SILABUS DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

dokumen-dokumen yang mirip
SILABUS DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

SILABUS. A. IDENTITAS MATA KULIAH Nama Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam Kode Mata Kuliah : KU 100

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Pendahuluan. Ainol Yaqin. Pertemuan ke-1 M E T O D O L O G I S T U D I I S L A M

DESKRIPSI DAN SILABUS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) KU 100, 2 SKS. Oleh : Syarip Hidayat, M.Pd, MA. NIP

SUMBER AJARAN ISLAM. Disampaikan pada perkuliahan PENDIDIKAN AGAMA ISLAM kelas PKK H. U. ADIL, SS., SHI., MH. Modul ke: Fakultas ILMU KOMPUTER

BAB V SIMPULAN IMPLIKASI DAN REKOMENDASI

SATUAN ACARA PERKULIAHAN JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA ITP. Minggu Pokok Bahasan/ Sub Pokok TIU TIK Daftar Pustaka

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Manusia merupakan makhluk sosial yang senantiasa saling

RANCANGAN KONTRAK PERKULIAHAN

1. Mata Kuliah. 2. Kode Mata Kuliah. 3. Komponen. 4. Jurusan. 5. Program Studi. 6. Program. 7. Bobot. : Tafsir II. Tafsir II. Written by Administrator

BUKU KEGIATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA MATA KULIAH AGAMA ISLAM. SEMESTER I (extension) Penanggung Jawab : Setiadi, M.Kep PRODI D-III KEPERAWATAN

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

SATUAN ACARA PENGAJARAN

VISI, MISI, TUJUAN, dan TOPIK BAHASAN PAI

DESKRIPSI DAN SILABUS SEMINAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (SPAI) KU 300, 2 SKS. Oleh : Syarip Hidayat, M.Pd, MA. NIP

SILABUS MATAKULIAH. Indikator Pokok Bahasan/Materi Aktivitas Pembelajaran

BUKU KEGIATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA MATA KULIAH AGAMA ISLAM SEMESTER I. Penanggung Jawab : Setiadi, M.Kep., Ns PRODI SI KEPERAWATAN

USULAN RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RKPS)

BUKU KEGIATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA MATA KULIAH AGAMA ISLAM SEMESTER I. Penanggung Jawab : Setiadi, M.Kep

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

SILABUS DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

BUKU KEGIATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA MATA KULIAH AGAMA HINDU SEMESTER I. Penanggung Jawab : Setiadi, M.Kep., Ns

HUKUM ISLAM DAN KONTRIBUSI UMAT ISLAM INDONESIA

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

Pendidikan Agama Islam

BAB II GAMBARAN UMUM KISAH-KISAH DALAM AL-QUR AN. Quraish Shihab berpendapat bahwa al-qur an secara harfiyah berarti bacaan

Pendidikan Agama Islam

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL JURUSAN MATA KULIAH DASAR UMUM SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

IPTEK DAN SENI DALAM ISLAM

BAB I PENDAHULUAN. salah satu ibadah wajib. Selain zakat fitrah yang menjadi kewajiban setiap

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

BAB I PENDAHULUAN. R. Soetarno, Psikologi Sosial, (Kanisius: Yogyakarta), 1993, hlm. 16.

MUQODDIMAH DAN ISI ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA MUHAMMADIYAH. Pertemuan ke-6

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

Hakikat Manusia Menurut Islam

SILABUS MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Beribadah Kepada Allah Dengan Mentauhidkannya

SILABUS AL ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN I S1 FARMASI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH KUDUS. SK MENDIKNAS RI No:127/D/O/2009

DESKRIPSI LEARNING OUTCOME MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PROGRAM MATA KULIAH DASAR UMUM ( MKDU ) INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

UNIVERSITI TEKNOLOGI MALAYSIA STATUS DAN TANGGUNGJAWAB MANUSIA

BAB V PENUTUP. A. Kesimpulan

SILABUS MATAKULIAH. Revisi : 4 Tanggal Berlaku : 4 September Indikator Pokok Bahasan/Materi Aktivitas Pembelajaran

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI. menurut Muhammad Abduh dan Muhammad Quthb serta implikasinya

TEORISASI DAN STRATEGI PENDIDIKAN ISLAM Oleh : Fahrudin

Sambutan Presiden RI pada Musabaqah Tilawatil Qur'an, 5 Juni 2010 Sabtu, 05 Juni 2010

MUHAMMADIYAH DI MATA MAHASISWA NON IMM

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

BAB IV ANALISIS PENDAPAT HUKUM TENTANG IDDAH WANITA KEGUGURAN DALAM KITAB MUGHNI AL-MUHTAJ

BAB III PANDANGAN DAN METODE IJTIHAD HUKUM JILTERHADAP PERKAWINAN BEDA AGAMA. A. Pandangan JIL terhadap Perkawinan Beda Agama

BAB IV ANALISIS DATA. A Pelaksanaan Adat Pelangkahan dalam Perkawinan dan Dampaknya Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga

BAB 1 PENDAHULUAN. Qur an Melalui Pendekatan Historis-Metodologis, ( Semarang: RaSAIL, 2005), hlm

( aql) dan sumber agama (naql) adalah hal yang selalu ia tekankan kepada

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

BUKU KEGIATAN PEMBELAJARAN MAHASISWA MATA KULIAH AGAMA KRISTEN KATOLIK SEMESTER I. Penanggung Jawab : Setiadi, M.Kep., Ns

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER. Pendidikan Agama. Non Reg

IMA>MIYAH TENTANG HUKUM MENERIMA HARTA WARISAN DARI

Mam MAKALAH ISLAM. Pernikahan Beda Agama Perspektif Undang-Undang Perkawinan

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Kewajiban berdakwah. Dalil Kewajiban Dakwah

MATERI 5 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Kerangka Dasar Agama dan Ajaran Islam

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR KAMPUS CIBIRU UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2015

RINGKASAN EKSEKUTIF HASIL SURVEI SURVEI SYARIAH 2014 SEM Institute

BAB IV ANALISIS TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DALAM AL-QURAN TELAAH PENDIDIKAN ISLAM

PERSATUAN DAN KERUKUNAN

BAB IV ANALISIS. ersepsi Ulama terhadap Akhlak Remaja di Desa Sungai Lulut Kecamatan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa bantuan

BAB I PENDAHULUAN. Sungguh, al-quran ini memberi petunjuk ke (jalan) yang paling lurus... (Q.S. Al-Israa /17: 9) 2

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

KONTRAK PERKULIAHAN (PENDIDIKAN AGAMA)

BAB I PENDAHULUAN. beragama yaitu penghayatan kepada Tuhan, manusia menjadi memiliki

ANGGARAN DASAR ANGGARAN RUMAH TANGGA

BAB V PENUTUP Kesimpulan

PEMBUKAAN MUSABAQAH TILAWATIL QURAN TINGKAT NASIONAL XXII, 17 JUNI 2008, DI SERANG, PROPINSI BANTEN Selasa, 17 Juni 2008

PENGANTAR METODOLOGI STUDI ISLAM. Tabrani. ZA., S.Pd.I., M.S.I

Pendidikan Agama Islam

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Kode : UNIV. A101 / 2 SKS

BAB I PENDAHULUAN. meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup manusia. kearah kearifan ( wisdom), pengetahuan ( knowledge), dan etika ( conduct).

MEWUJUDKAN ISLAM BERKEMAJUAN YANG BERCORAK RAHMATAN LIL ALAMIN. Oleh: Dahnil Anzar Simanjuntak, SE., ME. (Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah)

BAB I PENDAHULUAN. (Jakarta: Amzah, 2007), hlm Yatimin Abdullah, Studi Akhlak dalam Perspektif Al-Qur an,

Cahaya di Wajah Orang-Orang Yang Memahami Ilmu Agama

BAB IV METODE DAKWAH MUJADALAH DALAM PENYAMPAIAN MATERI DAKWAH DI MASJID AD- DU A KOTA BANDAR LAMPUNG. A. Metode Dakwah Mujadalah di Masjid Ad-du a

BAB I PENDAHULUAN. 2001), hlm. 42. Edukatif, (Jakarta: Rineka Cipta, 2000), hlm Jalaludin, Teologi Pendidikan, (Jakarta: Raja Grafindo Persada,

BAB I PENDAHULUAN. Anwar Sutoyo, Bimbingan dan Konseling Islami (Teori dan Praktik), Pustaka Pelajar, Yogjakarta, 2013, hal

BAB I PENDAHULUAN. (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2010), hlm Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru,

BAB I PENDAHULUAN. menjamin kesejahteraan hidup material dan spiritual, dunia, dan ukhrawi. Agama Islam yaitu agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW

UNIVERSITI KEBANGSAAN MALAYSIA FAKULTI PENGAJIAN ISLAM

BAB I PENDAHULUAN. sebuah masyarakat adalah aqidah, khususnya aqidah Islam. Maka tugas

BAB I PENDAHULUAN. 2014), hlm Imam Musbikin, Mutiara Al-Qur an, (Yogyakarta: Jaya Star Nine,

Sumber sumber Ajaran Islam

ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

BAB IV KELEBIHAN DAN KELEMAHAN MANHAJ. sama, pengambilan hukum yang dilakukan oleh lembaga Dewan Hisbah yang

BAB III PROSES IJMA MENURUT ABDUL WAHAB KHALLAF DAN PROSES PENETAPAN HUKUM DALAM KOMISI FATWA MUI

Transkripsi:

SILABUS DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam (PAI) Kode Mata Kuliah: MPK (Agama Islam) Bobot SKS : Tiga (3) SKS Semester : Dua (II) Penanggung Jawab : UNIVERSITAS TUJUH BELAS AGUSTUS (UNTAG) SAMARINDA 016 1

SILABUS Nama Mata Kuliah Kode Mata Kuliah : MPK 4001 : Pendidikan Agama Islam SKS : 3 Dosen : Abdul Majid, S.Ag. M.A Program Studi : S1 FISIPOL Waktu : Semester Genap DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini diberikan kepada mahasiswa Muslim UNTAG yang berada pada semester satu, baik untuk program S-0 maupun S1. MK ini membekali dasar- dasar keislaman, seputar makna agama Islam, hakekat dan tujuannya, sumber agama islam, (al-qur an, as-sunnah dan Ijtihad), hakikat manusia, kedudukan manusia, budaya-budaya masyarakat dan perspektif islam tentang kebudayaan, sarana-saran pengabdian kepada Allah, dan lain sebagainya yang pada gilirannya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari PENGALAMAN BELAJAR Pengalaman belajar yang dikembangkan dalam kegiatan perkuliahan ini meliputi kegiatan penalaran berbagai hal konsep Islam yang dilakukan melalui kegiatan tatap muka di kelas berupa kegiatan ceramah, tanya jawab dan diskusi kelompok. EVALUASI HASIL BELAJAR Keberhasilan dalam mengikuti mata kuliah ini didasarkan atas penilaian terhadap hasil-hasil pekerjaan mahasiswa, yang memenuhi persyaratan kehadiran minimal 80%, dalam meyelesaikan tugas (bobot 1), ujian tengah semester (bobot ), dan ujian akhir semester (bobot

URAIAN POKOK BAHASAN SETIAP PERTEMUAN Pertemuan Pertama Memahami Makna Islam 1. Pengertian Islam. Posisi Islam di antara Agama-Agama Samawi 3. Konsep Islam tentang Ketuhanan Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Fisipol Untag dapat menghayati dan memahami agama Islam, posisinya di antara agama lain dan ajaran tentang ketuhananannya. NO Indikator Uraian Materi Metode Media/ Alat 1 3 4 Mahasiswa S1 Fisipol Untag Semester II diharapkan dapat: Mendefinisikan Islam beserta beberapa istilah yang terkait ciri utama dan Prinsip dasar Islam ajaran islam tentang ketuhanan, keduniaan dan keakhiratan. Islam adalah kata yang berasal dari kata aslama yang bermakna tunduk, patuh dan pasrah. Kata dasar aslama berasal dari kata salima yang bermakna selamat dan damai. Dengan demikian, agama Islam adalah agama yang mengajarkan ketundukan, kepatuhan dan kepasrahan kepada Allah agar mendapatkan keselamatan dan kedamaian dunia dan akhirat. Agama ini diyakini memiliki segala kesempurnaan dan ajaran yang lengkap. Agama Islam memiliki ajaran yang Washatiyah (moderat), baik dalam hal ajaran tentang ketuhanan (antara Polyteisme dan ateisme), pandangan tentang dunia dan akhirat yang seimbang, tidak berat sebelah. Islam menganut prinsip utama tauhid, mengesaakan Allah dan -Ceramah - Tanya jawab - Evaluasi - White - LCD 3

memurnikannya dari segala sifat yang dapat mengurangi kemahakuasaan dan kemahabesaran-nya. Pertemuan Kedua Manusia, Agama dan islam 1. Mengapa Manusia beragama. Islam sebagai Agama Fitrah 3. Islam sebagai Hidayah dalam kehidupan Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Fisipol Untag dapat menghayati dan memahami kebutuhan manusia terhadap agama, Islam adalah agama yang fitrah dan hidayah serta pedoman dalam kehidupan. NO Indikator Uraian Materi Metode 1 3 Mahasiswa diharapkan dapat: (tanpa membaca buku) dengan benar bahwa semua manusia membutuhkan agama segala hal ihwal tentang agama tanpa ragu-ragu Mampu memberikan Manusi adalah makhluk yagn sadar ketuhanan. Oleh karena itu, beragama merupakan kebutuhan fitri manusia yang harus disalurkan.satu- satunya wafah yang tepat untuk menyalurkan rasa keberagamaan adalah agama. Islam diberikan Allah sebagai hidayah bagi manusia dalam menempuh kehidupan di dunia ini agar mendapat kebahagian yang hakiki, lahir dan batin. 4 -Ceramah - Tanya jawab - Evaluasi - White - LCD

argumen bahwa Islam adalah agama Fitrah dan Hidayah dengan kalimat dia sendiri Selanjutnya, dibahas: 1. Mengapa manusia beragama. Beragama sebagai kebutuhan fitri 3. Islam sebagai agama fitrah 4. Islam sebagai hidayah dalam kehidupan Pertemuan Ketiga dan keempat Memahami Sumber Agama Islam 1. Al-Qur an - Al-Qur an sebagai mu jizat - Al-Qur an sebagai Hidayah - Al-Qur an sebagai obat (syifa). Hadis - Pengertian hadis - Fungsi Hadis - Bagaimana Memahami Hadis 3. Ijtihad - Pengerttian Ijtihad - Siapa yang layak berijtihad dan apa syaratnya - Hukum bertaklid Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Fisipol Untag dapat menghayati dan memahami sumber-sumber hukum Islam serta ilmu-ilmu yang terkait. 5

NO Indikator Uraian Materi Metode - White 1 -Ceramah - Tanya jawab - LCD - Evaluasi 3 4 Mahasiwa mampu: Menyebutkan sumber-sumber hukum Islam serta dalilnya masing-masing fungsi-fungsi al- Qur an dengan dalilnya masingmasing pengertian hadis,fungsi dan kedudukannya serta bagaimana memahaminya pengertian ijtihad, siapa yang layak disebut mujtahid, persyaratannya serta hukum bertaklid terhadap hasil ijtihad Dengan menggunakan metode tipologi Alquran memiliki nilai komparatif terunggul. Alquran adalah kitab terlengkap dan menjawab segala persoalan. Pesona mu'zijat Alquran sejak tanzil hingga sekarang selalu mengundang kagum manusia. Alquran dinyatakan Allah sebagai petunjuk, baik bagi manusia secara keseluruhan apalagi orangorang yang bertakwa. Sebagai orang yang telah memperoleh wahyu dari Allah, Muhammad perlu melakukan upaya agar maksud-nya dapat dipahami oleh manusia. Semua yang diterima Muhammad dipraktikkan selama hayatnya. Kesemua prikehidupan Muhammad itu direkam oleh para sahabatnya waktu itu, selanjutnya diteliti dan dicatat oleh para ulama yang menekuni masalah ini (muhadditsin). Jadi, hadits adalah interpretasi Nabi Muhammad akan maksud Allah dan merupakan fatwanya kepada kita sebgai umat yang mengikuti ajaran yang dibawanya Alquran dan Sunnah merupakan sumber ijtihad, baik untuk mngeluarkan hukum fikih (istinbath) maupun menyangkut keyakinan- keyakinan teologis das mistisme Islam. Tapi ijtihad yang paling popular terutama dalam bidang fikih. Para ulam 6

berpendapat tentang siapakan yang boleh berijtihad. Yang tidak kalah pentingnya menyangkut orang awam. Ulama madzhab malah mendorong orang awam untuk taqlid kepada imam madzhab; sementara kaum modernis dan salafi mendorong untuk berijtihad atau Pertemuan kelima Hakikat Manusia 1. Asal-Usul Penciptaan manusia. Term-Term tentang Manusia 3. Asal-Usul Penciptaan Perempuan Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Fisipol Untag dapat menghayati dan memahami asasl usul pencipptaan manusia, penciptaan perempuan dan term-term yang digunakan dalam al-qur an NO Indikator Uraian Materi Metode 1 Mahasiswa S1 Fisipol Semester II asal usul manusia menurut agama beberapa term Kesadaran terhadap hakekat manusia merupakan pintu penting utama Menuju kesadaran keberagamaan bagi manusia itu sendiri. Dengan demikian, diharapkan manusia sadar akan hakikatnya sebagai manusia. Di dalam al-qur an 7 -Ceramah - Tanya jawab - Evaluasi - White - LCD

3 tentang manusia dalam al-quran danperbedaannya masing-masing asal-usul pwnciptaan perempuan digunakan beberapa term yang menunjuk pada manusia, antara lain: an-nas, al-basyar, al-insan, bany adam dan sebagainya. makna term-term tersebut berbeda, namun mendeskripsikan hakikat dan fungsi manusia itu sendiri. Dan yang tak kalah pentingnya adalah asal usul penciptaan perempuan. Masih sangat terkenal di dalam masyarakat bahwa perempuan tercipta dari tulang rusuk laki-laki. padahal tidak satupun ayat yang mengatakkan demikian. Ada hadisnya namun masih diragukan kualitasnya. Yang parah dari pemahaman ini adlah menjadikan perempuan sebagai mahkluk kedua setelah laki-laki. Pertemuan keenam Kedudukan Manusia 1. Sebagai Abid (Hamba). Sebagai Khalifah Allah Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Program Studi FISIPOL UNTAG Semster II dapat mengerti dan menghayati serta memahamn kedudukan manusia. NO Indikator Uraian Materi Metode Mahasiswa dapat: bagaimana kedudukan manusia, baik sebagai abid (hamba) maupun Secara umum manusia mengemban dua tugas dari Sang Khaliq, sebagai abid dan sebagai khalifah. Sebagai abid, manusia diposisikan sebagai hamba yang bertugas menjalankan segala kewajiban ibadah 8 -Ceramah - Tanya jawab - Evaluasi - White - LCD

sebagai khalifah di muka bumi. melalui ritualo-rutual yang telah ditentukan melalui al- Qur an dan sunnah. Pertemuan Ketujuh Budaya-Budaya Masyarakat 1. Hubungan antara Budaya dengan Agama. Bagaimana Perspektif Islam tentang Budaya 3. Baromater menerima-menolak Budaya 4. Hubungan Budaya dan Bid ah Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Program Studi FISIPOL UNTAG Semester II dapat mengerti dan menghayati serta memahami Budaya-budaya masyarakat dan ppandangan Islam terhadapnya. NO Indikator Uraian Materi Metode Budaya adalah segala hasil -Ceramah - White MahasiswaS1 karsa manusia. Berbudaya - Tanya jawab Program Studi merupakan sesuatu yang - Evaluasi - LCD Fisipol melekat pada manusia karena Semester1diharapkan kemampuan akal dan dapat tindakannya. Pemikiran atau segala hasil karya mereka 1 : Bagaimana Perspektif dan sikap Islam terhadap budaya nmasyarakat. Barometer merupakan budaya. Pertanyaannya, bagaimana Islam melihat hal ini? Agama dan budaya saling membutuhkan. Agama bagaikan roh yang mengawang-awang sedangkan budaya adalah kendaraan bagi agama 9

menerima dan menolak budaya masyarakat. mengenalkan diri pada masyarakat. 3 Bagaimana hubungan dan budaya. bid ah Pertemuan Kedelapan Sarana-Sarana Pengabdian Kepada Allah 1. Pembinaan Kepribadian lewat pengenalan Ibadah. Amar Ma ruf nahi Mungkar Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Program Studi FISIPOL UNTAG dapat mengerti dan menghayati serta memahami bagaimana pembinaan kepribadian melalui pengenalan Ibadah. NO Indikator Uraian Materi Metode 1 3 Mahasiswa mampu: ibadah-ibadah yang dapat mengantar pada pembinaan kepribadian. konsep amar Ma ruf nahy Mungkar tanpa membaca buku Menyebutkan dengan jelas urgensi Ketuhan hidup manusia dinyatakan dalam kebersamaannya, yakni kebersamaannya dengan sesama makhluk secara horizontal, setelah kebersamaanya dengan allah secara vertical. Ummatan wa satha dan kharu ummah menggambarkan cita- cita indah kehidupan sosial muslim. Amar ma'ruf nahyi munkar merupakan strategi perjuangan untuk mencapainya, dan sekaligus menjadi pilar pengawalnya. Alquran dan Sunnah banyak memberi contoh kehancuran umat -Ceramah - Tanya jawab - Evaluasi - White - LCD 10

4 Amar ma ruf Nahi mungkar tanpa ragu-ragu Memberi argumen mengapa manusia perlu mencegah kemungkaran disamping ber-amar ma ruf. manusia akibat kelalaian terhadap kewajiban ini.maka pelaksanaan kewajiban ini dikenakan kepada semua pihak sesuai dengan otoritas dan kewenangan yang dimilikinya. Pertemuan Kesembilan Implikasi Ibadah Dalam Kehidupan Sosial 1. Amalan-amalan Ibadah. Implikasi Ibadah dalam Kehidupan Sosial Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar UPI PWK Semester 1 dapat mengerti dan menghayati serta memahami hubungan amalan-amalan ibadah dengan kehidupan bermasyarakat. NO Indikator Uraian Materi Metode Kepada setiap manusia yang -Ceramah - White 1 Mahasiswa dapat: beragama dibebankan - Tanya jawab Menyebutkan sejumlah ibadah, baik yang - Evaluasi - LCD amalan-amaln berhukum wajib maupun ibadah dengan sunnah, baik mahdha lancar, tanpa maupun yang ghairu ragu-ragu. mahdhah. Ibadah-ibadah tersebut bukan untuk hubungan ibadahibadah tersebut dengan kehidupan bermasyarakat Kebutuhan Allah yang membebabnkan tetapi kebutuhan hamba. Ibadah tersebut, apabila dilakukan dengan baik dan benar maka akan memiliki dampak positif terhadap ketentraman hati dan moralitas yang baik. Selanjutnya, akan berpengaruh terhadap etika berinteraksi dengan sesama. 11

Pertemuan Kesepuluh Kerukunan Hidup Beragama 1. Konsep Islam tentang Kerukunan antar umat seagama. Konsep Islam tentang Kerukunan antar Umat beragama Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Program program Studi FISIPOL UNTAG Semester II dapat mengerti dan menghayati serta memahami konsep kerukunan beragama baik sesama umat seagama maupun antar umat beragama. NO Indikator Uraian Materi Metode Mahasiswa dapat Perbedaan adalah sunnatullah -Ceramah - White 1 menjelaskan: yang sengaja di desain oleh- - Tanya jawab Nya dengan tujuan yang - Evaluasi - LCD Konsep islam menyertainya. Perbedaan tentang tersebut bisa perbedaan suku, kerukunan hidup warna kulit, bahasa, bangsa, antar umat agama bahkan pemikiran seagama keagamaan. Sebagaimana Konsep islam tentang Kerukunan antara umat beda agama yang disaksikan, dalam islam ditemukan berbagai macam kelompok Islam yang disebabkan oleh perbedaan pemikiran dan faham keislaman. Terhadap perbedaan seperti ini setiap muslim dianjurkan untuk bisa saling menghargai, saling menghormati. Bukan justru saling menyalahkan dan menganggap bahwa hanya pahamlah yang paling benar. Demikian pula, antar penganut agama yang berbeda. Sikap saling menghormati dan menghargai harus dikedepankan. Menghormati perbedaan bukan 1

berarti kita menerima dan mengakui kebenaran agama lain. Pertemuan Kesebelas Islam, Sains dan teknologi 1. Bagaimana pandangan Islam Terhadap Sains dan teknologi. Bagaimana integrasi Islam dan Sains Teknologi Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Program Studi FISIPOL UNTAG Semester II dapat mengerti dan menghayati serta memahami pandangan Islam terhadap Sains dan tekhnologi. NO Indikator Uraian Materi Metode Islam sangat menghargai ilmu -Ceramah - White Mahasiswa Pengetahuan dan pengembangan - Tanya jawab mampu: - Evaluasi - LCD tekhnologi. Sebagai buktinya, di diharapkan dapat: 1. dalam al-qur an dan hadis-hadis Nabi banyak sekali ditemukan bagaimana isyarat ilmiah yang relevan pandangan Islam dengan sain s dan teknologi. terhadap Sains dan Karena itu Islam mendukung tekhnologi; pengembangan IPTEK, tetapi. Bagaimana dengan catatan demi mengintegrasikan kemaslahatan manusia, bukan sains dengan untuk kemafsadatan terhadap agama manusia itu sendiri. Kemaslahatan dimaksud adalah untuk mempermudah pencapaian kebutuhan sehari-hari. Pengembangan tersebut tidak boleh bertentangan dengan nilainilai agama, nilai-nilai sosial, 13

naorma-norma masyarakat yang telah lama dianut oleh masyarakat. Pertemuan Kedua Belas Pernikahan Dalam Islam 1. Bagaimana Konsep Islam tentang Pernikahan. Bagaimana Tuntunan Islam dalam memilih Jodoh 3. Bagaimana Tuntunan Islam Membina Keluarga Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Fisipol Untag dapat menghayati dan memahaan Membina keluarga yang Harmonis NO Indikator Uraian Materi Metode Mahasiswa Salah satu bukti bahwa islam sesuai dengan Fitrah -Ceramah - Tanya jawab - White mampu: manusia adalah adanya - Evaluasi - LCD ajaran tentang pernikahan. konsep Agama mengakui bahwa Islam tentang salah satu kebutuhan Pernikahan mendasar manusia adalah kebutuhan biologis, penyaluran hasrat seksual mereka melalui perkawinan. bagaimana Tuntunan Islam Tetapi agama mengajarkan Dalam Memilih bahwa manusia dan pasangan tubuhnya adalah makhluk yang paling mulia, konsep Islam karenanya harus dimuliakan. Perkawinan tidak boleh Dalam Membina dilaksanakan seperti halnya Keluarga dengan binatang, Harmonis perkawinan itu harus didahului dengan proses pernikahan beserta sejumlah syarat dan rukunnya. 14

Pertemuan Ketiga Belas Khamr dan Narkoba Pandangan Islam terhadap narkoba Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Fisipol Untag dapat menghayati dan memahami konsep agama Islam tentang narkoba dan hubungannya dengan Khamr. NO Indikator Uraian Materi Metode Sejak semula Agama Mahasiswa mampu: mengharamkan minuman Pengertian Khamr dan hukumnya. Pandangan islam tentang Narkoba khamr karena bisa memabukkan, baik dikonsumsi banyak maupun sedikit. Namun perkembangan ilmu pengetahuan mutaakhir, ditemukan banyak zat yang dapat memabukkan, semisal heroin, kokain, shabu-shabu, ekstasi dan lain sebagainya. pertanyaannya, apakah zat-zat tersebut diaktegorikan sebagai bagian dari khamr. Bagaimana konsep islam tentang zat-zat seperti itu?. -Ceramah - Tanya jawab - Evaluasi - White - LCD 15

Pertemuan Keempat Belas Kesehatan Reprodukasi dan Sejumlah problem Seputar Kedokteran 1. Konsep Kesehatan reproduksi Peremmpuan Dalam Islam. Keluarga Berencana dan Alat Kontrasepsi 3. Aborsi 4. Bayi Tabung Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa S1 Fisipol Untag dapat menghayati dan memahami konsepaagama Islam tentan Kesehatan Reproduksi Perempuan dan sejumlah persoalan seputar kedokteran seperti KB, Aborsi, dan Bayi Tabung NO Indikator Uraian Materi Metode -Ceramah - White Mahasiswa mampu: - Tanya jawab - Evaluasi - LCD konsep Islam tentang Kesehatan reproduksi Perempuan, KB, Aborsi dan Bayi Tabung. Perkembangan Ilmu pengetahuan di bidang sains kedokteran memang sangat pesat akhir-akhir ini. Banyak temuan di bidang ini yang kini terkait dengan manusia yang pada akhirnya akan bersinggungan dengan agama. Di satu sisi temuan-temuan tersebut, secara sepintas, memberikan kemaslahatan bagi manusia, namun pertanyaannya kemudian adalah apakah temuan-temuan tersebut tidak akan justru menurunkan martabat manusia sebagai manusia yang mulia, tidak akan melanggar nilai-nilai moralitas, dogma masyarakat dan asusila? Di sinilah peranan agama dituntut untuk memberi jawaban terhadap persoalan seperti itu. 16

DAFTAR REFERENSI AL-Qur an dan Terjemahnya Al-Jauziyah, I.Q. 00. Zikir Cahaya Kehidupan. Jakarta: GIP Atho Mudzar, H.M. 1998. Membaca Gelombang Ijtihad: Antara Tradisi dan Liberasi.Yogyakarta: Titian Ilahi. Al-Shiddiqy. 1975. Pengantar Fikih Islam. Bulan Bintang.Zubair, A.C. 1990. Kuliah Etika. Jakarta: Rajawali Press. Chirzin, M. 1997. Jihad dalam Alquran. Yogyakarta: Mitra Pustaka. Cobb, S. 1963. Islamic Contribution to Civilization. Washington D.C: Avalon Press. Faridl, Miftah. 1980. Pokok-pokok Ajaran Islam. Bandung: Salman ITB. Hamka. 1978. Pelajaran Agama Islam. Jakarta: Bulan Bintang. Moh. Rifai. 1980. Perbandingan Agama. Semarang: Wicaksana. Muhammad, Ibrahim. 000. Pengantar Studi Aqidah Islam. Jakarta: Rabbani Press. Qardhawi, Yusuf. 1999. Pengantar Kajian Islam. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.. 1977. al-khashâis al-'ammah li al-islâm. Kairo: Dar al-ma'rifah. Quraisy Shihab, M. 1996. Kemukzijatan Alquran: Bandung: Mizan,. 199. Membumikan Alquran. Bandung: Mizan,. Wawasan Alquran. Bandung: Mizan. Sjadjuri, M.S. 1973. Ilmu Kalam: Sebuah Pengantar: Bandung: Fakultas Ushuluddin. Tim Dosen PAI UPI. 004. Islam dan Pencerahan Intelektualitas. Bandung: Value Press.. 004. Islam: Doktrin dan Dinamika. Bandung: Value Press. Zakiah, Darajat. Dkk. 1984. Dasar-Dasar Agama Islam. Jakarta: Bulan Bintang. 17