mini 4wd basic tuning

dokumen-dokumen yang mirip
TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI. Observasi terhadap sistem kerja CVT, dan troubeshooting serta mencari

BAB II LANDASAN TEORI

PR I PERGERAKAN RODA KENDARAAN BERMOTOR AKIBAT GESEKAN

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

Pengaruh Variasi Konstanta Pegas dan Massa Roller CVT Terhadap Performa Honda Vario 150 cc

Antiremed Kelas 10 Fisika

Antiremed Kelas 10 Fisika

Pilihlah jawaban yang paling benar!

Analisa Perilaku Arah Kendaraan dengan Variasi Posisi Titik Berat, Sudut Belok dan Kecepatan Pada Mobil Formula Sapuangin Speed 3

Bagaimana Sebuah Pesawat Bisa Terbang? - Fisika

Konstruksi CVT. Parts name

BAB I PENDAHULUAN. Sekarang ini perkembangan teknologi semakin pesat diberbagai Negara

Konstruksi CVT. Parts name. A. Crankshaft F. Primary drive gear shaft. C. Weight / Pemberat

Gerak Melingkar Pendahuluan

d r 5. KERJA DAN ENERGI F r r r 5.1 Kerja yang dilakukan oleh gaya konstan

POROS PENGGERAK RODA

BAB III ANALISIS SISTEM SUSPENSI DEPAN

BAB I PENDAHULUAN. seiring dengan perkembangan serta kemajuan di bidang industri terutama dalam

BAB IV PEMBAHASAN Komponen yang terdapat pada transmisi otomatis Yamaha Mio. Sistem Transmisi otomatis terdiri dari dua bagian yaitu :

BAB II LANDASAN TEORI. seperti mesin, suspensi transmisi serta digunakan untuk menjaga mobil agar

Upgrade Kaki-Kaki Sepeda Motor Anda Dengan TDR High Performance Handling

DINAMIKA 1. Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil Salmani, ST., MT., MS.

MEKANIKA UNIT. Pengukuran, Besaran & Vektor. Kumpulan Soal Latihan UN

PERENCANAAN LAYOUT DAN ANALISIS STABILITAS PADA KENDARAAN HYBRID RODA TIGA HYVI SAPUJAGAD

PREDIKSI UAS 1 FISIKA KELAS X TAHUN 2013/ Besaran-besaran berikut yang merupakan besaran pokok adalah a. Panjang, lebar,luas,volume

Uraian Materi. W = F d. A. Pengertian Usaha

GERAK PARABOLA DAN GERAK MELINGKAR ABDUL AZIZ N.R (K ) APRIYAN ARDHITYA P (K )

BAB I PENDAHULUAN. operasiakan, baik komponen utama maupun komponen pendukung. Dari. beberapa komponen yang melekat pada kendaraan salah satu komponen

LAPORAN PRA PRAKTIKUM FISIKA UMUM. GESEKAN STATIS DAN GESEKAN KINETIS Tanggal Pengumpulan : Senin, 28 November 2016

BAB 1 PENDAHULUAN. akan berbelok, maka ada dua skenario atau kejadian yang dikenal sebagai understeer

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

MEKANISME KERJA MESIN TOE TESTER DI PT. SUZUKI INDOMOBIL MOTOR PLANT TAMBUN II

BAB III PROSES PERANCANGAN ROLLER CONVEYOR DI PT. MUSTIKA AGUNG TEKNIK

ANALISA GAYA PADA SISTEM KEMUDI TYPE RECIRCULATING BALL

LOGO. Mohamad Fikki Rizki NRP DOSEN PEMBIMBING Prof. Ir Nyoman Sutantra,Msc,PhD Yohanes.ST,MSc

STEERING. Komponen Sistem Kemudi/ Steering

BAB 1 PENDAHULUAN. keamanan, kenyamanan, kestabilitas kendaraan terhadap jalan dan untuk

SISTEM TRANSMISI OTOMATIS SEPEDA MOTOR

TUGAS PRA PRAKTIKUM FISIKA UMUM GESEKAN STATIS DAN KINETIS

Fisika Dasar I (FI-321) Gaya dan Hukum Gaya Massa dan Inersia Hukum Gerak Dinamika Gerak Melingkar

Disusun Oleh: Achmad Ardhiko Widyarso NPM : Dosen Pembimbing : Dr Ing. Mohamad Yamin Jurusan Teknik Mesin

GERAK MELINGKAR. = S R radian

BAB IV ANALISA DAN PENGOLAHAN DATA

PENGARUH PROFIL POROS PENGGERAK TERHADAP GERAKAN SABUK DALAM SUATU SISTEM BAN BERJALAN. Ishak Nandika G., Adri Maldi S.

Di unduh dari : Bukupaket.com

PEMBAHASAN SOAL UJIAN NASIONAL SMA MATA PELAJARAN FISIKA TAHUN 2016/2017

DISUS O L E H. Nama:Hariadi.T Kelas: X Otomotif A

Xpedia Fisika. Soal Mekanika

BAB II DASAR TEORI. c) Untuk mencari torsi dapat dirumuskan sebagai berikut:

KODE SOAL B (NO ABSEN GENAP) SOAL ULANGAN FORMATIF II Nama : MATA PELAJARAN : FISIKA Kelas / No Absen :.../...

TEKNOLOGI KOPLING SENTRIFUGAL

PERANCANGAN ALAT UJI SISTEM REM DAN DETAIL DRAWING KOMPONEN REM MOBIL MULTIGUNA PEDESAAN

Sistem suspensi dipasang diantara rangka kendaraan dengan poros roda, supaya getaran atau goncangan yang terjadi tidak di teruskan ke body.

BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL. pembongkaran overhoul differential dengan keadaan tutup oli berkarat spare. Gambar 4.1 Differential cover belakang.

PETUNJUK UMUM Pengerjaan Soal Tahap II Semifinal Diponegoro Physics Competititon Tingkat SMA

USAHA, ENERGI & DAYA

ULANGAN UMUM SEMESTER 1

SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2016 CALON TIM OLIMPIADE FISIKA INDONESIA 2017

PERANCANGAN MEKANISME UJI KARAKTERISTIK SISTEM KEMUDI

Urutan pedal : Kopling (selalu kaki kiri yang menginjaknya), Rem dan Gas (pakai kaki kanan secara bergantian)

Berdasarkan data hasil pengamatan daya pada poros roda menggunakan roller CVT diameter 15 mm diperoleh daya tertinggi pada putaran mesin 8000 rpm yait

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Honda Beat PGM-FI Komponen tersebut adalah drive belt, boss movable

Dari gamabar diatas dapat dinyatakan hubungan sebagai berikut.

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

KISI-KISI SOAL GERAK PADA BENDA. Jeni s soal. Soal. PG 1 B Jawaban benar skor 1. ikan. Bumi mengelilingi matahari dengan

ANALISA KEAUSAN CYLINDER BEARING MENGGUNAKAN TRIBOTESTER PIN-ON- DISC DENGAN VARIASI KONDISI PELUMAS

KODE SOAL A (NO ABSEN GANJIL) SOAL ULANGAN FORMATIF II Nama : MATA PELAJARAN : FISIKA Kelas / No Absen :.../...

ABSTRAK

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang.

PENGHUBUNG MESIN PENGGERAK DENGAN GENERATOR

BAB IV KONSEP PERANCANGAN A. TATARAN LINGKUNGAN KOMUNITAS

TITIK BERAT DAN STABILITAS (CENTER OF GRAVITY DAN STABILITY)

BAB I PENDAHULUAN. menemukan sebuah masalah yang dihadapinya untuk menciptakan kenyamanan, semakin

MAKALAH TEKNIK PERAWATAN I PERAWATAN DAN PERBAIKAN DONGKRAK HIDROLIK

DINAMIKA 1. Fisika Dasar / Fisika Terapan Program Studi Teknik Sipil Salmani, ST., MS., MT.

BAB IV HASIL DAN ANALISA. Gambar 4.1 Seteering gear box

Latihan Soal Gerak pada Benda dan Kunci No Soal Jawaban 1 Perhatikan gambar di bawah ini!

Berlibur Bersama Fisika

Muizzul Fadli Hidayat (1), Irfan Syarif Arief, ST.MT (2), dan Ir. Tony Bambang Musriyadi, PGD (3)

POROS PENGGERAK RODA

Fisika Dasar I (FI-321) Gaya dan Hukum Gaya Massa dan Inersia Hukum Gerak Dinamika Gerak Melingkar

IV. PERANCANGANDAN PEMBUATAN INSTRUMENTASI PENGUKURAN SLIP RODA DAN KECEPATAN

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB II DASAR TEORI 2.1 Konsep Perencanaan 2.2 Motor 2.3 Reducer

Bidang Studi Desain. Rian Kurniawan. Dosen Pembimbing : Dr. Eng. Harus Laksana Guntur, ST.Meng

BAB III METODOLOGI PELAKSANAAN. penggerak belakang gokart adalah bengkel Teknik Mesin program Vokasi

SOAL UJIAN SELEKSI CALON PESERTA OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2014 TINGKAT PROVINSI

BAB III GERAK LURUS. Gambar 3.1 Sistem koordinat kartesius

The Food Expert s Rescue

Mata Diklat : Fisika Kelas : 1 MM Hari/Tanggal : Waktu :

KERJA DAN ENERGI. r r. kx untuk pegas yang teregang atau ditekan, di mana. du dx. F x

BAB 2 DATA DAN ANALISA

BAB 3 DINAMIKA GERAK LURUS

KARYA ILMIAH E-BISNIS Modifikasi Motor

TRAINING CENTER OLIMPIADE INTERNASIONAL

PERSIAPAN UN FISIKA 2015 SMA NO SOAL JAWABAN 01 Perhatikan gambar berikut!

DINAMIKA PARTIKEL KEGIATAN BELAJAR 1. Hukum I Newton. A. Gaya Mempengaruhi Gerak Benda

Nama: Gilang Ramadhan NPM : Tugas: Fisika Dasar DINAMIKA

Transkripsi:

mini 4wd basic tuning Kita bisa menambah performa dari mobil mini 4wd kita dengan menggunakan partpart upgrade yang banyak tersedia. Baik itu menambah kecepatan, kekuatan, atau bahkan kestabilan dari mobil. Bahkan dengan part yang sama kita bisa mendapatkan hasil performa yang berbeda dari mobil mini 4wd kita. Hal itu bergantung dari bagaimana cara kita men-setting mobil mini 4wd kita. Untuk itu, mari kita sama-sama mengetahui dan memahami basic tuning dari komponen pada mini 4wd. Berikut ini tips yang saya dapatkan dari panduan mini 4wd Tamiya dengan sedikit penjelasan dan komentar menurut pemahaman saya. 1. Motor (dinamo) Motor bisa dikatakan nyawa dari kecepatan yang dimiliki mobil mini 4wd. Dengan memasang motor yang lebih bagus dan baik adalah cara paling tepat untuk menambah kecepatan dari mobil. Makanya tidak mengherankan banyak pembalap mini 4wd mengeluarkan cukup banyak uang untuk mendapatkan motor dengan kecepatan tinggi seperti yang diinginkan. Perusahaan Tamiya memproduksi motor yang cukup beragam. Motor yang berbeda-beda tersebut punya kemampuan dan ciri khas masing-masing. Oleh sebab itu pemilihan dan pemakaian motor harus tepat, karena motor ada yang didisain untuk kecepatan tinggi dan adapula yang didisain untukcornering (berbelok). Pemilihan motor biasanya dipengaruhi aspek RPM dan Torque. Semakin tinggi nilai RPM-nya semakin tinggi top speed-nya. Sedangkan Torque berkaitan langsung dengan akselerasi (percepatan). Semakin tinggi Torque-nya semakin tinggi pula akselerasi yang akan dimiliki mobil. 2. Gear ratio Gear ratio adalah angka perbandingan antara putaran motor dengan putaran ban. Gear dengan ratio gear kecil akan menghasilkan kecepatan yang tinggi. Sedangkan dengan ratio gear yang lebih besar akan lebih menghasilkan akselerasi. Berikut ini adalah gambaran perbandingan tentang gear ratio. Gambar 1. perbandingan kecepatan saat mobil start awal

Gambar 2. Perbandingan kecepatan pada saat jalan lurus Gambar 3. Perbandingan kecepatan pada saat mendaki Dari ketiga gambar di atas dapat kita lihat perbandingan kecepatan yang dimiliki oleh mobil dengan gear ratio berbeda. Gear ratio besar akan lebih cepat saat start awal (quick start) dan saat mendaki, hal ini dikarenakan motor bekerja lebih ringan sehingga dapat mencapai kecepatan maksimalnya dengan lebih cepat. Hal inilah yang disebut dengan akselerasi. Sedangkan pada gear ratio kecil akan sangat baik saat jalan lurus, karena mobil dengan gear ratio kecil akan punya top speed yang lebih tinggi. 3. Tire (ban) Ban yang dipakai pada mini 4wd akan mempengaruhi performa mobil. Baik dalam hal kecepatan, kestabilan, ataupun daya tahan. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan pada pemilihan ban antara lain adalah berat, diameter, lebar, dan material dari ban. Perbandingan diameter ban Diameter kecil: Baik untuk quick start (start awal), tapi tidak untuk top speed. Dengan ban diameter kecil, mobil akan punya center of gravity yang lebih rendah, sehingga membuat mobil lebih baik dalam cornering(berbelok). Diameter besar: Baik untuk top speed dan cocok untuk track lurus. Baik dalam menahan shock (shock absorption) pada track bergunung atau lompatan. perbandingan ukuran diameter ban Perbandingan lebar ban

Wide tire (lebar): Stabil saat cornering. Cocok untuk technical track. Hal ini disebabkan oleh gaya gesek pada permukaan sentuh ban yang lebih banyak, membuat ban lebih mencengkram track sehingga lebih stabil saat cornering. Narrow tire (sempit): Baik untuk track lurus. Karena permukaan sentuh ban lebih sedikit, maka gaya gesek yang dialami akan lebih sedikit, sehingga mobil dapat melaju lebih cepat. Dengan gaya gesek yang lebih kecil, baterai dapat bertahan lebih lama. perbandingan lebar ban Perbandingan material pada ban Ada beberapa material yang biasa digunakan untuk ban pada mobil mini 4wd. Tamiya membagi atas 3 material besar yaitu: Rubber (karet): Punya berat yang relatif lebih besar dibanding bahan yang lain, tetapi punya daya "gigit" (grip) yang baik. Ban dengan bahan ini berguna untuk track lompatan dan juga berguna untuk menurunkan letak center of gravity. Sponge: Lebih ringan dibanding tipe rubber, tetapi kurang baik grip-nya. Reston: Lebih ringan dan juga punya grip yang lebih baik dibandingkan kebanyakan tipe sponge. 4. Wheel (velg) Selain dari ukuran dan material pembentuknya, dalam penggunaan wheel atau velg terbagi atas 2 tipe, yaitu: Normal wheel: Kecepatan dari kedua sisi roda yang berada pada satu as roda sama besar. Cocok untuk track lurus. Tetapi, pada saat berbelok ban yang berada pada sisi dalam akan mengalami hambatan, sehingga dapat memperlambat mobil.

Normal wheel - kedua roda bergerak pada kecepatan yang sama One way wheel: Roda pada sisi bagian luar akan berputar lebih cepat dibanding roda pada sisi bagian dalam. Hal ini mengakibatkan mobil dapat berbelok lebih mulus. Oleh karena itu lebih cocok digunakan untuk technical track yang memiliki banyak belokan. One-way wheel - outer wheel akan berputar lebih cepat dibanding inner wheel 5. Roller Memakai roller adalah suatu keharusan saat balapan di track balap. Seperti yang pernah saya singgung pada artikel sebelumnya bahwa tanpa roller mobil mini 4wd akan kesulitan saat melaju di track balap, terlebih lagi mobil dan part-partnya dapat rusak karena bergesekan dengan dinding track. Kunci dari penggunaan roller antara lain adalah ukuran, lokasi pasang, dan sudut pasang. berikut ini adalah gambaran dari pemakaian roller serta penggunaanya.

Tips berdasarkan ukuran roller yang dipakai Roller sama besar: Setting ini dapat membuat mobil dengan mudah melaju pada track lurus, karena roller akan sejajar saat bersentuhan dengan dinding track. Setting ini juga mengurangi power loss. Roller besar di depan: Cocok untuk track yang punya banyak belokan, karena mendorong mobil kebagian dalam track saat roller bersentuhan dengan dinding track. Roller kecil di depan: Setting ini membuat mobil melaju dengan terus bersentuhan pada dinding track. Setting ini akan memberikan kestabilan saat cornering, tetapi membuat banyak power loss. Tips berdasarkan posisi roller Roller depan dan samping: Hambatannya kecil. Lebih responsif dengan track yang berbelok tajam. Harus dilakukan pengecekan untuk memastikan ban belakang tidak menyentuh dinding track. Roller depan dan belakang: Jarak yang panjang antara roller depan dan belakang membuat mobil stabil baik saat melaju lurus maupun berbelok dengan kecepatan tinggi. Roller depan, samping, dan belakang: Bisa dikatakan setting terbaik dalam kestabilan dalam berbelok tajam dan berbelok saat kecepatan tinggi. Tetapi punya hambatan yang lebih besar karena punya lebih banyak contact point dan juga membuat mobil lebih berat.

Tips berdasarkan lebarnya mobil Narrow set-up (tidak lebar): Tidak terlalu stabil, tetapi lebih cepat melewati belokan yang tajam. Wide set-up (lebar): Pergerakan lebih sedikit akibat jarak sentuh yang lebih sedikit dengan dinding track. Hal ini membuat mobil lebih stabil. Tips berdasarkan posisi ketinggian roller Low position: Cocok untuk track lurus. Yang harus diperhatikan adalah hindari roller bersentuhan dengan lantai track, terlebih lagi saat track tanjakan atau turunan. Middle position: Setting terbaik untuk track lurus maupun berbelok. High position: Sangat stabil dalam berbelok. Cocok untuk technical track dengan banyak belokan. Perlu diwaspadai, setting ini dapat membuat mobil tersangkut pada bagian atas dinding track. 6. Center of gravity (titik pusat massa) Center of gravity atau c.g yang bisa disebut juga titik pusat massa adalah suatu titik yang mewakili distribusi berat keseluruhan suatu benda. Contoh mudahnya adalah bola, bola yang mempunyai berat akan punya c.g yang berada pada pusat bola tersebut. Dalam dunia fisika, c.g adalah tempat kita mengasumsikan gaya-gaya yang bekerja pada suatu benda. Untuk benda yang cukup kompleks, c.g tidak selalu berada pada titik tengah benda, seperti halnya pada mobil mini 4wd. Mobil yang mempunyai berat sebagian besar pada bagian depan mobil, akan mempunyai c.g lebih kebagian depan mobil. Begitu pula sebaliknya. C.g pada mobil mini 4wd menjadi penting karena mempengaruhi kestabilan dari mobil tersebut. untuk gambaran yang lebih jelas bisa kita lihat gambar berikut.

Perbedaan kestabilan berdasarkan letak ketinggian center of gravity Semakin tinggi letak c.g akan semakin mudah mobil terlempar keluar track saat berbelok. Oleh karena itu, usahakan c.g serendah mungkin atau sedekat mungkin dengan lantai track. Memang sedikit sulit untuk memprediksi dengan tepat posisi c.g itu berada. Untuk mudahnya kita cukup perhatikan siluet dari mobil kita, semakin rendah mobil bisa dikatakan c.g nya juga rendah. Ada pula beberapa setting yang dapat membuat c.g lebih rendah, contohnya dengan memakai roda diameter kecil untuk menurunkan posisi c.g. Selain menjaga kestabilan dalam berbelok, posisi c.g yang rendah juga membantu mobil mini 4wd tetap stabil dalam melewati lompatan dan tanjakan. 7. Weight distribution Dalam hal praktis weight distribution dapat dikatakan sama dengan center of gravity, tapi lebih mengacu pada bagian mana yang dibuat harus lebih berat atau lebih ringan. Biasanya pembalap membuat setting agar mobil "berat di depan" agar dapat melewati lompatan dengan baik. Membuat mobil kita menjadi lebih ringan juga termasuk suatu cara untuk membuat mobil kita menjadi lebih cepat. Logikanya kita akan lebih mudah berlari tanpa membawa apa-apa daripada berlari sambil membawa tas yang penuh berisi dengan mobil mini 4wd beserta part dan tracknya bukan? :P Ringan pasti memang akan lebih cepat, tapi tidak menjamin mobil mini 4wd kita tetap bisa berada pada jalur lintasannya. Bisa saja karena terlalu ringan mobil malah "terbang" dan hancur berantakan. Jadi, pendistribusian berat termasuk hal mendasar walaupun cukup sulit untuk diterapkan. Conclusion Cukup banyak yang telah saya tulis pada Basic Tuning ini. Yah, semoga pengetahuan dasar ini cukup berguna buat yang baru akan menekuni dunia mini 4wd ataupun sekedar menambah pengetahuan bagi yang sudah expert. Ga ada salahnya dicoba dan dipraktekkan, iya kan? Dari beberapa basic tuning yang telah dijelaskan, kita dapat mengambil kesimpulan yaitu, untuk meningkatkan performa dari mobil mini 4wd dibutuhkan balance (keseimbangan) dari speed (kecepatan), stability(kestabilan), knowledge (pengetahuan), dan experience (pengalaman). Agar bisa menjadi pembalap yang hebat dan handal, Asah terus kemampuanmu dalam membuat setting mini 4wd yang terbaik! Let's Race!