56 1 SILABUS (Kelas Eksperimen) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi : SMP Negeri 2 Punggur : IPA (Biologi) : VII A/2 (Genap) : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/Bahan Ajar Nilai Karakter 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan Membentuk kelmpok Membaca dan mempelajari brosur Mendiskusikan jawaban pada LKS dengan bantuan literatur dan pengamatan pada brosur Mempresentasikan hasil diskusi kelompok masingmasing Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan Jenis: Tes tertulis Nontes Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa 4 x 40 menit Sumber: Sugiyarto, Teguh. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Wasis. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, terbuka.
KABUPATEN LAMPUNG TENGAH 57 2 Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/Bahan Ajar Nilai Karakter Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Bahan: LKS Brosur Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suwarno, S. Pd. Martina Krista Ratna Sari NIP 19680919 19910301 004 NPM 0913024051 Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur SMP NEGERI 2 PUNGGUR Samino Suradi, S. Pd. ` NIP 19581110 198202 1 004
58 3 SILABUS (Kelas Kontrol) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi : SMP Negeri 2 Punggur : IPA (Biologi) : VII C/2 (Genap) : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/Bahan Ajar Nilai Karakter 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan Membentuk kelompok Mendiskusikan jawaban pada LKS dengan bantuan literatur Mempresentasikan hasil diskusi kelompok masingmasing Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan Jenis: Tes tertulis Nontes Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa 4 x 40 menit Sumber: Sugiyarto, Teguh. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Wasis. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, terbuka.
59 4 Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/Bahan Ajar Nilai Karakter Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Bahan: LKS Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suliyo, S. Pd. Martina Krista Ratna Sari NIP 19650618 200701 1 005 NPM 0913024051 Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur SMP NEGERI 2 PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Samino Suradi, S. Pd. ` NIP 19581110 198202 1 004
60 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Eksperimen) Sekolah : SMP Negeri 2 Punggur Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : VII A/2 (Genap) Pertemuan ke- : 1 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem : 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Indikator 1. Kognitif a. Produk: Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. b. Proses: Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif a. Produk Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu: 1. Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 2. Menentukan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 3. Memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi pencemaran lingkungan b. Proses Setelah diberikan bahan ajar brosur dan LKS, diharapkan siswa mampu: 1. Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. 2. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu:
61 a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. B. Materi Pembelajaran Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan membersihkan lingkungan daur ulang sampah organik membuang sampah pada tempatnya memisahkan sampah berdasarkan jenisnya pembuatan jalur hijau penanaman pohon bersepeda berjalan kaki daur ulang sampah plastik C. Metode Pembelajaran Diskusi kelompok D. Langkah-Langkah Pembelajaran Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Pendahuluan Mengadakan pretes Kegiatan Siswa Mengerjakan pretes yang diberikan guru Alokasi Waktu 20 menit Menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan apersepsi dengan menampilkan gambar mengenai orang yang membuang sampah sembarangan dan memberikan pertanyaan, Apakah dampak dari kegiatan yang terlihat pada gambar? Menjawab pertanyaan guru Memberikan motivasi: Dampak dari kegiatan membuang sampah sembarangan adalah terjadinya pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan tentunya berdampak buruk bagi manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup di lingkungan tersebut. Karena itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui kegiatan-kegiatan positif apa saja yang dapat dilakukan untuk mengelola lingkungan yang bertujuan untuk Memperhatikan penjelasan guru
62 Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru menghindari/mengatasi pencemaran lingkungan. Memberikan instruksi pada siswa untuk duduk sesuai kelompok yang telah ditentukan Kegiatan Inti Membagikan bahan ajar brosur yang berisi materi yang akan dipelajari kepada siswa Menyampaikan materi pembelajaran secara garis besar agar siswa dapat mengaitkannya dengan materi dalam brosur Membagikan LKS dan memberikan pengarahan kepada siswa dalam mengerjakan LKS Membimbing siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKS dengan mengkaji sumber belajar yang relevan serta mengaitkannya dengan materi dalam brosur Meminta siswa mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Memberikan instruksi kepada perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya masing-masing Memberikan kesempatan siswa untuk mengemukakan pendapat atau bertanya Kegiatan Penutup Bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran Menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya Kegiatan Siswa Menyusun tempat duduk dan duduk berkelompok Menerima brosur Mengaitkan materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru dengan materi dalam brosur Menerima LKS dan mendengarkan penjelasan guru Berdiskusi dengan teman sekelompok dalam mengerjakan LKS Mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing Mengemukakan pendapat dan menanyakan hal yang belum dimengerti Menyimpulkan hasil pembelajaran Memperhatikan penjelasan guru Alokasi Waktu 50 menit 10 menit
KABUPATEN LAMPUNG TENGAH 63 E. Sumber/Bahan Ajar Sumber: Sugiyarto, Teguh. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Wasis. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Bahan: LKS Brosur F. Penilaian Jenis: Tes tertulis: Nontes: Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suwarno, S.Pd Martina Krista Ratna Sari NIP 19680919 19910301 004 NPM 0913024051 Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur SMP NEGERI 2 PUNGGUR Samino Suradi, S. Pd NIP 19581110 198202 1 004
64 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Eksperimen) Sekolah : SMP Negeri 2 Punggur Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : VII A/2 (Genap) Pertemuan ke- : 2 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem : 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Indikator 1. Kognitif a. Produk: 1. Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. b. Proses: 1. Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. 2. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif a. Produk Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu: 1. Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 2. Menentukan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 3. Memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi kerusakan lingkungan b. Proses Setelah diberikan bahan ajar brosur dan LKS, diharapkan siswa mampu: 1. Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. 2. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu:
65 a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. B. Materi Pembelajaran Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan reboisasi konservasi terumbu karang taman laut cagar alam suaka margasatwa penangkaran penyu dan hiu pasir penanaman pohon bakau hutan lindung C. Metode Pembelajaran Diskusi kelompok D. Langkah-Langkah Pembelajaran Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Kegiatan Pendahuluan Memberikan instruksi pada siswa untuk duduk Menyusun tempat sesuai kelompok yang telah ditentukan duduk dan duduk berkelompok Alokasi Waktu 10 menit Menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan apersepsi dengan menampilkan dua gambar mengenai illegal logging dan anak yang sedang menanam bibit pohon, serta memberikan pertanyaan, Menjawab pertanyaan guru Kegiatan mana yang berdampak pada kerusakan lingkungan? Memberikan motivasi: Illegal logging merupakan salah satu kegiatan yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan dapat mengakibatkan hilangnya habitat dari suatu populasi, bencana longsor, dan banjir yang tentunya sangat merugikan bagi kita. Karena itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui cara mengelola lingkungan yang benar untuk mencegah kerusakan lingkungan. Memperhatikan penjelasan guru
66 Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Inti Membagikan bahan ajar brosur yang berisi materi yang akan dipelajari kepada siswa Menyampaikan materi pembelajaran secara garis besar agar siswa dapat mengaitkannya dengan materi dalam brosur Membagikan LKS dan memberikan pengarahan kepada siswa dalam mengerjakan LKS Membimbing siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKS dengan mengkaji sumber belajar yang relevan serta mengaitkannya dengan materi dalam brosur Meminta siswa mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Memberikan instruksi kepada perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya masing-masing Memberikan kesempatan siswa untuk mengemukakan pendapat atau bertanya Kegiatan Penutup Bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran Mengadakan postes Menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya Kegiatan Siswa Menerima brosur Mengaitkanmateri pembelajaran yang disampaikan oleh guru dengan materi dalam brosur Menerima LKS dan mendengarkan penjelasan guru. Berdiskusi dengan teman sekelompok dalam mengerjakan LKS Mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok masingmasing Mengemukakan pendapat dan menanyakan hal yang belum dimengerti Menyimpulkan hasil pembelajaran Mengerjakan postes yang diberikan guru Memperhatikan penjelasan guru Alokasi Waktu 50 menit 20 menit E. Sumber/Bahan Ajar Sumber: Sugiyarto, Teguh. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Wasis. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas
67 Bahan: LKS Brosur F. Penilaian Jenis: Tes tertulis: Nontes: Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suwarno, S.Pd Martina Krista Ratna Sari NIP 19680919 19910301 004 NPM 0913024051 SMP NEGERI 2 PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur Samino Suradi, S. Pd NIP 19581110 198202 1 004
68 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Kontrol) Sekolah : SMP Negeri 2 Punggur Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : VII C/2 (Genap) Pertemuan ke- : 1 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit Standar Kompetensi : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem Kompetensi Dasar : 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Indikator 1. Kognitif a. Produk: Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. b. Proses: Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif a. Produk Setelah melakukan kegiatan diskusi, diharapkan siswa mampu: 1. Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 2. Menentukan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 3. Memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi pencemaran lingkungan b. Proses Setelah diberikan LKS, diharapkan siswa mampu: 1. Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. 2. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu:
69 a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. B. Materi Pembelajaran Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan membersihkan lingkungan daur ulang sampah organik membuang sampah pada tempatnya memisahkan sampah berdasarkan jenisnya pembuatan jalur hijau penanaman pohon bersepeda berjalan kaki daur ulang sampah plastik C. Metode Pembelajaran Diskusi kelompok D. Langkah-Langkah Pembelajaran Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Pendahuluan Mengadakan pretes Menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan apersepsi dengan menampilkan gambar mengenai orang yang membuang sampah sembarangan dan memberikan pertanyaan, Kegiatan Siswa Mengerjakan pretes yang diberikan guru Menjawab pertanyaan guru Alokasi Waktu 20 menit Apakah dampak dari kegiatan yang terlihat pada gambar? Memberikan motivasi: Dampak dari kegiatan membuang sampah sembarangan adalah terjadinya pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan tentunya berdampak buruk bagi manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup di lingkungan tersebut. Karena itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui kegiatan-kegiatan Memperhatikan penjelasan guru
70 Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru positif apa saja yang dapat dilakukan untuk mengelola lingkungan yang bertujuan untuk menghindari/mengatasi pencemaran lingkungan. Memberikan instruksi pada siswa untuk duduk sesuai kelompok yang telah ditentukan Kegiatan Inti Menyampaikan materi pembelajaran secara garis besar Membagikan LKS dan memberikan pengarahan kepada siswa dalam mengerjakan LKS Membimbing siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKK dengan mengkaji sumber belajar yang relevan Meminta siswa mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Memberikan instruksi kepada perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya masing-masing Memberikan kesempatan siswa untuk mengemukakan pendapat atau bertanya Kegiatan Penutup Bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran Menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya Kegiatan Siswa Menyusun tempat duduk dan duduk berkelompok Memperhatikan penjelasan guru Menerima LKS dan mendengarkan penjelasan guru Berdiskusi dengan teman sekelompok dalam mengerjakan LKS Mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Mempersentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing Mengemukakan pendapat dan menanyakan hal yang belum dimengerti Menyimpulkan hasil pembelajaran Memperhatikan penjelasan guru Alokasi Waktu 50 menit 10 menit E. Sumber/Bahan Ajar Sumber: Sugiyarto, Teguh. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas
71 Wasis. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Bahan: LKS F. Penilaian Jenis: Tes tertulis: Nontes: Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suliyo, S. Pd Martina Krista Ratna Sari NIP 19650618 200701 1 005 NPM 0913024051 SMP NEGERI 2 PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur Samino Suradi, S. Pd NIP 19581110 198202 1 004
72 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Kontrol) Sekolah : SMP Negeri 2 Punggur Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : VII C/2 (Genap) Pertemuan ke- : 2 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem : 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Indikator 1. Kognitif a. Produk: Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. b. Proses: Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif a. Produk Setelah melakukan kegiatan diskusi, diharapkan siswa mampu: 1. Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 2. Menentukan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 3. Memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi kerusakan lingkungan b. Proses Setelah diberikan LKS, diharapkan siswa mampu: 3. Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. 4. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu:
73 a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. B. Materi Pembelajaran Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan reboisasi konservasi terumbu karang taman laut cagar alam suaka margasatwa penangkaran penyu dan hiu pasir penanaman pohon bakau hutan lindung C. Metode Pembelajaran Diskusi kelompok D. Langkah-Langkah Pembelajaran Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Kegiatan Pendahuluan Memberikan instruksi pada siswa untuk duduk Menyusun tempat sesuai kelompok yang telah ditentukan duduk dan duduk berkelompok Alokasi Waktu 10 menit Memberikan apersepsi dengan menampilkan dua gambar mengenai ilegalloging dan anak yang sedang menanam bibit pohon, serta memberikan pertanyaan, Menjawab pertanyaan guru Kegiatan mana yang berdampak pada kerusakan lingkungan? Memberikan motivasi: Illegal logging merupakan salah satu kegiatan yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan dapat mengakibatkan hilangnya habitat dari suatu populasi, bencana longsor, dan banjir yang tentunya sangat merugikan bagi kita. Karena itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui cara mengelola lingkungan yang benar untuk mencegah kerusakan lingkungan. Memperhatikan penjelasan guru
74 Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Kegiatan Inti Menyampaikan materi pembelajaran secara garis besar Memperhatikan penjelasan guru Alokasi Waktu 50 menit Membagikan LKS dan memberikan pengarahan kepada siswa dalam mengerjakan LKS Membimbing siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKS dengan mengkaji sumber belajar yang relevan serta Meminta siswa mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Memberikan instruksi kepada perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya masing-masing Memberikan kesempatan siswa untuk mengemukakan pendapat atau bertanya Kegiatan Penutup Bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran Mengadakan postes Menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya Menerima LKS dan mendengarkan penjelasan guru. Berdiskusi dengan teman sekelompok dalam mengerjakan LKS Mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing Mengemukakan pendapat dan menanyakan hal yang belum dimengerti Menyimpulkan hasil pembelajaran Mengerjakan postes yang diberikan guru Memperhatikan penjelasan guru 20 menit E. Sumber/Bahan Ajar Sumber: Sugiyarto, Teguh. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Wasis. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Bahan: LKS
KABUPATEN LAMPUNG TENGAH 75 F. Penilaian Jenis: Tes tertulis: Nontes: Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suliyo, S. Pd Martina Krista Ratna Sari NIP 19650618 200701 1 005 NPM 0913024051 Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur SMP NEGERI 2 PUNGGUR Samino Suradi, S. Pd NIP 19581110 198202 1 004
76 Pertemuan I, Kelas Eksperimen Nama Anggota Kelompok: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) TUJUAN: 1. Siswa mampu mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 2. Siswa mampu menentukan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 3. Siswa mampu memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi pencemaran lingkungan Petunjuk: 1. Amati brosur berikut! 2. Kemudian, kerjakan LKS bersama teman satu kelompokmu! 3. Gunakan bantuan buku teks atau sumber lain untuk menjawab pertanyaan dalam LKS! 4. Tuliskan jawaban dengan ringkas dan jelas pada tempat yang telah disediakan!
77 7. Bersepeda 1. Membersihkan lingkungan 3. Membuang sampah pada tempatnya 8. Berjalan kaki 4. Memisahkan sampah berdasarkan jenisnya 9. Daur ulang sampah plastik 5. Pembuatan jalur hijau 2. Daur ulang sampah organik 6. Penanaman pohon
78 1. Dari semua gambar yang ada dalam brosur, tuliskan 3 gambar yang merupakan upaya mengatasi pencemaran tanah! (melakukan deduksi, skor 2) Jawab: a b c 2. Perhatikan gambar nomor 5 dalam brosur! (memberi penjelasan dasar, skor 2) Tuliskan 2 manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut berkaitan dengan upaya mengatasi pencemaran lingkungan! Dan berikan penjelasan dari setiap manfaat yang kalian tulis! Jawab: a. b 3. Perhatikan gambar nomor 1 dan 3 dalam brosur! (memberikan alasan, skor 3) a. Manakah dari kedua gambar tersebut yang lebih efektif dalam mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan? Jawab: b. Berikan alasan! Jawab:
79 4. Sebagai seorang pelajar, kalian bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan. Apa yang kalian lakukan jika melihat lingkungan di sekitar sekolah kalian kotor dan tercemar? (merumuskan alternatif solusi, skor 3) Jawab: SELAMAT MENGERJAKAN!
80 Pertemuan II, Kelas Eksperimen Nama Anggota Kelompok: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) TUJUAN: 1. Siswa mampu mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 2. Siswa mampu menjelaskan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 3. Siswa mampu memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi kerusakan lingkungan Petunjuk: 1. Amati brosur berikut! 2. Kemudian, kerjakan LKS bersama teman satu kelompokmu! 3. Gunakan bantuan buku teks atau sumber lain untuk menjawab pertanyaan dalam LKS! 4. Tuliskan jawaban dengan ringkas dan jelas pada tempat yang telah disediakan!
81 7. Penanaman pohon bakau 1. Reboisasi 4. Cagar alam 5. Suaka margasatwa 2. Konservasi terumbu karang 6. Penangkaran penyu dan hiu karang 8. Hutan lindung 3. Taman laut
82 1. Dari semua gambar yang ada dalam brosur, tuliskan 3 gambar yang merupakan upaya mengatasi kerusakan lingkungan berupa erosi dan abrasi! (melakukan deduksi, skor 2) Jawab: a b c 2. Perhatikan gambar nomor 3 dalam brosur! (memberi penjelasan dasar, skor 2) Tuliskan 2 manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut berkaitan dengan upaya mengatasi kerusakan lingkungan dan berikan penjelasan dari setiap manfaat yang kalin tulis! Jawab: a. b 3. Perhatikan gambar nomor 1 dan 8 dalam brosur! (memberikan alasan, skor 3) a. Manakah dari kedua gambar tersebut yang lebih efektif dalam mengatasi kerusakan lingkungan? Jawab: b. Berikan alasan! Jawab:
83 4. Sebagai seorang pelajar, kalian bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan. Apa yang kalian lakukan jika melihat seseorang menembak atau menangkap satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang? (merumuskan alternatif solusi, skor 3) Jawab: SELAMAT MENGERJAKAN!
84 Pertemuan I, Kelas Kontrol Nama Anggota Kelompok: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) TUJUAN: 1. Siswa mampu mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 2. Siswa mampu menjelaskan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 3. Siswa mampu memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi pencemaran lingkungan Petunjuk: 1. Kerjakan LKS bersama teman satu kelompokmu! 2. Gunakan bantuan buku teks atau sumber lain untuk menjawab pertanyaan dalam LKS! 3. Tuliskan jawaban dengan ringkas dan jelas pada tempat yang telah disediakan!
85 1. Perhatikan gambar berikut! Pencemaran tanah Tuliskan 3 kegiatan manusia yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan lingkungan dalam gambar! (melakukan deduksi, skor 2) Jawab: a b c 2. Di daerah perkotaan, sering kita jumpai pohon-pohon yang ditanam di sepanjang jalan raya, yang biasa disebut jalur hijau. Tuliskan 2 manfaat yang bisa diperoleh dari pembuatan jalur hijau tersebut berkaitan dengan upaya mengatasi pencemaran lingkungan dan berikan penjelasan dari setiap manfaat yang kalian tulis! (memberi penjelasan dasar, skor 2) Jawab: a. b
86 3. Setiap hari Jumat, SMP Purna Bhakti Pertiwi mengadakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, sedangkan SMP Satya Dharma Sudjana tidak mengadakan kegiatan tersebut, melainkan mewajibkan para siswanya untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. (memberikan alasan, skor 3) a. Kegiatan di SMP manakah yang lebih efektif dalam mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan? Jawab: b. Berikan alasan! Jawab: 4. Sebagai seorang pelajar, kalian bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan. Apa yang kalian lakukan jika melihat lingkungan di sekitar sekolah kalian kotor dan tercemar? (merumuskan alternatif solusi, skor 3) Jawab: SELAMAT MENGERJAKAN!
87 Pertemuan II, Kelas Kontrol Nama Anggota Kelompok: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) TUJUAN: 1. Siswa mampu mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 2. Siswa mampu menjelaskan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 3. Siswa mampu memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi kerusakan lingkungan Petunjuk: 1. Amati brosur berikut! 2. Kemudian, kerjakan LKS bersama teman satu kelompokmu! 3. Gunakan bantuan buku teks atau sumber lain untuk menjawab pertanyaan dalam LKS! 4. Tuliskan jawaban dengan ringkas dan jelas pada tempat yang telah disediakan!
88 1. Perhatikan gambar berikut! Abrasi Erosi Tuliskan 3 kegiatan manusia yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan lingkungan dalam gambar! (melakukan deduksi, skor 2) Jawab: a b c 2. Pemerintah RI menunjuk sebuah taman laut di daerah Bunaken, Provinsi Sulawesi Utara sebagai kawasan konservasi alam. Tuliskan 2 manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut berkaitan dengan upaya mengatasi kerusakan lingkungan dan berikan penjelasan dari setiap manfaat yang kalian tulis! (memberi penjelasan dasar, skor 2) Jawab: a. b
89 3. Kegiatan reboisasi dan konservasi hutan lindung merupakan contoh peran manusia dalam mengatasi kerusakan lingkungan. (memberikan alasan, skor 3) a. Manakah dari dua kegiatan tersebut yang lebih efektif dalam mengatasi kerusakan lingkungan? Jawab: b. Berikan alasan! Jawab: 4. Sebagai seorang pelajar, kalian bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan. Apa yang kalian lakukan jika melihat seseorang menembak atau menangkap satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang? (merumuskan alternatif solusi, skor 3) SELAMAT MENGERJAKAN!
90 KUNCI JAWABAN LKS (LEMBAR KERJA SISWA) A. Kelas Eksperimen LKS Pertemuan 1 Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 1. Gambar yang merupakan upaya mengatasi pencemaran tanah: a. Gambar 1 (membersihkan lingkungan) b. Gambar 2 (daur ulang sampah organik) c. Gambar 3 (membuang sampah pada tempatnya) d. Gambar 4 (memisahkan sampah berdasarkan jenisnya) e. Gambar 9 (daur ulang sampah plastik) 2. Gambar 5: pembuatan jalur hijau Manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut adalah: a. Mengurangi pencemaran (polusi) udara Pepohonan yang ditanam di jalur hijau akan melakukan fotosintesis dengan mengambil gas karbondioksida dari lingkungan sehingga akan mengurangi pencemaran udara akibat gas tersebut b. Udara menjadi bersih dan sehat Proses fotosintesis juga menghasilkan gas oksigen yang akan menggantikan gas karbondioksida di lingkungan, sehingga membuat udara menjadi lebih bersih dan lebih sehat untuk kita hirup melalui pernapasan c. Jalan raya menjadi teduh dan indah dipandang mata Pepohonan yang dapat tumbuh besar dengan baik di jalur hijau tersebut akan memiliki kanopi-kanopi yang cukup lebat dan dapat digunakan sebagai tempat berteduh. Selain itu, bila pepohonan tersebut terawat dan tertata rapi, akan memiliki nilai artistik tersendiri sehingga indah bila dipandang mata 3. Gambar 1: membersihkan lingkungan Gambar 3: membuang sampah pada tempatnya a. Yang lebih efektif dalam mengurangi pencemaran lingkungan adalah kegiatan pada gambar 3. b. Alasannya, membuang sampah pada tempatnya merupakan langkah awal untuk mencegah agar pencemaran lingkungan tidak terjadi, sedangkan membersihkan lingkungan, dilakukan untuk mengatasi pencemaran yang sudah terjadi di
91 lingkungan. Membersihkan lingkungan apabila tidak disertai dengan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, tidak akan mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan. Sebaliknya, kegiatan membuang sampah pada tempatnya akan meringankan kegiatan membersihkan lingkungan sehingga akan mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan. 4. Yang dapat dilakukan jika melihat hal tersebut adalah mengajak teman-teman dan guru atau semua warga sekolah untuk mengadakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan membuang sampah pada tempatnya dengan melakukan pemisahan sampah berdasarkan jenisnya. LKS Pertemuan 2 Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 1. Gambar yang merupakan upaya mengatasi kerusakan lingkungan berupa erosi dan abrasi: a. Gambar 1 (reboisasi) b. Gambar 4 (cagar alam) c. Gambar 7 (penanaman pohon bakau) d. Gambar 8 (hutan lindung) 2. Gambar 3: taman laut Manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan adalah: a. Melestarikan keanekaragaman hayati dalam laut Laut yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai taman laut akan sangat dilindungi, terutama oleh undang-undang yang dibuat oleh pemerintah tentang larangan perusakan ekosistem laut tersebut sehingga keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya tetap terjaga kelestariannya. b. Menjaga keseimbangan ekosistem Apabila ekosistem laut terjaga kelestariannya maka, tidak akan ada rantai makanan yang terputus karena punahnya suatu organisme sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga. c. Sebagai objek wisata Taman laut merupakan objek yang sangat indah sehingga banyak diminati oleh masyarakat sebagai objek wisata alam. d. Sebagai objek pendidikan dan penelitian ilmiah
92 Taman laut dengan keanekaragaman hayati yang tinggi dapat digunakan sebagai objek pendidikan dan penelitian ilmiah, misalnya dengan melakukan observasi dan studi banding kelautan. 3. Gambar 1: reboisasi Gambar 8: hutan lindung a. Yang lebih efektif dalam mengatasi kerusakan lingkungan adalah gambar 8. b. Alasannya, konservasi hutan lindung merupakan langkah awal untuk mencegah agar kerusakan lingkungan tidak terjadi, sedangkan reboisasi, dilakukan untuk mengatasi kerusakan yang sudah terjadi di lingkungan. Reboisasi apabila tidak disertai dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga keberadaan hutan yang telah ada, tidak akan mengurangi terjadinya kerusakan lingkungan. Sebaliknya, kegiatan konservasi hutan lindung akan meringankan kegiatan reboisasi sehingga akan mengurangi terjadinya kerusakan lingkungan. 4. Yang dapat dilakukan jika melihat hal tersebut adalah: a. Menegur orang tersebut dan mengingatkan bahwa menembak/menangkap satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang adalah terlarang karena jika satwa tersebut ditangkap, dikhawatirkan dapat memutus rantai makanan dan apabila satwa tersebut punah dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. b. Melaporkan orang tersebut kepada pihak yang berwajib. B. Kelas Kontrol LKS Pertemuan 1 Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 1. Kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran tanah: a. membersihkan lingkungan b. daur ulang sampah organik c. membuang sampah pada tempatnya d. memisahkan sampah berdasarkan jenisnya e. daur ulang sampah plastik 2. Pembuatan jalur hijau Manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut adalah: a. Mengurangi pencemaran (polusi) udara
93 Pepohonan yang ditanam di jalur hijau akan melakukan fotosintesis dengan mengambil gas karbondioksida dari lingkungan sehingga akan mengurangi pencemaran udara akibat gas tersebut b. Udara menjadi bersih dan sehat Proses fotosintesis juga menghasilkan gas oksigen yang akan menggantikan gas karbondioksida di lingkungan, sehingga membuat udara menjadi lebih bersih dan lebih sehat untuk kita hirup melalui pernapasan c. Jalan raya menjadi teduh dan indah dipandang mata Pepohonan yang dapat tumbuh besar dengan baik di jalur hijau tersebut akan memiliki kanopi-kanopi yang cukup lebat dan dapat digunakan sebagai tempat berteduh. Selain itu, bila pepohonan tersebut terawat dan tertata rapi, akan memiliki nilai artistik tersendiri sehingga indah bila dipandang mata 3. SMP Purna Bhakti Pertiwi: membersihkan lingkungan SMP Satya Dharma Sudjana: membuang sampah pada tempatnya a. Yang lebih efektif dalam mengurangi pencemaran lingkungan adalah kegiatan di SMP Satya Dharma Sudjana. b. Alasannya, membuang sampah pada tempatnya merupakan langkah awal untuk mencegah agar pencemaran lingkungan tidak terjadi, sedangkan membersihkan lingkungan, dilakukan untuk mengatasi pencemaran yang sudah terjadi di lingkungan. Membersihkan lingkungan apabila tidak disertai dengan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, tidak akan mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan. Sebaliknya, kegiatan membuang sampah pada tempatnya akan meringankan kegiatan membersihkan lingkungan sehingga akan mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan. 4. Yang dapat dilakukan jika melihat hal tersebut adalah mengajak teman-teman dan guru atau semua warga sekolah untuk mengadakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan membuang sampah pada tempatnya dengan melakukan pemisahan sampah berdasarkan jenisnya. LKS Pertemuan 2 Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 1. Kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kerusakan lingkungan berupa erosi dan abrasi: a. reboisasi
94 b. cagar alam c. penanaman pohon bakau d. hutan lindung 2. Pemerintah RI menunjuk sebuah taman laut di daerah Bunaken, Provinsi Sulawesi Utara sebagai kawasan konservasi alam. Manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan adalah: a. Melestarikan keanekaragaman hayati dalam laut Laut yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai taman laut akan sangat dilindungi, terutama oleh undang-undang yang dibuat oleh pemerintah tentang larangan perusakan ekosistem laut tersebut sehingga keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya tetap terjaga kelestariannya. b. Menjaga keseimbangan ekosistem Apabila ekosistem laut terjaga kelestariannya maka, tidak akan ada rantai makanan yang terputus karena punahnya suatu organisme sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga. c. Sebagai objek wisata Taman laut merupakan objek yang sangat indah sehingga banyak diminati oleh masyarakat sebagai objek wisata alam. d. Sebagai objek pendidikan dan penelitian ilmiah Taman laut dengan keanekaragaman hayati yang tinggi dapat digunakan sebagai objek pendidikan dan penelitian ilmiah, misalnya dengan melakukan observasi dan studi banding kelautan. 3. Kegiatan reboisasi dan konservasi hutan lindung merupakan contoh peran manusia dalam mengatasi kerusakan lingkungan. a. Yang lebih efektif dalam mengatasi kerusakan lingkungan adalah kegiatan pada gambar 8. b. Alasannya, konservasi hutan lindung merupakan langkah awal untuk mencegah agar kerusakan lingkungan tidak terjadi, sedangkan reboisasi, dilakukan untuk mengatasi kerusakan yang sudah terjadi di lingkungan. Reboisasi apabila tidak disertai dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga keberadaan hutan yang telah ada, tidak akan mengurangi terjadinya kerusakan lingkungan. Sebaliknya, kegiatan konservasi hutan lindung akan meringankan kegiatan reboisasi sehingga akan mengurangi terjadinya kerusakan lingkungan. 4. Yang dapat dilakukan jika melihat hal tersebut adalah:
95 a. Menegur orang tersebut dan mengingatkan bahwa menembak/menangkap satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang adalah terlarang karena jika satwa tersebut ditangkap, dikhawatirkan dapat memutus rantai makanan dan apabila satwa tersebut punah dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. b. Melaporkan orang tersebut kepada pihak yang berwajib.
96 RUBRIK PENSKORAN LKS No. Indikator KBK Nomor Pertanyaan Skor Indikator Operasional 1. Melakukan deduksi 1 0 tidak dapat melakukan deduksi 1 dapat melakukan deduksi dengan menyebutkan 1 atau 2 peran manusia yang sesuai 2 dapat melakukan deduksi dengan menyebutkan 3 peran manusia yang sesuai 2. Memberi penjelasan dasar 2 (a, b) 0 tidak dapat memberi penjelasan dasar 1 dapat memberi penjelasan dasar, namun tidak sesuai atau menjawab item a dengan benar 2 dapat memberi penjelasan dasar yang sesuai dan menjawab dua 3. Merumuskan alternatif solusi item dengan benar 4 0 tidak dapat merumuskan alternatif solusi 1 dapat merumuskan alternatif solusi, namun tidak sesuai 2 dapat merumuskan alternatif solusi yang sesuai, namun bahasa yang digunakan tidak jelas dan runtut 3 dapat merumuskan alternatif solusi yang sesuai dengan menggunakan bahasa yang jelas dan runtut 4. Memberikan alas an 3 (a, b) 0 tidak dapat memberikan alasan 1 dapat memberikan alasan namun tidak sesuai atau menjawab item a dengan benar 2 dapat memberikan alasan alasan yang sesuai dan menjawab dua item dengan benar, namun bahasa yang digunakan tidak jelas dan runtut 3 dapat memberikan alasan yang sesuai dan menjawab dua item dengan benar, serta menggunakan bahasa yang jelas dan runtut
97 96 KISI-KISI PRETES/POSTES Indikator Keterampilan Nomor No. Soal Berpikir Kritis (KBK) Soal 1. Melakukan deduksi 1a Perhatikan gambar-gambar berikut ini! Merusak Lingkungan A C D E Jawaban Mengatasi Kerusakan Lingkungan B F G H Keterangan: A illegal logging/pembalakan liar C penggunaan pestisida secara berlebihan D pembuangan limbah asap pabrik E penangkapan ikan menggunakan pukat harimau B penanaman bibit pohon F bersepeda G membuang sampah pada tempatnya H penggunaan tas kertas
98 97 No. Indikator Keterampilan Berpikir Kritis (KBK) Nomor Soal Soal Jawaban Berdasarkan gambar-gambar tersebut, tuliskan ke dalam tabel berikut, gambar mana yang merupakan kegiatan manusia yang dapat merusak lingkungan dan yang dapat mengatasi kerusakan lingkungan (tulis abjadnya saja)! Berpotensi Merusak Lingkungan Tidak Berpotensi Merusak Lingkungan 2. Memberikan penjelasan dasar 1b Berikan penjelasan mengenai setiap kegiatan yang anda sebutkan dapat mengatasi kerusakan lingkungan! a. Bibit pohon yang ditanam, apabila telah tumbuh besar, akan menahan laju erosi tanah, menjadi habitat baru bagi hewan-hewan, dan mengatasi terjadinya polusi udara yang merupakan salah satu bentuk kerusakan lingkungan. b. Bersepeda dapat meminimalisasi penggunaan
99 98 No. Indikator Keterampilan Berpikir Kritis (KBK) 3. Merumuskan alternatif solusi Nomor Soal 1c Soal Sebagai seorang pelajar yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan, apa yang kamu lakukan jika melihat kegiatan pada gambar A terjadi di lingkungan tempat tinggalmu? Jawaban kendaraan bermotor sehingga dapat mengurangi terjadinya polusi udara yang merupakan salah satu bentuk kerusakan lingkungan. c. Membuang sampah pada tempatnya akan mengurangi jumlah penumpukan sampah di lingkungan rumah kita sehingga kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mencegah terjadinya pencemaran yang merupakan salah satu bentuk kerusakan lingkungan. d. Penggunaan tas kertas dapat meminimalisasi penggunaan tas plastik yang yang sulit didaur ulang, sehingga kegiatan ini dapat mencegah terjadinya pencemaran yang merupakan salah satu bentuk kerusakan lingkungan. a. Menegur orang yang melakukan kegiatan tersebut dan mengingatkan bahwa kegiatan yang dia lakukan dilarang atau tidak boleh dilakukan karena akan merusak lingkungan dan mengganggu keseimbangan ekosistem b. Melaporkan kepada pihak yang berwajib 4. Memberikan alas an 2 Kegiatan A (membuang sampah pada tempatnya) adalah kegiatan yang dapat mengatasi pencemaran lingkungan. Kegiatan A (membuang sampah pada tempatnya) akan mengurangi jumlah penumpukan sampah di lingkungan rumah kita sehingga kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan, sedangkan kegiatan B (penangkaran penyu) merupakan kegiatan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan akibat berkurangnya keanekaragaman hayati.
100 99 No. Indikator Keterampilan Berpikir Kritis (KBK) Nomor Soal Soal Keterangan: A Membuang sampah pada tempatnya B Penangkaran penyu Manakah di antara dua kegiatan tersebut yang dapat mengatasi pencemaran lingkungan? Berikan alasan anda! Jawaban Kegiatan A dapat mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan sekaligus, sedangkan kegiatan B hanya dapat mencegah kerusakan lingkungan tetapi tidak dapat mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.
101 Petunjuk: 1. Tuliskan nama dan kelas kalian pada ujung kiri atas lembar jawaban! 2. Amati gambar yang ada dalam soal dan bacalah pertanyaannya dengan teliti! 3. Tuliskan jawaban dengan ringkas dan jelas pada lembar jawaban yang telah disediakan! 1. Perhatikan gambar-gambar berikut ini! Keterangan: A illegal logging/pembalakan liar B penanaman bibit pohon C penggunaan pestisida secara berlebihan D pembuangan limbah asap pabrik E penangkapan ikan menggunakan pukat harimau F bersepeda G membuang sampah pada tempatnya H penggunaan tas kertas
102 a. Berdasarkan gambar-gambar tersebut, tuliskan ke dalam tabel berikut, gambar mana yang merupakan kegiatan manusia yang dapat merusak lingkungan dan yang dapat mengatasi kerusakan lingkungan (tulis abjadnya saja)! (skor 2) Mengatasi Merusak Lingkungan Kerusakan Lingkungan b. Berikan penjelasan mengenai setiap kegiatan yang anda sebutkan dapat mengatasi kerusakan lingkungan! (skor 2) c. Sebagai seorang pelajar yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan, apa yang kamu lakukan jika melihat kegiatan pada gambar A terjadi di lingkungan tempat tinggalmu? (skor 3) 2. Perhatikan dua gambar berikut ini! (skor 3) Keterangan: A Membuang sampah pada tempatnya B Penangkaran penyu Manakah di antara dua kegiatan tersebut yang dapat mengatasi pencemaran lingkungan? Berikan alasan anda! SELAMAT MENGERJAKAN!
103 RUBRIK PENILAIAN KBK UNTUK PRETES/POSTES No. Indikator KBK Nomor Soal Skor Indikator Operasional 1. Melakukan deduksi 1a 0 tidak dapat melakukan deduksi 1 dapat melakukan deduksi namun tidak sesuai 2 dapat melakukan deduksi yang sesuai 2. Memberi penjelasan dasar 1b 0 tidak dapat memberi penjelasan dasar 1 dapat memberi penjelasan dasar, namun tidak sesuai 2 dapat memberi penjelasan dasar yang sesuai 3. Merumuskan alternatif solusi 1c 0 tidak dapat merumuskan alternatif solusi 1 dapat merumuskan alternatif solusi, namun tidak sesuai 2 dapat merumuskan alternatif solusi yang sesuai, namun bahasa yang digunakan tidak jelas dan runtut 3 dapat merumuskan alternatif solusi yang sesuai dengan menggunakan bahasa yang jelas dan runtut 3. Memberikan alasan 2 0 tidak dapat memberikan alasan 1 dapat memberikan alasan namun tidak sesuai atau menjawab item a dengan benar 2 dapat memberikan alasan alasan yang sesuai dan menjawab dua item dengan benar, namun bahasa yang digunakan tidak jelas dan runtut 3 dapat memberikan alasan yang sesuai dan menjawab dua item dengan benar, serta menggunakan bahasa yang jelas dan runtut
104 LEMBAR PENILAIAN KBK UNTUK PRETES/POSTES No. Urut Siswa A (1a) B (1b) Pretes C (1c) Skor pada Aspek KBK D (2) A (1a) B (1b) Postes C (1c) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 R N 64 64 96 96 64 64 96 96 S Kriteria D (2)
105 TEKNIK PENSKORAN UNTUK LKS DAN PRETES/POSTES Keterangan: S = Nilai yang diharapkan (dicari) R = jumlah skor dari item atau soal yang dijawab benar N = jumlah skor maksimal dari tes tersebut Kriteria Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Poin 80,1-100 60,1-80 40,1-60 20,1-40 0,0-20 Kriteria Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
106 A. Kelas Eksperimen Nomor Urut Siswa HASIL OBSERVASI AKTIVITAS BELAJAR SISWA Skor Aspek Aktivitas Belajar Siswa Pertemuan I Pertemuan II A B C D A B C D 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 skor 72 72 70 71 79 85 83 80 Skor maks 96 96 96 96 96 96 96 96 % 75.00 75.00 72.92 73.96 82.29 88.54 86.46 83.33 Kriteria Baik Baik Cukup Cukup Baik S. Baik Baik Baik Keterangan: A = Mengemukakan ide/gagasan; B = Bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok; C = Mempresentasikan hasil diskusi kelompok; D = Mengajukan pertanyaan.
107 B. Kelas Kontrol Nomor Urut Siswa Skor Aspek Aktivitas Belajar Siswa Pertemuan I Pertemuan II A B C D A B C D 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 skor 57 60 68 63 61 64 72 66 Skor maks 96 96 96 96 96 96 96 96 % 59.38 62.50 70.83 65.63 63.54 66.67 75.00 68.75 Kriteria Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Baik Cukup Keterangan: A = Mengemukakan ide/gagasan; B = Bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok; C = Mempresentasikan hasil diskusi kelompok; D = Mengajukan pertanyaan.
108 KETERANGAN ASPEK AKTIVITAS BELAJAR SISWA A. Mengemukakan ide/gagasan 1. Tidak mengemukakan ide/gagasan (diam saja). 2. Mengemukakan ide/gagasan namun tidak sesuai dengan pembahasan pada materi pokok pencemaran dan kerusakan lingkungan. 3. Mengemukakan ide/gagasan sesuai dengan pembahasan pada materi pokok pencemaran dan kerusakan lingkungan. Petunjuk penilaian: melakukan observasi terhadap siswa saat melakukan diskusi kelompok. B. Bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok 1. Tidak berkomunikasi secara lisan/tulisan dalam bertukar pendapat dengan anggota kelompok (diam saja). 2. Berkomunikasi secara lisan/tulisan dengan anggota kelompok tetapi tidak sesuai dengan pembahasan dalam LKS. 3. Berkomunikasi secara lisan/tulisan dalam bertukar pendapat untuk mengerjakan LKS. Petunjuk penilaian: melakukan observasi terhadap siswa saat melakukan diskusi kelompok. C. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok 1. Siswa dalam kelompok kurang dapat mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara sistematis dan tidak dapat menjawab pertanyaan. 2. Siswa dalam kelompok kurang dapat mempresentasikan hasil diskusi kelompok dengan secara sistematis dan menjawab pertanyaan dengan benar atau dapat mempresentasikan hasil diskusi secara sistematis tetapi tidak dapat menjawab pertanyaan. 3. Siswa dalam kelompok dapat mempresentasikan hasil diskusi secara sistematis dan menjawab pertanyaan dengan benar. Petunjuk penilaian: melakukan observasi terhadap siswa dalam mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya. D. Mengajukan pertanyaan 1. Tidak mengajukan pertanyaan. 2. Mengajukan pertanyaan, tetapi tidak mengarah pada permasalahan pada materi pokok pengelolaan lingkungan. 3. Mengajukan pertanyaan yang mengarah dan sesuai dengan permasalahan pada materi pokok pengelolaan lingkungan Petunjuk penilaian: melakukan observasi terhadap siswa dalam mengikuti kegiatan presentasi yang dilakukan oleh siswa kelompok lain dan kegiatan diskusi kelas. TEKNIK PERHITUNGAN Jumlah skor maksimum = 96 ersentase kor perolehan kor maksimum 100 Kriteria Persentase Aktivitas Belajar Siswa Persentase (%) 87,50 100 75,00 87,49 50,00 74,99 0 49,99 Kriteria Sangat baik Baik Cukup Kurang
109 ANGKET TANGGAPAN SISWA TERHADAP PENGGUNAAN BAHAN AJAR BROSUR A. Petunjuk Pengisian 1. Bacalah pernyataan di bawah ini dengan teliti! 2. Berikan tanda check list ( ) pada salah satu kolom yang menjadi jawaban kalian! S = Setuju TS = Tidak Setuju 3. Apapun jawaban yang diberikan tidak akan mempengaruhi nilai biologi, oleh sebab itu isilah dengan jujur! B. Pernyataan-Pernyataan No Pernyataan S TS 1 Saya senang mempelajari materi pokok pengelolaan lingkungan dengan bantuan bahan ajar brosur 2 Saya lebih mudah memahami materi pengelolaan lingkungan dengan bantuan bahan ajar brosur 3 Saya memperoleh wawasan/pengetahuan baru tentang materi pokok pengelolaan lingkungan melalui bahan ajar brosur. 4 Saya merasa sulit mengerjakan soal-soal di LKS dengan bantuan bahan ajar brosur 5 Bahan ajar brosur menyebabkan saya menjadi sulit berinteraksi dengan teman selama proses pembelajaran berlangsung 6 Bahan ajar brosur tidak memberi kesempatan kepada saya untuk berpikir kritis
110 109 Data Angket Tanggapan Siswa Terhadap Penggunaan Bahan Ajar Brosur No. Pernyataan Angket 1 2 3 4 5 6 Pilihan Jawaban Nomor Responden (Siswa) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 S 100 A TS 0 G S 100 A TS 0 G S 100 A TS 0 G S 12.5 F TS 87.5 B S 9.37 F TS 90.63 B S 0 G TS 100 A % K TEKNIK PERHITUNGAN Jumlah skor maksimum = 32 X in S 100% Smaks Keterangan: X = Persentase jawaban siswa; in S = Jumlah skor jawaban; S = Skor maksimum yang diharapkan. maks Kriteria Persentase Persentase (%) 100 76 99 51 75 50 26 49 1 25 0 Kriteria A (Semuanya) B (Sebagian besar) C (Pada umumnya) D (Setengahnya) E (Hampir setengahnya) F (Sebagian kecil) G (Tidak ada)
111 DATA HASIL PENELITIAN Nilai Pretes, Postes, dan N-gain Kelas Ekperimen No Nama Pretes Postes N-gain 1 Adi Herdiawan 20 50 37,50 2 Aditya Eka Saputra 30 70 57,14 3 Agus Trianto 30 80 71,43 4 Al Mufaida 30 80 71,43 5 Dicky Eko Trisnadi 40 90 83,33 6 Diki Wahyudi 20 80 75,00 7 Dimas Bakharudin Yusuf 30 70 57,14 8 Diyah Adelina Putri 40 70 50,00 9 Doni Hendriyanto 20 60 50,00 10 Dwi Khusnul Khotimah 30 80 71,43 11 Echa Adi Anggi Dea 30 60 42,86 12 Edo Sutani 40 80 66,67 13 Ilham Safi'i 40 80 66,67 14 Khofifah Melinda Sari 40 80 66,67 15 Lilis Wahyuni 40 90 83,33 16 Lutfi Imam F. 20 60 50,00 17 Marsellina Putri C. 30 70 57,14 18 Maya Agustina 20 60 50,00 19 Mayanti 40 90 83,33 20 Mifta Masduki 20 90 87,50 21 Muhammad Alhamdi 50 90 80,00 22 Muhammad Bastian 20 80 75,00 23 Muhammad Fawwas Malik Azhar 30 100 100,00 24 Nurul Utami 40 80 66,67 25 Rio Efendi 20 60 50,00 26 Riyan Agus Setiawan 10 60 55,56 27 Rizka Afifah 20 100 100,00 28 Rizki Syaifulloh 30 70 57,14 29 Ruwiyatul Habibah 40 100 100,00 30 Tyas Titi Anggraini 40 90 83,33 31 Vinka Septianing Pangesti 30 90 85,71 32 Zimi Ageng 50 100 100,00 Rata-rata 30,94 78,44 69,75 Standar Deviasi 9,95 13,94 17,71
112 Nilai Pretes, Postes, dan N-gain Kelas Kontrol No Nama Pretes Postes N-gain 1 Agil Arif Wibowo 10 50 44,44 2 Agung Hais Putra 20 70 62,50 3 Agung Kurniawan 10 60 55,56 4 Alvin Prayoga 20 50 37,50 5 Anggi Fatmawati 20 70 62,50 6 Ari Wibowo 40 40 0,00 7 Aris Sunandar 30 70 57,14 8 Ayu Novita Sari 40 60 33,33 9 Danang Sutopo 20 40 25,00 10 Dani Rohmattul Khoiri 30 70 57,14 11 Desmalia Syahdena 20 80 75,00 12 Dian Hendi Irawan 10 60 55,56 13 Dimas Tri Junianto 40 60 33,33 14 Erik Prayoga 10 70 66,67 15 Eva Meilani 10 80 77,78 16 Gunawan 40 80 66,67 17 Jaka Pratama 50 50 0,00 18 Leni Susanti 30 40 14,29 19 Mahmud Ulumudin 10 70 66,67 20 Muhammad Rizal 40 70 50,00 21 Nanda Agustian 20 50 37,50 22 Oktavia Hanes Fania 10 50 44,44 23 Prasetyo Janjang 30 60 42,86 24 Riko Aristo Sentama 40 70 50,00 25 Riyan 20 50 37,50 26 Rizki Setiawan 20 60 50,00 27 Salsabila Khoirunnisa 30 70 57,14 28 Susilawati 30 70 57,14 29 Suwarningsih 50 80 60,00 30 Sriwahyuni Kristiana 50 80 60,00 31 Titik Supriani 30 50 28,57 32 Vika Dela Mustika 10 50 44,44 Rata-rata 26,25 61,88 47,21 Standar Deviasi 13,14 12,56 19,08
113 Data Hasil Penilaian KBK Berdasarkan Pretes/Postes Kelas Eksperimen Skor pada Aspek KBK No. Urut Pretes Postes Siswa A (1a) B (1b) C (1c) D (2) A (1a) B (1b) C (1c) D (2) 1 1 1 0 0 2 1 2 0 2 1 0 1 1 2 1 2 2 3 1 0 1 1 2 2 2 2 4 1 0 1 1 2 2 2 2 5 1 1 1 1 2 2 3 2 6 0 1 1 0 2 2 2 2 7 1 1 1 0 2 2 3 0 8 1 1 1 1 2 2 2 1 9 1 1 0 0 2 2 2 0 10 1 1 1 0 2 2 2 2 11 1 1 1 0 1 1 2 2 12 1 1 1 1 2 2 2 2 13 1 1 1 1 2 2 2 2 14 1 1 1 1 2 2 2 2 15 1 1 1 1 2 2 3 2 16 1 1 0 0 2 1 2 1 17 1 1 1 0 2 2 2 1 18 1 1 0 0 1 1 2 2 19 1 1 1 1 2 2 3 2 20 0 1 1 0 2 2 3 2 21 1 1 1 2 2 2 3 2 22 1 1 0 0 2 2 2 2 23 0 1 1 1 2 2 3 3 24 1 1 1 1 2 2 2 2 25 1 0 1 0 2 2 2 0 26 1 0 0 0 2 0 2 2 27 0 1 1 0 2 2 3 3 28 1 1 0 1 2 2 3 0 29 1 1 1 1 2 2 3 3 30 1 1 1 1 2 2 3 2 31 1 1 1 0 2 2 2 3 32 1 1 2 1 2 2 3 3 R 28 27 18 26 62 57 76 56 N 64 64 96 96 64 64 96 96 S 43.75 42.19 27.08 18.75 96.88 89.06 79.17 58.33 Kriteria R R R SR ST T S S
114 Data Hasil Penilaian KBK Berdasarkan Pretes/Postes Kelas Kontrol Skor pada Aspek KBK No. Urut Pretes Postes Siswa A (1a) B (1b) C (1c) D (2) A (1a) B (1b) C (1c) D (2) 1 1 0 0 0 2 1 2 0 2 1 1 0 0 2 2 1 2 3 1 0 0 0 2 1 1 2 4 1 0 0 1 1 1 1 2 5 1 1 0 0 2 1 2 2 6 1 1 1 1 1 1 1 1 7 1 1 1 0 2 2 1 2 8 1 0 1 2 2 1 2 1 9 1 0 0 1 2 1 1 0 10 1 1 1 0 2 1 2 2 11 1 0 0 1 2 1 3 2 12 0 0 0 1 1 1 2 2 13 0 1 1 2 1 2 2 1 14 0 1 0 0 2 2 3 0 15 0 1 0 0 2 2 2 2 16 1 1 1 1 1 2 3 2 17 1 1 1 2 1 1 2 1 18 1 1 0 1 1 1 1 1 19 1 0 0 0 2 1 3 1 20 1 1 1 1 2 1 3 1 21 1 1 0 0 2 2 0 1 22 0 1 0 0 1 2 1 1 23 0 1 1 1 1 2 2 1 24 1 1 2 0 2 1 2 2 25 1 0 0 1 2 1 2 0 26 1 1 0 0 2 1 2 1 27 1 1 0 1 2 1 2 2 28 1 1 0 1 2 2 2 1 29 1 1 1 2 2 2 2 2 30 1 1 1 2 2 2 2 2 31 1 1 1 0 2 1 1 1 32 0 1 0 0 2 2 1 0 R 25 23 22 14 55 45 57 41 N 64 64 96 96 64 64 96 96 S 39.06 35.94 22.92 14.58 85.94 70.31 59.38 42.71 Kriteria R R R SR ST T S S
115 Analisis Perindikator KBK pada Soal Pretes/Postes Kelas Eksperimen No Urut Siswa Skor Perindikator KPM A B C D S pre S post N-gain S pre S post N-gain S pre S post N-gain S pre S post N-gain 1 1 2 100,00 1 1 0,00 0 2 66,67 0 0 0,00 2 1 2 100,00 0 1 50,00 1 2 50,00 1 2 50,00 3 1 2 100,00 0 2 100,00 1 2 50,00 1 2 50,00 4 1 2 100,00 0 2 100,00 1 2 50,00 1 2 50,00 5 1 2 100,00 1 2 100,00 1 3 100,00 1 2 50,00 6 0 2 100,00 1 2 100,00 0 2 50,00 1 2 66,67 7 1 2 100,00 1 2 100,00 0 3 100,00 1 0 0,00 8 1 2 100,00 1 2 100,00 1 2 50,00 1 1 0,00 9 1 2 100,00 1 2 100,00 0 2 66,67 0 0 0,00 10 1 2 100,00 1 2 100,00 0 2 50,00 1 2 66,67 11 1 1 0,00 1 1 0,00 0 2 50,00 1 2 66,67 12 1 2 100,00 1 2 100,00 1 2 50,00 1 2 50,00 13 1 2 100,00 1 2 100,00 1 2 50,00 1 2 50,00 14 1 2 100,00 1 2 100,00 1 2 50,00 1 2 50,00 15 1 2 100,00 1 2 100,00 1 3 100,00 1 2 50,00 16 1 2 100,00 1 2 0,00 0 2 66,67 0 1 33,33 17 1 2 100,00 1 2 100,00 0 2 50,00 1 1 33,33 18 1 1 0,00 1 1 0,00 0 2 66,67 0 2 66,67 19 1 2 100,00 1 2 100,00 1 3 100,00 1 2 50,00 20 0 2 100,00 1 2 100,00 0 3 100,00 1 2 66,67 21 1 2 100,00 1 2 100,00 2 3 100,00 1 2 0,00 22 1 2 100,00 1 2 100,00 0 2 66,67 0 2 66,67 23 0 2 100,00 1 2 100,00 1 3 100,00 1 3 100,00 24 1 2 100,00 1 2 100,00 1 2 50,00 1 2 50,00 25 1 2 100,00 0 2 100,00 0 2 50,00 1 0 0,00 26 1 2 100,00 0 0 0,00 0 2 66,67 0 2 66,67 27 0 2 100,00 1 2 100,00 0 3 100,00 1 3 100,00 28 1 2 100,00 1 2 100,00 1 3 100,00 0 0-50,00 29 1 2 100,00 1 2 100,00 1 3 100,00 1 3 100,00 30 1 2 100,00 1 2 100,00 1 3 100,00 1 2 50,00 31 1 2 100,00 1 2 100,00 0 2 50,00 1 3 100,00 32 1 2 100,00 1 2 100,00 1 3 100,00 2 3 100,00 R 28 62 27 57 26 76 18 56 N 64 93,75 64 82,81 96 71.88 96 47,92 S 43.75 96.88 42.19 89.06 27.08 79.17 18.75 58.33 St. Dev 0,34 0,25 24,59 0,37 0,49 37,26 0,47 0,49 22,97 0,56 0,92 35,86 Kriteria S ST ST S ST ST R T T SR S S Keterangan: ST (Sangat Tinggi), T (Tinggi), S (Sedang), R (Rendah), SR (Sangat Rendah) Keterangan Aspek KBK: A = melakukan deduksi; B = memberikan penjelasan dasar; C = merumuskan alternatif solusi; D = memberikan alasan
116 Analisis Perindikator KBK pada Soal Pretes dan Postes Kelas Kontrol Skor Perindikator KPM No Urut A B C D Siswa S pre S post N-gain S pre S post N-gain S pre S post N-gain S pre S post N-gain 1 1 2 100,00 0 1 50,00 0 2 66,67 0 0 0,00 2 1 2 100,00 1 2 100,00 0 1 33,33 0 2 66,67 3 1 2 100,00 0 1 50,00 0 1 33,33 0 2 66,67 4 1 1 0,00 0 1 50,00 1 1 0,00 0 2 66,67 5 1 2 100,00 1 1 0,00 0 2 66,67 0 2 66,67 6 1 1 0,00 1 1 0,00 1 1 0,00 1 1 0,00 7 1 2 100,00 1 2 100,00 0 1 33,33 1 2 50,00 8 1 2 100,00 0 1 50,00 2 2 0,00 1 1 0,00 9 1 2 100,00 0 1 50,00 1 1 0,00 0 0 0,00 10 1 2 100,00 1 1 0,00 0 2 66,67 1 2 50,00 11 1 2 100,00 0 1 50,00 1 3 100,00 0 2 66,67 12 0 1 50,00 0 1 50,00 1 2 50,00 0 2 66,67 13 0 1 50,00 1 2 100,00 2 2 0,00 1 1 0,00 14 0 2 100,00 1 2 100,00 0 3 100,00 0 0 0,00 15 0 2 100,00 1 2 100,00 0 2 66,67 0 2 66,67 16 1 1 0,00 1 2 100,00 1 3 100,00 1 2 50,00 17 1 1 0,00 1 1 0,00 2 2 0,00 1 1 0,00 18 1 1 0,00 1 1 0,00 1 1 0,00 0 1 33,33 19 1 2 100,00 0 1 50,00 0 3 100,00 0 1 33,33 20 1 2 100,00 1 1 0,00 1 3 100,00 1 1 0,00 21 1 2 100,00 1 2 100,00 0 0 0,00 0 1 33,33 22 0 1 50,00 1 2 100,00 0 1 33,33 0 1 33,33 23 0 1 50,00 1 2 100,00 1 2 50,00 1 1 0,00 24 1 2 100,00 1 1 0,00 0 2 66,67 2 2 0,00 25 1 2 100,00 0 1 50,00 1 2 50,00 0 0 0,00 26 1 2 100,00 1 1 0,00 0 2 66,67 0 1 33,33 27 1 2 100,00 1 1 0,00 1 2 50,00 0 2 66,67 28 1 2 100,00 1 2 100,00 1 2 50,00 0 1 33,33 29 1 2 100,00 1 2 100,00 2 2 0,00 1 2 50,00 30 1 2 100,00 1 2 100,00 2 2 0,00 1 2 50,00 31 1 2 100,00 1 1 0,00 0 1 33,33 1 1 0,00 32 0 2 100,00 1 2 100,00 0 1 33,33 0 0 0,00 R 25 55 23 45 22 57 14 41 N 64 78,13 64 54,80 96 42,19 96 30,73 S 39.06 85.94 35.94 70.31 22,92 59,38 14,58 42,71 St. Dev 0,42 0,46 37,97 0,46 0,50 42,80 0,74 0,75 35,41 0,56 0,73 28,12 Kriteria R ST T R T S R S S SR S R Keterangan: ST (Sangat Tinggi), T (Tinggi), S (Sedang), R (Rendah), SR (Sangat Rendah) Keterangan Aspek KBK: A = melakukan deduksi; B = memberikan penjelasan dasar; C = merumuskan alternatif solusi; D = memberikan alasan
117 Hasil Observasi Aktivitas Siswa Kelas Eksperimen Skor Aspek Aktivitas Belajar siswa Nomor Urut Pertemuan I Pertemuan II Siswa A B C D A B C D 1 1 1 2 2 1 1 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 2 2 2 2 3 2 3 3 4 2 2 2 2 3 2 3 3 5 3 3 3 3 3 3 3 3 6 2 2 2 2 3 3 2 3 7 2 2 2 2 2 2 3 2 8 2 2 2 2 2 3 2 3 9 1 2 2 1 1 3 2 1 10 2 2 2 2 3 2 2 2 11 2 2 1 2 2 3 1 2 12 2 2 1 2 2 3 1 3 13 2 2 2 2 3 3 2 2 14 2 2 2 2 2 2 2 3 15 3 3 2 3 3 3 3 3 16 2 1 1 1 2 1 1 1 17 2 2 2 2 2 3 3 2 18 2 2 2 2 2 2 2 2 19 3 3 3 3 3 3 3 3 20 3 3 3 3 3 3 3 3 21 3 3 3 3 3 3 3 3 22 2 2 2 2 3 3 2 3 23 3 3 3 3 3 3 3 3 24 3 3 3 3 3 3 3 3 25 2 2 2 2 2 3 3 3 26 2 2 2 1 2 3 3 1 27 3 3 3 3 3 3 3 3 28 2 2 2 2 2 3 3 2 29 3 3 3 3 3 3 3 3 30 2 2 2 2 3 3 3 2 31 2 2 2 2 2 3 3 2 32 3 3 3 3 3 3 3 3 Jumlah Skor 72 72 70 71 79 85 81 80 Skor Maks 96 % 75.00 75.00 72.92 73.96 82.29 88.54 84.38 83.33 Kriteria Baik Baik Cukup Cukup Baik S. Baik Baik Baik Keterangan: A = Mengemukakan ide/gagasan; B = Bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok; C = Mempresentasikan hasil diskusi kelompok; D = Mengajukan pertanyaan.
118 Hasil Observasi Aktivitas Siswa Kelas Kontrol Skor Aspek Aktivitas Belajar siswa Nomor Urut Pertemuan I Pertemuan II Siswa A B C D A B C D 1 1 1 1 2 1 1 1 2 2 1 1 1 2 1 2 2 2 3 3 1 1 1 3 2 2 1 4 1 1 1 2 1 1 1 2 5 1 1 1 1 2 1 1 2 6 1 1 1 2 1 1 1 2 7 3 3 3 3 3 3 3 3 8 3 3 3 3 3 3 3 3 9 1 1 1 1 1 1 2 2 10 2 2 2 2 2 2 2 2 11 3 3 3 1 3 3 3 1 12 1 1 3 1 1 1 3 2 13 2 2 2 2 2 2 2 2 14 1 1 3 3 2 1 3 3 15 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2 2 2 2 2 2 2 17 3 3 3 3 3 3 3 3 18 1 1 1 1 2 1 1 1 19 1 1 3 3 1 1 3 3 20 3 3 3 3 3 3 3 3 21 1 1 1 1 2 2 2 1 22 2 2 2 2 2 2 2 2 23 2 2 2 2 2 2 2 2 24 3 3 3 3 3 3 3 3 25 1 1 3 3 1 2 3 3 26 1 2 3 1 1 2 3 1 27 2 3 1 1 2 3 1 1 28 3 3 3 3 3 3 3 3 29 2 2 3 2 2 2 3 2 30 1 2 3 3 1 2 3 3 31 1 2 3 1 1 2 3 1 32 2 3 1 1 2 3 1 1 Jumlah Skor 57 60 68 63 61 64 72 66 Skor Maks 96 % 59.38 62.50 70.83 65.63 63.54 66.67 75.00 68.75 Kriteria Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Baik Cukup Keterangan: A = Mengemukakan ide/gagasan; B = Bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok; C = Mempresentasikan hasil diskusi kelompok; D = Mengajukan pertanyaan.
119 Hasil Uji Normalitas Pretes Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic df Sig. Pretes Eksperimen.194 32.004.902 32.007 Kontrol.183 32.008.896 32.005 a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen 0.004 < 0.05 atau L hitung (0.194) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol 0.008 < 0.05 atau L hitung (0.183) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Hasil Uji Mann-Whitney U Pretes Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks Kelas N Mean Rank Sum of Ranks Pretes Eksperimen 32 36.12 1156.00 Kontrol 32 28.88 924.00 Total 64 Terlihat bahwa mean untuk kelas eksperimen 36.12 sedangkan untuk kelas kontrol 28.88. Test Statistics a Pretes Mann-Whitney U 396.000 Wilcoxon W 924.000 Z -1.603 Asymp. Sig. (2-tailed).109 a. Grouping Variable: Kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U pretes kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu 1.109 dan probabilitas 0.109 > 0.05. Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata nilai pretes kedua sampel berbeda tidak signifikan.
120 Hasil Uji Normalitas Postes Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic df Sig. Postes Eksperimen.170 32.020.929 32.038 Kontrol.210 32.001.904 32.008 a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen 0.020 < 0.05 atau L hitung (0.170) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol 0.001 < 0.05 atau L hitung (0,210) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Hasil Uji Mann-Whitney U Postes Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks Kelas N Mean Rank Sum of Ranks Postes Eksperimen 32 42.08 1346.50 Kontrol 32 22.92 733.50 Total 64 Terlihat bahwa mean untuk kelas eksperimen 42.08 sedangkan untuk kelas kontrol 22.92. Test Statistics a Postes Mann-Whitney U 205.500 Wilcoxon W 733.500 Z -4.188 Asymp. Sig. (2-tailed).000 a. Grouping Variable: kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U postes kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0,05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0,05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu 4.188 dan probabilitas 0.000 < 0,05. Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata nilai postes kedua sampel berbeda secara signifikan
121 Hasil Uji Normalitas N-gain Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic df Sig. N-gain Eksperimen.137 32.134.951 32.159 Kontrol.138 32.126.933 32.049 a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen 0.134 > 0.05 atau L hitung (0.137) > L tabel (0.157) maka H 0 diterima, artinya sampel berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol 0.126 > 0.05 atau L hitung (0.138) < L tabel (0.157) maka H 0 diterima, artinya sampel berdistribusi normal. Hail Uji Kesamaan Dua Varians dan Kesamaan Dua Rata-rata N-gain Kelas Eksperimen dan Kontrol Group Statistics Kelas N Mean Std. Deviation Std. Error Mean N-gain Eksperimen 32 69.7494 17.71199 3.13107 Kontrol 32 47.2084 19.08129 3.37313 Terlihat bahwa rata-rata N-gain kelas eksperimen 69.7494 sedangkan untuk kelas kontrol 47.2084. Independent Samples Test N-gain Equal variances assumed Equal variances not assumed Levene's Test for Equality of Variances F Sig. T df Sig. (2- tailed) t-test for Equality of Means Mean Difference Std. Error Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper.005.946 4.898 62.000 22.54094 4.60234 13.34098 31.74089 4.898 61.659.000 22.54094 4.60234 13.33997 31.74190 Interpretasi: 1. Uji kesamaan dua varians Oleh karena nilai probabilitasnya 0,946 > 0,05 atau F hitung (0,005) < F tabel(3,995) maka H 0 diterima, artinya varians kedua sampel sama.
122 2. Uji Kesamaan dua rata-rata Oleh karena t hitung (4.898) > t tabel (1,669) maka H 0 ditolak, atau rata-rata nilai N-gain siswa kelas eksperimen berbeda secara signifikan dengan kelas kontrol. Hasil Uji Satu Pihak N-gain Kelas Eksperimen dan Kontrol One-Sample Statistics N Mean Std. Deviation Std. Error Mean N-gain 64 58.4789 21.50733 2.68842 t df One-Sample Test Sig. (2- tailed) Test Value = 0 Mean Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper N-gain 21.752 63.000 58.47891 53.1065 63.8513 Interpretasi: Oleh karena nilai t hitung (21,752) > t tabel (1,669) maka kesimpulannya H 0 ditolak, artinya rata-rata N-gain kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding kelompok kontrol. Hasil Uji Normalitas N-gain pada Indikator Melakukan Deduksi Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. N-gain Eksperimen.538 32.000.265 32.000 Kontrol.436 32.000.598 32.000 a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen 0.000 < 0.05 atau L hitung (0.538) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol 0.000 < 0.05 atau L hitung (0.436) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal.
123 Hasil Uji Mann-Whitney U N-gain pada Indikator Melakukan Deduksi Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks Kelas N Mean Rank Sum of Ranks N-gain Eksperimen 32 35.88 1148.00 Kontrol 32 29.12 932.00 Total 64 Terlihat bahwa mean untuk kelas eksperimen 35.88 sedangkan untuk kelas kontrol 29.12. Test Statistics a N-gain Mann-Whitney U 404.000 Wilcoxon W 932.000 Z -2.210 Asymp. Sig. (2-tailed).027 a. Grouping Variable: Kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U N-gain kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu 2.210 dan probabilitas 0.027 < 0.05. Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata N-gain kedua sampel berbeda secara signifikan. Hasil Uji Normalitas N-gain pada Indikator Memberikan Penjelasan Dasar Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic Df Sig. N-gain Eksperimen.490 32.000.483 32.000 Kontrol.261 32.000.777 32.000 a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen 0.000 < 0.05 atau L hitung (0.490) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal.
124 Nilai probabilitas kelas kontrol 0.000 < 0.05 atau L hitung (0.261) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Hasil Uji Mann-Whitney U N-gain pada Indikator Memberikan Penjelasan Dasar Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks kelas N Mean Rank Sum of Ranks N-gain Eksperimen 32 38.45 1230.50 Kontrol 32 26.55 849.50 Total 64 Terlihat bahwa mean untuk kelas eksperimen 38.45 sedangkan untuk kelas kontrol 26.55. Test Statistics a N-gain Mann-Whitney U 321.500 Wilcoxon W 849.500 Z -2.939 Asymp. Sig. (2-tailed).003 a. Grouping Variable: kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U N-gain kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu 2.939 dan probabilitas 0.003 < 0.05. Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata N-gain kedua sampel berbeda secara signifikan. Hasil Uji Normalitas N-gain pada Indikator Merumuskan Alternatif Solusi Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. N-gain Eksperimen.267 32.000.723 32.000 Kontrol.196 32.003.876 32.002 a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak
125 Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen 0.000 < 0.05 atau L hitung (0.267) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol 0.003 < 0.05 atau L hitung (0.196) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Hasil Uji Mann-Whitney U N-gain pada Indikator Merumuskan Alternatif Solusi Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks Kelas N Mean Rank Sum of Ranks N-gain Eksperimen 32 40.16 1285.00 Kontrol 32 24.84 795.00 Total 64 Terlihat bahwa mean untuk kelas eksperimen 40.16 sedangkan untuk kelas kontrol 24.84. Test Statistics a N-gain Mann-Whitney U 267.000 Wilcoxon W 795.000 Z -3.386 Asymp. Sig. (2-tailed).001 a. Grouping Variable: Kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U N-gain kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu 3.386 dan probabilitas 0.001 < 0.05. Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata N-gain kedua sampel berbeda secara signifikan. Hasil Uji Normalitas N-gain pada Indikator Memberikan Alasan Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. N-gain Eksperimen.242 32.000.897 32.005 Kontrol.269 32.000.798 32.000 a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal
126 Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen 0.000 < 0.05 atau L hitung (0.242) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol 0.000 < 0.05 atau L hitung (0.269) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Hasil Uji Mann-Whitney U N-gain pada Indikator Memberikan Alasan Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks Kelas N Mean Rank Sum of Ranks N-gain Eksperimen 32 37.23 1191.50 Kontrol 32 27.77 888.50 Total 64 Terlihat bahwa mean utuk kelas eksperimen 37.23 sedangkan untuk kelas kontrol 27.77 Test Statistics a N-gain Mann-Whitney U 360.500 Wilcoxon W 888.500 Z -2.095 Asymp. Sig. (2-tailed).036 a. Grouping Variable: kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U N-gain kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu 2.095 dan probabilitas 0.036 < 0.05. Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata N-gain kedua sampel berbeda secara signifikan.
127 A. KELOMPOK EKSPERIMEN DOKUMENTASI PENELITIAN Siswa membentuk kelompok dan guru memberikan arahan dalam mengerjakan LKS dengan bantuan bahan ajar brosur Siswa membaca dan mempelajari brosur
128 Siswa mendiskusikan jawaban pada LKS dengan bantuan literatur dan pengamatan pada brosur Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing
129 B. KELOMPOK KONTROL Siswa membentuk kelompok dan guru memberikan arahan dalam mengerjakan LKS Siswa mendiskusikan jawaban pada LKS dengan bantuan literatur Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing
130