATRIKS RINCIAN PENYEMPURNAAN TABEL 1.1 KEGIATAN USAHA BANK UMUM Tabel 1.1 Kegiatan Usaha Bank Umum Tabel 1.1 Kegiatan Usaha Bank Umum A Penyaluran Dana (Distribution of Funds) 1 Penyaluran Dana (Distribution

Lebih terperinci

PORTFOLIO ANALYSIS. Seven types of business (Drucker, 1973) PORTFOLIO:

PORTFOLIO ANALYSIS. Seven types of business (Drucker, 1973) PORTFOLIO: PORTFOLIO ANALYSIS Sumber: Marketing Strategy and Competitive Positioning PORTFOLIO: KORPORASI HARUS MEMPERTIMBANGKAN: 1) PRODUK DAN JASA APA YG MENJADI PEMASUKAN KAS DAN KEUNTUNGAN KEPADA KORPORASI. 2)

Lebih terperinci

PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA PT INDONESIA TRANSPORT & INFRASTRUCTURE TBK

PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA PT INDONESIA TRANSPORT & INFRASTRUCTURE TBK PEMBERITAHUAN RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA PT INDONESIA TRANSPORT & INFRASTRUCTURE TBK Direksi PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk ( Perseroan ), dengan ini memberitahukan

Lebih terperinci

No. 14/37/DPNP Jakarta, 27 Desember 2012. Kepada SEMUA BANK UMUM YANG MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA SECARA KONVENSIONAL DI INDONESIA

No. 14/37/DPNP Jakarta, 27 Desember 2012. Kepada SEMUA BANK UMUM YANG MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA SECARA KONVENSIONAL DI INDONESIA No. 14/37/DPNP Jakarta, 27 Desember 2012 S U R A T E D A R A N Kepada SEMUA BANK UMUM YANG MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA SECARA KONVENSIONAL DI INDONESIA Perihal : Kewajiban Penyediaan Modal Minimum sesuai

Lebih terperinci

ANALISIS PERHITUNGAN UNIT COST PELAYANAN SIRKUMSISI DENGAN PENDEKATAN ABC DI KLINIK SETIA BUDI JAMBI. Tesis

ANALISIS PERHITUNGAN UNIT COST PELAYANAN SIRKUMSISI DENGAN PENDEKATAN ABC DI KLINIK SETIA BUDI JAMBI. Tesis ANALISIS PERHITUNGAN UNIT COST PELAYANAN SIRKUMSISI DENGAN PENDEKATAN ABC DI KLINIK SETIA BUDI JAMBI Tesis Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Strata 2 Program Studi Manajemen

Lebih terperinci

No.16/24/DKEM Jakarta, 30 Desember 2014 S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA KORPORASI NONBANK DI INDONESIA

No.16/24/DKEM Jakarta, 30 Desember 2014 S U R A T E D A R A N. Kepada SEMUA KORPORASI NONBANK DI INDONESIA No.16/24/DKEM Jakarta, 30 Desember 2014 S U R A T E D A R A N Kepada SEMUA KORPORASI NONBANK DI INDONESIA Perihal : Penerapan Prinsip Kehati-hatian dalam Pengelolaan Utang Luar Negeri Korporasi Nonbank.

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/ 1 /PBI/2011 TENTANG PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/ 1 /PBI/2011 TENTANG PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/ 1 /PBI/2011 TENTANG PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa kesehatan bank merupakan sarana

Lebih terperinci

Dasar-Dasar Obligasi. Pendidikan Investasi Dua Bulanan. Cara Kerja Obligasi

Dasar-Dasar Obligasi. Pendidikan Investasi Dua Bulanan. Cara Kerja Obligasi September 2010 Dasar-Dasar Pasar obligasi dikenal juga sebagai pasar surat utang dan merupakan bagian dari pasar efek yang memungkinkan pemerintah dan perusahaan meningkatkan modalnya. Sama seperti orang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya

BAB I PENDAHULUAN. Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat ini, dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan di masa datang. 1 Dalam

Lebih terperinci

7 SUMBER DAYA MANUSIA

7 SUMBER DAYA MANUSIA 7 SUMBER DAYA MANUSIA Dalam implementasi manajemen sumber daya manusia, kami menerapkan budaya sharing session sebagai bentuk aktivitas mempertajam nilai organisasi Perseroan. Pencapaian positif dalam

Lebih terperinci

Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing

Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Perbedaan pasar uang dan pasar modal yaitu: 1. Instrumen yang diperjualbelikan pasar modal yang diperjualbelikan adalah adalah surat-surat berharga jangka panjang seperti

Lebih terperinci

PENJELASAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 5/8/PBI/2003 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM

PENJELASAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 5/8/PBI/2003 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM PENJELASAN ATAS PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 5/8/PBI/2003 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM UMUM Kegiatan usaha Bank senantiasa dihadapkan pada risiko-risiko yang berkaitan erat dengan

Lebih terperinci

KRITERIA ANNUAL REPORT AWARD 2014*)

KRITERIA ANNUAL REPORT AWARD 2014*) ANNUAL REPORT AWARD 2014*) Kriteria penilaian ini dibagi menjadi 8 klasifikasi: 1. Umum: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi ini sebesar 2% 2. Ikhtisar Data Keuangan Penting: Bobot keseluruhan untuk klasifikasi

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 5/8/PBI/2003 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM GUBERNUR BANK INDONESIA,

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 5/8/PBI/2003 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM GUBERNUR BANK INDONESIA, PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 5/8/PBI/2003 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK UMUM GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa situasi lingkungan eksternal dan internal perbankan mengalami

Lebih terperinci

Penawaran Umum Berkelanjutan Agung Podomoro Land I Tahap II Tahun 2014.

Penawaran Umum Berkelanjutan Agung Podomoro Land I Tahap II Tahun 2014. Kepada Yth. Bapak/Ibu : Nasabah PT. Phillip Securities Indonesia Pimpinan/Sales Kantor Cabang PT. Phillip Securities Indonesia Sales PT. Phillip Securities Indonesia di- Tempat ================================================================

Lebih terperinci

LAPORAN KEUANGAN. Pengertian Laporan Keuangan

LAPORAN KEUANGAN. Pengertian Laporan Keuangan BAB 3 LAPORAN KEUANGAN Tujuan Pengajaran: Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan mampu : 1. Menjelaskan pengertian laporan keuangan 2. Membedakan dan menggolongkan jenis aktiva dan pasiva 3.

Lebih terperinci

LAPORAN PENGELOLAAN PINJAMAN DAN HIBAH EDISI MARET 2015

LAPORAN PENGELOLAAN PINJAMAN DAN HIBAH EDISI MARET 2015 LAPORAN PENGELOLAAN PINJAMAN DAN HIBAH EDISI MARET 2015 Direktorat Pinjaman dan Hibah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Direktorat Pinjaman dan Hibah merupakan

Lebih terperinci

APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA HOTEL X DI MAKASAR

APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA HOTEL X DI MAKASAR Seminar Nasional Teknologi Informasi 2010 1 APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA HOTEL X DI MAKASAR Andreas Handojo 1) Elsye Yohannes 2) Agustinus Noertjahyana 3) 1,2,3) Jurusan Teknik Informatikan

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata kunci : Fluktuasi kurs, Ekspor, Impor, Peramalan. iii. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Kata kunci : Fluktuasi kurs, Ekspor, Impor, Peramalan. iii. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Beberapa tahun terakhir ini kurs tukar IDR/USD terus mengalami fluktuasi yang tidak dapat diprediksi. Akibatnya para pelaku pasar sulit untuk menentukan pada saat kapan mereka harus melakukan ekspor

Lebih terperinci

ANALISIS NON PERFORMING LOAN DAN LOAN DEPOSIT TO RASIO BKK KECAMATAN SEDAN KABUPATEN REMBANG

ANALISIS NON PERFORMING LOAN DAN LOAN DEPOSIT TO RASIO BKK KECAMATAN SEDAN KABUPATEN REMBANG ISSN : 197 634 ANALISIS NON PERFORMING LOAN DAN LOAN DEPOSIT TO RASIO TERHADAP KESEHATAN PD. BANK PERKREDITAN RAKYAT BKK ( The Analisis of Non Performing Loan (NPL) and Loan Deposit To Ratio (LDR) Toward

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PUNGUTAN OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PUNGUTAN OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG PUNGUTAN OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

SEKILAS TENTANG PERAN LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK DALAM INDUSTRI PASAR MODAL

SEKILAS TENTANG PERAN LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK DALAM INDUSTRI PASAR MODAL SEKILAS TENTANG PERAN LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK DALAM INDUSTRI PASAR MODAL oleh : Sungkana Pendahuluan Seiring dengan semakin menigkatnya industri Pasar Modal, peran penting perusahaan Pemeringkat Efek

Lebih terperinci

Bentuk Permohonan Izin Prinsip/Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal Application form for Principle License / Investment Expansion Principle License

Bentuk Permohonan Izin Prinsip/Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal Application form for Principle License / Investment Expansion Principle License LAMPIRAN I-A PERATURAN KEPALA BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN DAN TATA CARA PERIZINAN DAN NONPERIZINAN PENANAMAN MODAL REGULATION OF THE CHAIRMAN

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 3/22/PBI/2001 TENTANG TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN BANK GUBERNUR BANK INDONESIA,

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 3/22/PBI/2001 TENTANG TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN BANK GUBERNUR BANK INDONESIA, PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 3/22/PBI/2001 TENTANG TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN BANK GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa dalam rangka menciptakan disiplin pasar (market discipline) perlu diupayakan

Lebih terperinci

Full service integrated securities company

Full service integrated securities company PT Trimegah Securities Tbk Paparan Publik / Public Expose IDX - TRIM Bloomberg TRIM IJ 25 Juni 2009 The Sultan - Jakarta Agenda 1. Profil Perusahaan 2. Kegiatan Usaha 3. Kinerja Keuangan 4. Rencana Usaha

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS BUKU BESAR DAN PELAPORAN. Awalludiyah Ambarwati

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS BUKU BESAR DAN PELAPORAN. Awalludiyah Ambarwati SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS BUKU BESAR DAN PELAPORAN Awalludiyah Ambarwati Accounting Information Systems Fungsi Utama Mengumpulkan dan mengatur data dari sumber-sumber berikut Semua sub sistem SIA

Lebih terperinci

PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA OLEH: MIKAEL ANTHONY SUGAMA 3203009303 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS BISNIS

Lebih terperinci

PUSAT INVESTASI PEMERINTAH (PIP) MINISTRY OF FINANCE RI. INDONESIA EBTKE CONFERENCE AND EXHIBITION 2014 Jakarta, 5 June 2014

PUSAT INVESTASI PEMERINTAH (PIP) MINISTRY OF FINANCE RI. INDONESIA EBTKE CONFERENCE AND EXHIBITION 2014 Jakarta, 5 June 2014 PUSAT INVESTASI PEMERINTAH (PIP) MINISTRY OF FINANCE RI INDONESIA EBTKE CONFERENCE AND EXHIBITION 2014 Jakarta, 5 June 2014 A B C D SEKILAS TENTANG PIP PERAN PIP UNTUK ENERGI TERBARUKAN DAN EFISIENSI ENERGI

Lebih terperinci

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI SURAT PERNYATAAN KARYA ASLI SKRIPSI

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI SURAT PERNYATAAN KARYA ASLI SKRIPSI ABSTRACT National Program for Community Empowerment in Rural Areas (PNPM MP) is one of the mechanisms used community development program PNPM in an effort to accelerate poverty reduction and expansion

Lebih terperinci

AKUNTANSI BIAYA MODUL 3 HARGA POKOK PENJUALAN & IKHTISAR RUGI LABA

AKUNTANSI BIAYA MODUL 3 HARGA POKOK PENJUALAN & IKHTISAR RUGI LABA AKUNTANSI BIAYA MODUL 3 HARGA POKOK PENJUALAN & IKHTISAR RUGI LABA Oleh Ir. Betrianis, MSi Departemen Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Indonesia DEPOK 2006 TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari

Lebih terperinci

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/14/PBI/2011 TENTANG PENILAIAN KUALITAS AKTIVA BAGI BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/14/PBI/2011 TENTANG PENILAIAN KUALITAS AKTIVA BAGI BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR: 13/14/PBI/2011 TENTANG PENILAIAN KUALITAS AKTIVA BAGI BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa kelangsungan

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI PENYERAHAN DATA DOKUMEN NASABAH TERHADAP PEDAGANG VALUTA ASING BUKAN BANK (STUDI KASUS: P.T. RASYA JAYA SEJAHTERA)

IMPLEMENTASI PENYERAHAN DATA DOKUMEN NASABAH TERHADAP PEDAGANG VALUTA ASING BUKAN BANK (STUDI KASUS: P.T. RASYA JAYA SEJAHTERA) IMPLEMENTASI PENYERAHAN DATA DOKUMEN NASABAH TERHADAP PEDAGANG VALUTA ASING BUKAN BANK (STUDI KASUS: P.T. RASYA JAYA SEJAHTERA) Oleh Ivana Bunga Wahyuni I Wayan Wiryawan Anak Agung Sri Indrawati Hukum

Lebih terperinci

SERI OBLIGASI NEGARA INDONESIA Mata Uang IDR, Obligasi Ritel. Halaman 1 dari 8

SERI OBLIGASI NEGARA INDONESIA Mata Uang IDR, Obligasi Ritel. Halaman 1 dari 8 SERI OBLIGASI NEGARA INDONESIA Mata Uang IDR, Obligasi Ritel Halaman 1 dari 8 SERI OBLIGASI NEGARA INDONESIA PERINGATAN RISIKO PENTING! 1. Harga Obligasi dipengaruhi oleh fluktuasi pasar. Investor dapat

Lebih terperinci