POHON KINERJA DINAS PERTANIAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB VI INDIKATOR DINAS PERTANIAN YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD RENSTRA D I N A S P E R T A N I A N RENSTRA VI - 130

Bidang Tanaman Pangan

RENCANA KINERJA TAHUN 2017 DINAS PERTANIAN KABUPATEN PACITAN

Tabel 2.1 Rekapitulasi Hasil Renja SKPD sampai dengan Triwulan II Tahun 2015 Dinas Pertanian Kabupaten Lebak

BAB VI INDIKATOR DINAS PERTANIAN YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD RENSTRA D I N A S P E R T A N I A N RENSTRA VI - 130

POHON KINERJA TAHUN 2017 DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN

RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (RENJA SKPD) DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA KABUPATEN SIAK TAHUN ANGGARAN 2014

9.b PENGUKURAN PENCAPAIAN PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN SIAK TAHUN 2016 (CAPAIAN KINERJA SKPD BERDASARKAN TARGET RPJMD)

PENETAPAN KINERJA ( PK ) TAHUN 2013 (REVISI) DINAS PERTANIAN PROVINSI JAWA TIMUR

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Produksi Padi Tahun 2005 Mencapai Swasembada

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

LAMPIRAN USULAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA TAHUN 2015

LKPJ Walikota Semarang Akhir Tahun Anggaran 2015

BELANJA LANGSUNG DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH DPA-SKPD 2.2 PEMERINTAH KOTA DENPASAR URUSAN PEMERINTAHAN

7. Pencapaian Luas Tanam, Luas Panen, Produktivitas dan Produksi Padi

KEPUTUSAN KEPALA DINAS PERTANIAN KABUPATEN BANDUNG TENTANG INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) DINAS PERTANIAN KABUPATEN BANDUNG

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH

1. RENSTRA SKPD DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA KABUPATEN SIAK

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) DINAS PERTANIAN DAN KEHUTANAN KABUPATEN BOGOR TAHUN

FUNGSI : a. Perumusan kebijakan teknis di bidang pertanian yang meliputi tanaman pangan, peternakan dan perikanan darat b.

LAMPIRAN PERJANJIAN KINERJA NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN TARGET PROGRAM KEGIATAN ALOKASI ANGGARAN (RP)

LAPORAN KINERJA (LKJ)

PEMERINTAH KABUPATEN

BAB III KEBIJAKAN PEMBANGUNAN TAHUN Target. Realisasi Persentase URAIAN (Rp)

IV.B.13. Urusan Wajib Ketahanan Pangan

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN PETERNAKAN KABUPATEN BATANG TAHUN 2013

LAPORAN AKHIR PENYULUHAN DAN PENYEBARAN INFORMASI HASIL PENELITIAN/PENGKAJIAN TEMU INFORMASI TEKNOLOGI TERAPAN

BUPATI PASURUAN PERATURAN BUPATI PASURUAN NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM INTENSIFIKASI PERTANIAN KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2015

BAGIAN PEREKONOMIAN DINAS PERTANIAN ,95 JUMLAH

PENDAHULUAN A. Latar Belakang

LAPORAN KINERJA DINAS TANAMAN PANGAN DAN PETERNAKAN LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH KABUPATEN PACITAN (LKJ.IP) KABUPATEN PACITAN

Terwujudnya Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Potensi Kota Cirebon Tahun 2010 Bidang Pertanian SKPD : DINAS KELAUTAN PERIKANAN PETERNAKAN DAN PERTANIAN KOTA CIREBON

I. PENDAHULUAN. Sektor pertanian sangat diandalkan sebagai salah satu tumpuan. dalam memulihkan kondisi perekonomian masyarakat, bahkan secara

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

A. Realisasi Keuangan

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PROV. SULAWESI TENGAH 2016

I. PENDAHULUAN. Tabel 1. Perkembangan Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha pada Tahun * (Miliar Rupiah)

Ayam Ras Pedaging , Itik ,06 12 Entok ,58 13 Angsa ,33 14 Puyuh ,54 15 Kelinci 5.

BAB IV PROGRAM DAN KEGIATAN DINAS PERTANIAN KABUPATEN MAJALENGKA. dan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan. Kebijakan dan program

PENDAHULUAN. Latar Belakang

V. KEBIJAKAN, STRATEGI, DAN PROGRAM

RENSTRA BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF D I N A S P E R T A N I A N

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI, DAN KEBIJAKAN

LKPJ WALIKOTA SEMARANG AKHIR TAHUN ANGGARAN URUSAN PILIHAN

Indikator Kinerja Utama (IKU)

PROPOSAL POTENSI, Tim Peneliti:

RENCANA AKSI DINAS PERTANIAN DAN PANGAN KAB. BLITAR TH 2018

BAB I PENDAHULUAN. Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara merupakan bagian dari. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dan merupakan unsur penunjang yang

2. RENSTRA SKPD (Ringkasan) DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA KABUPATEN SIAK

RENCANA AKSI TAHUN 2017 DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN

KEMENTERIAN PERTANIAN

Lampiran 4.b Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Pagu Indikatif Urusan Pertanian Kabupaten Bandung KONDISI AWAL 2015

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

PERANAN SEKTOR PERTANIAN KHUSUSNYA JAGUNG TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN JENEPONTO Oleh : Muhammad Anshar

PENDAHULUAN A. Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. bermatapencaharian petani. Meskipun Indonesia negara agraris namun Indonesia

Tabel 31. Pencapaian Realisasi Luas Tanam Padi Tahun 2013 dan Luas Panen Padi Berdasarkan Angka Sementara (ASEM) Tahun 2013 di Jawa Barat

4.b PENETAPAN KINERJA (PK) TAHUN 2014 (SEKRETARIS & KEPALA BIDANG)

2. RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2015 DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA KABUPATEN SIAK

Perkembangan Produksi dan Kebijakan dalam Peningkatan Produksi Jagung

RPJMD Kab. Temanggung Tahun I X 146

PEDOMAN UMUM PELAKSANAAN PEMANFAATAN DANA KUMK SUP-005 UNTUK MEMBIAYAI SEKTOR PERTANIAN

BAB I PENDAHULUAN. langsung persoalan-persoalan fungsional yang berkenaan dengan tingkat regional.

BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

KEMENTERIAN PERTANIAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN SULAWESI TENGGARA PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

Tabel 5.1 Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Pembangunan Daerah Tahun

STRATEGI DAN PROGRAM PRIORITAS PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT KABUPATEN PASER BIDANG INDUSTRI TANAMAN PANGAN TAHUN 2018

INDIKATOR KINERJA UTAMA Tahun Visi : " Jawa Timur sebagai Pusat Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura untuk Kesejahteraan Petani "

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

CAPAIAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK)

GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. A. Letak Geografis dan Topografi Daerah Penelitian

I. PENDAHULUAN. melalui perluasan areal menghadapi tantangan besar pada masa akan datang.

Realisasi Kinerja Program dan kerangka pendanaan Tahun Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LkjIP) DINAS PERTANIAN KABUPATEN MAGETAN 2015

PENGUMUMAN (TAHAP I) RENCANA UMUM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

DAK BIDANG KEDAULATAN PANGAN SUB BIDANG PERTANIAN TAHUN 2017

memberikan multiple effect terhadap usaha agribisnis lainnya terutama peternakan. Kenaikan harga pakan ternak akibat bahan baku jagung yang harus

1 of 14 7/31/17, 9:07 AM

CAPAIAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM SESUAI RPJMD BESERTA PERMASALAHAN DAN SOLUSI

BAB I PENDAHULUAN. menjadi sebuah negara pengekspor beras. Masalah ketahanan pangan akan lebih ditentukan

RENCANA DEFINITIF KELOMPOK (RDK) TAHUN...

RENCANA KERJA ANGGARAN PERUBAHAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH. PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL Tahun Anggaran 2015

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

BAB. IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

PENCAPAIAN TARGET SWASEMBADA JAGUNG BERKELANJUTAN PADA 2014 DENGAN PENDEKATAN SISTEM DINAMIS

1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN Visi dan Misi Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Tasikmalaya

Prospek dan Arah Pengembangan AGRIBISNIS JAGUNG. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian 2005

I. PENDAHULUAN. yang memiliki potensi hijauan hasil limbah pertanian seperti padi, singkong, dan

PENGUKURAN KINERJA PRIORITAS KEEMPAT

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN EVALUASI KINERJA DINAS PERTANIAN DAN PERIKANAN KOTA SALATIGA TAHUN 2017

Inovasi Pertanian Sumatera Selatan Mendukung Swasembada Beras Nasional

Inovasi Pertanian 2015

Transkripsi:

POHON KINERJA DINAS PERTANIAN II 1. Meningkatnya peningkatan produksi tanaman pangan, palawija dan 2. Mengembangkan Kegiatan Agribisnis menuju usaha tani modern 3. Meningkatnya pemanfaatan jaringan irigasi 4. Meningkatnya pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian dan 1. Jumlah Produksi Komoditas pertanian 2. Jumlah Produksi Peternakan 3. Jumlah Alat pasca panen 4. Jumlah Alat pra panen 5. Luas lahan pertanian yang beririgasi 6. Jumlah alat sarana prasarana III i 1. Meningkatnya peningkatan produksi tanaman pangan, palawija dan 2. Mengembangkan Kegiatan Agribisnis menuju usaha tani modern 3. Meningkatnya pemanfaatan jaringan irigasi 4. Meningkatnya pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian dan 1. Meningkatkan Produksi Pertanian 2. Produksi Peternakan 3. Peningkatan Produksi hasil olahan 4. Jumlah jaringan irigasi 5. Jumlah Alsintan pasca panen yang dibagikan kepada kelompok tani 6. Jumlah Alsintan pra panen yang dibagikan kepada kelompok tani

IV 1. Meningkatnya peningkatan produksi tanaman pangan, palawija dan 1. Dokumen Evaluasi Peningkatan Produksi 2. Tersedianya Sarana Produksi Pertanian 3. Tersedianya Bibit Unggul Pertanian Tersusunya Dokumen Lahan Pertanian Berkelanjutan 5. Tersedianya Obatobatan untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman 6. Tersedianya Sarana Produksi Pengembangan Komoditas Padi. 7. Tersedianya Sarana Produksi Komoditas Palawija 8. Terlaksananya Pengendalian Hama dan Sinkronisasi DFI 9. Tersedianya Sarana Produksi Komoditas Benih Tanaman Sayuran 10.Tersedianya Sarana Produksi Komoditas Buahbuahan 11. Jumlah Bibit Ternak yang Tersedia. 12. Laporan Hasil Kegiatan Pengolahan Gizi Pakan Ternak 13. Terlaksananya Kegiatan SPR 2. Mengembangkan Kegiatan Agribisnis menuju usaha tani modern 1. Jens Usaha Hasil Peternakan yang di Kembangkan. 3. Meningkatnya pemanfaatan jaringan irigasi 1. Jumlah Jaringan Irigasi Perpipaan atau Perpompaan. 4. Meningkatnya pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian dan 1. Tersedianya Sarana Pasca Panen 2. Jumlah Sarana dan Prasarana Teknologi Pertanian Tepat Guna yang Tersedia

Matrik Cascading Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2017 ESSELON II Isu Strategis Tujuan Indikator Tujan Target Indikator Tujuan (Tahun 2017) Sasaran Indikator Kinerja Sasaran Alasan Pemilihan Indikator Formulasi / Penjelasan Kondisi Awal (Tahun 2016) Target Indikator Kinerja Sasaran (Tahun 2017) A. Daya saing beberapa komoditas pertanian masih rendah dan belum ada kejelasan arah untuk rumah tangga pertanian terkait rencana penigkatan pendapatan dan produktivitas pertanian untuk komoditas unggulan. Terwujudnya peningkatan produksi tanaman pangan, palawija Meningkatkan Produksi Pertanian Jumlah Produksi Komoditas pertanian Karena produksi komoditas Pertanian, ini Terwujudnya peningkatan produksi tanaman pangan, palawija 1. Produksi Padi 106.147 Ton Meningkatnya nya peningkatan produksi tanaman pangan, palawija Jumlah Produksi padi Karena produksi komoditas Padi, ini Jumlah produksi padi lahan sawah dan lahan kering ( Padi gogo ) pada tahun 2017 104.584 ton 106.147 Ton Terwujudnya peningkatan produksi tanaman pangan, palawija 2. Produksi palawija 3.1084 Ton Meningkatnya nya peningkatan produksi tanaman pangan, palawija Jumkah Produksi palawija Karena produksi komoditas Palawija, ini Jumlah produksi palawija pada tahun 2017 3.048 Ton 3.1084 Ton Terwujudnya peningkatan produksi tanaman pangan, palawija 3. Produksi Peternakan 1.616.307 ekor Meningkatnya peningkatan produksi tanaman pangan, palawija Jumlah Produksi Peternakan Karena produksi komoditas Peternakan, ini Jumlah populasi ternak pada tahun 2017 1.607.072 ekor 1.616.307 ekor Mengembangkan Kegiatan Agribisnis menuju usaha tani modern 1. Produksi pentol olahan usaha Karena produksi komoditas Peternakan, ini Jumlah produksi hasil olahan 226.108 Kg 229.945 Kg 2. Produksi usaha olahan telor asin Karena produksi komoditas Peternakan, ini Jumlah produksi hasil olahan 89.020 Kg 89.349 Kg B. Diperlukan kegiatan di hilir yang memberikan nilai tambah seperti pengolahan hasil pertanian.. Terpenuhinya sarana dan prasarana pertanian dan. Jumlah Alsintan pasca panen yang dibagikan kepada kelompok tani 18 unit Meningkatnya pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian dan Jumlah Alat pasca panen Untuk mendukung program swasembada pangan masih diperlukan penunjang alat mesin pertanian Jumlah alat mesin pertanian pasca panen 74 unit 18 unit C. Luas lahan pertanian yang masih relatif rendah, dan perlu untuk pengembangan. Terpenuhinya jaringan irigasi perpipaan / perpompaan Jumlah jaringan irigasi perpipaan/perpom paan 1000 Ha Meningkatnya pemanfaatan jaringan irigasi Luas lahan pertanian yang beririgasi Untuk mendukung peningakatan produksi pertanian Luas jaringan irigasi 1000 Ha 1000 Ha

Jumlah sarana dan prasarana teknologi tepat guna yang tersedia 415 unit Meningkatnya pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian dan Jumlah Alat pra panen Untuk mendukung program swasembada pangan masih diperlukan penunjang alat mesin pertanian Jumlah alat mesin pertanian pra panen 208 unit 415 unit D. Sistem pengairan pertanian kebanyakan masih mengandalkan air hujan (sawah tadah hujan), sehingga produksi tidak maksimal. Hal tersebut disebabkan oleh tanah sawah sementara tidak diusahakan, lahan basah tidak ditanami dan masih belum dimanfaatkan untuk pertanian. Terpenuhinya jaringan irigasi perpipaan / perpompaan Jumlah jaringan irigasi perpipaan/perpom paan 1000 Ha Meningkatnya pemanfaatan jaringan irigasi Luas lahan pertanian yang beririgasi Untuk mendukung peningakatan produksi pertanian Luas jaringan irigasi 1000 Ha 1000 Ha E. Masih rendahnya pertumbuhan produksi ternak, daging dan produk turunannya. Hal tersebut disebabkan ketersediaan lahan yang masih cukup luas, tetapi tidak dimanfaatkan untuk pengembangan Terpenuhinya. Potensi pengembangan sarana dan sapi perah dan ternak unggas prasarana yang belum terakomodasi untuk pertanian dan dikembangkan. Mahalnya harga pakan dan ketersediaan yang belum cukup dan tidak kontinyu, menyebabkan para peternak kurang semangat untuk melakukan usahanya. Jumlah alat sarana dan prasarana 4 unit Mengembangkan Kegiatan Agribisnis menuju usaha tani modern Jumlah alat sarana prasarana Untuk mendukung peningkatan produksi Jumlah alat sarana prasarana 2 unit 4 unit

ESSELON III Sasaran Indikator Kinerja Sasaran Formulasi / Penjelasan Meningkatnya nya peningkatan produksi tanaman pangan, palawija Meningkatkan Produksi Pertanian Jumlah produksi padi lahan sawah dan lahan kering ( padi gogo ) Target (Tahun 2016) 106.147 Ton Produksi Peternakan Jumlah Populasi ternak 17.580 ekor Program Program Peningkatan Produksi hasil Mengembangkan Kegiatan Agribisnis menuju usaha tani modern Peningkatan Produksi hasil olahan Jumlah produksi hasil olahan 316.128 Kg Program Peningkatan penerapan Teknologi Peternakan Meningkatnya pemanfaatan jaringan irigasi Jumlah jaringan irigasi Jumlah luas lahan yang terairi oleh jaringan irigasi 1000 Ha Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan Meningkatnya pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian dan Jumlah Alsintan pasca panen yang dibagikan kepada kelompok tani Jumlah alat mesin pertanian pasca panen yang diberikan kepada/dibagikan kepada kelompok tani 74 unit Program Peningkatan Ketahanan Pangan Pertanian Jumlah Alsintan pra panen yang dibagikan kepada kelompok tani Jumlah alat mesin pertanian pra panen yang diberikan kepada/dibagikan kepada kelompok tani 208 unit Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan

ESSELON IV Sasaran Indikator Kinerja Sasaran Target (Tahun 2016) Program Kegiatan Anggaran Meningkatkan Produksi Pertanian Dokumen Evaluasi Peningkatan Produksi 1 dokumen Penyuluhan Peningkatan Produksi Pertanian Perkebunan 38,250,000 Tersedianya Sarana Produksi Pertanian 800 kg Penyediaan Sarana Produksi Pertanian/Perkebunan 174,900,000 Tersedianya Bbit Unggul Pertanian 1. Benih Padi sawah : 25 kg Pengembangan Bibit Unggul Pertanian Tersusunya Dokumen Lahan Pertanian Berkelanjutan Penyusunan Kebijakan Pencegahan Alih Fungsi Lahan Pertanian Tersedianya Obatobatan untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman 1). Rodentisida : 0 kg 2). Insektisida : 0 btl 3). Fungisida : 0 btl 4). Molekulisida : 0 bks Penyediaan Sarana Perlindungan Tanaman Tersedianya Sarana Produksi Pengembangan Komoditas Padi. Kegiatan Penyediaan Sara Produksi Pengembangan Komoditas Padi Tersedianya Sarana Produksi Komoditas Palawija Kegiatan Penyediaan Sarana Produksi Pengembangan Komoditas Palawija Terlaksananya Pengendalian Hama dan Sinkronisasi DFI 1 dokumen Pembinaan, Pengawalan Perlindungan Tanaman dan DFI (Dampak Fenomena Iklim) Tersedianya Sarana Produksi Komoditas Benih Tanaman Sayuran 1. Bawang Merah : 3 ha 2. Cabe besar : 5 ha 3. Cabe kecil : 5 ha Kegiatan Penyediaan Benih Tanaman Sayuran Tersedianya Sarana Produksi Komoditas Buahbuahan 3 paket komoditas buahbuahan (4000) pohon Kegiatan Penyediaan Tanaman Buahbuahan Produksi Peternakan Jumlah Bibit Ternak yang Tersedia. 1. Pengadaan Sapi : 145 ekor 2. Kambing : 40 ekor 3. Itik : 450 ekor. Program Peningkatan Produksi hasil Pendistribusian Bibit Ternak Kepada Masyarakat 215,000,000 Laporan Hasil Kegiatan Pengolahan Gizi Pakan Ternak 2 dokumen Program Peningkatan Produksi hasil Penelitian dan Pengolahan Gizi dan Pakan Ternak Terlaksananya Kegiatan SPR 1 dokumen Program Peningkatan Produksi hasil Pengembangan Agribisnis Peternakan

Peningkatan Produksi hasil olahan Jens Usaha Hasil Peternakan yang di Kembangkan. 4 Kelompok Usaha Program Peningkatan penerapan Teknologi Peternakan Pengembangan Mutu Hasil Peternakan Jumlah jaringan irigasi Jumlah Jaringan Irigasi Perpipaan atau Perpompaan. 1.) Jaringan Irigasi Perpipaan atau Perpompaan : 1000 ha Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan Kegiatan Pengembangan Jaringan Irigasi Perpipaan/Perpompaan Jumlah Alsintan pasca panen yang dibagikan kepada kelompok tani Tersedianya Sarana Pasca Panen 1). Mesin Panen : a. Mesin Panen Kecil : 23 unit b.) Mesin Panen Sedang : 15 unit c). Mesin Panen Besar : 10 unit d). Mesin Panan Jagung : 1 unit 2). Power Thresser : 15 unit 3). Mesin Pengering Padi : 1 unit 4). Alat Pengilingan Padi : 2 unit 5). Mesin Perontok Jagung : 5 unt 6). Lantai Jemur : 2 unit Program Peningkatan Ketahanan Pangan Pertanian Kegiatan Penanganan Pasca Panen dan Pengolahan Hasil Pertanian 1,015,800,000 Jumlah Alsintan pra panen yang dibagikan kepada kelompok tani Jumlah Sarana dan Prasarana Teknologi Pertanian Tepat Guna yang Tersedia 1). Hand Traktor : 53 unit 2). Pompa Air : 55 unit 3). Hand Prayer : 100 unit Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan Kegiatan Pengadaan sarana dan Prasarana Teknologi Pertanian Tepat Guna