JAWABAN UJIAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2014

dokumen-dokumen yang mirip
SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2014 CALON TIM OLIMPIADE KIMIA INDONESIA Bidang Kimia. Waktu : 120 menit

SOAL SELEKSI. Bidang Kimia OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2014 CALON TIM OLIMPIADE KIMIA INDONESIA Waktu : 120 menit

Pembahasan Soal Multiplechoice OSK Kimia Tahun 2014 Oleh Urip

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2012 SELEKSI KABUPATEN / KOTA SOAL. UjianTeori. Waktu: 100 menit

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2012 SELEKSI KABUPATEN / KOTA SOAL. UjianTeori. Waktu: 100 menit

OLIMPIADE KIMIA INDONESIA

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2012 SELEKSI KABUPATEN / KOTA JAWABAN (DOKUMEN NEGARA) UjianTeori. Waktu: 100 menit

SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2004 CALON TIM OLIMPIADE KIMIA INDONESIA

OLIMPIADE KIMIA INDONESIA

1. Isilah Biodata anda dengan lengkap (di lembar Jawaban) Tulis dengan huruf cetak dan jangan disingkat!

SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2016 CALON TIM OLIMPIADE KIMIA INDONESIA Bidang Kimia. Waktu : 120 menit

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2017

D. 2 dan 3 E. 2 dan 5

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2012 SELEKSI KABUPATEN / KOTA JAWABAN (DOKUMEN NEGARA) UjianTeori. Waktu: 100 menit

SIMULASI UJIAN NASIONAL 2

Soal ini terdiri dari 10 soal Essay (153 poin)

Soal ini terdiri dari 25 soal PG (50 poin) dan 6 soal essay (88 poin)

OLIMPIADE SAINS NASIONAL SELEKSI Tingkat PROVINSI. UjianTeori. Waktu 2,5 Jam. Departemen Pendidikan Nasional

30 Soal Pilihan Berganda Olimpiade Kimia Tingkat Kabupaten/Kota 2011 Alternatif jawaban berwarna merah adalah kunci jawabannya.


OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2012

SOAL SELEKSI OLIMPIADE SAINS TINGKAT KABUPATEN/KOTA 2015 CALON TIM OLIMPIADE KIMIA INDONESIA Bidang Kimia. Waktu : 120 menit

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2013 SELEKSI KABUPATEN / KOTA JAWABAN (DOKUMEN NEGARA) UjianTeori. Waktu: 120 menit

1. Tragedi Minamata di Jepang disebabkan pencemaran logam berat... A. Hg B. Ag C. Pb Kunci : A. D. Cu E. Zn

STOKIOMETRI BAB. B. Konsep Mol 1. Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel. Contoh: Jika Ar Ca = 40, Ar O = 16, Ar H = 1, tentukan Mr Ca(OH) 2!

SOAL SELEKSI NASIONAL TAHUN 2006

LATIHAN ULANGAN TENGAH SEMESTER 2

KONSEP MOL DAN STOIKIOMETRI

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2012 SELEKSI KABUPATEN / KOTA JAWABAN (DOKUMEN NEGARA) UjianTeori. Waktu: 100 menit

Antiremed Kelas 10 KIMIA

PAKET UJIAN NASIONAL 17 Pelajaran : KIMIA Waktu : 120 Menit

PAKET UJIAN NASIONAL 11 Pelajaran : KIMIA Waktu : 120 Menit

TINGKAT PERGURUAN TINGGI 2017 (ONMIPA-PT) SUB KIMIA FISIK. 16 Mei Waktu : 120menit

Redoks dan Elektrokimia Tim Kimia FTP

Sulistyani, M.Si.

SELEKSI OLIMPIADE NASIONAL MIPA PERGURUAN TINGGI (ONMIPA-PT) 2014 TINGKAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA BIDANG KIMIA

OLIMPIADE KIMIA INDONESIA OLIMPIADE SAINS NASIONAL. UjianTeori

TES AWAL II KIMIA DASAR II (KI-112)

MODUL KIMIA SMA IPA Kelas 10

Hubungan koefisien dalam persamaan reaksi dengan hitungan

BAB 5 KONSEP LARUTAN 1. KOMPOSISI LARUTAN 2. SIFAT-SIFAT ZAT TERLARUT 3. KESETIMBANGAN LARUTAN 4. SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

LOGO. Stoikiometri. Tim Dosen Pengampu MK. Kimia Dasar

D. 4,50 x 10-8 E. 1,35 x 10-8

OLIMPIADE SAINS NASIONAL V. Bidang Kimia

SIMULASI UJIAN NASIONAL 3

Stoikiometri. OLEH Lie Miah

1. Isilah Biodata Anda dengan lengkap (di lembar jawaban) Tulis dengan huruf cetak dan jangan disingkat! 2. Soal ini terdiri dari dua bagian:

UN SMA 2015 PRE Kimia

PAKET UJIAN NASIONAL 8 Pelajaran : KIMIA Waktu : 120 Menit

Hukum Dasar Kimia Dan Konsep Mol

SOAL OLIMPIADE KIMIA SMA TINGKAT KOTA/KABUPATEN TAHUN 2011 TIPE II

OAL TES SEMESTER I. I. Pilihlah jawaban yang paling tepat! a. 2d d. 3p b. 2p e. 3s c. 3d 6. Unsur X dengan nomor atom

SOAL KIMIA 2 KELAS : XI IPA

PAKET UJIAN NASIONAL 14 Pelajaran : KIMIA Waktu : 120 Menit

Elektrokimia. Tim Kimia FTP

SKL 2 RINGKASAN MATERI. 1. Konsep mol dan Bagan Stoikiometri ( kelas X )

OLIMPIADE KIMIA INDONESIA

ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN MATA PELAJARAN : Kimia

PEMBAHASAN SOAL KIMIA KSM PROVINSI 2016 Oleh Urip Rukim ( JENJANG MADRASAH ALIYAH SELEKSI TINGKAT PROVINSI KOMPETISI SAINS MADRASAH

KESETIMBANGAN KIMIA SOAL DAN PEMBAHASAN

KOMPETISI SAINS MADRASAH (KSM) 2014 TINGKAT PROVINSI KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROPINSI JAWA TIMUR

L A R U T A N _KIMIA INDUSTRI_ DEWI HARDININGTYAS, ST, MT, MBA WIDHA KUSUMA NINGDYAH, ST, MT AGUSTINA EUNIKE, ST, MT, MBA

UJIAN I - KIMIA DASAR I A (KI1111)

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2015

Pelatihan Online I OSN Bidang Kimia Page 1 PETUNJUK PENGERJAAN SOAL

KUMPULAN SOAL-SOAL KIMIA LAJU REAKSI

SOAL LAJU REAKSI. Mol CaCO 3 = = 0.25 mol = 25. m Mr

Mengubah energi kimia menjadi energi listrik Mengubah energi listrik menjadi energi kimia Katoda sebagi kutub positif, anoda sebagai kutub negatif

PAKET UJIAN NASIONAL 7 Pelajaran : KIMIA Waktu : 120 Menit

Stoikhiometri : dan metron = mengukur. Membahas tentang : senyawa) senyawa (stoikhiometri. (stoikhiometri. reaksi)

UN SMA IPA Kimia. Kode Soal 305

Elektrokimia. Sel Volta

Siswa diingatkan tentang struktur atom, bilangan kuantum, bentuk-bentuk orbital, dan konfigurasi elektron

UH : ELEKTROLISIS & KOROSI KODE SOAL : A

PAKET UJIAN NASIONAL 9 Pelajaran : KIMIA Waktu : 120 Menit

3. ELEKTROKIMIA. Contoh elektrolisis: a. Elektrolisis larutan HCl dengan elektroda Pt, reaksinya: 2HCl (aq)

BAB 4. WUJUD ZAT 1. WUJUD GAS 2. HUKUM GAS 3. HUKUM GAS IDEAL 4. GAS NYATA 5. CAIRAN DAN PADATAN 6. GAYA ANTARMOLEKUL 7. TRANSISI FASA 8.

Ujian Akhir Semester Mata Pelajaran Kimia Kelas X Wacana berikut digunakan untuk menjawab soal no 1 dan 2. Ditentukan 5 unsur dengan konfigurasi

D. 8 mol S E. 4 mol Fe(OH) 3 C. 6 mol S Kunci : B Penyelesaian : Reaksi :

OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2012

LEMBARAN SOAL 11. Mata Pelajaran : KIMIA Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : X ( SEPULUH )

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Wardaya College. Tes Simulasi Ujian Nasional SMA Berbasis Komputer. Mata Pelajaran Kimia Tahun Ajaran 2017/2018. Departemen Kimia - Wardaya College

Kimia Proyek Perintis I Tahun 1979

Wardaya College IKATAN KIMIA STOIKIOMETRI TERMOKIMIA CHEMISTRY. Part III. Summer Olympiad Camp Kimia SMA

STOIKIOMETRI. STOIKIOMETRI adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari hubungan kuantitatif dari komposisi zat-zat kimia dan reaksi-reaksinya.

SIMULASI UJIAN NASIONAL 1

PREDIKSI UJIAN NASIONAL 2011 KIMIA

KUMPULAN SOAL-SOAL KIMIA LAJU REAKSI

BAB III TATA NAMA SENYAWA DAN PERSAMAAN REAKSI

OAL TES SEMESTER I. I. Pilihlah jawaban yang paling tepat!

PEMBAHASAN SBMPTN KIMIA 2016

KONSEP MOL DAN STOIKIOMETRI

Soal 1. a. MgSO 4.nH 2O(s) Mg 2+ (aq) + SO 4

PEMBAHASAN SBMPTN KIMIA 2016

Antiremed Kelas 11 Kimia

TRY OUT UJIAN NASIONAL TAHUN AJARAN 2008 / 2009

UN SMA IPA 2009 Kimia

STOIKIOMETRI STOIKIOMETRI

Transkripsi:

HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG UNDANG JAWABAN UJIAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2014 SELEKSI KABUPATEN / KOTA Kimia UjianTeori Waktu: 120 menit KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS

Petunjuk 1. Isilah Biodata anda dengan lengkap di lembar yang tersedia 2. Soal Teori ini terdiri dari dua bagian: A. 25 soal pilihan Ganda = 50 poin B. 5 Nomor soal essay = 107 poin TOTAL = 157 poin 3. Waktu yang disediakan: 120 menit. 4. Semua jawaban harus ditulis di lembar jawaban yang tersedia 5. Diperkenankan menggunakan kalkulator. 6. Diberikan Tabel periodik Unsur. 7. Anda dapat mulai bekerja bila sudah ada tanda mulai dari pengawas. 8. Anda harus segera berhenti bekerja bila ada tanda berhenti dari Pengawas. 9. Letakkan jawaban anda di meja sebelah kanan dan segera meninggalkan ruangan. 10. Anda dapat membawa pulang soal ujian!! OSK 2014 ii

LEMBAR JAWABAN Bagian A Beri Tanda Silang (X) pada Jawaban Yang Anda Pilih No Jawaban No Jawaban 1 A B C D E 16 A B C D E 2 A B C D E 17 A B C D E 3 A B C D E 18 A B C D E 4 A B C D E 19 A B C D E 5 A B C D E 20 A B C D E 6 A B C D E 21 A B C D E 7 A B C D E 22 A B C D E 8 A B C D E 23 A B C D E 9 A B C D E 24 A B C D E 10 A B C D E 25 A B C D E 11 A B C D E 12 A B C D E 13 A B C D E 14 A B C D E 15 A B C D E OSK 2014 iii

OSK 2014 iv

Tetapan dan Rumus Bilangan Avogadro N A = 6.022 10 23 partikel.mol 1 Tetapan gas universal, R Tekanan gas Volume gas ideal (S,T,P) Energi R = 0,08205 L atm/mol K = 8,3145 L kpa/mol K = 8,3145 x10 7 erg/mol K = 8,3145 J/mol K = 1,987 kal/mol K = 62,364 L torr/mol K 1 atm = 101,32 kpa 1 atm =760 mmhg = 760 torr = 101325 Pa = 1,01325 bar 1 torr = 133,322 Pa 1 bar = 10 5 Pa 1 Pa = 1 N/m 2 = 1 kg/(m.s 2 ) 22,4 liter/mol = 22,4 dm 3 /mol 1 kal = 4,182 J 1 J = 1 L kpa Persamaan gas Ideal Tekanan Osmosis pada larutan Tetapan Kesetimbangan air (K w ) pada 25 o C Tetapan kesetimbangan dan tekanan parsial gas Temperatur dan Tetapan kesetimbangan Tetapan Faraday Muatan elektron Ampere (A) dan Coulomb (C) PV= nrt = M RT K w = 1,0x10 14 K p = K c (RT) n ln ܪ = ܭ ݐ ݐ ൬1 ൰+ F = 96500 C/mol elektron 1,6022 x 10 19 C A =C/det Reaksi orde pertama: AB Reaksi orde kedua: AB OSK 2014 v

A. Pilih jawaban yang paling tepat ( 25 soal @ 2 poin) 1. Analisis unsur suatu asam menunjukkan bahwa persen massa unsur penyusun molekul asam tersebut adalah 5,89% H, 70,6% C, and 23,5% O. Bila berat molekul asam tersebut adalah 136 g/mol, bagaimana formula molekulnya? A. C 6 H 16 O 3 B. C 7 H 4 O 3 C. C 8 H 8 O 2 D. C 9 H 12 O E. C 9 H 16 O 70.6 g C/12.011 g/mol = 5.88 mol C/1.47 = 4.00 C 5.89 g H/1.00794 g/mol = 5.84 mol H/1.47 = 3.98 H 23.5 g O/15.9994 g/mol = 1.47 mol O/1.47 = 1 O FW(C4H4O) = 68.075 g/mol; (136 g/mol/(68.075 g/mol) = 2 Molecular formula: C8H8O2 2. Untuk mendapatkan gas nitrogen dioksida (NO 2 ), anda mereaksikan dua gas takdikenal (gas A dan B). Dengan menggunakan data yang anda peroleh, anda dapat menuliskan persamaan reaksi setara sbb: 2A (g) + B (g) 2NO 2(g) Bila anda mulai dengan 8 L gas A dan 3 L gas B, Berapa liter gas NO 2 anda peroleh? (anggaplah semuanya dalam keadaan s.t.p.) yang akan A. 2 L B. 3 L C. 4 L D. 6 L E. 8 L 3. 10 g parafin, C 20 H 42, suatu zat terlarut yang tak mudah menguap, dilarutkan dalam 50 g benzen, C 6 H 6. Pada suhu 53 o C, tekanan uap murni benzen adalah 300 torr. Tekanan uap larutan pada suhu tersebut adalah A. 298 torr B. 292 torr C. 284 torr D. 275 torr E. 267 torr 4. Larutan pekat asam klorida, HCl, adalah larutan 36% w/w HCl dalam air. Larutan ini memiliki rapat massa 1,18 g/cm 3. Konsentrasi larutan tersebut adalah A. 1,2 M B. 12 M C. 24 M D. 30 M E. 7 M OSK 2014 1

5. Molalitas senyawa para-diklorobenzena (C 6 H 4 Cl 2 ) dalam suatu larutan yang dibuat dengan cara melarutkan 2,65 g C 6 H 4 Cl 2 dalam 50 ml benzena (kerapatan = 0,879 g/ml) adalah: A. 0,018 m B. 0,041 m C. 0,180 m D. 0,410 m E. 1,810 m 6. Dengan menggunakan data berikut ini: N 2 (g) + 3O 2 (g) + H 2 (g) 2HNO 3 (aq) N 2 O 5 (g) + H 2 O(g) 2HNO 3 (aq) 2H 2 O(g) 2H 2 (g) + O 2 (g) H = -414.8 kj H = 218.4 kj H = 483.6 kj Tentukan H untuk reaksi: 2N 2 O 5 (g) 2N 2 (g) + 5O 2 (g) A. 149.6 kj B. 90.8 kj C. -876.4 kj D. 782.8 kj E. 1750 kj 7. Suatu isotop atom 23 Mg mempunyai muatan +2. Jumlah proton, neutron dan elektron yang dimilikinya adalah: Jumlah Proton Jumlah neutron Jumlah elektron A. 12 13 10 B. 12 11 11 C. 12 11 10 D. 10 13 11 E. 10 11 12 OSK 2014 2

8. Berikut ini pereaksi manakah bila dicampur dan dipanaskan dengan ammonium sulfat, membebaskan ammonia? A. Akua bromin B. asam hidroklorida encer C. air kapur D. asam nitrit E. kalium dikromat(vi) diasamkan. Jawab : C. Dibutuhkan suatu alkali; Ca(OH) 2 + 2NH 4 + Ca 2+ + 2NH 3 + 2H 2 O. 9. Mengenai ion Fe +3, manakah konfigurasi elektron boks dari sub-kulit 3d yang benar. A. B. C. D. E. Fe : [Ar] 3d 6 4s 2 Fe 3+ : [Ar] 3d 5. 10. Atom atom berikut ini, manakah yang mempunyai energi ionisasi kedua yang paling besar? A. Al B. Mg C. Ca D. Ti E. Na 11. Jumlah elektron valensi yang terdapat dalam ion oksalat, C 2 O 4 2-, adalah: A. 2 B. 10 C. 32 D. 34 E. 44 12. Dari persamaan berikut ini, manakah yang merupakan reaksi oksidasi-reduksi? A. 2HCl(aq) + Mg(s) MgCl 2 (aq) + H 2 (g) B. Na 2 O(s) + H 2 O(l) 2NaOH(aq) C. CO 2 (g) + H 2 O(l) H 2 CO 3 (aq) D. CaO(s) + SO 3 (g) CaSO 4 (s) E. NH 3 (g) + HCl(g) NH 4 Cl(s) 13. Dari pernyataan berikut ini, manakah pernyataan yang benar untuk menjelaskan sifat-sifat yang dikaitkan dengan ikatan ionik dan kovalen? A. Senyawa kovalen tidak dapat mebentuk suatu elektrolit. B. Senyawa kovalen dengan titik leleh tinggi hanya terjadi bila terdapat ikatan hidrogen. OSK 2014 3

C. Beberapa senyawa kovalen yang mengandung oksigen dan hidrogen dalam molekulnya dapat membentuk ikatan hidrogen. D. Ikatan ionik dan ikatan kovalen keduanya tidak dapat terjadi dalam suatu senyawa yang sama. E. Senyawa ionik berbeda dari logam dimana senyawa ionik tidak menghantar listrik dalam keadaan padat. Jawab : E Dalam senyawa ionik padat, ion-ion ini terlokalisasi dan sehingga ia tidak dapat menghantar listrik. Dalam logam, elektrok terdelokalisasi akibatnya ia dapat menghantar listrik. 14. Suatu reaksi kimia eksotermik berlangsung dalam dua tahap reaksi, Energi aktivasi tahap 1 adalah 50 kj.mol -1, sedangkan perubahan entalpi reaksi keseluruhan adalah -100 kj.mol -1. Bedasarkan data tersebut, manakah diagram yang menggambarkan diagram tingkat energi untuk reaksi ini? Jawab: D Karena reaksi ini melalui dua tahap/step, dua tekukan diharapkan dalam diagram level energi. Tahap energi aktivasi 1 adl 50 kj.mol -1 menunjukkan bahwa puncak tekukan pertama berada pada ketinggian 50 unit (relative pada pereaksi). Perubahan entalpi reaksi adalah -100 kj.mol -1, menunjukkan bahwa produk harus berada pad 100 unit lbh rendah dp pereaksi. 15. Arus listrik 0,0965 A dialirkan ke dalam 50 ml larutan NaCl 0,1 M selama 1000 detik, maka konsentrasi OH dalam larutan adalah A. 0,0005 M B. 0,0010 M C. 0,0020 M D. 0,0100 M E. 0,0200 M OSK 2014 4

16. Elektrolisis larutan CuSO 4 dengan elektroda platina menggunakan arus 1 A selama 965 detik. Berat Cu yang mengendap pada katoda adalah A. 3,175 g B. 0,03175 g C. 0,0635 g D. 0,3175 g E. 31,75 g 17. Suatu gas senyawa organik, X, dibakar dengan oksigen berlebih. Sebanyak sebanyak 0,112 dm 3 sampel X diukur pada s.t.p., menghasilkan 0,88 g karbon dioksida. Berapa banyak atom karbon yang terdapat dalam satu molekul senyawa X ini? A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 8 Jawab : D. Karena 1 mol X akan member hasil x mol CO 2 dlm pembakaran sempurna dgn O 2 ; jumlah X yg dipakai = 0,112/22,4 = 5,00x0-3 mol; Jumlh CO 2 yg dihaslkan = 0,88/(12+2(16)) = 2,0x10-2 mol. Jadi (5,00x10-3 ).x = 2,0x10-2 x = 4. 18. Senyawa berikut ini, manakah yang mempunyai titik didih paling tinggi: A. CH 3 CH 2 CH 2 CH 2 CH 2 CH 3 B. CH 3 CH 2 OH C. CH 3 CH 2 CH(OH)CH 3 D. CH 3 CH 2 (CH 2 ) 2 CHO E. CH 3 (CH 2 ) 5 OH Jawab: ( E ) 19. Dari kelima senyawa organik tersebut di bawah ini, manakah yang paling benar tatanamanya? A. 2-kloro-5-metil-5-heksena B. 2-metil-1-pentena-4-ol C. 3-etil-2-metil-2-pentena D. 2-metil-2-heksana-4-ol E. 2,3-dimetilsikloheksena Jawab : (C) Nama A seharusnya adalah 2-metil-5-kloro-2-heksana B seharusnya 2-hidroksi-4-metil-1-pentena D seharusnya 3-hidroksi-5-metil-4-heksena E seharusnya 2,3-dimetil-1-sikloheksena OSK 2014 5

20. Senyawa radikal bebas di bawah ini, manakah yang paling stabil? Jawab: ( C ). 21. Tentukan urutan kereaktifan dari senyawa turunan asam karboksilat berikut; 1. Asetamida 2. Asetil klorida 3. Etil asetat 4. Anhidrida asam asetat Jawab; ( D ) A. 1 > 2 > 3 > 4 B. 2 > 1 > 3 > 4 C. 3 > 4 > 2 > 1 D. 2 > 4 > 3 > 1 E. 4 > 3 > 2 > 1 22.Semua senyawa berikut adalah merupakan isomer dari butanon, kecuali? A. t-butil eter B. Tetrahidro furan C. 2,3-epoksibutan D. Etil vinyl eter E. 1,2-butenol Jawab: ( A ) OSK 2014 6

23. Manakah dari senyawa berikut yang tidak menunjukkan isomer cis-trans? Jawab: ( B ) 24. Dengan menggunakan pereaksi Grignard, di bawah ini senyawa manakha yang dapat menghasilkan CH 3 CH 2 CH(OH)CH 2 CH 3? A. Metil etilketon dan metil Grignard B. Propanon dan metil Grignard C. Butil Grignard dan asetal dehida D. Etil Grignard dan propionaldehida E. Krotonaldehida dan etil Grignard Jawab: ( D ) 25. Reaksi esterifikasi asam karboksilat dengan alkilhalida dalam suasana basa akan menghasilkan produk akhir adalah: Jawab: ( E ) OSK 2014 7

B. Jawablah dengan singkat dan jelas Soal 1. Formula gas (20 poin) Ada dua senyawa wujudnya gas, terbuat dari unsur X dan Y. Senyawa A mengandung 30,43% X dan 69,57% Y(% massa). Pada keadaan standar unsur X dan Y memiliki wujud gas namun anda harus memperkirakan apakah gas-gas tersebut mono-atomic, diatomik atau tri-atomik. Pada suhu tertentu 1 volume gas X dapat bereaksi dengan 2 volume gas Y membentuk 2 volume senyawa A. Jika 2 volume gas X bereaksi dengan 1 volume gas Y membentuk 2 volume senyawa B. a. Hitung perbandingan massa atom X terhadap Y [6] b. Perkirakan rumus sesungguhnya gas X dan Y [6] c. Tuliskan persamaan reaksi yang mungkin untuk terbentuknya senyawa A dan B [8] Jawaban a. X/Y = 0,877 atau Y/X = 1,14 b. Gas X = N 2 dan gas Y = O 2 c. N 2 + 2O 2 2NO 2 2N 2 + O 2 2N 2 O Soal 2. Kesetimbangan gas (21 poin) Suatu wadah bervolume 2,125 L berisi gas belerang dioksida, dengan tekanan 0,75 atm pada 80 o C dihubungkan dengan pipa berkeran ke wadah lain berukuran 1,5L berisi gas oksigen, bertekanan 0,5 atm pada suhu yang sama. a. Hitung fraksimol gas belerang dioksida ketika kedua gas dicampurkan dengan membuka keran pipa penghubung kedua wadah (asumsikan kedua gas itu tidak bereaksi dan volume pipa penghubung kedua wadah tersebut dapat diabaikan) [3] b. Tentukan tekanan total setelah pencampuran gas dalam wadah tersebut [3] c. Hitung tekanan parsial gas belerang dioksida, setelah pencampuran tersebut [3] d. Jika dalam wadah tersebut terdapat katalis sehingga campuran gas bereaksi membentuk gas belerang trioksida, hitunglah fraksimol gas belerang dioksida yang masih tersisa setelah terjadi reaksi sempurna [3] e. Hitung pula tekanan total setelah reaksi berlangsung sempurna. [3] f. Menurut Teori Kinetik Gas, tekanan gas secara molekuler sebanding dengan akar kecepatan kuadrat rata-rata (rms= rootmean square). Kecepatan rms, v rms, diberikan oleh persamaan berikut: 3RT v rms. M Tentukan v rms dalam m/s molekul gas belerang dioksida pada suhu 80 o C [3] g. Tentukan volume gas belerang dioksida, SO 2, yang berefusi pada saat 0,50 cm 3 belerang trioksida, telah berefusi keluar dari wadah tersebut [3] OSK 2014 8

Jawaban a. n n O2 X PSO V 2 RT PO V 2 RT 0,75atm2,125 L 1 1 0,082 L. atmk mol 353 K 0,5atm 1,5 L 1 1 0,082 L. atmk mol 353 K nso 2 n n O2 0,055mol 0,68 0,055 0,0259 mol 0,055mol 0,0259mol 1 1 n RT mol L atmk mol K b. total 0,0809 0,082. 353 2,342L. atm Ptotal 0,647atm 0, 65atm V 2,125 1,5 L 3,625L total c. P P X 0,647atm 0,68 0, atm SO total SO 44 2 2 d. Reaksi: SO 2 (g) + ½ O 2 (g) SO 3 (g) n n X 0,055mol; sisa n sisa n O2 awal n n n sisa sisa n 0,0259mol pereaksi SO3 pembatas adalah oksigen, maka bereaksi 0,055 0,0518 mol 0,0032mol 0,0032mol 0,0032mol 0,058 0,0032 0,0518 mol 0,055mol 1 1 ntotalrt 0,055mol 0,082 L. atmk mol 353 K e. P n SO3 1,592 L. atm 0, 3,625L total 44 Vtotal 2,125 1,5L 2 0,0259 mol 0,0518mol Tekanan total = 0,44 atm sama dengan tekanan parsial belerang dioksida karena pada akhir reaksi semua oksigen habis bereaksi yang ada hanya sisa gas belerang dioksida dan produk belerang trioksida 1 1 2 2 1 1 3RT 3 8, 314J.K mol 353K 3 8, 314kgm s.k mol 353K 137420,4m s 370,7ms 3 1 3 1 f. 2 2 1 v rms M 64,07 10 kgmol 64,07 10 kgmol atm g. Karena M < M SO3, maka logis bila laju efusi SO 2 > SO 3, laju efusiso M 2 SO 80 3 1,18, (1 poin) laju efusiso M 64 3 laju efusi SO 2 =1,18 x laju efusi SO 3 volume SO 2 yang telah berefusi = 1,18 x 0,50 cm 3 = 0,59 cm 3 (2 poin) OSK 2014 9

Soal 3. Barium peroksida dari barium oksida (23 poin) Barium peroksida dapat dibuat dari reaksi kesetimbangan barium oksida dengan oksigen pada tekanan dan temperatur tertentu. Sebanyak 1 g sampel yang mengandung campuran barium oksida dan barium peroksida direaksikan dengan asam sulfat, terbentuk 1,49 g endapan putih yang dipisahkan dari filtratnya. Filtrat tersebut dapat bereaksi dengan Kalium iodida dalam asam menghasilkan 1,18x10-3 mol iodin. a. Tuliskan persamaan reaksi pembuatan barium peroksida. [2] b. Tuliskan persamaan reaksi-reaksi yang mungkin terjadi antara sampel di atas dengan asam sulfat [4] c. Tuliskan pula persamaan reaksi filtrat dengan kalium iodida dalam asam [4] d. Bagaimana cara praktis mengetahui jumlah iodin yang dihasilkan pada reaksi tersebut? Tuliskan persamaan reaksi selengkapnya [5] e. Hitung persen massa oksida-oksida yang terkandung dalam sampel tsb [8] Jawaban a. 2BaO(s) + O 2 (g) 2BaO 2 (s) b. BaO + H 2 SO 4 BaSO 4 + H 2 O BaO 2 + H 2 SO 4 BaSO 4 + H 2 O 2 c. H 2 O 2 + 2I - + 2H - I 2 + 2H 2 O d. Direaksikan dengan larutan Natrium tiosulfat, indikator amylum I 2 + 2S 2 O 3 2-2I - + S 4 O 6 2- e. BaO = 80 %, BaO 2 = 20 % Soal 4. Karbon disulfida (23 poin) Karbon disulfida, CS 2, pada suhu 46 o C merupakan pelarut yang sangat baik untuk melarutkan belerang dan senyawa lainnya. Namun penggunaan senyawa ini di laboratorium sudah mulai dikurangi karena beracun dan sangat mudah terbakar. a. Gambar berikut menunjukkan cara untuk membuat salah satu alotrop dari belerang. OSK 2014 10

i. Gambarkan struktur Lewis karbon disulfida dan tuliskan bentuk geometrinya. (3) ii. Tuliskan rumus molekul dan gambarkan struktur suatu alotrop molekul belerang. (3) iii. Jelaskan mengapa belerang dapat larut dalam karbon disulfida. (2) b. Salah satu bahaya dalam penggunaan karbon disulfida adalah bahwa senyawa tersebut sangat cepat menyala dan terbakar ketika berkontak dengan udara sesuai reaksi berikut (belum setara): CS 2 (l) + O 2 (g) CO 2 (g) + SO 2 (g) i. Setarakan persamaan reaksi di atas. (1) ii. Hitung volume total gas yang dihasilkan (pada 20 o C dan 1 atm) jika sebanyak 25 ml karbon disulfida cair dibakar sempurna. Diketahui kerapatan karbon disulfida adalah 1,26 g/ml pada 20 o C. (4) iii. Hitung massa gas CO 2 dan SO 2 (dalam gram) yang dihasilkan pada reaksi dalam soal (b.ii). (3) c. Dalam proses ekstraksi dikenal suatu tetapan yang disebut koefisien partisi, K d, yaitu perbandingan antara konsentrasi zat terlarut dalam pelarut pada fasa bagian atas terhadap konsentrasi zat terlarut dalam pelarut pada fasa bagian bawah. Satuan konsentrasi yang laim digunakan adalah g zat terlarut/ml pelarut. Koefisien partisi, K d, untuk iod (I 2 ) dalam pelarut air dan karbon disulfida pada 20 o C adalah 2,4 x 10 3. Diketahui kerapatan air adalah 1,00 g/ml dan kerapatan karbon disulfida adalah 1,26 g/ml pada 20 o C. Sebanyak 100 ml sampel larutan iod dalam air dengan konsentrasi 5,0 x 10 4 M diekstraksi dengan 20 ml karbon disulfida. i. Tuliskan ungkapan K d untuk iod dalam soal di atas. (2) ii. Hitung massa iod yang dapat diekstraksi oleh karbon disulfida. (3) iii. Jelaskan mana kelarutan iod yang lebih besar, apakah dalam air atau dalam karbon disulfida. (2) Jawaban: 1. a. i. Struktur Lewis: (2 poin) Geometri molekul: linier (1 poin) a.ii. Rumus molekul: S 8 S (1 poin) S S S S S Struktur molekul: S S (2 poin) a. iii. Belerang adalah molekul yang bersifat non polar sehingga dapat larut dalam karbon disulfida yang bersifat non polar juga. (2 poin) b.i. CS 2 (l) + 3O 2 (g) CO 2 (g)+ 2SO 2 (g) (1 poin) OSK 2014 11

b.ii. CS 2 (l) + 3O 2 (g) CO 2 (g)+ 2SO 2 (g) Massa CS 2 = kerapatan x volume = 1,26 g/ml x 25 ml = 31,5 g (1 poin) Jumlah mol CS 2 = massa CS 2 /Mr CS 2 = 31,5 g/76 g/mol = 0,414 mol CS 2 (1 poin) 1 mol CS 2 ~ 3 mol O 2 ~ 1 mol CO 2 ~ 2 mol SO 2 Karena bereaksi sempurna, maka pereaksi pembatas adalah CS 2 sehingga jumlah mol total produk yang dihasilkan adalah 3 mol total gas (1 mol CO 2 dan 2 mol SO 2 ) ~ 3 x 0,414 mol = 1,242 mol total gas. Menurut persamaan gas ideal: pv = n total RT V = n total RT/p = (1,242 mol x 0,0821 atm.l.mol -1 K -1 x 293 K)/1 atm = 29,9 L (2 poin) b.iii. Dari penyelesaian soal (b.ii) diperoleh: 0,414 mol CO 2 dan 0,828 mol SO 2, sehingga: massa CO 2 = jumlah mol x Mr CO 2 = 0,414 mol x 44 g/mol = 18,216 g CO 2 (1,5 poin) massa SO 2 = jumlah mol x Mr SO 2 = 0,828 mol x 64 g/mol = 52,992 g SO 2 (1,5 poin) c.i. K d = [I 2 ] atas /[I 2 ] bawah (2 poin) c.ii. Konsentrasi I 2 dalam air = [I 2 ] air = 5,0 x 10-4 M = (5,0 x 10-4 mol x 254 g/mol)/l = 0,127 g/l Dalam 100 ml sampel terdapat massa I 2 dalam air = 0,127 g/l x 0,1 L = 0,0127 g (1 poin) K d = [I 2 ] atas /[I 2 ] bawah, karena kerapatan air < kerapatan CS 2, maka air ada pada fasa atas dan CS 2 ada pada fasa bawah, sehingga: K d = 2,4 x 10-3 = [I 2 ] air /[I 2 ] CS2 Jika massa I 2 yang terektraksi ke fasa bawah (ke dalam CS 2 ) adalah x g dan massa I 2 dalam fasa air yang terekstraksi adalah (0,0127 x) g, maka koefisien distribusinya menjadi: 0,0127 x g 3 100mL 0, 0127 x Kd 2,4 10 xg 5x 20mL 0, 012x 0,0127 x 1, 012x 0,0127 x 0,0125 (2 poin) Maka massa I 2 yang terekstraksi ke dalam 20 ml CS 2 = 0,0125 g (1 poin) c.iii. Kelarutan iod dalam CS 2 lebih besar daripada dalam air karena iod adalah senyawa non polar yang dapat larut dalam CS 2 yang juga bersifat non polar. (2 poin) Soal 5. Proses pelapisan plastik dengan krom. ( poin) Bahan plastik dapat dilapisi oleh krom dengan cara: i. Pertama, melapiskan lapisan tipis pasta grafit pada plastik, ii. kemudian plastik yang dilapisi pasta grafit ditempatkannya dalam bath dari akua krom(iii) sulfat OSK 2014 12

iii. kemudian dilakukan elektroplating (proses pelapisan logam). Berdasarkan proses tersebut: a. Berikan alasan mengapa sebelum dilapisi krom, bahan plastik ini harus dilapisi dengan pasta grafit. [2] b. Untuk dapat dilapisi krom, zat apakah yang dapat digunakan untuk elektroda lain dalam sel elektroplating? [3] c. Gambarkan suatu diagram sirkuit listrik untuk proses elektroplating. [6] d. Jika suatu arus 0,50 A dilewatkan melalui sel selama 300 detik, berapa bertambahnya massa karena pelapisan krom ini? [4] e. Dengan metoda ini, mengapa tidak mungkin melapisi bahan plastik dengan Zn bila digunakan larutan Zn 2+ sebagai elektrolit? [4] Jawaban: a. Untuk membuat elektroda menjadi suatu konduktor listrik. b. Kromium c. d. Cr 3+ (aq) + 3e - Cr(s) ; Q = i.t = 0,5 x 300 = 50 Coulomb Jumlah e - yg dilewatkan = Q/F = 150/9,65.10 4 = 5,18.10-4 mol. Massa Cr terlapiskan = 52 x 5,18.10-4 = 0,0269 g. e. Juga terbentuk gas hidrogen sebagai hasil, dan juga terbentuk Zn. rsl OSK 2014 13