3. METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini merupakan lanjutan yang dilakukan dari bulan Juli sampai bulan Agustus menggunakan data hasil olahan dalam bentuk format *raw.dg yang dilakukan di Waduk Jatiluhur kabupaten Purwakarta dengan koordinat 6 0 33 9 LS 107 0 23 47 BT dan Laboratorium Akustik Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Bogor. Kegiatan penelitian ini terbagi atas pengumpulan data, pengolahan data dan pelaporan hasil kegiatan. Gambar 3. Peta lokasi penelitian 12
13 3.2. Bahan dan Alat Bahan dan alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah : a) Scientific Echosounder Simrad EY-60 frekuensi 120 khz (ES120-7C). Frekuensi: 120 kh, Pulse duration: 0,256 ms, Lebar beam: 7 0, Transmitt power: 50 watt (Lampiran 1). b) Ikan mas (Cyprinus caprio): Ikan mas majalaya sebanyak 5 ekor. c) Software : Echoview, surfer9, statistica 8.0, Ms.excel. d) Jaring berbentuk kerucut dengan diameter alas 1 meter dan tinggi 5 meter. Bahan jaring terbuat dari polypvc dengan ukuran mata jaring 0,5 cm, sehingga diupayakan ikan tidak merasa stress selama masa pengambilan data. Gambar 4. Letak dan posisi alat penelitian
14 3.3. Data Akustik 3.3.1 Pengambilan Data Akustik Pengambilan data akustik dilakukan dengan menggunakan metode akustik, pengambilan yang dilakukan dengan Echosounder Simrad EY-60 frekuensi 120 khz (ES120-7C) ini dalam keramba jaring apung (KJA), pengambilan dilakukan secara langsung dengan beberapa kali ulangan per waktu. Pengambilan data akustik pada ikan air mas dilakukan secara in situ dengan metode pengukuran aspek dorsal (vertical fixed beaming), dimana ikan akan ditempatkan pada jaring yang telah dimodifikasi agar tingkat stress ikan dapat dikurangi akibat terbatasnya ruang gerak. Pengambilan data akustik untuk tiap jenis ikan sebanyak 5 ekor dengan panjang yang berbeda berlangsung sampai 2-3 hari/jenis ikan atau setara memperoleh > 6.000 pola kawanan yang terdeteksi oleh akustik. Setelah itu, ikan diukur panjang total (TL) dan berat untuk setiap ukuran untuk memperoleh hubungan panjang-beratnya Pengambilan data akustik dilakukan dengan menggunakan alat scientific echosounder SIMRAD EY-60 split beam dengan frekuensi transducer 120 khz (ES120-7C) yang memiliki sudut tranmisi (half beam width) 7 o dan dioperasikan dengan pulse duration 0.128 ms. Jaring ikan akan ditenggelamkan sedalam kurang lebih 5 meter, dan posisi transducer ditempatkan 0.5 meter di bawah permukaan air (Gambar 8). Pengaturan parameter akustik selama pengambilan data tertera pada Tabel 1.
15 Tabel 1. Pengaturan parameter untuk pengoperasian Simrad EY60 Parameter Frequency Pulse Duration Power transmit SV threshold TS threshold Nilai 120 KHz 0.128 ms 50 watt -70 db -80 db 3.3.2 Proses Pengolahan Data Akustik. Pengolahan data untuk dapat menganalisi migrasi harian ikan dapat dilakukan dengan software echoview untuk mendapatkan nilai target strength (TS). Proses pengolahan data dapat dilihat pada gambar 5 Raw Data Echoview Variable Properties ESDU dan Kalibrasi Nilai TS Zoom 4x TS linear Olah Data Dengan MS. excel Penyajian Grafik dan Gambar Migarsi Harian Ikan Mas Gambar 5. Diagram alir proses pengolahan data akustik Data akustik di olah menggunakan beberapa software seperti : Echoview 5, MS. Excel, Statistica 8, surfer 9. Raw data akustik atau data mentah di olah
16 dalam Echoview 5,kemudian di ambil nilai TS, dan diolah dalam MS. Excel hingga di tampilkan dalam Statistica 8 dan surfer. Mengolah data TS dengan mencari near field. Menurut Maclennan (1992) rumus near field sebagai berikut: r 2 d Keterangan: d = Lebar beam (2) = Panjang gelombang (cepat rambat c, dikali dengan frekuensi f) Menggunakan rumus tersebut di dapat nilai near filed sebesar r=0,21m dari permukaan air. Menghitung TS linear dengan menggunakan microsoft excel dengan formula rumus dan mencari antilog. Rumus untuk melinearkan TS yaitu 10^(a/10) dimana a merupakan nilai TS. Hasil penjumlahan tersebut (total linear) dibagi n untuk mendapatkan total linear rata-rata, dimana n merupakan jumlah total TS per ikan. Skala dan interval pengamatan pengolahan data : Jarak 1 meter : 0,25m 1,5m Jarak 2 meter : 1,5 m 2,5 m Jarak 3 meter : 2,5m 3,5m Jarak 4 meter : 3,5 m 5