ANALISIS DAN PERANCANGAN E- LIBRARY

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan yang ada sebagai dasar untuk membuat sebuah solusi yang

BAB I PENDAHULUAN. dan Informatika UMS (Universitas Muhamamdiyah Surakarta) merupakan

1.1 Latar Belakang Masalah

3.1 APLIKASI YANG DITANGANI OLEH CODE GENERATOR

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

2.19 CSS (Cascading Style Sheets) PHP Codeigniter Studi Pustaka... 28

PERANCANGAN APLIKASI OPAC (ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG) UNTUK KATALOG TUGAS AKHIR PADA PERPUSTAKAAN INDONESIA MANDIRI

Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah

Politeknik Negeri Sriwijaya

SISTEM MONITORING PERALATAN BENGKEL MENGGUNAKAN METODE WATERFALL DENGAN MVC CODEIGNITER. Andriyani Siyoperman Gea ABSTRAK

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN. Sistem informasi penjualan dan pembelian Tissue SMART NARENA

dapat diakses melalui salah satu menu yang berkaitan dengan komponen pada halaman administrator.

BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN. pendekatan perancangan sistem berorientasi objek. Perancangan sistem

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. yang manual, yaitu dengan melakukan pembukuan untuk seluruh data dan

BAB I PENDAHULUAN. membantu dan bermanfaat bagi lembaga-lembaga atau perusahaanperusahaan. Penyampaian informasi dengan website tidak membutuhkan

FRAMEWORK CODEIGNITER

BAB I PENDAHULUAN. Perpustakaan sekolah merupakan faktor penunjang dalam proses belajarmengajar,

AUTOMASI PERPUSTAKAAN

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER YOS SUDARSO PURWOKERTO

Aplikasi Monitoring Daftar Hadir Dan Nilai Peserta Didik Pada Kursus Bahasa Inggris Education Bridge Berbasis Web

BAB 1 PENDAHULUAN. Kejuruan di kota Sragen. Sekolah ini merupakan sekolah swasta yang memiliki

BAB I PENDAHULUAN. media pembelajaran itu adalah e-learning. E-learning merupakan suatu teknologi informasi

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. disesuaikan dengan desain sistem yang sudah dibuat. Rancang Bangun sistem

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

LATAR BELAKANG A. Tujuan

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKREDITASI

Perancangan dan Implementasi Digital Library Pada Warung Baca Dodi

KATA PENGANTAR. September TELKOM bekerjasama untuk pelaksanaan indeks ke Internasional

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Perancangan Website Ujian. Teknik Elektro UNDIP Berbasis HTML

I. LATAR BELAKANG Naskah atau dokumen merupakan salah satu produk yang dihasilkan dalam sebuah tatanan organisasi, mulai dari perencanaan,

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Dari tahun ke tahun sudah tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi informasi

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

PERPUSTAKAAN DIGITAL BALAI PENELITIAN SEMBAWA MENGGUNAKAN FRAMEWORK CODEIGNITER DENGAN KONSEP MODEL VIEW CONTROLLER (MVC)

Jurnal Ilmiah d ComPutarE Volume 2 Juni 2012

3. BAB III METODE PENELITIAN

DIREKTORI ONLINE PENELITIAN DOSEN PERGURUAN TINGGI TERPADU

BAB I PENDAHULUAN. sejak lama didominasi oleh perangkat digital non-komputer, menjadi. tanpa dibatasi lagi oleh ruang dan waktu.

PROFIL SIPUS. (Sistem Informasi Perpustakaan) Oleh: Rasiman

Mengenal Web Dinamis dan Statis Serta Perbedaanya

Penerapan Model Information Retrieval Untuk Pencarian Konten Pada Perpustakaan Digital

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

3.2 Alat dan Bahan, Objek serta Tempat Pengujian a. Alat dan Bahan

BAB 3 LANDASAN TEORI

E-COMMERCE BARANG ELEKTRONIK MENGGUNAKAN METODE WATERFALL (STUDY KASUS: TOKO MITRA ELEKTRONIK LAMPUNG)

BAB I PENDAHULUAN.

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN... I-1

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

ISSN Pengembangan Perpustakaan Digital Berbasis Web di Perpustakaan Jurusan Pendidikan Dasar Universitas Pendidikan Ganesha

BAB IV PEMECAHAN MASALAH DAN UJI COBA APLIKASI

STANDARD OPERATING PROCEDURE PROXY LIBRARY UNIVERSITAS HALUOLEO

BERKENALAN DENGAN MODEL CODEIGNITER

7 PERANCANGAN PORTAL MANAJEMEN PENGETAHUAN

SISTEM INFORMASI LOWONGAN KERJA BERBASIS WEB DAN WAP BAGI ALUMNI SMK NEGERI 3 PURWOREJO

KBKF53110 WEB PROGRAMMING

BAB IV PEMBAHASAN. merupakan layanan yang sangat penting dengan layanan-layanan yang ada di

DAFTAR ISI DAFTAR ISI

BAB 4 PERANCANGAN SISTEM DAN EVALUASI. perancangan diagram UML (use case, activity, class, dan sequence), perancangan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PRAKTIK INDUSTRI DI JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELKTRONIKA UNY BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN YII FRAMEWORK

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB IV ANALISIS DAN RANCANGAN SISTEM Deskripsi Sistem Analisis Sistem Analisis Kebutuhan Fungsional

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Sistem yang dibangun pengembang adalah berbasis web. Untuk dapat

APLIKASI ENSIKLOPEDIA TARI DAERAH PULAU JAWA BERBASIS WEB

RANCANG BANGUN WEBSITE JURNAL ILMIAH BIDANG KOMPUTER (STUDI KASUS : PROGRAM STUDI ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MULAWARMAN)

DAFTAR ISI. ABSTRAKSI... iv. KATA PENGANTAR... vi. DAFTAR ISI... viii. DAFTAR TABEL... xii. DAFTAR GAMBAR... xiii BAB I PENDAHULUAN...

BAB III METODOLOGI. Penelitian ini dilaksanakan di Ruang Server Biro Sistem Informasi (BSI)

BAB 1 PENDAHULUAN. koleksi bahan pustaka secara sistematis dan digunakan oleh pemakai sebagai

BAB III METODE DAN PERANCANGAN APLIKASI

Makalah Seminar Kerja Praktek

Sistem Pakar Diagnosa Menentukan Kerusakan Pada Mesin Cuci Dengan Metode Forward Chaining Berbasis Web. Agung Wicaksono Sistem Informasi

Taufiq Hidayat

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV PEMBAHASAN MASALAH. suatu cara untuk mengemas koleksi bahan pustaka secara digital di perpustakaan

BAB 1 PENDAHULUAN. Masyarakat masa kini telah menyadari bahwa hardskill bukanlah satusatunya

BAB III LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB IV. Hasil dan Pembahasan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebuah website yang menampilkan produk-produk

LAPORAN PROSES PERANCANGAN BERBASIS OBJECT SISTEM INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU ONLINE

Sistem Pemetaan Sarana dan Prasarana Kawasan

Makalah Seminar Kerja Praktek

ABSTRAK... vii. KATA PENGANTAR... viii DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... xv. DAFTAR GAMBAR... xvi BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah...

HALAMAN JUDUL HALAMAN PERSETUJUAN

Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I merupakan salah satu unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Kesehatan yang menyelengarakan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB IV ANALISIS PERANCANGAN SISTEM. Berdasarkan tahapan penelitian yang telah dilakukan, maka didapatkan

FRAMEWORK. Dengan framework seorang web programmer dapat membangun aplikasi

IMPLEMENTASI FRAMEWORK LARAVEL PADA SISTEM INFORMASI PEMESANAN PENGGUNAAN LAPANGAN FUTSAL BERBASIS WEB DI ZONA6 FUTSAL SEMARANG

Transkripsi:

ANALISIS DAN PERANCANGAN E- LIBRARY UNTUK KERJA PRAKTEK DAN TUGAS AKHIR MENGGUNAKAN CAKEPHP 3.1 (Studi Kasus Pada Perpustakaan Institut Teknologi Nasional Bandung). 1 Septian Eka Putra, 2 Jasman Pardede, 3 Yusup Miftahuddin Program Studi Informatika, Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Bandung Email: 1 eka.septian@rocketmail.com, 2 Jasmanpardede78@gmail.com, Abstrak Perpustakaan digital merupakan fenomena yang menarik dalam dunia perpustakaan.perpustakaan Indonesia merespons dengan cepat terhadap perkembangan tersebut.pengkajian bertujuan untuk mengidentifikasi perpustakaan digital yang ada Institut Teknologi Nasional Bandung, jenisnya, dan fitur yang disediakan. Identifikasi dilakukan dengan perbandingan antar perpustakaan lain. Perbandingan dilakukan dengan 3 perpustakaan digital di Indonesia yang dapat diakses melalui internet.dari 3 perpustakaan digital tersebut, semua perpustakaan termasuk perpustakaan perguruan tinggi. Enam jenis fitur umumnya tersedia pada perpustakaan digital untuk membantu pengguna dalam mengakses informasi yang tersedia, yang meliputi fitur keanggotaan, pencarian, link, dwi bahasa, artikel, dan folder/arsip. Kata kunci: perpustakaan digital, fitur, jenis perpustakaan 1. PENDAHULUAN Perpustakaan Institut Teknologi Nasional Bandung merupakan salah satu unit yang mendukung kemajuan pendidikan di lingkungan kampus sebagai sarana ilmu pengetahuan,pengumpulan dan penyebaranin formasi.untuk mencapai hal tersebut diperlukan perubahan paradigm dalam sistem pendidikan dan pengajaran diperguruan tinggi yang harus menempatkan perpustakaan sebagai sumberdaya informasi yang sangat penting karena dapat memberikan kemudahan kepada civitas akademika dalam aksebilitas informasi diperpustakaan. Kemajuan teknologi informasi yang demikian pesat mampu memberikan peluang untuk mengelola informasi dalam format digital.format digital adalah bahan-bahan pustaka yang disimpan,diproses dan ditransfe rmelalui peralatan digital dan jaringan. Layanan digital adalah layanan informasi yang dikirim secara digital melalui jaringan komputer.(romi,2003). Koleksi Perpustakaan Institut Teknologi Nasional Bandung terutama yang berupa laporan hasil penelitian maupun karya tulis ilmiah masih belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh kalangan mahasiswa maupun masyarakat.oleh sebab itu maka koleksi tersebut harus dibuat dalam format yang mudah diakses bagi yang memerlukannya dan dimanapun berada.untuk memudahkan penyebaran informasi,koleksi tersebut harus dibentuk dalam format digital sehingga dapat diakses melalui jaringan global yang disebut internet.berdasarkan pengamatan penulis sekarang ini diperpustakaan Institut Teknologi Nasional Bandung belum memenuhi ketentuan dalam fitur-fitur yang berada dalam Digital Library.Layanan DigitalLibrary yang berbasiskan jaringan internet bukan hanya mampu memberikan kemudahan layanan tetapi juga mampu memberikan informasi yang lebih cepat dan mudah diakses. Maka berdasarkan latar belakang diatas 61

penulis melakukan penelitian dengan mengajukan judul ANALISIS DAN PERANCANGAN E- LIBRARY UNTUK KERJA PRAKTEK DAN TUGAS AKHIR MENGGUNAKAN CAKEPHP 3.1(StudiKasusPadaPerpustakaan Institut Teknologi Nasional Bandung). 2. RUMUSAN MASALAH Bagaimana menerapkan fitur-fitur sistem digitallibrary pada perguruan tinggi Institut Teknologi Nasional menggunakan cakephp. 3. TUJUAN Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana menganalisis, merancang dan mengimplementasikan fitur-fitur sistem digitallibrary pada perguruan tinggi Institut Teknologi Nasional menggunakan cakephp. 4. BATASAN MASALAH Untuk menghindari meluasnya materi pembahasan tugas akhir ini, maka penulis membatasi permasalahan hanya mencakup hal-hal berikut: a. Aplikasi dibuat menggunakan bahasa pemrograman CAKEPHP 3.1, AJAX, Javascript, HTML, dan CSS. b. Pemrograman basis data yang digunakan yaitu Mysql. c. Penggunaan dokumen digital yang dibatasi adalah dengan menggunakan format pdf (Portable Document File). d. Penggunaan gambar yang dibatasi adalah menggunakan formah.jpeg. e. Agar aplikasi menjadi userfriendly pembuatan desain menggunakan bootstrap. 5. DEFINISI DIGITAL LIBRARY a. Berdasarkan International Conference of Digital Library 2004, konsep perpustakaan digital adalah sebagai perpustakaan elektronik yang informasinya didapat, disimpan, dan diperoleh kembali melalui format digital. Perpustakaan digital merupakan kelompok workstations yang saling berkaitan dan terhubung dengan jaringan (networks) berkecepatan tinggi. Pustakawan menghadapi tantangan yang lebih besar dalam mendapatkan, menyimpan, memformat, menelusuri atau mendapatkan kembali, dan memproduksi informasi non teks. Sistem informasi modern kini dapat menyajikan informasi secara elektronik dan memanipulasi secara otomatis dalam kecepatan tinggi (Purtini, 2005). b. Romi Satria Wahono mendefinisikan perpustakaan digital sebagai suatu perpustakaan yang menyimpan data baik itu buku (tulisan), gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan mendistribusikannya dengan menggunakan protokol elektronik melalui jaringan komputer (Wahono, 1998). 6. FITUR DIGITAL LIBRARY Pengumpulan data dilakukan melalui pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap situs-situs web yang berkaitan dengan perpustakaan digital (Impicciatore etal. 1997; Croft and Peterson 2002; Winarko 2007). Fitur-fitur tersebut diantaranya : a. Fitur Keanggotaan. Fitur ini merupakan fitur yang membatasi pengguna terdaftar dengan pengguna lainnya.pengguna yang merupakan anggota perpustakaan mendapat keuntungan dapat mengakses semua informasi yang tersedia di perpustakaan. b. Fitur Pencarian. 62

Fitur pencarian memberikan kesempatan kepada pengguna untuk memperoleh informasi secara cepat dengan menggunakan mesin pencari yang tersedia sebagai salah satu fitur dalam perpustakaan digital. c. Fitur Link atau Pranala. Fitur ini menghubungkan pengguna yang sedang menjadi tamu suatu perpustakaan digital ke perpustakaan digital/situs web lainnya. d. Fitur Dwi Bahasa. Fitur dwi bahasa memberikan kemudahan akses bukan saja bagi pengguna perpustakaan domestik yang memiliki kemampuan berbahasa Indonesia, tetapi juga pengguna internasional untuk mengakses dan memanfaatkan informasi yang tersedia dalam perpustakaan tersebut. e. Fitur Artikel. Fitur artikel pada perpustakaan digital bervariasi, mulai dari artikel yang sifatnya populer seperti warta hingga yang sifatnya ilmiah seperti hasil penelitian.artikel tersebut biasanya merupakan artikel mengenai dan atau yang dihasilkan oleh lembaga yang bersangkutan. f. Folder dan Arsip. Dalam perpustakaan digital, folder atau arsip digunakan untuk memindahkan file atau artikel yang biasanya bukan file terkini. 7. FUNGSI-FUNGSI DIGITALLIBRARY Ada beberapa fungsi perpustakaan digital yang dibutuhkan oleh banyak pengguna perpustakaan, antara lain : a. Untuk mengarsipkan sumber informasi Melakukan sortir sumber informasi yang sesuai, terpercaya, dan terorganisir dan membuatnya mudah diakses dan digunakan pengguna dengan menentukan hak penggunaan sumber teresebut. b. Untuk mengakui informasi Mensahkan perpustakaan digital sebagai institusi yang terpercaya. c. Untuk memperbaharui pengetahuan Melakukan update informasi dan menyediakan pengetahuan dan informasi terbaru yang diperlukan pengguna. d. Untuk menganalisa data Perpustakaan digital harus menyediakan bukti-bukti analisis baik bukti geografis, sejarah, budaya, sosial, psikologi dan berbagai aspek lainnya untuk membantu pengguna dalam menginterpretasi arsip. e. Untuk menegaskan identitas Untuk menunjukkan identitas pihak yang terlibat di balik perpustakaan digital.hal ini merupakan latar belakang penting untuk menginterpretasi arsip sesuai ruang lingkup perpustakaan digital. f. Untuk membantu pengguna terhubung dengan jaringan sosial yang spesifik melalui berbagai forum. g. Untuk meningkatkan minat pengguna dengan mendorong partisipasi pengguna dalam pembuatan dan pertukaran pengetahuan. 8. OPAC (ON-LINE PUBLIC ACCESS CATALOGUE) Untuk membantu pengguna menemukan koleksi informasi yang dibutuhkan, PUSTAKA menyediakan berbagai sarana temu kembali informasi seperti catalog kartu, catalog tercetak berupa buku, indeks, bibliografi, OPAC, dan beberapa aplikasi CD-ROOM. OPAC dibangun pada tahun 2004 dalam rangka pengembangan 63

automasi perpustakaan. Dalam sistem OPAC terdapat kegiatan pemasukkan data dan validasi atau pengecekan data yang dimasukkan ke dalam basisdata. Apabila ada kesalahan atau keraguan data dapat dilacak berdasarkan nama pengolah, pemasuk data dan tanggal pemasukkan yang tercantum pada formulir. Dengan menggunakan formulir, pemasukkan data menjadi lebih cepat dan fisik bahan pustakanya dapat segera diproses sebagaimanamestinyasehinggadapatsegeradipamerkandandigunakan di unit sirkulasi.sistem OPAC yang dikembangkan di PUSTAKA adalahsistemlayanan informasi melalui LAN dan WAN,namunkarena masih ada keterbatasan, sistem yang dibangun baru pada tahapan LAN. Layanan melalui WAN dilakukan dengan memanfaatkan media internet, sehingga pengguna dapat langsung mengakses informasi dari server pangkalan data. Layanan melalui LAN lebih ditujukan untuk pengguna yang langsung datang ke perpustakaan (Eka, 2007) 9. DEFINISI CAKEPHP CakePHP adalah sebuah framework atau kerangka kerja untuk membuat aplikasi CRUD (Create, Read, Update, Delete) berbasis bahasa pemrograman PHP. CakePHP juga menjadi salah satu framework pilihan yang memungkinkan seorang pengembang web untuk membuat sebuah aplikasi dengan karakter pengembangan RAD (Rapid Application Development), yang memungkinkan untuk digunakan dan dikembangkan menjadi aplikasi lain yang lebih kompleks. 10. STRUKTUR KERJA CAKEPHP Dari gambar di atas, cara kerja CakePHP sebagian besar sudah bisa dijelaskan. Pertama kali, user melakukan request, yang akan ditangani oleh controller. Controller memiliki banyak methode yang akan menangani request. Controller akan mengambil data pada database melalui model. Model memberikan data yang relevan kepada controller. Controller akan mengolah data dan memberikannya pada view (tampilan) yang dipilih. Tampilan inilah yang akan dilihat oleh user pada browsernya. Gambar 1. Struktur kerja cakephp 64

11. WORKFLOW SISTEM Gambar 2. Workflow Sistem Penjelasan workflow diatas adalah sebagai berikut: a. Tahap registrasi : registrasi adalah tahap awal apabila user tidak mempunyai id untuk akses digitallibrary. b. Tahap login : login adalah salah satu gerbang untuk mengakses digitallibrary. c. Tahap pencarian : untuk memudahkan mendapatkan katalog yang diingikan user/member harus melakukan pencarian. Pencarian dibagi menjadi 2 yaitu simple search dan advanced search. d. List katalog : berisikan katalog sesuai kata kunci yang dimasukan oleh user/member, data didapat dari database sistem. e. Download katalog : tahap ini adalah tahap dimana user/member dapat melakukan download katalog sesuai apa yang user/member inginkan. Bisa juga hasil dari pencarian. f. Input katalog : untuk katalog hanya bisa dilakukan oleh member saja atau mahasiswa ITENAS, agar katalog bisa diterbitkan member harus memberikan konfirmasi kepada admin atau petugas perpustakaan. g. Master data : hanya bisa diakses oleh admin saja, admin bisa melakukan edit, insert maupun delete data yang ada pada basisdata sistem. h. Database : berisikan data inputan semua yang ada di sistem aplikasi ini. i. 12. USECASE DIAGRAM SISTEM Gambar 3. Use case Diagram 65

Pada diagram Use Case yang ditunjukkan oleh Gambar 3, terdapat tiga aktor yaitu member, mahasiswa dan admin. Berikut ini adalah deskripsi dari masing-masing fungsionalitas yang terdapat pada diagram Use Case pada Gambar 3. a. Fungsionalitas registrasi, pada fungsionalitas ini member melakukan pengisian data untuk mendapatkan id sebagai kunci untuk akses. b. Fungsionalitas login, pada fungsionalitas ini aktor harus melakukan login sebagai salah satu gerbang untuk mengakses aplikasi ini. c. Fungsionalitas pencarian, pada fungsionalitas member dan mahasiswa dapat mencari katalog sesuat kata kunci, pencarian ini dibagi menjadi dua yaitu simple search dan advanced search. d. Fungsionalitas download catalogs, pada fungsionalitas ini member/mahasiswa dapat mendownload katalog sesuai kata kunci atau yang berada pada halaman katalog. e. Fungsionalitas input catalog, pada fungsionalitas mahasiswa dapat mengupload katalognya dengan syarat harus dikonfirmasi oleh admin terlebih dahulu jika katalon ingin diterbitkan. f. Fungsionalitas master data, pada fungsionalitas ini admin dapat mengakses halaman backend dimana dihalaman tersebut terdapat master user, master pekerjaan, master member, master mahasiswa dan master katalog, dalam master katalog admin dapat mengkonfirmasi katalog yang akan diterbitkan. g. 13. FITUR KEANGGOTAAN Gambar 4. Registrasi user Gambar 5. Login User 66

14. FITUR PENCARIAN DAN ARSIP Gambar 6. Login Mahasiswa Gambar 7. Pencarian dan Arsip 15. HASIL PENGUJIAN Tabel 1. Hasil perbandingan Jenis fitur Nama perpustakaan Dwi Folder digital Keanggotaan Pencarian Link Artikel Bahasa /Arsip ITB Central Library + + + + + + CISRAL - + + - - - ITENAS Library - + + - + - IF DigitalLibrary + + - - - + Dari tabel 14 diatas, terdapat sebanyak 6 fitur yang ada didalam Digital Library. Dengan ini diketahui bahwa perpustakaan itenas mempunyai kekurangan dalam fitur keanggotan, dwi bahasa dan folder atau arsip. Penulis menambahkan fitur keanggotaan dan folder/arsip sehingga bisa menutupi kekurangan yang ada pada fitur yang sudah tertera diatas, sehingga jumlah fitur yang tersedia sekarang mencapai 5 fitur. 67

16. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, pengujian serta perbandingan sistem yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa dari 6 fitur yang terdapat pada digital library, perpustakaan Institut Teknologi Nasional Bandung yang awalnya memiliki 3 fitur kini mempunya 5 fitur yang ada pada digital library. Framework yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini sangat berperan penting sehingga aplikasi ini bisa berjalan dengan baik. 17. DAFTAR PUSTAKA [1] Winarko Bambang, 2009,Perpustakaan Digital Di Indonesia dan Fitur-Fitur yang Tersedia. Bogor. [2] Dhani, Rian, Mustaqim, Agustian. 2013, Analisis Pemanfaatan Digital Library Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Palembang. [3] GunawanHendra, Peranangan Aplikasi OPAC (Online Public Acces Catalog) Untuk Katalog Tugas Akhir Pada Perpustakaan Indonesia Mandiri. Di unduh 1 Februari 2014. 68