ngadilan Agama Tangerang

dokumen-dokumen yang mirip
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA

BAB I PENDAHULUAN. Tugas pokok Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin adalah:

KATA PENGANTAR. Page i. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI Tahun 2014

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH PENGADILAN NEGERI DENPASAR

C. Pengelolaan Keuangan BAB IV PENUTUP Kesimpulan... 73

menjadi kewenangan Pengadilan Negeri, Hubungan Industrial dan Tindak Pidana Korupsi Yogyakarta Kelas IA. Pengadilan Negeri, Hubungan Industrial dan

KATA PENGANTAR. Page i. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI Tahun 2015

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

mkn Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Pengadilan Tinggi Agama Ambon Tahun

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKjIP)

BAB I Pendahuluan. A. Latar Belakang

KETUA PENGADILAN AGAMA JAKARTA PUSAT

TAHUN ANGGARAN Jl. Pengadilan No.8, Telp/Fax : (061) , P.O Box 1247 Medan 20112

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) TAHUN 2012 PENGADILAN AGAMA SOLOK. Jl. KAPTEN BAHAR HAMID LAING KOTA SOLOK

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP)

RENCANA KINERJA TAHUNAN PENGADILAN NEGERI MUARA TEWEH TAHUN ANGGARAN

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

MAHKAMAH SYAR IYAH IDI

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN INSPEKTORAT KABUPATEN TAHUN 2015 BAB I PENDAHULUAN

Rencana Strategik Tahun 2010 s/d 2014

KATA PENGANTAR. Madiun, 13 Pebruari 2013 Ketua Pengadilan Agama Kab. Madiun, TTD. Drs. H. AMAM FAKHRUR, SH.,MH. NIP

RENCANA KERJA TAHUNAN PENGADILAN NEGERI

L A K I P TAHUN 2013

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2017

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

KATA PENGANTAR. Inspektorat Kabupaten Berau Inspektur, Drs. H. Suriansyah, MM Pembina Utama Muda NIP

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

RENCANA KERJA (RENJA) TAHUN ANGGARAN 2018

TAHUN ANGGARAN Jl. Pengadilan No.8, Telp/Fax : (061) , P.O Box 1247 Medan 20112

KATA PENGANTAR. Rahmat dan Karunia-Nya kepada kita semua, sehingga Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

LAPORAN REALISASI PENYERAPAN ANGGARAN DIPA SATUAN KERJA BULAN FEBRUARI TAHUN 2013

LAPORAN REALISASI PENYERAPAN ANGGARAN DIPA SATUAN KERJA BULAN APRIL TAHUN 2013

KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA RI SEKRETARIAT DEWAN PERTIMBANGAN PRESIDEN LAPORAN KINERJA SEKRETARIAT DEWAN PERTIMBANGAN PRESIDEN TAHUN 2015

KATA PENGANTAR. Bandung, Januari 2015 KEPALA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PERIJINAN TERPADU PROVINSI JAWA BARAT

LAPORAN REALISASI ANGGARAN TAHUN 2013 bulan desember 2013

Sungai Penuh, Februari Ketua, KAMAL MUKHTAR, S.Ag NIP

Pengadilan Agama Lebong Kelas II 1

LAPORAN REALISASI ANGGARAN TAHUN 2012 BULAN APRIL 2012 TOTAL % TOTAL % TOTAL % TOTAL % 4 5 6=(5/4) 7 8=(7/4) 9=(5+7) 10=(9/4) 11=(4-9) 12=(11/4) 13

LAPORAN REALISASI ANGGARAN TAHUN 2012 BULAN MEI 2012 TOTAL % TOTAL % TOTAL % TOTAL % 4 5 6=(5/4) 7 8=(7/4) 9=(5+7) 10=(9/4) 11=(4-9) 12=(11/4) 13

A. Latar Belakang Organisasi

LAPORAN REALISASI ANGGARAN TAHUN 2012 BULAN OKTOBER 2012 TOTAL % TOTAL % TOTAL % TOTAL % 4 5 6=(5/4) 7 8=(7/4) 9=(5+7) 10=(9/4) 11=(4-9) 12=(11/4) 13

LAPORAN REALISASI ANGGARAN TAHUN 2012 BULAN JULI 2012 TOTAL % TOTAL % TOTAL % TOTAL % 4 5 6=(5/4) 7 8=(7/4) 9=(5+7) 10=(9/4) 11=(4-9) 12=(11/4) 13

LAPORAN REALISASI ANGGARAN TAHUN 2012 BULAN DESEMBER 2012 TOTAL % TOTAL % TOTAL % TOTAL % 4 5 6=(5/4) 7 8=(7/4) 9=(5+7) 10=(9/4) 11=(4-9) 12=(11/4) 13

PENGADILAN NEGERI MEDAN (NIAGA, HAM, PHI, PERIKANAN DAN TIPIKOR) JL. PENGADILAN NO.8 MEDAN

RENCANA STRATEGIS ( R E N S T R A ) Tahun 2015 s.d. 2019

BAB I PENDAHULUAN. Pembangunan nasional diarahkan untuk mewujudkan cita-cita luhur. Bangsa Indonesia menuju masyarakat yang adil, makmur, sejahtera,

LAPORAN REALISASI PENYERAPAN ANGGARAN DIPA SATUAN KERJA BULAN DESEMBER TAHUN 2012

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) TAHUN ANGGARAN 2011

BAB I PENDAHULUAN. pelaksanaan program kegiatan dari instansi tersebut, termasuk di dalamnya Peradilan

REFORMASI BIROKRASI PENGADILAN AGAMA JAKARTA UTARA KATA PENGANTAR

PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PEKANBARU JL. HR. SUBRANTAS KM. 9 PEKANBARU Telp. (0761) Fax (0761)

PENGADILAN AGAMA SRAGEN KLAS IB

Transkripsi:

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) PENGADILAN AGAMA TANGERANG TAHUN ANGGARAN 2011

KATA PENGANTAR Memenuhi surat Pengadilan Tinggi Agama Banten Nomor: W.27- A/1528/OT.01.2/XI/2011, tanggal 11 Nopember 2011 Perihal : LAPORAN TAHUNAN dan LAKIP Tahun 2011, telah disusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2011 yang berpedoman pada Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Men PAN) Nomor: SE/31/M.PAN/12/2004, tentang Penetapan Kinerja serta sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi dan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2011, pada Tahun 2011 menerima 2 (dua) DIPA yaitu : A. DIPA unit Eselon I Badan Urusan Administrasi (005.01) dengan program sebagai berikut : 1. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Mahkamah Agung 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Mahkamah Agung B. DIPA unit Eselon I Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (005.04) dengan program sebagai berikut : 1. Program Peningkatan Manajemen Peradilan Agama Demikian LAKIP Tahun 2011 disusun sebagai bahan untuk penyusunan LAKIP dan Rencana Kinerja Tahun 2012 Mahkamah Agung RI. Tangerang, 30 Desember 2011 Kuasa Pengguna Anggaran Panitera/Sekretaris, Drs. E. Ali Mansur NIP. 195506041982031004

DIPA : 0772/005-01.2.01/10/2011 0772/005-04.2.01/10/2011 PENGADILAN AGAMA TANGERANG Jl. Perintis Kemerdekaan II, Babakan, Kec. Tangerang, Kota Tangerang Tlp. 021-5524565, Fax. 021-5538573, Email : info@pa_tangerangkota.go.id

S alah satu azas dalam penerapan tata kepemerintahan yang baik adalah akuntabilitas. Akuntabilitas merupakan pertanggung jawaban dari amanah atau mandat yang melekat pada suatu lembaga. Maka dengan landasan pemikiran tersebut, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) pada Satuan Kerja untuk Tahun 2011 ini disusun. LAKIP ini menyajikan capaian kinerja dari Satuan Kerja selama tahun 2011 yang merupakan pelaksanaan amanah yang diemban oleh tiap organisasi. Walaupun Inpres No. 7 Tahun 1999 memang mensyaratkan setiap Instansi Pemerintah menyusun suatu laporan akuntabilitas, namun LAKIP ini juga merupakan kebutuhan dari suatu Instansi dalam melakukan analisis dan evaluasi kinerja dalam rangka peningkatan kinerja organisasi secara menyeluruh. LAKIP Tahun 2011 ini menyajikan berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai badan Peradilan Tingkat Pertama dan sesuai dengan Visi Misinya yaitu Terwujudnya Pengadilan Agama Yang Terhormat dan Bermartabat.

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR RINGKASAN EKSEKUTIF DAFTAR ISI BAB I BAB II Halaman PENDAHULUAN A. Latar Belakang... 1 B. Tugas Pokok dan Fungsi... 1 C. Sistematika Penyajian... 3 PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA A. Rencana Strategis... 4 1. Visi dan Misi... 4 2. Tujuan dan Sasaran Strategis... 4 3. Program Utama dan Kegiatan Pokok... 4 B. Rencana Kinerja Tahunan Tahun 2011... 6 C. Perjanjian Kinerja (Dokumen Penetapan Kinerja) Tahun 2011... 6 BAB III AKUNTABILITAS KINERJA A. Pengukuran Kinerja... 7 B. Analisis Akuntabilitas Kinerja... 8 BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan... 10 B. Saran... 10 LAMPIRAN : 1. Struktur Organisasi 2. Penetapan Kinerja PA Tangerang Tahun 2011 3. Pengukuran Pencapaian Sasaran PA Tangerang Tahun 2011 4. Pengukuran Kinerja Kegiatan PA Tangerang Tahun 2011 5. Rencana Kinerja Tahunan Tahun 2011 NB : Untuk Dokumen Penetapan Kinerja Tahun 2012 dipisahkan dalam dokumen tersendiri. i ii iii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Secara umum kebijakan yang dilakukan oleh dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan Peradilan Tingkat Pertama, baik yang bersifat administratif, keuangan dan organisasi mengacu pada Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor MA/SEK/07/SK/III/2006 tentang Organisasi dan Tatakerja Sekretariat Mahkamah Agung RI, Lembaga Mahkamah Agung RI sebagai salah satu institusi negara /kepemerintahan sesuai dengan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, berkewajiban untuk mempertanggung jawabkan pelaksanaan tugas, fungsi dan peranannya dalam pengelolaan sumber daya, dan sumber dana serta kewenangan yang ada yang dipercayakan oleh publik. Untuk itulah membuat Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ( LAKIP ) Tahun 2010 dan Penetapan Kinerja Tahun 2011. B. Tugas Pokok dan Fungsi merupakan lingkungan peradilan Agama di bawah Mahkamah Agung RI sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakan Hukum dan Keadilan, sebagai kawal depan (Voorj post) Mahkamah Agung, bertugas dan berwenang menerima, memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara yang masuk di tingkat pertama. Adapun tugas pokok dan fungsi sesuai dengan struktur organisasi di atas adalah sebagai berikut: 1. Ketua dan Wakil Ketua ( Pimpinan Pengadilan Agama ). - Ketua mengatur pembagian tugas para Hakim, membagikan berkas perkara dan surat-surat lain yang berhubungan dengan perkara yang diajukan kepada Majelis Hakim untuk diselesaikan.

- Mengadakan pengawasan dan pelaksanaan tugas dan tingkah laku Hakim, Panitera/sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, serta perangkat Administrasi peradilan di daerah hukumnya. - Menjaga agar penyelenggaraan peradilan terselenggara dengan wajar dan seksama. 2. Majelis Hakim - Melaksanakan tugas kekuasaan kehakiman di daerah hukumnya. 3. Panitera/Sekretaris - Panitera bertugas menyelenggarakan administrasi perkara, dan mengatur tugas Wakil Panitera, para Panitera Muda, Panitera Pengganti, serta seluruh pelaksana di bagian tekhnis. - Panitera, Wakil Panitera, Panitera Muda dan Panitera Pengganti bertugas membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya persidangan. - Panitera membuat daftar perkara-perkara perdata dan pidana yang diterima di Kepaniteraan. - Panitera membuat salinan putusan menurut ketentuan undang-undang yang berlaku. - Panitera bertanggung jawab atas pengurusan berkas perkara, putusan, dokumen, akta, buku daftar, biaya perkara, uang titipan pihak ketiga, suratsurat berharga, barang bukti dan surat-surat lainnya yang disimpan di kepaniteraan. - Sekretaris bertugas menyelenggarakan administarsi umum, mengatur tugas Wakil Sekretaris, para Kepala Urusan, Pejabat Administrasi Umum, serta seluruh pelaksana di bagian Kesekretariatan. - Sekretaris selaku Kuasa Pengguna Anggaran bertanggung jawab atas penggunaan anggaran yang dianggarkan oleh Pemerintah. - Sekretaris selaku Kuasa Pengguna Barang bertanggung jawab atas keberadaan dan pemanfaatan barang milik negara ( BMN ). 4. Wakil Sekretaris membantu sekretaris dalam melaksanakan tugas di bidang Administrasi Umum/Kesekretariatan dan mengkoordinir tugas-tugas Kepala Urusam Umum, Kepegawaian dan Keuangan. 5 Wakil Panitera membantu Panitera dalam melaksanakan tugas di bidang Kepaniteraan dan mengkoordinir tugas-tugas Paniera Muda Permohonan,

Panitera Muda Gugatan dan Panitera Muda Hukum serta Panitera Pengganti dan Juru Sita/Juru Sita Pengganti. C. Sistematika Penyajian Pada dasarnya Laporan Akuntabilitas Kinerja ini menginformasikan pencapaian kinerja selama tahun 2011. Capaian kinerja (performance results) tahun 2011 tersebut diperbandingkan dengan Penetapan Kinerja (performance agreement) sebagai tolok ukur keberhasilan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi peradilan. Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja ini akan memungkinkan diidentifikasikannya sejumlah celah kinerja (performance gap) bagi perbaikan kinerja di masa datang. Agar mempermudah memahami Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Cq. diperlukan suatu panyajian yang berurutan dan tersistem, untuk itu Tim Penyusun membuat sistematika penyajian yang sudah sesuai standar pelaporan sebagai berikut : 1. Bab pertama, berisi pendahuluan tentang gambaran umum (dasar hukum) yang merupakan salah satu institusi negara dibawah naungan Mahkamah Agung R.I. sehingga mempunyai kewajiban untuk melaporkan pertanggungjawaban keuangan dalam bentuk LAKIP. Bab ini juga menjelaskan tugas-tugas pokok dan fungsi peradilan serta tata organisasi kantor termasuk tanggungjawab masing-msing bagian. 2. Bab kedua, berisi Perencanaan dan Perjanjian Kinerja dimana dijelaskan muatan Rencana Strategis, Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2011 dan Penetapan Kinerja Tahun 2011. 3. Bab ketiga, berisi tentang Akuntabilitas Kinerja yaitu Pengukuran Kinerja sebagai hasil perbandingan Penetapan Kinerja Tahun 2011 dengan Pencapaian Kinerja Tahun 2011 dan Analisis Akuntabilitas Kinerja yang menjelaskan tentang keberhasilan kinerja selama tahun 2011. 4. Bab keempat, berisi Penutup yang terdiri dari kesimpulan menyeluruh dari Laporan Akuntabilitas Kinerja dan Saran guna perbaikan kinerja dimasa mendatang.

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA A. Rencana Strategis 1. Visi dan Misi dalam pelaksanaan tugasnya berarah pada visi dan misi yang telah ditetapkan untuk jangka waktu 5 tahun, yaitu : Visi Misi : Terwujudnya Pengadilan Agama Yang Terhormat Dan Bermartabat : 1. Tewujudkan pelayanan prima dengan cara memperbaiki akses pelayanan dibidang peradilan kepada masyarakat 2. Mewujudkan Peradilan yang mandiri dan Independen dengan cara meningkatkan kwalitas SDM yang professional 2. Tujuan dan Sasaran Strategis Tahap pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) Pengadilan Agama Tangerang Tahun Anggaran 2011 bertujuan untuk meningkatkan pembinaan aparatur peradilan dengan menguraikan sasaran sebagai berikut : 1. Terwujudnya Profesionalisme Pelayanan aparatur yang netral, bersih dan berwibawa. 2. Terwujudnya kualitas hubungan kerjasama antar instansi terkait. 3. Tersedianya sarana dan Prasarana sesuai dengan kebutuhan nyata organisasi. 4. Terwujudnya disiplin aparatur peradilan. Adapun indikator sasaran dapat diuraikan sebagai berikut: - Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). - Terjalinnya kerjasama. - Terpenuhinya Sarana dan Prasarana. - Meningkatkan disiplin aparatur. 3. Program Utama dan Kegiatan Pokok Dari Program yang utama sebagaiman tertuang dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2011 dalam pelaksanaannya diuraikan dalam beberapa kegiatan pokok yang merupakan

satu kesatuan dari Tugas Pokok dan Fungsi Satuan Kerja Pengadilan Agama Tangerang yaitu : 1. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Mahkamah Agung Dari Program ini dengan Anggaran yang tersedia pada tahun 2011 dipergunakan untuk : a. Pembayaran Gaji, Lembur dan Tunjangan untuk Pegawai. b. Untuk Penyelenggaraan Operasional dan Pemeliharaan Perkantoran : - Pelantikan / Pengambilan Sumpah Jabatan - Pengadaan Pakaian Dinas Pegawai - Pengadaan Pakaian Kerja Sopir, Satpan dan Cleaning Service - Perawatan Gedung Kantor - Pengadaan Peralatan / Perlengkapan Perkantoran - Perawatan Kendaraan Roda 4 - Perawatan Kendaraan Roda 2 - Perawatan Sarana Gedung - Langganan Daya dan Jasa - Jasa Pos/Giro/Sertifikasi - Operasional Perkantoran dan Pimpinan - Pertemuan/Jamuan/Delegasi/Misi/Tamu - Rapat-Rapat Kerja/Dinas Pimpinan - Sewa Rumah Dinas 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Mahkamah Agung : a. Pengadaan Kendaraan Bermotor Roda 4 b. Pengadaan Alat Pengolah Data c. Pengadaan AC d. Pengadaan Tabung Pemadam Kebakaran e. Pengadaan Teralis dan Gorden Kantor f. Pengadaan Meubelair g. Balik Nama Sertifikat Tanah 3. Program Peningkatan Manajemen Peradilan Agama a. Sidang Keliling c. Perkara Prodeo

d. Bantuan Hukum B. Rencanan Kinerja Tahunan Tahun 2011 Rencana Kinerja Tahunan (RKT) dibuat untuk mempermudah capaian sasaran strategis. Tentang langkah-langkah yang telah ditetapkan dalam RKT tahun 2011 terlampir. C. Perjanjian Kinerja (Dokumen Penetapan Kinerja) Tahun 2011 Pada Tahun Anggaran 2011 Satuan Kerja menerima anggaran yaitu untuk DIPA (005.01)sebesar Rp. 3.191.594.000,- ( Tiga Milyar Seratus Sembilan Puluh Satu Juta Lima Ratus Sembilan Puluh Empat Ribu Rupiah ) yang didalamnya terdapat 2 (dua) program utama dan untuk DIPA (005.04) Rp. 82.200.000,- ( Delapan Puluh Dua Juta Dua Ratus Rib Rupiah) dengan pagu masing-masing program sebagai berikut: DIPA Unit Eselon I Badan Urusan Administrasi (005.01) : 1. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Mahkamah Agung 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Mahkamah Agung Rp. 2.639.739.000,- Rp. 551.855.000,- Jumlah Rp. 3.191.594.000,- DIPA Unit Eselon I Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (005.04) 1. Program Peningkatan Manajemen Peradilan Agama Rp. 82.200.000,- Jumlah Rp. 82.200.000,- Dokumen Penetapan Kinerja (RKT) Tahun 2011 Pengadilan Agama Tangerang terlampir.

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA A. Pengukuran Kinerja Pengukuran Kinerja terdiri dari Pengukuran Kinerja Kegiatan dan Pengukuran Pencapaian Sasaran. 1. Pengukuran Kinerja Kegiatan ( PKK ). Pengukuran kinerja kegiatan yaitu mengukur tingkat capaian kinerja kegiatan yang dimulai dengan menetapkan indikator kinerja kegiatan berdasarkan kelompok inputs, outputs, outcomes, benefits dan impacts, menentukan satuan setiap kelompok indicator, menetapkan rencana tingkat capaian (target), mengetahui realisasi indikator kinerja kegiatan, menghitung rencana dan realisasi untuk mendapatkan prosentasenya. Pada Tahun 2011 Satuan Kerja mempunyai 3 (tiga) Program Kegiatan dan semuanya sudah direalisasikan. Berdasarkan Formulir Pengukuran Kinerja Kegiatan Tahun 2011 maka dapat diuraikan sebagai berikut : a. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Mahkamah Agung yaitu Pembayaran Gaji /Lembur/Tunjangan dan Penyelenggaraan Operasional dan Pemeliharaan Perkantoran, kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan tingkat capaian kelompok indikator input rata-rata prosentase 97.55%, output 100%, dan outcome 100% b. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Mahkamah Agung yaitu Pengadaan Sarana dan Prasarana di Lingkungan Peradilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama, Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan Pencapaian rencana tingkat capaian kelompok indikator input rata-rata prosentase 83.575%, output 100% dan outcome 100%. c. Program Peningkatan Manajemen Peradilan Agama yaitu Penyediaan Dana Bantuan Hukum di Pengadilan Agama, Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan Pencapaian rencana tingkat capaian kelompok indikator input rata-rata prosentase 85.71%, output 100% dan outcome 100%.

2. Pengukuran Pencapaian Sasaran (PPS) Pengukuran Pencapaian Sasaran meliputi, menetapkan indikator sasaran, menetapkan rencana tingkat capaian (target), mengetahui realisasi indikator sasaran, menghitung rencana dan realisasi untuk mendapatkan prosentasenya. Pada Tahun 2011 menetapkan 3(tiga) sasaran. Ketiga sasaran tersebut telah direalisasikan dan memperoleh pencapaian rencana tingkat capaian (target) sebesar 100%. Berdasarkan Formulir Pengukuran Pencapaian Sasaran Tahun 2011 maka dapat dilaporkan sebagai berikut : a. Terselenggaranya Tugas dan Fungsi Manajemen dalam melaksanakan Penyelenggaraan Kenegaraan dan Pemerintahan, Sasaran tersebut dilaksanakan dengan pencapaian tingkat capaian 100 %. b. Terwujudnya Lembaga Penegak Hukum Yang Transparan, Akuntabel dan Berkualitas serta memihak pada kebenaran dan keadilan Masyarakat. Sasaran tersebut dilaksanakan dengan pencapaian tingkat capaian 100%. B. Analisis Akuntabilitas Kinerja Analisis keberhasilan dan kegagalan pada dasarnya diarahkan untuk mengukur tingkat keberhasilan visi yang telah ditetapkan dan dijabarkan dalam misi. Selanjutnya untuk mewujudkan visi tersebut ditetapkan tujuan, sasaran, kebijakan, program, dan kegiatannya. Oleh karena itu maka analisis pencapaian kinerja selanjutnya secara rinci dilaksanakan berdasarkan tingkat keberhasilan kegiatankegiatan yang telah ditetapkan. Berdasarkan evaluasi kinerja yang diolah dari Formulir PKK dan PPS diperoleh kesimpulan sementara bahwa pada Tahun 2011 semua Program dan Kegiatan telah memberikan Kontribusi kepada Visi dan Misi Pengadilan Agama Tangerang. Namun mengingat anggaran yang terbatas dan kurangnya sumber daya manusia, maka kinerja Tahun 2011 belum Optimal. Usaha-usaha terus dilakukan untuk meningkatkan pencapaian visi dan misinya menyusun perencanaan yang lebih matang dan terpadu mengalokasikan dana kepada kegiatan yang sangat prioritas dengan pengalokasian dana merujuk kepada rencana hasil yang akan didapat. Selanjutnya melalui peningkatan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan peningkatan profesionalisme kerja terus menerus yang

dilakukan, sehingga mampu mencapai suatu keberhasilan yang antara lain meningkatnya kualitas SDM, sarana prasarana penunjang operasional kantor. Untuk lebih meningkatkan tingkat keberhasilan yang dicapai maka, masih diperlukannya dukungan dari semua pihak yang diharapkan kedepannya kinerja dapat meningkat.

BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Demikian Laporan Akuntabilitas Kinerja Satuan Kerja Pengadilan Agama Tangerang Tahun 2010 ini disusun yang merupakan bentuk pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran dan Kegiatan Tahun Anggaran 2010 dan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Secara umum tujuan, sasaran, program dan kegiatan Satuan Kerja Pengadilan Agama Tangerang Tahun 2010 dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. B. Saran Agar suatu kegiatan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan untuk itu perlunya dukungan dari segi anggaran yang alokasi dana untuk kegiatan pokok harus sesuai dengan RKKAL yang diajukan sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya, juga penambahan jumlah pegawai yang berkualitas dan pengadaan perlengkapan kantor untuk mendukung kegiatan-kegiatan tersebut. Sehingga apa yang telah direncanakan sebelumnya dapat mampu diselesaikan dengan baik sesuai dengan perencanaan awal. Tangerang, 30 Desember 2011 Kuasa Pengguna Anggaran Panitera/Sekretaris, Drs. E. Ali Mansur NIP. 195506041982031004