Bab 2 By Rini Setyo W, SE.MM 1
Figure 1 The Circular-Flow Diagram Revenue Goods and services sold MARKETS FOR GOODS AND SERVICES Firms sell Households buy Spending Goods and services bought FIRMS Produce and sell goods and services Hire and use factors of production GOVERNMENT Taxes Wages, rent, transfer payment Buy and consume goods and services HOUSEHOLDS Buy and consume goods and services Own and sell factors of production Factors of production MARKETS FOR FACTORS OF PRODUCTION Labor, land, and capital Wages, rent, and profit Households sell Firms buy FOREIGN Exim Income = Flow of inputs and outputs = Flow of dollars 2 Copyright 2004 South-Western
Empat Sektor Perekonomian menurut The Circular-Flow Model 1. Sektor rumah tangga (Households Sector) tdr atas sekumpulan individu yg dianggap homogen dan identik. 2. Sektor perusahaan (Firms Sector) tdr atas sekumpulan perusahaan yg memproduksi barang dan jasa. 3. Sektor pemerintah (Government Sector) yg memiliki kewenangan politik utk mengatur kegiatan masyarakat dan perusahaan. 4. Sektor luar negeri (Foreign Sector) perekonomian dunia yg melakukan transaksi ekspor impor. 3
Tiga Pasar Utama Three Basic Market 1. Pasar barang dan jasa (Goods and Services Market) 2. Pasar tenaga kerja (Labour Market) 3. Pasar uang dan modal (Money and Capital Market) yg diperjualbelikan adl hak penggunaan uang (krg dr 1 th pasar uang, lbh dr 1 th pasar modal). 4
1.Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP) : nilai barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara pada tahun tertentu. Atau nilai barang dan jasa dalam suatu negara yang diproduksi oleh faktor-faktor produksi milik WN negara tersebut maupun WN asing 2. Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP): nilai barang dan jasa yang dihitung dalam pendapatan nasional hanya barang dan jasa yang dihasilkan oleh faktor produksi yang dimiliki WN negara ybs. Faktor produksi yang digunakan di luar negeri juga dihitung 5
PDB = total output (produksi) yg dihasilkan ol su perekonomian NILAI TAMBAH Dg cara membagi perekonomian mjd bbrp sektor produksi (industrial origin), dg dmk jml output msg 2 sektor = jml output seluruh perekonomian. NT = NO NI n PDB = NT i=1 6
PDB = PNB PFN dari LN PFN dari LN adalah pendapatan faktor netto dari LN Pendapatan faktor-faktor produksi yang diterima dari LN dikurangi pendapatan faktor-faktor produksi yang dibayarkan ke LN 7
Nilai barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu negara. Dalam pengertian ini diwakili oleh konsep PDB atau PNB Jumlah pendapatan yang diterima oleh faktor-faktor produksi yang digunakan untuk memproduksi barang dan jasa dalam satu tahun tertentu 8
Pendapatan Nasional pada harga berlaku adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam satu tahun dan dinilai menurut harga-harga yang berlaku pada tahun tersebut Pertambahan nilai lebih disebabkan oleh : 1. pertambahan barang dan jasa yang dihasilkan dalam perekonomian 2.kenaikan harga yang berlaku dari satu periode ke periode lainnya 9
Pendapatan Nasional pada harga tetap (pendapatan nasional riil) adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara pada tahun tertentu yang dihitung dengan harga yang berlaku pada tahun tertentu yang dipakai sebagai tahun dasar. 10
Pendapatan nasional dihitung berdasar harga pasar apabila penghitungan nilai barang dan jasa dengan menggunakan harga yang dibayar oleh pembeli. Pendapatan nasional dihitung berdasar harga faktor apabila penghitungan nilai barang dan jasa berdasarkan jumlah pendapatan faktor-faktor produksi yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa tersebut. Harga pasar = harga faktor + pajak tak 11
1. Cara pengeluaran 2. Cara produksi atau cara produk netto 3. Cara pendapatan Job Cost Sheet July 1 Direct 100 Materials lbs. @ $ 0.25 = $ 25 3 75 oz. @ $1.40 = 105 July 1 Direct 3 hrs. Labor @ $10.00 = $ 30 3 7 hrs @ $10.00 = 70 Factory Overhead July 7 10 dlh x $2 = $ 20 12
Penghitungan PN dengan cara pengeluaran membedakan pengeluaran atas barang dan jasa yang dihasilkan suatu perekonomian dalam 4 komponen : 1. Konsumsi rumahtangga 2. Pengeluaran pemerintah 3. Pembentukan modal sektor swasta (investasi) 4. Eksport netto (ekspor impor) 13
Untuk menghindari penghitungan dua kali, barang-barang yang masih akan diproses lagi, nilainya tidak ditambahkan dalam penghitungan Yang harus ditambahkan dalam penghitungan adalah : 1. Nilai barang-barang jadi saja 2. Nilai-nilai tambah yang diciptakan dalam setiap tingkat proses produksi 14
Produk netto adalah nilai tambah yang diciptakan dalam suatu proses produksi Cara penghitungan II ini adalah cara menghitung dengan menjumlahkan nilai tambah yang diwujudkan oleh perusahaanperusahaan di berbagai lapangan usaha dalam perekonomian 15
1. Untuk mengetahui besarnya sumbangan berbagai sektor ekonomi 2. Cara untuk menghindari penghitungan dua kali 16
Jenis kegiatan Nilai penjualan Nilai tambah 1. Mengambil kayu hutan 2. Menggergaji papan 3. Membuat perabot 4. Menjual perabot di toko Jumlah nilai penjualan dan nilai tambah 50 200 600 800 50 150 400 200 1.650 800 17
Sektor Produksi Nilai Output Nilai Input Nilai Tambah Pertanian (kapas) 300 0 300 Pabrik Benang 400 300 100 Pabrik Tekstil 600 400 200 Industri Garmen 800 600 200 Perdagangan (pakaian) 1000 800 200 18
Faktor-faktor produksi dibedakan dalam : 1. Tanah 2. Tenaga kerja 3. Modal 4. Keahlian keusahawanan Apabila faktor-faktor produksi tersebut digunakan untuk proses produksi maka akan diperoleh berbagai pendapatan. Dengan menjumlahkan pendapatan-pendapatan tersebut akan diperoleh suatu nilai pendapatan nasional (Produk Nasional Netto berdasar harga faktor) 19
1. Pendapatan para pekerja, yaitu upah dan gaji 2. Pendapatan dari usaha perseorangan 3. Pendapatan dari sewa 4. Bunga netto yaitu seluruh nilai pembayaran bunga yang dilakukan dikurangi bunga atas pinjaman konsumsi dan bunga atas pinjaman pemerintah 5. Keuntungan perusahaan 20
Gross National Product (GNP) Dikurangi : depresiasi Net national Product (NNP) Dikurangi pajak tak langsung setelah dikurangi subsidi National Income (NI) 21
PENDAPATAN NASIONAL Dikurangi : 1. Keuntungan perusahaan tdk dibagi 2. Pajak keuntungan perusahaan 3. Kontribusi kepada dana pensiun Ditambah : 1. Pembayaran pindahan 2. Bunga pinjaman konsumen 3. Bunga pinjaman pemerintah = PENDAPATAN PRIBADI 22
Pendapatan pribadi Dikurangi : Pajak yang harus dibayar oleh penerima pendapatan = pendapatan disposebel 23
i. Yd = Yp T ii. Yd = C + S Dimana : Yd adalah pendapatan Disposebel Yp adalah pendapatan pribadi C adalah konsumsi S adalah tabungan 24
Untuk menilai prestasi dan kesuksesan negara dalam mengendalikan kegiatan ekonominya dalam jangka pendek dan usaha mengembangkan perekonomian dalam jangka panjang g = PN riil 1 PN riil 0 PN riil 0 X 100 25
PN riil n = 100 HI n x PN masa ini 26
Resume GDP Y = C + I + G + NX Ditambah Dikurang Dikurang Dikurang Ditambah Dikurang Dikurang Ditambah Ditambah Dikurang = Produk Domestik Bruto : PFPD di LN : PFPLN di DN = Produk Nasional Bruto : Penyusutan = Produk Nasional Neto : Pajak Tidak Langsung : Subsidi = Pendapatan Nasional : Laba Ditahan : Pembayaran Asuransi Sosial : PIGK : Penerimaan Bukan Balas Jasa = Pendapatan Personal : Pajak Pendapatan Personal = Pendapatan Personal Disposabel 27
Jawaban Menentukan besarnya GNP : Konsumsi RT Ditambah : Investasi swasta bruto (is netto + penyusutan) Ditambah : Pembelian barang dan jasa ol pemerintah Ditambah : Ekspor netto (Ex im) = GNP Menentukan besarnya NI NI = GNP Penyusutan Pajak Tak Langsung Menentukan besarnya Disposible Income (Yd) Yd = NI Pajak Perseroan 28