EVALUASI PROYEK PERTANIAN

dokumen-dokumen yang mirip
EVALUASI PROYEK. A, 6.1 dan B DR. MUNAJAT, S.P., M.Si

ANALISIS ASPEK KEUANGAN DALAM MANAJEMEN PROYEK *)

STUDI KELAYAKAN BISNIS

BAB II KAJIAN PUSTAKA. dan digunakan pada saat musim kemarau (Purnomo, 1994). Menurut Peraturan Pemerintah

III KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

III KERANGKA PEMIKIRAN

TINJAUAN MATA KULIAH...

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS. AsiA Day Madiun-Malang, penelitian menggunakan metode-metode penilaian

III. KERANGKA PEMIKIRAN

STUDI KELAYAKAN (Pengertian dan Cakupan)

BAB II LANDASAN TEORI

Studi Kelayakan Bisnis. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

DESAIN STUDI KELAYAKAN. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

Pengantar Evaluasi Proyek

Analisis Kelayakan Proyek. Muhammad Taqiyyuddin Alawiy, ST., MT Dosen Fakultas Teknik Elektro Universitas Islam Malang

III KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

UNIVERSITAS INDONESIA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK PROGRAM SARJANA DEPARTEMEN ILMU ADMINISTRASI SEMESTER GENAP 2004/2005

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Dalam bab ini penulis menjelaskan tinjauan teori-teori yang terkait yang

III KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN. Menurut Kadariah (2001), tujuan dari analisis proyek adalah :

Investasi. Studi Kelayakan (Feasibility Study) Jenis Investasi. Pengertian Studi Kelayakan. Alam Santosa. Pendahuluan. Investasi Nyata (Real)

BAB I PENDAHULUAN. Infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu roda

III. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB III KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB 2 LANDASAN TEORI

III. KERANGKA PEMIKIRAN

III. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB II LANDASAN TEORI

Peran Pemerintah dalam Perekonomian

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Studi Kelayakan Bisnis. Desain Studi Kelayakan

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

KRITERIA EKONOMI PENDIDIKAN M.D.NIRON

Pengertian dan Ruang Lingkup Studi Kelayakan Bisnis

18/09/2013. Ekonomi Teknik / Sigit Prabawa / 1. Ekonomi Teknik / Sigit Prabawa / 2

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 105 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH

TKS 7338 EKONOMI TRANSPORTASI Dr. GITO SUGIYANTO, S.T., M.T.

KERANGKA PEMIKIRAN. berupa derasnya arus liberalisasi perdagangan, otonomi daerah serta makin

IV METODOLOGI PENELITIAN

EVALUASI MIKRO MAKRO PROYEK PARIWISATA DAN HOSPITALITY

I. PENDAHULUAN. Pembangunan sub sektor perkebunan sebagai bag ian dari. pengolahan ekonomi potensial menjadi kekuatan ekonomi nyata.

Pengantar Ekonomi Pembangunan PERENCANAAN PEMBANGUNAN EKONOMI

layak atau tidak maka digunakan beberapa metode dengan harapan mendapatkan

III KERANGKA PEMIKIRAN

III. METODE PENELITIAN. untuk mendapatkan data yang akan dianalisis sehubungan dengan tujuan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Kelayakan Proyek dan Keputusan Investasi

KERANGKA PEMIKIRAN. Pada bagian ini akan dijelaskan tentang konsep dan teori yang

BAB IV KERANGKA PEMIKIRAN

9 Universitas Indonesia

III. KERANGKA PEMIKIRAN Kerangka Pemikiran Teoritis Pengertian Usaha

Prospek dan Arah Pengembangan AGRIBISNIS CENGKEH. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian 2005

SAP 2 EVALUASI PROYEK: PENGERTIAN EVALUASI PROYEK, ASPEK-ASPEKNYA DAN METODE MEMPEROLEH GAGASAN -Guido Benny-

III. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

CANN PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT NOMOR :_3 TAHUN 2010 TAHUN TENTANG PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN TAHUN JAMAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

I. PENDAHULUAN. Penyelenggaraan pemerintahan Negara untuk mewujudkan tujuan bernegara

ANALISIS INVESTASI BUDI SULISTYO

II. TINJAUAN PUSTAKA

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2000 TENTANG

III. KERANGKA PEMIKIRAN

SEKRETARIAT SUB BAGIAN KEUANGAN DAN ASET SUB BAGIAN PROGRAM EVALUASI DAN PELAPORAN BIDANG SEKOLAH MENENGAH UMUM

BAB II LANDASAN TEORI

III. KERANGKA PEMIKIRAN

BAB VI KESIMPULAN DAN IMPLIKASI. 6.1 Kesimpulan. sektor kehutanan yang relatif besar. Simulasi model menunjukkan bahwa perubahan

BAB II TINJUAN PUSTAKA

Prospek dan Arah Pengembangan AGRIBISNIS KARET. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian 2005

Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON

PENGENALAN KONSEP ANALISIS BIAYA-MANFAAT DAN LINGKUNGAN PERTEMUAN 5 VALUASI EKONOMI SUMBERDAYA ALAM DAN LINGUNGAN 2011/2012

PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT NOMOR :_3 TAHUN 2010 TAHUN TENTANG PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN TAHUN JAMAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Mata Kuliah - Kewirausahaan II-

KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI INDONESIA. Ketahanan Pangan. Dalam Kerangka Revitalisasi Pertanian, Perikanan, Kehutanan

X. KESIMPULAN DAN SARAN

Tabel 14 Kebutuhan aktor dalam agroindustri biodiesel

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Faktor-faktor Pertimbangan Lokasi

III. KERANGKA PEMIKIRAN

II. TINJAUAN PUSTAKA. berhubungan dengan seorang engineer sehingga menghasilkan pilihan yang. suatu proses analisa, teknik dan perhitungan ekonomi.

Hermanto (1993 ; 4), menyebutkan bahwa pembangunan pertanian termasuk didalamnya tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, perikanan, peternakan,

KERANGKA PEMIKIRAN. dengan membangun suatu tempat pengelolaan sampah, tetapi yang dapat

Perkspektif ekonomi dalam pengelolaan sumber daya alam. Pertemuan ke 4

BAB VI PENDANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

BAB III KERANGKA PEMIKIRAN

KAJIAN KEMAMPUAN EKONOMI PETANI DALAM PELAKSANAAN PEREMAJAAN KEBUN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SUNGAI BAHAR KABUPATEN MUARO JAMBI

III. KERANGKA PEMIKIRAN

PERBANDINGAN BERBAGAI ALTERNATIF INVESTASI

IV. METODE PENELITIAN

II. RUANG LINGKUP DAN METODE PENGHITUNGAN. 2.1 Ruang Lingkup Penghitungan Pendapatan Regional

KERANGKA PEMIKIRAN. 3.1 Kerangka Pemikiran Teoritis

Prospek dan Arah Pengembangan AGRIBISNIS KAMBING-DOMBA. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian 2005

EKONOMI SUMBERDAYA (3 SKS) Dosen : Novitasari, MT

II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Studi Kelayakan Usaha

BAB IV METODE PENELITIAN

AGRIBISNIS KAMBING - DOMBA

Transkripsi:

KONSEP DAN RUANG LINGKUP SIKLUS PROYEK TUJUAN ANALISIS JENIS EVALUASI PROYEK EVALUASI PROYEK PERTANIAN OLEH: DR. IR. TAJIDAN, MS DR. IR. HALIL, MBA 1

POKOK BAHASAN I. KONSEP DAN RUANG LINGKUP II. III. BIAYA DAN MANFAAT TIME VALUE OF MONEY IV. KRITERIA INVESTASI V. PEMILIHAN PROYEK INVESTASI VI. PENDEKATAN PENTING DALAM EVALUASI PROYEK VII. SHADOW PRICE VIII.DOMESTIC RESOURCES COST DAN EFECTIVE RATE OF PROTECTION 2

I. KONSEP DAN RUANG LINGKUP 1.1 DEFINISI PROYEK Proyek adalah kegiatan investasi yang direncanakan secara mantap dan dilaksanakan oleh individu perorangan, perusahaan atau suatu negara berdasarkan hasil studi kelayakan(feasibility study) dengan memanfaatkan sumberdaya (resources) guna memperoleh benefit yang sebesar-besarnya 3

1.1 DEFINISI PROYEK Beberapa inti yang dapat dirinci dari pengertian ini : Ruang lingkup proyek Pelaksana proyek dan sumberdaya yang digunakan Studi kelayakan proyek dan aspekaspeknya Keberhasilan proyek 4

Pengertian Studi Kelayakan Proyek dan Mengapa perlu? Studi Kelayakan adalah penilaian atau analisis tentang apakah suatu investasi dapat berhasil (mendatangkan manfaat/ benefit) atau gagal. 5

Pengertian Studi Kelayakan Proyek dan Mengapa perlu? Studi Kelayakan Proyek merupakan Analaisa Biaya & Manfaat (Cost Benefit Analysis) karena ia melibatkan berbagai resources, terutama sejumlah biaya (pengorbanan) yang dibelanjakan sekarang untuk mendapatkan manfaatnya pada masa yang akan datang (bulan depan, pada tri wulan, semester atau tahun depan, atau pada beberapa puluh tahun yang akan datang. 6

Pengertian Studi Kelayakan Proyek dan Mengapa perlu? Studi Kelayakan Dilakukan karena Adanya Peluang Bisnis (kesempatan usaha) yang dilihat oleh individu atau pengusaha, tetapi peluang bisnis tersebut meragukan Apakah peluang ini dapat memberikan manfaat ekonomi? Apakah ia dapat mendatangkan tingkat keuntungan (profits) yang cukup layak? 7

Pengertian Studi Kelayakan Proyek dan Mengapa perlu? Karakteristik dasar investasi adalah melibatkan sejumlah modal (capital) yang dikeluarkan sekarang dengan harapan menghasilkan benefit di masa mendatang. Karena Studi Kelayakan Proyek merupakan Analisa Biaya & Manfaat (Cost Benefit Analysis) yang melibatkan sejumlah biaya (pengorbanan) untuk mendapatkan manfaatnya, maka perlu ditinjau dampak dan berbagai aspek 8

Aspek Studi Kelayakan Proyek Dari segi dampak, aspek studi kelayakan proyek adalah Manfaat Ekonomi bagi perusahaan atau peserta proyek itu sendiri (sering dinamakan manfaat Finansial). Secara mikro apakah proyek itu dpt menguntungkan bagi perusahaan Manfaat ekonomi proyek bagi negara tempat proyek itu dilaksanakan (disebut manfaat ekonomi nasional atau manfaat proyek bagi ekonomi makro bagi negara) Manfaat sosial proyek itu bagi masyarakat sekitar proyek 9

Pengertian keberhasilan Dalam arti sempit : bermanfaat bagi perusahaan itu sendiri untuk meyakinkan pihak swasta untuk berinvestasi Pengertian lebih luas : bermanfaat bagi masyarakat akibat pemanfaatan sumberdaya yang melimpah akan dapat menyerap tenaga kerja, penghematan devisa ataupun dapat meningkatkan devisa negara 10

1.2 RUANG LINGKUP Investasi pada pembangunan pabrik baru atau perluasan pabrik, seperti Rice Mill Unit, Minyak Sawit, Palp, dll Investasi pada bidang transportasi, seperti pembuatan jalan raya atau rel kereta api, pelabuhan udara, laut & sungai, terminal bus, stasion Kereta Api Sarana irigasi (Dam, bendungan, pembuatan saluran, pencetakan sawah) 11

1.2 RUANG LINGKUP Investasi sektor pertanian dalam arti luas (Investasi dalam usaha dan sistem agribisnis) seperti : Perkebunan (Peremajaan, perluasan areal, pembibitan dll) Kehutanan (Pembukaan hutan, rehabilitasi, reboisasi dll) Pertanian Tan Pangan dan horti (Extensifikasi, Intensifikasi, Produksi dengan sistem rumah kaca) 12

1.3 PEMILIK PROYEK Pemilik Proyek antara lain: Instansi Pemerintah Badan-badan Swasta (Perusahaan) Organisasi-organisasi Sosial yang Legal Perusahaan Perseorangan 13

1.4 SUMBER DAYA YANG DIGUNAKAN SDA (misalnya lahan/tanah, perairan darat dan laut) SDM (Tenaga kerja, Tenaga ahli sebagai konsultan) SDB Sumberdaya ekonomi (Modal) dan financial Bahan-bahan mentah dan setengah jadi Berbagai jenis teknologi 14

1.5 SIKLUS PROYEK Dimulai dengan Gagasan suatu proyek 1. IDENTIFIKASI 6. EVALUASI 2. FORMULASI (persiapan) 5. OPERASI 3. ANALISIS (Appraisal/penilaian) 4. IMPLEMENTASI (Supervisi) 15

TAHAP I : IDENTIFIKASI Perlu tidaknya proyek dikaji lebih lanjut adalah jawaban atas pertanyaan : Apakah proyek termasuk dalam sektor yang diprioritaskan? Apakah proyek secara garis besar akan menguntungkan Apakah ada bantuan dan dukungan dari pemerintah atau perusahaan swasta bagi pelaksanaan proyek 16

TAHAP II : FORMULASI Mengadakan persiapan dengan melakukan prastudi kelayakan dengan meneliti sejauhmana calon proyek dpt dilaksanakan menurut aspekaspek teknis, sosial, institusional dan ekstrnalitas. Studi Kelayakan Proyek berisi : Ringkasan Proyek Studi Teknis Studi Pemasaran Studi Manajemen/organisasi Studi Finansial Studi Sosial ekonomi 17

TAHAP III : ANALISIS Mengadakan appraisal atau evaluasi terhadap laporan-laporan studi kelayakan yang sudah dilakukan Tujuannya : untuk memilih yang terbaik diantara berbagai alternatif proyek yang ada berdasarkan kriteria dan ukuran tertentu. Pedoman dan petunjuk yang harus difahami adalah KRITERIA INVESTASI misalnya Perhitungan Biaya dan manfaat 18

TAHAP IV : IMPLEMENTASI (pelaksanaan) Pada tahap ini, perencana dan penilai proyek bertanggung jawab dalam pengawasan selama pelaksanaan pembangunan fisik proyek agar sesuai dengan financial design nya 19

TAHAP V : OPERASI Pada tahap ini, perlu dipertimbangkan metode-metode pembuatan laporan atas pelaksanaan operasionalnya, karena laporan tsb diperlukan untuk tahap selanjutnya seperti evaluasi hasil pelaksanaan, pertanggung jawaban 20

TAHAP VI : EVALUASI HASIL Evaluasi atas hasil-hasil pelaksanaan serta operasi proyek berdasarkan laporan-laporan yang masuk pada tahap-tahap sebelumnya Dipertimbangkan antara apa yang direncanakan21 dan hasil yang dicapai Hasil evaluasi diperlukan untuk melakukan perbaikan untuk proyek-proyek berikutnya atau mungkin untuk mengembangkan gagasan baru dlm memilih proyek-proyek baru Tahap evaluasi Ex Post, setelah dan perihalpelaksanaan serta operasi proyek, dengan analisis, evaluasi atau appraisal ex ante yang menyangkut keputusan tentang diterima tidaknya suatu proyek untuk dilaksanakan. 21

UNSUR-UNSUR KRITIS DLM FORMULASI PROYEK Jika calon proyek sudah diidentifikasi, maka dilakukan Studi Formulasi (persiapan) untuk melihat seberapa jauh calon proyek dpt dilaksanakan, seberapa jauh rintangan yang dapat menghambat pelaksanan proyek. Oleh karena itu, fokus Feasibility Study Proyek seharusnya juga meliputi ASPEK TEKNIS dan ekonomis ASPEK INSTITUSIONAL ada 2 aspek sangat penting dari sudut pandang pemerinth/masyarakat, tetapi kadang diabaikan oleh pengusaha swasta yaitu : ASPEK SOSIAL ASPEK EKSTERNALITAS 22

1.6 TUJUAN DAN KRITERIA ANALISA PROYEK Mengacu pada kenyataan yang sering dihadapi di lapangan seperti : Sumberdaya yang bersift langka Kegiatan yang berbeda atau sama dalam lingkungan yang berbeda yang dapat memberikan hasil yang berbeda, maka perlu menyimak tujuan analisis proyek berikut ini adalah 23

1) TUJUAN ANALIS PROYEK a) Mengetahui tingkat keuntungan yang dapat dicapai melalui investasi dengan menghitung Benefit & Cost sepanjang umur proyek b) Menghindari pemborosan sumberdaya yakni dengan menghindari pelaksanaan royek yang tidak menguntungkan c) Mengadakan penilaian terhadap peluang investasi yang ada, sehingga kita dapat memilih alternatif proyek yang paling menguntungkan d) Menentukan prioritas investasi 24

2) JENIS ANALISIS PROYEK ANALISIS FINANSIAL (PRIVAT) Menggunakan harga yang berlaku dan biaya riil. ANALISIS EKONOMI (SOSIAL) Menggunakan harga dan biaya bayangan (shadow price dan shadow cost). 25

ANALISIS PRIVAT, ANALISIS EKONOMI DAN SOSIAL Perhitungan dlm analisis privat (finansial) dan analisis ekonomi atau sosial berbeda dlm 5 hal berikut : 1.Penggunaan harga (Privat pakai harga pasar, analisis ekonomi menggunakan Shadow price atau accounting prices, yaitu harga yang disesuaikan sedemikian rupa untk mennggambrkn nilai ekonomi yang sebenarnya dari barang dan jasa) 26

ANALISIS PRIVAT, ANALISIS EKONOMI DAN SOSIAL 2. Perhitungan pajak Analisis privat, pajak adalah biaya yang dibayarkan kpd pemerinth, berarti pajak harus dikurangi dari benefit. Analisis ekon, pajak merupakan transfer, yaitu bgn dari benefit proyek yang diserahkan kpd pemerintah (tidak dikurangi dari benefit) 27

ANALISIS PRIVAT, ANALISIS EKONOMI ATAU SOSIAL (lanjutan) 3. Subsidi, merupakan transfer yang perhitungannya merupakan kebalikan dari pajak. Dalam analisis privat, penerimaan subsidi berarti pengurangan biaya yang harus ditanggung oleh pemilik proyek. Karenanya, subsidi mengurangi biaya. 28

ANALISIS PRIVAT, ANALISIS EKONOMI ATAU SOSIAL (lanjutan) Dalam analisis ekonomi, subsidi dianggap sbg sumber-sumber yang dialihkan dari masyarakt untk digunakan dlm proyek. Karenanya, subsidi diterima proyk adalah beban masyarakt, sehingga dari segi perhitungan ekonomi tidk mengurangi biaya proyek. Contoh : Jika pabrik suatu pabrik (misalnya pabrik semen) diberi subsidi dan tidak dikenakan pajak penjualan, maka subsidi tsb diperhitungkan sebagai salah satu sumber yang dipergunakan dalam memproduksi semen, tidak dimasukkan dalam kalkulasi harga jual 29

ANALISIS PRIVAT, ANALISIS EKONOMI ATAU SOSIAL (lanjutan) 4. Biaya investasi dan pelunasan pinjaman Dalam analisis privat, yang tergolong biaya investasi pada tahap permulaan proyek hanyalah yang dibiayai dengan modal saham si penanam modal sendiri. Bagian investasi yang dibiayai dengan modal pinjaman tidak dianggap sebagai biaya pada saat dikelaurkannya, sebab pengeluaran modal milik pihak lain tidak merupakan beban dari segi penanam modal swasta. 30

ANALISIS PRIVAT, ANALISIS EKONOMI ATAU SOSIAL (lanjutan) Di lain pihak, yang menjadi beban penanam modal adalah arus pelunasan pinjaman tsb beserta bunganya pada tahap produksi nantinya. Dalam analisis ekonomi, suatu pengecualian, yakni seluruh biaya investasi, baik biaya dengan modal dari luar maupun dari dalam negeri maupun dengan modal dari saham atau pinjaman, semuanya dianggap sebagai biaya proyek pada saat dikeluarkannya. 31

ANALISIS PRIVAT, ANALISIS EKONOMI ATAU SOSIAL (lanjutan) 5. Bunga Dalam analisis privat, bunga atas pinjaman dari dalam atau luar negeri merupakan biaya proyek. Bunga atas modal sendiri berarti modal bukan pinjaman yang ditanamkan dlm proyek dianggap sebagai bagian dari benefit yang diterima si penaman modal atas investasi modal tsb. 32

ANALISIS PRIVAT, ANALISIS EKONOMI ATAU SOSIAL (lanjutan) Dalam analisis sosial, bunga atas pinjaman dll negeri tidak dimasukkan dlm biaya karena modal tsb dianggap sbg modal masyarakat. Oleh sebab itu bunganyapun dianggap sbg bagian dari benefit ekonomi. Dalam analisis ekonomi, biaya yang dihitung adalah biaya investasi pada waktu investasi itu dilaksanakan. Pembayaran bunga dari pendapatan yang timbul karena adanya kegiatan operasi hanyalah merupakan transfer payment dari satu pihak kepada pihak lain. 33