PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY

dokumen-dokumen yang mirip
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII SMPN 4 KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat 2

Wika Silvia, Annika Maizeli, Novi

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF TIPE PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS XI SMAN 3 LENGAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN

ABSTRACT. Keywords: Discovery learning, Image Media, and Learning Outcomes

PENERAPAN MODEL CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMPN 29 PADANG

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE EXAMPLES NON EXAMPLES

Resti Suryati, Nurhadi dan Ria Kasmeri. Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat

Key words : Think Pair Share, Picture Media, Result of Studying

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE (TPS) DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII DI SMPN 1 GUNUNG TALANG

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI SISWA KELAS VII SMPN 22 PADANG

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE THE POWER OF TWO

Febriani, RRP. Megahati S, Novi Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatra Barat

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DISERTAI MEDIA POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 PARIAMAN ABSTRACT

Keywords: Learning Outcomes, Affective, Cognitive and Physicomotor Competency

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI IPA DI SMA N 2 PARIAMAN

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat 2 Dosen Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMP KARTIKA 1-7 PADANG

PENERAPAN STRATEGI BELAJAR AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE

Keywords: Innovative Learning Model, Examples Non Examples, and Learning Outcomes

PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN TAKE AND GIVE TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS X SMA N 2 BAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSITED INDIVIDUALY

ABSTRACT

ABSTRACT

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMAN 1 PANTAI CERMIN KABUPATEN SOLOK

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE (TPS) DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI IPA SMAN 2 KOTO XI TARUSAN

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS X SMA NEGERI 4 PARIAMAN

ARTIKEL ILMIAH. Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (STRATA I) SEPTIA RULIYANI NIM.

PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL OLEH: ZUMRATUN HASANAH

ABSTRACT. Keyword : Active Learning, The Result of Cognitive, Affective and Psychomotor Learning Domains.

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN LDS TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWAKELAS VIII

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMAN 9 SIJUNJUNG ABSTRACT

PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPE GROUP INVESTIGATION(GI) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI SMA N 3 PARIAMAN ABSTRACT

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF MODEL PICTURE AND PICTURE

PENERAPAN METODE ROLE PLAYING DALAM PEBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 LUBUK LINGGAU. Ilmu Pendidikan

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI IPA SMA N I KOTO XI TARUSAN ARTIKEL

Penerapan Strategi Genius Learning Dalam Pembelajaran Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 11 Padang ABSTRACT

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DISERTAI POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS X SMA N 5 SOLOK SELATAN.

PENERAPAN STRATEGI BELAJAR AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE (ETH) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 6 PADANG

Keywords:Group Investigation(GI), Picture Image and Result Of Studying. PENDAHULUAN

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII DI SMPN 13 PADANG

PENGARUH PEMBERIAN TUGAS RUMAH DAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS VII SMP NEGERI 22 PADANG E-JURNAL DELVITA KARLINDA NIM.

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPEEVERYONE IS A TEACHER HERE (ETH)TERHADAP HASIL BELAJAR IPASISWA KELAS VII SMPN 30 PADANG ARTIKEL OLEH

ARTIKEL Oleh SILVA YUSALIM NPM:

Witri Agusta, Siska Nerita, Lince Meriko

ARTIKEL PENELITIAN OLEH: HELMI SUSANTI

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP KOGNITIF SISWA KELAS VII MTs BAHRUL ULUM TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DISERTAI (LDS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA-BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMPN 30 PADANG

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGESTION

PENGARUH MODUL DISERTAI SPIDER CONCEPT MAP

HALAMAN PENGESAHAN ARTIKEL

Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Bung Hatta

Keywords: Affective, Cognitive, Psychomotor and Think Pair Share

ABSTRAK

ARTIKEL. Oleh : RINI MELIA SARI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN INQUIRI DAN PROBLEM-BASED LEARNING PADA SISWA KELAS VII SMP N 3 SINGGALANG

Andri Juliadi *), Tika Septia **), Lucky Heriyanti Jufri **)

Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat ABSTRACT

HALAMAN PENGESAHAN ARTIKEL

PENGARUH PENERAPAN TEKNIK BERKIRIM SALAM DAN SOAL TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VIII SMPN 3 LEMBAH GUMANTI TAHUN PELAJARAN 2016/2017

RENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF MODEL PICTURE AND PICTURE DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMPN 1 TIUMANG KABUPATEN DHARMASRAYA

PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING MELALUI PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMPN 22 PADANG

PENERAPAN STRATEGIBELAJAR AKTIF TIPE KNOW WANT LEARN (KWL) TERHADAP HASILBELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMAN 1 PANCUNG SOAL KABUPATEN PESISIR SELATAN

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 31 PADANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE

PENGARUH PENERAPAN STRATEGI GENIUS LEARNING DENGAN OPERAN KERTAS IDE TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA BAITURRAHMAH PADANG

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

E-JURNAL OLEH: WANDA PRATAMA NIM

PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPS EKONOMI MENGGUNAKAN PENDEKATAN RECIPROCAL TEACHING DENGAN KONVENSIONAL SISWA KELAS VII SMP NEGERI 20 PADANG

The Effect Model Problem Based Learning on Learning Outcomes Biology Class X SMAN 1 Palembayan. ABSTRACT

Oleh: Helma Rianti, RRP. Megahati, Evrialiani Rosba Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat

Key Words: Learning Model Talking Stick, Handouts, Learning Outcomes

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VII SMPN 1 KOTO SALAK KABUPATEN DHARMASRAYA

PENGARUH PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGATION

Nurmasari Tambunan, Mulyati, Febri Yanti. Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat

Oleh : Siska Maria, Nurhadi dan Vivi Fitriani Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat ABSTRACT

JURNAL. Oleh ERDIAN ANDESTAL NPM:

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Guided Note Taking Dalam Pembelajaran Biologi Kelas VIII SMPN 2 Panti Kabupaten Pasaman

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DISERTAI LKS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMPN 26 PADANG

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS VIII SMPN 15 PADANG TAHUN PEMBELAJARAN 2016

Transkripsi:

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VII SMPN 2 KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN Widya Monesa 1, Mulyati 2, dan Novi 2 1 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat 2 Dosen Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat widyamonesa@gmail.com ABSTRACT This research is motivated by lack of interest and low student motivation, untrained students work together to form group discussions, the methods teachers use when teaching lecture methods, the media used only images contained in the available package books, this resulted in low biology learning outcomes of students of class VII SMP N 2 Koto XI Tarusan Pesisir Selatan Regency. This study aims to determine the effect of learning model Discovery learning along with the image media on the results of biology students learning grade VII SMP N 2 Koto XI Tarusan Pesisir Selatan Regency. Research type is experiment with Randomized control group poststest only design.the study population is all students of class VII SMP N 2 Koto XI Tarusan. Sampling using purposive sampling technique with class VII6 experimental class and VII5 control class. The instrument used in the cognitive domain is the final test of student learning outcomes in the form of objective tests as much as 24 items, the instruments used in the affective and psychomotor aspects is to use the rubric of student observation assessment. Data were analyzed using t-test. The results of the analysis on the affective domain of the mean value of the experimental class indicator were 77.95 with the predicate (B), and the control grade was 77.60 predicate (B). The cognitive domain is the average value of the experimental class of 72.04 predicate (B) and the control class is 58.85 predicate (C). Hypothesis test obtained tcount 3.37 and t table 1.68 where thitung> tabel which means research hypothesis accepted. The psychomotor domain score from the average of the optimum achievement of the experimental class is 79.17 with the predicate (B) and the control class is 64.24 predicate (C). It can be concluded that with the implementation of learning model of Discovery learning along with the image media can improve the learning outcomes in the cognitive domain of grade VII students of SMP N 2 Koto XI Tarusan Pesisir Selatan Regency. Keywords: Discovery Leraning, Media Picture, and Student Learning Results PENDAHULUAN Proses pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang dilakukan antara guru dengan siswa, siswa dengan sesama siswa, dan

siswa dengan lingkungan. Seorang guru harus mampu mengorganisasikan suatu materi pembelajaran melalui model, motode, dan media yang cocok untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. Berdasarkan wawancara penulis dengan guru Biologi kelas VII serta beberapa orang siswanya, diperoleh informasi bahwa hasil belajar Biologi siswa masih rendah, hal ini disebabkan beberapa faktor, diantaranya minat dan motivasi siswa masih rendah, siswa belum terlatih bekerjasama membentuk diskusi kelompok memecahkan konsep- konsep yang belum dipahami, metode yang digunakan guru metode ceramah saja, media yang digunakan hanya gambar yang terdapat pada buku paket yang tersedia, hal ini mengakibatkan kurangnya pemahaman siswa tentang materi yang disampaikan oleh guru yang tercermin dari hasil belajar siswa masih dibawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Salah satu materi yang masih di bawah standar KKM yaitu pada materi Ekosistem, dimana standar yang ditetapkan adalah 75. Dapat dilihat dari rata- rata keseluruhan nilai Ulangan Harian siswa kelas VII SMP Negeri 2 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan tahun pelajaran 2015/2016 yaitu 67,09. Salah satu alternatif mengatasi masalah tersebut yaitu menggunakan model pembelajaran Discovery learning. Menurut Supardi (2013:204). Discovery learning merupakan model pembelajaran yang menekankan pada siswa untuk belajar mencari dan menemukan sendiri. Langkah langkah dari model pembelajaran Discovery learning meliputi stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification dan generalization. Strategi pembelajaran dengan cara ini lebih mudah dihafal dan diingat, kecakapan siswa akan lebih berkembang dan menumbuhkan motivasi intrinsik. Untuk menunjang proses pembelajaran maka digunakan media gambar. Model pembelajaran Discovery learrning yang disertai media gambar diharapkan dapat

Nilai Rata-Rata meningkatkan hasil belajar dan daya serap siswa, karena siswa dituntut untuk melakukan investigasi terhadap gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran sehingga siswa dapat memecahkan suatu permasalahan. Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis telah melakukan penelitian tentang pengaruh model pembelajaran Discovery learning disertai Media Gambar terhadap hasil belajar Biologi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. METODE PENELITIAN Penelitiann ini telah dilaksanakan Februari 2017 di SMP Negeri 2 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini menggunakan rancanagan rancangan Randomized Control Group Posstest Only Desig. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan yang terdaftar pada Tahun Pelajaran 2016/2017. Penentuan kelompok sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling sehingga diperoleh kelas VII 6 sebagai kelas eksperimen dan VII 5 kelas kontrol. Instrument yang digunakan untuk ranah afektif adalah lembar observasi sikap, untuk ranah kognitif adalah tes tertulis dalam bentuk soal pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan taraf nyata 0,05, dan ranah psikomotor dilihat dari hasil laporan disikusi. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil 1. Ranah Afektif Berdasarkan data yang diperoleh dapat dilihat nilai rata-rata ranah afektif kelas eksperimen dan kelas kontrol pada Gambar 1. 100 80 60 40 20 78,47 80,56 77,43 74,65 bekerjasama dalam kelompok bertanggung jawab 0 Eksperimen Kontrol Gambar 1. Diagram Hasil Belajar Siswa Pada Ranah Afektif Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Nilai Rata-Rata Persentase Ketuntasan Pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata pada indikator bekerja sama dalam kelompok didapatkan 78,47 dengan predikat Baik (B) dan pada indikator tanggung jawab yaitu 77,43 dengan predikat Baik (B). Pada kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata pada indikator bekerja sama 74,65 dengan predikat Baik (B) dan pada indikator tanggung jawab 80,56 dengan predikat Baik (B). 2. Ranah Kognitif Penilaian pada ranah kognitif dilakukan pada akhir penelitian. Rata-rata pada penilaian ranah kognitif dapat dilihat pada Gambar 2 dan ketuntasan hasil belajar kognitif pada Gambar 3. 80 70 60 50 40 30 20 10 0 72,04 Eksperimen 58,85 Kontrol Gambar 2. Diagram Hasil Belajar Pada Ranah Kognitif Kedua Kelas Sampel Berdasarkan Gambar 2, diketahui hasil belajar Biologi pada ranah kognitif pada kelas eksperimen dengan model pembelajaran Discovery Learning disertai media gambar lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Hal ini tergambar dari nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 72,04 dan pada kelas kontrol yaitu 58,85. 60,00% 40,00% 20,00% 0,00% 54,17% eksperimen 25% kontrol Gambar 3. Diagram Persentase Ketuntasan Hasil Belajar Kognitif Kedua Kelas Sampel Pada Gambar 3. terlihat persentase ketuntasan hasil belajar kognitif pada kelas eksperimen jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 13 orang dengan pensentase 54,17%, sedangkan pada kelas kontrol jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 6 orang dengan persentase 25%. Hasil uji normalitas dan homogenitas didapatkan data berdistribusi normal dan mempunyai varians yang homogen, maka untuk pengujian

Nilai Rata-Rata hipotesis digunakan uji-t dimana hipotesis diterima. 3. Ranah Psikomotor Penilaian psikomotor siswa berupa laporan hasil diskusi kelompok yang penilaiannya diperoleh setelah proses pembelajaran selesai, yang terdiri dari dua aspek yaitu pertama kelengkapan laporan diskus, kedua kerapian dan kebersihan penulisan laporan yang dapat dilihat pada Gambar 4. 100 80 60 40 20 0 84.72 73.61 63.54 eksperimen kontrol 64.93 Gambar 4. Diagram Hasil Belajar Pada Ranah Psikomotor Pada Kelas Sampel kelengkap an laporan diskusi kerapian dan kebersihan penulisan laporan Pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata pada aspek kelengkapan laporan diskusi didapatkan 84.72 dengan predikat Baik (B) dan pada aspek kerapian dan kebersihan penulisan laporan didapatkan 73.61 dengan predikat Baik (B). Pada kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata pada aspek kelengkapan laporan diskusi didapatkan 63.53 dengan predikat Cukup (C) dan pada aspek kerapian dan kebersihan penulisan laporan didapatkan 64.93 dengan predikat Cukup (C). B. Pembahasan 1. Ranah Afektif Berdasarkan data yang diperoleh rata-rata pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berada pada predikat Baik (B). Pada kelas eksperimen pada aspek bekerjasama dalam kelompok memiliki nilai rata-rata 78,47. Dalam hal ini terlihat proses diskusi sudah berlangsung secara tertib, siswa ikut serta dalam mendiskusikan media gambar yang dibagikan guru serta mengeluarkan pendapat, sedangkan pada kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata 74.65 dengan predikat Baik (B). Pada saat diskusi masih banyak siswa yang belum dapat mengerluarkan pendapatnya dan siswa lebih banyak mengerjakan

tugas kelompoknya secara sendirisendiri. Menurut Zalfendi, dkk. (2010:183), dalam kelompok siswa harus bisa bekerjasama, mampu menyesuaikan diri, menyeimbangkan fikiran/pendapat atau tenaga untuk kepentingan bersama, sehingga tercapai suatu tujuan untuk bersama pula. Pada aspek bertanggung jawab untuk kedua sampel diperoleh predikat Baik (B), akan tetapi untuk rata-rata nilai pada aspek bertanggung jawab kelas kontrol lebih tinggi (80,56) dibanding kelas eksperimen (77,43). Pada kelas eksperimen dan kontrol siswa sudah membuat laporan diskusi, tetapi laporan yang dikumpulkan kurang tepat waktu, karena masih ada beberapa siswa yang mengerjakan tugas lain saat diskusi berlangsung dan hanya mengandalkan teman kelompoknya dalam membuat laporan diskusi. Menurut Majid (2013:180), keberhasilan kelompok sangat tergantung dari masing-masing anggota kelompoknya. Oleh karena itu, setiap anggota kelompok mempunyai tugas dan tanggung jawab yang harus dikerjakan dalam kelompok tersebut. 2. Ranah Kognitif Berdasarkan hasil penelitian rata-rata hasil belajar siswa kelas eksprimen yang menggunakan model pembelajaran Discovery learning disertai media gambar yaitu 72.04 dengan predikat Baik (B), sedangkan pada kelas kontrol dengan menggunakan model ceramah yaitu 58,85 dengan predikat Cukup (C). Berdasarkan persentase ketuntasan hasil belajar pada kelas eksperimen yaitu sebesar 54.17% dengan penerapan model pembelajaran Discovery learning disertai media gambar berada pada tingkat kurang baik. Menurut Djamarah dan Zain (2014:107), bahwa tingkat keberhasilan hasil belajar dikatakan baik sekali apabila sebagian besar (76% s,d 99%) bahan pelajaran yang diajarkan dapat dikuasai oleh siswa. Namun hal tersebut bukan berarti model pembelajaran Discovery learning disertai media

gambar tidak baik digunakan dalam proses pembelajaran, hanya saja siswa belum terbiasa dengan penerapan model pembelajaran Discovery learning. Berdasarkan analisis terakhir bahwa hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, disebabkan karena pada kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran discovery learning disertai media gambar, dengan model pembelajaran discovery learning siswa dituntut untuk mencari dan memecahkan permasalahan yang didapatkan dari mengamati gambar yang dibagikan. Rendahnya hasil belajar pada kelas kontrol dengan menggunakan metode ceramah disebabkan karena proses pembelajaran hanya terpusat pada guru, ini juga terlihat bahwa siswa hanya mendengarkan materi pembelajaran dari guru saja dan hanya didominasi oleh siswa yang aktif berbicara. Ketika guru menjelaskan pelajaran didepan kelas siswa sibuk dengan aktivitasnya masing-masing, seperti berbicara dengan teman sebangkunya, mengganggu teman yang sedang memperhatikan guru menjelaskan, sehingga apa yang disampaikan guru sulit untuk dipahami oleh siswa. Hal ini sesuai dengan pendapat Djamarah dan Zain (2014 : 97) bahwa kelemahan dari metode ceramah ini bila selalu digunakan dan terlalu lama maka akan membosankan bagi siswa dan menyebkan siswa menjadi pasif. 3. Ranah Psikomotor Pada ranah psikomotor dilakukan penilaian produk berupa hasil laporan diskusi kelompok. Dilihat dari aspek kelengkapan laporan diskusi pada kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 84,72 dengan predikat Baik (B), siswa menginvestigasi gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran sehingga siswa lebih terfokus dan aktif dalam mengerjakan media gambar yang dibagikan dan memecahkan masalah yang ada pada media gambar, sedangkan pada kelas kontrol mendapat nilai rata-rata 63.54 dengan predikat

Cukup (C). Pada aspek ini semua siswa sudah membuat identitas pada setiap hasil laporannya, tetapi ada sebagian siswa isi laporan yang dikerjakannya kurang lengkap dan kurang sesuai dengan tujuan pembelajaran, siswa lebih banyak berbicara daripada melakukan diskusi. Pada aspek kerapian dan kebersihan penulisan laporan kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 73.61 dengan predikat Baik (B) sedangkan pada kelas kontrol 64.93 dengan predikat Cukup (C). pada aspek ini hampir semua laporan diskusi siswa sudah dapat dibaca tetapi masih ada beberapa kelompok hasil penulisan laporan diskusinya kurang bersih, karena pada lembar laporan terdapat coretan dan arah penulisan bervariasi sehingga terlihat kurang rapi. Hal ini sama yang dikatakan oleh Aunurrahman (2010:180) bahwa siapa yang tidak atau kurang motivasi, umumnya kurang sungguh-sungguh dalam mengerjakan tugas. KESIMPULAN Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Discovery learning disertai media gambar dapat meningkatkan hasil belajar pada ranah kognitif siswa kelas VII SMP N 2 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. DAFTAR PUSTAKA Zalfendi. Hendri, N. & Wiliadi, R. 2010. Strategi Pembelajaran. Padang: Suka Bina Press. Majid, Abdul. 2013. Strategi Pembelajaran. Bandung : Remaja Rosdakarya. Djamarah, S.B. dan Aswan Zain. 2014. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta. Aunurrahman. 2010. Belajar Dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.