Transformasi Data & Anlisis Data Hilang

dokumen-dokumen yang mirip
PRAKTIKUM RANCANGAN PERCOBAAN KATA PENGANTAR

Berbagai Jenis Rancangan Percobaan

BAB 2 LANDASAN TEORI

Perancangan Percobaan

STK511 Analisis Statistika. Pertemuan 7 ANOVA (1)

RANCANGAN ACAK LENGKAP DAN UJI PERBANDINGAN. Disusun Oleh : Retno Dwi Andayani SP.,MP

Suatu percobaan dilaksanakan untuk mendapatkan informasi dari populasi. Informasi yang diperoleh digunakan untuk:

BAB 2 TINJAUAN TEORI

Basic Design of Experiment. Dimas Yuwono W., ST., MT.

RANCANGAN PERCOBAAN (catatan untuk kuliah MP oleh Bambang Murdiyanto)

KATA PENGANTAR. Malang, Agustus Penyusun

RANCANGAN ACAK LENGKAP DAN KELOMPOK FAKTORIAL. Disusun Oleh : Retno Dwi Andayani SP.,MP

I PENDAHULUAN. A. Umum

PERCOBAAN FAKTORIAL DENGAN RANCANGAN DASAR BUJUR SANGKAR LATIN

Perancangan Percobaan

PERANCANGAN PERCOBAAN

Perancangan Percobaan

PERANCANGAN PERCOBAAN

ANALISIS KOVARIANSI DALAM RANCANGAN BUJURSANGKAR YOUDEN DENGAN DATA HILANG

Bujur Sangkar Latin (Latin Square Design) Arum H. Primandari, M.Sc.

PERANCANGAN PERCOBAAN

OLEH : WIJAYA. FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON 2009

I. PENDAHULUAN. Suatu rancangan percobaan menurut Mattjik & Sumertajaya (2000), merupakan

TKS 4209 PENDAHULUAN 4/1/2015

III. PERCOBAAN FAKTORIAL

PERENCANAAN (planning) suatu percobaan untuk memperoleh INFORMASI YANG RELEVAN dengan TUJUAN dari penelitian

PERANCANGAN PERCOBAAN (EXPERIMENTAL DESIGN)

PERANCANGAN PERCOBAAN

BAHAN DAN METODE. Tempat dan Waktu

MATERI II STK 222 PERANCANGAN PERCOBAAN PRINSIP DASAR PERANCANGAN PERCOBAAN

Uji Beda Nyata Terkecil (BNT)

PERANCANGAN PERCOBAAN

Lampiran 1. Sidik Ragam Persentase Kematian Tanaman

PENERAPAN METODE TAGUCHI UNTUK OPTIMALISASI HASIL PRODUKSI ROTI DI USAHA ROTI MEYZA BAKERY, PADANG SUMATERA BARAT

BAB III METODE PENELITIAN

PERANCANGAN PERCOBAAN

BAHAN DAN METODE. Tempat dan Waktu

METODOLOGI HASIL DAN PEMBAHASAN

PERANCANGAN PERCOBAAN

PERANCANGAN PERCOBAAN

Perancangan dan Analisis Data Percobaan Pertanian. Sutoro BB BIOGEN

Percobaan Rancangan Petak Terbagi dalam RAKL

B. Rancangan Acak Kelompok (RAK)

BAHAN DAN METODE. Tempat dan Waktu

II. PERCOBAAN NON FAKTORIAL

PENGUJIAN HIPOTESIS BEDA TIGA RATA-RATA ATAU LEBIH. Statistik Industri II Teknik Industri Universitas Brawijaya

Uji Lanjut: BEDA NILAI TERKECIL (BNT) (Least Significant Difference (LSD)) Forcep Rio Indaryanto, S.Pi., M.Si Muta Ali Khalifa, S.IK., M.Si.

III. METODE PENELITIAN. Waktu penelitian dimulai dari bulan Februari 2014 sampai dengan bulan Januari 2015.

MODUL 1 PRINSIP DASAR PERANCANGAN PERCOBAAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN

PENDUGAAN DATA HILANG PADA RANCANGAN BUJUR SANGKAR LATIN DENGAN ANALISIS KOVARIAN SKRIPSI AWANG TERUNA SIDDIQ

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dengan upaya kontrol yang ketat terhadap faktor-faktor luar, serta melibatkan

RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RAK)

- Volume bak : -Tinggi = 14 cm. - Volume = 14 cm x 30 cm x 40 cm = 16,8 liter

BAB III METODE PENELITIAN

Bab V. Rancangan Bujur Sangkar Latin

BAHAN DAN METODE. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Kelurahan

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Silvikultur, Jurusan

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Perancangan Percobaan

VI. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHA PEMBESARAN LELE DUMBO DI CV JUMBO BINTANG LESTARI

BAHAN DAN METODE Tempat dan Waktu Penelitian Bahan dan Alat Metode Percobaan

PERANCANGAN PERCOBAAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

S T A T I S T I K A OLEH : WIJAYA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON

Dimas Rahadian AM, S.TP. M.Sc

STATISTIKA II (BAGIAN

MATERI DAN METODE. Urea, TSP, KCl dan pestisida. Alat-alat yang digunakan adalah meteran, parang,

I. MATERI DAN METODE. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian

III. MATERI DAN METODE. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juli sampai dengan Oktober 2013 di lahan

DESAIN BUJURSANGKAR 6

Bab II. Rancangan Acak Lengkap (RAL) Completed randomized design (CRD)

S T A T I S T I K A OLEH : WIJAYA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON

ANALISIS PERANCANGAN PERCOBAAN 2 MATERI 3: KONSEP NILAI HARAPAN KUADRAT TENGAH

III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek penelitian ini berupa ovarium domba lokal umur <1 tahun 3 tahun

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Perhitungan kebutuhan larutan 2,4-D dan GA3. Perlakuan 2,4-D Volume GA3 Volume

MATERI DAN METODE. Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, terletak di jalan

ANALISIS RANCANGAN BUJUR SANGKAR GRAECO LATIN

III BAHAN DAN METODE PENELITIAN. 1. Litter Broiler sebanyak 35 kilogram, diperoleh dari CV. ISMAYA PS. Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung.

STATISTIK TERAPAN DAN RANCANGAN PERCOBAAN. Dr. G. Ciptadi (Genetics, Animal Breeding, Tech.Lab., Stat. Rancob) Lab. Gen.Pem Ternak dan LSIH-UB

ANALISIS KOVARIANSI RANCANGAN PETAK TERBAGI PADA RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RAK) DENGAN DATA HILANG

III. BAHAN DAN METODE. Percobaan ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas

BAB III METODOLOGI DAN PELAKSANAAN PENELITIAN

III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian

RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)

PENGENDALIAN VARIABEL PENGGANGGU / CONFOUNDING DENGAN ANALISIS KOVARIANS Oleh : Atik Mawarni

S T A T I S T I K A OLEH : WIJAYA

Acak Kelompok Lengkap (Randomized Block Design) Arum H. Primandari, M.Sc.

EKSPERIMENTAL DESAIN. Created by : Ika Damayanti, S.Si, M.Si

Analisis Ragam & Rancangan Acak Lengkap Statistik (MAM 4137)

DIAGNOSTIK SISAAN PADA MODEL LINIER RANCANGAN ACAK KELOMPOK LENGKAP (RAKL) DUA FAKTOR SKRIPSI

BAHAN DAN METODE. Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: cangkul, parang, ajir,

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian yang dilakukan dengan memberikan perlakuan (treatment) terhadap

ANALISIS KOVARIANS PADA RANCANGAN BUJURSANGKAR HYPER GRAECO LATIN

Lampiran 2.Rataan persentasi perkecambahan (%)

PERBANDINGAN ANALISIS VARIANSI DENGAN ANALISIS KOVARIANSI DALAM RANCANGAN PETAK-PETAK TERBAGI PADA RANCANGAN ACAK KELOMPOK DENGAN DATA HILANG

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA. evaluasi akhir pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV).

TINJAUAN PUSTAKA. Rancangan petak teralur (strip plot design) merupakan susunan petak-petak (plotplot)

Transkripsi:

Transformasi Data & Anlisis Data Hilang Rommy Andhika Laksono Perancangan Percobaan

UNSUR DASAR PERCOBAAN : 1. Perlakuan (treatment) 2. Ulangan (replication) 3. Pengaturan atau pembatasan lokal (local control)

Perlakuan (treatment): semua tindakan coba-coba (trial and error) terhadap suatu obyek yang pengaruhnya akan diuji. Bisa berasal dari dua faktor atau lebih (kombinasi perlakuan)

Ulangan (replication): Frekuensi perlakuan dalam suatu percobaan Jumlahnya tergantung tingkat ketelitian yang diinginkan terhadap kesimpulannya. ( t 1) ( r 1 ) 15 di mana: t = jumlah perlakuan; r = jumlah ulangan. Dipengruhi oleh: derajat ketelitian; keragaman bahan dan biaya yang tersedia.

Local control: Percobaan yang dilakukan dalam kondisi homogen (laboratorium, rumah kaca dsb.); mempunyai 2 unsur dasar yaitu perlakuan dan ulangan. Biasanya dengan RAL (Rancangan acak lengkap) kondisi heterogen (lapangan, kebun, danau, laut); mempunyai 2 unsur dasar dan unsur ke-3 yaitu kontrol lokal. Biasanya dilakukan RAK (Rancangan acak kelompok) atau lainnya RAKL (Rrancangan acak kuadrat latin atau disebut juga Rancangan bujur-sangkar latin) untuk mengendalikan kondisi lapangan yang heterogen. Pemblokiran perlakuan dilakukan berdasarkan kondisi faktor-faktor media; bahan, alat, tenaga kerja; lingkungan atau faktor lainnya yang tidak terkait langsung dengan faktor penelitian.

Transformasi Data Beberapa transformasi yang biasa dipergunakan : 1. Transformasi akar, x Untuk data pengamatan yang terdiri dari bilangan bulat kecil-kecil seperti jumlah anakan/rumpun, tanaman yang terserang Hama pada setiap petakpetak percobaan. Transformasi ini dilakukan karena data semacam itu cenderung untuk memiliki varian yang sebanding dengan nilai rata-ratanya. Apabila kebanyakan dari datanya kecil dan terdapat angka nol, transformasi x + 1/2sangat dianjurkan untuk dipergunakan.

2. Transformasi logaritma, log x. Untuk data pengamatan yang bersifat multiplikatif atau simpangan bakunya sebanding dengan rataratanya, transformasi log x sering memberikan hasil yang baik. Apabila terdapat angka nol, log ( x + 1 ) biasa dipergunakan.

3. Arcsin Transformasi, arcsin x. Transformasi ini banyak dianjurkan untuk ditetapkan pada data nisbah (ratio), baik yang dinyatakan dalam desimal ataupun dalam persen. adapun caranya dapat dipermudah dengan menggunakan tabel atau kalkulator.

Contoh Data Jumlah daun 35 HST petak ULANGAN 1 2 3 jumlah rata-rata A 6,30 7,30 6,70 20,3 6,77 B 6,80 6,80 7,10 20,7 6,90 C 7,10 7,30 7,20 21,6 7,20 D 6,40 6,70 7,10 20,2 6,73 E 7,10 6,90 7,40 21,4 7,13 F 7,20 7,00 7,10 21,3 7,10 G 6,50 6,80 6,50 19,8 6,60 H 8,00 7,40 7,00 22,4 7,47 I 8,30 7,30 7,60 23,2 7,73 Jumlah 63,7 63,5 63,7 190,9 7,07 Sidik Ragam DB JK KT F hit F tabel Ulangan 2 0,003 0,001 0,011 3,634 Perlakuan 8 3,223 0,403 3,113 2,591 Galat 16 2,070 0,129 Total 26 5,296 CV % 5,09 Transformasi data menggunakan rumus : Transformasi akar, x

Setelah ditransformasi data petak ULANGAN 1 2 3 jumlah rata-rata A 2,51 2,70 2,59 7,80 2,60 B 2,61 2,61 2,66 7,88 2,63 C 2,66 2,70 2,68 8,05 2,68 D 2,53 2,59 2,66 7,78 2,59 E 2,66 2,63 2,72 8,01 2,67 F 2,68 2,65 2,66 7,99 2,66 G 2,55 2,61 2,55 7,71 2,57 H 2,83 2,72 2,65 8,19 2,73 I 2,88 2,70 2,76 8,34 2,78 Jumlah 23,92 23,90 23,94 71,76 2,66 Sidik Ragam DB JK KT F hit F tabel Ulangan 2 0,000 0,000 0,008 3,634 Perlakuan 8 0,112 0,014 3,135 2,591 Galat 16 0,072 0,004 Total 26 0,184 CV % 2,52 Catatan Penting!!!!! Data transformasi hanya pada proses pengitungan, untuk data hasil uji F (1% atau 5%) dan uji lanjut harus tetap data asli yang ditampilkan di KARYA ILMIAH

ANALISIS DATA HILANG Peneliti biasanya telah melakukan percobaan dengan hatihati, tetapi beberapa faktor di bawah kemampuan peneliti dapat menyebabkan hilangnya data. Menurut Gomez dan Gomez (2005) faktor-faktor penyebab umum hilangnya data antara lain: 1. Perlakuan yang tidak tepat 2. Kerusakan pada obyek percobaan 3. Data tidak logis

Rumus data hilang untuk RAL dan RAK: X = r Bo +t To Go r 1 (t 1) Keterangan: X : Dugaan data yang hilang r : Banyak ulangan t : Banyak perlakuan Bo : Jumlah nilai pengamatan dari ulangan dimana terdapat data yang hilang To : Jumlah nilai pengamatan dari perlakuan dimana terdapat data yang hilang Go : Jumlah umum dari semua pengamatan

contoh Data rata-rata jumlah biji per polong kacang hijau var.walet petak ULANGAN 1 2 3 jumlah A 11,56 10,24 11,12 32,92 B 11,12 9,96 10,76 31,84 C 10,88 10,56 10,72 32,16 D 10,56 10,48 10,36 31,40 E 8,32??? 10,56 18,88 F 10,52 9,08 9,36 28,96 G 10,96 10,72 9,92 31,60 H 9,76 10,48 10,52 30,76 I 10,88 10,36 10,32 31,56 Jumlah 94,56 81,88 93,64 270,08

X = r Bo +t To Go r 1 (t 1) X = 3 81,88 +9 18,88 270,08 3 1 (9 1) X = 245,64 + 169,92 270,08 2 (8) X = 145,48 16 = 9,093

Rumus data hilang untuk RBSL : X = t Ro+Co+To 2Go t 1 (t 2) Keterangan : t : Banyak perlakuan Ro : Jumlah nilai perlakuan pada baris dimana terdapat data yang hilang Co : Jumlah nilai perlakuan pada kolom dimana terdapat data yang hilang To : Jumlah nilai pengamatan pada perlakuan dimana terdapat data yang hilang Go : Jumlah umum nilai semua pengamatan

CONTOH Perlakuan Ulangan 1 2 3 4 5 A 9,3 4 6,5 9,5 4,9 B 4,9 7,6 6,2 6 7,6 C 9,3??? 13,2 15,9 11,8 D 7,6 6,4 11,8 8,6 5,4 E 5,3 6,3 3,3 5,1 4,6 JML JML 1 2 3 4 5 JML 1 B 4,9 D 6,4 E 3,3 A 9,5 C 11,8 2 C 9,3 A 4 B 6,2 E 5,1 D 5,4 3 D 7,6 C??? A 6,5 B 6 E 4,6 4 E 5,3 B 7,6 C 13,2 D 8,6 A 4,9 5 A 9,3 E 6,3 D 11,8 C 15,9 B 7,6 JML