Dewan Komisaris Perseroan memiliki seorang Komisaris Utama, satu orang Komisaris, dan satu orang Komisaris Independen. Hal tersebut telah memenuhi ketentuan atas pemenuhan Persyaratan Peraturan Pencatatan BEI No. I. A, yaitu Memiliki Komisaris Independen sekurang-kurangnya 30% (tiga puluh perseratus) dari jajaran anggota Dewan Komisaris yang dapat dipilih terlebih dahulu melalui RUPS sebelum Pencatatan dan mulai efektif bertindak sebagai Komisaris Independen setelah saham perusahaan tersebut tercatat. Tugas dan Tanggung Jawab: Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, berikut ini adalah tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris: 1. Melakukan pengawasan atas jalannya pengurusan Perseroan oleh Direksi dan memberikan persetujuan atas rencana kerja tahunan Perseroan, selambat-lambatnya sebelum dimulainya tahun buku yang akan datang. 2. Melakukan tugas yang secara khusus diberikan kepadanya menurut Anggaran Dasar, peraturan perundang- undangan yang berlaku dan/atau berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham. 3. Melakukan tugas, wewenang dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham. 4. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang dipersiapkan oleh Direksi serta menandatangani laporan tahunan tersebut. 5. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan, serta wajib melaksanakan prinsip-prinsip profesionalisme, efesiensi, transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban, serta kewajaran.
Sehubungan tugas Dewan Komisaris sebagaimana yang dimaksud diatas, maka Dewan Komisaris berkewajiban: 1. Mengawasi pelaksanaan rencana kerja tahunan Perseroan; 2. Mengikuti perkembangan kegiatan Perseroan, dan dalam Perseroan menunjukkan gejala kemunduran yang menyolok, segera melaporkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham dengan disertai saran mengenai langkah perbaikan yang harus ditempuh. 3. Memberikan pendapat dan saran kepada Rapat Umum Pemegang Saham mengenai setiap persoalan lainnya yang dianggap penting bagi pengelolaan Perseroan. 4. Melakukan tugas pengawasan lainnya yang ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang Saham. 5. Memberikan tanggapan atas laporan berkala Direksi dan pada setiap waktu yang diperlukan mengenai perkembangan Perseroan. Dewan Direksi Perseroan dipimpin oleh Direktur Utama yang sekaligus menjalankan direktorat sales & marketing. Direktur Utama membawahi Direktur Administrasi dan Direktur Produksi merangkap Direktur Integrated Supply Chain. Perseroan juga telah memenuhi Persyaratan Peraturan Pencatatan BEI No. I. A dengan memiliki 1 orang direktur independen sekurang-kurangnya 1 (satu) orang dari jajaran anggota Direksi yang dapat dipilih terlebih dahulu melalui RUPS sebelum Pencatatan dan mulai efektif bertindak sebagai Direktur tidak terafiliasi setelah saham perusahaan tersebut tercatat. Tugas dan Tanggung Jawab: Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, berikut ini adalah tugas dan tanggung jawab Dewan Direksi: 1. Memimpin, mengurus dan mengendalikan Perseroan sesuai dengan tujuan Perseroan dan senantiasa berusaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas Perseroan; 2. Menguasai, memelihara dan mengurus kekayaan Perseroan;
3. Menyusun rencana kerja tahunan yang memuat anggaran tahunan Perseroan dan wajib disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk memperoleh persetujuan dari Dewan Komisaris, sebelum dimulainya tahun buku yang akan datang; Sampai dengan saat ini direksi dan dewan komisaris belum pernah mengadakan rapat direksi maupun dewan komisaris. Sesuai dengan peraturan Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik tanggal 8 Desember 2014 bahwa rapat direksi dan dewan komisaris wajib dilaksanakan sedikitnya 1 kali dalam 1 bulan. Sedangkan rapat gabungan antara Direksi dan Dewan Komisaris paling kurang 1 kali dalam waktu 4 bulan. Sekretaris Perusahaan Perseroan telah mengangkat Sekretaris Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor 007/SK.DIR-VI/2017 tanggal 6 Juni 2017 dengan menunjuk R. Nurwulan Kusumawati sebagai Sekretaris Perseroan. Berikut adalah pengalaman kerja dari Ibu R. Nurwulan Kusumawati selama tiga tahun terakhir: Direktur PT Trisula Textile Industries yang menangani bagian keuangan dan administrasi (2012 sekarang) Direktur PT Trisenta Interior Manufacturing (2000-2011). Tugas dan Tanggung Jawab: Berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perseroan emiten atau Perseroan Publik tanggal 18 Desember 2014, berikut ini adalah tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perseroan: 1. mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang Pasar Modal; 2. memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal;
3. membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola Perseroan yang meliputi: keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Perseroan; penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu; penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham; penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan pelaksanaan program orientasi terhadap Perseroan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris. 4. sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham Perseroan, Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya Alamat Corporate Secretary : Jl. Mahar Martanegara no. 170 Cimahi 40522 Telp : (022) 661 3333 Faks : (022) 661 3377 E-mail : corsec@trisula.com Komite Audit Perseroan telah memiliki Piagam Komite Audit sebagaimana diatur dalam POJK No.55 dengan ditetapkannya Piagam Komite Audit oleh Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal 6 Juni 2017. Perseroan telah membentuk Komite Audit sebagaimana diatur dalam Peraturan PT Bursa Efek Indonesia No. I-A Tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan Oleh Perseroan Tercatat yang merupakan Lampiran I dari Surat Keputusan Direksi PT. Bursa Efek Indonesia No. KEP 00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014 dan POJK No.55, berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 010/SK.DIR-VI/2017 tanggal 6 Juni 2017. Komite ini bertugas untuk memberikan pendapat profesional yang independen kepada dewan komisaris terhadap laporan atau hal-hal yang disampaikan oleh direksi kepada dewan komisaris serta menidentifikasikan hal-hal yang memerlukan perhatian dewan komisaris, yang antara lain meliputi:
i. Memantau dan mengevaluasi perencanaan dan pelaksanaan audit serta tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian intern dan proses pelaporan keuangan; ii. iii. Memastikan kesesuaian standar audit yang berlaku dengan pelaksanaan tugas Audit Eksternal; Melihat kesesuaian antara laporan keuangan dengan standar akuntansi yang berlaku; Sampai dengan saat ini Komite Audit belum pernah mengadakan rapat karena Komite Audit baru dibentuk tahun 2017. Susunan anggota komite audit Perseroan adalah sebagai berikut: Ketua : V. Roy Sunarja Anggota : - Ong Po Han - Yohanes Linero Berikut adalah riwayat hidup dari masing-masing anggota Komite Audit Perseroan: Ong Po Han merupakan Warga Negara Indonesia, 52 tahun. Mendapat gelar sarjana ekonomi di Universitas Atma Jaya dan mendapat gelar Magister Finance di Universitas Atma Jaya. Berikut adalah pengalaman kerja dari Ong Po Han selama tiga tahun terakhir: - 2012 sekarang : Anggota Komite Audit PT Trisula International Tbk Yohanes Linero merupakan Warga Negara Indonesia, 59 tahun. Mendapat gelar dan mendapat gelar sarjana ekonomi jurusan akuntansi dari Universitas Katolik Parahyangan tahun 1985. Berikut adalah pengalaman kerja dari Yohanes Linero selama tiga tahun terakhir: - 2015 sekarang : Anggota Komite Audit PT Trisula International Tbk - 2014 sekarang : Anggota Komite Audit PT Chitose International Tbk
Piagam Audit dan Unit Audit Internal Perseroan telah memiliki Piagam Audit Internal sebagaimana diatur dalam POJK No.56 dengan ditetapkannya Piagam Audit Internal oleh Direksi Perseroan tanggal 6 Juni 2017 dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan. Piagam Audit Internal ini berisikan fungsi dan ruang lingkup Satuan Kerja Audit Intern dalam memberikan jasa assurance dan consulting yang independen obyektif guna memberikan nilai tambah dan perbaikan operasional Perseroan. SKAI membantu Perseroan dalam mencapai tujuannya melalui penggunaan metode yang sistematis dalam mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas risk management, internal control, dan governance processes. Komite Remunerasi Dan Nominasi Perseroan telah memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi dan telah memenuhi ketentuan POJK No.34 berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris dengan Nomor 009/SK.DIR-VI//2017 tanggal 6 Juni 2017. Adapun tugas dan tanggung jawa komite remunerasi dan nominasi, antara lain: a. terkait dengan fungsi Nominasi: 1) memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai: komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi; dan kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; 2) membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi; 3) memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
4) memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS. b. terkait dengan fungsi Remunerasi: 1) memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai: struktur Remunerasi; kebijakan atas Remunerasi; dan besaran atas Remunerasi; 2) membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian Remunerasi yang diterima masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris. Susunan anggota komite remunerasi dan nominasi adalah sebagai berikut: Ketua : V. Roy Sunarja Anggota : - Lim Kwang Tak - Yaya Sunjaya Berikut adalah riwayat hidup dari masing-masing anggota Komite remunerasi dan nominasi Perseroan: Lim Kwang Tak merupakan Warga Negara Indonesia, 59 tahun. Mendapat gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1980. Berikut adalah pengalaman kerja dari Lim Kwang Tak selama tiga tahun terakhir: - Anggota Komite Audit PT Lippo Karawaci Tbk (2017 sekarang) - Anggota Dewan Pengawas Yayasan Rumah Sakit PGI-Cikini (2016 sekarang - Anggota Komite Audit PT Link Net Tbk (2014 sekarang) - Anggota Komite Audit PT Multipolar Tbk (2014 sekarang) - Komisaris dan Senior Advisor PT Paramount Enterprise (2013 sekarang), - Komisaris PT Mido Indonesia (2011 sekarang)
- Komisaris PT Trisula Textile Industries (2011 sekarang) - Senior Consultant dan pemegang saham PT BAS Mgt Consultant (1985 - sekarang) Yaya Sunjaya merupakan Warga Negara Indonesia, 35 tahun. Mendapat gelar Sarjana ekonomi dari Universitas Pendidikan Indonesia pada tahun 2006 dan mendapat gelar Magister Manajemen Keuangan dari Universitas Pendidikan Indonesia tahun 2013.. Berikut adalah pengalaman kerja dari Yaya Sunjaya selama tiga tahun terakhir: - 2017 - sekarang : Manajer Finance dan Accounting PT Trisula Textile Industries - 2014-2016 : Asisten Manajer Finance dan Accounting PT Trisula Textile Industries