TRY OUT SELEKSI OLIMPIADE TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2010 TIM OLIMPIADE KIMIA INDONESIA 2011 Waktu: 150 Menit PUSAT KLINIK PENDIDIKAN INDONESIA (PKPI) bekerjasama dengan LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR SSCIntersolusi 2 010
TRY OUT SELEKSI OLIMPIADE TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2010 TIM OLIMPIADE KIMIA INDONESIA 2011 PETUNJUK UMUM 1. Isilah identitas Anda (nama lengkap, kelas, dan asal sekolah) di dalam Lembar Soal yang tersedia dengan menggunakan ballpoin atau pulpen. 2. Jumlah soal yang tersedia sebanyak 35 soal dengan rincian 30 soal berbentuk pilihan berganda dan 5 soal berbentuk uraian. 3. Tersedia waktu 150 menit untuk mengerjakan paket soal tersebut. 4. Periksa dan bacalah soal-soal dengan teliti sebelum Anda mengerjakannya, dan mintalah ganti kepada pengawas apabila terdapat kerusakan cetak atau soal tidak lengkap. 5. Kerjakan terlebih dahulu soal-soal yang dianggap mudah. 6. Tidak diperkenankan menggunakan kalkulator atau alat bantu hitung lainnya. 7. Periksalah pekerjaan Anda sebelum diserahkan pada pengawas. PETUNJUK KHUSUS A. Pengerjaan Soal Pilihan Berganda 1. Bobot penilaian untuk soal pilihan berganda adalah 60% dari seluruh soal yang diujikan. 2. Pilih salah satu jawaban yang dianggap benar dengan menghitamkan pada salah satu huruf A, B, C, D, atau E di Lembar Jawaban yang disediakan. 3. Jika Anda mau mengganti jawaban, hapuslah dengan karet penghapus sampai bersih dan ganti dengan menghitamkan jawaban penggantinya. 4. Bobot nilai pada setiap jawaban yang diberikan adalah: a. Jika benar diberi nilai +4 b. Jika salah diberi nilai - 1 c. Jika dikosongkan diberi nilai 0 B. Pengerjaan Soal Uraian 1. Bobot penilaian untuk soal uraian adalah 40% dari seluruh soal yang diujikan. 2. Setiap pengerjaan soal uraian akan diberi nilai antara 0 sampai 10. 3. Jawablah soal uraian yang tersedia dengan mendahulukan pengerjaan terhadap soal-soal yang dianggap mudah.
Nama: Kelas: Sekolah: BAGIAN KESATU 1. Pernyataan yang tidak benar mengenai (CH 3 ) 2 CHOH dan CH 3 - CH 2 - CH 2 OH adalah : A. Keduanya merupakan isomer B. Keduanya merupakan alkohol primer C. Keduanya dapat dioksidasi D. Keduanya berisomer dengan eter E. Rumus molekulnya C 3 H 8 O 2. Pada suhu 500 K terjadi reaksi kesetimbangan: A (g) + B (g) <=> 2 C (g) + D (l) dengan nilai K c = 0, 11 Nilai K p untuk reaksi tersebut adalah... A. 0,99 C. 0,11 E. 110 B. 9,99 D. 11,0 3. Sebanyak 50,00 ml larutan 0,1 M HF dititrasi dengan larutan 0,10 M NaOH. Berapa ph pada titik ekivalen? (Ka HF= 6.8 x 10-4 ) A. 5,57 C. 5,53 E. 8,43 B. 7,00 D. 12,77 4. Apa pengaruhnya terhadap ph larutan bila ditambahkan 2,0 ml larutan aqueous 0,010 M KCl ke dalam 200 ml larutan 0,20 M asam asetat (HC 2 H 3 O 2 )? (anggap volume tetap) A. ph tidak berubah B. ph akan naik C. ph akan turun D. ph=7 E. tidak cukup informasi untuk meramalkan pengaruhnya terhadap ph 5. Senyawa dengan rumus bangun R NH 2 merupakan : A. Alkohol D. keton B. Amina E. Asam karboksilat C. Aldehid 10 11 11 6. Massa atom relatif boron 10,8 yang terdiri dari isotop: 5 B dan 5B. Persentase atom 5 B dalam campuran isotop ini adalah: A. 0,8% C. 20% E. 92% B. 8,0% D. 80% 7. Bila 20 ml campuran metana dan propana dibakar sempurna menghasilkan 30 ml karbon dioksida, berapakah volume metana dalam campuran gas? A. 10 D. 5 B. 15 E. 1 C. 20 8. 20 liter gas CO 2 terbentuk pada reaksi 100 g padatan yang mengandung CaCO 3 dengan HCl pada temperatur 25 o C dan tekanan 1 atm. Berapakah % kadar CaCO 3 dalam padatan? A. 44,5 C. 67,0 E. 81,8 B. 58,3 D. 78,9 Halaman 1 dari 5 halaman
9. Senyawa di bawah ini yang memiliki titik didih lebih tinggi adalah A. H 2 O C. H 2 S E. C 2 H 6 B. CH 4 D. HCl 10. Senyawa manakah yang merupakan senyawa non polar? A. HF C. CO 2 E. H 2 S B. NO D. NH 3 11. Dari sifat-sifat unsur-unsur golongan alkali berikut ini, manakah yang meningkat sifat senyawanya dengan bertambahnya nomor atom (proton)? A. Jari jari atom B. Energi ionisasi C. Afinitas elektron D. Sifat asam E. Sifat non logam 12. Diketahui nomor atom beberapa unsur : A = 6 D = 20 B = 11 E = 35 C = 17 Gabungan unsur yang membentuk ikatan kovalen adalah : A. A dengan E D. C dengan E B. B dengan D E. A dengan B C. C dengan A 13. Berikut ini, senyawa manakah yang dapat bertindak sebagai basa Lewis? A. BeCl 2 D. NH 3 B. BF 3 E. NH 4 + C. CH 4 14. Nilai ph untuk larutan asam lemah 0,1 M XOH adalah 10,660. Berapakah tetapan kesetimbangan basa, Kb XOH? A. 2,89 x 10-2 D. 1,8 x 10-5 B. 3,85 x 10-2 E. 2,09 x 10-6 C. 4,79 x 10-21 15. Reaksi kesetimbangan berikut ini (proses Haber) : N 2 (g) + 3H 2 (g) 2NH 3 (g) ; ΔH o = - x kj.mol -1 Perubahan manakah yang dapat meningkatkan jumlah amonia yang terbentuk? A. Penambahan katalis D. menurunkan tekanan B. Menurunkan suhu E. Mengurangi massa hidrogen C. Memperbesar volume 16. Bila 0,1 M larutan dari HClO 4, NH 4 Br, KOH dan KCN disusun berdasarkan [OH - ], maka urutan yang benar adalah: A. KOH < KCN < NH 4 Br < HClO 4 B. KCN < KOH < HClO 4 < NH 4 Br C. HCIO 4 < NH 4 Br < KCN < KOH D. NH 4 Br < HClO 4 < KOH < KCN E. Salah semua 17. Senyawa yang memiliki isomer geometris adalah : A. CH 3 CH 3 D. CH 3 CH 2 OH B. CHCI = CHCI E. CH 3 COOH C. CH CH Halaman 2 dari 5 halaman
18. Asam karboksilat yang sama dapat diperoleh melalui hidrolisis senyawa nitril P atau melalui oksidasi senyawa alkohol Q. Yang manakah pasangan berikut ini sebagai P dan Q? P Q A. CH 3 CH 2 CN CH 3 CH 2 OH B. (CH 3 ) 2 CHCN (CH 3 ) 3 COH C. C 6 H 5 CH(CH 3 )CN C 6 H 5 CH 2 CH(OH)CH 3 D. C 6 H 5 CH 2 CN C 6 CH 2 CH 2 OH E. C 6 H 5 CN C 6 H 5 OH 19. Senyawa yang merupakan alkana adalah: A. C 2 H 2 D. C 6 H 6 B. C 3 H 8 E. C 4 H 8 C. C 4 H 6 20. Tentukan senyawa yang tidak mengandung gugus karbonil? A. Asam karboksilat D. Keton B. Amida E. Aldehida C. Eter R 1 C O 21. Suatu O R 2 terbentuk bila terjadi reaksi antara: A. 2 mol asam B. 2 mol alkohol C. 2 mol aldehida D. 1 mol alkohol dan 1 mol asam karboksilat E. Semua betul 22. Tentukan jumlah karbon sekunder yang terdapat dalam senyawa dengan rumus bangun: H 3 C H C H 2 C C(CH 3 ) 3 A. 0 C. 2 E. Salah semua B. 1 D. 3 23. Hasil yang diperoleh bila 2-propanol dioksidasi adalah : A. propana D. Asam propanoat B. propanal E. Metil etanoat C. 2-propanon 24. Sebanyak 20 cm 3 gas hidrokarbon terbakar sempurna dalam oksigen berlebihan dan menghasilkan 40 cm 3 karbon dioksida serta 60 cm 3 uap air (STP). Bagaimanakah rumus molekul dari hidrokarbon tersebut. A. C 2 H 6 D. C 3 H 8 B. C 3 H 6 E. C 6 H 6 C. C 3 H 4 25. Kedua senyawa berikut ini, CH 3 -CH 2 OH dan CH 3 -O-CH 3, mempunyai massa relatif sama dengan titik didih masing-masing 78 o C dan 24 o C. Perbedaan titik didih ini disebabkan oleh adanya perbedaan: A. Rumus molekul D. Ikatan antar molekulnya B. Berat jenis E. Panas pembakaran C. Panas spesifik Halaman 3 dari 5 halaman
26. Suatu gas hidrokarbon dengan rumus empiris: CH 2 mempunyai densitas 1,88 g/l pada 0 o C dan tekanan 1 atm. Maka rumus molekul senyawa tersebut: A. CH 2 D. C 4 H 8 B. C 2 H 4 E. C 5 H 10 C. C 3 H 6 27. Berdasarkan informasi berikut ini, hitunglah massa atom rata-rata berat dari unsur X! Isotop Kelimpahan Relatif (%) Massa Eksak (amu) 121 X 74,22 120,9 120 X 12,78 120,0 118 X 13,00 118,1 A. 120,9 amu D. 118,5 amu B. 119,7 amu E. 120,4 amu C. 104,2 amu 28. Reaksi di bawah ini yang entalpi reaksinya ( H r ) merupakan entalpi pembentukan senyawa ( H f ) adalah... A. 2Al(s) + 3Cl 2 (g) 2AlCl 3 (g) D. 2C(s) + O 2 (g) 2CO(g) B. C(s) + O 2 (g) CO 2 (g) E. 2S(s) + 3O 2 (g) 2SO 3 (g) C. N 2 (g) + 3H 2 (g) 2NH 3 (g) 29. Dari reaksi kesetimbangan di bawah ini, manakah yang kesetimbangannya akan bergeser ke arah reaktan jika tekanan diperkecil? A. Fe 3 O 4 (s) + H 2 (g) 3FeO(s) + H 2 O(g) B. CH 3 OH(l) CO(g) +2H 2 (g) C. NH 4 NO 2 (s) N 2 (g) + 2H 2 O(g) D. 4HCI(g) + O 2 (g) 2H 2 O(I) + CI2(g) E. 4NH 3 (g) + O 2 (g) 2N 2 (g) + 6H 2 O(g) 30. Senyawa dengan rumus molekul C 3 H 6 O 2 mempunyai pasangan isomer... A. Asetaldehid dan aseton B. Aseton dan propanon C. Propanon dan propanal D. Propanal dan asam propanoat E. Propanol dan metoksi etana Halaman 4 dari 5 halaman
BAGIAN KEDUA 1. Pada suhu dan tekanan tertentu, 4,00 gram gas X 2 mempunyai volume 1 liter. Pada suhu dan tekanan yang sama 7,50 gram gas C 2 H 6 (Mr = 30) mempunyai volume 10 liter. a. Tentukan massa atom relatif X! (poin 4) b. Jika atom X mengandung 45 neutron, susunlah konfigurasi elektron atom unsur X dan tentukan letak unsur X dalam sistem periodik unsur! ( poin 3) c. Jika atom X bereaksi dengan atom A dengan nomor atom 20, senyawa yang terbentuk dan jenis ikatan yang terjadi antara A dan X adalah...(poin 3) 2. Untuk reaksi A + B hasil, laju reaksi penguraian A adalah 4,0 x 10-3 M/detik. Bila konsentrasi awal A dinaikkan menjadi dua kali pada konsentrasi B yang tetap, laju reaksi menjadi dua kali lebih besar. Bila konsentrasi awal A dan B masing-masing dinaikkan menjadi dua kali, laju reaksi menjadi delapan kali lebih besar. a. Persamaan laju reaksi tersebut adalah (poin 6) b. Bila konsentrasi awal A dan B masing-masing adalah 0,1 M dan 0,05 M, maka tetapan laju reaksinya adalah...(poin 4) 3. Padatan Mg(OH) 2 jika dilarutkan dalam air murni akan membentuk larutan jenuh. Pada suhu tertentu, konsentrasi maksimum Mg(OH) 2 yang larut adalah 1,09 x 10-6 mol/liter. Larutan ini kemudian dimasukkan ke dalam larutan penyangga dengan ph = 9. a. Tentukan kelarutan basa tersebut sebelum dan sesudah diberi larutan penyangga! (poin 6) b. Jika basa tersebut dilarutkan dalam 100 ml larutan MgCl 2 0,02 M, berapa massa Mg(OH) 2 yang larut maksimum? (A r Mg = 24, O = 16, H = 1) (poin 4) 4. Dinitrogen oksida, N 2 O, adalah gas yang digunakan sebagai bahan pembius. Gas ini kadang-kadang disebut sebagai gas gelak tawa. Senyawa ini memiliki tendensi kuat untuk terurai menjadi gas nitrogen dan oksigen menurut persamaan reaksi: 2N 2 O(g) 2N 2 (g) + O 2 (g) Reaksi ini berlangsung lambat sehingga sehingga gas tampak stabil pada suhu kamar (25 o C). Reaksi dekomposisi ini memiliki Kc = 7,3 x 10 34. a. Turunkan persamaan yang menunjukkan hubungan antara K p dengan K c dan tentukan harga K p pada suhu tersebut! (R = 0,082 L.atm.mol -1.K -1 ) (poin 4) b. Apa yang terjadi pada reaksi di atas apabila suhu reaksi dinaikkan? (entalpi pembentukan gas N 2 O adalah +81,5 kj/mol) (poin 2) c. Bila mula-mula terdapat 1 mol gas N 2 O dan pada keadaan setimbang perbandingan mol N 2 O dengan N 2 adalah 2 : 1, berapa jumlah mol masing-masing gas pada keadaan setimbang dan derajat disosiasi gas N 2 O? (poin 4) 5. Sebanyak 2,9 gram gas butana (Mr = 16) dibakar sempurna dengan O 2 murni. Gas CO 2 yang terbentuk dialirkan ke dalam larutan air kapur, Ca(OH) 2, sehingga terbentuk endapan CaCO 3 (Diketahui: Ar Ca = 40, O = 16, C = 12, H = 1). a. Tuliskan semua persamaan reaksi yang terjadi! (poin 4) b. Berapa volume total gas pada suhu 0 o C dan tekanan 1 atm.? (poin 3) c. Massa endapan CaCO 3 yang terbentuk adalah...(poin 3) ======= Halaman 5 dari 5 halaman