BAB II PERENCANAAN KINERJA A. Rencana Strategi Biro Rena Polda NTB Rencana Strategis Polri Tahun 2015-2019, sedang berjalan ada beberapa keberhasilan yang telah dicapai namun disisi lain tentunya masih ada kegiatankegiatan yang belum terlaksana, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor baik eksternal maupun internal polri, dari keberhasilan yang telah dicapai tidak terlepas dari kerja keras seluruh anggota Polri dan dukungan yang kuat dari instansi terkait, serta masyarakat, namun harus diakui bahwa keberhasilan tersebut belum sepenuhnya memberikan kepuasan pada masyarakat atas pelaksanaan tugas Biro Rena polda NTB membina dan menyelenggarakan fungsi perencanaan umum dan anggaran, menyiapkan perencanaan kebijakan teknis dan strategis Polda, memantau atau monitoring dan evaluasi pelaksanaan program dan anggaran serta penerapan sistem dan manajemen organisasi, membina penerapan sistem dan manajemen organisasi di lingkungan Polda, menerapkan Reformasi Birokrasi Polri (RBP) pada tingkat Polda. Untuk itu diperlukan kelanjutan pelaksanaan kebijakan dan strategi Biro Rena Polda NTB pada pelaksanaan Renstra Biro Rena Polda NTB tahun 2015-2019 merupakan tahap III (Strive For Excellent) kelanjutan Renstra Polda NTB Tahun 2010-2014 tahap II ( Partnership Building), dimana tahun 2016 pada hakikatnya merupakan komitmen bersama mengenai upaya terencana dan sistimatis untuk meningkatkan kinerja serta cara pencapaiannya akan melanjutkan pelayanan masyarakat yang prima dan kebulatan sinergi polisional yang produktif dengan didukung almatsus Polri berbasis Teknologi Kepolisian guna menghadapi kondisi daya saing bangsa dan keunggulan Nasional. Dalam rangka memberikan arah dan sasaran yang jelas serta sebagai pedoman dan tolok ukur kinerja dalam pelaksanaan pembangunan Polri yang diselaraskan dengan arah kebijakan dalam Rencana Strategi Biro Rena Polda NTB Tahun 2015-2019 yang digunakan sebagai acuan dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan program dan kegiatan pada rencana kerja tahunan Biro Rena Polda NTB. 1. Visi Biro Rena Polda NTB Tergelarnya dukungan terhadap pelaksanaan tugas dalam bidang perencanaan umum dan penganggaran sesuai sasaran program, kegiatan/sub kegiatan guna mendukung tugas Opsnal Polda NTB 2.Misi...
10 2. Misi Biro Rena Polda NTB a. mengelola secara profesional, transparan, akuntabel dan modern seluruh sumber daya polri guna mendukung pelaksanaan tugas opsnal Polda NTB; b. membina dan menyelenggarakan fungsi perencanaan umum dan anggaran; c. merumuskan kebijakan umum dan Renstra Polda NTB, sasaran program dan kegiatan/sub kegiatan; d. menyiapkan dokumen perencanaan program dan anggaran serta mengkoordinasikan pengelolaan anggaran Polda NTB; e. menjamin keberhasilan penanggulangan gangguan keamananan di daerah NTB. 3. Tujuan Biro Rena Polda NTB a. terselenggaranya fungsi manajemen kinerja Polri secara optimal dengan melaksanakan kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pelaporan, pelayanan internal dan pembayaran gaji/hak-hak anggota yang dilaksanakan secara tepat waktu dan akuntabel antara Satker dan Satwil kewilayahan Polda NTB; b. terpenuhinya alokasi anggaran masing-masing Satker sesuai dengan kebutuhan yang diajukan dengan menerapkan prinsip selektif dan prioritas; c. terlaksananya dukungan umum berupa penyusunan dokumen perencanaan umum dan anggaran serta evaluasinya, menyelenggarakan fungsi pengawasan internal dan penataan/pembinaan administrasi umum; d. terwujudnya penyerapan dana rutin/pembangunan Satker dengan maksimal sesuai Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA KL); e. tersusunnya rencana kerja dan anggaran tahunan yang dijadikan pedoman pelaksanaan tugas satuan kerja di wilayah masing-masing, serta melaksanakan evaluasi guna mewujudkan analisa resiko kegagalan pada tahun-tahun yang akan datang. Tujuan Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Polri adalah Menyelenggarakan fungsi manajemen yang berintegritas dan berpihak pada perlindungan masyarakat melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan. Serta pembayaran gaji dan hak-hak anggota yang dilaksanakan secara tepat waktu dan akuntabel dan terintegrasi antara Mabes Polri dan Kewilayahan. Perencanaan dan Penganggaran Kewilayahan merencanakan penyusunan kebutuhan anggaran dan pengembangan Polda NTB untuk Satker Polda maupun kewilayahan guna
11 mendukung kegiatan opersional maupun kegiatan pembinaan sesuai dengan asas selektif prioritas dalam mendukung tugas Kepolisian dalam melayani masyarakat sampai pada tingkat terkecil. 4. Kebijakan Biro Rena Polda NTB a. peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM Biro Rena Polda NTB dalam hal menggunakan teknologi yang berbasis kepolisian yang modern sebagai bahan penerapan reformasi Polri; b. meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan Unsur Perencana dan Bendahara Satuan Jajaran Polda NTB dalam Penyusunan Anggaran; c. pemenuhan kebutuhan anggaran dalam rangka mendukung operasional Tupoksi Polri dan pemeliharaan sarana dan prasarana Polri Polda NTB d. mewujudkan Koordinasi dengan Instansi Pemerintah Eksternal (KPPN, BAPPEDA, BANK dan DIRJEN PAJAK) dalam pelaksanaan penyusunan, pencairan anggaran dan pertanggungjawaban bidang anggaran e. mewujudkan penyerapan dana rutin/pembangunan Satker dengan maksimal sesuai Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA KL); f. terpenuhinya secara maksimal jumlah personil di Biro Perencanaan Umum dan Anggaran sesuai Perkap nomor 22 tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian Daerah. 5. Sasaran Strategi Biro Rena Polda NTB a. menyusun dan merencanakan anggaran melalui mekanisme buttom up yang disesuaikan dengan kebutuhan Satker; b. menerapkan anggaran berbasis kinerja secara konsisten; c. transparansi dan akuntabel dalam pengelolaaan anggaran; d. optimalisasi pengawasan melekat yang dimulai dari sendiri, para atasan, peran pengawasan internal (fungsional) dan koordinasi proaktif dengan pengawasan terjadinya penyimpangan dan melakukan koreksi sejak dini; e. aspek perawatan personel melalui peningkatan kesejahteraan terutama penerimaan tunjangan (remunerasi) yang profesional melalui upaya peningkatan kinerja, tunjangan kesehatan dan penyediaan perumahan bagi personel dan PNS Polri Polda NTB; f. penataan dan sinkronisasi perundang-undangan, standart operasional prosedur dan hubungan tata kerja; g.pembangunan...
12 g. pembangunan Zona Integritas terutama diarahkan kepada sektor pelayanan publik, penegakan hukum, pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa yang didukung dengan pengawasan yang efektif; h. melaksanakan dukungan umum berupa penyusunan dokumen perencanaan umum dan anggaran serta evaluasinya menyelenggarakan fungsi monitoring dan evaluasi anggaran; i. menyusun rencana kerja dan anggaran tahunan yang dijadikan pedoman pelaksanaan tugas satuan kerja di wilayah masing-masing, serta melaksanakan evaluasi guna terwujudnya analisa resiko kegagalan pada tahun-tahun yang akan datang; j. melakukan pengkajian, penyusunan dan pembahasan penyesuaian jabatan dengan kepangkatan PNS Polri pada tingkat kewilayahan guna menggantikan peran anggota Polri pada jabatan-jabatan struktural tertentu dengan kepangkatan dan kompetensi yang setara, di bidang administrasi sehingga anggota Polri dapat lebih fokus dalam melaksanakan tugas operasional. B. Perjanjian Kinerja Biro Rena Polda NTB Perjanjian Kinerja disusun berdasarkan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : 53 Tahun 2014 tentang petunjuk teknis perjanjian kinerja, pelaporan kinerja dan tata cara reviu atas laporan kinerja instansi pemerintah. Perjanjian kinerja merupakan dokumen yang berisikan penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan instansi yang lebih rendah untuk melaksanakan program/kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja, terwujudlah komitmen penerima amanah dan kesepakatan antara penerima dan pemberi amanah atas kinerja terukur tertentu berdasarkan tugas, fungsi dan wewenang serta sumber daya yang tersedia. Tujuan penyusunan Perjanjian Kinerja adalah : 1. sebagai wujud nyata komitmen antara penerima dan pemberi amanah untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi, dan kinerja aparatur; 2. menciptakan tolok ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur; 3. sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi dan sebagai dasar pemberian penghargaan dan sangsi; 4. sebagai dasar bagi pemberi amanah untuk melakukan monitoring, evaluasi dan supervisi atas perkembangan/kemajuan kinerja penerima amanah; dan 5. sebagai dasar dalam penetapan sasaran kinerja pegawai. Laporan...
13 Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Biro Rena Polda NTB Tahun 2016 merupakan wujud Akuntabilitas Pencapaian Kinerja dari pelaksanaan Rencana Strategis Biro Rena Polda NTB Tahun 2015-2019 dan Rencana Kerja Tahunan 2016 yang telah ditetapkan melalui Perjanjian Kinerja Tahun 2016, dan Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Polda NTB Tahun 2016 ini pada hakekatnya merupakan kewajiban dan upaya untuk memberikan penjelasan mengenai akuntabilitas terhadap kinerja yang telah dilakukan selama satu tahun anggaran Tahun 2016. Adapun Perjanjian Kinerja Biro Rena Polda NTB Tahun Anggaran 2016 yang merupakan tolok ukur evaluasi akuntabilitas kinerja pada akhir tahun 2016. Perjanjian Kinerja Biro Rena Polda NTB tahun 2016 sebagai berikut : NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA TARGET 1. Terwujudnya a. Jumlah kegiatan Rakernis perencanaan, Penyusunan RKA-KL pelaksanaan, - Kebutuhan Ideal dan pengendalian penyempurnaan TOR/RAB anggaran dan - Pagu Indikatif dan 2 Giat pembangunan fasilitas penyempurnaan TOR/RAB maupun materiil - Pagu Anggaran 2 Giat sesuai dengan - Alokasi Anggaran dan 2 Giat ketentuan dan penyempurnaan TOR/RAB peraturan perundangundangan b. Jumlah Kegiatan penyerahan DIPA yang c. Jumlah pengkajian analisis dan berlaku. evaluasi RBP d. Jumlah pelaksanaan kegiatan Musrenbang e. Jumlah pelaksanaan penataan manajemen kelembagaan (Bin Gar) - Anev Pelaksanaan RBP - Monev Anggaran PNBP f. Jumlah pelaksanaan supervisi/monitoring bidang perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian anggaran
14 g. Jumlah kegiatan Study Kelayakan h. Jumlah kegiatan Dukungan Operasional Satker - Pembangunan Zona Integritas - Sosialisasi ABK dan HTCK - Study Kelayakan Tim Mabes Polri - Sosialisasi Peraturan dan Undang-Undang - Pendampingan Tim Mabes Polri i. Penggandaan Pilun dan Pendistribusian Beberapa keberhasilan yang telah digelar dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri diantaranya di bidang Organisasi dan sistem Perencanaan Penganggaran yaitu: Penggelaran struktur organaisasi Polri yang menganut sistem piramida dalam Postur kekuatan Polri yang berstandar Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) dengan lapis kekuatan : Mabes kecil, Polda cukup, Polres besar dan Polsek kuat. Sebagai implementasi pelayanan, telah dikembangkan satuan kewilayahan (satwil) disesuaikan dengan pertambahan wilayah administrasi daerah guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Berbagai kegagalan maupun hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Polri pada tahun sebelumnya akan dilakukan upaya-upaya perbaikan ataupun penanggulangannya sebagai antisipasi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang lebih baik dan akuntabel pada tahun berikutnya dengan melakukan perencanaan program dan kegiatan serta sasaran dan penetapan indikator yang lebih tajam dan terarah, upaya untuk menghadapi kendala dan tantangan dalam rangka memelihara situasi kamtibmas yang kondusif, Peningkatan intensitas kegiatan patroli dan penempatan personel sesuai keahlian untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan kebijakan Polri Polsek diproyeksikan sebagai pusat sebaran pelayanan. Demikian juga potensi masyarakat ikut serta berpartisipasi yang tergabung dalam kelompok pengamanan swakarsa, komunitas-komunitas, tokoh masyarakat serta masyarakat secara umum ikut berkontribusi dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga sangat membantu Biro Rena Polda NTB dalam melaksanakan tugas, dalam rangka mencapai Sasaran Strategis, Biro Rena Polda NTB juga
15 melaksanakan Program Reformasi Birokrasi Polri dengan sasaran terwujudnya pemerintah yang bersih bebas korupsi, kolusi dan nepotisme, meningkatnya kualitas pelayanan publik dan peningkatnya kapabilitas dan akuntabilitas Kinerja Polri sehingga dalam pencapaian Renstra Biro Rena Polda NTB Tahun 2015-2019 yang merupakan tahap III (Strive For Excellent), kelanjutan Renstra Biro Rena Polda NTB 2010-2014 tahap II (Partnership Building), dimana tahun 2016 melanjutkan pelayanan masyarakat yang prima dan kebulatan sinergi polisional yang produktif dengan didukung almatsus Polri berbasis Teknologi Kepolisian guna menghadapi kondisi daya saing bangsa dan keunggulan nasional. Melalui Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Biro Rena Polda NTB Tahun 2016 ini diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan kinerja kegiatan untuk tahun selanjutnya.