Komentar dan Rekomendasi

dokumen-dokumen yang mirip
Komentar dan Rekomendasi

Komentar dan Rekomendasi

Komentar dan Rekomendasi

Laporan Evaluasi Visitasi PHK-PKPD (AIPKI) Komentar dan Rekomendasi

Komentar dan Rekomendasi. 2. Hadi Sarosa

Komentar dan Rekomendasi. 2. Soegianto Ali 3. Hartaty Sirait

Komentar dan RekomendasiHasil Visitasi PSPD FKK UMJ

Laporan konsolidasi evaluasi Visitasi PHK-PKPD (AIPKI) Komentar dan Rekomendasi. : 1. Slamet Sudi Santoso. 2. Ikhlas

Laporan Evaluasi Visitasi PHK-PKPD (AIPKI) Komentar dan Rekomendasi. 2. Setyawati Soeharto

Komentar dan Rekomendasi

Komentar dan Rekomendasi

Bab 1 PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN

Komentar dan Rekomendasi. 2. Thianti Sylviningrum

BAB 1 PENDAHULUAN. Aktivitas 1.1 : Pengembangan strategi penerimaan mahasiswa baru. Aktivitas 1.2 : Penguatan implementai KBK

Komentar dan Rekomendasi

Komentar dan Rekomendasi

Komentar dan Rekomendasi

Gambar 1. Struktur Organisasi Pengelola PHK-PKPD FK Universitas Jember

LAPORAN MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL TENGAH TAHUN 2011 PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK PKPD)

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR

Bab I: Pendahuluan. 2. Pengembangan sistem penjaminan mutu, kegiatan administrasi dan kegiatan akademik di tingkat fakultas dan laboratorium.

Peningkatan mutu lulusan FK Unila dapat dilihat dari beberapa penanda yaitu; Meningkatnya persentase kelulusan dan nilai rata-rata peserta Ujian

RINGKASAN EKSEKUTIF Alhamdulillahirobbil alamin. Berkat rahmat ALLAH SWT, FK Unila berhasil mendapatkan bantuan dan sekaligus amanah yang harus

Laporan Evaluasi Visitasi PHK-PKPD (AIPKI) Komentar dan Rekomendasi

RINGKASAN EKSEKUTIF Pertama Kedua Ketiga 8,0 8,2

BAB 2 IMPLEMENTASI DAN PENGELOLAAN PROGRAM

TABEL 1. Status Indikator Kinerja Utama dan Indikator Kinerja Antara. No Keterangan Baseline s/d Desember 2011

terutama dilakukan dalam perbaikan perangkat lunak pendidikan dalam hal ini penyempurnaan kurikulum berbasis kompetensi yang sesuai dengan visi dan

LAPORAN IMPLEMENTASI PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK PKPD) Tahun 2011

BAB I PENDAHULUAN 1. Pengembangan kapasitas manajemen menuju fakultas kedokteran. 2. Peningkatan Kualitas mahasiswa Baru

LAPORAN TENGAH TAHUNAN PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK-PKPD) Tahun Ringkasan Eksekutif

BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang

Jakarta, 29 Pebruari 2012

BAB 3 HASIL YANG DICAPAI

Komentar dan Rekomendasi

PROGRAM PENGEMBANGAN FAKULTAS KEDOKTERAN DALAM KERANGKA PHK PKPD/HPEQ PROJECT TAHUN 2012

LAPORAN AKHIR TAHUN I PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK-PKPD) Tahun 2011 Di FK UNIVERSITAS HANG TUAH

RINGKASAN EKSEKUTIF (EXECUTIVE SUMMARY)

DEWAN PENDIDIKAN TINGGI DPT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK PKPD) LAPORAN AKHIR TAHUN KETIGA

LAPORAN IMPLEMENTASI PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK PKPD) Tahun 2013

Prodi kedokteran FK UNS Oktober 2016

RTL Pendidikan Dokter Indonesia

TABEL 1. Status Indikator Kinerja Utama dan Indikator Kinerja Antara. No Keterangan Baseline S/d Juli 2011 I. Indikator Kinerja Utama Target Capaian

LAPORAN MIDTERM IMPLEMENTASI PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK PKPD) Untuk Kegiatan Tahun

BAB 2 IMPLEMENTASI DAN PENGELOLAAN PROGRAM

KODE/NOMOR STANDAR OPERATIONAL PROSEDUR (SOP)

LAPORAN VISITASI UNIVERSITAS HANG TUAH-SURABAYA 6-7 MEI 2014 REVIEWER: SONNY PAMUJI LAKSONO INSI FARISA DESY ARYA

BORANG PROGRAM STUDI

LAPORAN MONITORING DAN EVALUASI IMPLEMENTASI RENSTRA TAHUN KE-1 SAMPAI KE-4

Komentar dan Rekomendasi. 2. Cholis Abrori

Pokok Bahasan. Urgensi Validasi Data Dasar FK. Izin Prodi Akademik-Profesi FK. Status Akreditasi Akademik-Profesi & Prodi Spesialis

Komentar dan Rekomendasi. 2. Bau Dilam Ardyansyah

WORKSHOP AKREDITASI PROGRAM STUDI ITY PENYUSUNAN BORANG STANDAR 2 DAN 4. di BPM UMY

Komentar dan Rekomendasi Hasil Visitasi FK UNDIP

LAPORAN RAPAT TINJAUAN MANAGEMEN II TAHUN 2016

FORMAT 3 : FORMAT PENILAIAN INSTRUMEN AMAI PROGRAM STUDI JENJANG S1 PROGRAM STUDI... FAKULTAS... WAKTU VISITASI,...

LAPORAN AKHIR TAHUN IMPLEMENTASI PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK PKPD) Untuk Kegiatan Tahun

II. IMPLEMENTASI DAN PENGELOLAAN PROGRAM

STANDAR 4 SUMBER DAYA MANUSIA

AKREDITASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI

RENCANA OPERASIONAL AKADEMI ANALIS FARMASI DAN MAKANAN (AKAFARMA) YAYASAN HARAPAN BANGSA BANDA ACEH TAHUN

Standar Mutu UMSIDA (di copy dari BPM UMSIDA) 0

DEWAN PENDIDIKAN TINGGI DPT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Kerangka Acuan Monitoring dan Evaluasi Tahunan dan Mid Term

KATA PENGANTAR. Renop Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UNTAD 1

MANUAL PROSEDUR MONITORING DAN EVALUASI INTERNAL (MONEVIN) PROGRAM HIBAH KOMPETISI (PHK)

BOBOT PENILAIAN BORANG PRODI

BORANG BARU VS BORANG LAMA

STANDAR 4. SUMBER DAYA MANUSIA

Perkuliahan Pada Pendidikan Dokter (Sistem Pembelajaran PBL) Eryati Darwin Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

MONITORING PELAKSANAAN UKDI PERIODE APRIL 2011

PENILAIAN AIPT. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Juli 2011 BAN-PT

PENILAIAN AIPT. Skor AIPT. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Bobot (dalam %) 90

BAB 3 HASIL YANG DICAPAI. Tabel 1. Status Indikator Kinerja Utama dan Indikator Kinerja Antara

PROSEDUR OPERASIONAL BAKU PENINGKATAN MUTU AKADEMIK

STRUKTUR ORGANISASI LAB. KIMIA TANAH

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Manual Mutu. Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Kedokteran

LAPORAN MIDTERM IMPLEMENTASI PROGRAM HIBAH KOMPETISI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DOKTER (PHK PKPD) Untuk Kegiatan Tahun

II. IMPLEMENTASI DAN PENGELOLAAN PROGRAM

PROGRAM KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG 2016/2017

DRAFT PEDOMAN PERHITUNGAN SATUAN KREDIT SEMESTER REMUNERASI (SKSR) DALAM RANGKA REMUNERASI DOSEN

Program Hibah Kompetisi Peningkatan Kualitas Pengajaran UII


06 06 / / 10 10/ /

STANDAR PROSES PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

FORMAT PENILAIAN INSTRUMEN AMAI PROGRAM STUDI JENJANG S1

Transkripsi:

Laporan evaluasi Visitasi PHK-PKPD (AIPKI) Komentar dan Rekomendasi Nama Perguruan Tinggi : Universitas Pattimura (Unpatti) Skema Reviewer : B : 1. Rini Sundari Harjono 2. Maftuchah Rochmanti 1. Komentar Umum Pada kegiatan visitasi di Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) telah dilakukan pertemuan dengan pimpinan (Rektor, PR 1, PD 1, PD 3, dan Ketua Program Studi), dosen, tenaga kependidikan, ketua MEU, PIC, dan mahasiswa. Namun dikarenakan terbatasnya jumlah dosen, mengakibatkan beberapa dosen merangkap berbagai jabatan maupun organisasi sehingga pertemuan antara pimpinan fakultas-dosen-meu-pic dilakukan secara bersamaan. Berdasarkan visitasi ke FK Unpatti, menunjukkan bahwa program hibah PHK-PKPD telah meningkatkan status FK Unpatti melalui ketiga programnya, yaitu Program 1. Pengembangan mutu pelaksanaan KBK untuk mencapai kompetensi lulusan sesuai standar nasional; Program 2. Penguatan Pendidikan Dokter Pulau; dan Program 3. Penguatan Sistem Tata Kelola dan Peningkatan Kapasitas Lembaga. Dampak pelaksanaan program hibah tersebut telah dirasakan oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa. Pengembangan dosen meliputi jumlah, diklanjut, dan pelatihan atau pendidikan non degree training (NDT); sedangkan untuk tenaga kependidikan yang dirasakan adanya peningkatan kemampuan dalam pengelolaan laboratorium, perpustakaan, dan teknologi informasi (IT). Mahasiswa telah mengetahui bahwa FK Unpatti mendapatkan dana hibah PHK PKPD dan mahasiswa merasakan adanya perubahan dibandingkan mahasiswa angkatan sebelumnya, namun belum tahu bahwa beberapa pengembangan dan adanya pengadaan termasuk berbagai peralatan di skills lab, laboratorium maupun buku berasal atau dampak dari hibah tersebut. Sebagian besar indikator telah tercapai, dari indikator utama yang belum mencapai target, yaitu belum seluruh materi nonklinik terintegrasi dalam blok. Dari hasil klarifikasi saat visitasi terdapat perubahan pencapaian indikator tambahan yang cukup mencolok dari 14 Hal 1: 11

menjadi 29 indikator yang telah mencapai target. Perbedaan capaian ini disebabkan karena perbedaaan penghitungan, misalnya mahasiswa yang telah drop out atau nilai yang belum masuk dimasukkan dalam penghitungan. Dengan demikian, pencapaian indikator tambahan yang telah mencapai target sebanyak 29 dari 36 indikator kinerja tambahan (80,6%). Kemitraan FK Unpatti dengan FK Universitas Atma Jaya Jakarta berjalan dengan baik, meskipun jarak cukup jauh namun tidak menjadi halangan dalam kemitraan tersebut. Kemitraan dengan FK UAJ dirasakan sangat membantu dalam pengembangan kurikulum dan pengembangan SDM baik dosen maupun tenaga kependidikan untuk non degree training. 2. Komitmen Pimpinan Komitmen pimpinan dalam mendukung pelaksanaan PHK-PKPD di FK Unpatti nampak bagus baik di tingkat fakultas maupun universitas. Hal ini dapat dilihat pada perubahan status PPD menjadi fakultas dan diperolehnya status akreditasi C pada tahun 2012 sesuai dengan kinerja indikator utama. Oleh karena sumber daya masih terbatas, baik manusia maupun sarana maka dalam pelaksanaan PHK_PKPD ini dibantu staf Fakultas MIPA, demikian juga penggunaan ruangan dan peralatan laboratorium. Komitmen pimpinan tampak juga dari dukungan rektor dalam pengembangan fakultas kedokteran setelah proyek PHK-PKPD ini berakhir, termasuk rencana pembangunan rumah sakit dengan konsep rumah-sakit-pendidikan-daerah yang melibatkan Kemendikbud dan Kemenkes. Namun demikian, masih diperlukan berbagai upaya penguatan fakultas, antara lain melalui tupoksi fakultas, penguatan MEU dan sistem penjaminan mutu, staffing baik jumlah maupun kualifikasi (pendidikan dan pelatihan, jabatan fungsional, sertifikasi dosen), ataupun pengembangan tenaga kependidikan mengingat program studi merencanakan reakreditasi pada tahun 2015 setelah pindah ke gedung baru. Selain itu, juga perlu diperhatikan jumlah penerimaan mahasiswa baru karena masih terbatasnya jumlah dan kualifikasi dosen, jumlah dan kualifikasi tenaga kependidikan, maupun peralatan penunjang praktikum dan keterampilan (skills lab). Komitmen yang baik, tidak saja ditunjukkan pimpinan, namun juga komitmen para dosen untuk menjamin keberlangsungan kegiatan pembelajaran. Jumlah dosen yang terbatas tidak menghalangi aktivitas dosen dalam mengembangkan FK Unpatti khususnya dalam Hal 2: 11

pembelajaran sesuai dengan skema B hibah PHK-PKPD ini. Keterbatasan dosen tersebut menyebabkan 2 komponen Tridarma Perguruan Tinggi belum berjalan dengan baik, yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat. 3. Kemajuan Pelaksanaan PHK-PKPD dan Ketercapaian Indikator a. Pelaksanaan kegiatan secara umum Kegiatan PHK-PKPD di FK Unpatti secara umum sudah dilaksanakan dengan baik dan sampai saat ini semua program telah selesai. Hibah PHK-PKPD telah membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan diperolehnya status akreditasi C. Beberapa indikator yang belum tercapai antara lain persentase dan nilai kelulusan blok/modul, pelaksanaan skills lab. Adanya dana efisiensi sekitar 2 milyar rupiah tidak dapat digunakan, akibat keterlambatan mengajukan usulan kegiatan. b. Ketercapaian area intervensi No Area Intervensi Uraian 1 Implementasi KBK berbasis SPICES KBK telah dijalankan di FK Unpatti sejak berdiri tahun 2008 dengan pendekatan SPICES yang mengacu pada Unhas. Blueprint dan kurikulum KBK telah berhasil diimplementasikan. Indikator tambahan untuk implementasi KBK sebagian besar sudah mencapai target Kurikulum tahap klinik: telah dilaksanakan penyiapan implementasi pendidikan klinik Tersedia rumusan kompetensi dan materi kedokteran kepulauan tingkat klinik Mereview kurikulum pada tahun 2011 - Peninjauan jumlah sks dari blok yang telah terintegrasi dibandingkan jumlah total sks dalam kurikulum (KBK 2011) 148 SKS blok rerintegrasi dari 156 sks total dan 8 sks non integrasi blok. Mengimplementasikan hasil dari hibah pengajaran Pemandirian dalam penyusunan kurikulum yang dilakukan oleh mitra (FK UAJ) Hal 3: 11

2 Penguatan sarana-prasarana Penunjang KBK Penyusunan materi terlebih dahulu dilakukan oleh dosen yang ada, selanjutnya hasil yang ada dikonsultasikan kepada para narasumber Merubah susunan/urutan jadwal kuliah/praktikum dan tutorial - Oleh karena seluruh perkuliahan oleh dosen tamu (Unhas dan Unair) jadwal dikumpulkan sesuai dengan jadwal kehadiran dosen ybs yang sekaligus dilaksanakan bersamaan praktikum, baru dilanjutkan tutorial oleh dosen Unpatti atau dokter dari dinas kesehatan Ambon - Selanjutnya dilakukan perubahan dengan kegiatan tutorial terlebih dahulu baru dilanjutkan dengan kuliah, pemberian materi diselenggarakan secara simultan Peningkatan kualitas pembelajaran (IPK lulusan) dihitung kembali dengan mengeluarkan IPK mahasiswa yang sudah DO dan tidak aktif kuliah sampai semester Genap 2013/2014, Pebruari 2014 Mengidentifikasi kondisi riil dan kelayakan sarana pendidikan klinis pada rumah sakit dan puskesmas di daerah; dan menyiapkan puskesmas untuk klinik dokter kepulauan Nara sumber berasal dari dosen tamu dan Dokter Rumah Sakit Monitoring dan evaluasi pelaksanaan pendidikan klinik belum dapat dijalankan dengan baik Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran telah selesai, rencana akhir tahun 2014 seluruh kegiatan pembelajaran pindah ke gedung baru. Pengadaan prasarana-sarana-pustaka dari program PHK_PKPD telah selesai, meskipun dari jumlah belum sebanding jumlah mahasiswa Persiapan CBT center di Gedung Baru Penambahan peralatan skills lab, selain untuk pembelajaran juga dipersiapkan untuk OSCE center Penambahan buku Jumlah RS Pendidikan dan Puskesmas Hal 4: 11

3 Penguatan FK Panitia pengadaan peralatan dibantu oleh staf dari MIPA Penggunaan bersama laboratorium dengan MIPA Penjadwalan praktikum menyesuaikan kehadiran dosen Penjadwalan kuliah dengan kegiatan lainnya (misal skills lab dan praktikum) tidak berdekatan karena lokasi kampus yang berbeda Cost sharing pendanaan antara PNBP dan Pemda Rencana pembangunan rumah-sakitpendidikan-daerah Terbatasnya jumlah peralatan, jumlah buku, dan jam buka perpustakaan Dosen tamu dari Unhas, Unair, atau RS sehingga seringkali terjadi pergeseran jadwal terutama dari RS karena jumlah dokter di RS yang juga terbatas bersamaan dengan tugas pelayanan dan bimbingan koas Inventarisasi peralatan belum baik Belum tersedia prasarana dan sarana untuk praktek dokter kepulauan, saat ini memanfaatkan milik TNI AL Struktur organisasi tingkat fakultas dan status akreditasi fakkultas C Tersedianya kelengkapan dokumen penjaminan mutu, SOP, monev, dan audit mutu Tersedianya sebagian SOP dan buku panduan teknis manajemen internal Pengembangan dosen baik jumlah maupun kualifikasi dengan pendidikan lanjut dan pelatihan (NDT) Pengembangan tenaga kependidikan (teknisi, laboran, kepustakaan) dengan mengikuti kegiatan non degree training dengan pembiayaan HPEQ dan cost sharing dana PEMDA maupun PNBP. Penguatan muatan lokal (dokter kepulauan) termasuk perumusan kompetensi dokter kepulauan dan integrasi ke dalam blok maupun rumusan kompetensi dan materi dokter kepulauan pada tingkat klinik. Hal 5: 11

4 5 6 Penguatan MEU Unggulan spesifik (skema A) Pengembangan capacity building Pembuatan SOP/Panduan dilakukan oleh dosen yang sama apakah yang menjabat struktural termasuk MEU dan dosen yang masih S1 yang belum mempunyai kesibukan lain sehingga berjalan efisien. Melibatkan staf dari luar FK Pelatihan SDM dalam penjaminan mutu, SOP, monev, dan manajemen akademik Pendampingan dengan mitra atau berkonsultasi dengan narasumber dari Unhas- Unair-TNI AL dlm melakukan penyusunan kurikulum, muatan lokal, penjaminan mutu, SOP, dll Keterbatasan SDM sehingga sebagian pembantu dekan dijabat staf dari luar FK Staf dengan latar belakang medical education dari Australia, NDT di Mastricht Struktur organisasi MEU Tidak jelas, hanya disebutkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap MEU dari target 3,5 pencapaian 3,72 Rangkap tugas dan efisiensi kegiatan Struktur organisasi MEU ada, namun karena terbatasnya jumlah dosen Ketua MEU dirangkap oleh Ketua Program Studi Tumpang tindih tupoksi Tidak jelas posisi MEU dengan struktur organisasi fakultas (eksekutif) pencapaian kepuasan melampaui target, namun sebagian mahasiswa tidak mengetahui peranan/tupoksi MEU Penambahan 5 dosen CPNS menjadi 28 dosen Pendidikan lanjut dosen ke S2 atau S3 Pelatihan dosen dan tenaga kependidikan Peningkatan kualifikasi dosen dengan diklanjut S2 dan S3 sesuai target Jumlah staf (dosen dan tenaga kependidikan) yang mengikuti NDT sesuai target Hal 6: 11

7 Kemitraan (skema A dan B) Mengikutsertakan dosen dan tenaga kependidikan dalam NDT meliputi pelatihan penjaminan mutu, SOP, monev dan audit mutu, administrasi, keuangan dan akademik berbasis ICT Meningkatkan jumlah SDM yang mempunyai kapasitas pengelolaan dan pelayanan akademik Pembiayaan NDT dengan sharing cost antara PNPB, Pemda, dan hibah Jumlah dosen yang lolos seleksi sedikit (direncanakan rekrut 10 dosen/tahun) Kemitraan dirasakan baik, efisien, dan sangat membantu dalam penyusunan kurikulum dan penguatan fakultas Penyusunan blueprint kurikulum dan blok, penguatan capacity building, dan NDT dosen dan tenaga kependidikan Konsultasi dilakukan melalui email, pelaksanaan konsultasi di tempat untuk beberapa topik sekaligus (baik di FK Unpatti atau ke UAJ) Magang untuk tenaga kependidikan, misalnya dalam pengelolaan laboratorium, IT, keperpustakaan Jarak jauh Jumlah staf terbatas c. Ketercapaian indikator utama No 1 Indikator Dilaksanakannya KBK (Persentase blok pada kurikulum non klinik yang terintegrasi) Kesesuaian dengan target tengah tahun 2013 94,8% dari target 100% Hambatan pencapaian indikator sesuai dengan hasil diskusi Pembelajaran belum mandiri karena jumlah dosen terbatas baik jumlah maupun kualifikasi (bergantung pada dosen dari FK Unhas, FK Unair, RSUD, TNI AL, Dinas Kesehatan) Panduan/SOP yang belum sepenuhnya tersosialisasi ke seluruh civitas akademika Tempat pembelajaran di 2 lokasi yang berjauhan Jumlah peralatan praktikum Hal 7: 11

2 3 Peningkatan kualitas pembelajaran yang diukur dengan IPK Peningkatan status akreditasi 2,81 dari target 2,80 C sesuai target dan skills lab kurang Jumlah buku dan jam buka perpustakaan terbatas d. Intake mahasiswa No Kuota dikti 2014 2011 2012 2013 Rencana Daya Daya Daya Intake Intake Intake Intake penerimaan Tampung Tampung Tampung 1 50 50 65 e. Kendala dalam pencapaian indiaktor kinerja utama dan cara mengatasinya Fakultas Kedokteran Unpatti telah memperoleh status akreditasi C yang sesuai dengan target, demikian pula IPK sudah sudah melampaui target dari 2,80 menjadi 2,81. Sedangkan yang belum mencapai target, yaitu persentase pelaksanaan kurikulum non klinik yang terintegrasi dalam blok pada KBK. Permasalahan yang dihadapi antara lain pembelajaran belum mandiri karena jumlah dosen terbatas baik jumlah maupun kualifikasi, jumlah dan kualifikasi tenaga kependidikan, sosialisasi panduan/sop yang belum, tempat pembelajaran di 2 lokasi yang berjauhan, jumlah peralatan praktikum dan skills lab kurang, serta jumlah buku dan jam buka perpustakaan terbatas. Keterbatasan dosen diatasi dengan mendatangkan dosen tamu dari FK Unhas, FK Unair, TNI-AL, RSUD, dan Dinas Kesehatan; selain itu untuk manajerial termasuk pengelolaan hibah PHK PKPD ini juga melibatkan dosen dari luar Fakultas Kedokteran khususnya dari Fakultas MIPA. Fakultas Kedokteran Unpatti telah melakukan revisi kurikulum 2011, direncanakan dapat diimplementasikan pada tahun 2015. Kekurangan ruangan khususnya laboratorium diatasi dengan penggunaan laboratorium bersama fakultas lain. Untuk meningkatkan pemahaman dan kemandirian mahasiswa telah dilakukan pengaturan ulang jadwal antara kuliah dan tutorial. Materi diperoleh mahasiswa terlebih dahulu melalui pembelajaran mandiri dalam tutorial, baru kemudian mendapatkan bahan kuliah. Kegiatan kuliah ini juga dilaksanakan bersamaan dengan praktikum, bergantung dosen tamu yang hadir. Hal 8: 11

4. Hambatan terkait dengan pengelolaan dan strategi untuk mengatasinya Berdasarkan hasil diskusi yang berkembang, hambatan utama ada pada kurangnya SDM di FK Unpatti baik dosen maupun tenaga kependidikan dalam hal jumlah dan kualifikasi. Rencana pengangkatan 10 dosen setiap tahunnya juga tidak dapat dipenuhi, baik karena jumlah ataupun kualifikasi yang tidak terpenuhi. Hal tersebut berdampak dengan adanya rangkap jabatan atau rangkap kerja bagi dosen. Strategi yang diusulkan dengan penambahan SDM dan efektivitas kerja dari pengelolaan program. Distribusi dosen dan dukungan tenaga kependidikan nampaknya masih menjadi kendala untuk pengelolaan program kerja yang efisien dan efektif. Kualifikasi dosen diatasi dengan pengiriman dosen untuk pendidikan lanjut, juga pelatihan terkait manajerial dan penjaminan mutu. Adanya dosen dengan kualifikasi masih S1 yang belum mempunyai kesibukan lain, memungkinkan pembuatan dokumen atau SOP. Penyusunan dokumen-dokumen tersebut dikonsultasikan ke FK UAJ sebagai mitra. Kemitraan dengan FK UAJ meskipun dari sisi jarak tampak jauh, namun dirasakan efektif dan mampu memberikan masukan atau umpan balik dalam pengembangan FK Unpatti. Kualifikasi tenaga kependidikan diatasi dengan mengirimkan beberapa staf magang di FK UAJ selama 1 2 minggu. Adapun pengembangan yang dirasakan oleh tenaga kependidikan antara lain dalam pengelolaan laboratorium, perpustakaan, dan sistem informasi teknologi. Visitasi ke FK Unpatti belum dapat menggali secara lengkap bagaimana kerjasama dengan RSUD dan bagaimana pelaksanaan pembelajaran di rumah sakit tersebut. Keterbatasan dalam pelaksanaan unggulan dokter kepulauan, FK Unpatti telah menjalin kerjasama dengan TNI AL baik dukungan dosen maupun peralatan. 5. Praktek Baik (Good Practices) Adanya program PHK PKPD di FK Unpatti sangat membantu dalam pengembangan kurikulum, pengembangan capacity building FK Unpatti termasuk penguatan MEU, pengembangan SDM baik jumlah maupun kualifikasi dosen dan tenaga kependidikan. Kemitraan dengan FK UAJ dirasakan efektif dengan cara memberikan kail bukan ikan mendorong kemandirian dalam penyusunan kurikulum ataupun penyusunan suatu dokumen. Keterbatasan jumlah dosen, yang menyebabkan rangkap jabatan dan rangkap kerja justru dapat menghasilkan kinerja yang efisien dalam menghasilkan Hal 9: 11

suatu dokumen. Meskipun masih perlu pengkajian lebih lanjut, mengenai kualitas dari produk yang dihasilkan tersebut. Dalam keterbatasan jumlah dosen, ternayata FK Unpatti telah mampu menerbitkan jurnal Moluka dan mendapatkan dana hibah penelitian Global Fund TB perlu mendapat apresiasi. Selain itu, rencana FK Unpatti dalam penerimaan mahasiswa baru tahun 2014 akan kembali menerima 50 mahasiswa, dari sebelumnya tahun 2012 menerima 65 mahasiswa perlu diapresiasi mengingat keterbatasan SDM tersebut. Inovasi lain yang perlu diapresiasi, yaitu peer assistent blok endokrin dengan self evaluation mahasiswa terkait dengan kompetensi komunikasi dapat diterapkan pada blok lain. Selain itu, self evaluation mahasiswa dalam pembelajaran klinik mengenai keterampilan mahasiswa di Bagian Ilmu Penyakit Saraf juga dapat diterapkan pada bagian atau departemen lain. Pada akhir tahun 2014, seluruh proses pendidikan direncanakan pindah ke komplek kampus Unpatti sehingga mahasiswa tidak perlu bolak balik di dua lokasi kampus yanng berjauhan. Komitmen pimpinan dalam pengembangan FK Unpatti, termasuk rencana pembangunan rumah sakit pendidikan yang berdekatan dengan FK Unpatti yang berkonsep rumah-sakit-pendidikan-daerah dengan pembiayaan bersama antara Kementrian Kesehatan dan Kemendikbud serta Pemda (Departemen Dalam Negeri?) perlu diapresiasi. Dengan demikian diharapkan sustainibilitas pembiayaan kegiatan dapat berlangsung baik. Dukungan pembiayaan dari Pemda nampak pula dalam pengembangan staf dosen dan tenaga kependidikan (teknisi, laboran, kepustakaan) khususnya kegiatan non degree training, serta bea siswa Pemda Tingkat II untuk mahasiswa sehingga mahasiswa kembali ke daerah asal. 6. Rekomendasi a. Rekomendasi untuk institusi Dari hasil diskusi dari berbagai pihak di FK Unpatti perlu disampaikan beberapa rekomendasi berikut: 1). Pengembangan sistem belajar, sarana dan prasarana, serta peningkatan capacity building di FK Unpatti 2). Penerjemahan pedoman akademik universitas ke dalam panduan akademik tingkat fakultas. 3). Mempertegas peran MEU dalam pengembangan kurikulum baik tahap akademik maupun profesi. Hal 10: 11

4). Konsistensi penerimaan mahasiswa baru berdasarkan daya tampung sesuai dengan jumlah dan kualifikasi dosen, prasarana dan sarana khususnya jenis dan jumlah peralatan laboratorium dan skills lab dengan memperhatikan SE Dirjen Dikti terkait kuota penerimaan mahasiswa baru. 5). Memperbaiki sistem administrasi termasuk inventarisasi peralatan. 6). Memperbaiki perpustakaan termasuk pembaruan kepustakaan (jenis dan jumlah buku, e library) dan administrasi (katalog, pengkodean, daftar hadir pengunjung). 7). Menyiapkan mahasiswa menghadapi UKDI baik CBT maupun OSCE termasuk membiasakan evaluasi mahasiswa sejak tahap akademik (evaluasi blok) dengan pola soal seperti UKDI. 8). Menyempurnakan CBT center dan OSCE center. b. Rekomendasi untuk CPCU Pelaksanaan program PHK-PKPD telah membawa dampak signifikan pada pengembangan FK Unpatti baik dalam pengembangan capacity building dan pelaksanaan proses belajar mengajar. Dampak hibah telah dirasakan baik pimpinan/pengelola, mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan. CPCU perlu meminta jaminan keberlanjutan dari kegiatan yang telah dilakukan, sehingga dengan berakhirnya proyek hibah, komitmen pimpinan terhadap program tetap berjalan baik pemenuhan SDM (jumlah dan kualifikasi), prasarana, dan sarana; dan konsistensi penerimaan mahasiswa baru sesuai dengan SE Dirjen Dkti. Hal 11: 11