BAB II Rencana Kegiatan KKN-PPM

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

BAB IV PENUTUP 4.1 SIMPULAN

BAB III PELAKSANAAN KEGIATAN KKN PPM

BAB I DESKRIPSI KEGIATAN

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

BAB II RANCANGAN KEGIATAN

BAB III B. Pengecatan Batas-Batas Wilayah 1. Latar Belakang Batas-batas wilayah atau tapal batas adalah garis pembatas atau pemisah (antara unit

BAB I PENDAHULUAN A. ANALISIS SITUASI

No Permasalahan Lokasi. pemanfaatan limbah serbuk kayu sebagai media tanam jamur tiram yang memiliki nilai ekonomis

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

No Permasalahan Lokasi Sumber

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi

BAB II RENCANA KEGIATAN KKN PPM XIII UNUD

Sumber Dana (P/M/D)* 1. Kurang maksimalnya SDM perangkat desa Desa Gubug M/D Penyediaan Sarana Dan Prasarana Pelayanan Publik

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Tema Memajukan Desa Demulih melalui Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih dan Gerakan Indonesia Tertib.

RENCANA KEGIATAN KKN-PPM BAB I DESKRIPSI KEGIATAN

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN KKN PPM KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS UDAYANA

BAB II RENCANA KEGIATAN KKN REVOLUSI MENTAL

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

LAMPIRAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN KEUANGAN MENATA TAMAN DI KANTOR DESA. Rp

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

BAB I PENDAHULUAN a. Analisis Situasi

BAB IV PENUTUP. 4.1 Kesimpulan. Adapun Kesimpulan yang didapa dari laporan ini adalah:

BAB IV PENUTUP. 4.1 Kesimpulan

BAB III PELAKSANAAN, HASIL, DAN KENDALA KEGIATAN KKN

BAB I DESKRIPSI KEGIATAN. 1.2 Lokasi Lokasi KKN PPM kelompok ini bertempat di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.

BAB I PENDAHULUAN. Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH. A. Tema : Tata Ruang Kawasan Wisata Mangrove Desa Tuwed. Program : Program pokok dan Program Bantu

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 ANALISIS SITUASI

BAB III PELAKSANAAN, HASIL DAN KENDALA KEGIATAN KKN PPM

II. RENCANA KEGIATAN KKN-PPM

RENCANA KEGIATAN KKN-PPM

BAB I PENDAHULUAN Orang Jumlah Perempuan Orang Jumlah Total Orang Jumlah Kepala Keluarga Orang

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

1.3. BIDANG KEGIATAN KKN-PPM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tema Kegiatan 1.2 Lokasi Kegiatan 1.3 Bidang Kegiatan 1.4 Latar Belakang

BAB III RANCANGAN ANGGARAN BIAYA. 1.1 PENDAPATAN No Sumber Dana Jumlah 1. Mahasiswa (16x ) Rp LPPM Rp

BAB III RENCANA KERJA MASYARAKAT

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Analisis Situasi

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS UDAYANA

Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali.

BAB I PENDAHULUAN. A. Analisis Situasi

Kondisi Fisik. KKN- PPM XIII Desa Bebandem 2016 Page 1

BAB III DESKRIPSI PROGRAM KKN PPM DESA BESAN

BAB I DESKRIPSI KEGIATAN. 1.1 Judul Mewujudkan Masyarakat Mandiri Melalui Gerakan Indonesia Melayani, Bersih dan Tertib di Desa Sudaji

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi 1.2 Identifikasi Permasalahan

BAB I PENDAHULUAN. A. Judul Kegiatan

I. DESKRIPSI KEGIATAN

BAB III PELAKSANAAN, HASIL, DAN KENDALA KEGIATAN KKN PPM

BAB IV DESKRIPSI RENCANA PROGRAM

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

BAB I PENDAHULUAN. Sumber (P/M/D) No Permasalahan Lokasi. Kurang tersedianya tempat sampah di Desa Bayung 1 sekitar lingkungan

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

BAB V JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

BAB II PEMBAHASAN. Banjar Banjar Desa P Sangeh. Desa Sangeh P. Desa Sangeh. Desa Sangeh M, D. Desa Sangeh M, D

Oleh : Ketut Kartha Dinata LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS UDAYANA

PELAKSANAAN DAN HASIL KEGIATAN KKN

PENDAHULUAN. Peningkatan Produksi, Kesehatan dan Kualitas Pendidikan Masyarakat. Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Judul Dengan Semangat Kebersamaan Menciptakan Desa Petak Kaja Bersih,Sejahtera, dan Produktif.

BAB III PELAKSANAAN, HASIL, DAN KENDALA KEGIATAN KKN PPM

Kata Kunci : sampah, sanitasi, inventarisasi, analisis, sistesis, kumuh, potensi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi

BAB IV PENUTUP. 1.1 Kesimpulan

RENCANA KEGIATAN KKN-PPM UNUD Lokasi Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.

BAB III PELAKSANAAN DAN HASIL KEGIATAN KKN

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi

Desa Ayunan Mahasiswa di Desa Ayunan 7 Kurangnya tanaman penghias jalan (telajakan) di Desa Ayunan

RENCANA KEGIATAN KKN-REVOLUSI MENTAL Lokasi Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN KKN PPM KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN 2016

BAB I PENDAHULUAN 1.1Analisis Situasi 1.2 Identifikasi Permasalahan 1) Permasalahan

3.2 Program Bantu Bidang Prasarana Fisik Pembenahan Instalasi Ruang Rapat dan Kamar Mandi Kantor Desa

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi 1

RENCANA KEGIATAN KKN-PPM

BAB I PENDAHULUAN. B. Perumusan Masalah. Masalah yang ditemui penulis dalam program kegiatan ini yaitu :

BAB I DESKRIPSI KEGIATAN

LEMBAR EVALUASI PELAKSANAAN AKSI KAMPUNG BUAH KELURAHAN AKCAYA

BAB III PELAKSANAAN, HASIL, DAN KENDALA KEGIATAN KKN PPM

LAPORAN KEMAJUAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi

BAB III USULAN PENSOLUSIAN MASALAH 3.1 Program Dari dua permasalahan yang diprioritaskan, terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan penulis selama

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi

BAB IV PEMBAHASAN DAN EVALUASI

BAB II REALISASI PENYELESAIAN MASALAH

DOKUMENTASI KEGIATAN KEGIATAN 1 (SOSIALISASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT)

Bab II Realisasi Kegiatan KKN PPM

BAB I DESKRIPSI KEGIATAN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 1998 TENTANG KAWASAN SUAKA ALAM DAN KAWASAN PELESTARIAN ALAM PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN KKN PPM KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN 2016

BAB III PELAKSANAAN DAN HASIL KEGIATAN

BAB I DESKRIPSI KEGIATAN. 1.1 JUDUL Peningkatan Penataan Lingkungan di Desa Sulang, Klungkung

BAB I PENDAHULUAN. Kepariwisataan merupakan salah satu sektor industri didalam

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Analisis Situasi

Transkripsi:

BAB II Rencana Kegiatan KKN-PPM 1.1. Identifikasi Masalah Berdasarkan uraian di atas, maka identifikasi masalah dalam kegiatan ini adalah: Tabel 1. Identifikasi Permasalahan No Permasalahan Lokasi Sumber (P/M/D) 1. Pembuatan tanda petunjuk arah menuju Desa lokasi objek wisata air terjun dan pembuatan P plang dilarang berburu. 2. Belum tersedianya tempat sampah di area Pura Puncak M Pura. Tedung dan Pura Kancing Gumi 3. Pengecekan kualitas air layak konsumsi. Desa P 4. Belum tertatanya jalur tracking menuju air terjun sebagai jalur satu- satunya untuk menuju ke objek wisata air terjun desa Desa P 5. Belum ada papan nama pengenal objek wisata air terjun sekaligus sebagai Desa M media promosinya 6. Diperlukannya strategi pemantapan untuk pengembangan wisata untuk kelompok sadar Desa P wisata desa 7. Kurangnya kesadaran terhadap perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat SD N 3 M 8. Kurangnya kesadaran terhadap posisi Ergonomis sejak dini. SD N 2 M 9. Kurangnya kesadaran terhadap kesehatan para lansia. Desa P Kurangnya pemahaman terhadap 10. penanggulangan hama dan penyakit tanaman Desa P kakao 11. Kurangnya pemahaman terhadap penanggulangan penyakit ternak Desa P

1.2. Prioritas Pemilihan Permasalahan Tabel 2.Prioritas Pemilihan Permasalahan No. Permasalahan Alasan 1. Kurangnya papan penunjuk arah menuju objek wisata air terjun. Berdasarkan analisis KUWAT, memungkinkan dijadikan program KKN PPM, karena belum terdapat penunjuk arah menuju lokasi objek wisata air terjun. 2. Kurangnya pemahaman mengenai cara mengatasi hama dan penyakit pada tanaman Kakao. 3. Sulitnya akses menuju objek wisata air terjun 4. Kurangnya kesadaran terhadap perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat serta bagaimana posisi ergonomis sejak dini 5. Kurangnya kesadaran terhadap kesehatan para lansia dan jarangnya pemeriksaan tekanan darah gratis di desa setelah senam lansia. Berdasarkan analisis KUWAT, memungkinkan dijadikan program KKN PPM, karena masih ditemukannya banyak tanaman kakao yang terserang hama dan penyakit. Berdasarkan analisis KUWAT, memungkinkan dijadikan program KKN PPM, karena masih sulitnya akses yang dilalui oleh para wisatawan untuk menuju objek wisata air terjun. Berdasarkan analisis KUWAT, memungkinkan dijadikan program KKN PPM, karena masih kurangnya pemahaman terhadap perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat. Berdasarkan analisis KUWAT, memungkinkan dijadikan program KKN PPM, karena masih kurangnya pemahaman terhadap kesahatan. 1.3. Rencana Program KKN-PPM Tabel 3.Rencana Program KKN-PPM No No. Sektor Nama Program 1 15.1.9.99 Pembuatan tanda petunjuk arah menuju lokasi objek wisata air Bahan Volume Sumber dana Triplek, kayu Unit Swadaya kruing, cat hijau, mahasiswa cat piloks, tinner, kuas

terjun dan pembuatan plang dilarang berburu. 2 15.1.3.06 Pengadaan tempat sampah ke beberapa tempat suci 3 15.1.4.11 Pengecekan kualitas air layak konsumsi 4 02.2.2.03 Program Penyuluhan Mengetahui cara mengatasi Hama dan Penyakit Kakao untuk Meningkatkan Produksi Kakao di Desa 5 02.3.2.06 Pengendalian penyakit ternak sapi pada simantri Desa 6 02.2.2.03 Program Penyuluhan Mengetahui cara mengatasi Hama dan Penyakit Kakao untuk Meningkatkan Produksi Kakao di Desa 7 08.1.1.01 Penataan Jalur Tracking Air Terjun. Tempat sampah Unit Swadaya mahasiswa LCD, proyektor, laptop, wearless, taplak meja. Spuit, Vit.B kompleks, Obat Cacing, Butox,dan Sprayer LCD, proyektor, laptop, wearless, taplak meja. Meteran, sabit, cangkul, sapu, serok, thrash bag dan kamera Unit Orang (Masyarakat Desa dan ) Orang (Masyarakat Desa dan ) Orang (Masyarakat Desa dan ) Orang (Masyarakat Desa Swadaya mahasiswa Swadaya mahasiswa Swadaya mahasiswa Swadaya mahasiswa Swadaya mahasiswa

8 08.1.1.02 Pemasangan Papan Nama Air Terjun Sulanga Pasir, semen dan cetok dan ) KKN PPM XIII Unud Swadaya mahasiswa 9 08.1.9.55 Focus Group Discussion Masalah Strategi Pemantapan Pengembangan Wisata Layar dan proyektor, laptop serta alat tulis Orang (Masyarakat Desa dan ) Swadaya mahasiswa 9 13.1.1.55 Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah Dasar poster, leaflet dan sabun antiseptic. Orang (Siswa Sekolah Dasar) Swadaya 10 13.1.1.55 Penyuluhan Posisi Ergonomis Sejak Dini di SD poster ilmiah, leaflet Orang (Siswa Sekolah Dasar) Swadaya 11 13.1.3.17 Pengukuran Tekanan Darah kepada Lansia Sfigmomanometer dan leaflet Orang (Lansia Desa ) Swadaya 1.4. Jadwal Pelaksanaan Program Nama Bidang Prasarana Fisik Tabel 3. Jadwal Pelaksanaan Program Uraian Kegiatan Minggu Ke- Pembuatan tanda petunjuk arah menuju lokasi objek wisata air terjun dan pembuatan plang dilarang berburu. Penyerahan tempat sampah kepada pihak Desa. (23 Juli 29 Agustus 2016) 1 2 3 4 5

Pengecekan kualitas air layak konsumsi yang ada di Desa. Peningkatan Produksi Sosial Budaya Kesehatan Masyarakat Program Penyuluhan Mengetahui cara mengatasi Hama dan Penyakit Kakao untuk Meningkatkan Produksi Kakao di Desa Pengendalian penyakit ternak sapi pada simantri Desa Penataan Jalur Tracking Air Terjun (Pokok) Pemasangan Papan Nama Air Terjun Sulanga Focus Group Discussion Masalah Strategi Pemantapan Pengembangan Wisata Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah Dasar Penyuluhan Posisi Ergonomis Sejak Dini di SD Pengukuran Tekanan Darah Lansia kepada Evaluasi Program Penyusunan laporan 1.5. Deskripsi Program Kerja 2.5.1 Bidang Prasarana Fisik (PF) 1. Nama Program (Pokok) Pembuatan tanda petunjuk arah menuju lokasi objek wisata air terjun dan pembuatan plang dilarang berburu. a. Deskripsi Kegiatan Pariwisata Indonesia tidak lepas dari pariwisata masing-masing daerahnya yaitu pada setiap daerah pasti saja memiliki beranekaragam pariwisata yang dimiliki. Khususnya di Bali, dimana Bali sudah dikenal diberbagai belahan dunia dan juga sudah dikenal dengan sebutan Pulau Dewata (Pulau Seribu Pura). Disini, lebih tepatnya di Desa,

Kecamatan Petang, Kabupaten Badung yang juga memiliki keindahan alam yang begitu alami dan asri serta memiliki potensi untuk dapat dijadikan dan dikembangkan sebagai kawasan wisata. Desa memiliki dua wisata air terjun, dimana apabila air terjun ini dikelola dan dikembangkan dengan baik, maka ini sudah menjadi daya tarik tersendiri dan dapat menarik perhatian dari wisatawan yang datang ke Desa. Objek wisata air terjun ini perlu dikembangkan lagi agar semua wisatawan dan masyarakat sekitar lebih mengetahui keindahan air terjun yang dimiliki oleh Desa tersebut. Kurangnya tanda petunjuk arah menuju lokasi objek wisata air terjun ini membuat objek wisata tersebut kurang diketahui keberadaannya. Disini, mahasiswa yang bekerja sama dengan aparat desa, STT Banjar dan kelompok sadar wisata yang dimiliki Desa saling membantu dalam pembuatan tanda petunjuk arah menuju lokasi objek wisata air terjun. Ini sangat berguna dan sekaligus dapat dijadikan sebagai alat bantu promosinya. Disamping keindahan alam objek wisata air terjun, Desa juga dikenal pada sektor pertanian, peternakan dan perkebunan. Dimana, belakangan ini sering terjadi pemburuan burung disekitaran desa yang mengakibatkan berkurangnya habitat burung. Menindaklanjuti masalah tersebut, mahasiswa berupaya untuk membuat plang yang berisikan dilarang berburu. Ini bertujuan untuk mengurangi pemburuan liar yang ada di Desa. b. Waktu Pelaksanaan Adapun waktu pelaksanaan pada kegiatan tersebut dapat dilihat pada Tabel 4, yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2016. Tabel 4. Waktu pelaksanaan kegiatan No Kegiatan Lokasi 1. Survey lokasi objek wisata Posko 4 air terjun. 2. Menyiapkan alat dan bahan Posko 6 2 8 1 6 yang dibutuhkan. 3. Pembuatan tahap I Posko 6 1 6 4. Pembuatan tahap II Posko 6 1 6 5. Pengecatan tahap I Posko 6 1 6 6. Pengecatan tahap II Posko 6 1 6 Total 38

c. Tempat Pelaksanaan Adapun tempat pelaksanaan kegiatan program ini adalah di lokasi objek wisata air terjun Desa, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. d. Kelompok Sasaran Adapun kelompok sasaran pada pelaksanaan kegiatan program ini adalah masyarakat sekitar, para pelaku usaha pariwisata, wisatawan dan pemerintah. e. Pihak Terlibat Adapun pihak terlibat pada pelaksanaan kegiatan program ini adalah mahasiswa KKN- PPM Universitas Udayana, aparat desa, STT Banjar dan kelompok sadar wisata Desa, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. f. Alat dan Bahan Adapun alat dan bahan yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan program ini adalah 2 buah triplek dengan tebal 6 mm, 4 buah kayu kruing, 1 kaleng cat berwarna hijau, 1 kaleng cat piloks, 2 buah tinner, 2 buah kuas, 1 buah gergaji, 2 buah palu dan paku. g. Rancangan Anggaran Biaya Adapun rancangan anggaran biaya yang perlukan pada pelaksanaan kegiatan program ini dapat dilihat pada Tabel 5 dibawah ini: Tabel 5. Rancangan anggaran biaya No Uraian Satuan Harga/satuan (RP) (RP) 1. Plat seng ukuran 60cm 2 buah 60.000,00 120.000,00 x 16cm 2. Plat seng ukuran 100cm 2 buah 150.000,00 300.000,00 x 60cm 3. Kayu kruing 4 buah 34.000,00 136.000,00 4. Cat hijau 1 buah 18.000,00 18.000,00 5. Tinner 1 buah 7.000,00 7.000,00 Total 581.000,00 2. Nama Program (Bantu) Pura. Penyerahan bantuan berupa tempat sampah kepada pihak desa untuk diletakkan di area a. Deskripsi Kegiatan

Bali yang dikenal dengan sebutan Pulau Dewata (Pulau Seribu Pura) memiliki keindahan alam dan juga terkenal dengan tempat sucinya yang sakral dan bersih. Selain keindahan objek wisata di Bali, berbagai keunikan yang ada di Pulau Dewata baik itu keberadaan dan latar belakang berdirinya Pura, adat istiadatnya dan budaya seninya yang selalu menarik. Desa memiliki dua Pura Kahyangan Jagat yaitu Pura Kancing Gumi dan Pura Puncak Tedung. Masyarakat setempat sangat meyakini kesakralan dan kesucian dari pura tersebut. Disamping itu, mahasiswa berupaya untuk memberikan bantuan atau donatur berupa tempat sampah. Ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan pada area pura dan menyadarkan masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disiapkan guna menciptakan suasana nyaman dan bersih. b. Waktu Pelaksanaan Adapun waktu pelaksanaan pada kegiatan tersebut dapat dilihat pada Tabel 6, yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2016. Tabel 6. Waktu pelaksanaan kegiatan No Kegiatan Lokasi 1. Survey lokasi Pura Pura Puncak Tedung dan Pura Kancing 4 2 8 Gumi 2. Membeli tempat sampah Kec. Petang 6 2 12 3. Menyerahkan tempat Pura Puncak sampah kepada pihak desa Tedung dan Pura Kancing 10 2 20 Gumi Total 40 a. Tempat Pelaksanaa Adapun tempat pelaksanaan kegiatan program ini adalah di kantor Kepala Desa, Desa, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. b. Kelompok Sasaran Adapun kelompok sasaran pada pelaksanaan kegiatan program ini adalah masyarakat sekitar dan aparat Desa. c. Pihak Terlibat

Adapun pihak yang terlibat pada pelaksanaan kegiatan program ini adalah mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana, masyarakat sekitar dan aparat Desa. d. Alat dan Bahan Pada pelaksanaan kegiatan program ini tidak menggunakan alat dan bahan karena mahasiswa membeli tempat sampah yang sudah jadi. e. Rancangan Anggaran Biaya Adapun rancangan anggaran biaya yang diperlukan pada pelaksanaan kegiatan program ini dapat dilihat pada Tabel 7. dibawah ini: Tabel 7. Rancangan anggaran biaya No Uraian Satuan Harga/satuan (RP) (RP) 1. Tempat sampah 2 buah 130.000,00 260.000,00 Total 260.000,00 3. Nama Program (Bantu) Pengecekan kualitas air layak konsumsi. a. Deskripsi Kegiatan Air merupakan kebutuhan pokok makhluk hidup. Tanpa air, semua makhluk hidup akan mati. Secara medis juga telah dipaparkan bahwa tubuh manusia dalam kedinamisannya membutuhkan air yang bergerak dalam setiap rongga tubuhnya. Air itu akan mengontrol aliran darah dan membantu proses pencernaan makanan dalam lambung. Air juga dibutuhkan untuk mentransfer nutrisi dan zat lain dalam darah ke semua organ tubuh. Sehubungan dengan hal tersebut, perlunya upaya memperbaiki proses air yang secara alami. Karena kerusakan air akibat polusi yang dilakukan dengan sengaja maupun tidak sengaja. Untuk mendapatkan air yang layak konsumsi, maka mahasiswa ingin menganalisis air yang ada di Desa. Ini bertujuan untuk mengetahui apakah air yang biasanya dikonsumsi secara langsung oleh masyarakat setempat sudah layak konsumsi atau tidak. b. Waktu Pelaksanaan Adapun waktu pelaksanaan pada kegiatan tersebut dapat dilihat pada Tabel 8, yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 11 Agustus 2016.

Tabel 8. Waktu pelaksanaan kegiatan No Kegiatan Lokasi 1. Survey lokasi sumber air Desa 4 1 4 2. Pengambilan sampel air Desa 4 1 4 3. Menguji air di laboratorium Lab Terkait 2 2 4 4. Mengambil hasil air yang sudah diuji. 5. Memberikan pengarahan kepada masyarakat setempat mengenai air layak konsumsi. Lab Terkait Desa 2 2 4 8 3 24 Total 40 c. Tempat Pelaksanaan Adapun tempat pelaksanaan kegiatan program ini adalah untuk menguji air layak konsumsi dilakukan di Laboratoriun Jurusan Biologi, Fakultas Matematikan Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana. Untuk memberikan pengarahan mengenai air layak konsumsi dilakukan di kantor Kepala Desa, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. d. Kelompok Sasaran Adapun kelompok sasaran pada pelaksanaan kegiatan program ini adalah masyarakat sekitar dan aparat Desa. e. Pihak Terlibat Adapun pihak yang terlibat pada pelaksanaan kegiatan program ini adalah mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana, masyarakat sekitar dan aparat Desa. f. Alat dan Bahan Adapun alat dan bahan yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan program ini adalah 10 ml air yang berasal dari sumber mata air yang terdapat di Desa, 1 buah botol sampel. g. Rancangan Anggaran Biaya Adapun rancangan anggaran biaya yang perlukan pada pelaksanaan kegiatan program ini dapat dilihat pada Tabel 9. dibawah ini:

Tabel 9 Rancangan anggaran biaya No Uraian Satuan Harga/satuan (RP) (RP) 1. Sampel air 10 ml 90.000,00 90.000,00 Total 90.000,00 2.5.2.Bidang Peningkatan Produksi (PP) 1. Nama Program Kerja (Pokok) Program Penyuluhan Teknik Budidaya dan Mengetahui Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kakao untuk Meningkatkan Produksi Kakao di Desa a. Deskripsi Program Kerja Kakao merupakan tumbuhan tahunan (perennial) berbentuk pohon, di alam dapat mencapai ketinggian 10m. Meskipun demikian, dalam pembudidayaan tingginya dibuat tidak lebih dari 5mtetapi dengan tajuk menyamping yang meluas. Hal ini dilakukan untuk memperbanyak cabang produktif. Kakao secara umum adalah tumbuhan menyerbuk silang dan memiliki sistem inkompatibilitas-sendiri. Walaupun demikian, beberapa varietas kakao mampu melakukan penyerbukan sendiri dan menghasilkan jenis komoditi dengan nilai jual yang lebih tinggi.pendapatan dari penjualan hasil tanaman kakao yang saat ini sangat menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian para petani kakao dirasa merupakan peluang yang sangat besar. Melakukan budidaya tanaman kakao yang baik dan maksimal tentunya akan menghasilkan tanaman atau buah yang berkualitas dan dapat meningkatkan hasil produksinya. Banyaknya keluhan dari para petani kakao yang tanaman kakaonya diserang hama dan penyakit yang mengakibatkan para petani gagal panen dan merugi. Oleh karna itu mengetahui cara mengatasi hama dan penyakit pada tanaman Kakao adalah salah satu cara untuk meningkatkan tingkat produksi hasil tanaman kakao. Dengan meningkatnya hasil produksi kakao, maka taraf perekonomian para petani kakao dapat meningkat. Melalui penyuluhan ini diharapkan nantinya para petani kakao dapat mengetahui cara mengatasi hama dan penyakit pada tanaman kakao agar nantinya hasil produksi dari para petani kakao dapat meningkat. b. Waktu Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan ini akan dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2016

Tabel 10. Waktu pelaksanaan kegiatan No. Kegiatan Tempat Waktu () 1 Melakukan perizinan dan koordinasi dengan kepala desa atau kelian banjar 2 Persiapan peralatan dan perlengkapan kegiatan Penyuluhan Mengetahui cara mengatasi Hama dan Penyakit Kakao untuk Meningkatkan Produksi Kakao di Desa 4 Pelaksanaan Penyuluhan Mengetahui cara mengatasi Hama dan Penyakit Kakao untuk Meningkatkan Produksi Kakao di Desa Kantor kepala desa Kantor kepala desa Kantor kepala desa 4 1 4 6 2 12 4 3 12 5 Evaluasi Posko KKN Desa 14 1 14 Total 42 c. Tempat Pelaksanaan Tempat pelaksanaan program ini adalah bertempat di di Kantor Kepala Desa, Kecamatan Petang, Badung. d. Kelompok Sasaran Kelompok sasaran dari program kerja ini adalah petani kakao di Desa. e. Pihak Terlibat Pihak yang terlibat dalam program ini adalah mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana,narasumber yang terkait dengan program, perangkat desa serta para petani Kakao di desa. f. Alat yang diperlukan

Alat dan bahan yang digunakan dalam program kegiatan ini adalah: LCD dan Proyektor Laptop Wearless Taplak Meja g. Rancangan Anggaran Biaya Tabel 11. Rancangan anggaran biaya No Uraian Satuan Harga/satuan (Rp) (Rp) 1. Fee Pembicara (Dosen) 2 Orang Rp. 150.000 Rp. 300.000 2. Snack Dosen dan Undangan 9Kotak Rp. 8.000 Rp. 72.000 3. Snack Peserta 30 Kotak Rp.4.000 Rp. 120.000 4. ATK Rp. 10.000 Total Rp. 502.000 2. Nama Program (Bantu) Pengendalian penyakit ternak sapi pada simantri Desa a. Deskripsi Program Kerja Ternak merupakan potensi yang baik untuk dikembangkan terutama didaerah pedesaan.lahan yang cukup didukung oleh lingkungan memadai merupakan faktor penting dalam keberhasilan usaha ini. Simantri merupakan program yang baik telah dicanangkan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan produksi pangan desa. Di Desa terdapat beberapa kelompok simantri yang telah berjalan, namun seiring perkembangannya banyak hal yang masih perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas ternak itu sendiri salah satunya dengan peningkatan kesehatan. Kesehatan ternak merupakan faktor yang sangat vital untuk mendukung keberhasilan produksi ternak itu sendiri. Salah satu cara peningkatan kesehatan ternak pada simantri yang ada di Desa salah satunya melalui pengendalian penyakit ternak sapi pada simantri tersebut. Kegiatan yang dapat dilakukan melalui pemberian obat cacing dan spraying untuk mencegah infeksi parasit terhadap parasit pengganggu seperti cacing, lalat dan kutu. Pemberian vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh ternak terhadap penyakit, meningkatkan nafsu makan dan meminimalisir infestasi parasit terhadap ternak. Selain itu kegiatan lain yang dilakukan adalah

memberikan pembekalan secara langsung ke lapangan kepada peternak tentang manajemen pemeliharaan ternak yang baik untuk menunjang kesehatan ternak itu sendiri. b. Waktu Pelaksanaan Tabel 12. Waktu pelaksanaan kegiatan No Nama Kegiatan Tempat Pelaksanaan Waktu (jam) 1 Survei Lokasi Desa 4 1 4 2 Penyusunan Desa Program Kerja 4 2 8 3 Sosialisasi Perencanaan Kerja 4 Implementasi Perencanaan Kerja 5 Pengendalian penyakit ternak sapi pada simantri Desa Desa 8 1 8 Desa 8 1 8 Desa 8 2 16 6 Dokumentasi dan Evaluasi Desa 14 1 14 Total 58 c. Tempat Pelaksanaan Tempat pelaksanaan program ini adalah di beberapa Simantri desa kecamatan Petang Kabupaten Badung. d. Kelompok Sasaran Kelompok sasaran dari program ini adalah Simantri Desa. e. Pihak Terlibat Pihak yang terlibat dalam program ini adalah mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana, aparat desa dan kelompok Simantri Desa f. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang digunakan dalam program ini adalahspuit, Vit. B kompleks, Obat Cacing, Butox,dan Sprayer g. Rancangan Anggaran Biaya Kegiatan dilaksanakan minggu ke-2 bulan Agustus 2016 Tabel 13. Rancangan anggaran biaya No Alat/Bahan Satuan Volume Harga Satuan Harga 1. Spuit Buah 1 Rp. 120.000,00 Rp. 120.000,00 2. Vit. B kompleks Botol 3 Rp. 30.000,00 Rp. 90.000,00 3. Obat Cacing Buah 20 Rp. 8.000,00 Rp. 160.000,00 4. Butox Botol 1 Rp. 10.000,00 Rp. 10.000,00 5. Sprayer Buah 1 Rp. 25.000,00 Rp. 25.000,00 Total Rp. 405.000,00 2.5.3. Bidang Sosial Budaya (SB) 1. Nama Program (Pokok) Penataan Jalur Tracking Air Terjun a. Deskripsi Kegiatan Pariwisata Indonesia tidak lepas dari pariwisata masing- masing daerahnya yang tergambarkan pada masing- masing desa sebagai stakeholder paling kecil pembentuk suatu daerah. Pariwisata desa yang dapat dikelola bentuknya berupa agrotorism, culturetourism dan watertourism. Diketahui Desa sebagai salah satu desa yang berada di Kecamatan Petang memiliki keindahan alam yang begitu alami dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi daerah wisata terutama wisata air terjun, yang bila dikelola dengan baik maka akan mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk datang ke desa. Belum tereksposnya potensi wisata air terjun di desa ini menghambat pertumbuhan pariwisata di desa ini padahal potensi yang dimilikinya sangat menjanjikan. Adanya potensi wisata air terjun ini perlu dikembangkan lebih awal dengan kegiatan penataan jalur menuju air terjun terlebih dahulu. Kegiatan yang dilakukan akan bekerja sama dengan aparat desa, STT banjar dan kelompok sadar wisata milik desa dengan bentuk

pengecekan lokasi, pengukuran jarak tempuh menuju air terjun, penataan jalur, gotong- royong bersih- bersih, hingga nantinya terakhir pemasangan papan nama pengenal objek wisata air terjun sekaligus menjadi sebagai bentuk promosinya. b. Waktu Pelaksanaan Waktu pelaksanaan pada minggu ke-4 tanggal 15-17 Agustus 2016 Tabel 14. Waktu pelaksanaan kegiatan No Kegiatan Lokasi 1. Survey, pengecekan dan pengukuran jarak tempuh ke lokasi air Terjun Desa 4 1 4 2. Penataan I Desa 14 2 28 3. Penataan II Desa 14 2 28 4. Penataan III Desa 14 2 28 5. Dokumentasi dan rapat evaluasi Desa 14 1 14 Total 102 c. Tempat Pelaksanaan Tempat pelaksanaan program ini adalah di jalur tracking air terjun desa kecamatan Petang Kabupaten Badung. d. Kelompok Sasaran Kelompok sasaran dari program ini adalah masyarakat sekitar, para pelaku usaha pariwisata, wisatawan dan pemerintah

e. Pihak Terlibat Pihak yang terlibat dalam program ini adalah mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana, aparat desa, STT Banjar dan kelompok sadar wisata desa kecamatan Petang Kabupaten Badung f. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam program ini adalah meteran, sabit, cangkul, sapu, serok, thrash bag dan kamera sebagai alat dokumentasi. g. Rancangan Anggaran Biaya Tabel 15. Rancangan anggaran biaya No Uraian Satuan Harga/satuan (Rp) (Rp) 1. Sabit 5 buah 20.000 100.000 2. Cangkul 2 buah 50.000 100.000 3. Sapu Lidi 5 buah 5.000 25.000 4. Serok 2 buah 25.000 50.000 2. Nama Program (Bantu) Total 275.000 Pemasangan Papan Nama Air Terjun a. Deskripsi Kegiatan Bila telah diketahui sebuah desa memiliki potensi yang cukup memadai sebagai objek pariwisata, maka diperlukannya sebuah media untuk mempromosikan sekaligus membranding objek wisata tersebut agar tetap dikenal oleh wisatawan. Program kerja pemasangan papan nama air terjun ini berfungsi untuk membranding objek wisata air terjun yang dimiliki oleh desa yang diharapkan kedepannya menjadi tren dikalang wisatawan yang mengunjungi air terjun desa. Papan nama air terjun ini berupa plang yang bertuliskan #Wonderful yang akan dapat membantu para wisatawan untuk mengenali objek wisata air terjun ini dan kemudian mampu merekomendasikan kembali oleh wisatawan itu sendiri melalui postingannya di media sosial masing masing yang sedang tren dikalangan anak muda.

b. Waktu Pelaksanaan Waktu pelaksanaan pada minggu ke-4 tanggal 17 Agustus 2016 Tabel 16. Waktu pelaksanaan kegiatan No Kegiatan Lokasi 1. Pengecekan spot pemasangan papan nama air terjun Air terjun Desa 4 2 8 2. Persiapan alat-alat pendukung untuk pemasangan papan nama 3. Pemasangan papan nama di spot yang telah dilakukan Air terjun Desa Air terjun Desa 10 3 6 2 12 30 4. Dokumentasi dan rapat evaluasi Air terjun Desa 14 1 13 Total 63 c. Tempat Pelaksanaan Tempat pelaksanaan program ini adalah di air terjun desa kecamatan Petang Kabupaten Badung. d. Kelompok Sasaran Kelompok sasaran dari program ini adalah masyarakat sekitar, para pelaku usaha pariwisata, wisatawan dan pemerintah

e. Pihak Terlibat Pihak yang terlibat dalam program ini adalah mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana dan kelompok sadar wisata desa f. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam program ini adalah pasir, semen dan cetok sebagai bahan pencampur semen dengan pasirnya g. Rancangan Anggaran Biaya Tabel 17. Rancangan anggaran biaya No Uraian Satuan Harga/satuan (Rp) (Rp) 1. Pasir 4 kampil 20.000 100.000 2. Semen 10 kg 4.000 40.000 3. Cetok 2 buah 15.000 30.000 Wisata 3. Nama Program (Bantu) Total 170.000 Focus Group Discussiondengan tema: Strategi Pemantapan Pengembangan Destinasi a. Deskripsi Kegiatan Pentingnya potensi desa untuk dikelola secara profesional akan mampu memberikan keuntungan bagi seluruh stakeholder desa. Potensi desa yang salah satunya bisa dikelola secara profesional yakni potensi akan pariwisata. Adanya potensi desa ini harus diikuti dengan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang nantinya sebagai lembaga independen yang mengelola segala potensi wisata milik desa, namun dibentuknya kelompok ini tidak diikuti dengan perkembangan informasi tentang bagaimana mengelola potensi wisata desa oleh SDM nya sehingga dibutuhkan kegiatan penyuluhan terkait bagaimana strategi pengembangan wisata yang ideal bagi desa.

Kegiatan yang akan dilakukan berupa diskusi ringan yang akan dipandu oleh seorang moderator yang nantinya akan mengundang pembicara yakni seorang praktisi pariwisata. Kegiatan akan diawali dengan sesi presentasi dan penjelasan oleh pembicara lalu setelah sesi ini berakhir akan dilakukan sesi diskusi ringan atau yang dikenal sebagai bentuk focus group discussion terkait permasalahan- permasalahan tentang pengembangan sebuah potensi pariwisata desa, sehingga diakhir sesi acara akan dilakukan kegiatan foto bersama. Kegiatan ini akan dilakukan di balai pertemuan desa dengan segala perlengkapan yang diperlukan seperti layar dan proyektor serta alat tulis. b. Waktu Pelaksanaan Waktu pelaksanaan pada minggu ke-4 tanggal 19 Agustus 2016 Tabel 18. Waktu pelaksanaan kegiatan No Kegiatan Lokasi 1. Pembukaan dan Penyampaian masalah Balai Kantor Desa 4 1 4 2. Presentasi Materi Balai Kantor Desa 4 1 4 3. Diskusi Tanya Jawab Balai Kantor Desa 4 2 8 4. Dokumentasi Balai Kantor Desa 14 1 14 Total 30 c. Tempat Pelaksanaan Tempat pelaksanaan program ini adalah di balai pertemuan desa kecamatan Petang Kabupaten Badung. d. Kelompok Sasaran Kelompok sasaran dari program ini adalah kelompok sadar wisata desa.

e. Pihak Terlibat Pihak yang terlibat dalam program ini adalah mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana, aparat desa dan praktisi kepariwisataan f. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam program ini adalah layar dan proyektor, laptop serta alat tulis. g. Rancangan Anggaran Biaya Tabel 19. Rancangan anggaran biaya No Uraian Satuan Harga/satuan (Rp) (Rp) 1. Konsumsi 20 4.000 80.000 2. Sewa pengeras suara, 1 50.000 50.000 proyektor dan layar 3. Fotocopy materi 20 500 10.000 Total 140.000 2.5.4. Bidang Kesehatan Masyarakat (KM) 1. Nama Program Kerja (Pokok) Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah Dasar. a. Deskripsi Kegiatan Penyuluhan terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat meliputi tentang cuci tangan pakai sabun. Bentuk kegitan yang akan dilakukan dalam Penyuluhan PHBS ini adalah sebagai berikut: - Penyampaian Informasi atau Materi Mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Kegiatan ini merupakan kegiatan yang paling utama karena bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat dalam upaya pemeliharaan kesehatan. - Demonstrasi Cara Mencuci Tangan yang Baik Kegiatan ini bertujuan untuk menunjang pemahaman siswa sekolah dasar mengenai cara mencuci tangan yang benar agar angka kejadian penyakit yang disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang mencuci tangan dapat menurun serta memotivasi siswa sekolah dasar untuk menerapkannya baik di rumah maupun disekolah.

b. Waktu Pelaksanaan Waktu pelaksanaan minggu pertama pada tanggal 30 Juli 2016. No Kegiatan Lokasi 1. Surat menyurat ke dinas Terkait (sekolah) 2. Penjelasan dan Tabel 18. Waktu pelaksanaan kegiatan SD N 3 SD N 3 jam 4 1 4 8 2 16 Pembagian tugas 3. Penyuluhan PHBS SD N 3 8 1 16 4. Demonstrasi mencuci tangan SD N 3 8 2 16 yang baik 5. Dokumentasi SD N 3 14 1 14 6. Evaluasi SD N 3 14 1 14 Total 80 c. Tempat Pelaksanaan Program ini akan dilaksanakan bertempat di SD Negeri 3. d. Kelompok Sasaran Merupakan program pokok tema dari bidang kesehatan yang menyasar anak anak usia sekolah. Di Desa terdapat 4 Sekolah Dasardan yang akan menjadi sasaran program penyuluhan PHBS tersebut adalah Sekolah Dasar Negeri 3. e. Pihak yang Terlibat Pihak yang terlibat dalam program ini adalah mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana, Siswa dan siswi SD di desa dan guru serta pegawai dari sekolah-sekolah yang terkait. f. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam program ini adalahposter, leaflet dan sabun antiseptic. g. Rancangan Anggaran Biaya

Tabel 20. Rancangan anggaran biaya No Uraian Satuan Harga/Satuan 1. Sabun antiseptik 2Buah Rp. 12.000 Rp. 24.000 2. Cetak leaflet 100 Lembar Rp. 1.000 Rp. 100.000 3. Bingkisan 6 Buah Rp. 5.000 Rp. 30.000 4. Cetak Poster 6 Buah Rp. 30000 Rp. 18.000 5. Kenang-kenangan untuk sekolah 1 buah Rp. 100.000 Rp. 100.000 Total Rp. 272.000 2. Nama Program Kerja (Bantu) Penyuluhan Posisi Ergonomis Sejak Dini di SD a. Deskripsi Kegiatan Penyuluhan terkait posisi ergonomis sejak dini meliputi tentang cara duduk yang benar, cara membawa barang yang benar, dan bagaimana cara membawa tas yang benar. Bentuk kegitan yang akan dilakukan dalam Penyuluhan Posisi Ergonomis Sejak Dini ini adalah sebagai berikut: - Penyampaian Informasi atau Materi Mengenai bagaimana menerapkan posisi ergonomis sejak dini.kegiatan ini merupakan kegiatan yang paling utama karena bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pentingnya menjaga postur tubuh sejak dini untuk menjaga postur tubuh sehat serta mencegah terjadinya penyakit yang berhubungan dengan perilaku atupun postur tubuh yang salah. - Demonstrasi Cara duduk, cara membawa barang serta cara membawa tas yang baik dan benar.kegiatan ini bertujuan untuk menunjang pemahaman peserta didik khususnya anak SD mengenai pola hidup sehat dan posisi tubuh yang ergonomis sejak dini untuk mengurangi angka kejadian penyakit yang disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang bagaimana posisi ergonomis itu sendiri. b. Waktu Pelaksanaan Waktu pelaksanaan minggu pertama pada tanggal 29 Juli 2016.

No Kegiatan Lokasi 1. Surat menyurat ke dinas Terkait (sekolah) 2. Penjelasan dan Tabel 21. Waktu pelaksanaan kegiatan SD N 2 SD N 2 jam 4 1 4 8 2 16 Pembagiantugas 3. Penyuluhan Posisi SD N 2 8 1 8 Ergonomis 4. Demonstrasi Posisi SD N 2 8 2 16 Ergonomis 5. Dokumentasi SD N 2 14 1 14 6. Evaluasi SD N 2 14 1 14 Total 72 c. Tempat Pelaksanaan Program ini akan dilaksanakan bertempat di SDNegeri 2 d. Kelompok Sasaran Merupakan program pokok tema dari bidang kesehatan yang menyasar anak anak usia sekolah. Di Desa terdapat 4 SD dan yang akan menjadi sasaran program penyuluhan Posisi Ergonomis adalah SD N 2. e. Pihak yang Terlibat Pihak yang terlibat dalam program ini adalah mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana, Siswa dan siswi SD di desa dan guru serta pegawai dari sekolah-sekolah yang terkait. f. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam program ini adalah poster ilmiah, leaflet. g. Rancangan Anggaran Biaya Tabel 22. Rancangan anggaran biaya No Uraian Satuan Harga/Satuan

1. Poster Ilmiah 6 Buah Rp. 3000 Rp. 18.000 2. Cetak leaflet 100 Lembar Rp. 1.000 Rp. 100.000 3. Bingkisan 6 Buah Rp. 5.000 Rp. 30.000 4. Kenang-kenangan untuk sekolah 1 Buah Rp. 100.000 Rp.100.000 Total Rp. 248.000 3. Nama Program Kerja (Bantu) Pengukuran Tekanan Darah kepada Lansia a. Deskripsi Kegiatan Pengukuran Tekanan Darah kepada Lansia dilakukan pada saat lansia melaksanakan pertemuan di bale banjar setelah melaksanakan senam lansia. Bentuk kegitan yang akan dilakukan adalah sebagai berikut: - Penyampaian Informasi atau Materi MengenaiTekananadarah Kegiatan ini merupakan kegiatan tambahan yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai tekanan darah pada lansia serta untuk menjagakondisi lansia agar para lansia dapat menjaga pola hidup sehat. - Pengukuran tekanan darah kepada lansia Kegiatan ini bertujuan untuk menunjang pemahaman kepada lansia dan sebagai program tambahan agar lansia dapat mengetahui bagaimana cara menjaga kesehatan agar terhindar dari bahaya tekanan darah yang abnormal. b. Waktu Pelaksanaan Waktu pelaksanaan pada minggu kelima tanggal (pada saat lansia melakuk an senam). Dilaksanakan 2 hari secara bergantian di tempat yang berbeda. No Kegiatan Lokasi Tabel 23. Waktu pelaksanaan kegiatan jam 1. Melakukan surat menyurat Desa 4 1 4 2. Penjelasan dan Pembagiantugas Desa 8 2 16

3. PemeriksaanTekananDarah Desa 2 1 2 4. PemeriksaanTekananDarah Desa 2 1 2 5. Dokumentasi Desa 14 1 14 6. Evaluasi Desa 14 1 14 Total 52 c. Tempat Pelaksanaan Program ini akan dilaksanakan bertempat di Desa d. Kelompok Sasaran Merupakan program tambahan tema dari bidang kesehatan yang menyasar para lansia yang ada di Desa yaitu di Banjar Abing. e. Pihak yang Terlibat Pihak yang terlibat dalam program ini adalah mahasiswa KKN-PPM Universitas Udayana, para lansia di desa dan petugas Puskesmas yang bertugas. f. Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam program ini adalah sfigmomanometer (dan leaflet) g. Rancangan Anggaran Biaya Tabel 24. Rancangan anggaran biaya No Uraian Satuan Harga/Satuan 1. Administrasi bantuan kepada puskesmas Rp. 100.0000 2. Air Mineral 3 dus Rp. 20.000 Rp. 60.000 3. Snack 70 buah Rp. 3.000 Rp. 210.000 Total Rp. 370.000