32 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Lokasi Penelitian Untuk mendapatkan informasi dan data yng diperlukan dalam penyusunan penelitian ini, maka penulis memilih Universitas Mercu Buana sebagai lokasi penelitian. Yang dimana informasi dan data tersebut dikhususkan pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Univesitas Mercu Buana. 3.1.2 Sejarah Perusahaan Selama lebih dari setengah abad beroperasi tepatnya pada tahun (1883), PT.ORANG TUA telah mengolah bahan-bahan dari sumber alam menjadi produk-produk berkualitas pilihan konsumen. Berawal dari produk minuman kesehatan dengan ramuan alamiah yang diolah secara tradisional, produk-produk kami berkembang semakin modern, canggih, praktis, dan efisien sesuai dengan tuntutan zaman. Warisan nenek moyang yang telah terbukti khasiatnya sejak dahulu, terus dikembangkan secara berkesinambungan tanpa meninggalkan rahasia keasliannya. Melalui riset dan inovasi, Perusahaan kami selalu menghadirkan Unique Winning Products untuk memenangkan persaingan dan menciptakan produk-produk bermerek pilihan utama konsumen dengan investasi merek yang terus menerus dilakukan. Sebut saja merek-merek 32
33 FORMULA, TANGO, OOPS, VITACHARM, KIRANTI, dan lain sebagainya yang sudah tidak asing lagi. Mulai dari pasta gigi dan sikat gigi hingga makanan dan minuman kesehatan, beragam produk kami telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Bahkan kini, banyak produk Orang Tua (OT) yang sudah dapat dinikmati oleh konsumen di berbagai negara. Komitmen pada kualitas dan inovasi membuat perusahaan Orang Tua (OT) mampu berdiri tegak selama lebih dari setengah abad dan menjadi salah salah satu perusahaan consumer goods lokal yang siap bersaing dengan perusahaan-perusahaan dunia yang sejenis. Beberapa merek dari produk kami bahkan menjadi pemimpin pasar di Indonesia dan meraih berbagai penghargaan atas kepuasan konsumen dan merek terbaik melalui lembaga surveyor yang diakui secara nasional maupun internasional. Semua kemajuan yang telah dicapai ini tidak lepas dari nilai-nilai yang telah perusahaan Orang Tua (OT) yakini sejak awal serta terjalinnya hubungan kekeluargaan yang dekat dengan konsumen, karyawan, pemilik, dan pihak-pihak lain yang terkait. Kehadiran Orang Tua (OT) adalah untuk selalu memenuhi kebutuhan konsumen dan memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk mengembangkan usaha dan menyempurnakan layanan serta kualitas produk-produk sesuai dengan kebutuhan konsumen, baik saat sekarang maupun akan datang.
34 Berawal dari sebuah upaya untuk terus melayani kebutuhan konsumen dengan aneka ragam produk dan layanan bermutu, Orang Tua (OT) mendirikan sebuah Research and Development Center yang sekarang menjadi Research and Innovation Center (R & I Center). Dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana modern serta sumber daya yang ahli di bidangnya masing-masing, R & I melakukan riset secara berkesinambungan untuk mengembangkan produk-produk yang memiliki nilai tambah dan mempunyai "unique winning product", yang mampu memenuhi kebutuhan dan selera konsumen sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman. 3.1.3 Komposisi dari Wafer Tango 1. Tango Wafer Susu Vanilla a. Informasi Produk Nama Produk Co-Branding Brand Induk Kategori Jenis Produk Kemasan : Tango Wafer Renyah Susu Vanilla : Tango Wafer Renyah : Susu Vanilla : Makanan Ringan / Snack : Plastik Berat Bersih 30 gram Warna Kemasan : Merah, emas, putih dengan latar belakang biru.
35 Komposisi : Tepung terigu, gula, lemak nabati, susu bubuk, dekstrosa, lesitin kedelai, garam, tepung telur, soda kue, vanillin. b. Informasi Nilai Gizi / Kandungan Nutrisi Takaran Saji : 30 gram (6 potong) / Jumlah Sajian Per Kemasan : 1 Total kalori : 152 Kalori dari lemak : 64 Lemak total : 7 gram / 13% Lemak jenuh : 4 gram / 20% Protein : 2 gram / 4% Kolesterol : 12 miligram / 3% Karbohidrat total : 20 gram / 6% Serat diet : 0 gram / 0% Gula : 9 gram Sodium : 44 mg / 2% c. Info Perusahaan Perusahaan Produsen : PT Ultra Prima Abadi Jakarta 11850 Indonesia Layanan Konsumen : Pertanyaan? Komentar? Keluhan? - Telepon : 08001077777 Bebas Pulsa - Website : www.ot.co.id
36 d. Sertifikasi / Izin Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) LPPOM : 00100007301297 BPOM RI MD : 627109002223 Kode Batang : 8 991102 300520 e. Teks / Keterangan Tambahan Produk Renyah di luar, garing & lembut di dalam! Wafer dengan resep asli vanillanya...susunya Kode Produksi / Production Code Baik digunakan sebelum / Best before 2. Tango Wafer Chocolate (Coklat) a. Informasi Produk Nama Produk Co-Branding Brand Induk Kategori Jenis Produk Kemasan : Tango Wafer Renyah Chocolate/Coklat : Tango Wafer Renyah : Chocolate (Coklat) : Makanan Ringan / Snack : Plastik Berat Bersih 30 gram Warna Kemasan : Merah, emas, putih dengan latar belakang coklat.
37 Komposisi : Tepung terigu, gula, lemak nabati, kakao bubuk, lesitin kedelai, garam, tepung telur, soda kue, kakao massa, vanilin. b. Informasi Nilai Gizi / Kandungan Nutrisi Takaran Saji : 30 gram (6 potong) / Jumlah Sajian Per Kemasan : 1 Total Kalori : 146 Kalori dari lemak : 52 Lemak total : 6 gram / 11% Lemak jenuh : 4 gram / 20% Protein : 2 gram / 4% Karbohidrat total : 22 gram / 6% Serat diet : 1 gram / 4% Gula : 9 gram Sodium : 33 mg / 1% c. Info Perusahaan Perusahaan Produsen : PT Ultra Prima Abadi Jakarta 11850 Indonesia Layanan Konsumen : Pertanyaan? Komentar? Keluhan? - Telepon : 08001077777 Bebas Pulsa - Website : www.ot.co.id
38 3. Tango Wafer Strawberry Jam a. Informasi Produk Nama Produk Co-Branding Brand Induk Kategori Jenis Produk Kemasan : Tango Wafer Renyah Strawberi : Tango Wafer Renyah : Strawberri : Makanan Ringan / Snack : Plastik Berat Bersih 30 gram Warna Kemasan : Merah, emas, putih dengan latar belakang strawberri. Komposisi : Tepung terigu, gula, lemak nabati, kakao bubuk, lesitin kedelai, garam, tepung telur, soda kue, kakao massa, vanilin. b. Informasi Nilai Gizi / Kandungan Nutrisi Takaran Saji : 30 gram (6 potong) / Jumlah Sajian Per Kemasan : 1 Total Kalori : 146 Kalori dari lemak : 52 Lemak total : 6 gram / 11% Lemak jenuh : 4 gram / 20% Protein : 2 gram / 4% Karbohidrat total : 22 gram / 6% Serat diet : 1 gram / 4%
39 Gula : 9 gram Sodium : 33 mg / 1% c. Info Perusahaan Perusahaan Produsen : PT Ultra Prima Abadi Jakarta 11850 Indonesia Layanan Konsumen : Pertanyaan? Komentar? Keluhan? - Telepon : 08001077777 Bebas Pulsa - Website : www.ot.co.id 4. Tango Wafer Cookies & Cream Nama Produk Co-Branding Brand Induk Kategori Jenis Produk Kemasan : Tango Wafer Renyah Strawberi : Tango Wafer Renyah : Strawberri : Makanan Ringan / Snack : Plastik Berat Bersih 30 gram Warna Kemasan : Merah, emas, putih dengan latar belakang strawberri. Komposisi : Tepung terigu, gula, lemak nabati, kakao bubuk, lesitin kedelai, garam, tepung telur, soda kue, kakao massa, vanilin.
40 5. Tango Wafer Tiramisu Nama Produk Co-Branding Brand Induk Kategori Jenis Produk Kemasan : Tango Wafer Renyah Strawberi : Tango Wafer Renyah : Strawberri : Makanan Ringan / Snack : Plastik Berat Bersih 30 gram Warna Kemasan : Merah, emas, putih dengan latar belakang strawberri. Komposisi : Tepung terigu, gula, lemak nabati, kakao bubuk, lesitin kedelai, garam, tepung telur, soda kue, kakao massa, vanilin. 6. Tango Wafer Choco Nut Nama Produk Co-Branding Brand Induk Kategori Jenis Produk Kemasan : Tango Wafer Renyah Strawberi : Tango Wafer Renyah : Strawberri : Makanan Ringan / Snack : Plastik Berat Bersih 30 gram Warna Kemasan : Merah, emas, putih dengan latar belakang strawberri.
41 Komposisi : Tepung terigu, gula, lemak nabati, kakao bubuk, lesitin kedelai, garam, tepung telur, soda kue, kakao massa, vanillin, nut 7. Wafer Tango Real Cheese Nama Produk Co-Branding Brand Induk Kategori Jenis Produk Kemasan : Tango Wafer Renyah Strawberi : Tango Wafer Renyah : Strawberri : Makanan Ringan / Snack : Plastik Berat Bersih 30 gram Warna Kemasan : Merah, emas, putih dengan latar belakang strawberri. Komposisi : Tepung terigu, gula, lemak nabati, kakao bubuk, lesitin kedelai, garam, tepung telur, soda kue, kakao massa, vanillin, keju bubuk. 3.2 Metode Penelitian Dalam penyusunan penelitian ini penulis menggunakan metode analisis kausal adalah penelitian untuk pengaruh satu atau lebih variabel bebas (independent variables) terhadap variabel tertentu (dependent variables). Penelitian ini memerlukan pengujian hipotesisi dengan uji statistik. Tujuan dari penelitian kausal adalah untuk mengetahui apakah merek berbahasa asing mempengaruhi persepsi konsumen.
42 3.3 Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan yang diteliti yang kebenarannya perlu diuji secara empiris. Jawaban tersebut adalah dasar dari penelitian yang dilakukan penulis yang kemungkinan besar menjadi suatu kebenaran. Dalam melakukan penelitian ini yang akan diuji adalah : Di duga adanya pengaruh merek berbahasa asing terhadap persepsi konsumen. Maka dengan uji statistik : Ho : µ = 0 Tidak terdapat pengaruh antara merek berbahasa asing terhadap persepsi konsumen. Ha : µ 0 Terdapat pengaruh antara merek berbahasa asing terhadap persepsi konsumen. Atau dengan bahasa kalimat statistik adalah : t hitung t tabel t hitung t tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak. maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ho diterima apabila t hitung lebih kecil dari t tabel, dan Ho ditolak apabila nilai t hitung lebih besar atau sama dengan nilai t tabel. Jadi hubungan tersebut dinyatakan signifikan apabila nilai t hitung lebih besar atau sama dengan nilai t tabel.
43 Dimana tabel ( t ) diproleh dari tabel nilai t, dengan nilai dan derajat kebebasan (n 2). Menurut Sugiyono ( 2003 : 184 ) untuk mencari t hitung digunakan rumus : T hitung = r n 2 1 r 2 Keterangan : r = Hasil korelasi rank spearman n = Total responden 3.4 Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana dengan jumlah populasi sebagai berikut : Tabel 3.1 Jumlah Mahasiswa Aktif Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana Jurusan Jumlah Manajemen S1 492 Manajemen D3 69 Akuntansi S1 726 Akuntansi D3 91 Jumlah Mahasiswa 1378 Sumber : Biro Administrasi Akademik, 2009, UMB Berdasarkan data tersebut pada umumnya untuk tahap awal ataupun pemula, sampel yang diambil sekitar 10 % dari populasi masih dianggap besar ( lebih dari 30 ). Maka menurut Husain Umar ( 2004 : 78 ) banyaknya
44 sampel yang diperoleh dapat diteliti dengan menggunakan rumus Slovin, yaitu : Ν n = 1+ Ν e ( ) 2 Keterangan : n = Jumlah Sampel. N = Jumlah Populasi e = Error ( Tingkat kesalahan standart yang dapat ditoleransi untuk suatu penarikan sampel, maksimal 10 % ). Sehingga pengambilan sampel dapat diketahui dengan cara perhitungan sebagai berikut : n = Ν 1+ Ν ( e) 2 1.378 1+ 1.378 (0,1) = 2 = = 1378 1+ 13,78 1378 14,78 n = 93,23 (93) jadi jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 93 orang dari jumlah 1378 mahasiswa yang terdiri dari 4 Jurusan Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana 3.5 Variabel dan Pengukurannya yaitu : Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel,
45 1. Variabel Bebas ( Variabel X ) Yaitu variabel yang mempunyai pengaruh atas hubungan sebab-akibat dengan variabel-variabel lainnya. Dalam penelitian ini variabel bebasnya adalah merek berbahasa asing. 2. Variabel Tidak Bebas ( Variabel Y ) Yaitu variabel yang dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya. Dalam penelitian ini variabel tidak bebas adalah persepsi konsumen. Pengukuran terhadap variabel dilakukan dengan menggunakan skala Likert yang merupakan metode pengukuran dengan skala ordinal yaitu angkaangka yang dinilai berdasarkan tingkatan, sebagai berikut : Sangat tidak setuju dengan pernyataan ini ( STS ) Skor nilai = 1 Tidak setuju dengan pernyataan ini ( TS ) Skor nilai = 2 Netral ( N ) Skor nilai = 3 Setuju dengan pernyataan ini ( S ) Skor nilai = 4 Sangat setuju dengan pernyataan ini ( SS ) Skor nilai = 5 3.6 Definisi Operasional Variabel Definisi operasional variabel adalah merupakan konsep - konsep yang berupa kerangka menjadi kata - kata yang menggambarkan prilaku atau gejala yang dapat diamati, dapat diuji kebenarannya oleh orang lain. Merupakan penjelasan dari teori variabel untuk diamati dan diukur, definisi variabel yang digunakan adalah sebagai berikut :
46 Tabel 3.2 Operasional Variabel X Variabel Indikator Dimensi Item Merek 1. Atribut a. Identifikasi 1 berbahasa asing (Variabel) 2. Manfaat a. Pengenalan Konsumen b. Komunikasi pemasaran c. Pemikiran Konsumen 2 3 4 3. Nilai a. Nilai Kepuasan b. Pelayanan Produk 5 6 4. Budaya a. Citra Sosial 7 5. Keperibadian a. Kepribadian merek berbahasa asing 8 b. Daya tarik konsumen 6. Pemakai a. Konsumen merek berbahasa asing b. Citra Perusahaan c. Daya minat konsumen d. Kebanggaan Konsumen Sumber : Kolter Philip, 2003. Manajemen Pemasaran I. PT. Prenhllindo Tabel 3.3 Operasional Variabel Y 9 10 11 12 13 Variabel Indikator Dimensi Item Persepsi Konsumen (Variabel) 1. Seleksi perseptual 2. Organisasi persepsi 3. Interprestasi Persepsual Sumber : Setiadi, 2003, Perilaku Konsumen, Prenada Media. a. Kategori Familiaritas b. Refleksi Konsumen c. Asosiasi merek berbahasa asing d. Iklan merek berbahasa asing e. Keunikan merek berbahasa asing a. Identifikasi produk merek berbahasa asing b. Pengetahuan produk merek berbahasa asing c. Merek berbahasa asing dengan merek lain d. Makna merek berbahasa asing a. Identifikasi Personal b. Tanggapan merek berbahasa asing c. Kepercayaan merek berbahasa asing d. Minat beli produk merek berbahasa asing 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
47 3.7 Metode Pengumpulan Data Sebagai bahan penyusunan dan pembahasan penelitian ini, penulis mengadakan penelitian untuk memperoleh data yang diperlukan. Metode yang digunakan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Riset penelitian lapangan ( Field Research ) Riset yang dilakukan dalam melakukan pengumpulan data tersebut bertujuan untuk mendapatkan kepastian tentang produk. Adapun metode yang digunakan dalam riset ini adalah : a) Kuesioner ( Questionaire ) Pengumpulan data dengan membuat daftar pertanyaan secara tertulis untuk melengkapi hasil wawancara, sehingga dapat dijadikan landasan baik kualitatif maupun kuantitatif. Penulis menggunakan kuesioner untuk menganalisis pengaruh merek berbahasa asing terhadap persepsi konsumen. b) Riset kepustakaan ( Library Research ) Penulis memperoleh data sekunder yang didapat dari riset kepustakaan yaitu dengan membaca literature - literatur, buku - buku dan sumber lainnya yang ada kaitannya dengan masalah penelitian ini. c) Internet Penulis memperoleh data yang didapat dari internet yaitu dengan mencari sumber - sumber teori beserta informasi yang ada kaitannya dengan masalah penelitian ini.
48 3.8 Metode Analisis Data Metode analisis data yang akan digunakan penulis dalam menganalisa yang diperoleh adalah : 1. Analisa Deskriptif Kuantitatif Analisa data yang berdasarkan angka - angka, persentase, frekuensi dan pengelolaan perhitungan rata - ratanya menggunakan Statistik Deskriptif. 2. Analisis Staistik Regresi Linier Sederhana Melalui data yang diperoleh penulis mencoba membandingkan hasil analisis tersebut dengan menggunakan metode analisis regresi linier sederhana yang dinyatakan dalam rumus sebagai berikut : Y = a + bx Dimana : a = Y pintasan, ( nilai Y bila X = 0 ) b = Kemiringan dari garis regresi ( kenaikan atas penurunan Y untuk setiap perubahan satuan X ) atau kofisiensi regresi, yang mengukur besarnya pengaruh X terhadap Y jika X naik satu unit x = Variabel bebas ( merek berbahasa asing ) Y = Variabel tidak bebas ( persepsi konsumen ) Untuk mencari : a = n b = y b n n xy x 2 x ( x) x 2 y