WWF Indonesia. Distinct Job Manual

dokumen-dokumen yang mirip
WWF Indonesia. Distinct Job Manual. : Monitoring and Surveillance Officer

Distinct Job Manual. WWF Indonesia

WWF Indonesia. Distinct Job Manual

Distinct Job Manual. WWF-Indonesia

WWF Indonesia. Distinct Job Manual

WWF Indonesia. Distinct Job Manual

WWF Indonesia. Distinct Job Manual

Distinct Job Manual. WWF Indonesia

WWF Indonesia. Job Name : Formalities Staff Job Code : - Job Class : - Job Family : - Job Region : Superior : General Support Manager

WWF Indonesia. Distinct Job Manual

WWF Indonesia. Distinct Job Manual

WWF Indonesia. Distinct Job Manual

Distinct Job Manual. WWF Indonesia

WWF Indonesia. Distinct Job Manual

Distinct Job Manual. WWF Indonesia. : [Enter Master Document Number] This document was prepared by Herry Akbar

Distinct Job Manual. WWF Indonesia

Penyusunan Distinct Job Profile Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perkebunan Nusantara VII

WWF Indonesia. Distinct Job Manual

PETUNJUK TEKNIK PENGISIAN PROFIL JABATAN. 4) Pola umum kalimat yang digunakan sebagaimana berikut :

Distinct Job Manual. WWF-Indonesia

WWF-Indonesia. Distinct Job Manual

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

TERMS OF REFERENCE. Remuneration Officer

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Abstrak. Universitas Kristen Maranatha

All-in-One Job Analysis Form

Abstract. Universitas Kristen Maranatha

REALISASI KEGIATAN CCDP-IFAD PIU YAPEN TAHUN 2013 DAN RENCANA KEGIATAN TAHUN 2014 OLEH WILLIAM MANOBI SEKERTARIS PIU YAPEN

III. METODE PENELITIAN

Request for Proposal (RFP)

Project Stakeholder Management merupakan proses untuk. Identify Stakeholders Proses mengidentifikasi individu, kelompok,

PT. SYNERGY OIL NUSANTARA JOB DESCRIPTION : A MODEL FOR PT. SYNERGY OIL NUSANTARA

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER. 14/MEN/2009 TENTANG MITRA BAHARI

Prof. Dr. Irmawati, Psikolog

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 33 TAHUN 2009 TENTANG PEDOMAN PENGEMBANGAN EKOWISATA DI DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Brief Note. Edisi 19, Mobilisasi Sosial Sebagai Mekanisme Mengatasi Kemiskinan

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA Nomor : P.5/Menhut-II/2012 TENTANG

BAB VIII RANCANGAN PROGRAM STRATEGIS

MODUL 11: PRAKTIK TERBAIK UNTUK DESAIN PROYEK. USAID Adapt Asia-Pacific

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Model Kompetensi. Dalam hal ini untuk mengidentifikasi perilaku seseorang yang sesuai dengan visi, misi & strategi organisasi.

Brief Note. Edisi 24, Krisis Sosial: Sebuah Pengantar

EDU SOFT. Statement Of Work

Form Coaching Clinic. Human Capital ARTchitect (HCA)

Catatan: Teks yang berwarna biru adalah teks yang harus dihapus dan diganti dengan isi yang sebenarnya.

KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

LAPORAN PENELITIAN HIBAH BERSAING TAHUN ANGGARAN 2009

BAB I PENDAHULUAN BUKU PUTIH SANITASI KOTA CIREBON I - 1

Penabulu Meeting. Environment. Society. Economy. Jakarta, 03 July Forward Progression on Sustainability. Misi dan Visi BNI

BAB I PENDAHULUAN I.1.

3 METODOLOGI PENELITIAN

KETERAMPILAN-KETERAMPILAN MENGAJAR

Komponen ini dilaksanakan melalui tiga subkomponen, umum di tingkat desa. Komponen ini dilaksanakan oleh LSM nasional dan LSM lokal yang meliputi

Manajemen Resiko Nia Saurina 811

Ringkasan Eksekutif. Laporan Kemajuan MDF Desember 2009 Ringkasan Eksekutif

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

TOR ASISTENSI TEKNIS TASY#06 CAPACITY BUILDING SUB RECIPIENT (SR) DIBAWAH PRINCIPAL RECIPIENT (PR) TB AISYIYAH

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.18/MEN/2008 TENTANG AKREDITASI TERHADAP PROGRAM PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kepada 7 orang terapis dan 4

MEMBUKA DATA DARI BAWAH TUJUH LANGKAH UNTUK MEMBUKA DATA PEMERINTAH DENGAN SUKSES PANDUAN PELAKSANAAN JAKARTA

Membuka Data. Tujuh Langkah untuk Membuka Data Pemerintah dengan Sukses. 25 Agustus 2015 JAKARTA

Kerangka Acuan Kegiatan PENGUATAN PERFORMA MANAJEMEN HUMAN RESOURCE DI PR TB GLOBAL FUND KEMENKES

Brief Note. Edisi 20, Mengembangkan Cost Effective CSR

Tentang Hutan Kemasyarakatan. MEMUTUSKAN PEDOMAN PENGARUSUTAMAAN KEMISKINAN DALAM PELAKSANAAN HUTAN KEMASYARAKATAN BAB I KETENTUAN UMUM.

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER. 18/MEN/2008 TENTANG AKREDITASI TERHADAP PROGRAM PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PEDOMAN PELAKSANAAN DAN PEMBINAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS ABCD BAB I PENDAHULUAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,


BAB I PENDAHULUAN. Page 1

Job Vacancy: Landscape Project Manager in Sorong Papua

KERANGKA ACUAN 1. LATAR BELAKANG PROYEK

KERANGKA ACUAN KERJA PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RENCANA INDUK PENGEMBANGAN SPAM KABUPATEN TELUK WONDAMA

Panduan Penyusunan Rencana Pengelolaan dan Zonasi Kawasan Konservasi Perairan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

DESKRIPSI JABATAN PT. PELABUHAN CILEGON MANDIRI

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia memiliki banyak potensi wisata baik dari segi sumber daya

PEMUTAKHIRAN SSK LAMPUNG TIMUR Tahun 2016

BAB I. PENDAHULUAN. Terapi untuk anak berkebutuhan khusus merupakan salah satu kebutuhan

METODE PARTISIPATIF DALAM PENELITIAN KOMUNITAS ELLYA SUSILOWATI

Perbandingan PRA dengan RRA dan PAR

Pedoman Umum Penyusunan Rencana Pengembangan Desa Pesisir

PERANGKAT (TOOLS) DALAM COMMUNITY BASED TOURISM

kebijakan yang menyebutkan pengembangan masyarakat dan desa dalam kerangka desentralisasi pembangunan. Namun kenyataannya, masyarakat, desa dan

C. Waktu, Tempat Pelaksanaan dan Susunan Acara D. Narasumber dan Peserta

REKOR TEMUAN INDIVIDU BARU HIU PAUS (Rhincodon typus S.) DI PERAIRAN KWATISORE, TAMAN NASIONAL TELUK CENDERAWASIH, PAPUA

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA R.I

Green Corridor Initiative Project (Prakarsa Lintasan Hijau)

Transkripsi:

Job Name : Community Outreach and Development Officer Job Code : - Job Class : Job Family Job Region : Marine Program, Bird Head Seascape : Teluk Cenderawasih National Park Superior : Community Outreach and Development Subordinate(s) : - Coordinator Master Doc. : [Enter Master Document Number] This document was prepared by Feronika Manohas

Job Description Job Mission Pernyataan singkat dan jelas yang bertujuan untuk menjawab mengapa jabatan tersebutada/diciptakan di organisasi. Memastikan terimplementasinya kegiatan yang menyangkut hubungan dengan komunikasi, penjangkauan dan pengembangan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) khususnya di wilayah Kabupaten Nabire, dalam rangka membangun penyadartahuan dan partisipasi masyarakat lokal guna mendukung terlaksanannya program konservasi di TNTC Job Illustration Terdiri dari beberapa paragraph terstruktur yang menceritakan aktivitas-aktivitas kunci yang dilakukan pemangku jabatan dalam menghasilkan output pentingjabatannya Pemangku jabatan bekerja dibawah supervisi Community Outreach and Development Coordinator. Dalam mengimplementasikan kegiatan, pemangku jabatan berkonsultasi dengan Project Leader Teluk Cenderawasih, Community Outreach and Development Coordinator serta staf lainnya dilingkup project Teluk Cenderawasih. Dalam rangka memperkaya substansi penguatan masyarakat di TNTC, pemangku jabatan bekerjasama dan berkonsultasi dengan Education for Sustainable Development Working Group, CEWG (Community Empowerment Working Group) dan Papua Program. Pemangku jabatan akan membuat rencana kerja penguatan masyarakat berdasarkan target-target dan rencana kerja tahunan yang telah disusun Community Outreach and Development Coordinator. Proses penguatan masyarakat yang dilakukan harus sesuai dengan prinsip-prinsip Community Empowerment, dengan memperhatikan dinamika dan kondisi lokal Papua. Dalam melaksanakan tugasnya, pemangku jabatan bekerjasama dengan organisasi-organisasi yang berada di masyarakat maupun organisasi lain yang mampu mendukung capaian program. Pemangku jabatan menjamin mutu pekerjaannya dalam hal proses, pendekatan, dan fasilitasi masyarakat, sesuai dengan kondisi setempat. Pemangku jabatan dalam melaksanakan program penguatan masyarakat dengan memperhatikan perkembangan kebijakan Pemerintah untuk keberpihakan pada kesejahteraan masyarakat lokal. Pemangku jabatan menyerahkan laporan pelaksanaan kegiatan bulanan kepada Community Outreach and Development Coordinator, dan menginformasikan segera isu-isu penting yang berkaitan dengan manajemen konservasi setempat. Consultant: Remarks: Page 2 of 6

Job Dimension Besaran-besaran penting yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi bobot tanggung jawab utama pemangku jabatan Bawahan: a. Langsung : - b. TidakLangsung: fasilitator lokal Bekerja dan bertempat tinggal di lokasi kegiatan bersama masyarakat. 75 % waktunya. Bekerja di kantor selama 4 7 hari per bulan. Cakupan wilayah : Kabupaten Kabupaten Nabire dan wilayah lain di Taman Nasional Teluk Cenderawasih Perlengkapan kerja: Bekerja dengan komputer, kamera dan perlengkapan pendukung lainnya. Main Responsibility Key Performance Indicator Ringkasan dari output penting yang menjadi kewajiban pokok dan melekat bagi pemangku jabatan untuk dipenuhi 1. Membuat rencanadan laporan kegiatan tahunan, triwulan dan bulanan sesuai rencana kerja program Outreach, Awareness dan pemberdayaan masyarakat TNTC dan budget yang tersedia. 2. Melakukan konsultasi rencana kegiatan outreach, awareness dan pemberdayaan masyarakat di lokasi kerja. 3. Membantu memastikan terpadunya kegiatan WWF (TNTC) di lokasi wilayah kerjanya. Indikator-indikator yang penting dan relevan untuk diukur guna mengetahui tingkat pemenuhan setiap tanggung jawab utama oleh pemangku jabatan Tersedianya Rencana KegiatanTahunan, Triwulan dan Bulanan Tersedianya laporan setiap kegiatan dan laporan regular Tersedianya BTOR dari setiap kegiatan lapangan dan di luar kawasan Tersedianya laporan serta rekomendasi rencana aksi/tindak lanjut kegiatan outreach, awareness dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pengelolaan TNTC Koordinasi jadwal dan laporan kegiatan dengan staf lainnya. Main Authority Hal-hal penting dan relevan yang dapat dilakukan oleh pemangku jabatan untuk pemenuhan tanggung jawab utamanya tanpa memerlukan persetujuan atasan terlebih dahulu 1. Mengimplementasikan pelaksanaan kegiatan di lapangan yang sudah dimasukkan dalam perencanaan bulanan, triwulan dan tahunan. 2. Menentukan prioritas pelaksanaan operasional di lapangan 3. Melakukan penyesuain anggaran sesuai prioritas pelaksanaan operasional di lapangan. 4. Mempunyai akses terhadap data dan informasi yang berkaitan dengan pekerjaannya. Consultant: Remarks: Page 3 of 6

Job Environment Uraian yang menggambarkan kondisi lingkungan kerja yang dihadapi pemangku jabatan Mampu bertugas dalam dinamika lapangan yang sering tidak terduga, khususnyadengan kelompokkelompok masyarakat dalam berbagai latar belakang budaya dan karakter. Bekerja di pulau-pulau dengan transportasi lokal kapal motor, Speed Boat, Long boat. Frekuensi perjalanan ke luar kawasan rata-rata 10 hari dalam tiga bulan Inborn Relationship Within Job Interaksiyang dilakukan oleh pemangku jabatan, selain dengan atasan dan bawahan langsungnya, dalam rangka mendukung kelancaran pemenuhan tanggung jawabnya Internal : Dengan semua staf di dalam program WWF TNTC; bersifat koordinatif dan informatif, Semua unit support di Program Papua dan ; bersifat konsultatif, dan koordinatif Eksternal : Kepala Bidang/Seksi Pengelolaan Wilayah TNTC dan staf; bersifat konsultatif, koordinatif dan informatif PemerintahDistrik dan Kampung di wilayah Nabire; bersifat koordinatif dan informatif LSM Lokal; bersifat koordinatif dan informatif Perguruan tinggi lokal; bersifat kemitraan Job Requirement Job Pre-requisite Hal-hal yang harus dipenuhi selain kompetensi yang harus dimiliki oleh pemangku jabatan Berpengalaman dalam melakukan kegiatan komunikaksi dan penguatan masyarakat Mampu bekerja di lapangan/tinggal di lapangan dalam jangka waktu dan kondisi setempat Mampu melakukan perjalanan dinas dan bekerjasama dalam tim Bertugas di remote area (Willingness to live under field conditions) Bertanggung jawab penuh atas perencanaan pekerjaan dan pelaksanaan pekerjaannya. Consultant: Remarks: Page 4 of 6

Competency Requirement Kompetensi minimum yang harus dipenuhi oleh pemangku jabatan untuk dapat melakukan pekerjaannya sesuai dengan yang diharapkan Threshold Competition : Computer illiterate Analytical thinking Communication skills Writing skills English proficiency Differentiating Competencies : Achievement orientation Teamwork Interpersonal relationship Interpersonal understanding Competence Propensity Gauge Hal-hal yang dijadikan ukuran bahwa seseorang memiliki kompetensi yang harus dipenuhi Latar Belakang Pendidikan: S-1 bidang Sosiologi, Humaniora, Perikanan/Kelautan, Konservasi dan Biologi Pengalaman Kerja : Minimal 2 tahun bekerja di bidang pengorganisasian dan pemberdayaan masyarakat pesisir Memiliki keterapilan/sertifikat pelatihan yang berkaitan dengan: Community Organizing Participatory Rural Appraisal dan Participatory Action Research. Teknik-teknik pendekatan masyarakat/komunikasi Consultant: Remarks: Page 5 of 6

Job Structure Diagram Posisi jabatan dalam organisasi. Diagram harus digambar sedetil mungkin. Consultant: Remarks: Page 6 of 6