All s Fair in Lust & War

dokumen-dokumen yang mirip
The Good Girl The Good Girl haldep.indd 1 1/2/2018 4:10:23 PM

KISSING THE MAID OF HONOR

Scandal and the Duchess

Fiancé by Friday. Catherine Bybee. Penerbit PT Elex Media Komputindo

The Last Goodbye _CR-THE LAST GOODBY (ADAMSON BROTHERS 1)_RM-1

Christina Lauren Haldep_Beautiful Boss.indd 5 3/10/2017 4:13:13 PM

Christina Lauren. Penerbit PT Elex Media Komputindo

The Law of Attraction THE LAW OF ATTRACTION

Once Upon a Marriage Romaw a i.indd i wi.indd i 8/11/2016 2:31:01 A 8/11/2016 2:31:01 M

Dilarang mengutip, memperbanyak, dan menerjemahkan sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit.

Always Proper, Suddenly Scandalous

TIME OUT. Jill Shalvis PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO

Diana Palmer THE WINTER SOLDIER SANG PRAJURIT MUSIM DINGIN

Penerbit PT Elex Media Komputindo

No Longer a Gentleman

MUARA HATI. Sedikit rasa curiga yang sempat terlihat dari matanya, kini hilang tak bersisa. Terlebih saat

Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (1) Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak

KOPI DI CANGKIR PELANGI..

Leadership and The One Minute Manager.indd 3

Say Yes to the Marquess

Originally published as Runaway Groom 2014 Fiona Lowe. Translation by PT Elex Media Komputindo as Runaway Groom 2017

Suara alunan piano terdengar begitu lembut

The Untamed Mackenzie

Aku menoleh. Disana berdiri seorang pemuda berbadan tinggi yang sedang menenteng kantong belanjaan di tangan kirinya. Wajahnya cukup tampan.

Apakah Anda mengenal siapa saya, Lord Ashwhite? Lord Ashwhite menyeringai kepada Amelia, memper lihatkan sederet gigi putih yang menakjubkan.

The Duchess Diaries. Jillian Hunter PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO

Kehidupan itu terlalu penuh dengan kebahagian bagi orang yang menyadarinya Tommy membaca kalimat terakhir dari sebuah novel yang diterbitkan melalui

OVERRULED. Serial The Legal Briefs

Negeri Peri Di Tengah Hutan

Buku 37 i i KARIAGEKUN 37.indd 1 4/28/2017 2:52:30 PM _KARIAGE K37(TU)_T indd 1 02/05/ :18:42

Aku Tidak Mengerti Orang Biasa

Oleh: Windra Yuniarsih

"Apa begitu sulit untuk memulai hidup dengan seorang fotografer?" tanyanya saat aku

pernah terasa sama lagi setelah kau mengalami hal yang fantastis. Bagiku, pengalaman selama di Vazard adalah hal yang fantastis.

TERPERANGKAP. merakitkata.blogspot.com

Wedding With Converse

PROLOG. Wow, lihat! Dia datang. Kata Ronald sambil bersiul.

Alin Ifa. Hadiah Terbaik. Penerbit. AFTSA Publisher

2. Gadis yang Dijodohkan

No Ordinary. Billionaire

benaya DAN DARA hal dep.indd 1 10/03/ :00:39

Oh tidak, tidak, tidak... Seharusnya Mr. Henry tidak bisa menemukannya di sini. Lemari ini adalah tempat aman Mallory setiap kali Mr.

Alfa & Omega. awal tanpa akhir

AndaiKita Haldep_AndaiKita.indd 1 6/22/2017 9:22:58 AM

The Man Behind the Mask

Yui keluar dari gedung Takamasa Group dengan senyum lebar di wajahnya. Usaha kerasnya ternyata tak sia-sia. Dia diterima berkerja di perusahaan itu

Fiction. John! Waktunya untuk bangun!

Reese s Bride. Kat Martin. Penerbit PT Elex Media Komputindo

(Cintaku) Bait Pertama. Angin senja begitu halus berhembus. Sore itu, di

AKU AKAN MATI HARI INI

ZAIM YANG PENYAIR KE ISTANA

I. Arga ( tentang Dia dan Dia )

BAB I MANUSIA BISA TUMBUH SAYAP

TUGAS PERANCANGAN FILM KARTUN

MEMBINGKAI ASA. Tarie Kertodikromo

The Inconvenient Duchess

Sayang berhenti menangis, masuk ke rumah. Tapi...tapi kenapa mama pergi, Pa? Masuk Sayang suatu saat nanti pasti kamu akan tahu kenapa mama harus

- Sebuah Permulaan - - Salam Perpisahan -

huh, akhirnya hanya mimpi, ucapnya sambil mengusap dada.

AMINAH. udah hampir setengah jam Aminah mengurung

Ayo, minum, katanya seolah mengajaknya ikut minum bersamanya.

Christina Lauren. Penerbit PT Elex Media Komputindo

Annyeong Haseyo... 1 Panggilan adik laki-laki kepada kakak laki-laki

Stupid Love. June 21 st, 2013

Yarica Eryana. Destiny. Penerbit HKS

CHAPTER 1. There s nothing left to say but good bye Air Supply

Arif Rahman

Cermin. Luklukul Maknun

PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO

Damar, apakah pada akhirnya mereka ini bisa benar-benar pulang?

Cinta, bukan satu hal yang patut untuk diperjuangkan. Tapi perjuangan untuk mendapatkan cinta, itulah makna kehidupan. Ya, lalu mengapa...

IBU - seorang ibu beranak 1 berumur 30 tahun, berkulit putih, rambut hitam pendek - berjalan menuju sebuah BUKU.

Ah sial aku selingkuh!

LOVE STORY. Kisahnya beberapa tahun yang lalu.

Bimo, Ra, Kenapa lagi sama calon lakimu itu duhai Syaqilaku sayang? godaku. Ojo ngenyeklah. Hahaha. Iya, iya. Bimo kenapa? Tadi aku nggak sengaja

Ways To Love WAYS haldep p3.indd i WAYS haldep p3.indd i 17-Feb-17 09:30:47 17-Feb-17 09:30:47

Suzy melangkahkan kaki memasuki lift gedung tempatnya bekerja. Beberapa orang wanita yang tidak ia kenal akrab mengikutinya dari belakang.

Jangan Jadi Muslimah Dekil. Tips Perawatan Mudah dari Ujung Rambut hingga Kaki

DAFTAR ISI. Get SMART!

dan/atau huruf g untuk Peng gunaan Secara Komer sial di pidana dengan

Ketika mimpi menjadi sebuah bayangan, aku menanyakan "kapan ini akan terwujud?" Mungkin nanti, ketika aku telah siap dalam segalagalanya

UJIAN TENGAH SEMESTER PERANCANGAN FILM KARTUN

Seorang pria menyelinap keluar dari balik pohon, dan Endra mengenalinya sebagai pemandunya, Lole.

Sang Pangeran. Kinanti 1

I'm Not Cinderella Im Not Cinderella.indd 1 10/24/ :31:52 AM

P A D A M U E M B U N

(Aku Melihatnya & Dia Melihatku)

Ruang Rinduku. Part 1: 1

Kau Tetap Indonesiaku

ke arah pintu yang menghubungkan ruangan itu dengan kamarnya. ***

Muslimah Keren _MUSLIMAH KEREN_RM pdf 1 5/17/2017 5:29:17 PM

04 Mei 2015 Kliningggg.. klininggg. Hiasan yang digantung di atas pintu masuk itu berbunyi demikian bilamana ada tamu yang masuk. Marvin sang pemilik

sudah rapi kembali setelah dicukur. Ruangan-ruangan didalam bangunan ini sangat

Candy, Tidak Semanis Namanya

.satu. yang selalu mengirim surat

Sepasang Sayap Malaikat

oooooooo "Park Shinhye!!!!!"

Wonderheart ditinggali oleh manusia-manusia yang memiliki kepribadian baik. Tidak hanya itu, hampir semua dari mereka nampak cantik dan

Transkripsi:

All s Fair in Lust & War

All s Fair in Lust & War Amber Page PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO

Originally published as All s Fair in Lust & War 2014 Amber Page Translation by Elex Media Komputindo as All s Fair in Lust & War 2017 All rights reserved including the right of reproduction in whole or in part in any form. This edition is published by arrangement with Harlequin Books S.A. Alih bahasa: Ine Milasari Hidajat Hak Cipta Terjemahan Indonesia Penerbit PT Elex Media Komputindo Hak Cipta dilindungi oleh Undang-Undang Diterbitkan pertama kali pada tahun 2017 oleh Penerbit PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia, Anggota IKAPI, Jakarta 717032031 ISBN: 978-602-04-5087-2 Dilarang mengutip, memperbanyak, dan menerjemahkan sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit. Dicetak oleh Percetakan PT Gramedia, Jakarta Isi di luar tanggung jawab Percetakan

Prolog Mark bangun perlahan-lahan, mulutnya terasa aneh, dan anggota-anggota tubuhnya terasa berat. Dia lalu menghadap ke samping dan berharap akan melihat siapa? Jelas bukan bantal kosong yang menyambutnya itu. Dengan kepala yang terasa sedikit berputar, Mark mengangkat sedikit beban tubuhnya dengan siku dan melihat ke sekeliling ruangan. Dia berada di kamar hotelnya, kan? Melihat laptopnya di atas meja, Mark berasumsi bahwa dia masih berada di Vegas dan belum menumpangi sebuah pesawat menuju Bangladesh atau semacamnya. Mark terus menggerakkan bola matanya, memperhatikan dua gelas anggur, sebotol anggur merah yang terguling sialan, dia berharap pihak hotel tidak menagihnya untuk noda di karpet dan di sana, di samping pintu kamar hotel yang berat, ada sepasang sepatu stiletto bermotif macan tutul. Seketika, ingatan pun mengalir kembali. Dia tengah berjalan menuju kerumunan pesta penutupan AdWorld. Melihat wanita pirang cantik

Amber Page dalam balutan gaun merah ketat tengah terkikik di telepon. Merasa terdorong untuk berbicara pada wanita itu. Kemudian bum! Perutnya seketika tersambar kilat nafsu saat wanita itu membalikkan badan lalu tersenyum lebar kepadanya dengan mata hijau yang bersinar. Mark bersedia melakukan apa pun untuk mendekati wanita itu. Untuk mengenal wanita itu. Yang mungkin merupakan alasan mengapa dia mendapati dirinya sendiri melakukan sesuatu yang sama sekali tidak seperti dirinya. Aku Mark, katanya, membawa tangan wanita itu ke dalam genggamannya dan menyapu bukubuku jari wanita itu dengan bibirnya. Bolehkah aku mendapatkan kehormatan untuk mendampingimu malam ini, My Lady? Wanita itu menelan keras-keras dan Mark pun melihat gairah bersinar di dalam matanya. Tetapi, wanita itu sedingin es ketika menjawab Mark. Sepertinya menyenangkan. Mari? Mark mengangsurkan lengannya untuk digamit dan mereka bersama-sama memasuki pintu ballroom, menuju pesta berlampu strobe di dalamnya. Kejadian itu pasti melibatkan acara minumminum dalam jumlah banyak, Mark yakin. Pikirannya menampilkan gambaran wanita itu menatapnya dengan ragu sebelum mengangkat gelas tequila. Mari bersulang, kata wanita itu. Untuk satu malam yang liar. 6

All s Fair in Lust & War Untuk satu malam liar penuh skandal, sahut Mark. Kemudian, ada dansa. Dia ingat bagaimana wanita itu tertawa seraya berputar menjauh, kemudian meleleh ketika Mark menariknya mendekat lagi. Dan bagaimana rasa bibir manis wanita itu ketika Mark menariknya untuk sebuah ciuman. Ciuman yang pertama dari sekian banyak ciuman yang lain. Pada akhirnya wanita itu bergelayut kepadanya dan berkata, Mark, aku tidak percaya aku mengatakan ini, tapi aku membutuhkanmu. Bawa aku ke kamarmu? Apa yang terjadi berikutnya adalah salah satu malam paling bukan, satu-satunya malam terpanas seumur hidupnya. Wanita itu sangat seksi, sangat bersedia melakukan apa pun. Dan waktu mereka selesai, wanita itu berguling dan berkata, Mau melakukannya lagi? Jawaban Mark adalah, Jelas, iya. Tapi, siapa nama wanita itu? Tepat pada saat itu, pintu kamar mandi terbuka dan wanita itu melangkah keluar, tenggelam dalam jubah mandi hotel, rambut pirang panjangnya terjuntai menuruni punggungnya. Wanita itu menatap Mark dan tersenyum dengan mata hijau yang berbinar. Kilat itu menyambar lagi. 7

Amber Page Becky, kata Mark. Nama wanita itu Becky. Hei, Tampan, kata Becky Hei, kamu. Apa yang kau lakukan sepagi ini? Oh, kata Becky, sebuah kernyitan muram kilat melintasi wajah mungilnya. Pesawatku terbang beberapa jam lagi dan aku harus menyelesaikan beberapa pekerjaan pagi ini. Kupikir mungkin aku harus segera pergi. Ah, kata Mark, dilanda kekecewaan yang tak terjelaskan. Kupikir mungkin kita bisa sarapan bersama. Atau, kau tahu, sarapan di atas tempat tidur. Yang, sejujurnya, adalah hal terakhir yang dipikirkannya sampai Becky muncul dari kamar mandi. Tapi, begitu melihat Becky, dia tidak mampu memikirkan apa pun yang ingin dia lakukan selain melepaskan jubah raksasa itu dari tubuh mungil Becky. Becky memberi Mark sebuah senyuman menyesal, lalu duduk di tepi ranjang. Aku ingin, tapi kau tahu, kan. Tugas memanggil. Membaca bahasa tubuh Becky yang tegang, Mark menyadari bahwa ini tidak akan ada gunanya. Dia juga tahu bahwa dia belum siap membiarkan Becky pergi. Baiklah. Aku mengerti, kata Mark perlahan-lahan, mencari topik pembuka yang bisa membuat Becky terus berbicara. Kau tahu, kita bahkan tidak pernah membicarakan pekerjaan kita. Apa yang kau lakukan? Aku seorang copywriter. Untuk sebuah agensi di New York SBD, kata Becky perlahan-lahan. 8

All s Fair in Lust & War Sungguh? Kebetulan sekali. Aku memulai pekerjaan baru Dengan lembut, Becky menempelkan tangannya ke atas mulut Mark. Kau tahu? Jangan beri tahu aku tentang dirimu. Tadi malam itu yah, tadi malam itu ajaib, tapi aku tidak berniat memulai suatu hubungan. Bahkan hubungan yang kasual sekali pun. Kalau kau tidak keberatan, aku ingin memikirkan dirimu sekadar sebagai Mark sang Mr. Magic dari Las Vegas bukan orang sungguhan yang mungkin akan berpapasan denganku di supermarket. Wow. Itu yang pertama. Biasanya dialah yang berusaha meloloskan diri, sementara seorang perempuan mencoba mengorek informasi darinya. Mark tidak sepenuhnya yakin dia suka berada di ujung yang seperti ini. Tetapi, harga diri tidak mengizinkannya mengakui hal itu kepada Becky. Hmm, kata Mark. Aku lumayan suka menjadi Mr. Magic. Mungkin aku harus terjun dalam bisnis ini. Becky melemparkan kepalanya ke belakang kemudian tertawa, dan seketika ketegangan pun mereda. Kemudian Becky mencondongkan tubuh ke depan dan mencium Mark. Keras-keras. Terima kasih untuk tadi malam. Percayalah saat aku bilang bahwa itu adalah malam yang tidak akan pernah kulupakan. 9

Amber Page Mark tersenyum. Aku juga, katanya. Dan dia bersungguh-sungguh. Beberapa saat setelahnya Becky pun selesai berpakaian dan, membawa sepatu haknya di satu tangan, meniupkan sebuah ciuman kepada Mark. Dah, Mr. Magic. Dah, Gorgeous Girl. Kemudian Becky pun pergi. Sampai besok, kalau begitu, kata Mark kepada dirinya sendiri. Mark meraih ipad-nya dan membuka mesin pencari. Sudah saatnya dia menyelidiki rekan kerja barunya yang cantik itu. 10