Disusun Oleh LASINI A53B111022

dokumen-dokumen yang mirip
JURNAL PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini.

UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KREATIVITAS MELALUI KEGIATAN PENCAMPURAN WARNA PADA ANAK KELOMPOK BTK AISYIYAH GONDANG TAHUN AJARAN 2013/2014

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Pendidikan Guru Kependidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) OLEH

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN BUKU CERITA BERGAMBAR PADA KELOMPOK A DI TK PERTIWI JANTI, POLANHARJO, KLATEN

NASKAH PUBLIKASI. Untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Guru Kependidikan Anak Usia Dini (PG PAUD)

K A R M I NIM. A53B111043

TEMU NIM: A53B090189

PUBLIKASI. Untuk Memenuhi Tugas Akhir Program Sarjana S-1. Disusun Oleh : PURWANTI A53B111010

PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI PERMAINAN MELIPAT KERTAS PADA ANAK KLAS B TK ABA MERBUNG KLATEN SELATAN TAHUN AJARAN 2012/2013

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN EMOSIONAL MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK KELOMPOK A BA AISYIYAH NGALAS II KLATEN SELATAN KLATEN TAHUN PELAJARAN 2013/2014

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Anak Usia Dini

PENINGKATAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK MELALUI KEGIATAN GERAK DAN LAGU KELOMPOK B DI TK PERTIWI CEPORAN I GANTIWARNO KLATEN TAHUN AJARAN 2013/2014

UPAYA MENGEMBANGKAN KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK MELALUI METODE BERCERITA PADA KELOMPOK A

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA LISAN MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA ANAK KELOMPOK B DI TK ISLAM KANITA TIARA BAKI SUKOHARJO

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini OLEH SRI WULAN

JURNAL PUBLIKASI ILMIAH Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini

NASKAH PUBLIKASI SKRIPSI. Untuk Memenuhi Sebagian PerSyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Anak Usia Dini ALIMATUL FADLIYAH

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini PG PAUD.

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH

WARDOYO HARDIYANTI A53B090068

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK MELALUI BERCERITA DENGAN HAND PUPPET PADA KELOMPOK B DI TK CEMPAKA MUSUK BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2013/2014

PENINGKATAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK MELALUI BERMAIN PERAN DI TAMAN KANAK-KANAK SYUKRILLAH AGAM. Azwinar

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK PADA ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DENGAN METODE BERCERITA MELALUI WAYANG KERTAS DI TK MAKEDONIA

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI MEDIA BUBUR KERTAS PADA ANAK KELOMPOK B TK PERTIWI BEKU TAHUN AJARAN 2013/2014 NASKAH PUBLIKASI

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI PERMAINAN KARTU ANGKA DAN GAMBAR PADA ANAK KELOMPOK B DI TK KANISIUS SIDOWAYAH KLATEN TAHUN AJARAN

NASKAH PUBLIKASI MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PERMAINAN BALOK PADA ANAK KELOMPOK A TK PERTIWI SUMBER TRUCUK KLATEN

UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KREATIVITAS DAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN ORIGAMI PADA ANAK KELOMPOK B BA AISYIYAH NGALAS II

Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 PAUD

UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KREATIVITAS MELALUI KEGIATAN PENCAMPURAN WARNA PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH GONDANG TAHUN AJARAN 2013/2014

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA GAMBAR PADA ANAK. Abstrak

PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA ANAK KELOMPOK B DI TK AISYIYAH 7 BARENG KLATEN TAHUN 2012/2013

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK MELALUI BERCERITA DENGAN PAPAN FLANNEL PADA ANAK KELOMPOK A DI TAMAN KANAK-KANAK JURANGJERO II KLATEN TAHUN 2012

PENINGKATAN PERILAKU YANG BAIK MELALUI METODE BERCERITA MENGGUNAKAN WAYANG KARDUS, DI KELOMPOK B TK PGRI DUREN 01, TENGARAN TAHUN AJARAN 2011/2012

SRI LESTARI A53B111014

TAHUN PELAJARAN 2013/2014 NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajad Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI KEGIATAN MEMBACA AISM PADA ANAK KELOMPOK B TK PERTIWI II CANDEN SAMBI BOYOLALI TAHUN AJARAN

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA MELALUI MEDIA CERITA BERGAMBAR PADA ANAK KELOMPOK B DI TK WONOREJO I KECAMATAN KEDAWUNG KABUPATEN SRAGEN TAHUN

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBICARA DENGAN PERMAINAN PANGGUNG BONEKA PADA ANAK KELOMPOK A DI TK KREATIF ZAID BIN TSABIT NGLEGOK BLITAR

NASKAH PUBLIKASI PENGEMBANGAN TANGGUNG JAWAB MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS PADA ANAK KELOMPOK B TK PERTIWI WANGLU TRUCUK KLATEN TAHUN 2012/2013

NASKAH PUBLIKASI. Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

JURNAL PUBLIKASI PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI PERMAINAN MERONCE PADA ANAK KELOMPOK A DI TK ISLAM

MENGENALKAN HURUF MELALUI LONCAT ABJAD PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN

NASKAH PUBLIKASI PROGRAM STUDI PAUD SULASTRI A53B111027

PENINGKATAN MINAT MEMBACA ANAK KELOMPOK B MELALUI MEDIA KARTU KATA DI TK PERTIWI 2 MANGGIS, MOJOSONGO, BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2013/2014

2012/2013. mencapai. Disusun Oleh : FAKULTA

UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PERMAINAN PUZZLE PADA ANAK KELOMPOK B DI TK TRISULA PERWARI 2 KLATEN TAHUN AJARAN 2012/2013

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan ( S.Pd.) Pada Jurusan PG-PAUD FKIP UNP Kediri.

NASKAH PUBLIKASI. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S- 1 Pendidikan Anak Usia Dini. Oleh : WAHYUNI A53H111012

NASKAH PUBLIKASI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Anak Usia Dini. Disusun Oleh:

BAB III METODE PENELITIAN

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENIRU GARIS PADA ANAK KELAS A TK ABA MERBUNG KLATEN SELATAN TAHUN AJARAN 2013/2014

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Diajukan Oleh: Lestari A

NASKAH JURNAL PUBLIKASI ILMIAH RAHMAWATI HIDAYAH A54B090044

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Pendidikan Guru Kependidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) OLEH

SKRIPSI. Diajukan untuk memenuhi sebagian syarat guna. Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S. Pd) Pada program studi PG PAUD.

UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN EMOSIONAL MELALUI METODE BERMAIN PERAN MAKRO PADA ANAK KELOMPOK B TK INDRIYASANA 08 KEBONARUM KLATEN TAHUN 2013/2014

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pendidikan yang. diselenggarakan untuk mengembangkan kepribadian, pengetahuan dan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B DI TKITT. Oleh: A53B111036

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

SKRIPSI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mancapai derajat Sarjana S-1. Pendidikan Anak Usia Dini SUNARSI NIM : A53H111029

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PERMAINAN MENJEPTI' KARTU KATA PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH X BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2013/2014

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI ANAK MELALUI METODE BERCERITA KELOMPOK A1 TK DHARMA WANITA BATURAN V KECAMATAN COLOMADU KABUPATEN KARANGANYAR

NASKAH PUBLIKASI UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN KOLASE PADA KELOMPOK B TK PERTIWI 1

PENGGUNAAN MEDIA GELAS FAKEL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA BAGI SISWA KELAS IV MI MUHAMMADIYAH BASIN TAHUN 2012/2013

Naskah Artikel Publikasi MEDIA KARTU GAMBAR DAPAT MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK A TK ISLAM MARDISIWI SURAKARTA

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Pada Program Studi PG PAUD

NASKAH PUBLIKASI. Disusun Oleh: RETNO TRI WIDAYATI NIM : A53A100001

UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN NATURALIS MELALUI METODE PROYEK PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH 01 SROYO, JATEN, KARANGANYAR

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA MELALUI KEGIATAN BERMAIN DENGAN MEDIA CELEMEK AJAIB PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH DUNGBANG TAHUN PELAJARAN

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA PADA ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN KUDA BISIK DI TK AISYIYAH PABELAN KARTASURA SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2013/2014

NASKAH PUBLIKASI. Disusun oleh : ALIS QOMARIYATUN A

NASKAH PUBLIKASI. Disusun Oleh : IKA PUSPASARI A

DIAJUKAN OLEH : NAMA : HARSINAH NIM : A53B090213

Mengenalkan Konsep Huruf Dengan Metode Permainan Kartu Huruf Pada Anak

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Deskripsi Pra tindakan

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI KEGIATAN BERCERITA DENGAN MEDIA KOMPUTER PADA ANAK KELOMPOK BERMAIN PETRA KOTA KEDIRI

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK MELALUI MEDIA KARTU KATA PADA ANAK KELOMPOK B TK TELADAN PPI SRAGEN TAHUN AJARAN 2014 / 2015

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN LINGKARAN ANGKA DI TAMAN KANAK- KANAK QATRINNADA KECAMATAN KOTO TANGAH PADANG

UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN INTERPERSONAL DENGAN KEGIATAN BERMAIN DALAM KELOMPOK PADA ANAK KELOMPOK B TK PERTIWI 02 NGADILUWIH MATESIH TAHUN AJARAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Sebelum melaksanakan penelitian pada siklus I, terlebih dahulu peneliti

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA AWAL ANAK MELALUI PERMAINAN KARTU GAMBAR DI TAMAN KANAK-KANAK NEGERI PEMBINA AGAM

Diajukan oleh : SRI HARNINIK A PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2013

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Pada Program Studi PG-PAUD. Oleh :

ARTIKEL ILMIAH Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Guru Anak Usia Dini H A R T I N I A53B090210

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK MELALUI PERMAINAN MEMANCING HURUF BERGAMBAR DI TK NEGERI PEMBINA AGAM NIKE PRANSISKA ABSTRAK

RAHMAH ROFI SURYA ANISSA A

NASKAH PUBLIKASI. Disusun Oleh : DINA NURHAYATI A

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI MEDIA GAMBAR BAGI ANAK KELOMPOK A DI BA AISYIYAH IV TEGAL SEPUR KLATEN TENGAH KLATEN TAHUN AJARAN

Jurnal Pesona PAUD, Vol. I. No.1.Wani

SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Pada Program Studi PG PAUD FKIP UNP KEDIRI.

PENERAPAN AKTIVITAS RITMIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FISIK MOTORIK ANAK KELOMPOK A TK IT AISYIYAH LABAN KEC. MOJOLABAN TAHUN AJARAN 2013/2014

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK MELALUI PERMAINAN TEBAK BUNYI SUARA DI TAMAN KANAK-KANAK DHARMAWANITA AGAM Lusiana Srikartini ABSTRAK

UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS MELALUI MELIPAT PADA ANAK KELOMPOK B DI TK PERTIWI TEGALREJO TAHUN AJARAN 2012/2013

UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS MELALUI TEKNIK MOZAIK PADA ANAK KELOMPOK B DI TK MUTIARA ILMU KLATEN TAHUN AJARAN 2014/2015

Transkripsi:

UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA PERMULAAN MELALUI PERMAINAN BERCERITA DENGAN MEDIA PAPAN FLANEL PADA KELOMPOK A TK RA AL HILAL TOJAYAN, KLATEN 2013/2014 Disusun Oleh LASINI A53B111022 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2013/2014

PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA PERMULAAN MELALUI PERMAINAN BERCERITA DENGAN MEDIA PAPAN FLANEL PADA KELOMPOK A TK RA AL HILAL TOJAYAN, KLATEN 2013/2014 Dipersiapkan dan Disusun Oleh : LASINI NIM. A53B111022 Telah disetujui dan disyahkan oleh Pembimbing untuk dipublikasikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta Mengetahui, Pembimbing (Drs. Sutan Syahrir Zabda, M.H) NIK.142

PENGESAHAN UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA PERMULAAN MELALUI PERMAINAN BERCERITA DENGAN MEDIA PAPAN FLANEL PADA KELOMPOK A TK RA AL HILAL TOJAYAN, KLATEN 2013/2014 Yang dipersiapkan dan disusun oleh: LASINI A53B111022 Telah Dipertahankan di Depan Dewan Penguji dan dinyatakan telah memenuhi syarat 1. Drs. Sutan Syahrir Zabda, M. Hum ( ) 2. Drs. M. Yahya, M.Si ( ) 3. Drs. Ilham Sunaryo, M.Pd ( ) Surakarta, 26 Februari 2014 Universitas Muhammadiyah Surakarta

UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA PERMULAAN MELALUI PERMAINAN BERCERITA DENGAN MEDIA PAPAN FLANEL PADA KELOMPOK A TK RA AL HILAL TOJAYAN, KLATEN 2013/2014 Oleh : Lasini ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan melalui permainan bercerita dengan media papan flanel pada kelompok A TK RA Al Hilal Tojayan, Klaten. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa TK RA Al Hilal Tojayan, kelompok A yang berjumlah 16 anak yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata persentase kemampuan berbahasa permulaan pada anak dari sebelum tindakan atau kondisi awal 29,68 %, pasca Siklus I terjadi peningkatan kemampuan berbahasa permulaan menjadi 55,31%, dan kemudian pasca Siklus II peningkatan kemampuan berbahasa permulaan menjadi 82,18%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui permainan bercerita dengan media papan flanel dapat mengembangkan kemampuan berbahsa permulaan pada kelompom A TK RA Al Hilal Tojayan, Klaten, tahun ajaran 2013/ 2014. Kata kunci : Kemampuan berbahasa permulaan, media papan flanel.

A. PENDAHULUAN Taman Kanak-kanak (TK) merupakan salah satu bentuk pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal, yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak yang berusia 4 6 tahun. Pendidikan anak usia dini pada hakekatnya adalah suatu upaya untuk memfasilitasi perkembangan yang terjadi pada dirinya. Perkembangan yang terjadi merupakan peningkatan kesadaran dan kemampuan anak untuk mengenal dirinya dan berinteraksi dengan lingkungannya seiring dengan pertumbuhan fisik yang dialaminya. Sejak dilahirkan hingga tahun-tahun pertama, anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Perkembangan anak pada tahun-tahun awal lebih kritis dibandingkan dengan perkembangan anak selanjutnya. Salah satu aspek perkembangan anak usia dini yaitu aspek perkembangan bahasa. Perkembangan berbahasa diantaranya mencakup kemampuan membaca, menulis, menyimak, mendengar, berbicara dan berkomunikasi. Perkembangan berbahasa diajarkan agar anak memiliki pemahaman dan komunikasi melalui kata, lisan, dan tulisan yang diperlukan dalam kegiatan berkomunikasi dengan individu lain baik anak maupun orang dewasa dengan secara verbal maupun non verbal. Kemampuan berbahasa anak merupakan suatu hal yang penting karena dengan berbahasa tersebut anak dapat berkomunikasi dengan teman atau orang-orang di sekitarnya. Pembelajaran bahasa sangat penting bagi kehidupan manusia maka pembelajaran bahasa haruslah mulai diajarkan sejak dini atau sejak di taman kanak-kanak. Perkembangan bahasa pada usia anak-anak memang masih jauh dari sempurna. Walaupun demikian potensinya dapat dirangsang lewat komunikasi yang aktif dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar. Kualitas bahasa yang digunakan orang-orang yang dekat dengan anak-anak akan mempengaruhi keterampilan anak dalam berbicara dan berbahasa. Guru merupakan salah satu orang yang dapat mempengaruhi perkembangan bahasa anak serta metode yang tepat yang digunakan dalam menyampaikan bahasa kepada anak didiknya.

Kenyataan yang ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa di kelompok A TK RA Al Hilal Tojayan, Klaten masih banyak anak sulit dalam berbicara secara lancar dan benar, anak-anak banyak yang diam apabila diajak untuk berkomunikasi dengan guru, anak-anak terkesan sulit memahami kalimat yang disampaikan oleh guru, karena minimnya penguasaan kosa kata dan kurangnya kemampuan anak dalam mengungkapkan atau mendengarkan serta menginterpretasikannya. Kesulitan yang dialami oleh anak dalam berbahasa ada pengaruhnya dari kebiasaan-kebiasaan anak di lingkungan keluarga yang kurang komunikatif atau metode dan alat yang digunakan guru kurang maksimal dalam pembelajaran serta kurangnya motivasi dalam melakukan kegiatan. Untuk mengatasi permasalahan kesulitan yang dialami anak perlu pemecahannya yaitu bagaimana cara mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan anak. Untuk mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan terdapat berbagai aspek kegiatan. Aspek kegiatan yang dapat dilakukan oleh guru untuk mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan di taman kanak-kanak yaitu dengan menggunakan metode permainan bercerita dengan media papan flanel. Tujuan dari penelitian secara khusus adalah untuk mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan melalui permainan bercerita dengan media papan flanel pada anak kelompok A TK RA Al Hilal Tojayan, Klaten tahun pelajaran 2013/2014. Selanjutnya tujuan umum dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengembangkan dan menambah perbendaharaan kosa kata anak, menambah informasi dan pengetahuan anak, serta mengembangkan fantasi anak. 1. Pengertian Pengembangan Kemampuan Berbahasa Permulaan Pengembangan adalah proses, cara, perbuatan mengembangankan. Kemampuan yaitu kesanggupan, kecakapan, kekuatan untuk melakukan sesuatu (Depdikbud, 1993:414). Kemampuan dapat diartikan sebagai potensi sesesorang yang dapat melakukan dan menyelesaikan suatu hal dengan baik. Menurut Wijaya (1992:8) kemampuan merupakan perilaku

yang rasional untuk mencapai tujuan yang diisyaratkan sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi dan mengidentifikasi diri (Depdiknas, 2005:89). Menurut Welton & Mallon (Moeslichatoen, 2004:18), bahasa merupakan bentuk utama dalam mengekspresikan pikiran dan pengetahuan bila anak mengadakan hubungan dengan orang lain. Menurut Suhartono (2005:8) bahwa bahasa merupakan rangkaian bunyi yang melambangkan pikiran serta sikap manusia. Pengertian bahasa di atas dapat disimpulkan bahwa bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang digunakan untuk mengekspresikan pikiran, sikap manusia untuk berinteraksi dengan orang lain. Bahasa bagi anak sebagai alat untuk menyampaikan keinginan, pikiran serta sikap dalam berhubungan dengan orang lain. Permulaan adalah awal yang pertama sekali (Depdikbud, 1993:597). Menurut pengertian-pengertian diatas disimpulkan bahwa mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan anak adalah proses atau cara dalam mengembangkan kekuatan/kecakapan anak mengeluarkan lambang bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap dalam mengemukakan keinginan, pikiran, serta sikap untuk berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain. 2. Pengertian Permainan Bercerita dengan Media Papan Flanel Menurut Jamaris (2006:114) bermain merupakan suatu kegiatan yang dapat menstimulasi kegiatan dan perkembangan kognitif, psikososial, fisiologis, bahasa serta komunikasi. Metode bercerita dengan papan flanel termasuk dalam bentuk metode bercerita dengan alat peraga. Kegiatan ini merupakan suatu cara penyampaian bahan pengembangan yang dilaksanakan melalui bercerita dengan papan flanel dalam bentuk tanya jawab antara anak dengan guru, atau anak dengan anak. Alat peraga yang digunakan adalah papan yang

terbuat dari bahan flanel dan potongan-potongan gambar lepas yang bisa direkatkan dan dilepas dari papan flanel (Gunarti dkk., 2010:5.18). Papan flanel adalah sebidang papan yang permukaaanya dilapisi dengan kain flanel yang berwarna netral. Gambar tokoh-tokoh yang mewakili perwatakannya dalam ceritanya digunting pola kepada kertas yang belakangnya dilapisi dengan kertas goso yang paling halus untuk menempelkan pada papan flanel supaya dapat merekat (Moeslichatoen,2004:159). B. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di TK RA Al Hilal Tojayan, yang beralamat di Tojayan, Karangduren, Kebonarum, Klaten. Sekolah ini memiliki 2 ruang kelas, penelitian ini dilaksanakan di ruang kelas A TK RA Hilal Tojayan, Klaten. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas dengan empat langkah pokok yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas A TK RA Al Hilal Tojayan, Klaten. Jumlah siswa kelas A yaitu 16 anak, yang terdiri dari 5 lakilaki dan 11 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara serta dokumentasi. Jenis data yang diambil dalam penelitian ini terdiri dari dua data, yaitu data kemampuan berbahasa permulaan anak dan data penerapan pembelajaran permainan bercerita dengan media papan flanel. Kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis komparatif. C. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Siklus I a. Perencanaan Tindakan Perencanaan tindakan ini dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dalam diskusi antara peneliti dan guru kelas pada pada hari Sabtu, tanggal 7 Desember 2013. Pada kesempatan tersebut peneliti berdiskusi untuk membahas hal-hal apa saja yang akan

dilakukan pada kegiatan pelaksanaan tindakan siklus I. Adapun hasil diskusi diantaranya adalah sebagai berikut : 1) Menyamakan persepsi antara peneliti dan guru yang berperan sebagai observer dalam tindakan ini. 2) Peneliti mengusulkan penggunaan media papan flanel sebagai media pembelajaran dalam permainan bercerita untuk mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan. 3) Peneliti mengusulkan perencanaan pembelajaran berupa Rencana Bidang Pengembangan atau RBP dan guru menyetujuinya. 4) Peneliti mengusulkan observasi sebagai instrumen pokok penelitian. 5) Peneliti menentukan jadwal pelaksanaan tindakan. Pada waktu diskusi disepakati peneliti sebagai pelaksana tindakan dan guru membantu selama proses pembelajaran dan sebagai observernya. Alokasi waktu di setiap pertemuan ± 30 menit. Adapun tindakan di siklus I akan dilaksanakan dua kali pertemuan dipilih tema Binatang. Pertemuan pertama pada hari Senin, 9 Desember 2013 dan pertemuan kedua hari Selasa, 10 Desember 2013. Ada beberapa hal yang dipersiapkan pada Siklus I, yaitu : 1) Peneliti menyiapkan media papan flanel yang akan digunakan dalam permainan bercerita dengan judul Landak yang Pemberani untuk pertemuan pertama dan Naik Andong untuk pertemuan yang kedua. 2) Peneliti menyusun urutan penempelan gambar sesuai alur cerita. 3) Atur posisi anak agar memberikan kenyamanan anak dalam mendengarkan cerita. 4) Selanjutnya peneliti menyebutkan judul ceritanya. 5) Kemudian peneliti mengenalkan tokoh-tokoh ceritanya. 6) Peneliti dapat mulai bercerita sambil menempelkan potonganpotongan gambar secara bergantian pada papan flanel sesuai alur cerita.

7) Ketika cerita sudah selesai dituturkan, peneliti dapat mengajukan pertanyaan seputar cerita tersebut, misalnya tentang judul cerita, tokoh cerita serta isi cerita. 8) Selanjutnya, peneliti bersama-sama dengan anak menyimpulkan isi cerita tersebut, termasuk mencari pelajaran dari isi cerita juga mencari solusi terbaik dari permasalahan yang ada pada cerita tersebut.. 9) Peneliti mengakhiri kegiatan bercerita dengan meminta anak menceritakan kembali isi cerita, bernyanyi, berdoa, pesan-pesan untuk anak kemudian salam. b. Pelaksanaan Tindakan Sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya, pelaksanaan tindakan pada Siklus I dimulai pada hari Senin tanggal 9 Desember dan hari Selasa tanggal 10 Desember 2013. Sehingga dalam 1 siklus diadakan 2 kali pertemuan dan pembelajaran berlangsung selama ± 30 menit dalam 1 kali pertemuan. c. Observasi/ Pengamatan Dalam observasi ini, peneliti melakukan pengamatan dengan cara mengumpulkan informasi tentang proses pembelajaran sesuai dengan perencanaan tindakan yang telah disusun. Adapun hasil observasi pada Siklus I ini adalah sebagai berikut : 1) Proses pembelajaran guru Dalam proses pembelajaran yang berlangsung pada Siklus I ini, dirasakan sudah ada perbaikan dalam proses pembelajarannya khususnya dalam kegiatan bercerita, dimana permainan bercerita disampaikan dengan alat peraga yaitu media papan flanel. Sedangkan beberapa hal dalam proses pembelajaran pada Siklus I yang terjadi adalah sebagai berikut : a) guru telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RBP yang telah dibuat, b) waktu yang disediakan untuk melakukan penelitian selama 30 menit sudah cukup, c) sudah ada perubahan dalam menyampaikan materi ajar

pada anak, d) anak belum terbiasa melihat dan mendengarkan cerita dengan media papan flanel, e) Anak masih merasa canggung dan kurang konsentrasi dalam mendengarkan cerita, f) Dengan menggunakan media papan flanel dan beberapa potongan gambar lepas membuat anak ingin meraba dan memegangnya. 2) Kemampuan berbahasa permulaan melalui permainan bercerita dengan media papan flanel Observasi juga dilakukan kepada anak untuk mengetahui kemampuan berbahasa permulaan melalui permainan bercerita dengan media papan flanel yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru. Adapun penilaian dilakukan dengan memberi tanda checklist ( ) pada kolom skor yang sesuai dengan kemampuan anak pada lembar pedoman observasi, kemudian ditabulasikan sehingga diperoleh rata-rata persentase penelitian. Berdasarkan hasil tabulasi diperoleh rata-rata persentase kemampuan berbahasa permulaan melalui permainan bercerita dengan media papan flanel dalam 1 kelas sebesar 55,31 %. Persentase tersebut sudah mencapai hasil skor maksimal yang ditargetkan peneliti pada pelaksanaan Siklus I yaitu 50%. d. Analisis dan Refleksi Berdasarkan hasil observasi tersebut, peneliti dan guru melakukan analisis terhadap proses pembelajaran dari hasil observasi yang telah dilakukan dengan melihat kekurangan-kekurangan yang ada. Adapun hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa : 1) Peneliti melakukan tindakan dengan mempersiapkan bahan ajar dan perencanaan pembelajaran dengan menggunakan RBP. 2) Peneliti telah melaksanakan tindakan permainan bercerita dengan menggunakan bercerita dengan media papan flanel. 3) Peneliti melaksanakan evaluasi dengan menggunakan instrumen observasi.

4) Dalam pelaksanaan tindakan peneliti mengamati ada perubahan, anak lebih berkonsentrasi dan tertarik dalam kegiatan pembelajaran. 5) Akan tetapi ada beberapa anak yang masih belum terbiasa dengan permainan bercerita menggunakan media papan flanel, sehingga anak lebih tertarik untuk meraba papan flanel dan memegang potongan-potongan gambar lepas tersebut, dari pada mendengarkan cerita yang disampaikan peneliti. 6) Dalam penelitian ini, upaya mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan sudah ada peningkatan walaupun belum optimal, dilihat masih banyak anak yang dibantu dalam proses pembelajarannya. Dari hasil analisis tersebut peneliti dan guru merasa bahwa hasil penelitian ini belum maksimal. Setelah melalui tindakan pada Siklus I maka peneliti dan guru membuat perencanaan yang ditindaklanjuti pada Siklus II. 2. Siklus II a. Perencanaan Tindakan Perencanaan tindakan pada Siklus II ini dilakukan sesuai waktu yang telah ditentukan dalam diskusi antara peneliti dan guru yang menjadi observer dalam penelitian ini, seperti pada hasil diskusi sebelumnya dan disepakati bahwa peneliti juga berperan sebagai pelaksana tindakan/pencerita. Sedangkan guru kelas membantu selama proses pembelajaran dan sebagai observer, dengan alokasi waktu di setiap pertemuan adalah 60 menit untuk kegiatan inti. Pada Siklus II ini pelaksanaan tindakan akan dilakukan dalam 2 kali pertemuan yaitu pada hari Rabu, 11 Desember 2013 pada pertemuan pertama dan Kamis, 12 Desember 2013 pada pertemuan kedua. Sebagai tambahan perencanaan pada Siklus II ini, peneliti mengusulkan hadiah yang akan diberikan pada anak yang tertib mendengarkan cerita dan mampu menerima materi ajar dalam

pembelajaran dengan harapan untuk menambah semangat dan motivasi anak sehingga peneliti berharap anak akan lebih tertarik untuk mengikuti kegiatan bercerita sampai tuntas. Selain itu ada beberapa hal yang akan direncanakan pada Siklus II ini yaitu : 1) Peneliti menyiapkan media yang akan digunakan dalam kegiatan permainan bercerita, pada pertemuan ke-1 peneliti bercerita dengan judul Momi yang Rakus serta Siput dan Kura-kura pada pertemuan ke-2. 2) Peneliti melaksanakan kegiatan bercerita di dalam kelas dengan posisi duduk anak-anak membentuk huruf U. 3) Peneliti memberi motivasi dengan memberi hadiah pada anak setelah kegiatan bercerita usai. 4) Peneliti mengusulkan observasi sebagai instrumen pokok penelitian. Peneliti menentukan jadwal pelaksanaan tindakan. b. Pelaksanaan Tindakan Seperti yang telah direncanakan sebelumnya pelaksanaan tindakan pada Siklus II ini dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan dengan alokasi waktu masing-masing 60 menit pada kegiatan inti. Pertemuan pertama pada hari Rabu, 11 Desember 2013 dan pertemuan kedua pada hari Kamis, 12 Desember 2013. c. Observasi Dari hasil observasi pada Siklus II ini didapat hasil sebagai berikut : 1) Proses Pembelajaran Guru Pada pelaksanaan kegiatan bercerita ini peneliti yang berperan sebagai pelaksana tindakan dan didampingi guru dalam proses pembelajarannya menunjukkan kemampuan mengajarnya secara bagus dari hasil amatan observer. Peneliti berusaha dengan berbagai cara dan variasi dalam pengajarannya melalui kegiatan

bercerita dengan media papan flanel. Peneliti mampu meningkatkan kualitas belajar anak dengan hasil yang memuaskan. Peneliti berharap apa yang telah di capainya dalam penelitian ini dapat memberi motivasi dini dalam pengajarannya dengan berdampak positif untuk perkembangan anak selanjutnya. 1) Kemampuan berbahasa permulaan melalui permainan bercerita dengan media papan flanel. Sebagai upaya dalam mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan melalui permainan bercerita dengan media papan flanel pada Siklus II ini, didapat hasil yang memuaskan yaitu sebesar 82,18% dari jumlah rata-rata kemampuan anak dalam satu kelas. Persentase tersebut sudah mencapai hasil kemampuan skor maksimal yang ditargetkan peneliti pada pelaksanaan Siklus II yaitu 80%. Persentase kemampuan anak tertinggi sebesar 90% sedangkan persentase terendah 75%. d. Analisis dan Refleksi Hasil analisis dan refleksi pada Siklus II ini menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa permulaan secara signifikan yaitu dimulai dari kondisi Pra Siklus yang hanya mencapai 29,68%, kemudian Siklus I adalah 55,31% serta pada Siklus II mencapai hasil yang memuaskan yaitu 82,18% dari rata-rata kemampuan anak dalam satu kelas. Dan hasil ini membuktikan bahwa target pencapaian hasil belajar yang diharapkan peneliti telah berhasil. Peningkatan kemampuan berbahasa permulaan anak pada tiap siklus dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 1. Perbandingan Kemampuan Berbahasa Permulaan Anak dengan Indikator Pencapaian Aspek Rata-rata kemampuan berbahasa permulaan anak dalam satu kelas Kemampuan indikator yang dicapai Pra Siklus Siklus I Siklus II 29,68% 55,31% 82,18% 50,00% 80,00% 3. Deskripsi Penelitian Siklus Berdasarkan hasil pengamatan kondisi awal sebelum tindakan dilaksanakan, kemampuan berbahasa permulaan anak diperoleh rata-rata persentase 29,68%. Sehingga untuk meningkatkan kemampuan berbahasa permulaan anak peneliti mengadakan penelitian yang dilakukan secara kolaborasi dengan guru dan melakukan penelitian dengan pelaksanaan dua siklus. Pada Siklus I hasil observasi kemampuan berbahasa permulaan anak diperoleh persentase dari 29,68% meningkat menjadi 55,31%. Berarti kemampuan berbahasa permulaan anak mengalami peningkatan sebesar 25,63%, oleh karena itu peneliti dan guru membuat perencanaan untuk pelaksanaan siklus berikutnya dalam memenuhi target akhir. Pada pelaksanaan tindakan Siklus II diperoleh persentase kemampuan berbahasa permulaan anak mengalami peningkatan 26,87% yaitu dari 55,31% menjadi 82,18%. Hal ini dapat dilihat pada persentase kemampuan berbahasa permulaan anak per siklus, yang secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 2. Perbandingan Pencapaian Persentase Rata-rata Kemampuan Berbahasa Permulaan Anak Per Siklus No Nama Anak Pra Siklus Siklus I Siklus II % % % 1 Nadin 35 60 85 2 Syifa 30 55 80 3 Amanda 30 55 80 4 Fanni 30 55 80 5 Yayna 25 50 80 6 Aulia 30 60 85 7 Khusnul 30 65 90 8 Yeni 30 55 80 9 Septiana 30 60 85 10 Roseli 35 60 85 11 Ayu 30 60 85 12 Bima 30 55 80 13 Ahmad 30 50 75 14 Satrio 30 55 80 15 Rafly 30 55 80 16 Dika 35 60 85 Rata-rata 29,68 55,31 82,18 4. Pembahasan Berdasarkan evaluasi hasil belajar, observasi, refleksi diperoleh hasil secara ringkas bahwa upaya mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan melalui permainan bercerita dengan media papan flanel mulai dari pra Siklus sampai dengan Siklus II mengalami peningkatan. Adanya peningkatan hasil persentase per Siklus disebabkan: a. Pada Siklus I kemampuan berbahasa permulaan anak meningkat 25,63%. Hal ini terjadi karena diterapkannya pembelajaran permainan bercerita dengan media papan flanel. Namun demikian pada waktu pelaksanaan masih ada kendala sehingga dilanjutkan pelaksanaan penelitian pada Siklus II dengan melakukan upaya perbaikan berupa variasi pembelajaran dan permainan agar anak semangat. b. Pada Siklus II persentase rata-rata kemampuan berbahasa permulaan anak mengalami peningkatan sebesar 26,87% yaitu dari 55,31% menjadi 82,18%. Dari hasil pengamatan masih ada satu anak yang kemampuan

berbahasa permulaannya belum mencapai persentase yang ditargetkan yaitu 80%, namun secara keseluruhan persentase pencapaian meningkat. c. Analisis kegiatan guru dalam penerapan pembelajaran permainan bercerita dengan media papan flanel sesuai yang direncanakan. Kegiatan bercerita diberi variasi dengan permainan yang menyenangkan. Peneliti dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik, anak juga semangat dalam mengikuti kegiatan permainan bercerita dengan media papan flanel. Hal ini sejalan dengan pendapat Dhieni (2007:6.7) yang mengemukakan bahwa tujuan bercerita adalah agar anak mampu mendengarkan seksama terhadap apa yang disampaikan orang lain, anak dapat bertanya apabila tidak memahaminya, anak dapat menjawab pertanyaan, selanjutnya anak dapat menceritakan dan mengekspresikan terhadap apa yang didengarkan dan diceritakan sehingga hikmah isi cerita dapat dipahami dan lambat laun dapat didengarkan dan diperhatikan, dilaksanakan dan diceritakannya pada orang lain Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka hipotesis yang mengatakan bahwa melalui permainan bercerita dengan media papan flanel dapat mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan anak pada kelompok A TK RA Al Hilal, Tojayan, Klaten Tahun Pelajaran 2013/2014 dapat diterima kebenarannya. D. KESIMPULAN Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui beberapa tindakan dari Siklus I dan II serta hasil seluruh pembahasan dan analisis yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan permainan bercerita dengan media papan flanel dapat mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan pada anak kelompok A TK RA Al Hilal Tojayan. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata persentase kemampuan berbahasa permulaan pada anak dari sebelum tindakan atau kondisi awal 29,68%, pasca Siklus I terjadi peningkatan kemampuan berbahasa permulaan menjadi 55,31%, dan pasca Siklus II peningkatan kemampuan berbahasa permulaan menjadi 82,18%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui permainan bercerita dengan media papan flanel dapat mengembangkan kemampuan berbahasa permulaan anak pada kelompok A TK RA Al Hilal Tojayan, Klaten, Tahun Ajaran 2013/ 2014.

DAFTAR PUSTAKA Depdikbud. 1993. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka Depdiknas. Tim. 2005. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Dhieni, Nurbiana. dkk. 2007. Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Universitas Terbuka. Gunarti, Winda, Lilis Suryani dan Azizah Muis. 2010. Metode Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Dasar Anak Usia Dini. Jakarta : Universitas Terbuka. Jamaris, Martini. 2006. Perkembangan dan Pengembangan Konsep Dasar Anak Usia Dini. Jakarta : Grasindo Moeslichatoen. 2004. Metode Pengembangan di Taman Kanak-kanak. Jakarta: PT Rineka Cipta. Suhartono. 2005. Pengembangan Keterampilan Bicara Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas. Wijaya. 1992. Perkembangan dan Pengembangan Konsep Dasar Anak Usia Dini. Jakarta : Bumi Aksara