IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENGELOLAAN KELAS YANG DINAMIS

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBINAAN KINERJA GURU DI SD NEGERI DRAJIDAN BOYOLALI

PEMBELAJARAN UNGGAH-UNGGUHING BAHASA JAWA SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA KELAS 5 SD MUHAMMADIYAH PK BOYOLALI

PERSEPSI GURU TERHADAP PENILAIAN AUTENTIK YANG TELAH DISEMPURNAKAN DALAM PERMENDIKBUD NOMOR 23 TAHUN 2016 DI SD MUHAMMADIYAH PROGRAM KHUSUS KOTTABARAT

PENGGUNAAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI GESIKAN TAHUN AJARAN 2013/2014

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA KELAS ATAS SD MUHAMMADIYAH 16 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Diajukan Oleh: ARISKA DEVIE PRADISTA A

PERAN PENDIDIK DALAM MEMBIMBING PESERTA DIDIK DYSCALCULIA PADA SISWA KELAS III SD MUHAMMADIYAH 16 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MEMBENTUK MORAL SISWA DI SD MUHAMMADIYAH 23 SEMANGGI SURAKARTA TAHUN 2016/2017

PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS DALAM KEGIATAN SHALAT DHUHA DAN ZUHUR BERJAMAAH DI SD MUHAMMADIYAH 3 NUSUKAN SURAKARTA TAHUN AJARAN

Oleh : Destyana Ayu Wulandari A

Diajukan oleh: ALFIAN CHANDRA PUSPITA A

Oleh: IMA NUR FITRIANA A

IMPLEMENTASI MIRA (MORNING IQRA ) SEBAGAI PENGUATAN KETERAMPILAN MEMBACA IQRA KELAS II SD MUHAMMADIYAH 21 BALUWARTI TAHUN PELAJARAN 2016/2017

PENANAMAN KARAKTER RELIGIUS DAN TANGGUNG JAWAB UNTUK SISWA KELAS 2 MIM PK KARTASURA BERDASARKAN BUKU DO A YUK BERDO A BERSAMA SAHABAT BINTANG

PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI I TRUCUK DENGAN MEDIA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

IMPLEMENTASI GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DEMOKRATIK DALAM MENGEMBANGKAN SEKOLAH EFEKTIF DI SD MUHAMMADIYAH 16 KARANGASEM TAHUN PELAJARAN

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN STRATEGI THINK TALK WRITE (TTW) DI SD NEGERI 02 PULOSARI

KARAKTER KREATIFITAS DAN KEMANDIRIAN PADA SISWA

Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Diajukan Oleh: YUNI SETYO PURBANINGSIH A

PROGRAM PEMBIASAAN SISWA SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH XI MANGKUYUDAN SURAKARTA DALAM MEMBANGUN KARAKTER RELIGIUS

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG PECAHAN MELALUI MODEL CIRC PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI RAHAYU TAHUN AJARAN 2012/2013

PENANAMAN KARAKTER RELIGIUS DAN TANGGUNG JAWAB UNTUK SISWA KELAS 2 MIM PK KARTASURA BERDASARKAN BUKU DO A YUK BERDO A BERSAMA SAHABAT BINTANG

PENERAPAN MODEL MIND MAP DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SOKAWERA TAHUN AJARAN 2014/2015

NASKAH PUBLIKASI. Oleh. Okta Sulistiani 1, Sutama 2, dan Idris Harta 3. Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP UMS,

PENERAPAN KONSELING KELOMPOK BAGI SISWA YANG BERPERILAKU NEGATIF DALAM PENYESUAIAN DIRI DENGAN LINGKUNGAN KELAS 5 SDN 09 NGRINGO, JATEN, KARANGANYAR

MANFAAT PENGGUNAAN BUKU PENGHUBUNG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI GURU DENGAN ORANG TUA SISWA KELAS IIA SD MUHAMMADIYAH 3 NUSUKAN SURAKARTA

KONSELING KELOMPOK DENGAN STRATEGI PENGELOLAAN DIRI UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 1 TRIWARNO

Diajukan Oleh: Mulat Handayani A

IMPLEMENTASI MODEL COOPERATIVE LEARNING

IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH 1 KETELAN SURAKARTA

PENGELOLAAN KURIKULUM ADAPTIF MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA PROGRAM SEKOLAH CLUSTER DI SMKN 2 PURWODADI TESIS

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA UNTUK SISWA KELAS III SD NEGERI PONCOWARNO TAHUN AJARAN 2013/2014

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan BAB I

IDENTIFIKASI HAMBATAN-HAMBATAN GURU DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS III A SEKOLAH INKLUSI SDN GIWANGAN YOGYAKARTA

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI BERBASIS KARAKTER DI PAUD NURUL WATHON SEMARANG

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI. Agustina Dwi Respati Wahyu Adi Muhtar

PENDAHULUAN Pembangunan di bidang pendidikan merupakan suatu hal yang penting dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk mewujudkan

PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH

Oleh: LILIS SETIYOWATI A

PENGGUNAAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN MEDIA BENDA KONKRET

PENCAPAIAN STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK GURU SEKOLAH DASAR NEGERI NGRUKEMAN KECAMATAN KASIHAN KABUPATEN BANTUL

PENGGUNAAN TEKNIK THINK PAIR SHARE DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SDN 1 SIDOGEDE

Nur Khasananah 1, Triyono 2, Joharman 3 FKIP, PGSD Universitas Sebelas Maret

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA FLASH CARD PADA ANAK KELOMPOK B DI TK AL-ISLAM 10 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016

ANALISIS KEMAMPUAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PENILAIAN KURIKULUM 2013 DI SDIT MUHAMMADIYAH AL-KAUTSAR TAHUN 2016/2017

PENGELOLAAN PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERKARAKTER DI SDN KEPATIHAN JEBRES SURAKARTA TAHUN 2016/2017 TESIS

IMPLEMENTASI MODEL PENGELOMPOKAN PESERTA DIDIK DALAM KELAS PARALEL DI SD MUHAMMADIYAH 8 JAGALAN KELAS V TAHUN AJARAN 2016/2017

IMPLEMENTASI NORMA KESOPANAN PADA PERILAKU MAHASISWA PENDATANG DI DESA GONILAN KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2017

PEGGUNAAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS III SD NEGERI TANJUNGREJO TAHUN AJARAN 2012/2013

PENERAPAN OUTDOOR LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK KELOMPOK B1 TK AISYIYAH NUSUKAN I SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016

PENINGKATAAN KEAKTIFAN BELAJAR IPS MELALUI PENERAPAN STRATEGI STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS

UPAYA MENINGKATAN PERHATIAN BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MIND MAPPING DI KELAS IV A SD MUHAMMADIYAH 14 DANUKUSUMAN SURAKARTA TAHUN 2015/2016

IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING

Oleh: LITA AYU SOFIANA A

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PKn BERBASIS KARAKTER BANGSA (Studi Situs SMA Negeri 1 Kaliwungu) TESIS

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DAN BUDAYA BANGSA. DALAM PEMBELAJARAN PKn TERHADAP SISWA KELAS V SD N WIRUN TAHUN AJARAN 2012/2013 NASKAH PUBLLIKASI

PENERAPAN MODEL RME DENGAN MEDIA KONKRET DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V

Naskah Publikasi Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Program Studi Srata-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Keywords: Directed-Reading-Thinking-Activity (DRTA), images, reading comprehension

ANALISIS KEMAMPUAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PENILAIAN KURIKULUM 2013 DI SDIT MUHAMMADIYAH AL-KAUTSAR TAHUN 2016/2017

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN BERMUATAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA KELAS BAWAH DI SDII AL ABIDIN SURAKARTA TESIS

PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN BAGI SISWA KELAS V SD

ARTIKEL ADE AGUS PUTRA NPM.

Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan

INTERNALISASI NILAI SOFT SKILL DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SMK MUHAMMADIYAH DELANGGU TAHUN 2016/2017

Artikel Publikasi Ilmiah untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai Gelar Sarjana Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Oleh : Ambar Budi Suprihatin ( ) Abstract

PERAN KAUM URBAN DALAM MENJAGA KEGOTONGROYONGAN DI MASYARAKAT PERKOTAAN (Studi Kasus: Buntarejo, RT 01/04, Kadokan, Grogol, Sukoharjo Tahun 2017)

IMPLEMENTASI PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN DAN MANDIRI DALAM EKSTRAKURIKULER TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

KEDISIPLINAN GURU DALAM UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMK WAHYU MAKASSAR. Andi Riswayanti Putri Pendidikan Sosiologi FIS-UNM

PENINGKATAN PENERAPAN KONSEP PESAWAT SEDERHANA MELALUI PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT

454 Penerapan Model Pembelajaran

PENDIDIKAN NILAI NASIONALISME DI SD NEGERI 2 WATES KULON PROGO

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM BERORIENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DI MTs NEGERI SRAGEN

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI PENERAPAN STRATEGI PICTURE AND PICTURE DENGAN MEDIA POWERPOINT

PUBLIKASI ILMIAH AFRINA NUR BAITI A

KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 3 WIROSARI GROBOGAN TESIS. Diajukan Kepada :

diartikan sebagai praktik menularkan informasi atau pengajaran. Untuk menjadikan pengajaran efektif, pembelajar hendaknya dipahami sebagai seseorang

PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MEMBENTUK MORAL SISWA DI SD MUHAMMADIYAH 23 SEMANGGI SURAKARTA TAHUN 2016/2017

PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI STRATEGI DISCOVERY LEARNING PADA SISWA SMP NASKAH PUBLIKASI

PENERAPAN MEDIA PAPAN FLANEL DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA TENTANG BANGUN DATAR SISWA KELAS III SDN 1 PANJER

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBIASAAN MENYANYIKAN LAGU WAJIB NASIONAL PADA SISWA KELAS ATAS DI SDM 21 SURAKARTA

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA TENTANG DAUR AIR PADA SISWA KELAS V SDN 1 PEJAGOAN TAHUN AJARAN

TINGKAT KESIAPAN GURU DAN PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPA DALAM KURIKULUM 2013 KELAS VII DI SMP MUHAMMADIYAH 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015

AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI DALAM PRAKTIKUM STUDI KASUS DI LABORATORIUM PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Key words: media, motivation, learning achievement

PENGELOLAAN KEDISIPLINAN DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMK ASTA MITRA PURWODADI TESIS

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INDEX CARD MATCH

Keywords: Open Ended Learning, multimedia, mathematic

PENGELOLAAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SMP NEGERI 3 PURWOREJO

PENERAPAN MODEL TGT UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAUR AIR

Transkripsi:

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENGELOLAAN KELAS YANG DINAMIS PUBLIKASI ILMIAH Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Oleh: YUNUS BAGUS PANUNTUN A 510 120 045 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2016

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENGELOLAAN KELAS YANG DINAMIS Abstrak Penelitan ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pemahaman guru tentang pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 5 Surakarta 2) Mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter melalui pengelolaan kelas yang dinamis di SD Muhammadiyah 5 Surakarta 3) Mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang ditanamkan melalui pengelolaan kelas yang dinamis di SD Muhammadiyah 5 Surakarta 4) Mendeskripsikan kendala yang dialami guru dalam implementasi pendidikan karakter melalui pengelolaan kelas yang dinamis di SD Muhammadiyah 5 Surakarta 5) Mendeskripsikan solusi dalam penanaman nilai-nilai karakter melalui pengelolaan kelas yang dinamis di SD Muhammadiyah 5 Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif (Qualitative Research) dengan desain penelitian studi kasus. Informan penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data dianalisis melalui langkah-langkah reduksi data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan pengelolaan kelas yang dinamis seperti mengadakan analisis sosial, pengaturan posisi tempat duduk, mengatasi masalah kedisiplinan, memanfaatkan perpustakaan, dan mengefektifkan papan tulis dapat membentuk nilai-nilai karakter religius, disiplin, bersahabat, gemar membaca, peduli lingkungan, mandiri, dan rasa ingin tahu peserta didik. Dengan demikian penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi pendidikan karakter melalui pengelolaan kelas yang dinamis dapat membentuk nilai-nilai karakter peserta didik kelas rendah di SD Muhammadiyah 5 Surakarta tahun ajaran 2015/2016. Kata kunci: karakter, pendidikan karakter, pengelolaan kelas yang dinamis. Abstract This research aims to: 1) Know the teachers' understanding of character education in SD Muhammadiyah 5 Surakarta 2) Describe the implementation of character education through the management of dynamic classes in SD Muhammadiyah 5 Surakarta 3) Describe the character values instilled through the management of dynamic classes in SD Muhammadiyah 5 Surakarta 4) Describe the constraints experienced teachers in the implementation of character education through dynamic classroom management in SD Muhammadiyah 5 Surakarta 5) Describe the solution in the cultivation of character values through dynamic classroom management in SD Muhammadiyah 5 Surakarta. This type of research is qualitative research) with case study research design. The informants are teachers and learners low grade. Data collection techniques used were observation, interviews, documentation, and field notes. Data were analyzed through the steps of data reduction and conclusion. Mechanical data validity checking is done by triangulation of sources and methods. The results showed that the management measures dynamic classes such as conducting social analysis, setting the seat position, resolve discipline problems, use the library, and to activate the whiteboard can shape the values of religious character, discipline, friendship, love reading, caring environment, independent, and curiosity of learners. This study therefore concluded that the implementation of character education through dynamic classroom management can shape character values in the lower grade students of SD Muhammadiyah 5 Surakarta academic year 2015/2016. Keywords: character, character education, dynamic classroom management. 5

1. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan suatu hal yang penting bagi kehidupan manusia. Manusia tanpa pendidikan seperti kendaraan tanpa roda yang tidak akan mengalami kemajuan. Pendidikan secara umum bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan sumber daya manusia yang handal dan utuh demi terciptanya bangsa yang unggul. Suatu sistem pendidikan dapat dikatakan berkualitas apabila proses pembelajaran yang dilaksanakan berlangsung dengan menarik dan menantang bagi peserta didik sehingga menumbuhkan semangat dalam belajar. Pendidikan tidak hanya menghasilkan pribadi yang memiliki kecerdasan intelektual tetapi juga pribadi yang memiliki kepribadian terpuji yang tercermin dalam tindakan-tindakan positif demi terciptanya peradaban bangsa yang mulia. Pendidikan karakter sangat penting dilakukan karena bangsa Indonesia membutuhkan individu yang handal, bermoral, cerdas, dan kompetitif dalam menghadapi dunia global. Lembaga pendidikan khususnya sekolah dipandang sebagai tempat yang strategis bagi pembentukan karakter peserta didik. Menurut Salahudin dan Irwanto Alkrienciehie (2013: 250) implementasi pendidikan karakter dapat dilaksanakan melalui 3 hal, yakni kegiatan akademik, ekstrakurikuler dan kokurikuler, dan penguatan di rumah dan masyarakat. Kegiatan akademik berupa kegiatan pembelajaran di kelas dapat dilakukan dengan pengelolaan kelas yang baik. Menurut Rohani (2010:143-144) pengelolaan kelas menunjuk kepada kegiatan-kegiatan yang menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Sartika (2014) berjudul Peran Guru dalam Pengelolaan Kelas di SD Negeri 44/1 Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batanghari menyimpulkan bahwa keterampilan guru dalam mengembangkan pelajaran serta keterampilan dalam pengelolaan kelas sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran di SD Negeri 44/1 Padang Kelapo kecamatan Maro Sebo Ulu kabupaten Batanghari. Dengan adanya pengelolaan kelas yang baik dapat merangsang minat belajar siswa serta memberikan rasa aman dan kepuasan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Pengelolaan kelas yang baik tersebut dapat dilakukan dengan tindakan pengelolaan kelas yang dinamis yang dapat mempermudah menerapkan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran seperti memanfaatkan perpustakaan sekolah sebagai langkah dalam menumbuhkan minat baca peserta didik. Mengingat betapa pentingnya pendidikan karakter untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian sebagai upaya untuk mengetahui lebih lanjut penanaman nilai karakter di SD Muhammadiyah 5 Surakarta. Maka penulis mengambil judul tentang Implementasi Pendidikan Karakter melalui Pengelolaan Kelas yang Dinamis di SD Muhammadiyah 5 Surakarta Tahun Ajaran 2015/2016. 2. METODE Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Lokasi yang digunakan sebagai tempat penelitian adalah Sekolah Dasar Muhammadiyah 5 Surakarta yang terletak di Jl. Manunggal II RT. 06/RW. 24 Kragilan, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2015 sampai dengan Maret 2016. Data dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua, yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data utama yang berupa kata-kata dan tindakan, serta sumber data tambahan berupa dokumen-dokumen. Adapun orang yang menjadi sumber data utama/informan penelitian adalah Ibu Sudarsi selaku wali kelas I SD Muhammadiyah 5 Surakarta, Ibu Ika Wulandari selaku wali kelas II SD Muhammadiyah 5 Surakarta, Bapak Sugiyarto selaku wali kelas III SD Muhammadiyah 5 Surakarta, dan peserta didik kelas rendah SD Muhammadiyah 5 Surakarta. Peneliti berperan sebagai pengamat partisipatif dan pewawancara mendalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Kegiatan observasi dilakukan guna memperoleh data mengenai implementasi pendidikan karakter melalui pengelolaan kelas yang dinamis dan penanaman nilai-nilai karakter di SD Muhammadiyah 5 Surakarta. Kegiatan wawancara bertujuan untuk memperoleh data mengenai pemahaman guru tentang pendidikan karakter, kendala serta 6

solusi dalam implementasi pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 5 Surakarta. Sedangkan dokumentasi digunakan untuk memperoleh data mengenai kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan tindakan pengelolaan kelas yang dinamis guna menanamkan nilai-nilai karakter peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar wawancara. Lembar observasi digunakan sebagai pedoman dalam mengamati nilai-nilai karakter yang dilakukan oleh guru dan peserta didik serta pengelolaan kelas yang dinamis yang dilakukan oleh guru kelas rendah. Untuk menguji kredibilitas data, peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis yang digunakan dengan melakukan analisis data mulai dari mengatur, mengurutkan, dan mengelompokkan data menurut unsur/variabelnya. 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Pendidikan karakter merupakan salah satu cara untuk membentuk pribadi yang memiliki kualitas moral yang baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Pendidikan karakter dapat dilakukan di berbagai lingkungan seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sekolah sebagai instansi pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan peserta didik tidak hanya dalam bidang pengetahuan tetapi juga sikap yang dapat ditempuh melalui pendidikan karakter. Berikut ini hasil penelitian dan pembahasan mengenai pendidikan karakter melalui pengelolaan kelas yang dinamis di SD Muhammadiyah 5 Surakarta: 3.1 Pemahaman Guru Tentang Pendidikan Karakter Guru sebagai pendidik dan pembimbing peserta didik di sekolah menjadi komponen utama dalam pengimplementasian pendidikan karakter. Salahudin dan Irwanto Alkrienciehie (2013: 255) menyatakan bahwa peran guru dalam pengimplementasian pendidikan karakter tidak hanya terbatas dalam hal mengajar, tetapi berperan aktif dalam setiap kata, perilaku, dan sikapnya menjadi contoh bagi peserta didik dalam membentuk karakter mereka. Guru harus mampu memahami maksud dari pendidikan karakter itu sendiri. Hal itu ditujukan agar guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter kepada peserta didik mempunyai strategi yang bagus dan tertata dengan baik. Guru kelas rendah di SD Muhammadiyah 5 Surakarta sudah cukup memahami makna dari pendidikan karakter. Berawal dari kata karakter yang diartikan guru sebagai pembawaan kepribadian, tingkah laku anak yang dibawa baik dari lingkungan keluarga, sekolah atau bahkan dari genetika orangtua atau dari lahir. Arti karakter tersebut sesuai dengan pendapat Samani dan Hariyanto (2011: 43) yang menyatakan bahwa karakter merupakan nilai dasar yang membangun pribadi seseorang, terbentuk baik karena pengaruh hereditas maupun pengaruh lingkungan, yang membedakannya dengan orang lain, serta diwujudkan dalam sikap dan perilaku. Upaya dalam penanaman nilai-nilai karakter bagi peserta didik sangat penting karena sekarang banyak anak yang tidak mempunyai rasa sopan santun terhadap orangtua. Hidayatullah (2010: 17) menyatakan bahwa pendidikan karakter itu penting bagi bangsa karena bangsa kita telah lama memiliki kebiasaan-kebiasaan yang kurang konduksif untuk membangun bangsa yang unggul. 3.2 Implementasi Pendidikan Karakter melalui Pengelolaan Kelas yang Dinamis Sekolah sebagai lingkungan ketiga bagi peserta didik menjadi salah satu tempat yang strategis dalam implementasi pendidikan karakter. Pendidikan karakter di sekolah dapat dilaksanakan melalui berbagai kegiatan. Zuchdi (2013: 25) menyatakan bahwa pendidikan karakter dalam satuan pendidikan dapat dilaksanakan melalui pembelajaran di kelas, kegiatan sehari-hari di sekolah, dan kegiatan korikuler dan ekstrakurikuler. Dalam kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas sangat penting dilakukan guna mempermudah tercapainya tujuan pembelajaran disertai dengan implementasi pendidikan karakter. Dalam pengelolaan kelas guru dapat melaksanakan beberapa tindakan yang mendukung pembelajaran. Salah satunya dengan pengelolaan kelas yang dinamis yang diwujudkan melalui beberapa tindakan seperti mengatasi masalah kedisiplinan yang dapat dilakukan 7

dengan menciptakan tata tertib di kelas. Rohani (2010: 155) menyatakan bahwa dengan disiplin peserta didik belajar hidup dengan kebiasaan yang baik, positif, dan bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya. Implementasi pendidikan karakter di kelas rendah di SD Muhammadiyah 5 Surakarta dilakukan dengan berbagai strategi seperti kegiatan pembiasaan, penanaman kedisiplinan, dan interaksi/komunikasi untuk menjalin kedekatan dengan peserta didik yang dilakukan melalui tindakan pengelolaan kelas yang dinamis diantaranya mengadakan analisis sosial, pengaturan posisi tempat duduk, mengatasi masalah kedisiplinan, memanfaatkan perpustakaan, dan mengefektifkan papan tulis. Melalui beberapa tindakan pengelolaan kelas yang dinamis tersebut nilai-nilai karakter peserta didik dapat terbentuk. 3.3 Nilai-nilai Karakter yang Ditanamkan melalui Pengelolaan Kelas yang Dinamis Penanaman nilai-nilai karakter terhadap peserta didik harus dilakukan sejak dini agar peserta didik ketika menginjak remaja sudah memiliki karakter yang kuat. Menurut Afandi (2011: 93) dalam jurnalnya, dasar pendidikan karakter sebaiknya diterapkan sejak usia kanak-kanak atau pada saat usia emas (golden age) yang sesuai dengan usia anak sekolah dasar menurut Piaget pada tahap operasional kongkrit. Maka pendidikan yang baik tidak hanya menghasilkan peserta didik yang berpengetahuan saja tetapi juga peserta didik yang berkarakter. Dengan suasana kegiatan pembelajaran yang kondusif melalui pengelolaan kelas yang dinamis dapat menunjang terwujudnya penanaman pengetahuan dan karakter. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan melalui pengelolaan kelas yang dinamis di kelas rendah SD Muhammadiyah 5 Surakarta adalah karakter religius, disiplin, bersahabat, gemar membaca, peduli lingkungan, mandiri, dan rasa ingin tahu. Nilai-nilai karakter tersebut ditanamkan sesuai dengan tindakan pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru. 3.4 Kendala yang Dialami Guru dalam Implementasi Pendidikan Karakter melalui Pengelolaan Kelas yang Dinamis Implementasi pendidikan karakter di sekolah harus dilakukan dengan mengadakan programprogram kegiatan peserta didik yang dapat menanamkan nilai-nilai karakter kepada peerta didik. Namun, pelaksanaan program-program kegiatan untuk menanamkan nilai-nilai karakter peserta didik tidak akan berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Karena kendala-kendala dalam menanamkan nilai-nilai karakter peserta didik akan muncul yang disebabkan karena beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut muncul karena perbedaan kondisi masing-masing peserta didik. Faktor pertama yang menjadi kendala dalam Implementasi pendidikan karakter melalui pengelolaan kelas yang dinamis di SD Muhammadiyah 5 Surakarta adalah faktor keluarga. Hal tersebut disebabkan karena peserta didik di SD Muhammadiyah 5 Surakarta banyak yang memiliki keluarga yang tidak utuh, pendidikan orangtua yang rendah dan lain sebagainya. Keluarga yang menjadi lingkungan pertama tumbuh kembang peserta didik seharusnya mendukung penanaman nilai-nilai karakter sejak awal. Rohani (2010: 183) mengemukakan bahwa tingkah laku peserta didik di kelas pencerminan dari keluarganya, sikap orangtua yang otoriter akan tercermin dari tingkah laku peserta didik yang agresif. Faktor kedua yang menjadi kendala dalam implementasi pendidikan karakter peserta didik yakni faktor lingkungan masyarakat. Peserta didik memiliki pembawaan yang sulit diatur yang disebabkan karena peserta didik mudah terpengaruh di lingkungan yang kurang peduli terhadap pendidikan sehingga muncul sikap sulit diatur. Selain itu, faktor dari peserta didik sendiri juga menjadi kendala dalam implementasi pendidikan karakter. Hal tersebut disebabkan karena peserta didik sulit diajak bersosialisasi. 8

3.5 Solusi dalam Penanaman Nilai-nilai Karakter melalui Pengelolaan Kelas yang Dinamis Solusi dalam mengatasi kendala penanaman nilai-nilai karakter melalui pengelolaan kelas yang dinamis dapat dilakukan melalui beberapa cara. Solusi yang dilakukan harus sesuai dengan kendala yang terjadi agar mendapatkan jalan keluar yang baik. Seperti solusi untuk mengatasi kendala yang disebabkan faktor keluarga, guru harus selalu berkomunikasi dengan orangtua. Dengan selalu berupaya berkomunikasi dengan orangtua peserta didik, guru dapat mengetahui perilaku peserta didik di rumah. Apabila guru sudah mengetahui perilaku peserta didik di rumah, guru dapat mencari solusi yang harus dilakukan sesuai dengan perilaku peserta didik di rumah. Sehingga komunikasi dengan orangtua peserta didik merupakan sesuatu yang penting dalam menemukan solusi penanaman nilai-nilai karakter peserta didik. Selain itu, dalam mengatasi kendala yang disebabkan oleh faktor lingkungan dapat dilakukan dengan cara mendekati peserta didik dengan hati-hati, sering menasehati, mengutamakan kesabaran, dan mengerti karakter orangtua dan peserta didik melalui tetangga peserta didik. Sedangkan kendala yang disebabkan oleh faktor kondisi individu dapat diatasi dengan menanamkan pembiasaan kepada peserta didik seperti pembiasaan dalam berdoa sehingga paling tidak terdapat hal-hal positif yang didapat peserta didik. 4. PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru kelas rendah di SD Muhammadiyah 5 Surakarta telah memahami maksud dari karakter, pendidikan karakter, dan pentingnya pendidikan karakter bagi peserta didik. Dengan kondisi seperti itu guru dapat merancang strategi dalam implementasi pendidikan karakter dengan baik. Implementasi pendidikan karakter di kelas rendah di SD Muhammadiyah 5 Surakarta dilakukan dengan berbagai strategi seperti kegiatan pembiasaan, penanaman kedisiplinan, dan interaksi/komunikasi untuk menjalin kedekatan dengan peserta didik yang dilakukan melalui tindakan pengelolaan kelas yang dinamis diantaranya mengadakan analisis sosial, pengaturan posisi tempat duduk, mengatasi masalah kedisiplinan, memanfaatkan perpustakaan, dan mengefektifkan papan tulis. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan melalui pengelolaan kelas yang dinamis di kelas rendah SD Muhammadiyah 5 Surakarta adalah karakter religius, disiplin, bersahabat, gemar membaca, peduli lingkungan, mandiri, dan rasa ingin tahu. Nilai-nilai karakter tersebut ditanamkan sesuai dengan tindakan pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru. Kendala yang dialami guru dalam implementasi pendidikan karakter melalui pengelolaan kelas yang dinamis disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya faktor kondisi individu, faktor keluarga, dan faktor lingkungan masyarakat. Ketiga faktor tersebut menjadi kendala dalam implementasi pendidikan karakter melalui pengelolaan kelas yang dinamis di kelas rendah SD Muhammadiyah 5 Surakarta. Solusi yang diterapkan dalam mengatasi kendala penanaman nilai-nilai karakter melalui pengelolaan kelas yang dinamis dilakukan sesuai dengan faktor penyebab kendala yang dialami. Dalam mengatasi kendala yang disebabkan oleh faktor lingkungan masyarakat, komunikasi yang dilakukan tidak hanya dengan peserta didik dan orangtua tetapi juga tetangga sekitar peserta didik tinggal. Guru harus memiliki kesabaran dalam menghadapi peserta didik. Dalam mengatasi kendala yang disebabkan oleh faktor keluarga, guru harus berkomunikasi secara intensif dengan orangtua peserta didik guna mengetahui perilaku peserta didik di rumah. Kendala yang disebabkan oleh faktor kondisi individu dapat diatasi dengan menanamkan karakter agama melalui pembiasaan dalam berdoa yang setidaknya ada hal-hal positif yang didapatkan peserta didik. 9

DAFTAR PUSTAKA Afandi, Rifki. 2011. Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Pedagogia Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Vol 1 No. 1. Diakses pada 31 Maret 2016, dari http://journal.umsida.ac.id/files/rifkiv1.1.pdf Hidayatullah, M. Furqon. 2010. Pendidikan Karakter: Membangun Peradaban Bangsa. Surakarta: Yuma Pustaka. Rohani, Ahmad. 2010. Pengelolaan Pengajaran: Sebuah Pengantar Menuju Guru Profesional. Jakarta: PT Rineka Cipta. Salahudin, Anas dan Irwanto Alkrienciehie. 2013. Pendidikan Karakter: Pendidikan Berbasis Agama dan Budaya Bangsa. Bandung: CV Pustaka Setia. Samani, Muchlas dan Hariyanto. 2011. Pendidikan Karakter: Konsep dan Model. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Sartika, Dewi. 2014. Peran Guru dalam Pengelolaan Kelas di SD Negeri 44/1 Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batanghari (Skripsi). Jambi: PGSD FKIP Universitas Jambi. Zuchdi, Damiyati, Zuhdan Kun Prasetya, dan Muhsinatun Siasah Masruri. 2013. Model Pendidikan Karakter. Yogyakarta: CV Multi Presindo. 10