BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan penelitian yang disajikan dalam bab bab sebelumnya, peneliti menyimpulkan bahwa dalam pelaksanaan Perhitungan, Penyetoran dan Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai pada PT. Zentha Hitawasana sebagai berikut : 1. Dalam perhitungan PPN Keluaran PT. Zentha Hitawasana belum sesuai sesuai dengan undang undang perpajakan, hal itu di sebabkan karena seringnya melakukan perbaikan SPT Masa PPN di tahun 2008, Pembetulan tersebut dilakukan karena adanya kesalahan dalam penulisan nama klien atau pelanggan yang dipungut, dengan nomor faktur pajak keluaran yang sama ( seperti yang terjadi pada bulan Januari, Februari dan Maret 2008 ) sehingga faktur pajak keluaran tersebut sering ditolak oleh pelanggan karena faktur tersebut tidak dapat dikreditkan, Pembetulan juga disebabkan karena adanya Pembatalan invoice yang telah terkirim ke klien dan belum di bayar, sedangkan PT. Zentha Hitawasana telah menyetor terlebih dahulu faktur pajak terutangnya. Sehingga PT. Zentha Hitawasana harus melakukan koreksi dengan mengakumulasi kelebihan bayar pada penyetoran SPT masa PPN pada bulan berikutnya.
2. Dalam hal penyetoran pajak PT. Zentha Hitawasana sudah sesuai dengan Undang Undang Perpajakan karena selalu menyetorkan pajak terutangnya sebelum tanggal 15 bulan berikutnya. Untuk Pelaporan SPT masa PPN, PT. Zentha Hitawasana juga sudah sesuai dengan Undang undang Perpajakan yang berlaku karena selalu melaporkan pajak tepat waktu yaitu sebelum tanggal 20 pada bulan berikutnya sehingga PT. Zentha Hitawasana tidak harus membayar beban untuk sanksi administrasi. B. SARAN Berdasarkan analisis dan kesimpulan yang telah diuraikan, berikut beberapa saran sebagai bahan masukan yang dapat berguna bagi PT. Zentha Hitawasana yang dapat diberikan peneliti yaitu : 1. Untuk mengurangi adanya permbetulan berulang kali terhadap SPT masa PPN dikarenakan kesalahan pencatatan ada baiknya PT. Zentha Hitawasana melakukan pelatihan pajak untuk staf pajak agar dapat meningkatkan ketelitian bagi staf pajak yang ada. 2. Dalam hal penyetoran pajak, PT. Zentha Hitawasana harus mempertahankan kedisiplinan dengan mengikuti Undang undang Perpajakan yang berlaku sehingga akan terhindar dari beban sanksi administrasi.
3. Untuk Menghindari pembatalan faktur pajak keluaran yang disebabkan oleh oleh permintaan para pelanggan atau terpungut yang yang sebelumnya telah dibayarkan terlebih dahulu oleh PT. Zentha Hitawasana, ada baiknya manajemen PT. Zentha Hitawasana bersikap tegas, dengan tidak menerima permohonan pembatalan invoice yang terdapat faktur pajak keluaran. 4. Apabila tidak memungkinkan untuk menolak permintaan para pelanggan untuk pembatalan invoice ada baiknya PT. Zentha Hitawasana tidak mengeluarkan faktur pajak keluaran bersama sama saat pengiriman invoice, atau memberi tanggal faktur pajak untuk bulan berikutnya. 5. Departemen Keuangan harap memberitahukan secepatnya sebelum jatuh tempo pembayaran kepada bagian pajak apabila ada invoice atau faktur keluaran yang dibatalkan sehingga pembetulan bisa cepat dilakukan.
44 Gambar 3.1 Struktur Organisasi PT. Zentha Hitawasana Yunanto Ali President Director Dini Ariyani Traffic Santoso Basuki Finace Manager Fatih Chabanto Account Director Michel Bramantya Creative Director Sriwanniwati HRD Manager Lucia Dyah Finance/Acc Officer Martin Wikarma Production Manager Winna Secretary Tri Riswandio Inna W Faiza Santi Dewi Account Executive Usmantri Sukardi Abdul Mujib Hendra Hermawan Veronica Suryani Art Creative Sarmi Accounting Staff Dina Puji Astuti Finance Staff Dwi Santoso Jeffry Adm Marketing
DAFTAR PUSTAKA Gustian Djuanda., 2006., Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Lukman Hakim Nasution., 2008., Pajak Pertambahan Nilai, Grasindo, Jakarta. Mardiasmo., 2006., Perpajakan edisi Revisi, Andi, Yogyakarta. Muhammad Rusdji., 2007., PPn dan PPnBm ( Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, edisi ke 4-, Indeks, Jakarta. Untung Sukardji., 2007., Pajak Pertambahan Nilai Edisi Revisi, Rajawali Pers, Jakarta. Waluyo., 2007., Pembahasan sesuai dengan perundangan undangan dan aturan pelaksanaan Perpajakan terbaru, edisi 7 buku 1, Salemba Empat, Jakarta. Waluyo., 2007., Pembahasan sesuai dengan perundangan undangan dan aturan pelaksanaan Perpajakan terbaru, edisi 7 buku 2, Salemba Empat, Jakarta. Siti Resmi., 2008., Perpajakan, Teori dan Kasus, Salemba Empat, Jakarta. Undang Undang PPN dan PPnBM UU No. 8 Tahun 1983 stdtd UU No. 18 Tahun 2000 & UU No. 42 Tahun 2009