SMA MTA Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018

dokumen-dokumen yang mirip
BIDANG KURIKULUM ( Sugiyanta (SMAN 48 Jakarta) /

Model Penyelenggaraan Peminatan Kurikulum 2013 di SMA KATA PENGANTAR. 2014,Direktorat Pembinaan SMA-Ditjen Pendidikan Menengah ii

BAB VII BUKU RAPOR SMP BERDASARKAN KURIKULUM 2013

INFORNASI AKADEMIK SMA NEGERI 78 TAHUN PELAJARAN 2014/2015

1. Pembukaan 3. PAPARAN BK SMAN 21 JAKARTA. 4. Sambutan kepala sman 21 jakarta 6. Lain-Lain 7. PENUTUP

PEMERINTAH KOTA KENDARI DINAS PENDIDIKAN NASIONAL

LAPORAN CAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)

PANDUAN PENILAIAN OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DENGAN SKS MODEL KONTINYU PADA PROGRAM PERCEPATAN DAN PENGAYAAN SMAN 2 KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Click to edit Master title style KELOMPOK IV : 1. MUJAENI 2. ELLA NURLELAWATI 3. MAIMUNAH 4. HERMANTO

Panduan e-rapor SMK DAFTAR ISI

Kurikulum 2013 MANAJEMEN PEMBELAJARAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

PENILAIAN HASIL BELAJAR DAN PENGELOLAAN NILAI

PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MATERI PELATIHAN: PRAKTIK PENGOLAHAN DAN PELAPORAN HASIL BELAJAR

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Jumat, 17 Oktober Pembukaan 2. Penjelasan Umum BK 3. Sambutan Kepala sekolah 4. Implementasi Kurikulum Pembagian Raport Mid

KURIKULUM SMA BL Maju Bersama + Hebat Semua KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

BAB II STRUKTUR KURIKULUM

Instructional Design

BAB II STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

LAPORAN CAPAIAN KOMPETENSIPESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NISN:..

Struktur Kurikulum 2013 MI

PENYUSUNAN LAPORAN HASIL BELAJAR (LHB) PESERTA DIDIK SMA

PENGUMUMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMA NEGERI 1 BATANG TAHUN PELAJARAN 2016/2017

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)

1. STANDAR ISI. 1. Guru mengembangkan perangkat pembelajaran pada kompetensi sikap spiritual siswa sesuai dengan tingkat kompetensi.

BAB I PENDAHULUAN. Peraturan akademik ini disusun untuk meningkatkan kualitas layanan pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan di SMA Negeri 1 Pare.

SOSIALISASI PROGRAM/ KEGIATAN

Ahlan wa Sahlan. PARA TAMU UNDANGAN open house

BAB I KETENTUAN UMUM. Pasal 1 Latar Belakang

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM SMA PATRA MANDIRI 1 PLAJU

DAFTAR ISI. DAFTAR ISI... ii BAB I PENDAHULUAN... 1 A. PENILAIAN KURIKULUM B. PRINSIP PENILAIAN... 2 C. LINGKUP PENILAIAN...

KURIKULUM SMA NEGERI 1 KARTASURA TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014 DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SUKOHARJO SMA NEGERI 1 KARTASURA

BROSUR PANDUAN PPDB MAN 3 MALANG TAHUN PELAJARAN

Model Peminatan dan Lintas Minat

Model Penyelenggaraan Peminatan di SMA

1. PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN - Proses Pembelajaran dilaksanakan dalam satu tahun pelajaran. - Satu tahun pelajaran dilaksanakan dalam 2

PERATURAN AKADEMIK SMA NEGERI 3 BATAM TAHUN PELAJARAN 2018/2019

PANDUAN PENILAIAN OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS

Doc. Abdi Madrasah (

PROGRAM KERJA WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM TAHUN PELAJARAN 2015/2016

SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2016 MATERI PEDAGOGIK

DRAFT AS OF 15/03/2016

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 144 B. TUJUAN 144 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 144 D. UNSUR YANG TERLIBAT 145 E. REFERENSI 145 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 145

BAB I PENDAHULUAN. ini berpengaruh terhadap berbagai aspek. Salah satunya terhadap kegiatan

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG

Lampiran III : SK KEPALA DINAS PENDIDIKAN KOTA BLITAR Nomor Tanggal. 420/ 09 / / Februari 2016 : :

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 144 B. TUJUAN 144 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 144 D. UNSUR YANG TERLIBAT 144 E. REFERENSI 145 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 145

Departemen Pendidikan Nasional. Sosialisasi KTSP

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DENGAN SKS PROGRAM PERCEPATAN DAN PENGAYAAN SMAN 2 KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PENYUSUNAN KTSP. Sosialisasi KTSP 1

DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL HALAMAN 1

BAB III STANDAR KOMPETENSI LULUSAN STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

2 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5410); 3. Peraturan Presiden Nomor 47 Tah

Document Control Rilis Final 20 Maret 2016 Revisi 1 23 Maret 2016

PENILAIAN PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS

KOMPETENSI DASAR. Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA)

LAPORAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) Nama Peserta Didik

TERWUJUDNYA INSAN PENDIDIKAN YANG BERPRESTASI DALAM ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN SENI BERLANDASKAN IMAN DAN TAQWA

SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 17. Jl. Mangga Besar IV/i No. 27, Kel. Kec. Tamansari, Telp , Fax Jakarta Barat 11150

SURAT KEPUTUSAN KEPALA SMK NEGERI 1 BLITAR Nomor : 420 / 631.a / / 2017

PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA SELATAN DINAS PENDIDIKAN SMA NEGERI 6 PALEMBANG

BAB I PENDAHULUAN A. Analisis Situasi

PROFIL SMA NEGERI 17 JAKARTA

BIODATA CALON PESERTA DIDIK SMA Negeri 1 Cianjur

LAPORAN MENGIKUTI PELATIHAN KURIKULUM 2013

BAB II TUJUAN PENDIDIKAN, VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH

MATRIKULASI KURIKULUM 2013 DI SMP

SPEKTRUM KEAHLIAN PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

PANDUAN SINGKAT PENGGUNAAN E-RAPOR SMA V.2018

EVALUASI LINGKUP PENILAIAN PADA KETERAMPILAN VOKASIONAL DI SLB

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

Laporan Hasil Belajar Peserta Didik SMA

BAB II LOKASI PENELITIAN

JADWAL PELAJARAN KELAS X-MIPA T.P. 2017/2018

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 64 TAHUN 2014 TENTANG PEMINATAN PADA PENDIDIKAN MENENGAH

PENYUSU S NA N N KTSP

LAPORAN HASIL PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)

PEMERINTAH KOTA SERANG DINAS PENDIDIKAN

TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL SKL FILOSOFI KURIKULUM

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 104 TAHUN 2014 TENTANG

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 TALUN

KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH

PEDOMAN TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA SEKOLAH UNGGULAN DAERAH SMA NEGERI 2 TUBAN Tahun Pelajaran 2015/2016

Rambu-rambu Pengisian Mapel untuk SMA KTSP

INFORMASI PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU SMAMDA SIDOARJO TAHUN AJARAN 2017/2018

SEKOLAH DASAR SWASTA DAARUL QUR AN INTERNASIONAL

b. KKM tidak dicantumkan dalam buku hasil belajar, melainkan pada buku penilaian guru.

BAB III GAMBARAN UMUM SMA SANTA THERESIA. Pos No.2, sebuah sekolah yang didirkan oleh para biarawati Ursulin pada tahun 1960.

LAPORAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS... Alamat Sekolah:... LOGO PEMDA /SEKOLAH. Nama Peserta Didik :...

PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI PADA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1

Outline 3/20/16. 1 Kerangka Pengembangan 2 Perbaikan Dokumen Kurikulum Implikasi Revisi Kurikulum Kerangka Sistem Pembelajaran

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. SMA Ar-Risalah beralamat Jl. Aula Muktamar no.2 kota kediri,

Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan

PERATURAN AKADEMIK SMA NEGERI 1 WARUNGKIARA TAHUN PELAJARAN 2010 /2011. Digunakan untuk kalangan sendiri SMA NEGERI 1 WARUNGKIARA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

I. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR MATEMATIKA SMALB AUTIS

Transkripsi:

SMA MTA Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018

Visi SMA MTA Surakarta Terwujudnya Generasi Islam yang Berakhlaq, Berilmu dan Berprestasi

Kurikulum SMA MTA Surakarta 1. Struktur Kurikulum 2. Peminatan 3. Lintas Minat 4. Pembelajaran 5. Penilaian 6. Laporan Hasil Belajar (Rapor) 7. Kenaikan Kelas

Struktur Kurikulum A. Mata Pelajaran 1. Mata Pelajaran Wajib A (6 Mapel) 2. Mata Pelajaran Wajib B (4 Mapel) 3. Mata Pelajaran Peminatan MIPA (4 Mapel) 4. Mata Pelajaran Peminatan IPS (4 Mapel) 5. Mata Pelajaran Peminatan Bahasa dan Budaya (4 Mapel) 6. Mata Pelajaran Lintas Peminatan B. Beban Belajar

Peminatan Peminatan meliputi MIPA, IPS, Bahasa dan Budaya Peminatan didasarkan pada: 1. Minat Peserta Didik 2. Nilai Tes Potensi Akademik (IQ) 3. Nilai Tes penempatan 4. Nilai Rapor SMP/MTs 5. Kuota: a. Peminatan MIPA i. Putra (3 Kelas) ii. Putri (3 Kelas) b. Peminatan IPS i. Putra (2 Kelas) ii. Putri ( 3 Kelas) c. Peminatan Bahasa dan Budaya (Putri) (1 Kelas)

Pengolahan Komponen Peminatan 1. Nilai Rapor Matematika dan IPA masing-masing dihitung rata-ratanya dari semester 1 s.d. 5 (NRM dan NRP) 2. NRM dan NRP dirata-rata menghasilkan rata-rata rapor (NRR) 3. Nilai tes akademik matematika x 3 = NM IPA x 2 = NP 4. Nilai Potensi Akademik (IQ) 5. Nilai akhir (NA) = NRR/2 + NM + NP + IQ

Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Langkah menentukan siswa masuk MIPA 1. Dikelompokan/disort berdasarkan pilihan minat yang pertama 2. Setelah mengelompok berdasarkan pilihan minat yang pertama diperingkat berdasarkan nilai akhir (NA) 3. Berdasarkan kuota maka diambil 3 kelas putra (107 siswa) dan 3 kelas putri (108 siswa)

Peminatan Bahasa dan Budaya (BB) Peserta didik dinyatakan masuk kelompok peminatan Bahasa dan Budaya (Kuota 1 kelas : 36 siswi) apabila: Pilihan pertama peminatan Bahasa Pilihan pertama peminatan MIPA dan pilihan kedua peminatan Bahasa serta tidak masuk peminatan MIPA

Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Peserta didik dinyatakan masuk kelompok peminatan IPS apabila: Pilihan pertama peminatan IPS atau Pilihan pertama peminatan MIPA tetapi tidak memenuhi persyaratan masuk peminatan kelompok MIPA.

Kelas Program Khusus Menindaklanjuti keputusan Seksi Pendidikan Yayasan Majlis Tafsir Al Qur`an Surakarta Nomor: 32/K1/PP-02/VI/2012, tentang Pembentukan Kelas Program Khusus di SMA MTA Surakarta maka pada tahun pelajaran 2017/2018 SMA MTA masih membuka kelas program khusus dengan perekrutan didasarkan pada IQ, Tes Peminatan, Rapor, Jumlah hafalan dari SMP/MTS Kelas program khusus adalah kelompok peminatan (MIPA) dengan penambahan penguatan Tahsin, Tahfidz (6), Bahasa Arab(4) dan Bahasa Inggris (4) Target lulus dari SMA MTA hafalan Al Qur`an minimal bertambah 3 juz untuk kelas prog khusus (angkatan tahun 2016/2017 sekarang kelas XI ada yang memapu menambah hafalan 5 juz selama 1 tahun)

Selain mengikuti seluruh matapelajaran di Kelompok Peminatan, setiap peserta didik harus mengikuti matapelajaran tertentu untuk lintas minat dan/atau pendalaman minat Jumlah jam untuk lintas minat sebanyak 6 jam pelajaran (2 Mapel) di Kelas X dan 4 jam pelajaran (1 Mapel) di Kelas XI dan XII. Mata pelajaran lintas minat yang dipilih tetap dari Kelas X sampai dengan XII.

Lintas Peminatan Untuk memudahkan pengelolaan dan mendukung visi missi pendidikan yayasan MTA lintas minat diatur sebagai berikut: Kelas X MIPA Putra mapel lintas minat Bahasa Arab dan Ekonomi Kelas X MIPA Putri mapel lintas minat Bahasa Arab dan Geografi Kelas X IPS mapel lintas minat Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Kelas X BB mapel lintas minat Geografi dan Ekonomi

Penilaian Penilaian hasil belajar oleh pendidik bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi proses, kemajuan belajar, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan dalam bentuk ulangan, pengamatan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang diperlukan. Penilaian hasil belajar oleh pendidik digunakan untuk: a. mengukur dan mengetahui pencapaian kompetensi Peserta Didik; b. memperbaiki proses pembelajaran; dan c. menyusun laporan kemajuan hasil belajar harian, tengah semester, akhir semester, akhir tahun. dan/atau kenaikan kelas. Lingkup Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Penilaian Sikap Penilaian sikap adalah penilaian terhadap kecenderungan perilaku peserta didik sebagai hasil pendidikan, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Penilaian sikap memiliki karakteristik yang berbeda dengan penilaian pengetahuan dan keterampilan, sehingga teknik penilaian yang digunakan juga berbeda. Dalam hal ini, penilaian sikap ditujukan untuk mengetahui capaian dan membina perilaku serta budi pekerti peserta didik.

PROSEDUR PENILAIAN SIKAP Mengamati perilaku peserta didik selama pembelajaran; Mencatat perilaku peserta didik dengan menggunakan lembar observasi/pengamatan; Mendeskripsikan perilaku peserta didik. Mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dan PPKn dibelajarkan secara langsung (direct teaching) maupun tidak langsung (indirect teaching) Mata pelajaran lain, tidak dibelajarkan secara langsung

Penilaian sikap... Penilaian sikap spiritual dan sikap sosial harus dilakukan secara berkelanjutan oleh semua guru, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK) dan wali kelas, melalui observasi dan informasi lain yang valid dan relevan dari berbagai sumber. Penilaian sikap merupakan bagian dari pembinaan dan penanaman/pembentukan sikap spiritual dan sikap sosial peserta didik yang menjadi tugas dari setiap pendidik. Penanaman sikap diintegrasikan pada setiap pembelajaran KD dari KI-3 dan KI-4. Selain itu, dapat dilakukan penilaian diri (self assessment) dan penilaian antarteman (peer assessment) dalam rangka pembinaan dan pembentukan karakter peserta didik, yang hasilnya dapat dijadikan sebagai salah satu data untuk konfirmasi hasil penilaian sikap oleh pendidik. Hasil penilaian sikap selama periode satu semester dilaporkan dalam bentuk predikat sangat baik, baik, cukup, atau kurang serta deskripsi yang menggambarkan perilaku peserta didik.

Penilaian Pengetahuan Penilaian pengetahuan merupakan penilaian untuk mengukur kemampuan peserta didik berupa pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif, serta kecakapan berpikir tingkat rendah sampai tinggi. Penilaian ini berkaitan dengan ketercapaian KD pada KI- 3 yang dilakukan oleh guru mata pelajaran. Penilaian pengetahuan dilakukan dengan berbagai teknik penilaian. Penilaian pengetahuan, selain untuk mengetahui apakah peserta didik telah mencapai ketuntasan belajar, juga untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan penguasaan pengetahuan peserta didik dalam proses pembelajaran (diagnostic). Oleh karena itu, pemberian umpan balik (feedback) kepada peserta didik oleh pendidik merupakan hal yang sangat penting, sehingga hasil penilaian dapat segera digunakan untuk perbaikan mutu pembelajaran.

Teknik Penilaian Pengetahuan

Penilaian Keterampilan Penilaian keterampilan adalah penilaian yang dilakukan untuk menilai kemampuan peserta didik menerapkan pengetahuan dalam melakukan tugas tertentu. Keterampilan dalam Kurikulum 2013 meliputi keterampilan abstrak (berpikir) dan keterampilan konkret (kinestetik). Kaitannya dalam pemenuhan kompetensi, penilaian keterampilan merupakan penilaian untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik terhadap kompetensi dasar pada KI-4. Penilaian keterampilan menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu. Penilaian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah pengetahuan (KD pada KI-3) yang sudah dikuasai peserta didik dapat digunakan untuk mengenal dan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sesungguhnya (real life).

Teknik Penilaian Keterampilan

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) KKM Pengetahuan dan Keterampilan = 68 Sikap = Baik

Skala Penilaian Nilai Ketuntasan Pengetahuan dan Keterampilan KKM : 68 Rentang Angka Huruf N < 68 D (kurang) 68 < N < 78 C (cukup) 78 < N < 89 B (baik) 89 < N < 100 A (sangat baik) KKM : 70 N < 70 D (kurang) 70 < N < 80 C (cukup) 80 < N < 90 B (baik) 90 < N < 100 A (sangat baik)

Penilaian Lanjutan Laporan Hasil Belajar (Rapor)

Kenaikan Kelas Peserta didik dinyatakan naik ke kelas diatasnya apabila telah memenuhi syarat sbb. : 1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam 2 (dua) semester pada tahun pelajaran yang diikuti. 2. Predikat sikap minimal Baik yaitu memenuhi indikator kompetensi sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh SMA MTA Surakarta. 3. Predikat kegiatan ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan minimal Baik. 4. Tidak memiliki lebih dari 2 (dua) mata pelajaran yang masingmasing capaian pengetahuan dan/atau keterampilan di bawah KKM. Apabila ada mata pelajaran yang tidak mencapai KKM pada semester ganjil dan/atau semester genap, maka ketuntasan mata pelajaran diambil dari rata-rata nilai setiap aspek mata pelajaran pada semester ganjil dan genap. 5. Ketidakhadiran peserta didik tanpa keterangan maksimal 10% dari jumlah hari efektif.

PENGEMBANGAN PRESTASI - TAHSIN (2 x 45 ) - TAHFIDZUL QUR AN (2 x 75 ; 1 x 75 ) - BAHASA ARAB (2 x 75 ; 1 x 75 ) - BAHASA INGGRIS (2 x 75 ; 1 x 75 ) - PEMBINAAN OSN - BIMBINGAN MASUK PTN - KEIKUTSERTAAN BERBAGAI LOMBA AKADEMIK DAN NON AKADEMIK

EKSTRAKURIKULER Kegiatan Ekstrakurikuler dilaksanakan di luar Intrakuler, meliputi: Pramuka (Ekstra Wajib) Olah Raga (Sepak Bola, Bola Volly, Bulu Tangkis, Sepak Takraw) Bela Diri (Karate, Pencak Silat, Kungfu) PALASTA KIR PMR BAHASA JEPANG TATA BOGA ORSESI

KEGIATAN DI ASRAMA DAN TARGETNYA QIRAATUL QUR AN (Mampu membaca Al-Qur an dengan baik dan benar) TAHFIDZUL QUR AN BAHASA ARAB (Mampu berbahasa Arab Harian) KHITOBAH (Mampu menjadi khotib/kultum di kelompok belajar) HADITS ARBAIN (Mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Sunnah Nabi) FIQIH IBADAH Mampu Thaharoh dengan baik dan benar Mampu sholat denga baik dan benar Terbiasa menjalankan sholat sunah rawatib AQIDAH AKHLAQ Mempunyai keyakinan yang kuat terhadap rukun iman yang 6 Berperilaku sopan Mampu menghindari larangan agama

KANTOR SMA MTA FAX SMA MTA : (0271) 634822 : (0271) 634862 WALI KELAS X SMA MTA SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 No KELAS NAMA WALI NO TELEPON 1 Wali X MIPA 1 Suminto, S.Pd. 085102075947 2 Wali X MIPA 2 Muhammad Rifqi, S. Pd. 085728510067 3 Wali X MIPA 3 Widodo, S.Sn. 081328553552 4 Wali X MIPA 4 Siti Rofi ah, S.Pd. 085229352239 5 Wali X MIPA 5 Aisyah Ika Wardani, S.Pd 085725004812 6 Wali X MIPA 6 Wahyurini Suprihati, S.Pd. 081393146107 7 Wali X IPS 1 Drs. Muhammad Wasita Lelana 085100070346 8 Wali X IPS 2 Hendrik Boby Hertanto, S.Pd. M. Si. 085647290769 9 Wali X IPS 3 Weni Sulistyowati, S.S. 082727393342 10 Wali X IPS 4 Siti Syaroh, S.Pd., M.Pd 085646610980 11 Wali X IPS 5 Dra. Wiji Handayati 082226088110 12 Wali X IBB Eka Mega Cynthia, S.Pd. 081915343655