PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE

dokumen-dokumen yang mirip
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS EKSPOSISI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP STRUKTUR BUMI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI MENGGUNAKAN STRATEGI THINK TALK WRITE (TTW)

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ISI BACAAN

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI MODEL KOOPERATIF METODE TALKING STICK

MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING LEARNING (PSL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH BANGUN DATAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN METODE CONCEPT SENTENCE

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA

PENERAPAN MODEL MEANS ENDS ANALYSIS (MEA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITAMATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA SEKOLAH DASAR

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI MELALUI METODE PICTURE AND PICTURE

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI METODE PICTURE AND PICTURE

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYATAKAN LAMBANG BILANGAN ROMAWI

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN METODE HYPNOTEACHING

1) Mahasiswa Prodi PGSD FKIP UNS 2), 3), Dosen Prodi PGSD FKIP UNS

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI TEKNIK EXAMPLES NON EXAMPLES

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP GAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TSTS)

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN

PENGGUNAAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN PADA SISWA KELAS IV SDN I MENDAK DELANGGU KLATEN TAHUN PELAJARAN 2012/2013

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ACCELERATED INSTRUCTION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHITUNG PECAHAN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE DENGAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PANTUN PADA SISWA SEKOLAH DASAR

PENERAPAN METODE BAMBOO DANCING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAUR AIR

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TEKNIK KANCING GEMERINCING

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT CAHAYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) PADA SISWA SEKOLAH DASAR

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PANTUN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT SENTENCE

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PANTUN MENGGUNAKAN STRATEGI KARTU SORTIR (CARD SORT)

3

PENERAPAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP LEMBAGA PEMERINTAHAN PUSAT MELALUI MODEL SCRAMBLE PADA SISWA SEKOLAH DASAR

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA MELALUI PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN PAIRED STORYTELLING

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AKSARA JAWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH

UPAYA MENINGKATKAN PENERAPAN KONSEP SIFAT-SIFAT CAHAYA MELALUI MODEL THE POWER OF TWO

PENGGUNAAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS EKSPOSISI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT SENTENCE

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI BEBAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROUND TABLE PADA SISWA SEKOLAH DASAR

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, AND REVIEW (SQ3R)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BEREKSPERIMEN

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN PERSUASI MELALUI PENGGUNAAN MEDIA VIDEO

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA INTENSIF MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS LAPORAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW)

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PANTUN MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA PECAHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) PADA SISWA SEKOLAH DASAR.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA PECAHAN DENGAN METODE PROBLEM SOLVING LEARNING (PSL)

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT CAHAYA MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) BERBASIS EKSPERIMEN PADA SISWA SEKOLAH DASAR

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI PENERAPAN STRATEGI THINK TALK WRITE (TTW)

PENGGUNAAN METODE DRILL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEGAK BERSAMBUNG

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHITUNG PECAHAN CAMPURAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHITUNG BILANGAN BULAT MENGGUNAKAN MEDIA PAPAN BERPASANGAN

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGOMUNIKASIKAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL)

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SOAL CERITA PECAHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TREFFINGER

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SEKILAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUANTUM READING

PENERAPAN METODE TALKING STICK DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MASA PENJAJAHAN JEPANG DI INDONESIA

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA LANCAR KALIMAT SEDERHANA MELALUI PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, AND REVIEW (SQ3R)

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MENGHARGAI KEPUTUSAN BERSAMA DALAM PEMBELAJARAN PKN MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION

PENGGUNAAN MODEL REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN

PENGGUNAAN MEDIA BENDA KONKRIT BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PROSES PEMBENTUKAN TANAH DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE SNOWBALL DRILLING

PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN CONCEPT MAP UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS ARGUMENTASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAUR AIR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIATY (SETS)

PENERAPAN TEKNIK LEARNING CELL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MENGENAL SISTEM PEMERINTAHAN PUSAT

PENERAPAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN PERSUASI

PENGGUNAAN MEDIA WAYANG KARTUN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA MENDONGENG

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MELALUI REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC

PENERAPAN PICTURE WORD INDUCTIVE MODEL (PWIM) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN

Uni Harnika 1), Chumdari 2), Hasan Mahfud 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret, Jalan Selamet Riyadi 449 Surakarta 1)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP KEGIATAN JUAL BELI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VAK (VISUAL, AUDITORY, KINESTHETIC)

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERHITUNG BILANGAN BULAT MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERITA PENDEK

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MENGHARGAI KEPUTUSAN BERSAMA DALAM PEMBELAJARAN PKN MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION

PENERAPAN MODEL THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP UANG PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGHITUNG BILANGAN BULAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SUMBER ENERGI MELALUI METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR STUDY

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR STRUKTUR BUMI

PENGGUNAAN MEDIA NERACA BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP OPERASI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI DENGAN MEDIA FLIP CHART

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS LAPORAN PENGAMATAN MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION

PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GAYA

Kata kunci: metode Storytelling, keterampilan menyimak, dongeng. 1) Mahasiswa Program Studi PGSD FKIP UNS 2,3) Dosen Program Studi PGSD FKIP UNS

PENGGUNAAN MEDIA WAYANG KARTUN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA MENDONGENG PADA SISWA KELAS III SDN TIRTOYOSO NO. 111 SURAKARTA TAHUN AJARAN

PENERAPAN TEKNIK SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS AKSARA JAWA SISWA KELAS III

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PERJUANGAN MELAWAN PENJAJAHAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION

MODEL KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOTITION

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGOMUNIKASIKAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL)

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI TEKNIK EXAMPLES NON EXAMPLES PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SDN 02 NGASEM KARANGANYAR 2012/2013

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG MELALUI MODEL LEARNING CYCLE (PEMBELAJARAN BERSIKLUS) PADA SISWA SEKOLAH DASAR

KALAM CENDEKIA, Volume 5, Nomor 2.1, hlm

Transkripsi:

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE Septiana Dwi Pratiwi 1), Retno Winarni 2), Matsuri 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret, Jalan Slamet Riyadi 449 Surakarta e-mail: septianna1993@gmail.com Abstract: The objective of this study is to improve the quality of the learning process and the narrative essay writing skill by using the cooperative learning model type picture and picture. The type of this research is Class Action Research which was carried out in two (2) cycles. The subject of this research is the students of the fourth grade at SD N 1 Karanglo Polanharjo Klaten in the academic year 2014/2015. It consists of 33 students. The writer obtained the data from observation result, interview, document and test. The validity of data used are the source of triangulation and the technique of triangulation. The data analysis used an interactive analysis data. It consists of three components namely data reduction, data serving, and taking conclusion. It can be seen from the result increased quality of the learning process of the pretest is 2.34 (less effective) with a percentage of 58.5%, the first cycle 2,85 (effectively) with a percentage of 71.25% to the second cycle of 3.5 (very effective) with a percentage of 87.5% and of the average mark of the narrative wriing skill for the students of the fourth grade in pracycle is 63,2. In the fist cycle, the class average mark is 70. In the second cycle, the class average mark became 80,02. Before action of the research, students who acquired KKM grade 70 were 10 students (29%). In the first cycle, the number of students increased to 17 students (52%). In second cycle, the number of the students increased again became 30 students (90%), Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan keterampilan menulis karangan narasi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture. penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Karanglo Polanharjo Klaten tahun ajaran 2014/2015.Dengan jumlah sebanyak 33 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah hasil observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif yang mempunyai tiga buah komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hal ini terbukti dengan meningkatnya kualitas proses pembelajaran dari pretest yaitu 2,34 (kurang efektif) dengan persentase 58,5%, siklus I 2,85( efektif) dengan persentase 71,25% sampai dengan siklus II 3,5 (sangat efektif) dengan persentase sebesar 87,5% dan nilai rata-rata keterampilan menulis karangan narasi siswa pada prasiklus adalah 63,2, pada siklus I nilai rata-rata keterampilan menulis karangan narasi siswa menjadi 70, dan pada siklus II meningkat menjadi 80,02. Sebelum dilaksanakan tindakan, siswa yang memperoleh nilai di atas KKM ( 70) hanya sebanyak 10 siswa (29%) pada siklus I meningkat menjadi 17 siswa (52%), pada siklus II meningkat menjadi 30 siswa (90%). Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif tipe picture and picture, Keterampilan Menulis Karangan Narasi, Kualitas Proses Pembelajaran. Keterampilan berbahasa diajarkan pada setiap tingkat jenjang pendidikan, khususnya mulai dari tingkat Sekolah Dasar(SD) sampai perguruan tinggi. Keterampilan berbahasa ini harus di ajarakan sedini mungkin karena pada usia dini anak akan lebih mudah dalam mempelajari sesuatu hal yang baru, sehingga mempermudah dalam proses pembelajarannya. Dalam pembelajaran dengan fokus berbahasa dapat difokuskan lagi menjadi empat kemampuan yaitu pada kemampuan mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Menurut Pendapat Soemarjadi, Ramanto, dan Zahri (2001:2) yang menjelaskan bahwa, Keterampilan sama artinya dengan kata 1) Mahasiswa Program Studi PGSD UNS 2,3) Dosen Program Studi PGSD UNS cekatan. Terampil atau cekatan adalah kepandaian melakukan suatu pekerjaan dengan cepat dan benar. Slamet (2008:97) Menulis itu bukan hanya berupa melahirkan pikiran atau perasaan saja, melainkan juga merupakan pengungkapan ide-ide, pengetahuan, ilmu, dan pengalaman hidup seseorang dalam bahasa tulis. Oleh karena itu melulis bukan hanya kegiatan yang sederhana dan tidak perlu dipelajari melainkan harus dikuasai. Suparno dan Yunus (2003:3.7) menyatakan Tujuan menulis meliputi: 1) menjadikan pembaca berpikir dan bernalar terhadap tulisan yang dibaca, 2) memberi informasi kepada pembaca 3) menjadikan pemba-

ca memberikan tanggapan terhadap tulisan penulis, 4) mengajak pembaca meyakini tulisan yang penulis tulis. Menurut Keraf (2001:136) narasi adalah suatu bentuk wacana yang sasaran utamanya adalah tindak tanduk yang dijalin dan dirangkaikan menjadi sebuah peristiwa yang terjadi dalam suatu kegiatan waktu.keraf juga mengungkapan perbedaan antara karangan deskripsi dengan narasi yaitu bila karangan deskripsi menggambarakan objek secara statis, maka karangan narasi mengisahkan suatu kehidupan yang dinamis dalam suatu rangkaian waktu. Berdasarkan hasil observasi awal penelitian di kelas IV SD Negeri 1 Karanglo Polanharjo Klaten tahun ajaran 2014/2015 mengamati kegiatan pembelajaran di kelas ditemukan beberapa fakta. Fakta yang ditemukan itu antara lain 1)Penerapan modelmodel pembelajaran yang inovatif untuk menunjang pembelajaran yang inovatif masih kurang 2) Kualitas proses pembelajaran yang masih rendah 3) Siswa mengalami kesulitan dalam menulis ketrampilan menulis karangan narasi yang disampaikan guru 4) Guru belum menggunakan media pembelajaran yang membuat siswa tertarik dengan materi yang disampaikan guru 5) Minimnya sumber belajar yang digunakan oleh siswa dan guru 6) Kurangnya penguasaan kosakata yang dikuasai siswa Hal tersebut didukung dengan data dari peniliti peroleh dari daftar nilai pretest pada keterampilan menulis karangan narasi yang menunjukkan bahwa sebanyak 23 siswa atau 71% dari 33 siswa nilainya masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu di bawah 70. Sedangkan jumlah siswa yang nilainya di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah 10 siswa atau 29%.Hal ini membuktikan bahwa nilai keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Karanglo Polanharjo Klaten tahun ajaran 2014/2015 masih rendah. Oleh karena itu dalam upaya untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Karanglo Polanharjo Klaten dipilih sebuah model pembelajaran inovatif. Model pembelajaran yang dipilih atau dipakai adalah model pembelajaran Kooperatif Tipe Picture and Picture. Dengan diterapkan model pembelajaran ini diharapkan mampu membuat suasana belajar yang aktif, menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Di samping itu juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran di dalam kelas. Menurut Suprijono (2009:125) menyatakan pembelajaran picture and picture merupakan pembelajaran yang menggunakan a- tau menunjukkan gambar yang berkaitan dengan materi kepada siswa. Gambar yang digunakan akan dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan yang logis dan melalui gambar tersebut guru menanamkan konsep atau materi yang sesuai dengan kompetensi. Menurut Shoimin (2014:122) menyatakan bahwa picture and picture adalah suatu model belajar yang menggunakan gam-bar dalam pembelajaran dan dipasangka/ diurutkan menjadi urutan yang logis.dalam model pembelajaran ini mengandalkan gambar-gambar dalam proses pembelajarannya. Oleh karena itu, guru harus sudah menyiapkan gambar yang akan dipakai atau ditampilkan dalam pembelajaran. Seperti yang dikemukakan oleh Prihatin Nurul Aslamin dalam jurnalnya yang berjudul Peningkatan Keterampilan Menulis Deskripsi menggunakan metode picture and picture bahwa untuk meningkatkan atau memberikan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik adalah dengan penggunaan model pembelajaran yang tepat dan menarik untuk siswa. Salah satunya dengan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture karena model tersebut dirasa paling strategis untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi pada siswa. Simpulan dari penjelasan diatas adalah bahwa model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture sangat mendukung dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa karena siswa dilatih berpikir logis dan sistematis, dan siswa cepat tanggap atas materi yang disampaikan karena diiringi dengan gambar-gambar. METODE Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuan dari penelitian ini untuk memperbaiki proses belajar mengajar, sehingga pencapaian kompetensi yang di-

harapkan dapat terpenuhi dan kualitas pembelajaranpun meningkat. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas IV SD Negeri 1 Karanglo Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten tahun ajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV SD Negeri 1 Karanglo dan siswa kelas IV SD Negeri 01 Karanglo yang berjumlah 33 siswa yang terdiri dari 22 putra dan 11 putri. Waktu pelaksanaan penelitian ini dimulai bulan Desember 2014 sampai bulan Mei tahun 2015. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus,setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sumber data pada penelitian ini berupa sumber data primer, yaitu guru dan siswa kelas IV,dan sumber data sekunder, yaitu: dokumen, foto, video, RPP. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara,dokumentasi,observasi,dan tes,.validitas yang digunakan berupa triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengumpulan data. Teknik analisis data berupa model analisis interaktif. HASIL Sebelum pelaksanaan tindakan, peneliti melakukan observasi awal, wawancara, dan tes pada kondisi awal. Data hasil observasi efektivitas kualitas proses pembelajaran keterampilan menulis karangan narasi menunjukkan bahwa skor rata-rata efektivitas kualitas pembelajaran pada siklus I 2,85 atau dengan persentase 71,25% yang menunjukkan bahwa efektifitas pembelajaran dalam kategori efektif. Kemudian berdasarkan hasil kegiatan-kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai keterampilan menulis karangan narasi siswa masih kurang. Hal tersebut terbukti dari sebagian besar siswa masih belum mencapai KKM 70. Berdasarkan data pada Tabel 1, didapati bahwa rata-rata kelas yaitu 63,2. Siswa yang mencapai KKM 70 sebanyak 10 siswa (29%), sedangkan 23 siswa (71%) belum mencapai KKM. Hal ini menunjukkan bahwa pencapaian kompetensi keterampilan menulis karangan narasi siswa masih rendah. Kurangnya pencapaian kompetensi keterampilan menulis karangan narasi tersebut dapat dilihat melalui Tabel 1 sebagai berikut: Tabel 1. Data Frekuensi Nilai Keterampilan Menulis Karangan Narasi Prasiklus Interval Frekuensi Persentase (%) 54-57 6 18,18 58-61 12 36,36 62-65 5 15,15 66-69 0 0 70-73 9 27,2 74-77 1 3,03 Jumlah 33 100 Nilai Rata-Rata Kelas 63,2 Ketuntasan Klasikal 29% Sebagai salah satu upaya meningkatkan pencapaian kompetensi tersebut, peneliti berkolaborasi dengan guru terkait, melakukan perencanaan tindakan sebagai suatu solusi mengatasi masalah yang sedang dihadapi.tindakan pada siklus I dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture pencapaian kompetensi dapat meningkat. Kemudian didapati bahwa adanya peningkatan pencapaian kompetensi pada siklus I. Hal tersebut terbukti adanya peningkatan nilai sebelum dan sesudah tindakan pada siklus I. Pada siklus I didapat bahwa siswa yang mencapai KKM 70 sebanyak 17 siswa (52%) dan siswa yang masih dibawah KKM sebanyak 16 siswa (48%). Dengan rata-rata kelas yaitu 70.Hal tersebut terbukti dari adanya peningkatan nilai selama siklus I, yang dapat ditunjukkan melalui Tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2. Data Frekuensi Nilai Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siklus 1 Interval Nilai Frekuensi (fi) Persentase (%) 63-65,6 7 21,21 65,6-68,2 9 27,27 68,2-70,8 1 6,06 70,8-73,4 6 15,15 73,4-76 6 18,18 76-78,6 4 12,12 Jumlah 33 100 Nilai Rata-Rata Kelas 70 Ketuntasan Klasikal 52% Indikator kinerja pada penelitian ini adalah siswa yang mencapai KKM 70 se-

banyak 27 siswa (80%) dari jumlah seluruh siswa. Sehingga perlu direfleksi, dan dapat ditindak lanjuti pada siklus II. Adapun hasil penelitian pada siklus II ditunjukkan melalui Tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3. Data Frekuensi Nilai Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siklus II Interval frekuensi Persentase (%) 67,5-70,99 3 9 70,99-74,48 5 15,1 74,48-77,97 0 0 77,97-81,46 9 27,2 81,46-84,95 8 24,2 84,95-88,44 7 21,2 88,44-91,93 1 3 Jumlah 33 100 Nilai Rata-Rata Kelas 80,02 Ketuntasan Klasikal 90% Berdasarkan dari Tabel 3, didapati bahwa adanya peningkatan pencapaian kompetensi pada siklus II. Hal tersebut terbukti adanya peningkatan nilai sebelum dan sesudah tindakan pada siklus II. Pada siklus II didapat bahwa siswa yang mencapai KKM 70 sebanyak 30 siswa (90%) dan yang belum mencapai KKM sebanyak 3 siswa(10%). Dengan rata-rata kelas yaitu 80,02. PEMBAHASAN Data yang diperoleh dari kegiatan prasiklus, siklus I, dan siklus II kemudian dikaji dengan menganalisis data-data tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis data, diperoleh bahwa proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi. Selain itu, keaktifan siswa dan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture juga meningkat, serta efektivitas kualitas proses pembelajaran juga menjadi lebih baik, kondusif dan efektif. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat dilaporkan adanya peningkatan kualitas proses pembelajaran dan keterampilan menulis karangan narasi dengan digunakannya model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture pada siswa kelas IV dalam setiap tindakan. Peningkatan kualitas proses dan keterampilan menulis narasi dapat dilihat pada tabel 4 dan tabel 5 di bawah ini: Tabel 4. Data Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Sebelum Dan Sesudah Tindakan. Keterangan Nilai Tertinggi Nilai Terendah Kondisi Pra-siklus Siklus I Siklus II 74 78,5 88,5 54 63 Nilai Rerata 63,2 70 Ketercapaian 29% 48% 67,5 80,02 90% Tabel 5. Data Peningkatan Efektivitas Kualitas Proses Pembelajaran Keterampilan Menulis Karangan Narasi, Sebelum dan Sesudah Tindakan. Tindakan Skor rata- rata Kategori Semester I 2,34 Kurang Efektif Siklus I 285 Efektif Siklus II 3,5 Sangat Efektif Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa ada peningkatan nilai keterampilan menulis karangan narasi dan efektivitas kualitas proses pembelajaran keterampilan menulis karangan narasi, antara lain: (1) Data nilai keterampilan menulis karangan narasi pada semester pretest, siswa yang mendapat nilai di bawah KKM (70) yaitu sebanyak 23 siswa atau 71% dan siswa yang sudah mendapat nilai sama dengan atau di atas KKM (70) hanya sebanyak 10 siswa atau 29%. Untuk efektivitas pembelajaran mencapai skor 2,34 dengan kategori kurang efektif dan persentase sebesar 58,5% (2) Data nilai keterampilan menulis karangan narasi pada siklus I,18 siswa yang mencapai batas nilai KKM atau 52% dan 17 siswa memperoleh nilai di bawah KKM atau 48%. Efektivitas pembelajaran mencapai kategori efektif dengan skor 2,85 dengan persentase sebesar 71,25%.(3) Data nilai keterampilan menulis karangan narasi pada siklus II,30 siswa atau 90% yang mendapatkan nilai di atas KKM (70) dan 3 siswa atau 10% mendapat nilai di bawah KKM (70). Nilai terendah 67,5 tertinggi 88,5 dan rata-rata nilai 80,02. Kemudian kualitas proses pembelajaran meningkat menjadi 3,5 termasuk kategori sangat efektif dan dengan persentase sebesar 87,5%. Hal ini

menunjukkan bahwa hasil tindakan pada siklus II sudah melebihi target indikator kinerja yang ditetapkan peneliti, yaitu 80% persentase ketuntasan klasikal dan efektivitas pembelajaran yang mencapai ketuntasan sebesar 80%. Dengan demikian tindakan dapat dihentikan di siklus II. Pencapaian kompetensi belajar tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi. Melalui model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture siswa diajak untuk belajar dengan pemikiran yang logis dan gambar-gambar. Hal tersebut didukung oleh pendapat Suprijono (2009:125) mengemukakan bahwa pembelajaran picture and picture merupakan pembelajaran yang menggunakan atau menunjukkan gambar yang berkaitan dengan materi kepada siswa. Gambar yang digunakan akan dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan yang logis dan melalui gambar tersebut guru menanamkan konsep atau materi yang sesuai dengan kompetensi. Gambar yang ditampilkan akan memberi gambaran dalam pikiran siswa tentang sesuatu sehingga penjelasannya lebih konkret dari pada diuraikan dengan kata-kata. Melalui gambar, guru dapat menerjemahkan ide-ide abstrak dalam bentuk yang lebih realistis.kemudian diperkuat dengan pendapat Huda (2014: 239) mengungkapkan kelebihan model pembelajaran picture and picture adalah sebagai berikut: (1) guru lebih mengetahui kemampuan masing-masing siswa, (2) siswa dilatih berpikir logis dan sistematis, (3) siswa dibantu belajar berpikir berdasarkan sudut pandang suatu subjek bahasan dengan memberikan kebebasan siswa dalam praktik berpikir SIMPULAN Berdasarkan berbagai data yang telah diperoleh dari tindakan yang dilaksanakan dalam siklus I, dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan keterampilan menulis karangan narasi pada siswa kelas IV SD Negeri Karanglo Polanharjo Klaten tahun ajaran 2014/2015. Peningkatan tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya kualitas proses pembelajaran dari pretest yaitu 2,34 (kurang efektif) dengan persentase 58,5%, siklus I 2,85 (efek tif) dengan persentase 71,25% dengan siklus II 3,5 (sangat efektif) dengan persentase sebesar 87,5%. Pada keterampilan menulis karangan narasi persentase ketuntasan pada pretest 29%, pada siklus I sebesar 52% dan pada siklus II sebesar 90%. DAFTAR PUSTAKA Huda, Miftahul. (2014). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran: Isu-Isu Metodis dan Paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Keraf, Gorys. (2001). Argumentasi dan Narasi. Jakata: PT. Gramedia Nurul Aslamin, Prihatin. (2013). Peningkatan Keterampilan Menulis Deskripsi Menggunakan Metode Picture And Picture pada Siswa Kelas V SD Negeri 03 Bulu Sukoharjo. Skripsi tidak dipublikasikan, Universitas Negeri Surakarta. Shoimin, Aris. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Slamet, St.Y. (2008). Keterampilan Berbahasa Indonesia. Surakarta: Sebelas Maret University Press Soemarjadi, Ramanto, M & Zahri, W. (2001). Pendidikan Keterampilan. Malang: Universitas Negeri Malang Suparno dan Yunus. (2003). Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Universitas Terbuka Suprijono, Agus. (2009). Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

1) Mahasiswa Program Studi PGSD UNS 2,3) Dosen Program Studi PGSD UNS