Modul ke: 09Fakultas ILMU KOMUNIKASI SUGIHANTORO, MEDIA PLANNING & MEDIA BUYING Perencanaan dan Pembelian Media Iklan Surat Kabar S.Sos, M.IKom. Program Studi MARKETING COMMUNICATIONS & ADVERTISING
Karakter khas yang melekat pada media cetak menyebabkan iklan-iklannya unggul dalam hal-hal sebagai berikut:
1. Dicerna lebih lama Iklan pada media cetak, mampu menjabarkan karakter produk secara lebih lengkap, lebih detail, dan lebih utuh. Produk dan karakter spesifik produk dengan mudah dapat divisualkan. Hal ini antara lain dapat dicapai dengan menggunakan trik-trik komputer seperti montage, retouching, atau douching.
2. Media cetak sebagai referensi Dalam memilih atau membeli barang, tak jarang khalayak menjadikan media sebagai referensi. Dengan demikian, iklan yang berfungsi sebagai alat bagi produsen barang untuk mempersuasi khalayak akan adanya penawaran baru akan lebih efektif jika dicantumkan pula harga dan item-itemnya.
3. Segmentasi lebih fokus Iklan media cetak juga memperlihatkan segmen dan pasar pembacanya secara lebih spesifik. Pembaca Kompas, tentu berbeda dengan pembaca Rakyat Meredeka, Pos Kota, atau Berita Kota. Sehingga iklan-iklannyapun secara spesifikasi juga berbeda. Iklan yang ditujukan hanya kepada masyarakat dalam cakupan geografis tertentu, tentu tidak efektif bagi khalayak di luar kepentingan iklan itu.
Kelebihan Surat Kabar sebagai media periklanan
1 Media massa dengan jangkauan yang luas 2 Preferensi Khalayak 3 Dijadikan sebagai panduan untuk belanja 4 Khalayak orang-orang yang aktif 5 Penyajian informasi yang rinci 6 Fleksibilitas tinggi 7 8 Surat kabar menawarkan kemampuan jangkauan / target secara regional maupun khusus Mampu menjangkau secara fokus dari target market/pembeli pada hari tertentu, pembeli menggunakan surat kabar untuk mengetahui harga promo yang dimuat pada hari-hari tertentu.
Kekurangan Surat Kabar sebagai media periklanan
1 Media statis 2 Terjadinya penurunan penetrasi pasar 3 Umumnya terjadi penuruan jumlah pembaca 4 Kesulitan dalam mengakses 5 Jumlah pembaca yang lebih muda (18 hingga 35) menurun, menghabiskan lebih sedikit waktu membaca surat kabar 6 Pembaca tidak melihat iklan-iklan 7 Clutter 8 Kehilangan status eksklusif dengan adanya iklan baris, kolom, lowongan kerja dan sebagainya 9 Short life span
Contoh Layout Iklan Surat Kabar
Iklan Kuping Kiri Iklan Kuping Kanan Iklan Banner Iklan Navigasi Iklan Dengkul
Advertorial Iklan Lelang Iklan Display Iklan Duka Cita
Island Ad
Perhitungan Biaya Iklan Jumlah kolom x tinggi x Harga /mm kolom
UKURAN UMUM IKLAN SURAT KABAR Jumlah kolom x tinggi x Harga /mm kolom 1 Halaman = 7 kolom x 540 mm x tarif iklan ½ halaman = 7 kolom x 270 mm x tarif iklan FC ¼ halaman = 4 kolom x 270 mm x tarif iklan
Jenis-Jenis iklan Koran 1. Iklan display ad/advertorial. 1 halaman = 7 kolom x 540 mm ½ halaman = 7 kolom x 270 mm ¼ halaman = 4 kolom x 270 mm 2. Iklan kolom (iklan 1 kolom) 1 kolom = 1 kolom x 50 mm 3. Iklan banner (atas / bawah / tengah) ukuran banner = 7 kolom x 50 mm 4. Iklan kuping = 1 kolom x 50 mm 5. Iklan dengkul = 2 kolom x 100 mm 6. Iklan stapel = 1 kolom x 50 mm 7. Iklan navigasi = 1 kolom x 20 mm 8. Iklan seremonia = 2 kolom x 100 mm
9. Iklan lidah cover = 4 kolom x 540 mm 10. Iklan sisipan = 2000 / 1 brosur 11. Iklan kreatif = disesuaikan jenis kreatif ad
Menentukan efisiensi media berdasarkan CPM CPM (cost per mil = harga perseribu orang pembaca) harga iklan CPM = jumlah pembaca x 1000 CPC = harga iklan jumlah pembaca CPM atau Cost per contact yang paling kecil menunjukkan semakin efisien
Menentukan efisiensi media berdasarkan CPM MEDIA UKURAN IKLAN WARNA BIAYA READERSHIP (Person) CPM (Rp) Media Indonesia 1 Halaman FC 250.000.000 750.000 333.333 Kompas 1 Halaman FC 500.000.000 1.700.000 294.118 Republika 1 Halaman FC 235.000.000 660.000 356.061 Suara Pembaruan 1 Halaman FC 175.000.000 820.000 213.415 Seputar Indonesia 1 Halaman FC 420.000.000 1.400.000 300.000 Koran Tempo 1 Halaman FC 275.000.000 850.000 323.529 Jakarta Post 1 Halaman FC 200.000.000 430.000 465.116
Dasar penggunaan media cetak 1 Perlu menyampaikan informasi detail dan cepat 2 Iklan bisa bersifat pemberitahuan, berita, atau hard sell 3 Iklan bisa bersifat lokal maupun nasional 4 Target tidak mass tetapi lebih tersegmen 5 Perlu visualisasi 6 Budget terbatas [dibandingkan budget untuk iklan tv] 7 Kompetisi ketat
Perlu menyampaikan informasi detail dan cepat
Iklan bisa bersifat pemberitahuan, berita, atau hard sell
Iklan bisa bersifat lokal maupun nasional
Kriteria Pemilihan Media 1 Jumlah target pembaca yang tinggi 2 Efisiensi / CPM yang rendah 3 Jangkauan yang luas 4 Isi sesuai dengan karakter produk 5 Paket penawaran termasuk diskon, bonus yang tinggi 6 Fleksibilitas 7 Komitmen yang tinggi / profesional
Pemanfaatan surat kabar sebagai media periklanan, hendaknya ditentukan hanya berdasarkan alasan yang tepat. Berikut ini beberapa dasar yang bisa menjadi alasan kenapa kita harus memanfaatkan surat kabar dalam satu program periklanan :
1 Perlunya visualisasi produk 2 Market coverage 3 4 Keinginan menginformasikan produk / jasa secara cepat dan detail Keinginan menyampaikan promo dengan respon cepat 5 Keinginan perusahaan menyasar pasar segmented 6 Terjadinya persaingan yang sangat ketat 7 Anggaran promo relatif terbatas
Daftar Pustaka Bovee, Courtland L. and Arens, William F., 1992. Contemporary Advertising, Fourth Edition. USA: Richard D. Irwin, Inc. Jefkins, Frank, 1997, Periklanan, Jakarta: Erlangga. Harjanto, Rudy, 2009, Prinsip-Prinsip Periklanan, Jakarta: ITKP Kasali, Rhenald, 1995, Manajemen Periklanan: Konsep & Aplikasinya di Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti Sissors, Jack Z and Bumba, Lincoln., 1996. Advertising Media Planning. Fifth Edition. Chicago: NTC Business Books. Supriyanto, Sugeng Aresta 2008, Meraih untung dari Spanduk Hingga Billboard : Yogyakarta: Pustaka Gratama. Uchajana, Onong, 1999, Ilmu Komunikasi dan Praktek, Bandung : PT. Rosdakarya.. Wells, William, John Burnett, Sandra Moriarty, Advertising Principles & Practice, 4 th Edition: Prantice Hall.
Terima Kasih SUGIHANTORO, S.Sos, M.IKom.