Renstra Ditjen IA

dokumen-dokumen yang mirip
RENCANA KERJA KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN TAHUN ANGGARAN 2015 JAKARTA, APRIL 2014

B. VISI : Indonesia Menjadi Negara Industri yang Berdaya Saing dengan Struktur Industri yang Kuat Berbasiskan Sumber Daya Alam dan Berkeadilan

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA DIREKTORAT JENDERAL INDUSTRI AGRO TAHUN 2017

Formulir C Laporan Pengendalian dan Evaluasi Pelaksana Rencana Pembangunan Triwulan III Berdasarkan PP No.39 Tahun 2006 Tahun Anggaran 2014

Kementerian Perindustrian REPUBLIK INDONESIA LAPORAN TRIWULAN I KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN TAHUN 2016

PROGRAM PENGEMBANGAN INDUSTRI MAKANAN, HASIL LAUT DAN PERIKANAN

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA DIREKTORAT INDUSTRI MAKANAN, HASIL LAUT DAN PERIKANAN TAHUN 2016

DISAMPAIKAN OLEH : DIREKTUR JENDERAL INDUSTRI AGRO PADA RAPAT KERJA KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN TAHUN 2013 JAKARTA, FEBRUARI 2013 DAFTAR ISI

!"!"!#$%"! & ' ((( ( ( )

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) DIREKTORAT IKM PANGAN BARANG DARI KAYU DAN FURNITUR TAHUN ANGGARAN 2017

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA DIREKTORAT JENDERAL INDUSTRI AGRO TAHUN 2016

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016

KATA PENGANTAR. Jakarta, 18 Januari 2016 Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan. Edy Sutopo

DIREKTORAT INDUSTRI MAKANAN, HASIL LAUT DAN PERIKANAN

RENCANA STRATEGIS TAHUN DIREKTORAT JENDERAL INDUSTRI AGRO

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2017 NOMOR : SP DIPA /2017

LAPORAN KONSOLIDASI PROGRAM DIRINCI MENURUT KEGIATAN TRIWULAN II TAHUN ANGGARAN 2016

Kementerian Perindustrian REPUBLIK INDONESIA LAPORAN TRIWULAN I KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN TAHUN 2017

KATA PENGANTAR. Jakarta, Januari 2014 Direktur Pengolahan Hasil. Dr. Ir. Santoso, M.Phil

Industrialisasi Sektor Agro dan Peran Koperasi dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Kementerian Perindustrian 2015

URAIAN sebelum perubahan

Menteri Perindustrian Republik Indonesia

DIREKTORAT JENDERAL INDUSTRI AGRO KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN RI

MATRIK 2.3 RENCANA TINDAK PEMBANGUNAN KEMENTERIAN/ LEMBAGA TAHUN 2011

KATA PENGANTAR. Semoga laporan ini bermanfaat. Jakarta, 30 Januari Plt. Kepala Biro Perencanaan. Suharyono NIP

Kementerian Perindustrian

DISAMPAIKAN PADA RAPAT KOORDINASI DAN SINKRONISASI PENYUSUNAN PROGRAM KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI AGRO TAHUN 2013 Oleh : SEKRETARIS DIREKTORAT

Kementerian Perindustrian

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA

6. Sekretariat Ditjen PPHP C. Revisi Penetapan Kinerja Direktorat Pengolahan Hasil Pertanian Direktorat Pengembangan

Kementerian Perindustrian

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2017 NOMOR : SP DIPA /2017

BAB II PERENCANAAN KINERJA

Revisi ke 05 Tanggal : 27 Desember 2017

DIREKTORAT USAHA BUDIDAYA

REVIEW PENETAPAN KINERJA TAHUN 2014 DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN PROVINSI JAWA TIMUR

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN TA. 2014

PEMANTAUAN DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA KEGIATAN DUKUNGAN MANAJEMEN DAN TEKNIS LAINNYA PADA DITJEN TANAMAN PANGAN TRIWULAN III 2016

Form2 FORM 2: RENCANA KERJA DAN ANGGARAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN. ANGGARAN (Rp), TARGET DAN REALISASI KINERJA

BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIJINAN TERPADU KABUPATEN PELALAWAN (REVISI) TAHUN

PEMANTAUAN DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA KEGIATAN DUKUNGAN MANAJEMEN DAN TEKNIS LAINNYA PADA DITJEN TANAMAN PANGAN TRIWULAN II 2016

PENYEMPURNAAN ARSITEKTUR PROGRAM, KEGIATAN DAN STRUKTUR KINERJA

Menteri Perindustrian Republik Indonesia

BAB 5 RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

PENDAHULUAN. Dinas Perkebunan Provinsi Riau Laporan Kinerja A. Tugas Pokok dan Fungsi

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SUMBER ANGGARAN KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN TA 2015 BERDASARKAN JENIS BELANJA

Laporan Konsolidasi Program Dirinci Menurut Kegiatan

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK TAHUN ANGGARAN 2015 NOMOR : SP DIPA /2015

KEBIJAKAN PENGANGGARAN SEKTOR PERTANIAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

PAGU ANGGARAN ESELON I MENURUT PROGRAM DAN JENIS BELANJA KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN TA. 2012

KEBIJAKAN INDUSTRI NASIONAL TAHUN Disampaikan pada acara: Rapat Kerja Kementerian Perindustrian Di Hotel Bidakara

VIII. KESIMPULAN DAN IMPLIKASI KEBIJAKAN

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK

KATA PENGANTAR. Jakarta, Januari 2015 Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Ir. Suprapti NIP Laporan Kinerja Tahun 2014

DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PROGRAM KERJA DIREKTORAT INDUSTRI KIMIA HULU TAHUN ANGGARAN 2018

PEMANTAUAN DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA KEGIATAN DUKUNGAN MANAJEMEN DAN TEKNIS LAINNYA PADA DITJEN TANAMAN PANGAN TRIWULAN I 2016

MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) DIREKTORAT PENGELOLAAN AIR IRIGASI TA. 2014

Biro Perencanaan KATA PENGANTAR

DIREKTORAT JENDERAL INDUSTRI AGRO

PEMERINTAH PROVINSI BANTEN DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD ) TAHUN ANGGARAN 2016 BELANJA LANGSUNG

Transkripsi:

Renstra Ditjen IA 20209 3

PROGRAM PENUMBUHAN DAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BERBASIS AGRO 34.789,8 646.848,3 660.630, 692.396, 72.96,9 Ditjen Industri Agro Tingginya laju pertumbuhan industri agro (persen) 7, 7,7 8, 8,4 8,7 Laju pertumbuhan industri agro (persentase) 7, 7,7 8, 8,4 8,7 Kontribusi industri agro terhadap PDB nasional (persentase) Meningkatnya penguasaan pasar dalam dan luar negeri industri agro (persen pangsa pasar) 8,8 8,8 8,8 8,8 8,82 4,2 4, 4,7,,8 Kontribusi eksport produk industri agro terhadap eksport nasional (persentase) Pangsa pasar produk industri agro nasional terhadap total permintaan pasar dalam negeri (persentase) Meningkatnya produktivitas SDM industri agro (persentase perubahan peningkatan produktivitas tenaga kerja) Tingkat produktivitas dan kemampuan SDM industri (delta rupiah/tenaga kerja) Meningkatnya investasi di sektor industri agro (jumlah ijin usaha) Nilai realisasi investasi PMDN dan PMA (Rp Triliun) Meningkatnya penyerapan tenaga kerja di sektor industri agro (persen) 2, 2,7 3 3,2 3, 4,2 4, 4,7,,8 6 20 2 30 260.000 299.000 38.800 448.00 83.00 8 00 30 4 00,00 0,00 2,00 33,0 46,4,00,33 0,66,3,29 Program / Kegiatan Sasaran Program (outcome) / Sasaran Kegiatan (output)/indikator Lokasi Target Alokasi (Rp Juta) 20 206 207 208 209 20 206 207 208 209 Unit Organisasi Pelaksana K/LNB NSBS () (2) (3) (4) () (6) (7) (8) (9) (0) () (2) (3) (4) () Jumlah tenaga kerja yang diserap di sektor industri agro (Juta Orang),0,2,3,,7 Penumbuhan dan Pengembangan Industri Hasil Hutan dan Perkebunan 48.249,62 44.968,69 43.2,80 4.829,3 48.0,33 Dit. Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Bantuan Mesin/Peralatan produksi Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Jakarta 20 2 2 2 2.0,00.00,00.77,00 6.063,7 6.366,94 B jumlah industri yang menerima mesin/peralatan 20 2 2 2 2 B Rekomendasi bagi pengembangan dan penumbuhan Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Jakarta 3 3 3 3 3 8.939,.774,7 8.42,9 8.80, 9.293,0 B Jumlah rekomendasi yang tersusun 3 3 3 3 3 B Jumlah prototipe furniture 20 20 20 20 20 B Promosi Dan Kerjasama Industri Hasil Hutan Dan Perkebunan jumlah partisipasi pada pameran dan pertemuan internasional di DN/LN jumlah perusahaan yang diberikan fasililtasi pada promosi dalam negeri dan luar negeri Jakarta 6.044,6 6.790,0 7.629, 8.67, 9.49, K/L K/L 0 0 0 0 0 K/L Rumusan Perencanaan, Evaluasi dan Laporan Jakarta 4 4 4 4 4.637,2 2.40,0 2.30, 2.60,2 2.720,0 K/L Jumlah Dokumen/Laporan 4 4 4 4 4 K/L Renstra Ditjen IA 20209 36

Persentase anggaran Sekretariat Direktorat Jenderal Industri Agro yang masuk dalam catatan halaman IV DIPA (%) Nilai SAKIP Dit. Industri Hasil Hutan dan Perkebunan (nilai) 20 20 20 20 20 K/L A A A A A d pada Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Jakarta 2 3.230, 3.969,0 4.43,6 4.79, 4.997, B Jumlah RSNI yang tersusun di bidang Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Jumlah perusahaan yang mulai menerapkan d nasional maupun Internasional Jumlah unit kompetensi RSKKNI industri hasil hutan dan perkebunan 2 B B 20 20 20 20 20 B jumlah buku panduan teknis B Jumlah LSP yang terbentuk B Meningkatnya Kompetensi SDM Industri Hasil Hutan Dan Perkebunan Jakarta 7 7 7 7 7 3.248,3 4.2,0 4.7,3 4.983,6.232,8 K/L Jumlah SDM yang terlatih 7 7 7 7 7 K/L Penumbuhan dan Pengembangan Industri Minuman dan Tembakau Promosi Dan Kerjasama Industri Minuman Dan Tembakau 39.,2 4.292,0 47.6,6 49.934, 2.43,2 Dit. Industri Minuman dan Tembakau Jakarta.42,2.89,3 6.0,2 6.4,7 6.736, K/L jumlah partisipasi pada pameran dan sidang K/L jumlah perusahaan yang diberikan fasililtasi pada promosi dalam negeri dan luar negeri 60 60 60 60 60 K/L Rumusan Perencanaan, Evaluasi dan Laporan Jakarta 3 3 3 3 3 2.343, 2.460,3 2.83,3 2.72, 2.848, K/L Jumlah Dokumen/Laporan 3 3 3 3 3 K/L Persentase anggaran Dit. Mintem yang masuk dalam catatan halaman IV DIPA (%) Nilai SAKIP Dit. Industri Minuman dan Tembakau (nilai) 20 20 20 20 20 K/L A A A A A d pada Industri Minuman dan Tembakau Jakarta 6.078,3 6.382,2 6.70,3 7.036,4 7.388,2 B Program / Kegiatan Sasaran Program (outcome) / Sasaran Kegiatan (output)/indikator Lokasi Target Alokasi (Rp Juta) 20 206 207 208 209 20 206 207 208 209 Unit Organisasi Pelaksana K/LNB NSBS () (2) (3) (4) () (6) (7) (8) (9) (0) () (2) (3) (4) () Jumlah yang tersusun Di Bidang Industri Minuman dan Tembakau B Jumlah perusahaan yang mulai menerapkan d nasional maupun Internasional Bantuan Mesin/Peralatan produksi Industri Minuman dan Tembakau B Jakarta 6.46,7 6.784,8 7.24,0 7.480,2 7.84,3 B jumlah industri yang menerima mesin/peralatan B Rekomendasi bagi pengembangan dan penumbuhan Industri Minuman dan Tembakau Jakarta 30 30 30 30 30 6.8,9 9.877, 20.87,3 2.94,9 23.00,7 B Jumlah rekomendasi yang tersusun 30 30 30 30 30 B Meningkatnya Kompetensi SDM Industri Minuman Dan Tembakau Jakarta 200 200 200 200 200 2.00,0 3.968,0 4.66,4 4.374,7 4.93, K/L Jumlah SDM yang terlatih 200 200 200 200 200 K/L Renstra Ditjen IA 20209 37

Penumbuhan dan Pengembangan Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan 86., 469.682, 479.306,6 03.272,0 28.43,6 Dit. Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan Restrukturisasi Mesin Dan/Atau Peralatan Industri Gula Jakarta 3.902, 42.800,0 437.640,0 49.22,0 482.498, N Jumlah pabrik gula yang direvitalisasi N Rumusan Perencanaan, Evaluasi Dan Pelaporan Jakarta 3 3 3 3 3.626,9 2.93,0 3.08,8 3.23,8 3.397,6 K/L Jumlah Dokumen/Laporan 3 3 3 3 3 K/L Persentase anggaran Dit. IMHLP yang masuk dalam catatan halaman IV DIPA (%) Nilai SAKIP Dit. Industri Makanan, Hasil Laut dan Peikanan (nilai) d Pada Industri Makanan, Hasil Laut Dan Perikanan Jumlah standard yang tersusun di bidang Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan Jumlah perusahaan yang mulai menerapkan d nasional maupun Internasional Bantuan Mesin/Peralatan produksi Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan 20 20 20 20 20 K/L A A A A A Jakarta 4.36, 7.767,.63,9.97,7 6.23,6 B B B Jakarta 2 2 2 2 2 6.24,2.700,0 2.28,0 2.899,3 3.44,2 B jumlah industri yang menerima mesin/peralatan 2 2 2 2 2 B Rekomendasi bagi pengembangan dan penumbuhan Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan Jakarta 4 4 4 4 4.67,.277, 4.,4 4.88,9.60,9 B Jumlah rekomendasi yang tersusun 4 4 4 4 4 B Promosi Dan Kerjasama Pada Industri Makanan, Hasil Laut Dan Perikanan Jakarta 2.9,3 4.2, 4.360, 4.78, 4.807,0 B jumlah partisipasi pada pameran dan sidang 8 8 8 8 8 B jumlah perusahaan yang diberikan fasililtasi pada promosi dalam negeri dan luar negeri Meningkatnya Kompetensi SDM Industri Makanan, Hasil Laut Dan Perikanan B Jakarta.09,4 2.00,0 2.2, 2.260, 2.373, K/L Jumlah SDM yang terlatih 20 60 90 60 90 K/L Penyusunan dan Evaluasi Program Penumbuhan dan Pengembangan Industri Agro 80.873,4 86.90, 90.24, 93.360,7 96.624,8 Set Ditjen Industri Agro Dokumen Perencanaan, Penganggaran, Monitoring, Evaluasi dan Data Jakarta 4 4 4 4 4.274,2 8.88, 9.829,8 20.82,3 2.862,3 K/L Renstra Ditjen IA 20209 38

Program / Kegiatan Sasaran Program (outcome) / Sasaran Kegiatan (output)/indikator Lokasi Target Alokasi (Rp Juta) 20 206 207 208 209 20 206 207 208 209 Unit Organisasi Pelaksana K/LNB NSBS () (2) (3) (4) () (6) (7) (8) (9) (0) () (2) (3) (4) () Jumlah Dokumen/Laporan 4 4 4 4 4 K/L Persentase anggaran Sekretariat Direktorat Jenderal Industri Agro yang masuk dalam catatan halaman IV DIPA (%) 20 20 20 20 20 K/L Nilai SAKIP Sekretariat Ditjen Industri Agro (nilai) A A A A A K/L Rekomendasi Peningkatan Iklim Usaha, Mutu Produk dan Kerjasama industri Jakarta 9 9 9 9 9 40.76,7 40.490,4 4.24,8 4.79,0 42.490,6 K/L Tersusunnya Rekomendasi (rekomendasi) 9 9 9 9 9 K/L jumlah partisipasi pada pameran Dalam Negeri dan Luar Negeri Jumlah bantuan alat Laboratorium yang diberikan dalam mendukung penerapan SNI 4 4 4 4 4 K/L 7 7 7 7 7 K/L Laporan Keuangan dan BMN Jakarta 4 4 4 4 4 2.063, 2.66, 2.274,3 2.388, 2.07,6 K/L Kualitas Laporan Keuangan dan BMN (nilai dari Kementerian Keuangan) Tersedianya pedoman kebijakan internal mengenai pelaksanaan dan pertanggungjawaban keuangan (pedoman) Fasilitasi Kepesertaan dan Pelaksanaan Pembinaan Aparatur Jumlah aparatur yang terfasilitasi terkait Kepesertaan dan Pelaksanaan Pembinaan Aparatur K/L Jakarta 90 90 90 90 90.00,.7,.64,.736,9.823,7 K/L 90 90 90 90 90 K/L K/L Layanan Perkantoran Jakarta 2 2 2 2 2 2.48,9 23.787,6 2.38, 26.623,4 27.940,6 K/L Jumlah bulan layanan dan operasional perkantoran 2 2 2 2 2 K/L Tersedianya sarana dan prasarana perkantoran (unit) 00 00 00 00 00 K/L Renstra Ditjen IA 20209 39

KODE KL PROG KEG PROGRAM/KEGIATAN SASARAN INDIKATOR TARGET 20 206 207 208 209 TOTAL ALOKASI 20209 (RP MILIAR) 9 7 Program Penumbuhan dan Pengembangan Industri Berbasis Agro 9 7 8 33 9 7 8 34 Revitalisasi dan Penumbuhan Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Revitalisasi dan Penumbuhan Industri Minuman dan Tembakau Meningkatnya Populasi Industri Sedang dan Besar Hasil Hutan dan Perkebunan (Quickwins: Hilirisasi produkproduk Meningkatnya daya saing industri Hasil Meningkatnya Populasi Industri Minuman dan Tembakau (Quickwins: Hilirisasi produkproduk pertanian menjadi produk agroindustri) Pengembangan industri Hasil Hutan dan Perkebunan Lainnya (komoditas) 3 3 3 3 3 Penumbuhan dan 2 2 2 2 2 Pengembangan industri oleokimia dan kemurgi Pembangunan tangki 0 0 0 0 Tersusunnya Nasional Indonesia 2 2 2 2 2 Partisipasi dalam sidang dan pameran di Pengembangan Industri Pangan Pengembangan Industri Bahan Penyegar Pengembangan Industri Minuman Lainnya 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 276,3 72,7 Renstra Ditjen IA 20209 40

KODE KL PRO G KEG PROGRAM/KEGIA TAN 9 7 83 Revitalisasi dan Penumbuhan Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan SASARAN Meningkatnya daya saing industri minuman dan tembakau Meningkatnya Populasi Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan (Quickwins: Hilirisasi produkproduk pertanian INDIK ATOR Tersusunnya d Pada Industri Minuman dan Tembakau (RSNI/SNI Wajib) Partisipasi dalam sidang dan pameran di Dalam dan Luar Negeri (sidang/pameran) Pengembangan Industri Pangan Pengembangan Industri Pakan TARGET 20 206 207 208 209 4 4 4 4 4 TOTAL ALOKASI 20 209 (RP 96,3 Renstra Ditjen IA 20209 3

Revitalisasi Industri Makanan, Meningkatnya Laut daya saing industri makanan, hasil Pengembangan Industri Bahan Penyegar Pengembangan Industri Oleofood Pabrik gula yang diberi bantuan (pabrik disasi gula) pada industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan Promosi dan kerjasama pada industri Makanan, Hasil Laut, dan 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 Renstra Ditjen IA 20209 36