BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN A. Tinjauan Umum Pengumpulan data kerusakan pada ruas jalan Argodadi, Sedayu dengan panjang 4 km dan lebar jalan 6 m dilakukan melalui survei kondisi permukaan jalan. Survei dilakukan secara visual yang dibantu dengan peralatan sederhana dengan membagi ruas jalan menjadi beberapa segmen. B. Analisis Kondisi Perkerasan Dari hasil pengamatan visual di lapangan diperoleh luas kerusakan, kedalaman ataupun lebar retak yang nantinya dipergunakan untuk menentukan kelas kerusakan jalan. Densitas kerusakan ini dipengaruhi oleh kuantitas tiap jenis kerusakan dan luas segmen jalan yang ditinjau. Penentuan deduct value dapat segera dihitung setelah kelas kerusakan dan densitas diperoleh. Total Deduct Value (TDV) dan Corrected Deduct Value (CDV) dapat dihitung segera setelah tahapan-tahapan di atas sudah diketahui nilainya. Tahap akhir dari analisis nilai kondisi perkerasan adalah menentukan nilai Pavement Condition Index (PCI), yang selanjutnya dapat digunakan untuk menentukan prioritas penanganan kerusakan.langkah-langkah perhitungan dengan metode PCI adalah sebagai berikut: 1. Membuat Peta Kerusakan Jalan Peta kerusakan jalan dibuat berdasarkan walkround survei sehingga diperoleh luas kerusakan, kedalaman ataupun lebar retak yang nantinya dipergunakan untuk menentukan kelas kerusakan. 2. Membuat Catatan Kondisi Dan Kerusakan Jalan Catatan kondisi dan kerusakan jalan berupa tabel yang berisi jenis, dimensi, tingkat dan lokasi terjadinya kerusakan. Tabel catatan kondisi dan kerusakan jalan merupakan dokumentasi dari kondisi jalan pada masing-masing segmen dan berguna untuk lebih memudahkan pada saat memasukkan data-data kerusakan jalan tersebut ke dalam Tabel PCI. Dari hasil pengamatan di lapangan pada 62
63 ruas Ruas jalan Argodadi, Sedayu, Bantul yang berjarak lokasi 4000 m (4 km). 3. Memasukkan nilai-nilai luasan kerusakan dari catatan kondisi dan hasil pengukuran kedalam formulir survei yang dapat dilihat pada Tabel 5.1, misalnya untuk STA 0+000 s/d 0+100, formulir survei yang diisi adalah sebagai berikut: Tabel 5.1 Formulir Survei Pavement Condition Index (PCI) AIRFIELD ASPHALT PAVEMENT SKETCH : CONDITION SURVEY DATA SHEET FOR SAMPLE UNIT SKETCH : 100 M 1. Retak buaya (m 2 ) 2. Kegemukan (m 2 ) 3. Retak Kotak-Kotak (m 2 ) 4. Cekungan (m) 5. Keriting (m 2 ) 6. Amblas (m 2 ) 7. Retak Pinggir (m) 8. Retak Sambung (m) DISTRESS 9. Pinggir Jalan Turun Vertikal (m) 10. Retak Memanjang/Melintang (m) 11. Tambalan (m) 12. Pengausan Agregat (m) 13. Lubang (count) 14. Perpotongan Rel (m 2 ) 15. Alur (m 2 ) 16. Sungkur (m 2 ) 17. Patah Slip (m 2 ) 18. Mengembang Jembul (m 2 ) 19. Pelepasan Butir (m 2 ) QUANTITY TOTAL DENSITY SEVERITY 15M 10.00 10.00 4M 13.00 13.00 16M 1.50 1.50 11M 15.00 15.00 TOTAL DEDUCT VALUE DEDUCT VALUE 4. Menentukan nilai pengurang (deduct value) a. Jumlahkan tipe kerusakan pada setiap tingkat keparahan kerusakan yang terlihat, dan catat kerusakan pada kolom total Contoh pada STA 0+000 s/d 0+100 terjadi kerusakan sebagai berikut: Alur = 10 m2 Cekungan = 13 m Sungkur = 1.5 m2 Tambalan = 15 m
64 b. Menghitung densitas Densitas (%) = (Luas atau panjang Kerusakan/Luas Perkerasan) Alur = Cekungan = Sungkur = Tambalan = 100% 10 x = 1.67 % 6x100 13 x = 2.17 % 6x100 1.5 x = 0.25 % 6x100 15 x = 2.5 % 6x100 c. Hitung Nilai-Pengurangan (Deduct Values) dari tabel grafik-grafik Nilai Pengurangan untuk Hitungan PCI-jalan dengan Permukaan Perkerasan Asphal (Shahin 1994). Contoh : pada sta 0+000 s/d 0+100 Gambar 5.1 Grafik Deduct Value Alur (Rutting)
65 Gambar 5.2 Deduct Value Cekungan (Bumps And Sags) Gambar 5.3 Deduct Value Sungkur (Shoving)
66 Gambar 5.4 Deduct Value Tambalan (Patching And Utility Cut Patching) d. Mencari nilai-pengurang terkoreksi maksimum (CDV) Untuk mendapatkan nilai CDV dengan yaitu dengan cara memasukkan nilai TDV yang lebih ke grafik CDV dengan cara menarik garis vertikal pada nilai CDV sampai memotong garis q kemudian ditarik garis horizontal. Nilai q merupakan jumlah DV yang lebih dri 5. Misalkan untuk segmen Km.0+000 0+100 terdapat 4 Deduct Value, tetapi nilai Deduct Value yang lebih dari 5 hanya ada 3 maka q yang dipakai adalah q = 3 maka dari grafik CDV seperti pada Gambar 5.5 diperoleh nilai CDV = 49. Contoh perhitungan ditunjukkan pada Tabel 5.2 Tabel 5.2. Perhitungan Corrected Deduct Value (CDV) STA DEDUCT VALUE TOTAL Q CDV 0+000 s/d 0+100 34 22 18 3 74 3 49 Dari hasil Tabel Corrected Deduct Value kemudian dimasukam ke Grafik Total Deduct Value (TDV) seperti pada Gambar 5.8
67 Gambar 5.5 Correct Deduct Value STA 0+000 s/d 0+100 Pada gambar diatas dapat di lihat nilai pengurang terkoreksi maksimum (CDV) pada sta 0+000 s/d 0+100 adalah 49. e. Menghitung PCI Nilai PCI = 100 CDV Dengan: PCI = Nilai kondisi perkerasan CDV = Corrected Deduct Value PCI = Nilai kondisi perkerasan Contoh hitungan PCI menggunakan CDV sta 0+000 s/d 0+100 adalah sebgai berikut : PCI= 100 49 = 51 (FAIR) Nilai yang diperoleh tersebut dapat menunjukkan kondisi perkerasan pada segmen yang ditinjau, apakah baik, sangat baik atau bahkan buruk sekali dengan menggunakan parameter PCI. Dari penjelasan diatas dapat dihasilkan data seperti yang dapat dilihat pada Tabel 5.3 seperti berikut ini :
68 Tabel 5.3 Hasil pengolahan data PCI STA 0+000 0+100 0+100 0+200 0+200 0+300 0+300 0+400 0+400 0+500 0+500 0+600 0+600 0+700 0+700 0+800 0+800 0+900 0+900 1+000 1+000 1+100 1+100 1+200 1+200 1+300 1+300 1+500 1+500 1+600 1+600 1+700 JENIS KERUSAKAN KELAS UKURAN DENSITY KERUSAKAN (m/m2) (%) DV CDV PCI ALUR 15M 10.00 1.67 22 CEKUNGAN 4M 13.00 2.17 34 SUNGKUR 16M 1.50 0.25 3 TAMBALAN 11M 15.00 2.5 18 77 46 54 SUNGKUR 16M 1.50 0.25 3 TAMBALAN 11M 35.00 5.83 24 27 24 76 PINGGIR JALAN TURUN VERTIKAL 9M 7.00 1.17 5 CEKUNGAN 4M 8.00 1.33 24 TAMBALAN 11M 10.00 1.67 13 LUBANG 13M 1 0.17 46 88 52 48 TAMBALAN 11M 22.00 3.67 18 PINGGIR JALAN TURUN VERTIKAL 9M 30.00 5.00 10 RETAK MEMANJANG 10M 25.00 4.17 21 49 30 70 RETAK SAMPING JALAN 11M 25.00 4.17 21 TAMBALAN 7M 7.00 1.17 8 29 21 79 PENGAUSAN AGREGAT 12M 25.00 4.17 3 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 15.00 2.50 15 LUBANG 13M 2 0.33 63 ALUR 15M 50.00 8.33 42 123 72 28 ALUR 15M 100.00 16.67 52 52 51 49 ALUR 15M 100.00 16.67 52 52 51 49 ALUR 15M 100.00 16.67 52 CEKUNGAN 4M 6.00 1.00 23 RETAK KULIT BUAYA 1M 3.00 0.5 16 91 56 44 ALUR 15M 100.00 16.67 52 CEKUNGAN 4M 7.00 1.17 25 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 7.00 1.17 9 86 54 46 ALUR 15M 100.00 16.67 52 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 25.00 4.17 20 72 52 48 ALUR 15M 50.00 8.33 42 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 15.00 2.50 15 TAMBALAN 11M 5.00 0.83 9 66 41 59 ALUR 10M 40.00 6.67 26 RETAK KULIT BUAYA 1H 15.00 2.5 45 RETAK KULIT BUAYA 1M 1.00 0.17 8 79 50 50 TIDAK ADA KERUSAKAN 100 LUBANG 13M 4 0.67 81 81 80 20 TAMBALAN 11M 3.00 0.50 6 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 18.00 3.00 17 RETAK KOTAK-KOTAK 3M 5.00 0.83 1 CEKUNGAN 4H 3.00 0.50 42
69 Tabel 5.3 Hasil pengolahan data PCI (Lanjutan) STA 1+600 1+700 1+700 1+800 1+800 1+900 1+900 2+000 2+000 2+100 2+100 2+200 2+200 2+300 2+300 2+400 2+400 2+500 2+500 2+600 2+600 2+700 2+700 2+800 2+800 2+900 2+900 3+000 3+000 3+100 3+100 3+200 3+200 3+300 JENIS KERUSAKAN KELAS KERUSAKAN UKURAN (m/m2) DENSITY (%) DV CDV PCI 66 40 60 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 8.00 1.33 10 10 10 90 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 50.00 8.33 28 28 28 72 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 45.00 7.50 26 26 26 74 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10H 50.00 8.33 58 LUBANG 13M 1 0.17 46 104 71 29 TIDAK ADA KERUSAKAN 100 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 10.00 1.67 12 12 12 88 SUNGKUR 16H 25.00 4.17 34 RETAK KULIT BUAYA 1M 5.00 0.83 20 54 40 60 RETAK KULIT BUAYA 1M 5.00 0.83 20 CEKUNGAN 4H 7.00 1.17 54 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 10.00 1.67 12 86 55 45 TIDAK ADA KERUSAKAN 100 TIDAK ADA KERUSAKAN 100 TAMBALAN 11M 6.00 1.00 9 9 9 91 PENGAUSAN AGREGAT 12L 25.00 4.17 1 RETAK KULIT BUAYA 1M 10.00 1.67 26 TAMBALAN 11M 15.00 2.5 16 PELEPASAN BUTIR 19M 10.00 1.67 9 52 31 69 PENGAUSAN AGREGAT 12L 100.00 16.67 5 RETAK SAMPING JALAN 7M 50.00 8.33 22 27 22 78 PINGGIR JALAN TURUN VERTIKAL 9M 10.00 1.67 5 LUBANG 13M 1 0.17 44 TAMBALAN 11M 10.00 1.67 12 PENGAUSAN AGREGAT 12M 50.00 8.33 2 63 40 60 PELEPASAN BUTIR 19M 50.00 8.33 16 ALUR 15M 15.00 2.5 28 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 15.00 2.5 15 RETAK KULIT BUAYA 1M 10.00 1.67 26 LUBANG 13H 1 0.17 66 151 76 24 SUNGKUR 16H 10.00 1.67 23 PENGAUSAN AGREGAT 12L 100.00 16.67 4 RETAK SAMPING JALAN 7M 25.00 4.17 17
70 STA 3+200 3+300 3+300 3+400 3+400 3+500 3+500 3+600 3+600 3+700 3+700 3+800 3+800 3+900 3+900 4+000 Tabel 5.3 Hasil pengolahan data PCI (Lanjutan) JENIS KERUSAKAN KELAS KERUSAKAN UKURAN (m/m2) DENSITY (%) DV CDV PCI 44 29 71 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 55.00 9.17 30 30 30 70 PINGGIR JALAN TURUN VERTIKAL 9L 50.00 8.33 10 RETAK SAMPING JALAN 7M 50.00 8.33 22 32 23 77 RETAK KULIT BUAYA 1M 10.00 1.67 26 26 25 75 PRETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 29.00 4.83 21 PINGGIR JALAN TURUN VERTIKAL 9M 50.00 8.33 16 37 26 74 TIDAK ADA KERUSAKAN 100 PINGGIR JALAN TURUN VERTIKAL 9M 10.00 1.67 5 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 15.00 2.50 15 PENGAUSAN AGREGAT 12L 50.00 8.33 4 24 15 85 SUNGKUR 16H 5.00 0.83 18 RETAK SAMPING JALAN 7H 15.00 2.50 21 RETAK MEMANJANG/MELINTANG 10M 5.00 0.83 8 PENGAUSAN AGREGAT 12L 50.00 8.33 4 51 21 79 Sumber : Pengolahan Data PCI C. Pembahasan Rekapitulasi Kondisi Perkerasan Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan di atas, maka didapat nilai rata-rata kondisi perkerasan pada setiap 10 segmen yang diteliti seperti yang dapat dilihat pada Tabel Nilai PCI tiap segmen dan nilai PCI rata-rata dibawah ini. Tabel 5.4 Nilai PCI tiap segmen dan nilai PCI rata-rata STA 0+000-1+000 NO STA LUAS CDV SEGMEN (m²) MAX PCI TINGKATAN 1 0+000 0+100 600 49 51 FAIR 2 0+100 0+200 600 27 73 VERY GOOD 3 0+200 0+300 600 55 45 FAIR 4 0+300 0+400 600 30 70 GOOD 5 0+400 0+500 600 20 80 VERY GOOD 6 0+500 0+600 600 75 25 VERY POOR 7 0+600 0+700 600 51 49 FAIR 8 0+700 0+800 600 51 49 FAIR 9 0+800 0+900 600 56 44 FAIR
71 Tabel 5.4 Nilai PCI tiap segmen dan nilai PCI rata-rata 0+000 s/d 1+000 (Lanjutan) 10 0+900 1+000 600 54 46 FAIR 6000 468 532 53.2 FAIR Sumber : Hasil Olahan Data Tabel 5.5 Nilai PCI tiap segmen dan nilai PCI rata-rata STA 1+000-2+000 11 1+000 1+100 600 52 48 FAIR 12 1+100 1+200 600 41 59 GOOD 13 1+200 1+300 600 50 50 FAIR 14 1+300 1+400 600 0 100 EXCELLENT 15 1+400 1+500 600 0 100 EXCELLENT 16 1+500 1+600 600 80 20 VERY POOR 17 1+600 1+700 600 40 60 GOOD 18 1+700 1+800 600 10 90 EXCELLENT 19 1+800 1+900 600 28 72 VERY GOOD 20 1+900 2+000 600 26 74 VERY GOOD 6000 327 673 67.3 GOOD Sumber : Hasil Olahan Data Tabel 5.6 Nilai PCI tiap segmen dan nilai PCI rata-rata STA 2+000-3+000 21 2+000 2+100 600 71 29 POOR 22 2+100 2+200 600 0 100 EXCELLENT 23 2+200 2+300 600 12 88 EXCELLENT 24 2+300 2+400 600 40 60 GOOD 25 2+400 2+500 600 55 45 FAIR 26 2+500 2+600 600 0 100 EXCELLENT 27 2+600 2+700 600 0 100 EXCELLENT 28 2+700 2+800 600 9 91 EXCELLENT 29 2+800 2+900 600 31 68 GOOD 30 2+900 3+000 600 22 73 VERY GOOD 6000 240 754 75.4 VERY GOOD Sumber : Hasil Olahan Data Tabel 5.7 Nilai PCI tiap segmen dan nilai PCI rata-rata STA 3+000-4+000 31 3+000 3+100 600 40 54 FAIR 32 3+100 3+200 600 76 24 VERY POOR 33 3+200 3+300 600 29 68 VERY GOOD 34 3+300 3+400 600 30 70 GOOD 35 3+400 3+500 600 23 77 VERY GOOD 36 3+500 3+600 600 25 75 VERY GOOD
72 Tabel 5.7 Nilai PCI tiap segmen dan nilai PCI rata-rata STA 3+000-4+000 (Lanjutan) 37 3+600 3+700 600 26 74 VERY GOOD 38 3+700 3+800 600 0 100 EXCELLENT 39 3+800 3+900 600 15 76 VERY GOOD 40 3+900 4+000 600 21 68 GOOD 6000 285 686 68.6 GOOD Sumber : Hasil Olahan Data Rata Rata Nilai PCI pada pada Ruas jalan Argodadi, Sedayu, Bantul adalah sebagai berikut : = jumlah PCI segmen = 2643 = 65,85 % BAIK (GOOD) 40 Maka dapat ditarik kesimpulan Nilai Perkerasan yang ada di Ruas jalan Argodadi, Sedayu, Bantul adalah baik (GOOD) dengan nilai perkerasan terendah terjadi pada STA 0+500 0+600, STA 1+500 1+600 dan STA 3+100 3+200 dengan klasifikasi sangat jelek (very poor). D. Waktu Perbaikan Perkerasan Dari nilai PCI masing- masing segmen penelitian dapat diketahui kualitas rata-rata lapis perkerasan ruas jalan Argodadi, Sedayu, Bantul adalah 65,85 % berada pada level baik (Good) berdasarkan Gambar 5.7 waktu perbaikan perlu dilakukan dalam 1 sampai 5 tahun kedepan. Gambar 5.6 Waktu pemeliharaan perkerasan menurut PCI Decision Matrix
73 Dengan jenis dan nilai persentase kerusakan pada Ruas Jalan Argodadi, Sedayu, Bantul seperti yang dapat dilihat pada Tabel 5.8. Tabel 5.8 Persentase Kerusakan Jalan No Jenis Kerusakan Persentase Kerusakan (%) 1 Retak Kulit Buaya 0.246 2 Retak Kotak-Kotak 0.021 3 Cekungan 0.184 4 Retak Samping Jalan 0.687 5 Pinggir Jalan Turun Vertikal 0.654 6 Retak Memanjang/Melintang 1.654 7 Tambalan 0.533 8 Pengausan Agregat 1.667 9 Lubang 0.042 10 Alur 2.771 11 Sungkur 0.179 12 Pelepasan Butir 0.250 E. Metode Perbaikan Dari Tabel 5.8 dapat dipilih metode perbaikan yang akan digunakan pada Ruas Jalan Argodadi, Sedayu, Bantul yaitu sebegai berikut : a) Metode Perbaikan P2 (Melapisi Retak) Jenis kerusakan: Kerusakan tepi bahu jalan beraspal Retak buaya yang lebih kecil 2 mm Retak garis lebar kurang dari 2 mm Terkelupas Langkah penanganan: Memobilisasi peralatan, pekerja dan material ke lokasi Memberikan tanda pada jalan yang akan diperbaiki Membersihkan daerah dengan air comperessor
74 Menebarkan pasir kasar atau agregat halus dengan tebal 5 mm diatas permukaan yang terkena kerusakan hingga rata. Melakukan pemadatan dengan mesin pneumatic sampai diperoleh permukaan yang rata dan mempunyai kepadatan optimal yaitu mencapai 95 %. b) Metode Perbaikan P5 (Penambalan Lubang) Jenis kerusakan: Lubang dengan kedalaman >50 mm Retak buaya yang lebih besar 2 mm Keriting dengan kedalaman >30 mm Alur dengan kedalaman >30 mm Amblas dengan kedalaman >50 mm Jembul dengan kedalaman >50 mm Kerusakan tepi Perkerasan jalan Langkah penanganan: Memobilisasi peralatan, pekerja dan material ke lokasi. Memberikan tanda pada jalan yang akan diperbaiki Menggali material sampai mencapai lapisan dibawahnya. Membersihkan daerah yang diperbaiki dengan tenaga manusia. Menyemprotkan lapis serap ikat (pengikat) prime coat dengan takaran 0,5 lt/m2 Menebarkan campuran aspal diatas permukaan yang terkena kerusakan hingga rata. Melakukan pemadatan dengan baby roller minimum 5 lintasan.