LAPORAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PEJABAT/PANITIA PELAKSANA KEGIATAN PENYEDIAAN INFORMASI STRATEGIS PEMBANGUNAN DAERAH PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2016
KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas tersusunnya laporan selama 12 (duabelas bulan tim panitia/pejabat pelaksana kegiatan penyediaan informasi strategis pembangunan daerah pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTBNusa Tenggara Barat Tahun 2016. Laporan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penyelenggaraan tim panitia/pejabat pelaksana kegiatan penyediaan informasi strategis pembangunan daerah pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB. Mengingat dengan berlakunya UU No. 14 Tahun 2008 maka setiap badan publik diwajibkan untuk menyediakan informasi yang diklasifikasikan baik secara berkala, serta merta maupun setiap saat. Kami menyadari bahwa penyusunan laporan ini masih sederhana dan perlu penyempurnaan, oleh sebab itu kami mengharapkan saran dan masukan sehingga penyusunan laporan dimasa mendatang agar lebih baik. Pejabat/Panitia Pelaksana Penyediaan Informasi Strategis Pembangunan Daerah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sekretaris, Hasbi Arfi, S.Kom NIP. 19840408 201101 1 005 1
DAFTAR ISI Kata Pengantar ------------------------------------------------------------------------------------ 1 Daftar Isi -------------------------------------------------------------------------------------------- 2 I. Kebijakan Pelayanan Informasi Publik --------------------------------------------------- 3 II. Sarana dan Prasarana Pelayanan Informasi Publik ------------------------------------- 4 a. Ruang Pelayanan Informasi Publik --------------------------------------------------- 4 b. Penyediaan Data Informasi Publik --------------------------------------------------- 4 c. Sumber Daya Manusia ----------------------------------------------------------------- 4 III. Data Informasi Publik Disperindag NTB -------------------------------------------------- 6 a. Sekretariat ------------------------------------------------------------------------------ 6 b. Bidang Perdagangan Dalam Negeri -------------------------------------------------- 6 c. Bidang Perdagangan Luar Negeri ---------------------------------------------------- 6 d. Bidang Pengembangan Industri Kecil ------------------------------------------------ 6 e. Bidang Agrokimia dan Aneka Industri ----------------------------------------------- 6 f. Balai Metrologi ------------------------------------------------------------------------- 6 g. UPTD BP3ED ----------------------------------------------------------------------------- 6 h. UPTD BPKUD&K ------------------------------------------------------------------------- 6 IV. Operasional Pelayanan Informasi Publik ------------------------------------------------ 7 V. Sengketa Informasi Publik ----------------------------------------------------------------- 8 VI. Anggaran Pelayanan Informasi Publik --------------------------------------------------- 8 VII. Kendala Pelaksanaan Layanan Informasi Publik ---------------------------------------- 8 VIII. Rekomendasi dan Rencana Tindak Lanjut ---------------------------------------------- 8 2
I. Kebijakan Pelayanan Informasi Publik Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik bahwa hak memproleh informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik (good governance). Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 F, yang menyebutkan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, dan menyimpan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang ada. Keberadaan UU No. 14 Tahun 2008 sangat penting sebagai landasan hukum yang berkaitan dengan (1) Hak Pemohon Informasi Publik; (2) Kewajiban pengguna informasi publik; (3) Hak Badan Publik; (4) Kewajiban Badan Publik dalam menyediakan dan melayani permohonan informasi publik secara cepat, tepat waktu, biaya ringan/proporsional, dan cara yang sederhana. Pelaksanaan UU No.14 Tahun 2008 di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nua Tenggara Barat berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 201 Tahun 2012. Dengan membuka akses pelayanan publik terhadap informasi diharapkan badan publik termotivasi untuk bertanggung jawab dan berorientasi pada pelayanan rakyat yang sebaik-baiknya. Dengan demikian, hal itu dapat mempercepat perwujudan pemerintahan yang terbuka yang merupakan upaya strategis mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) sehingga akan tercipta pemerintahan yang baik (good governance). 3
II. Sarana dan Prasarana Pelayanan Publik Sarana dan prasarana pelayanan publik pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai berikut: a. Ruang Pelayanan Publik Ruang Pelayanan Informasi Publik dilakukan di ruang Fungsional Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsin NTB dengan dilengkapi fasilitas 1 (satu) meja pelayanan, 1 (satu) unit Personal Computer (PC) milik pejabat fungsional, 1 (satu) unit Printer milik pejabat fungsional, dan formulir-formulir yang diperlukan. b. Penyediaan Data Informasi Publik Selain publik dapat langsung ke Kantor dalam memperoleh informasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat juga menyebarluaskan informasi kepada masyarakat melalui website http://bp3ed.disperindag.ntbprov.go.id. c. Sumber Daya Manusia Berdasarkan SK Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB No. 800/873/Indag tanggl 25 Juni 2016 jumlah SDM yang terlibat dalam menyediakan informasi publik kepada masyarakat adalah sebanyak 5 (lima) orang. Dengan susunan kepanitiaan sebagai berikut: No Nama/NIP Jabatan 1 Ir. Budi Septiani NIP. 19581223 198503 1 007 2 Drs. Muhmmad Saroji, M.Si NIP. 19591231 198003 1 159 3 Jauhari, SH NIP. 19621201 198302 2 003 4 Hasbi Arfi, S.Kom NIP. 19840408 201101 1 005 5 Misbah Ali Astanugraha, ST, MM NIP. 19601210 197903 1 001 Kepala Dinas Sekretaris Fungsional Arsiparis Madya Pranata Komputer Fungsional dan Jasa Barang Kedudukan dalam panitia Penanggungjawab Sekretaris Dokumentasi dan Arsip Pelayanan Informasi Pengelolaan Informasi Keterangan Tugas dan Wewenang Pejabat /Panitia pelaksana kegiatan Penyediaan Informasi Strategis Pembangunan Daerah: 1. Tugas Pejabat/Panitia Pelaksana a. Mengkoordinasikan dan mengkonsolidasikan pengumpulan bahan informasi dan dokumentasi dari unit kerja yang menjadi cakupan kerjanya. 4
b. Menyimpan, mendokumentasikan, menyediakan dan memberi pelayanan informasi kepada publik. c. Melakukan verifikasi bahan informasi publik. d. Melakukan uji konsekuensi atas informasi yang dikecualikan. e. Melakukan pemutakhiran informasi dan dokumentasi. f. Menyediakan informasi dan dokumentasi untuk diakses oleh masyarakat. g. Menyampaikan informasi dan dokumentasi kepada PPID secara berkala dan sesuai kebutuhan. 2. Wewenang Pejabat/Panitia Pelaksana a. Menolak memberikan informasi yang dikecualikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. b. Meminta dan memperoleh informasi dari unit kerja/komponen kerja yang menjadi cakupan kerjanya. c. Mengkoordinasikan pemberian pelayanan informasi kepada unit kerja/komponen kerja yang menjadi cakupan kerjanya. d. Menentukan atau menetapkan suatu informasi dapat/tidaknya diakses oleh publik. e. Menugaskan unit kerja/komponen kerja untuk membuat, mengumpulkan serta memilihara informasi dan dokumentasi untuk keperluan kebutuhan organisasi. 5
III. Data Informasi Publik Disperindag NTB a. Sekretariat Data dari Sekretariat Dinas Perindag NTB yag masuk untuk data informasi publik sebagai berikut: (1) Renstra Dinas Perindag NTB (2) Realisasi Dana APBD dan APBN (3) Data Pegawai Dinas Perindag NTB b. Bidang Perdagangan Dalam Negeri (1) Data Harga Barang Pokok, Barang Strategis, dan Stok Kebutuhan Pokok (2) Nilai Transaksi pasar lelang (3) Data SIUP dan TDP (4) Data Pasar se-ntb c. Bidang Perdagangan Luar Negeri (1) Data Surat Keterangan Asal (SKA) (2) Data Angka Pengenal Impor (API) (3) Data nilai Ekspor dan Impor d. Bidang Pengembangan Industri Kecil (1) Data industri formal dan non formal (2) Nama da jumlah IKM (3) Nama dan Jumlah IKM yang bersertifikat e. Bidang Agrokimia dan Aneka Industri (1) Data IKM bersertifikat halal (2) IKM penerima bantuan alat f. Balai Metrologi (1) Laporan kemetrologian (2) Realisasi penerimaan metrologi g. UPTD BP3ED (1) Nama UKM binaan Disperindag yang berorientasi ekspor (2) Jenis pelatihan ekspor yang telah dilaksanakan h. UPTD BPKUD&K (1) Jumlah UKM yang dilatih (2) Jumlah pemesanan kemasan 6
IV. Operasional Pelayanan Informasi Publik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan pelayanan informasi setiap hari jam kerja (Senin Jumat) mulai dari jam 07.30 16.00 Wita. Meskipun jam kerja layanan informasi dibatasi, namun diluar jam kerja tersebut masih dimungkinkan bagi pemohon informasi untuk menggunakan haknya dengan menggunakan sarana komunikasi seperti telpon, fax, maupun email tanpa harus mendatangi tempat layanan informasi dikantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB. Adapun rincian pelayanan informasi publik yang diberikan baik berupa softcopy atau hardcopy untuk pelayanan informasi dari Bulan Januari s.d Juni 2016 sebagai berikut: 1. Jumlah Pemohon informasi melalui email sebanyak 3 orang dengan jumlah permintaan informasi publik sebanyak 6 (enam) jenis dokumen. 2. Waktu yang diperlukan dalam memenuhi jumlah permintaan informasi publik selama 6 (enam) bulan adalah 7 (tujuh) hari. 3. Jumlah permohonan informasi yang dikabulkan sebanyak 6 (enam) jenis dokumen 4. Jumlah informasi yang ditolak tidak ada. Dengan sebagian informasi yang dikuasai oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB telah disediakan dalam website Dinas Perindag Provinsi NTB dengan alamat http://bp3ed.disperindag.ntbprov.go.id tidak menutup kemungkinan para pencari informasi dapat mendownload langsung melalui konten informasi publik yang telah tersedia pada website tersebut, tanpa harus mendatangi tempat pelayanan informasi. Disamping itu selama ini yang terjadi pemohon informasi langsung meminta informasi yang dibutuhkan ke Bidang /UPTD tanpa melalui Loket Pelayanan Informasi yang tersedia dan tidak mengisi form permohonan informasi yang disediakan. Berikut daftar tabel permohonan informasi bulan Januari Juni 2016. TABEL REKAPITULASI JUMLAH PEMOHON DAN PERMINTAAN INFORMASI PUBLIK PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN PROVINSI NTB Pemohon Permintaan Alasan No Bulan Dipenuhi Ditolak Proses Waktu Informasi Informasi Penolakan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 Januari 2 Org 2 Jenis 2 - - 3 hari - 2 Februari - Org - Jenis - - - - Hari - 3 Maret 1 Org 4 Jenis 4 - - 4 Hari - 4 April - Org - Jenis - - - - hari - 5 Mei - Org - Jenis - - - - Hari - 6 Juni - Org - Jenis - - - - Hari - 7 Juli - - - - - -- - -- - - 8 Agustus - - - - - - - - - - 7
8 September - - - - - - - - - - 10 Oktober - - - - - - - - - - 11 Nopember - - - - -- - - - -- - 12 Desember - - - - - - - - - - Jumlah 3 Org 6 Jenis 6 - - 7 Hari - V. Sengketa Informasi Publik Selama kurun waktu 12 (dua belas) bulan tahun 2016 tidak terjadi sengketa informasi publik, karena informasi publik yang dimohonkan oleh pemohon semuanya dalam pengawasan Pejabat/Penyedia Informasi Strategis Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB. VI. Anggaran Pelayanan Informasi Publik Anggaran untuk pelayanan informasi publik tahun 2016 pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB bersumber dari Dana APBD tahun anggaran 2016. VII. Kendala Pelaksanaan Layanan Informasi Publik 1. Dalam pelaksanaan layanan informasi publik, kendala yang dihadapi lebih kepada penyediaan informasi internal yang sangat tergantung pada supplay data dari Bidang/UPTD lingkup Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsin NTB. 2. Belum tersedianya komputer dan printer khusus untuk menyimpan file data dari Bidang/UPTD, karena selama ini tim pelayan informasi masih menggunakan laptop pribadi. 3. Selama ini yang terjadi dalam permintaan informasi, pemohon informasi tidak melalui loket pelayanan informasi publik dalam meminta data/informasi yang dibutuhkan, sehingga pendataan informasi masih minim. VIII. Rekomendasi dan Rencana Tindak Lanjut Rekomendasi dan tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik sebagai berikut: 1. Meningkatkan tata kelola penyimpanan dokumen dan penyebarluasan informasi publik yang lebih baik. 2. Ruang pelayanan publik perlu ditata dengan rapi dan baik. 3. Penyediaan sarana khusus seperi Laptop/komputer, printer khusus untuk melayani permintaan informasi. 8