dokumen-dokumen yang mirip
Pendugaan Selang Kepercayaan Persentil Bootstrap Nonparametrik untuk Parameter Regresi

PENAKSIRAN PARAMETER REGRESI LINIER DENGAN METODE BOOTSTRAP MENGGUNAKAN DATA BERDISTRIBUSI NORMAL DAN UNIFORM

ESTIMASI EROR STANDAR PARAMETER REGRESI LOGISTIK MENGGUNAKAN METODE BOOTSTRAP

PERBANDINGAN BAGAN KENDALI T 2 HOTELLING KLASIK DENGAN T 2 HOTELLING PENDEKATAN BOOTSTRAP PADA DATA BERDISTRIBUSI NON-NORMAL MULTIVARIAT

METODE BOOTSTRAP DALAM INFERENSI MODEL REGRESI POLINOMIAL

ANALISIS ESTIMASI PARAMETER REGRESI KUANTIL DENGAN METODE BOOTSTRAP

PEMILIHAN MODEL REGRESI LINIER DENGAN BOOTSTRAP. Tarno. Jurusan Matematika FMIPA UNDIP Semarang. Subanar Jurusan Matematika FMIPA UGM Yogyakarta

ESTIMASI PARAMETER MODEL REGRESI LINIER BERGANDA DENGAN TEKNIK BOOTSTRAP

Pengaruh Bimbingan Belajar terhadap Nilai Mahasiswa dengan Uji Permutasi

PENENTUAN UKURAN CONTOH DAN REPLIKASI BOOTSTRAP UNTUK MENDUGA MODEL REGRESI LINIER SEDERHANA

SIMULASI PENGUKURAN KETEPATAN MODEL VARIOGRAM PADA METODE ORDINARY KRIGING DENGAN TEKNIK JACKKNIFE

Aplikasi Spline Kuadrat Terkecil dalam Pemodelan Pertumbuhan Anak Berdasarkan Indeks Antropometri

Metode Bootstrap Untuk mengestimasi Data Hilang (missing Data) pada Eksperimen Faktorial

PENERAPAN METODE BOOTSTRAP RESIDUAL DALAM MENGATASI BIAS PADA PENDUGA PARAMETER ANALISIS REGRESI

PERBANDINGAN METODE BOOTSTRAP DAN JACKKNIFE DALAM MENAKSIR PARAMETER REGRESI UNTUK MENGATASI MULTIKOLINEARITAS

PENERAPAN BOOTSTRAP DALAM METODE MINIMUM COVARIANCE DETERMINANT (MCD) DAN LEAST MEDIAN OF SQUARES (LMS) PADA ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA

BOOTSTRAP RESAMPLING OBSERVASI PADA ESTIMASI PARAMETER REGRESI MENGGUNAKAN SOFTWARE R

GENERALIZED CROSS VALIDATION DALAM REGRESI SMOOTHING SPLINE

PENERAPAN REGRESI LINIER MULTIVARIAT PADA DISTRIBUSI UJIAN NASIONAL 2014 (Pada Studi Kasus Nilai Ujian Nasional 2014 SMP Negeri 1 Sayung)

DESAIN EKSPERIMEN & SIMULASI 5

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

MODEL REGRESI KANDUNGAN BATUBARA MENGGUNAKAN METODE LEAST MEDIAN OF SQUARES

2-RP. C. Deskripsi CP secara umum KKNI Level 6

PERBANDINGAN KUASA WILCOXON RANK SUM TEST DAN PERMUTATION TEST DALAM BERBAGAI DISTRIBUSI TIDAK NORMAL

Uji Permutasi untuk Masalah Dua Sampel Saling Bebas: Studi Kasus di LAFI-DITKES AD Bandung Jawa Barat


Membangkitkan Data Klaim Individu Pemegang Polis Asuransi Kendaraan Bermotor Berdasarkan Data Klaim Agregat

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. awal peradaban manusia. Pada awal zaman Masehi, bangsa-bangsa

MODEL REGRESI NONPARAMETRIK SPLINE TRUNCATED PADA DATA INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI INDONESIA. 1. Pendahuluan

KETEPATAN KLASIFIKASI PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI DI KOTA SEMARANG MENGGUNAKAN BOOSTSTRAP AGGREGATTING REGRESI LOGISTIK MULTINOMIAL

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

HETEROSKEDASTISITAS DALAM ANALISIS REGRESI LINIER SKRIPSI. Oleh: YOGIE DANA INSANI NIM

RESAMPLING BOOTSTRAP PADA R

Analisis Perbandingan Berbagai Uji Pencilan Pada Analisis Regresi Admi Nazra Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas

PERBANDINGAN METODE COEFFICIENT OF DETERMINATION RATIO DAN REGRESI DIAGNOSTIK DALAM MENDETEKSI OUTLIER PADA ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA

MODEL REGRESI NONPARAMETRIK SPLINE TRUNCATED PADA PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TERHADAP INVESTASI DI KABUPATEN TUBAN

MODEL REGRESI COX PROPORTIONAL HAZARD PADA LAJU TAMAT MAHASISWA JURUSAN MATEMATIKA UNIVERSITAS ANDALAS

STATISTIKA DASAR MAF Dosen: Dr. Lutfi Rohman Wenny Maulina, M.Si

BAB 2 LANDASAN TEORI. disebut dengan bermacam-macam istilah: variabel penjelas, variabel

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH PENDUDUK DI JAWA TENGAH MENGGUNAKAN MODEL REGRESI ROBUST DENGAN ESTIMASI LEAST MEDIAN OF SQUARES (LMS)

REGRESI LINIER NONPARAMETRIK DENGAN METODE THEIL

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

JMP : Volume 6 Nomor 1, Juni 2014, hal REGRESI LINEAR BIVARIAT SIMPEL DAN APLIKASINYA PADA DATA CUACA DI CILACAP

KAJIAN FUNGSI nls( ) DAN fsrr( ) TERHADAP MODEL MICHEALIS-MENTEN PADA REGRESI NONLINIER. Sudarno 1. Abstrak

BAB 2 LANDASAN TEORI. Analisis regresi merupakan bentuk analisis hubungan antara variabel prediktor

HASIL DAN PEMBAHASAN. Metode Bootstrap

Model Cox Extended dengan untuk Mengatasi Nonproportional Hazard pada Kejadian Bersama

KAJIAN DATA KETAHANAN HIDUP TERSENSOR TIPE I BERDISTRIBUSI EKSPONENSIAL DAN SIX SIGMA. Victoria Dwi Murti 1, Sudarno 2, Suparti 3

Memodelkan regresi logistik biner data set hasil sampel bootstrap B.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

PERBANDINGAN HASIL ESTIMASI PARAMETER GENERALIZED SPACE TIME AUTOREGRESSIVE (GSTAR) DENGAN VARIABEL EKSOGEN BERTIPE METRIK

PENERAPAN METODE GENERALIZED RIDGE REGRESSION DALAM MENGATASI MASALAH MULTIKOLINEARITAS

Analisis Regresi Spline Kuadratik

PEMAKAIAN VARIABEL INDIKATOR DALAM PEMODELAN. Mike Susmikanti *

Penaksiran Parameter Regresi Linier Logistik dengan Metode Maksimum Likelihood Lokal pada Resiko Kanker Payudara di Makassar

STATISTIKA TERAPAN (PS603)

BAB 2 LANDASAN TEORI

REGRESI SEMIPARAMETRIK SPLINE TRUNCATED DENGAN SOFTWARE R. Abstract. Keywords: Spline Truncated, GCV, Software R.

Pengkelasan dengan Logika Fuzzy

Pengujian Kestabilan Parameter pada Model Regresi Menggunakan Dummy Variabel

BAB 2 LANDASAN TEORI

PERBANDINGAN METODE MCD-BOOTSTRAP DAN LAD- BOOTSTRAP DALAM MENGATASI PENGARUH PENCILAN PADA ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA

STUDI KOMPARATIF METODE KUADRAT TERKECIL DENGAN METODE REGRESI ROBUST PEMBOBOT WELSCH PADA DATA YANG MENGANDUNG PENCILAN

BAB 1 PENDAHULUAN. merupakan rangkuman dari Indeks Perkembangan dari berbagai sektor ekonomi

BAB 2 LANDASAN TEORI. bermacam-macam istilah: variabel penjelas, variabel eksplanatorik, variabel

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pendapatan perkapita merupakan besarnya pendapatan rata-rata penduduk suatu

BAB 2 LANDASAN TEORI. berarti ramalan atau taksiran pertama kali diperkenalkan Sir Francis Galton pada

PERMASALAHAN AUTOKORELASI PADA ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA

PERBANDINGAN TINGKAT AKURASI REGRESI NONPARAMETRIK SPLINE DAN REGRESI NONPARAMETRIK KERNEL PADA PERTUMBUHAN BALITA DI KOTA SURAKARTA

ANALISIS REGRESI KUANTIL

ESTIMASI RASIO MENGGUNAKAN KOEFISIEN REGRESI DAN KORELASI PADA PRODUKSI KACANG TANAH DI PROVINSI JAWA TENGAH

PENAKSIRAN RATAAN DAN VARIANSPOPULASI PADA SAMPEL ACAK TERSTRATIFIKA DENGAN AUXILIARY VARIABLE

BAB 2 LANDASAN TEORI. Analisis Korelasi adalah metode statstika yang digunakan untuk menentukan tingkat

Model Regresi Multivariat untuk Menentukan Tingkat Kesejahteraan Kabupaten dan Kota di Jawa Timur

dimana n HASIL DAN PEMBAHASAN

PERLUASAN REGRESI COX DENGAN PENAMBAHAN PEUBAH TERIKAT-WAKTU

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : STATISTIKA DASAR (3 SKS) KODE MATA KULIAH : MT308

BAB I PENDAHULUAN. menyelidiki hubungan di antara dua atau lebih peubah prediktor X terhadap peubah

PENANGANAN MULTIKOLINEARITAS (KEKOLINEARAN GANDA) DENGAN ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA. Tatik Widiharih Jurusan Matematika FMIPA UNDIP

KOMPARASI ANALISIS GEROMBOL (CLUSTER) DAN BIPLOT DALAM PENGELOMPOKAN

BAB I PENDAHULUAN. Statistika adalah salah satu cabang ilmu yang mempelajari prosedur-prosedur

Generalized Ordinal Logistic Regression Model pada Pemodelan Data Nilai Pesantren Mahasiswa Baru FMIPA Universitas Islam Bandung Tahun 2017

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. satu peubah prediktor dengan satu peubah respon disebut analisis regresi linier

ANALISIS KONJOIN UNTUK MENILAI PEMBUKAAN PROGRAM STUDI STATISTIKA DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Abstrak

OBSERVER UNTUK SISTEM KONTROL LINIER KONTINU

BAB 2 LANDASAN TEORI. 1. Analisis Korelasi adalah metode statstika yang digunakan untuk menentukan

ESTIMASI REGRESI ROBUST M PADA FAKTORIAL RANCANGAN ACAK LENGKAP YANG MENGANDUNG OUTLIER

PENERAPAN METODE JACKKNIFE TERHAPUS-1 PADA PENGOLAHAN DATA METODE QUICK COUNT

Algoritme Least Angle Regression untuk Model Geographically Weighted Least Absolute Shrinkage and Selection Operator

Metode Statistika Pertemuan XII. Analisis Korelasi dan Regresi

PENENTUAN MODEL REGRESI SPLINE TERBAIK. Agustini Tripena 1

1. PENDAHULUAN PADA PRODUKSI JAGUNG DI JAWA TENGAH

SIMULASI DAMPAK MULTIKOLINEARITAS PADA KONDISI PENYIMPANGAN ASUMSI NORMALITAS

Transkripsi:

PENDUGAAN PARAMETER REGRESI DENGAN BOOTSTRAP RESIDUAL UNTUK JUMLAH SAMPEL YANG BERVARIASI M a r zu k i, H i zi r S o f y a n Universitas Syiah Kuala marz_ukie@yahoo.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menduga parameter model regresi linier dan membandingkannya untuk beberapa variasi jumlah sampel bootstrap dan jumlah perulangan. Data yang digunakan dalam penelitian tentang pendugaan parameter regresi sederhana ini adalah data sekunder. Komponen yang dibootstrap adalah residual dari model yang telah diduga dengan memakai data asli. Penarikan sampel bootstrap diulang dengan perulangan yang berbeda-beda dan kemudian dianalisis perbedaan parameter-parameter yang diperoleh dari bermacam perulangan tersebut. Beberapa variasi jumlah sampel bootstrap dan jumlah perulangan bootstrap dilakukan, yaitu masing-masing untuk kombinasi n = 5,, 2, dan 5 serta B =, 2, 5, dan. Dugaan parameter ˆ, cenderung tidak dipengaruhi oleh banyaknya jumlah sampel bootstrap, tetapi sedikit dipengaruhi oleh banyaknya perulangan bootstrap. Dugaan untuk parameter ˆ berlaku sebaliknya. Kata kunci: regresi linier, dugaan parameter, bootstrap, residual PENDAHULUAN Model regresi adalah metode statistik yang paling bermanfaat dan paling sering digunakan. Model regresi diperoleh dengan pendugaan parameter regresi. Pendugaan parameter ini didasarkan pada variansi masing-masing parameter. Hal ini dilakukan atas dasar asumsi-asumsi tertentu dalam model regresi. Mencari hubungan fungsional antara satu atau beberapa peubah dengan sebuah peubah respon, adakalanya dihadapkan dengan sedikitnya data yang tersedia. Simulasi bootstrap sering digunakan dalam analisis statistik seperti menghitung standar error dari suatu statistik dan analisis regresi. Metode bootstrap memungkinkan mengambil data sampel lebih banyak berdasarkan data aslinya (data yang tersedia). Komponen yang dibootstrap adalah residu dari model yang telah diduga dengan memakai data asli (belum dibootstrap). Penarikan sampel bootstrap diulang dengan perulangan yang berbeda-beda dan kemudian dianalisis perbedaan parameter-parameter yang diperoleh dari bermacam perulangan tersebut. Model regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linier sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menduga parameter model regresi linier dan 93

membandingkannya untuk beberapa variasi jumlah sampel bootstrap dan jumlah perulangan. BAHAN DAN METODE Data yang digunakan dalam penelitian tentang pendugaan parameter regresi ini adalah sekumpulan data riil, untuk model regresi linier sederhana. Data riil digunakan supaya data yang disimulasikan ini dapat dipastikan ada hubungan fungsionalnya antara peubah bebas dan peubah takbebas. Data Jumlah hormon antiinflamasi (dalam milligram) yang tersisa di 27 perangkat dari 3 industri yang berbeda setelah beberapa jam pemakaian, diambil dari buku An Introduction to the Bootstrap (Efron dan Tibshirani, 993). Data sampel ini disajikan dalam Tabel. Tabel. Jumlah hormon antiinflamasi (dalam milligram) yang tersisa di 27 perangkat Nomor Sampel Jumlah Hormon (mg) Pemakaian (jam) Y X 2 3 4 5 6 7 8 9 2 3 4 5 25,8 2,5 4,3 23,2 2,6 3, 2,9 2,9 3,4 6,3,6,8 32,5 32, 8, 99 52 293 55 96 53 84 7 52 376 385 42 29 76 296 94

6 7 8 9 2 2 22 23 24 25 26 27 24, 26,5 25,8 28,8 22, 29,7 28,9 32,8 32,5 25,4 3,7 28,5 5 77 29 9 88 5 88 58 49 5 7 25 Kumpulan data riil pertama (Tabel ) diduga model regresi linier sederhana. Pendugaan parameter dengan metode bootstrap residual dilakukan berdasarkan langkah-langkah berikut:. Menduga parameter regresi linier sederhana untuk data yang sudah ditetapkan (Tabel ) M 2. Menghitung nilai residual dari model tersebut 3. Sampel bootstrap dari nilai-nilai residual diambil sebanyak jumlah sampel awal, yaitu sampel 4. Menduga model regresi dari sampel bootstrap di atas 5. Langkah ke-3 dan ke-4 diulang sebanyak kali, sehingga diperoleh parameter 6. Menduga parameter bootstrap 7. Langkah ke-3 sampai ke-6 juga dilakukan untuk 8. Langkah ke-3 dan ke-7 juga diulang untuk 9. Terakhir, dilakukan perbandingan parameter di antara perulangan yang berbeda. 95

HASIL DAN DISKUSI Data riil dijadikan dasar data analisis untuk mencapai tujuan penelitian. Data riil pada Tabel, diduga model regresi sederhana sehingga memberikan nilai ˆ b 34,675, dan ˆ b, 574. Model regresi linier yang diperoleh, Yˆ 34,675,574 X. Hasil ini dapat dilihat pada Gambar. Gambar. Output model regresi linier Dari output ini, dapat dikatakan bahwa peubah bebasnya berpengaruh secara signifikan terhadap peubah responnya, dengan nilai P yang cukup kecil untuk kedua parameter yang ada. Sementara koefisien determinasinya mencapai 86,9%. Model linier ini memberikan nilai residual sebagai berikut: Tabel 2. Nilai residual dari model linier Nomor Sampel ˆ Nomor Sampel ˆ -2,683 5,8366 2-4,9357 6 -,393 3-3,358 7 2,55 4-2,634 8 3,6388 5-2,38 9,4686 6 -,229 2 -,3676 7-2,6974 2 2,388 8-3,4442 22 -,223 9 -,783 23,9644 96

3,7323 24,473 -,457 25 -,56 2,7259 26 3,6792 3 -,6 27,533 4 2,984 Sampel bootstrap diambil secara nonparametrik dari 27 sampel data riil. Kasus pertama, ambilan sebanyak n 27 sampel atau sebanyak sampel aslinya. Dari sampel ini diduga nilai parameter dan. Misalkan nilai dugaan untuk pengambilan pertama ini masing-masing adalah ˆ dan ˆ. Pengambilan masing-masing 27 sampel ini diulang sebanyak B kali sehingga diperoleh nilai dugaan parameter 2 regresi untuk masing-masing parameter, yaitu ˆ, ˆ,, ˆ 2 dan ˆ, ˆ,, ˆ. Dugaan bootstrap untuk parameter diperoleh dengan menghitung rata-rata dari parameter ˆ, ˆ,, ˆ. Sehingga untuk sampel bootstrap n 27 dan perulangan 2 ˆ * bootstrap B diperoleh rata-ratanya 34,2389. Selanjutnya, dengan cara yang sama, rata-rata dari parameter ˆ, ˆ,, ˆ 2 ˆ * diperoleh -,58. Berikutnya, untuk pengambilan sebanyak n 27 sampel dan B 2. Dugaan parameter ˆ diperoleh dengan mencari rata-rata dari 2 nilai dugaan ˆ, ˆ,, ˆ, sehingga dihasilkan ˆ * 34, 2256. Sedangkan dugaan parameter 2 2 ˆ untuk perulangan ini adalah ˆ * -,58 Langkah-langkah seperti ini juga dilakukan untuk jumlah sampel bootstrap dan jumlah perulangan bootstrap yang lain. Kesemua dugaan parameter tersebut disajikan dalam Tabel 3. Tabel 3. Dugaan parameter regresi sederhana dengan bootstrap n B * ˆ Parameter * ˆ 34,2389 -,58 27 2 34,2256 -,58 97

5 34,23 -,58 34,28 -,58 34,892 -,577 5 2 34,22 -,578 5 34,229 -,577 34,882 -,577 34,766 -,576 2 34,85 -,576 5 34,779 -,576 34,73 -,575 34,753 -,575 2 2 34,754 -,575 5 34,77 -,575 34,79 -,575 Semua nilai dugaan parameter dengan bootstrap residual (dalam Tabel 3), harga mutlaknya lebih besar daripada nilai dugaan parameter dengan data asli. Tetapi perbedaan tersebut tidak terlalu jauh. KESIMPULAN Kajian terhadap pendugaan parameter regresi dengan metode bootstrap residual dilakukan untuk 6 kasus dengan berbagai variasi jumlah sampel bootstrap dan variasi jumlah perulangan bootstrap. Pendugaan ini dilakukan masing-masing untuk parameter pada model regresi linier sederhana. Variasi tersebut masing-masing adalah untuk jumlah sampel bootstrap yang berbeda, yaitu n 27, 5,, 2 dan untuk jumlah perhitungan parameter yang berbeda, yaitu B, 2, 5,. Ada beberapa hal yang dapat disimpulkan sehubungan dengan kajian tersebut, yaitu: ) Dugaan parameter ˆ yang dihasilkan, cenderung tidak dipengaruhi oleh banyaknya jumlah sampel bootstrap, tetapi sedikit dipengaruhi oleh banyaknya perulangan bootstrap. 2) Dugaan untuk parameter ˆ berlaku sebaliknya. Banyaknya perulangan bootstrap hampir tidak berpengaruh untuk semua jumlah sampel bootstrap yang dicoba, tetapi cenderung ada pengaruh jika jumlah sampel bootstrapnya berbeda. 98

UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kami sampaikan kepada Jurusan Matematika dan Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala yang telah memberikan dukungan untuk kami melakukan penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA Chernick, M.R., (28). Bootstrap Methods : A Guide for Practitioners and Researchers, Second Edition. John Wiley & Sons, New Jersey, 8-82. Efron, B. dan Tibshirani, R.J., (993). An Introduction to the Bootstrap, Chapman & Hall, New York, 7-2. Marzuki, Sofyan, H., dan Rusyana, A., (2). Pendugaan Selang Kepercayaan Persentil Bootstrap Nonparametrik untuk Parameter Regresi, Jurnal Statistika, Jurusan Statistika FMIPA Unisba, Vol. No., 3-23. 99