BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik. Bidang penelitian di bidang gizi masyarakat yang dilakukan pada ibu-ibu rumah tangga desa Meteseh kecamatan Boja Kabupaten Kendal yang menitikberatkan pada pembahasan mengenai faktor pengetahuan tentang obesitas dan kejadian obesitas pada ibu rumah tangga. Rancangan penelitian dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional, yaitu penelitian yang menggambarkan variable yang diteliti dan diobservasi sekaligus pada saat yang sama. B. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Desa Meteseh, Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Penyusunan proposal penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2011, pengambilan data dilaksanakan pada bulan Juni 2011, dan pengolahan data dilaksanakan pada bulan Juli 2011. C. Populasi dan Sampel 1. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Meteseh Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Desa Meteseh memiliki 8 dukuh, dimana keadaan masyarakat di semua dukuh memiliki karakteristik yang hampir sama atau homogen. Dukuh dijadikan kluster tahap I. Setelah diidentifikasi tiap-tiap dukuh terdiri dari beberapa RT. RT pada penelitian ini dijadikan sebagai kluster tahap II.
2. Sampel a. Besar sampel Besar sampel dihitung menggunakan rumus dari Lemeshow (1993) : n = Z ²1- α / 2. P ( 1-P ) d ² n = Besar sampel Z 1- α /2 = Nilai Z pada α 5 % yaitu 1,96 P = Proporsi hal diteliti yaitu prevalensi obesitas 10,7 % (1,1) d = presisi (9 %) n = 1,96 ². 0,11 (0,89) (0,09) ² = 46,43 dibulatkan menjadi 47 orang b. Metode Pengambilan Sampel Pada penelitian ini desa memiliki 8 dukuh yang karakteristiknya homogen. Metode pengambilan sampel menggunakan tehnik Multi stage random sampling dimana dukuh dijadikan kluster pada tahap I. Pada tahab I dari 8 dukuh yang ada di Desa Meteseh di ambil satu dukuh secara random (acak), terpilih dukuh Krajan Tengah. Pada dukuh Krajan Tengah diidentifikasi jumlah RTnya yaitu sebanyak 9 RT. Kemudian pada tahap II, dukuh Krajan Tengah diambil satu RT secara random (acak), terpilih RT 7. Pada RT 7 terdapat 52 ibu rumah tangga. Kemudian dari 52 Ibu rumah tangga diacak untuk diambil 47 ibu rumah tangga sebagai sampel.
D. Jenis dan Cara Pengambilan Data 1. Jenis Data a. Data Primer, terdiri dari : 1) Identitas sampel meliputi nama ibu, tanggal lahir, umur, dan alamat tempat tinggal. 2) Data antropometri meliputi data berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) responden. 3) Pengetahuan gizi ibu. b. Data Sekunder, data sekunder meliputi gambaran umum tentang lokasi penelitian. 2. Cara Pengambilan Data a. Data Primer 1) Data Identitas dan pengetahuan tentang obesitas diperoleh dari hasil wawancara langsung kepada responden dengan menggunakan kuesioner. 2) Data Antropometri : diperoleh dengan cara pengukuran antropometri terhadap semua responden dengan menggunakan microtoise untuk mengukur tinggi badan (cm) dengan ketelitian 0,1 cm dan timbangan injak (kg) dengan ketelitian 0,5 kg, yang sudah ditera / divalidasi, kemudian diinterpretasikan ke dalam Indeks Massa Tubuh (IMT). Untuk menentukan IMT dengan rumus berat badan (kg) dibagi dengan tinggi badan kwadrat (m). b. Data Sekunder Data sekunder yang meliputi gambaran umum lokasi penelitian diperoleh secara langsung melalui observasi ke lokasi penelitian Dan mencatat data monografi desa yang ada di kantor Balai Desa Meteseh Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. E. Pengolahan dan Analisa Data 1. Pengolahan data a. Editing
Kegiatan ini dilakukan dengan cara mengoreksi data yang diperoleh. Data yang terkumpul harus memperhatikan kelengkapan jawaban terhadap semua pertanyaan yang dilakukan langsung melalui wawancara terhadap responden. b. Skoring Skoring pengetahuan tentang obesitas dilakukan dengan cara memberi skor atau nilai untuk multiple choise adalah jika jawaban benar diberi skor 1 dan jika jawaban salah diberi skor 0. Nilai pengetahuan merupakan total jawaban yang benar dibagi dengan jumlah pertanyaan, kemudian dikali 100%. c. Koding Dilakukan dengan cara mengklasifikasikan data dengan memberi kode pada lembar data yang digunakan untuk pengambilan data, meliputi : 1). Kejadian obesitas 1 : Obesitas jika IMT 25 kg/m 2 2 : Tidak obesitas jika IMT < 25 kg/m 2 2). Pengetahuan ibu tentang obesitas 1 : Kurang, jika < 60% pertanyaan dijawab dengan benar 2 : Sedang, jika 60 80% pertanyaan dijawab dengan benar 3 : Baik, jika > 80% pertanyaan dijawab dengan benar d. Tabulasi Data-data yang telah diberi skor, kemudian ditabulasikan untuk kemudian dianalisis. 2. Analisis Data Analisis data dilakukan untuk menganalisis hubungan antar variabel yang diteliti. Analisis data dilakuan dengan dua cara yaitu : 1).Analisis Univariat
Analisa univariat digunakan untuk mengetahui nilai rata-rata yang diperlakukan secara kontinyu dan data yang diperlukan secara kategorik untuk mengetahui frekuensinya. Dilakukan untuk variabel yang diteliti yaitu : IMT dan pengetahuan gizi ibu. 2).Analisis Bivariat Analisis bivariat bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variabel yang diteliti, yaitu hubungan pengetahuan tentang obesitas dengan kejadian obesitas. Analisis ini dilakukan dengan uji Chi Square bila semua sel nilai ekspetednya tidak kurang dari satu dan Fisher Exact bila ada sel yang nilai ekspectednya kurang dari satu, atau lebih dari 20% sel mempunyai nilai expected kurang dari 5. Derajat kepercayaan yang digunakan adalah : 95 %, dan pengambilan keputusan dianggap ada hubungan apabila nilai p < 0,05 dan Ho ditolak.
F. Definisi Operational N o 1. Variable Definisi Instrumen Hasil Ukur Skala Kejadian Obesitas Keadaan obesitas atau tidak obesitas yang ditentukan berdasarkan nilai IMT yang diperoleh dengan rumus berat badan dibagi tinggi badan kwadrat ( berat badan dalam satuan kilogram, tinggi badan dalam satuan meter) Timbang injak, microtoise an IMT yang akan dikelompokkan menjadi : - Obesitas bila IMT > 25 kg/m 2 -Tidak obesitas bila IMT < 25 kg/m 2 Nominal 2. Pengetahuan Obesitas Kemampuan respoden untuk menjawab pertanyaan yang Kuesioner Skor pengetahuan ibu yang akan Ordinal berkaitan dengan masalah gizi dikelompokkan dan obesitas. Selanjutnya menjadi : diberi score 1 jika jawaban - Baik jika > 80% benar dan diberi skor 0 jika pertanyaan jawaban salah. Kemudian total dijawab dengan jawaban yang benar dibagi benar dengan jumlah pertanyaan dan - Sedang jika 60 dikali 100% 80% pertanyaan dijawab dengan benar. - Kurang jika < 60% pertanyaan dijawab dengan benar