SISTEM PENILAIAN DAN EVALUASI

dokumen-dokumen yang mirip
PRODUKSI GAS HIDROGEN MELALUI PROSES ELEKTROLISIS SEBAGAI SUMBER ENERGI

1. PERSOALAN PENILAIAN BELAJAR

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

ELEKTROKIMIA Reaksi Reduksi - Oksidasi

BAB I PENDAHULUAN. tersebut saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Kurikulum merupakan

Pengolahan Data dan Penulisan Laporan

PENILAIAN KARYA TULIS ILMIAH

Inisiasi III ASESMEN PEMBELJARAN SD

BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi yang

Kuliah Awal Semester Lab Instruksional Teknik Kimia Pengolahan Data & Penulisan Laporan. Koordinator: Dr. Ardiyan Harimawan

TUJUAN ASESMEN ALTERNATIF

BAB I PENDAHULUAN. dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang bermutu untuk. mengembangkan potensi diri dan sebagai katalisator bagi terjadinya

MODEL PEMBELAJARAN DI LABORATORIUM

PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

PEDOMAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH

BUKU PANDUAN PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA. Oleh: TIM P3AI

PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 yang merupakan

PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK) PADA MATEMATIKA MATERI KESEBANGUNAN UNTUK SISWA SMP. Oleh: Endah Budi Rahaju UNESA

WORKSHOP RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) USAHID. Agustina Zubair

PEDOMAN SINGKAT PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 yang merupakan

BAB I PENDAHULUAN. belajarnya dan dapat membangun pengetahuannya sendiri (student centered. digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran masih kurang.

Manual Prosedur Tugas Akhir Jurusan Fisika Fakultas MIPA Universitas Brawijaya

II. TINJAUAN PUSTAKA. Penalaran menurut ensiklopedi Wikipedia adalah proses berpikir yang bertolak

Panduan Tesis Program Magister Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia

A. Format Lomba. 2 P a g e

(Staf Pengajar Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta) Kata kunci: pembelajaran ekonomi, penilaian berbasis kompetensi.

Oleh: JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA FPMIPA UPI

PENILAIAN PEMBELAJARAN

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS. Dyah Pramesthi Isyana Ardyati

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB VI ASESMEN ATAS PEMAHAMAN DAN INQUIRY

Prosiding Seminar Nasional Prodi Teknik Busana PTBB FT UNY Tahun 2005 PENERAPAN PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DALAM MATA KULIAH PENGETAHUAN TEKSTIL

Kuliah Pendahuluan Lab Instruksional Teknik Kimia Tinjauan Umum & Tata Tertib. Koordinator: Dr. Ardiyan Harimawan

BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan Classroom Action Research atau Penelitian

Implementasi Penilaian Autentik Dalam Pembelajaran Matematika

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB IV PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN

Tinjauan Umum & Tata Tertib

BAB 1 PENDAHULUAN. Ilmu pengetahuan dan teknologi informasi terutama penggunaan internet saat ini

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat telah

I. RANCANGAN BELAJAR (KOMPETENSI DASAR, TOPIK, AKTIVITAS BELAJAR, HASIL BELAJAR, DAMPAK HASIL BELAJAR, dan INDIKATOR PENILAIAN

KUESIONER PENELITIAN TINGKAT LITERASI INFORMASI MAHASISWA PROGRAM STUDI PSIKOLOGI UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

PENILAIAN PEMBELAJARAN MELALUI RUBRIK

STANDAR PROSES PROGRAM S1 PGSD IKATAN DINAS BERASRAMA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

LEMBAR PENILAIAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA GAGASAN TERTULIS (PKM-GT) OLIMPIADE ILMIAH MAHASISWA (OIM) FTUI 2011

SOSIALISASI PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA KM KARYA TULIS (PKM-KT) (PKM-AI dan PKM-GT) Sosialisasi PKM-AI dan PKM-GT

PENJABARAN KKNI JENJANG KUALIFIKASI V KE DALAM LEARNING OUTCOMES DAN KURIKULUM PROGRAM KEAHLIAN SUPERVISOR JAMINAN MUTU PANGAN

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Ayu Eka Putri, 2014

Dies Natalis Ke VI PEDOMAN LKTIR. Akademi Farmasi Surabaya The Best Pharmacy Academy With Religious And Professional

BAB I PENDAHULUAN. menggunakan pikiran dalam mempelajari rahasia gejala alam (Holil, 2009).

Bab IV Hasil dan Pembahasan

Bab IV Hasil dan Pembahasan

II. TINJAUAN PUSTAKA. Model Problem Based Learning dikembangkan oleh Barrows sejak tahun

KARYA TULIS ILMIAH DALAM PILMAPRES 2017

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Matematika merupakan salah satu bidang studi yang menduduki peranan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Niken Noviasti Rachman, 2013

PENTINGNYA ASESMEN AUTENTIK DAN ALTERNATIF DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI. I Wayan Karmana Dosen Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP Mataram -

BAB III METODE PENELITIAN

STANDAR PENILAIAN PEMBELAJARAN

BAB I PENDAHULUAN. sikap mental siswa (Wiyanarti, 2010: 2). Kesadaran sejarah berkaitan dengan upaya

*Keperluan Korespondensi, telp: ,

BENTUK TUGAS. MATAKULIAH : perangkat keras dan aplikasi komputer KODE MATA KULIAH : TM601 SEMESTER : 1 (satu) SKS : 3 (tiga) 1T/2P TUGAS KE : 1 (satu)

ARTIKEL ILMIAH PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN RANAH PSIKOMOTOR PADA MATERI TITRASI ASAM BASA KELAS XI-MIA SMAN 4 KOTA JAMBI

Nurul Umamah, Marjono dan Erly Nurul Hidayah

PANDUAN PENYUSUNAN PROPOSAL TUGAS AKHIR SEKOLAH TINGGI INFORMATIKA & KOMPUTER INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

KONSEP PENILAIAN AUTENTIK PADA PROSES DAN HASIL BELAJAR

Sel Volta (Bagian I) dan elektroda Cu yang dicelupkan ke dalam larutan CuSO 4

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

N2016 APTIO BUKU PANDUAN. Lomba Karya Tulis Ilmiah untuk siswa SMA/SMK/MA se-diy dan Jawa HMTK UAD. milad ke-20 th Teknik Kimia

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE TIGA PADA PEMBELAJARAN SAINS SMP. Universitas Darussalam Ambon. Diterima ; Terbit

BAB I PENDAHULUAN. tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa pendidikan

BAB I PENDAHULUAN. Tujuan Pembelajaran. Penilaian Pembelajaran. Proses Pembelajaran. Gambar 1.1 Komponen Pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN Bab I tentang Sistem Pendidikan Nasional: pendidikan adalah usaha sadar

ELEKTROKIMIA Potensial Listrik dan Reaksi Redoks

BAB I PENDAHULUAN. dijamah oleh teknologi. Teknologi informasi dan komunikasi telah masuk ke

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. terbuka, artinya setiap orang akan lebih mudah dalam mengakses informasi

Pembelajaran berbasis laboratorium. Nurul Widiastuti, PhD

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Siklus I

KOMPONEN PENILAIAN URAIAN KOMPONEN PENILAIAN

GUIDELINES LOMBA KARYA TULIS ILMIAH SCIENCE FESTIVAL 2012

Aprillia Fitriana 1, Dwi Haryoto 2, Sumarjono 3 Jurusan Fisika FMIPA, Universitas Negeri Malang.

Mengubah energi kimia menjadi energi listrik Mengubah energi listrik menjadi energi kimia Katoda sebagi kutub positif, anoda sebagai kutub negatif

1. Bilangan Oksidasi (b.o)

Pancasila. Agama. Materi ajar (v)

No Aspek Penjelasan Cara Pengisian 1 Tanggal

LABORATORIUM Oleh: Ainur Rofieq Makalah disampaikan pada: Palatihan Applied Approach bagi Dosen UMM Semester Genap 2013/2014 (17 18 Pebruari 2014)

I. PENDAHULUAN. Pemerintah menetapkan tiga arah pengembangan pendidikan dalam rangka

PENILAIAN BERBASIS KELAS Nuryani Y.Rustaman*

KURIKULUM 2013 PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

Transkripsi:

Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kurikulum Institut Teknologi Sepuluh Nopember SISTEM PENILAIAN DAN EVALUASI Nurul Widiastuti, PhD

Nama : Nurul Widiastuti, PhD Pekerjaan: P3AI ITS (1998-2012) Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kurikulum ITS (PPPK ITS) (2012-sekarang) Dosen di Jurusan Kimia FMIPA ITS Laboratorium Kimia Material dan Energi No. Hp: 087861137535 Email : nurul_widiastuti@chem.its.ac.id

Pernahkah Anda melalukan penilaian?

Form Penilaian No. Kriteria Penilaian Bobot Skor 1 Pemaparan: Sistematika penyajian dan isi Kemutakhiran alat bantu Penggunaan bahsa yang baku Cara dan sikap presentasi Ketepatan waktu 20 Nilai (Bobot x Skor)

No. Kriteria Penilaian Bobot Skor Nilai (Bobot x Skor) 2 Gagasan: Kreatifitas gagasan (keunikan, manfaat dan dampak) Kelayakan implementasi 3 Diskusi: Tingkat pemahaman gagasan Kontribusi anggota tim 50 30

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Peraturan Presiden Republik Indonesia No.8 Tahun 2012

Level 5 untuk D-III Menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas Memilih metode Menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur. Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum Memformulasikan penyelesaian masalah prosedural Mengelola kelompok kerja Menyusun laporan tertulis secara komprehensif Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok Level 6 untuk S-1 dan D-IV Mengaplikasikan bidang keahliannya Menyelesaikan masalah Mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi. Aspek ksteral PT Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, Memformulasikan penyelesaian masalah prosedural. Mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, Memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok; Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggungjawab atas pencapaian hasil kerja organisasi

Metode pembelajaran di ITS Student Centered Learning (SCL) * Diskusi kelompok * Simulasi dan bermain peran * Pembelajaran berbasis projek * Pembelajaran berbasis pada problem * Pembelajaran berbasis pada konteks nyata * Studi kasus

Potensial Standar (V) Reaksi Reduksi Setengah Sel 2.87 F 2(g) + 2e - 2F - (aq) 1.51 MnO - 4 (aq) + 8H + (aq) + 5e - Mn 2+ (aq) + 4H 2 O (l) 1.36 Cl 2(g) + 2e - 2Cl - (aq) 1.33 Cr 2 O 2-7 ( (aq) + 14H + (aq) +6e - 2Cr 3+ (aq)+ 7H 2 O (l) 1.23 O 2(g) + 4H + (aq) + 4e - 2H 2 O (l) 1.06 Br 2(l) + 2e - 2Br - (aq) 0.96 NO - 3 (aq) + 4H + (aq) + 3e - NO (g) + 2H 2 O (l) 0.80 Ag + (aq) + e - Ag (s) Dry lab : Menghitung potensial sel 0.77 Fe 3+ (aq) + e - Fe 2+ (aq) 0.68 O 2(g) + 2H + (aq) + 2e - H 2 O 2(aq) 0.59 MnO - 4 (aq) + 2H 2 O (l) + 3e - MnO 2(s) + 4OH - (aq) 0.54 I 2(s) + 2e - 2I - (aq) 0.40 O 2(g) + 2H 2 O (l) + 4e - 4OH - (aq) 0.34 Cu 2+ (aq) + 2e - Cu (s) 0 2H + (aq) + 2e - H 2(g) -0.28 Ni2+ (aq) + 2e - Ni (s) -0.44 Fe 2+ (aq) + 2e - Fe (s) -0.76 Zn 2+ (aq) + 2e - Zn (s) -0.83 2H 2 O (l) + 2e - H 2(g) + 2OH - (aq) -1.66 Al 3+ (aq) + 3e - Al (s) Aplikasi : Mengukur potensial sel pada konkret -2.71 Na + (aq) + e - Na (s) -3.05 Li + (aq) + e - Li (s) 27

VIRTUAL LAB BATERAI LEMON DEMO PERCOBAAN 36 Chem e-car Taiwan 2010

Aktifitas Projek Buatlah baterai dari bahan-bahan yang ada didapur kita seperti buah lemon, kentang atau asam cuka. Kegiatan yang Anda lakukan ini dapat dibuat dalam kerja kelompok. Dokumentasikan projek yang Anda kerjakan ini dengan cara memfotonya dan/atau merekam dalam video. Bila tidak ada fasilitas kamera dan video, bawalah baterai lemon Anda untuk dipresentasikan dikelas. Dokumen projek yang harus dikumpulkan adalah: 1. Prinsip kerja baterai dan landasan teori 2. Prosedur pembuatan lemon baterai 3. Gunakan energi listrik yang dihasilkan dari baterai lemon untuk menjalankan kalkulator. 4. Tuliskan atau rekam pengalaman Anda dalam membuat baterai lemon ini terkait dengan pencapaian proses pembelajaran 5. Kumpulkan dalam file untuk kemudian didisplay di SHARE ITS dan kelas Untuk mengerjakan aktifitas projek baterai ini, Anda dapat melihat beberapa yang telah dilaporkan peneliti dan didemonstrasikan di beberapa video yang dipublikasikan online. Salah satunya dapat dilihat dengan link di: Make your own lemon battery di website Link : http://www.quantumbalancing.com/news/lemon_battery.htm

Forum diskusi latihan soal

Perbedaan asesmen dan evaluasi Asesmen: Berisi umpan balik terhadap pengetahuan, keterampilan (skills), sikap (attitudes) dan hasil kerja dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan capaian pembelajaran Evaluasi: Menentukan tingkat kualitas dari kinerja atau luaran yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan

Asesmen alternatif Projek (Project), Investigasi atau penyelidikan (Investigation), Portofolio (Portofolio), Jurnal (Journal), Wawancara (Interview), Konferensi, dan Evaluasi diri oleh siswa (Self Evaluation). Mertler, dalam Classroom Assessment: A Practical Guide for Educators,

Bagaimana cara mendesain rubrik?

Prinsip-prinsip asesmen Valid Mendidik Berorientasi pada kompetensi Adil Terbuka Asesmen harus memberikan informasi yang akurat tentang hasil belajar peserta didik Berkesinambungan Menyeluruh Bermakna

Prinsip-prinsip asesmen Valid Mendidik Berorientasi pada kompetensi Adil Terbuka Berkesinambungan Menyeluruh Bermakna Asesmen harus memberikan sumbangan positif terhadap pencapaian belajar peserta didik. Hasil penilaian harus dinyatakan dan dapat dirasakan sebagai penghargaan bagi siswa yang berhasil atau sebagai pemicu semangat belajar bagi yang kurang berhasil.

Prinsip-prinsip asesmen Valid Mendidik Berorientasi pada kompetensi Adil Terbuka Asesmen harus menilai pencapaian kompetensi yang dimaksud dalam kurikulum. Berkesinambungan Menyeluruh Bermakna

Prinsip-prinsip asesmen Valid Mendidik Berorientasi pada kompetensi Adil Terbuka Berkesinambungan Menyeluruh Bermakna Asesmen harus adil terhadap semua peserta didik dengan tidak membedakan latar belakang sosial-ekonomi, budaya, bahasa, dan jender

Prinsip-prinsip asesmen Valid Mendidik Berorientasi pada kompetensi Adil Terbuka Berkesinambungan Menyeluruh Bermakna Kriteria penilaian dan dasar pengambilan keputusan harus jelas dan terbuka bagi semua pihak (peserta didik, pengajar, institusi, orang tua, dan pihak lain yang terkait).

Prinsip-prinsip asesmen Valid Mendidik Berorientasi pada kompetensi Adil Terbuka Berkesinambungan Menyeluruh Bermakna Asesmen dilakukan secara berencana, bertahap dan terus menerus untuk memperoleh gambaran tentang perkembangan belajar peserta didik sebagai hasil kegiatan belajarnya.

Prinsip-prinsip asesmen Valid Mendidik Berorientasi pada kompetensi Adil Terbuka Berkesinambungan Menyeluruh Bermakna Asesmen dapat dilakukan dengan berbagai teknik dan prosedur termasuk mengumpulkan berbagai bukti hasil belajar peserta didik. Penilaian terhadap hasil belajar peserta didik meliputi pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotor), sikap dan nilai (afektif) yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak.

Prinsip-prinsip asesmen Valid Mendidik Berorientasi pada kompetensi Adil Terbuka Berkesinambungan Menyeluruh Bermakna Asesmen hendaknya mudah dipahami, mempunyai arti, berguna dan bisa ditindaklanjuti oleh semua pihak

Form Penilaian No. Kriteria Penilaian Bobot Skor 1 Pemaparan: Sistematika penyajian dan isi Kemutakhiran alat bantu Penggunaan bahsa yang baku Cara dan sikap presentasi Ketepatan waktu 20 Nilai (Bobot x Skor)

No. Kriteria Penilaian Bobot Skor Nilai (Bobot x Skor) 2 Gagasan: Kreatifitas gagasan (keunikan, manfaat dan dampak) Kelayakan implementasi 3 Diskusi: Tingkat pemahaman gagasan Kontribusi anggota tim 50 30

Kriteria Penilaian untuk Kegiatan Laboratorium Kriteria Kompetensi Tercapai Belum Tercapai Gagal Pertanyaan/ Tujuan Jurnal/ catatan Latar belakang sumber Prosedur Tujuan dari kegiatan laboratorium atau pertanyaan yang harus dijawab selama kegiatan di laboratorium harus diidentifikasi dan dinyatakan secara jelas. Jelas, akurat, ditulis tepat waktu. Sumber yang digunakan terpercaya dan dikutip dengan benar. Mahasiswa menerjemahkan kutipan yang diambil dengan bahasanya sendiri. Prosedur tertulis secara jelas. Setiap langkah tertata secara urut dan merupakan kalimat yang utuh. Tujuan dari kegiatan laboratorium atau pertanyaan yang harus dijawab selama kegiatan di laboiratorium teridentiikasi, namun tidak dinyatakan secara jelas Jelas, akurat, sesekali tepat waktu Beberapa sumber yang digunakan terpercaya dan dikutip dengan benar. Mahasiswa menerjemahkan kutipan yang diambil dengan bahasanya sendiri. Prosedur yang tercantum logis, namun langkahnya acak dan/atau tidak ditulis dalam kalimat yang utuh. Kegiatan laboratorium atau pertanyaan yang harus dijawab selama kegiatan di laboratorium teridentifikasi sebagian dan tidak dinyatakan secara jelas Sesekali tepat waktu, namun keakuratan masih dipertanyakan. Sumber yang digunakan sedikit dan dikutip dengan benar namun tidak terpercaya. Mahasiswa menerjemahkan kutipan yang diambil dengan bahasanya sendiri. Prosedur tercantum namun tidak logis dan sulit untuk diikuti. Tujuan dari kegiatan laboratorium dan pertanyaan yang harus dijawab selama kegiatan di laboratorium salah atau tidak relevan. Jarang menggunakan jurnal. Kutipan disalin secara langsung dan tidak ditulis dengan bahasanya sendiri dan/atau sumber yang dikutip salah. Prosedur tidak sesuai dengan langkah-langkah praktikum.

Kriteria Penilaian untuk Kegiatan Laboratorium Partisipasi Kriteria Kompetensi Tercapai Belum Tercapai Gagal Menggunakan waktu dengan baik dan fokus pada praktikum. Menggunakan waktu dengan baik. Sebagian besar waktu digunakan untuk fokus pada praktikum. Mengerjakan kegiatan laboratorium namun tidak menunjukkan minat terhadap kegiatan tersebut dan sesekali tidak fokus. Partisipasi sangat minim atau mahasiswa tidak berpartisipasi. Bahan Semua bahan dan peralatan yang digunakan dalam praktikum dipaparkan secara jelas dan benar. Hampir semua bahan dan peralatan yang digunakan dalam praktikum dipaparkan secara jelas dan benar. Sebagian besar bahan dan peralatan yang digunakan dalam praktikum dipaparkan secara benar. Banyak bahan yang tidak dipaparkan secara benar atau tidak dijelaskan semuanya. Keselamatan Prosedur keselamatan mendapat perhatian secara penuh. Proses persiapan, praktikum, dan tear-down tidak menimbulkan ancaman keselamatan bagi setiap orang. Laboratorium pada umumnya menggunakan prosedur keselamatan yang relevan. Set-up, percobaan dan teardown tidak menimbulkan ancaman keselamatan bagi setiap orang, namun salah satu prosedur perlu ditinjau ulang. Laboratorium menggunakan beberapa prosedur keselamatan yang relevan. Set-up, percobaan dan teardown tidak menimbulkan ancaman keselamatan bagi setiap orang, namun beberapa prosedur perlu ditinjau ulang. Prosedur keselamatan diabaikan dan/atau beberapa aspek praktikum menimbulkan ancaman keselamatan bagi mahasiswa atau orang lain.

Kriteria Penilaian untuk Kegiatan Laboratorium Kriteria Kompetensi Tercapai Belum Tercapai Gagal Rancangan praktikum Peniruan Data Kesalahan analisis Perhitungan Rancangn praktikum yang disusun dapat menguji hipotesis yang dinyatakan. Prosedur bisa ditiru. Langkah-langkahnya diuraiakan secara berurutan dan sangat memadai. Data dalam tabel dan/atau grafik mudah dilihat dan akurat. Grafik dan tabel diberi label dan judul. Kesalahan praktikum, kemungkinan akibat yang ditimbulkan dan cara untuk mengurangi kesalahan tersebut dibahas. Semua perhitungan ditampilkan, hasilnya benar dan diberi keterangan dengan tepat. Rancangan praktikum cukup untuk menguji hipotesis, tetapi masih terdapat pertanyaan yang belum terjawab. Prosedur bisa ditiru. Langkah-langkahnya diuraiakan secara berurutan dan sangat memadai. Data dalam tabel dan/atau grafik akurat. Grafik dan tabel diberi label dan judul. Kesalahan praktikum dan akibat yang ditimbulkan dibahas. Beberapa perhitungan ditampilkan, hasilnya benar dan deberi keterangan dengan tepat. Rancangan praktikum sesuai dengan hipotesis namun bukan merupakan suatu pengujian yang lengkap. Semua langkah diuraikan, namun tidak ada penjelasan secara rinci untuk meniru prosedur. Data ditampilkan secara akurat dalam tulisan, namun grafik atau tabel tidak ditampilkan. Kesalahan praktikum disebutkan. Beberapa perhitungan ditunjukkan dan hasil diberi keterangan dengan tepat. Rancangan praktikum tidak sesuai dengan hipotesis. Beberapa langkah tidak diuraikan dan tidak ada penjelasan secara rinci untuk meniru prosedur. Data tidak ditampilkan atau data tidak akurat. Tidak ada pembahasan tentang kesalahan praktikum. Tidak ada perhitungan yang ditunjukkan atau hasil tidak akurat atau tidak diberi keterangan.

Kriteria Penilaian untuk Kegiatan Laboratorium Kriteria Kompetensi Tercapai Belum Tercapai Gagal Konsep ilmiah Laporan menggambarkan pemahaman yang akurat dan menyeluruh tentang konsep-konsep ilmiah yang mendasari kegiatan di laboratorium. Laporan menggambarkan pemahaman yang akurat tentang konsep-konsep ilmiah yang paling mendasari kegiatan di laboratorium. Laporan menggambarkan sebagian kecil pemahaman konsep ilmiah yang mendasari kegiatan di laboratorium. Laporan menggambarkan pemahaman yang tidak akurat tentang konsepkonsep ilmiah yang mendasari kegiatan di laboratorium. Penampilan / Penataan Laporan diketik, diberi judul dan sub bab sehingga hasilnya terlihat teratur. Laporan ditulis tangan denga rapi, diberi judul dan sub bab sehingga hasilnya terlihat teratur. Laporan diketik atau ditulis tangan dengan rapi, namun tidak tertata dengan baik. Laporan ditulis tangan, tidak rapi, melebihi batas, ada bekas penghapus, air mata dan/atau lipatan. Variabel Semua variabel diuraikan secara jelas dengan rincian yang relevan. Semua variabel diuraikan secara jelas dengan rincian yang paling relevan. Sebagian besar viariabel diuraikan secara jelas dengan rincian yang paling relevan. Variabel tidak dijelaskan atau sebagian besar tidak diuraikan secara detail. Analisis Antar variabel dibahas dan dianalisa secara logis. Prediksi tentang apa yang mungkin terjadi jika kondisi laboratorium sedikit berubah atau apakah rancangan percobaan bisa diubah. Hubungan antar variabel dibahas dan dianalisis secara logis. Hubungan antar variabel dibahas namun tidak ada pola, tren atau prediksi yang dibuat berdasarkan data yang didapatkan. Hubungan antar variabel tidak dibahas.

Kriteria Penilaian untuk Kegiatan Laboratorium Kesimpulan Kriteria Kompetensi Tercapai Belum Tercapai Gagal Kesimpulan berisi tentang apakah hasil percobaan mendukung hipotesis, kemungkinan kesalahan, dan apa yang dapat dipelajari dari percobaan tersebut. Kesimpulan berisi tentang apakah hasil percobaan mendukung hipotesis dan apa yang dapat dipelajari dari percobaan tersebut. Kesimpulan berisi tentang apa yang dapat dipelajari dari percobaan yang telah dilakukan. Tidak ada kesimpulan yang tercantum. Ringkasan Ringkasan menggambarkan keterampilan yang dipelajari, informasi yang didapat dan beberapa aplikasi yang dapat dibuat untuk kehidupan nyata. Ringkasan menggambarkan informasi yang didapat dan aplikasi yang mungkin dapat dilakukan pada kehidupan nyata. Ringkasan berisi tentang informasi yang didapat. Tidak ada ringkasan.

Rubrik : Penulisan laporan Penggunaan Referensi Kriteria Kompeten Developing Tidak kompeten Sitasi (citation) Daftar pustaka Minimal ada X referensi dan semuanya adalah sumber terpercaya Sitasi relevan dgn argumen dan ditulis sesuai dgn AAA Lengkap dan sesuai format AAA Minimal ada Y referensi dan sebagian besar dari sumber terpercaya Sitasi ada yg tdk relevan dgn argumen Sebagian besar ditulis sesuai dgn AAA Lengkap dan sesuai format AAA, tetapi beberapa ada kesalahan Referensi kurang dari Y dan sebagian besar dari sumber kurang terpercaya (tdk sesuai dg instruksi) Sitasi sedikit yang relevan dg argumen Tidak mengikuti format Sitasi jarang direferensi Tidak lengkap Sebagian besar tidak sesuai format

Rubrik : Penulisan makalah Kriteria Kompeten Developing Tidak kompeten Menjawab topik pertanyaan Ungkapan ide/pendapat/gagas an penulis Isi dan argumen sangat relevan dan menjawab topik pertanyaan Ide/pendapat/gagas an penulis dinyatakan dg jelas dan didukung dg bukti dari literatur. Pertanyan topik dijawab Isi dan argumen sebagian besar relevan dan yg kurang relevan tdk mengganggu argumen lain Ide/gagasan/pendap at dinyatakan, tetapi kurang didukung dgn bukti dari literatur Tidak enjawab pertanyaan topik Banyak argumen yang tidak relevan Sebagian besar isi fokus pada topik yang tidak relevan Ide/gagasan/pendap at tdk dinyatakan, atau bila ada tidak didukung dengan bukti dari literatur