BAB V KONSEP PERANCANGAN 5.1 Konsep Kreatf Judul CD Interaktif Songo. Judul perancangan CD Interaktif ini adalah Mengenal Wali Tema CD Interaktif Yaitu membuat CD-Interaktif yang bersifat Edutainment. Edutainment berasal dari kata Education ( pendidikan) dan Entertainment (hiburan). Jadi Edutainment dari segi bahasa berarti pendidikan yang menghibur atau menyenangkan. Sedangkan dari segi terminology, Edutainment adalah suatu proses pembelajaran yang di desain sedemikian rupa sehingga muatan pendidikan dan hiburan dapat dikombinasikan secara harmonis. Sehingga pembelajaran terasa lebih menyenangkan. Berisi pengetahuan tentang makna wali songo, asal usul dan kedatangannya di pulau jawa serta pendidikan dan pengembangan keilmuan. Di aplikasikan untuk membantu anak dalam mempelajari sejarah wali songo melalui media interaktif Audio visual. 5.2 Tujuan Kreatif Tujuan kreatif yang diharapkan dalam perancangan ini adalah untuk memberikan muatan pendidikan mengenal waali songo secara mudah melalui multimedia interakti visual. Selain itu juga mengenalkan media ini sebagai alat belajar dan bermain yang dapat membantu anak dalam belajar. 52
5.3 Strategi Kreatif Secara umum komunikasi dalam CD Interaktif ini disampaikan meliputi foto atau gambar, video serta teks atau naskah. Diharapkan dengan penggunaan foto atau gambar serta video dapat membantu pengguna lebih mudah mengingat materi yang disajikan. Keberadaan audio juga sangat mendukung penyampaian informasi dan membuat informasi tersebut tersimpan lebih lama dalam otak anak, dan menghindarkan dari kesalah pahaman informasi. 5.4 Konsep Visual 5.4.1 Bentuk Bentuk yang digunakan untuk visual dalam aplikasi CD-Interaktif Walisongo meliputi teks, foto atau gambar, serta video. Tektur, motif dan ornament sebagai pelengkap dalam perancangan untuk kemudian diselaraskan dengan unsur islami, dan jawa. Gambar 30. Ornament 53
Unsur ornament yang terdapat diatas dan dibawah layout diambil dari tungkup atau bentuk batu nisan dari sunan gresik. Tungkup batu nisan Sunan Gresik menjadi menjadi gerbang petunjuk akan sejarah dari gerakan walisongo. Tungkup nisan sunan gresik merupakan hadiah dari masyarakat di Leran, tahun 1419 M karna kecintaan beliau terhadap sunan gresik. Gambar 31. Elemen awan Penggunaan unsur awan dimaksudkan dari derajat, tingkat atau kedudukan dari para walisongo yang tinggi, serta memberikan nuansa yang tenang serta khusyu. 5.4.2 Warna Warna-warna hijau dan putih menjadi sandaran kuat untuk menegaskan warna islam. Bahkan warna hijau dijelaskan di ayat-ayat Suci Al-quran diantaranya Q.S. ar- Rahman (55) 76, Q.S. al-insan (76): 21. Penggunaan warna 54
hijau dan putihpun banyak digunakan pada dekorasi masjid atau maqom Wali Songo. Penggunaan warna hijau di monitor atau LCD bagi mata memberikan kenyamanan dalam membaca. Warna hijau memberikan kesan kesejukan. Penggunaan warna coklat pun menegaskan warna bumi serta dapat mewakili nuansa jawa, dan memberikan kesan hangat, nyaman dan aman. Gambar 32. Konsep warna CD-Interaktif Mengenal Walisongo 5.4.3 Tipografi Tipografi bisa juga dapat dikatakan sebagai visual language atau dapat berarti Bahasa yang dapat dilihat. "Typography" (Tipografi) merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. 55
Font TRENDY Font Comic Sans MS Jenis font trendy dan comic sans ms kesan yang terlihat adalah lucu. Anak-anak lebih tertarik pada 'bentuk' daripada 'makna' di balik tulisan tersebut. Semakin dewasa, maka pengertian ini akan menjadi makin bergeser, yaitu lebih tertarik pada 'makna' dari pada 'bentuk' nya. 56
Owah tagu siam nf Jenis font Owah tagu siam nf mempunyai cirri khusus di akhir huruf yaitu relif yang tumpul. Unsur etnik jawa dapat terwakili dari jenis font tersebut. 57
5.5 Elemen Background Gambar 33. Sketsa home Gambar 34. Sketsa peta Gambar 35. Sketsa arti walisongo Gambar 36. Sketsa soal walisongo Gambar 37. Sketsa video walisongo 58
5.6 Backsound 5.6.1 Backsound musik Backsound musik yang di gunakan dalam CD-Interaktif mengenal walisongo adalah musik gamelan jawa yang di mainkan oleh Ost-Pontianak Harum Sundal Malam dengan durasi 00:01:54. Irama musik gamelan menselaraskan kehidupan jasmani dan rohani dan pada umumnya musik yang terdengar berirama lembut yang mencerminkan kearifan lokal. 5.6.2 Dubbing Penggunaan dubbing dimaksudkan sebagai pengantar interaktif dalam penyampaian materi. Pengisi dubbing tersebut adalah kaka Pipit fitriani Azizah mahasiswi desain grafis dan pengajar di BB Smart Kids. 59
5.7 Site Map Gambar 38. Site Map CD-Interaktif Mengenal Walisongo 60
5.8 Konsep Media Strategi media yang digunakan untuk mempromosikan CD-Interkatif kepada khalayak, yaitu dengan memberi informasi, memperkenalkan dan menarik minat audience melalui sebuah strategi media dan perlu diketahui juga konsumen produk ini juga harus memiliki komputer standar yang memadai dan mendukung output audio (spesifikasi lengkap akan persyaratan minimum prosesor computer yang digunakan untuk menjalankan program dalam kotak CD dan dalam petunjuk CD), berikut merupakan beberapa media yang dipilih : 5.8.1 Media Iklan a. X- Banner Banner merupakan salah satu media indoor yang banyak digunakakan untuk media promosi karena pengaruhnya yang cukup besar, sebagai media untuk mempromosikan CD-Inteaktif Wali Songo. a. Flayer Disebar pada pengunjung yang melintasi stand atau sekitar area pada saat proses promosi berlangsung. b. Kemasan Label CD dan Cover CD Cover CD berfungi sebagai media awala yang di lihat sebelum CD-Interaktif di gunakan. Desain cover pun menjadi identitas dari CD Interaktif. 61
c. CD bag Yaitu tas untuk menyimpan piringan CD dengan penyimpanan maksimal 40 piringan CD. d. Merchandise kotak Pensil Mousepad Sampul buku 62