LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PD BPR BAHTERAMAS WAKATOBI TAHUN 2017

dokumen-dokumen yang mirip
LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA

SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 5 /SEOJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 4/POJK.03/2015 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT

Laporan Penilaian Sendiri (Self Assessment ) Penerapan Tata Kelola BPR

DAFTAR ISI... İ PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PT. BPR BPR DANA KARUNIA SEJAHTERA TAHUN

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 141 /PMK.010/2009 TENTANG PRINSIP TATA KELOLA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA

PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA BPR

Laporan GCG BPR Central Kepri 2016

SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PERASURANSIAN

LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 8 /SEOJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 55 /POJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DAFTAR ISI. Daftar isi 1

Kesimpulan Umum Hasil Self Assessment Pelaksanaan Good Corporate Governance Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara Tahun 2007

LAMPIRAN I SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 4 /SEOJK.05/2018

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 11/ 33 /PBI/2009 TENTANG PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE BAGI BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH

SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN /SEOJK.04/20... TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA MANAJER INVESTASI

BANK PEMBANGUNAN DAERAH SULAWESI TENGGARA

PELAPORAN PENERAPAN GCG PT. BPR KURNIA DADI ARTA SETELAH PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO TAHUN LAPORAN 2016

LAMPIRAN I SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 15 /SEOJK.05/2016 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN

PEDOMAN PENILAIAN PELAKSANAAN PRINSIP-PRINSIP TATA KELOLA YANG BAIK LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA

Yth. 1. Perusahaan Asuransi; 2. Perusahaan Asuransi Syariah; 3. Perusahaan Reasuransi; dan 4. Perusahaan Reasuransi Syariah di tempat.

LAMPIRAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 17/SEOJK.05/2014 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS PT. BPR KANAYA

LAPORAN PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PT. BANK NATIONALNOBU PERIODE 1 JANUARI - 31 DESEMBER

LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 15 /SEOJK.05/2016 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN

DAFTAR ISI. Daftar isi Pelaksanaan Good Corporate Governance PD BPR Garut 2

Direksi Perusahaan Efek yang Melakukan Kegiatan Usaha sebagai Penjamin Emisi Efek dan/atau Perantara Pedagang Efek SALINAN

No Selaku Komisaris Independen dan Pihak Independen, anggota komite harus dapat terlepas dari benturan kepentingan.untuk mencegah adanya bentur

LAMPIRAN I SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /SEOJK.05/2017 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN MODAL

Yth. 1. Perusahaan Pialang Asuransi; 2. Perusahaan Pialang Reasuransi; dan 3. Perusahaan Penilai Kerugian Asuransi di tempat.

PEDOMAN dan TATA TERTIB KERJA DIREKSI PT. BANK MASPION INDONESIA Tbk

Direksi Perusahaan Efek yang Melakukan Kegiatan Usaha sebagai Penjamin Emisi Efek dan Perantara Pedagang Efek SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN

2 d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, huruf b, dan huruf c perlu menetapkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang

PT. BPR TRISURYA BUMINDO Jl. Kartini No. 79 Tanjung Karang Bandar Lampung Tel (0721) Fax (0721) TATA KELOLA

Yth. 1. Direksi Perusahaan Pembiayaan; dan 2. Direksi Perusahaan Pembiayaan Syariah, di tempat.

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUMDA BPR MAJALENGKA TAHUN 2017

PT Bank Nationalnobu Tbk. Laporan Pelaksanaan Good Corporate Governance Periode 1 Januari - 31 Desember 2012

Matriks Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penerapan Tata Kelola (Good Corporate Governance) bagi Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 4 /SEOJK.05/2018

LAMPIRAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /SEOJK.05/2014 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN

PEDOMAN DAN TATA TERTIB DIREKSI PT BPR MANDIRI ARTHA ABADI

- 1 - LAMPIRAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 7 /SEOJK.03/2016 TENTANG STANDAR PELAKSANAAN FUNGSI AUDIT INTERN BANK PERKREDITAN RAKYAT

LAMPIRAN I SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 15/SEOJK.03/2015 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI BAGI KONGLOMERASI KEUANGAN

SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 7 /SEOJK.03/2016 TENTANG STANDAR PELAKSANAAN FUNGSI AUDIT INTERN BANK PERKREDITAN RAKYAT

FAKTOR PENILAIAN: PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS

Laporan Tata Kelola Perusahaan Daerah. BPR KLANGENAN Tahun 2017

LAPORAN PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

PEDOMAN dan TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS PT BANK MASPION INDONESIA Tbk

Arah Kebijakan bagi Bank Perkreditan Rakyat Dalam Rangka Penerapan Tata Kelola dan Manajemen Risiko

PELAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PT BPR KRIDADHANA CITRANUSA SEBELUM PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO TAHUN LAPORAN 2016

Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan

LAMPIRAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 18/SEOJK.05/2014 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN

PENILAIAN PENERAPAN TATA KELOLA BPR

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 18/POJK.03/2014 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA TERINTEGRASI BAGI KONGLOMERASI KEUANGAN

SALINAN SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 6 /SEOJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN FUNGSI KEPATUHAN BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT

REVISI LAPORAN SELF ASESSMENT PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PT. BANK NTB PERIODE DESEMBER TAHUN 2012

FAKTOR PENILAIAN: PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN KOMISARIS

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN EFEK YANG MELAKUKAN KEGIATAN USAHA SEBAGAI PENJAMIN EMISI EFEK DAN PERANTARA PEDAGANG EFEK

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA

-1- LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN EFEK YANG MELAKUKAN KEGIATAN USAHA SEBAGAI PENJAMIN EMISI EFEK DAN PERANTARA PEDAGANG EFEK

- 2 - PASAL DEMI PASAL Pasal 1 Angka 1 sampai dengan angka 13 Cukup jelas.

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA

LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 10/SEOJK.03/2014 TENTANG PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK UMUM SYARIAH DAN UNIT USAHA SYARIAH

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS

Laporan Penerapan Tata Kelola

Susunan Dewan Komisaris per 31 Desember 2007 tercatat sebagai berikut : 1. Drs. Johnny : Presiden Komisaris

LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /SEOJK.05/2017 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN MODAL

PT. BANK ANTARDAERAH BANK DEVISA. Laporan Pelaksanaan G C G (Good Corporate Governance)

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN PENILAIAN SENDIRI (SELF ASSESSMENT) PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) Hasil Penilaian Sendiri ( Self Assessment) Pelaksanaan GCG

LAMPIRAN III SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 13 /SEOJK.03/2017 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK UMUM

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 73 /POJK.05/2016 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PERASURANSIAN

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PD. BPR BANK BOYOLALI TAHUN 2017

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN

1. STRUKTUR TATA KELOLA BPR ( GOVERNANCE STRUCTURE )

RANCANGAN POJK TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH

Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Pembiayaan Syariah

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PD. BPR BESTARI Tahun 2017

2017, No Otoritas Jasa Keuangan mempunyai wewenang untuk melakukan pengawasan, pemeriksaan, penyidikan, perlindungan konsumen, dan tindakan lain

RANCANGAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR /POJK.05/2014 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN

PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 8/4/PBI/2006 TENTANG PELAKSANAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE BAGI BANK UMUM GUBERNUR BANK INDONESIA,

PENJELASAN ATAS PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 55 /POJK.03/2016 TENTANG PENERAPAN TATA KELOLA BAGI BANK UMUM

GUBERNUR BANK INDONESIA,

Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris

KEBIJAKAN MANAJEMEN Bidang: Kepatuhan (Compliance) Perihal : Pedoman Tata Kelola Terintegrasi BAB I. No. COM/002/00/0116

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 13 /POJK.03/2017 TENTANG PENGGUNAAN JASA AKUNTAN PUBLIK DAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK DALAM KEGIATAN JASA KEUANGAN

Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 13/POJK.03/2015 TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BAGI BANK PERKREDITAN RAKYAT

PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI

2 d. bahwa untuk mengelola eksposur risiko sebagaimana dimaksud dalam huruf a, konglomerasi keuangan perlu menerapkan manajemen risiko secara terinteg

BAB I. KETENTUAN UMUM

LAPORAN PELAKSANAAN TATA KELOLA PT BPR KARYAJATNIKA SADAYA

No. 9/12/DPNP Jakarta, 30 Mei S U R A T E D A R A N Kepada SEMUA BANK UMUM DI INDONESIA

LAPORAN PELAKSANAAN TATA KELOLA GOOD CORPORATE GOVERNANCE BPR Nusantara Bona Pasogit 31 TAHUN 2016

PIAGAM KOMITE NOMINASI & REMUNERASI PT. BANK MNC INTERNASIONAL TBK. MARET 2015

PEDOMAN dan TATA TERTIB KERJA KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI PT BANK MASPION INDONESIA Tbk

NOMOR 32 /SEOJK.04/2015 TENTANG PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN TERBUKA

KATA PENGANTAR. Demikian Laporan pelaksanaan GCG tahun 2012 PT. Bank Dinar Indonesia, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Transkripsi:

LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PD BPR BAHTERAMAS WAKATOBI TAHUN 2017 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) merupakan lembaga intermediasi keuangan yang berfungsi sebagai penghimpun dan penyalur dana dari dan untuk masyarakat, maka penerapan tata kelola yang baik sudah menjadi suatu keharusan. Otoritas Jasa Keuangan telah mengeluarkan peraturan nomor 4/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Perkreditan Rakyat pada tahun 2015, yang mewajibkan BPR menerapkan prinsip-prinsip sebagai berikut: Transparansi, Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, Independensi, dan Kewajaran. Manajemen PD BPR Bahteramas Wakatobi berkomitmen untuk melaksanakan prinsip-prinsip tersebut mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penerapan Tata Kelola, namun masih dibutuhkan waktu dan pentahapan di dalam penyiapan struktur dan infrastrukturnya. Laporan pelaksanaan tata kelola di PD BPR Bahteramas Wakatobi disusun selaras dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 4/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Perkreditan Rakyat. Berikut adalah pokok-pokok laporan penerapan tata kelola selama tahun 2017: A. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi B. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Pengawas C. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas atau Fungsi Komite D. Kepemilikan Saham Anggota Direksi E. Hubungan Keuangan dan/atau Hubungan Keluarga Anggota Direksi Dengan Anggota Dewan Pengawas, Anggota Direksi Lain dan/atau Pemegang Saham BPR F. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Pengawas 1

G. Hubungan Keuangan dan/atau Hubungan Keluarga Anggota Dewan Pengawas Dengan Anggota Dewan Pengawas Lain, Anggota Direksi dan/atau Pemegang Saham BPR H. Paket/Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain Bagi Direksi dan Dewan Pengawas I. Rasio Gaji Tertinggi dan Gaji Terendah J. Frekuensi Rapat Dewan Pengawas K. Jumlah Penyimpangan Intern L. Jumlah Permasalahan Hukum dan Upaya Penyelesaian oleh BPR M. Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan N. Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik, Baik Nominal Maupun Penerima Dana O. Hasil Penilaian (Self Assesment) dan Kesimpulan Umum. A. PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI PD BPR Bahteramas Wakatobi dipimpin oleh 2 (dua) orang Anggota Direksi yaitu Direktur Utama dan Direktur Operasional berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor: 97 Tahun 2010 Tentang Pengangkatan Direksi PD. BPR Bahteramas Sulawesi Tenggara Periode 2011-2015 yang telah diperpanjang masa tugasnya berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor: 161 Tahun 2015 tentang pengangkatan Direksi PD BPR Bahteramas Wakatobi untuk masa kerja 2015 2019. Direktur Utama juga merangkap sebagi Direksi membawahi fungsi kepatuhan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Otoritas Jasa Keungan Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor: 5/KO.0601/2017 Tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan pada tanggal 08 September tahun 2017 2

Pada tahun 2017 tidak ada perubahan susunan Direksi, sehingga susunan Direksi selengkapnya adalah sebagai berikut : No Nama Jabatan Masa Jabatan 1 Muslimin DJ Direktur Utama 21/09/2015-20/09/2019 sekaligus Direksi yang membawahi fungsi Kepatuhan 2 Asriani Indah Direktur Operasional 21/09/2015-20/09/2019 Seluruh Anggota Direksi telah memiliki sertifikat kompetensi sebagai Direktur BPR yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) LKM Certif dan masih berlaku. Saudara Muslimin DJ selain sebagai Direktur Utama juga sebagai Direktur yang membawahi Fungsi Kepatuhan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi Direksi telah melaksanakan Tugas dan tanggung jawabnya sesuai kewenangan yang diatur dalam Anggaran Dasar BPR, antara lain : a. Bertanggungjawab penuh atas pelaksanaan kepengurusan BPR. b. Mengelola BPR sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah dan peraturan perundang-undangan. c. Menerapkan Tata Kelola pada setiap kegiatan usaha BPR di seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. d. Menunjuk Pejabat Eksekutif yang melaksanakan: 1) Fungsi audit intern; 2) Fungsi Kepatuhan, 3) Fugsi Manajemen risiko 4) Fungsi Penanggung Jawab APU & PPT e. Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari satuan kerja atau pejabat yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan audit intern 3

BPR, auditor ekstern, hasil pengawasan Dewan Pengawas, Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau otoritas lainnya. f. Memastikan terpenuhinya jumlah sumber daya manusia yang memadai, antara lain dengan adanya: 1) Pemisahan tugas dan tanggung jawab antara satuan atau unit kerja yang menangani pembukuan, operasional, dan kegiatan penunjang operasional; dan 2) Penunjukan pejabat yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan audit intern, dan independen terhadap unit kerja lain. g. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham sesuai dengan peraturan perundang-undangan. h. Mengungkapkan kebijakan BPR yang bersifat strategis di bidang kepegawaian kepada pegawai. i. Menyediakan data dan informasi yang akurat, relevan, dan tepat waktu kepada Dewan Pengawas Anggota Direksi telah melakukan pembelajaran secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan guna mendukung pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya. Training dan/atau seminar yang diikuti oleh Direksi adalah sebagai berikut : 1. Pelatihan ketentuan APU & PPT 2. Pelatihan ketentuan tentang Teknologi Informasi 3. Pelatihan ketentuan tentang Peraturan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik 4. Ketentuan tentang Rencana Bisnis BPR dan Tata Cara Pembuatan Rencana Bisnis 5. Ketentuan tentang Tata Kelola Bagi BPR dan Laporan Tata Kelola 6. Pelatihan tentang Kepatuhan dan Kelayakan Pengurus 4

Tindak Lanjut Terhadap Rekomendasi Dewan Komisaris Direksi telah berupaya melaksanakan rekomendasi Dewan Pengawas sbb: 1. Rekomendasi tentang penunjukan penggunaan Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Tahunan tahun 2017 2. Rekomendasi pegangkatan Pejabat Eksekutif Audit Internal 3. Rekomendasi Pengangkatan Pejabat Eksekutif Kepatuhan, Manajemen Risiko dan APU/PPT B. PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG ANGGOTA DEWAN KOMISARIS Dewan Pengawas PD BPR Bahteramas Wakatobi terdiri dari 2(dua) orang seorang diantaranya diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas. Dewan Pengawas diangkat berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor: 601 Tahun 2014 Tentang Pengangkatan Dewan Pengawas PD. BPR Bahteramas Sulawesi Tenggara Periode 2014 2017 untuk masa jabatan 3 ( tiga ) tahun. Anggota Dewan Pengawas atas nama Saudara Samdin telah beakhir masa jabatannya pada tanggl 02 November tahun 2017. Ketua Dewan Pengawas telah diangkat kembali berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor 551 tahun 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua Dewan Pengawas PD BPR Bahteramas Wakatobi masa bakti 2017 2020 tanggal 02 November 2017 Anggota Dewan Pengawas berjumlah 2(dua) orang telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 20/POJK.03/2014 tentang Bank Perkreditan Rakyat. Pada tahun 2017 tidak ada perubahan Anggota Dewan Komisaris, sehingga susunan Anggota Dewan Komisaris selengkapnya adalah sebagai berikut : 5

No Nama Jabatan Masa Jabatan 1 Hasanuddin Bua Ketua Dewan 03/11/2014-28/11/2020 Pengawas 2 Samdin Anggota Dewan Pengawas 18/02/2011-02/11/2017 Meskipun belum ada penggatian anggota Dewan Pengawas atas nama Saudara Samdin telah berakhir masa jabatannya pada tanggl 02 November tahun 2017 dan akan diusulkan penggantiannya pada tahun 2018 Seluruh Anggota Dewan Pengawas telah memiliki sertifikat kompetensi sebagai Komisaris BPR yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) LKM Certif dan masih berlaku. Seluruh Anggota Dewan Pengawas tidak merangkap jabatan pada Bank lain. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris Dewan Pengawas telah melaksanakan Tugas dan tanggung jawabnya sesuai kewenangan yang diatur dalam Peraturan Daerah, antara lain : a. Memastikan terselenggaranya penerapan Tata Kelola pada setiap kegiatan usaha BPR di seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. b. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi serta memberikan nasihat kepada Direksi. c. Dalam melaksanakan pengawasan sebagaimana dimaksud pada huruf b), Dewan Pengawas wajib mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan strategis BPR. d. Dalam melaksanakan pengawasan sebagaimana dimaksud pada huruf b), Dewan Pengawas dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan mengenai kegiatan operasional BPR, kecuali terkait dengan: 1) penyediaan dana kepada pihak terkait sebagaimana ketentuan yang mengatur mengenai batas maksimum pemberian kredit BPR; dan 6

2) hal-hal lain yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. e. Memastikan bahwa Direksi menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari satuan kerja atau pejabat yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan audit intern BPR, auditor ekstern, hasil pengawasan Dewan Pengawas, Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau otoritas lainnya. f. Memberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan: 1) pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang keuangan dan perbankan; dan/atau 2) keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan usaha BPR; Anggota Dewan Pengawas telah melakukan pembelajaran secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan guna mendukung pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya. Training dan/atau seminar yang diikuti oleh Anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut : 1. Pelatihan Tata Kelola dan Kepatuhan 2. Pelatihan tentang Rencana Bisnis BPR dan Laporan Pengawasan Rencana Bisnis Rekomendasi Dewan Pengawas kepada Direksi Adapun rekomnedasi Dewan Pengawas adalah sebagai berikut: 1. Rekomedasi tentang usulan Pengangkatan Pejabat Eksekutif Internal Audit 2. Rekomendasi tentang usulan pengangkatan Pejabat Eksekutif Kepatuhan, Manajemen Risiko dan penanggung jawan APU/PPT 3. Rekomendasi penggunaan KAP dan AP untuk melakukan audit terhadap laporan keungan PD BPR Bahteramas Wakatobi tahun buku 2017 7

C. KELENGKAPAN DAN PELAKSANAAN TUGAS ATAU FUNGSI KOMITE Belum memiliki komite Audit dengan modal inti dibawah Rp 50.000.000.000,- ( Lima Puluh Milyar ) hal ini sudah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor : 4/POJK.03/2015 Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Perkreditan Rakyat D. KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA DIREKSI Seluruh anggota Direksi tidak memiliki saham pada PD BPR Bahteramas Wakatobi maupun Perusahaan lainnya Kepemilikan Saham Nama Anggota Direksi PD BPR Bahteramas Perusahaan Lain Wakatobi Muslimin DJ Nihil Nihil Asriani Indah Nihil Nihil E. HUBUNGAN KEUANGAN DAN/ATAU HUBUNGAN KELUARGA ANGGOTA DIREKSI DENGAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS, ANGGOTA DIREKSI LAIN DAN/ATAU PEMEGANG SAHAM BPR Seluruh Direksi tidak memiliki hubungan keuangan dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Pengawas, dan Pemegang Saham. Seluruh Direksi tidak memiliki hubungan keluarga dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Pengawas, dan Pemegang Saham. F. KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA DEWAN KOMISARIS Seluruh anggota Dewan Pengawas tidak memiliki saham pada PD BPR Bahteramas Wakatobi maupun Perusahaan lainnya 8

Kepemilikan Saham Nama Anggota Dewan Pengawas PD BPR Bahteramas BPR Lain Perusahaan Lain Wakatobi Hasanuddin Bua Nihil Nihil Nihil Samdin Nihil Nihil Nihil G. HUBUNGAN KEUANGAN DAN/ATAU HUBUNGAN KELUARGA ANGGOTA DEWAN PENGAWAS DENGAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS LAIN, ANGGOTA DIREKSI DAN/ATAU PEMEGANG SAHAM BPR Seluruh Anggota Dewan Pengawas tidak memiliki hubungan keuangan dengan Anggota Dewan Pengawas lainnya, anggota Direksi, dan Pemegang Saham. Seluruh Anggota Dewan Pengawas tidak memiliki hubungan keluarga dengan Anggota Dewan Pengawas lainnya, anggota Direksi, dan Pemegang Saham. H. PAKET/KEBIJAKAN REMUNERASI DAN FASILITAS LAIN BAGI DIREKSI DAN DEWAN PENGAWAS Berikut adalah informasi mengenai jumlah remunerasi dan fasilitas lain yang diterima oleh anggota Dewan Pengawas dan Direksi selama tahun 2017. Jenis Remunerasi dan Jumlah Diterima dalam 1 Tahun Fasilitas Lain Dewan Pengawas Direksi Jumlah keseluruhan gaji Rp. 130.979.652,- Rp. 148.840.524,- Tunjangan Rp. 0,- Rp. 165.378.372,- Tantiem Rp. 0,- Rp. 0,- Kompensasi berbasis saham Rp. 0,- Rp. 0,- 9

Remunerasi berdasarkan RUPS dengan memperhatikan tugas, wewenang, tanggung jawab dan risiko *) - *) sudah termasuk dalam jumlah keseluruhan gaji Fasilitas lain yang diterima tidak dalam bentuk uang, antara lain perumahan, transportasi, dan asuransi kesehatan - Rp 31.736.856,- I. RASIO GAJI TERTINGGI DAN GAJI TERENDAH Yang dimaksud dengan gaji adalah hak pegawai yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari BPR kepada pegawai yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pegawai dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah dilakukannya Berikut adalah rasio gaji tertinggi dan terendah: a) rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah adalah 2 : 1 b) rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah adalah 1 : 1 c) rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah adalah 1 : 1 d) rasio gaji Direksi tertinggi dan Komisaris tertinggi adalah 2 : 1 e) rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi adalah 2,5 : 1 10

J. FREKUENSI RAPAT DEWAN PENGAWAS Rapat-rapat Dewan Pengawas pada tahun 2017 adalah sebagai berikut: No Topik Rapat Tanggal Peserta Rapat 1 Persetujuan Pelaksanaan RUPS 07/02-2017 2 orang 2 Tindak Lanjut Temuan OJK 29/04/2017 2 orang 3 Ekspansi Kredit dan Penurunan NPL 12/05/2017 2 orang 4 Pembahasan hapus buku 09/06/2017 2 orang 5 Penanganan Kredit Bermasalah 21/12/2017 2 orang Jumlah rapat 5 kali K. JUMLAH PENYIMPANGAN INTERN YANG TERJADI DAN UPAYA PENYELESAIAN OLEH BPR Jumlah kasus yang dilakukan oleh Pegawai Internal Fraud dalam 1 Dewan Pegawai Direksi Tidak tahun Komisaris Tetap Tetap 2016 2017 2016 2017 2016 2017 2016 2017 Total Fraud - - - - - - - - Telah Diselesaikan - - - - Dalam proses penyelesaian internal BPR - - - - - - - - Belum diupayakan penyelesaiannya - - - - - - - - Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum - - - - Pada tahun 2016 dan 2017 tidak ada penyimpangan intern. 11

L. JUMLAH PERMASALAHAN HUKUM DAN UPAYA PENYELESAIAN OLEH BPR Permasalahan Hukum Jumlah Perdata Pidana Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) 1 - Dalam proses penyelesaian - - Total - - Pada tahun 2017 tidak terdapat satu permasalah hukum perdata tetapi sudah tidak dilanjutkan hanya sampai tahap penyelidikan M. TRANSAKSI YANG MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN Tabel berikut ini menunjukkan pemberian kredit kepada pihak terkait: Nama dan Nama dan Nilai Jabatan Pihak Jabatan Jenis Transaksi No yang Memiliki Keterangan Pengambil Transaksi (Juta Benturan Keputusan Rupiah) Kepentingan - - - - - - Pada tahun 2017 tidak terdapat benturan kepentingan. N. PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN SOSIAL DAN KEGIATAN POLITIK, BAIK NOMINAL MAUPUN PENERIMA DANA No Nama Penerima Jumlah (Juta Rp) Tanggal - - - - 12

Pada tahun 2017 tidak ada pemberian dana untuk kegiatan sosial dan kegiatan politik. O. HASIL PENILAIAN (SELF ASSESMENT) Memenuhi ketentuan pasal 77 POJK nomor 4/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Perkreditan Rakyat, PD BPR Bahteramas Wakatobi melakukan self assessment untuk periode yang berakhir pada 31 Des 2017. Kertas kerja dan kesimpulan self assessment dilampirkan dalam laporan ini. Berikut adalah ringkasan hasil perhitungan nilai komposit self assessment untuk periode 2017: No Faktor yang dinilai Bobot (B) Nilai 1 Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab 20% 0.28 Direksi 2 Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris 15% 0.24 3 Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas 0% - atau Fungsi Komite (bagi BPR yang memiliki modal inti paling sedikit Rp80.000.000,00 (delapan puluh milyar rupiah) 4 Penanganan Benturan Kepentingan 10% 0.17 5 Penerapan Fungsi Kepatuhan 10% 0.27 6 Penerapan Fungsi Audit Intern 10% 0.19 7 Penerapan Fungsi Audit Ekstern (bagi BPR dengan total aset paling sedikit 2,5% 0.03 Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) 8 Penerapan Manajemen Risiko, Termasuk Sistem Pengendalian Intern *) 0% - 13

9 Batas Maksimum Pemberian Kredit 7,5% 0.13 10 Rencana Bisnis BPR 7,5% 0.08 11 Transparansi Kondisi Keuangan dan Non 7,5% 0.09 Keuangan Nilai Komposit 90% 1.38 Peringkat Komposit Sangat Baik *) diperhitungkan sesuai pentahapan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan yang mengatur mengenai manajemen risiko BPR. Dengan demikian, total penyebut sebelum pentahapan penerapan manajemen risiko adalah 90. Secara umum hasil self assessment menunjukkan penerapan tata kelola memiliki peringkat sangat Baik dan tetap dipertahankan namun kedepannya tetap dilakukan perbaikan serta penyempurnaan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan perundang-undangan lainnya. Wangi-Wangi,02 April 2018 PD. BPR Bahteramas Wakatobi Prof. Dr. Hasanuddin Bua, SE,M.Si Ketua Dewan Pengawas Muslimin DJ Direktur Kepatuhan 14