RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

dokumen-dokumen yang mirip
KONTRAK PERKULIAHAN KODE MK : MK. TELAAH KURIKULUM DAN BUKU TEKS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

KATA PENGANTAR. Medan, Agustus 2016 Tim Penyusun PANDUAN PENYUSUNAN RPS FE UNIMED 1

KONTRAK PERKULIAHAN Multi Media Pembelajaran Fisika Dr. H. Ahmad Yani, M.Si. 1. Deskripsi mengembangkan 2. Tujuan Perkuliahan

: Drs. Rahmat Setiadi, MSc.

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Laboratorium / Lapangan : Laboratorium SIG dan Komputer KONTRAK KULIAH

Hak dan kewajiban mahasiswa Penilaian Sumberbelajar Etika belajar aktivitas belajar, membentuk kelompok dipergunakan dalam mata

Perangkat Pembelajaran Mata Kuliah P e n g a n t a r S a s t r a (Kelas A dan B)

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA RPP. (nama mata kuliah) RPP

KONTRAK PERKULIAHAN. Mengontak mata kuliah sesuai dengan yang direncanakannya Memberikan skor penilaian berdasarkan kemampuan mahasiswa

SILABUS. 1. Identitas Matakuliah : TELAAH KURIKULUM DAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA Kode Matakuliah : IN 308

Dokumen Kurikulum Program Studi : Doktor Matematika LAMPIRAN I. SILABUS MATAKULIAH dan SATUAN ACARA PERKULIAHAN

PROSEDUR PELAKSANAAN PERKULIAHAN SILABUS PERENCANAAN PEMBELAJARAN MUSIK SM502. Drs. Zujadi Ansor, M.Pd. NIP

PROGRAM DOKTOR MATEMATIKA

Prosiding Seminar Nasional Prodi Teknik Busana PTBB FT UNY Tahun 2005 PENERAPAN PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DALAM MATA KULIAH PENGETAHUAN TEKSTIL

KONTRAK PERKULIAHAN MATA KULIAH ILMU ALAMIAH DASAR

DESKRIPSI MATA KULIAH

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI PSIKOLOGI. Issue/Revisi : A0 Tanggal : 28 Agustus Mata Kuliah : Consumer Behaviour Kode MK : PSY-209

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Evaluasi. Metoda Evaluasi

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

SILABUS EVALUASI PEMBELAJARAN. Diperiksa Oleh : Dr. H. Saefudin, M.Si. (Ketua Program Studi Pend. Biologi)

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS EKONOMI RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

MATA KULIAH: PRAKTIKUM PENGANTAR AKUNTANSI

LABORATORIUM. Badan Kendali Mutu Akademik UMM METODE DAN STRATEGI PEMBELAJARAN

DESKRIPSI LS 421. Program dan Metode Pembelajaran Penyuluhan Masyarakat, Program S-1, Semester 7, 4 (empat) SKS. Mata Kuliah ini termasuk Mata Kuliah

II. TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia efektif adalah akibatnya atau pengaruhnya.

KONTRAK KULIAH I. Identitas Mata Kuliah II. Manfaat Mata Kuliah: III. Deskripsi Mata Kuliah: IV. Organisasi Materi Materi/BahanBacaan/Referensi

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA. : Pengembangan Pendidikan IPS SD. No. Dokumen Revisi: Tgl. Berlaku Hal.

LABORATORIUM Oleh: Ainur Rofieq Makalah disampaikan pada: Palatihan Applied Approach bagi Dosen UMM Semester Genap 2013/2014 (17 18 Pebruari 2014)

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PERKULIAHAAN ALJABAR DAN TRIGONOMETRI

DESKRIPSI SILABUS SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) MATA KULIAH PENGANTAR ARSITEKTUR TA SKS

I. RANCANGAN BELAJAR (KOMPETENSI DASAR, TOPIK, AKTIVITAS BELAJAR, HASIL BELAJAR, DAMPAK HASIL BELAJAR, dan INDIKATOR PENILAIAN

PETUNJUK TEKNIS. Nomor Mata Kuliah : Semester : 2 Prasyarat : - Program Studi : Pendidikan Teknologi Agroindustri

SILABUS S2 No. Dok. :

SILABUS MATA KULIAH PERENCANAAN PENGAJARAN DALAM PELATIHAN OLAHRAGA OLEH: BERLIANA

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

KONTRAK KULIAH MATA KULIAH PEMODELAN MATEMATIKA

PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI

SISTEM OPERASI LANJUT

BERKAS PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) FAKULTAS KOMUNIKASI DAN BISNIS. Program Studi Administrasi Bisnis. Mata Kuliah : RISET PEMASARAN

RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

BAB 1 INFORMASI UMUM

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER ( R P S ) PELAKSANA AKADEMIK MATA KULIAH KOMUNIKASI KONTEMPORER

SILABUS. : S1 PGPAUD Reguler. Disusun Oleh: Desiani Natalina M, M.Pd

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) GEOLOGI INDONESIA

STKIP PGRI PACITAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

GEOMORFOLOGI INDONESIA

RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER (RPS)

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KAMPUS CIBIRU PROGRAM S1 PGSD SILABUS

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

SILABUS EVALUASI PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER (IK 501)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

1. ANALISIS KOMPETENSI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Peningkatan Penguasaan Vocabulary Teks Deskriptif melalui Pendekatan Scientific dengan Model Guide Inquiry pada Siswa SMPN 1 Besuki.

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN BSI KODE: IND 46047

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Pembelajaran pada siklus I dilaksanakan sebanyak 1 x pertemuan, yaitu

IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Hasil penelitian ini memberikan gambaran pada beberapa aspek meliputi

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

BAB III METODE PENELITIAN DAN RENCANA PENELITIAN TINDAKAN KELAS. peneliti adalah penelitian tindakan kelas, hal itu didasarkan karena masalahmasalah

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Anggraini, Gandung Sugita Kata Kunci: Tutor Sebaya, Penguasaan mahasiswa, Struktur Aljabar I

LAPORAN PELAKSANAAN PERKULIAHAN SEMESTER GASAL TAHUN AKADEMIK 2015/2016

Direvisi. Diskripsi Singkat MK. macam-macam proposal yang dikaitkan dengan tugas akhir mahasiswa ketika akan menyelesaikan studi nantinya.

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) MATA KULIAH : BERBICARA RETORIK

SILABUS. Nama Mata Kuliah : Model-Model PAUD Kode Mata Kuliah : UD 102. Semester : 6 Tahun Ajaran : 2013/2014

STANDARD OPERATING PROCEDURE PERKULIAHAN

KONTRAK KULIAH MATA KULIAH KURIKULUM

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian dilakukan untuk

KONTRAK PERKULIAHAN MATA KULIAH: PENGANTAR AKUNTANSI. Disusun Oleh: Dr. Nasirwan.,S.E.,M.Si.,Ak.,CA Yulita Triadiarti, SE., M.Si., Ak.

SEMINAR PENDIDIKAN FISIKA ( FI 590, 3 sks )

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI MAHASISWA PADA PERKULIAHAN EKSPERIMEN FISIKA I MELALUI PENERAPAN MODEL INQUIRY DISCOVERY LEARNING

II. TINJAUAN PUSTAKA. yang tinggi dalam proses belajar, tidak sekedar aktivitas fisik semata. Siswa

PEDOMAN PEMBELAJARAN DAN MONITORING EVALUASI PEMBELAJARAN

PROSES PEMBELAJARAN TURUNAN STANDAR MUTU UNIVERSITAS MADURA 2016 STANDAR SPMI UNIRA KODE DOKUMEN STANDAR TANGGAL DIKELUARKAN

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode Penelitian Tindakan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) PERTEMUAN KE 1

MEMBUDAYAKAN MENULIS BUKU AJAR

KURIKULUM 2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2015

1 R u b r i k P e n i l a i a n

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

SATUAN ACARA TUTORIAL (SAT)

RPS & RPP DR. KATHARINA RUSTIPA, M.PD.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA

II. TINJAUAN PUSTAKA. untuk mencari sendiri materi (informasi) pelajaran yang akan dipelajari

SILABUS PSIKOLINGUISTIK (IN 303) Drs. Kholid A. Harras, M.Pd. JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

MENERAPKAN MODEL KONSTRUKTIVIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA UMUM I MAHASISWA SEMESTER I JURUSAN FISIKA FMIPA UNIMED TA 2012/2013

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

BAB II KAJIAN TEORITIK. 1. Pengertian Kemampuan Pemahaman Konsep. konsep. Menurut Sudjiono (2013) pemahaman atau comprehension dapat

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA F A K U L T A S M I P A R E N C A N A P E L A K S A N A A N P E M B E L A J A R A N

Transkripsi:

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER MATA KULIAH FILSAFAT ILMU OLEH : Prof. Drs. Motlan, M.sc.,Ph.D Dr. Sondang R Manurung, M.Pd Dr. Betty Turnip, M.Pd 1

PRODI MAGISTER PENDIDIKAN FISIKA PASCA SARJANA UNIMED 2016 RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER A. IDENTITAS MATA KULIAH 1. Program Studi : Fisika (S1) 2. Nama dan Kode Mata Kuliah : Filsafat Ilmu/ 2PAS 57001 3. Semester : Ganjil 4. Jumlah SKS : 2 SKS 5. Dosen Pengampu : Prof. Drs. Motlan, M.Sc.,Ph.D : Dr. Sondang R Manurung, M.Pd : Dr. Betty Turnip, M.Pd B. CAPAIAN PEMBELAJARAN Setelah selesai mengikuti program pembelajaran pada mata kuliah ini, mahasiswa mampu: 1. Memiliki sikap kritis terhadap pemikiran, teori dan fenomena dalam filsafat ilmu. 2. Menjelaskan Pengertian Filsafat Ilmu, Ke Arah Pemikiran Filsafat, Dasar-Dasar Pengetahuan; Ontologi, Epistomologi, Dan Aksiologi; Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan Dan Ukuran Kebenaran. 3. Filsafat pendidikan tradisional dan filsafat pendidikan modern mendekati/menyelesaikan masalah pendidikan fisika dalam memperkaya praktik pembelajaran fisika sesuai dengan hakikat permasalahan pendidikan fisika tersebut C. INDIKATOR CAPAIAN PEMBELAJARAN Keberhasilan capaian pembelajaran diukur dengan indikator berikut: 2

1. Menjelaskan pengertian filsafat ilmu 2. Menjelaskan tentang cakupan filsafat ilmu yaitu: Pengertian Filsafat Ilmu, Ke Arah Pemikiran Filsafat, Dasar-Dasar Pengetahuan; Ontologi, Epistomologi, Dan Aksiologi; Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan Dan Ukuran Kebenaran. 3. Menjelaskan pengertian filsafat ilmu pendidikan. 4. Menjelaskan tujuan filsafat pendidikan. 5. Menggunakan filsafat pendidikan tradisional mendekati/menyelesaikan masalah pendidikan fisika dalam memperkaya praktik pembelajaran fisika sesuai dengan hakikat permasalahan pendidikan fisika tersebut. 6. Mengevaluasi kecocokan filsafat pendidikan tradisional mendekati/menyelesaikan masalah pendidikan fisika dalam publikasi ilmiah pendidikan fisika. 7. Menggunakan filsafat pendidikan modern mendekati/menyelesaikan masalah pendidikan fisika dalam memperkaya praktik pembelajaran fisika sesuai dengan hakikat permasalahan pendidikan fisika tersebut. 8. Mengevaluasi kecocokan filsafat pendidikan modern mendekati/menyelesaikan masalah pendidikan fisika dalam publikasi ilmiah pendidikan fisika. 9. Menggunakan filsafat kontemporer mendekati/menyelesaikan masalah pendidikan fisika dalam memperkaya praktik pembelajaran fisika sesuai dengan hakikat permasalahan pendidikan fisika tersebut. 10. Mengevaluasi kecocokan filsafat fisika kontemporer mendekati/menyelesaikan masalah pendidikan fisika dalam publikasi ilmiah pendidikan fisika. BAHAN KAJIAN Mata kuliah ini merupakan kegiatan yang mempelajari tentang Mata kuliah ini membahas konsep-konsep konsep dan cakupan filsafat ilmu yaitu: Pengertian Filsafat Ilmu, Ke Arah Pemikiran Filsafat, Dasar-Dasar Pengetahuan; Ontologi, Epistomologi, Dan Aksiologi; Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan, 3

Pengetahuan Dan Ukuran Kebenaran. Disamping itu juga membahas tentang, filsafat pendidikan tradisional, filsafat pendidikan modern serta filsafat pendidikan kontemporer. Bahan kajian di atas diuraikan dalam setiap pertemuan perkuliahan sebagai berikut: 1. Pertemuan-1: Pengertian Filsafat Ilmu (Tugas Rutin) 2. Pertemuan 2: Ke Arah Pemikiran Filsafat (Rekayasa ide) 3. Pertemuan 3: Sejarah dan Perkembangan Ilmu (Rekayasa ide) 4. Pertemuan 4: Kebenaran Ilmu (Tugas Rutin) 5. Pertemuan 5: Presentase Review Jurnal 6. Pertemuan 6: Ontologi, Epistomologi, Dan Aksiologi (Riset Mini) 7. Pertemuan 7: Dasar-Dasar Pengetahuan (Tugas Rutin) 8. Pertemuan 8: UTS 9. Pertemuan 9: Publikasi Pendidikan Fisika Berbasis Filsafat Fisika Modern dalam Media Cetak dan Elektronik (Review Jurnal) 10. Pertemuan 10: Filsafat Pendidikan (Proyek) 11. Pertemuan 11. Aliran Filsafat Pendidikan Tradisional (Review Jurnal) 12. Pertemuan 12. Aliran Filsafat Pendidikan Modern (Critical book) 13. Pertemuan 13. Aliran Filsafat Pendidikan Kontemporeral (Critical book) 14. Pertemuan 14. Publikasi Pendidikan Fisika Berbasis Filsafat Pendidikan Modern dalam Media Cetak dan Elektronik 15. Pertemuan 15. Filsafat Fisika Modern (Critical book) 16. Pertemuan 16 Ujian Akhir Semester 4

PENGORGANISASIAN MATERI Pengertian Filsafat Ontologi, Epistomologi, Dan Aksiologi Kearah Pemikiran Filsafat Kebenaran Ilmu Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan Dan Filsafat Pendidikan Tradisional mendekati/menyelesaikan masalah Pengetahuan, Pengetahuan Dan Ukuran Kebenaran Filsafat Pendidikan Filsafat Pendidikan Tradisional Filsafat Pendidikan Modren 5

D. MODEL/PENDEKATAN/METODE PEMBELAJARAN Model pembelajaran yang diterapkan dalam perkuliahan ini adalah pembelajaran kontemporeral, pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan scientifik, pembelajaran mandiri dalam kajian teori, jurnal, bukubuku untuk melahirkan ide kreatif mahasiswa, dan pembelajaran lapangan. Presentasi kajian melalui pembelajaran seminar dan focus group discusstion serta pendampingan mahasiswa. Metode Pembelajaran: Ekspositori, penemuan, pemecahan masalah, presentasi, dan tanyajawab. 1. SKENARIO PEMBELAJARAN KULIAH (KONTEMPORERAL) Pembelajaran kontemporeral dalam satu semester ini dilaksanakan sebanyak 2 kali 2. SKENARIO PEMBELAJARAN TUTORIAL/RESPONSI Pembelajaran tutorial/responsi dalam satu semester ini dilaksanakan sebanyak 3 kali. 3. SKENARIO PEMBELAJARAN SEMINAR Pembelajaran seminar dalam satu semester ini sebanyak 4 kali 4. SKENARIO PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Pembelajaran Berbasis Masalah dalam satu semester ini sebanyak 4 kali. 5. SKENARIO PEMBELAJARAN PRAKTEK LABORATORIUM ATAU LAPANGAN. Pembelajaran Praktek Laboratorium atau Lapangan dalam satu semester ini sebanyak 1 kali 6

Contoh Skenario Pembelajaran Kuliah (PBL) 1. Kegiatan Awal NO: Melakukan Komunikasi, Apersepsi, Informasi Kompetensi Waktu KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA 15 1. Berkomunikasi kepada mahasiswa tentang penggunaan konsep filsafat ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Menganalisis berbagai permasalahan filsafat ilmu dalam kehidupan sehari-hari 5 2. Menginformasikan pada mahasiswa bahwa model pembelajaran yang diterapkan adalah model pembelajaran berbasis masalah, seminar, tutorial dan dengan bantuan asesmen autentik, agar mahasiswa sadar akan peranan dan tanggung jawabnya dalam proses pembelajaran mandiri 3. Menjelaskan manfaat mata kuliah filsafat ilmu dalam kehidupan sehari-hari dan mata kuliah berikutnya. 4. Menyampaikan secara lisan kompetensi dasar dan indikator (tertera pada point B dan C di atas) yang akan dicapai mahasiswa melalui matakuliah filsafat ilmu. Mencoba memahami proses pembelajaran berbasis masalah, seminar dan menemukan berbagai masalah dalam filsafat ilmu dengan pemanfaatan buku referensi, internet. Mencermati penjelasan dosen dan mengingat manfaat filsafat ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Memperhatikan dan mencermati kompetensi dasar dan indikator yang tertera pada hand out. 5 3 2 2. Kegiatan Inti NO: TAHAP-I: Orientasi Mahasiswa pada Masalah KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA 1. Pemberian Fasilitas dan Pengkondisian Mahasiswa Agar Dapat Mengekspresikan Ide-ide Secara Bebas dan Terbuka Waktu 7

NO: TAHAP-I: Orientasi Mahasiswa pada Masalah Waktu Pengajuan berbagai pertanyaan tentang penggunaan konsep filsafat Mahasiswa mendengarkan dan mencoba menjawab pertanyaan yang diajukan. ilmu dalam kehidupan seharihari. Meminta mahasiswa berdiskusi. Mahasiswa membentuk kelompok Membagikan sajian Menerima sajian dosen dosen yang berisi masalah, melalui presentasi kelas. imformasi umum, dan pertanyaaan-pertanyaan arahan untuk pemecahan masalah Pengaktipan Lensa Kognitif Individu Dalam Memandang Masalah Dan Kesadaran Atas Keberagaman Konsep Awal Di antara 2. Meminta mahasiswa memahami masalah dalam kehidupan sehari-hari tentang konsep filsafat ilmu, misalnya falsafah pendidikan fisika. Jika ada mahasiswa yang tidak memahami masalah, dapat bertanya pada teman di kelompoknya Jika semua mahasiswa dalam satu kelompok tidak memahami masalah, maka bertanya pada dosen (dosen sebagai panutan). Mengontrol jalannya diskusi dan mencermati persepsi mahasiswa yang berbeda memandang masalah Jika diperlukan, memberi bantuan terbatas guna menghantarkan mahasiswa pada pemahaman masalah. Mahasiswa Memperhatikan sekaligus memahami masalah dalam kehidupan sehari-hari tentang konsep filsafat ilmu, misalnya dalam pendidikan fisika dan yang lain. Setiap mahasiswa mencoba memahami masalah dan berdiskusi dengan teman di kelompoknya. Bertanya pada dosen hal-hal yang kurang dipahami dalam masalah, jika semua anggota kelompok tidak memahami masalah. Berusaha memahami masalah dan berdiskusi dengan teman Mencermati arahan dosen dan mencoba kembali memahami masalah. NO: TAHAP-II: Mengorganisasikan Mahasiswa Belajar KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA 3. Memecahkan Masalah Secara Kelompok Waktu 8

NO: TAHAP-II: Mengorganisasikan Mahasiswa Belajar Waktu Membagikan Tugas- Menerima Tugas dan tuga dan meminta mahasiswa mengerjakan/melakukan melakukan kegiatan secara kelompok. kegiatan secara kelompok. Memotivasi mahasiswa 4. melakukan tugas (tertuju menemukan kesulitan yang dialami mahasiswa, cara kerja yang berbeda) dan memberi arahan agar kerja mahasiswa lebih efektif Mencermati arahan dari dosen dan terus mencoba melakukan aktivitas pemecahan masalah Dialog Interaktif Antar Anggota Kelompok Meminta mahasiswa mendiskusikan hasil kerja pemecahan masalah dengan anggota kelompok dan hasilnya dituangkan dalam satu laporan. Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk bertanya dan mendorong mahasiswa mengungkapkan pendapat secara bebas dan terbuka Dialog interaktif sesama anggota kelompok: berdebat, berdiskusi, bertanya, mengajukan ide-ide, koreksi hasil pemikiran teman terhadap pemecahan masalah dan hasilnya dituangkan dalam satu laporan yang disediakan. Menanyakan hal-hal yang sulit dimengerti dan menemukan jalan keluar pemecahan masalah. NO: TAHAP-III: Bantuan Menyelidiki Secara Individu atau Kelompok Waktu KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA 35 Membangun Konsep, Prinsip dan Sifat-sifat Berdasarkan diskusi konsep filsafat ilmu dalam sepeda motor yang Ditemukan Dari Proses Pemecahan Masalah 9

NO: 1. TAHAP-III: Bantuan Menyelidiki Secara Individu atau Kelompok Berkeliling memberi Berusaha menangkap dan bantuan dan membimbing memadu hasil pemikiran teman kerja mahasiswa serta sekelompok setelah mencermati memberi arahan melalui masukan dari dosen dan hasilnya interpretasi gambar, contoh dituangkan dalam satu laporan analogi, dan memberi yang disediakan. petunjuk. Bantuan dapat diberikan secara individu, secara kelompok atau secara kontemporeral tergantung masalah yang dihadapi mahasiswa. Menemukan secara individu Menyuruh mahasiswa ciri-ciri konsep filsafat ilmu, secara individu menemukan sifat-sifat yang ditemukan dan ciri-ciri konsep filsafat ilmu, mendiskusikan hasilnya dengan sifat-sifat yang ditemukan. teman secara kontemporeral. Kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman secara kontemporeral. Meminta salah satu mahasiswa menyajikan temuan ciri-ciri konsep atau prinsip atau sifat-sifat suatu objek di papan tulis dan memberi kesempatan pada mahasiswa lain mengkritisi dan melengkapi ciri-ciri yang ditemukan dengan bimbingan dosen. Mengarahkan mahasiswa secara kontemporeral berdiskusi mendefinisikan berbagai konsep berdasarkan ciri-ciri yang telah disepakati bersama Berkeliling membantu mahasiswa menyatakan konsep atau prinsip atau sifatsifat dan menetapkannya secara ilmiah. 2. Penguatan Skemata Baru Salah satu mahasiswa maju ke depan menyajikan hasil temuannya dan mahasiswa lain mengkritisi dan memberi masukan untuk melengkapi ciriciri yang diperoleh. Berdiskusi antar mahasiswa menyepakati ciri-ciri konsep filsafat ilmu, sifat-sifat yang ditemukan dengan bimbingan dosen. Mencoba mendefinisikan konsep atau prinsip atau sifatsifat suatu objek dengan katakatanya sendiri berdasarkan ciriciri yang disepakati bersama dan mendiskusikannya dengan teman secara kontemporeral. Selanjutnya mencatat definisi konsep atau aturan-aturan secara ilmiah. Waktu 10

NO: TAHAP-III: Bantuan Menyelidiki Secara Individu atau Kelompok Waktu Mengecek pemahaman Menanggapi pertanyaan mahasiswa atas konsep yang ditemukan melalui pertanyaan dan pemberian dosen dan memberikan alasanalasan, bahwa sebuah kondisi dicek termasuk contoh. contoh. Meminta mahasiswa secara individu mengajukan masalah dengan kondisi masalah. Berkeliling mengamati kerja mahasiswa. Memberi bantuan dan bimbingan terbatas saat dibutuhkan mahasiswa. Mencoba mengajukan dan memecahkan masalah dengan kondisi masalah yang ada secara individu. Mencermati arahan dari dosen dan meninjau kembali hasil kerja yang sudah dilakukan. Terus mencoba sampai menemukan pemecahan masalah. TAHAP-IV: PRESENTASI DAN MENGEMBANGKAN NO: HASIL KERJA KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA 1. Klarifikasi Hasil Pemecahan Masalah Antar Kelompok Melakukan Komunikasi Transaksional Meminta beberapa Kelompok terpilih kelompok mempersentasikan menyajikan hasil kerjanya di hasil kerjanya. depan kelas. Memberi kesempatan pada kelompok lain Kelompok lain mengecek mengkritisi hasil kerja kembali hasil kerjanya, dan kelompok penyaji dan mengajukan masukan dan mengekspresikan ide-ide pertanyaan atas selisih hasil kerja secara terbuka. Sesekali dan mendiskusikan untuk dosen mengajukan memadu hasil pemikiran pertanyaan untuk memastikan beberapa kelompok. pemahaman penyaji dan dapat ditanggapi oleh kelompok lain. Mencermati hasil kerja Mengontrol jalannya kelompok lain, memberi diskusi dan menjembatani bandingan pendapat (sanggahan perbedaan pendapat di antara atau jalan keluar atau mahasiswa/kelompok memperkuat kebenaran hasil kerja kelompok penyaji) Waktu 11

NO: TAHAP-IV: PRESENTASI DAN MENGEMBANGKAN HASIL KERJA Menyuruh mahasiswa Mahasiswa mengingat mengingat kembali berbagai kembali materi prasyarat yang konsep atau prinsip atau sifatsifat sudah dipelajari sebelumnya pada materi prasyarat yang diperlukan. Menandai yang merupakan Meminta mahasiswa contoh konsep yang diperoleh secara kelompok dari proses pemecahan masalah menggarisbawahi yang dengan menggarisbawahi. merupakan contoh konsep atau prinsip atau sifat-sifat yang diperoleh dari proses pemecahan masalah. Waktu TAHAP-V: MENGANALISIS DAN MENGEVALUASI HASIL NO: PEMECAHAN MASALAH KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA 1. Mengkaji Ulang Proses dan Hasil Pemecahan Masalah Waktu 12

NO: 2. TAHAP-V: MENGANALISIS DAN MENGEVALUASI HASIL PEMECAHAN MASALAH Membantu mahasiswa Menjawab pertanyaan mengkaji ulang hasil dosen, memberikan alasan-alasan pemecahan masalah sebagai gambaran penguasaan (menafsirkan hasil yang mahasiswa terhadap proses diperoleh, misalnya pemecahan masalah. permasalahan dalam pembelajan filsafat ilmu) dan menganalisis kebenaran proses pemecahan masalah dan sesekali mengecek pemahaman mahasiswa untuk setiap langkah pemecahan masalah. Membuat catatan secara Menyuruh mahasiswa individual tentang hal-hal yang secara individual membuat dianggap penting sebagai catatan sebagai rangkuman rangkuman tentang apa saja yang apa saja yang telah mereka telah mereka peroleh selama peroleh selama kegiatan kegiatan pembelajaran. Misalnya pembelajaran Membuat catatan Misalnya: menyuruh tentang 3 (tiga) karakteristik mahasiswa dan 3 (tiga) konsep pada Membuat catatan tentang karakteristik dan falsafah dalam pembelajaran filsafat ilmu. filsafat ilmu Mencatat hal-hal yang esensial dari materi kuliah. Mengevaluasi Materi Akademik Memberikan kesempatan kepada mahasiswa merancang suatu masalah dan memberikan kesempatan pada mahasiswa yang lain memberi pemecahannya. Mencoba menguji pemahaman mahasiswa atas masalah yang diajukan 3. Memberi kesempatan bertanya secara kontemporeral, hal-hal yang kurang dipahami. KEGIATAN AKHIR Mencatat 3 (tiga) hal filsafat dalam pembelajaran fisika. Mencoba merancang masalah dan pemecahannya. Menjelaskan pada dosen terkait masalah dan pemecahannya sebagai gambaran pemahaman mahasiswa Bertanya pada dosen tentang hal-hal yang belum dipahami. Waktu 13

NO: TAHAP-V: MENGANALISIS DAN MENGEVALUASI HASIL PEMECAHAN MASALAH Memberikan tugas di Menandai tugas rumah yang rumah tentang filsafat diberikan oleh dosen pendidikan tradisional. Waktu E. TAGIHAN/Bentuk Tugas 1. Tugas Rutin (2 kali) 2. Critical book (3 kali) 3. Mini riset (1 kali) 4. Review Jurnal (3 kali) 5. Rekayasa ide (2 kali) 6. Projek/praktek (1 kali) F. KRITERIA PENILAIAN Definisi: NF1 adalah nilai rata-rata tugas individu sebelum midsemester NF2 adalah nilai formatif pada midsemester NF3 adalah nilai rata-rata tugas individu setelah midsemester NF4 adalah nilai rata- rata tes semester dan tes akhir semester NF1 NF2 NF3 NF4 Skor Akhir (SA) = 4 Nilai Mahasiswa Nilai A, Jika 90 SA 100 Nilai B, Jika 80 SA 89 Nilai C, Jika 70 SA 79 14

Nilai E, Jika 0 SA 69 (tidak lulus) G. REFERENSI/SUMBER BACAAN Berbagai sumber bacaan yang digunakan sebagai referensi dalam mata kuliah ini adalah Buku: 1. Kuhn, Thomas.S. (1970) The Structure of Scientific Revolutions. Chicago: The University Of Chicago Press, Chicago 60637 2. Dampier, Sir William Cecil, (1944). A Shorter History Of Science. Cambridge. Great Britain: At The University Press 3. Jujun S. Suriasumantri, (2007). Filsafat Ilmu. Jakarta: Pancaranintan 5. Power, Edward J. (1982). Philosophy of Education. New Jersey: Prentice- Hall, Inc; 6. Pring, Richard ( 2004). Philosophy of Education. New York: Continuum. 7. Diktat Jurnal 1. Studies in History and Philosophy of Science 2.Science Education 3. Journal of Research in Science Teaching 4. The Physics Teacher ALAMAT WEBSITE: http://www.physics.usyd.edu.au/refta/thermo.html http://www.physics.usyd.edu.au/ugrad/spc.html http://www.unimed.ac.id/sipoel Medan, 30 Agustus 2016 Dosen Pengampu, Perwakilan Mahasiswa Dr. Sondang R Manurung, M.Pd 1... 2... NIP. 195605021981112001 15

Mengetahui Ketua Prodi Fisika Dr. Rahmatsyah, M.Si NIP.196602021994031006 Catatan : Dari RPS diatas dituangkan ke SAP model pembelajaran yang digunakan sesuai pertemuan yang telah dinyatakan di atas Penjelasan Tentang Tagihan 1. Tugas Rutin : Berupa soal atau pertanyaan konsep setelah selesai satu pokok permasalahan (sebanyak 2 kali pertemuan : 2,4,5,9,11,13) 2. Rekayasa Ide : Setelah diberi contoh tentang filsafat ilmu, maka mahasiswa diberi tugas merekayasa ide untuk menentukan konsep- konsep apa sajakah dalam filsafat ilmu. 3. Format Paper terdiri dari : - Pendahuluan - Permasalahan - Isi - Penutup - Rujukan RUBRIK PENILAIAN Aspek yang dinilai : No Aspek Score 1. Kreatifitas gagasan (4) ) isi tulisan sangat kreatif dan sangat berbobot (3) isi tulisan kreatif dan berbobot (2) isi tulisan kurang kreatif dan kurang berbobot (1) isi tulisan tidak kreatif dan tidak berbobot. 2. Orisinalitas (4) gagasan ide yang sangat orisinil (3) gagasan ide yang orisinil (2) gagasan ide yang kurang orisinil (1) gagasan ide yang tidak orisinil 3. Kesesuaian Format (4) Format sangat tepat dan sesuai dengan ketentuan (3) Format tepat dan sesuai dengan ketentuan 16

4. Penggunaan Bahasa (4) Format kurang tepat dan kurang sesuai dengan ketentuan (4) Format tidak tepat dan tidak sesuai dengan ketentuan (4) 85 % atau lebih menggunakan Penulisan sesuai EYD (3) 75-84 % menggunakan Penulisan sesuai EYD (2) 60 74 % menggunakan Penulisan sesuai EYD (1) Kurang dari 60 % menggunakan Penulisan sesuai EYD 5. Alur berfikir (4) isi ide sangat logis, aplikatif dan relevan dengan perkembangan ilmu (3) isi ide logis, aplikatif dan relevan dengan perkembangan ilmu (2) isi ide kurang logis, kurang aplikatif dan kurang relevan dengan perkembangan ilmu (1) isi ide tidak logis, tidak aplikatif dan tidak televan dengan perkembangan ilmu 6. Referensi (4) 85 % atau lebih jumlah referensi yg digunakan 5 tahun terakhir dan relevan dengan topic kajian (3) 74-84 % jumlah referensi yg digunakan 5 tahun terakhir dan relevan dengan topik kajian (2) 60-74 % jumlah referensi yg digunakan 5 tahun terakhir dan relevan dengan topic kajian (1) Kurang dari 60% jumlah referensi yg digunakan 5 tahun terakhir dan relevan dengan topik kajian Tugas ini dikumpulkan pada Pertemuan ke 4 4. Riset Mini (pertemuan 6) Mahasiswa memilih salah satu masalah untuk melakukan riset mini tentang Tujuan : Tugas kelompok (4-6 mahasiswa) Tugas ini dikumpulkan pada Pertemuan ke 9. Format Riset mini tentang filsafat pendidikan modern) terdiri dari : - Judul - Pendahuluan (Lat.belakang, rumusan masalah dan tujuan) - Metode Penelitian (Alat dan bahan yang digunakan, prosedur) - Hasil dan Pembahasan - Kesimpulan dan saran - Rujukan Penilaian No. Rubrik Bobot (B) Skor (S) Nilai (B x S) 1. Judul 5 2. Pendahuluan: 20 Latar belakang Rumusan masalah 17

Tujuan 3. Metode: 30 Alat dan Bahan Prosedur Analisis data 3. Hasil dan pembahasan 20 5. Kesimpulan 5 6. Presentasi hasil: 20 Keterampilan presentasi Tampilan slide Tata bahasa Keterampilan dalam menjawab pertanyaan Total Nilai Skor Penilaian : 1 = kurang, 2 = cukup, 3 = baik, 4 = sangat baik 5. Review Jurnal (pertemuan 10) Mahasiswa memilih salah satu jurnal dalam bahasa inggris yang berhubungan dengan hukum 2 filsafat ilmu. Tugas kelompok (4-6 mahasiswa) Tugas ini dikumpulkan pada Pertemuan ke 12. Rubrik Penilaian No. Rubrik Bobot (B) Skor (S) Nilai (B x S) 1. Judul 5 2. Rangkuman : 25 Pendahuluan: 3. Metode yang digunakan 30 dan Analisis data 3. Hasil dan pembahasan 30 5. Kesimpulan 10 Total Nilai Skor Penilaian : 1 = kurang, 2 = cukup, 3 = baik, 4 = sangat baik 6. Tugas Proyek (Pertemuan 12) Mahasiswa melakukan pengkajian tentang salah satu Siklus Otto, siklus diesel dan siklus Strirling Tugas kelompok (4-6 mahasiswa) Tugas ini dikumpulkan pada Pertemuan ke 14. 18

Format Proyek terdiri dari : - Judul - Pendahuluan - Pembahasan - Kesimpulan - Rujukan Rubrik Penilaian No. Rubrik Bobot (B) Skor (S) Nilai (B x S) 1. Judul 10 2. Pendahuluan: 20 Latar belakang Rumusan masalah Tujuan 3. Pembahasan 30 4. Kesimpulan 10 5. Presentasi hasil: 30 Keterampilan presentasi Tampilan slide Tata bahasa Keterampilan dalam menjawab pertanyaan Total Nilai Skor Penilaian : 1 = kurang, 2 = cukup, 3 = baik, 4 = sangat baik 7. Critical book (pertemuan 14) Mahasiswa mengkritisi tentang Filsafat Pendidikan dari text book : Power, Edward J. (1982). Philosophy of Education. New Jersey: Prentice-Hall, Inc; dan Pring, Richard ( 2004). Philosophy of Education. New York: Continuum. Tugas kelompok (4-6 mahasiswa) Tugas ini dikumpulkan pada Pertemuan ke 16. Format Critical book terdiri dari : - Judul - Pendahuluan 19

- Pembahasan - Kesimpulan - Rujukan Rubrik Penilaian No. Rubrik Bobot (B) Skor (S) Nilai (B x S) 1. Judul 10 2. Pendahuluan: 20 Latar belakang Rumusan masalah Tujuan 3. Pembahasan 30 4. Kesimpulan 10 5. Presentasi hasil: 30 Keterampilan presentasi Tampilan slide Tata bahasa Keterampilan dalam menjawab pertanyaan Total Nilai Skor Penilaian : 1 = kurang, 2 = cukup, 3 = baik, 4 = sangat baik 20