HR PROCESS PELAKSANAAN TES SUARA

dokumen-dokumen yang mirip
2. TUJUAN Memenuhi kebutuhan pekerja berdasarkan Job Order yang masuk ke HR Process melalui Aplikasi Job Order Online ISH.

BAB IV ANALISIS DATA. sebuah penelitian, khususnya dalam penelitian kualitatif. Dalam sebuah

1. RUJUKAN A. Klausul ISO 9001:2008 Kompetensi, pelatihan, dan kepedulian.

INSTRUMEN PENILAIAN AUDIO TERINTEGRASI BUKU TEKS PELAJARAN BAHASA ASING SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) / MADRASAH ALIYAH (MA)

Langkah-langkah dalam Menyeleksi Tim Usaha Sosial Anda 6 Tahap Rekrutmen

STIKOM, Surabaya 20 November /25/2013 Jemmy Lesmana - STIKOM 1

BAB I PENDAHULUAN. lain-lain. Ketrampilan berbahasa (atau language atrs, language skills) dalam

BAB 1 PENDAHULUAN 1-1

CATATAN TEKNIK PRESENTASI

PENERAPAN METODE WEIGHTED PRODUCT (WP) DALAM PROSES SELEKSI CALON KARYAWAN (STUDI KASUS PT. ISH BANDUNG)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

PENERAPAN METODE WEIGHTED PRODUCT (WP) DALAM PROSES SELEKSI CALON KARYAWAN (STUDI KASUS PT. ISH BANDUNG)

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan suatu keharusan bagi manusia karena pada

Modul ke: Salesmanship. Pengadaan & Seleksi Tenaga Penjual. Fakultas Ekonomi & Bisnis. Program Studi Manajemen. Rizal, S.ST.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pelajaran 1

BAB I PENDAHULUAN. menggali dan menemukan konsep serta prinsip-prinsip keilmuan secara holistik,

MSDM Summary Chapter 7

BAB I PENDAHULUAN. yang berbeda, akan tetapi kesemuanya itu memiliki kesamaan fungsi yaitu

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA TAMAN KANAK-KANAK KOTA A DISUSUN OLEH: MARYANI.M SEMESTER 4 PROGRAM STUDI S1 PAUD

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang ruang lingkupnya mencakup

BAB I PENDAHULUAN. dan berkembangnya dunia usaha, organisasi atau perusahaan berusaha untuk lebih

BAB I PENDAHULUAN. Pasar yang sangat kompetitif seperti sekarang ini, menjadikan contact center

PROSEDUR TINDAKAN KOREKSI

Narasumber. (siswa) menit 2 x 40. Tentukan pola. Tulislah enam pokok laporan dari laporan. urutan laporan dan buktikan. dengarkan! yang kamu.

BAB I PENDAHULUAN. Bahasa adalah salah satu alat komunikasi. Melalui bahasa manusia dapat

BAB I PENDAHULUAN. penelitian di PT. Infomedia Nusantara tentang Budaya Organisasi Dan

ali muqoddas, S.Sn, M.Kom

I. PENDAHULUAN. Berbicara di depan umum atau lebih dikenal dengan public speaking adalah

BAB IV RANCANGAN USER INTERFACE

PENGADAAN DAN SELAKSI TENAGA PENJUAL

ISO 1001 By: Ryan Torinaga

BAB I PENDAHULUAN. Membaca adalah suatu proses yang dilakukan untuk memperoleh pesan

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA DENGAN PENDEKATAN KOOPERATIF PADA SISWA KELAS IV SDN MEDURI 01 MARGOMULYO BOJONEGORO 2009/2010

DAFTAR ISI ABSTRAK... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN... xx BAB I PENDAHULUAN...

09/09/2011. Who says (Komunikator) Says what (Pesan) To Whom (komunikan) With Channels (Saluran/Media) What Effect (umpan balik)

BAB I PENDAHULUAN. pernah lepas dari kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Dalam suatu perusahaan, SDM merupakan aset utama

PROSEDUR KERJA PESANTREN KILAT BAITUL ARQAM

MYSTERY CALLER. Data Responden Tanggal/Jam : Nama : Pekerjaan : Nama CSR : Alamat : Jenis Kelamin : L/P. Topik : Telp : Usia :

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

melakukan hubungan komunikasi dengan orang lain. 11

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penulis melaksanakan penelitian di Sekolah Menengah Pertama Negeri 9

SILABUS PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. Kunci sukses operasional perusahaan adalah rekrutmen / seleksi tenaga penjual yang

Interpersonal Communication Skill

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. berupa simbol yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bahasa dihasilkan dari alat ucap

PROGRAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR KELAS IV SEMESTER 2

BAB I PENDAHULUAN. manusia lain. Hubungannya itu antara lain berupa menyampaikan isi pikiran dan

Mengelola Sumber Daya Manusia (Rekrutmen dan Seleksi)

ETIKA DALAM BERKOMONIKASI

PEDOMAN WAWANCARA MENDALAM (IN-DEPTH INTERVIEW) (INFORMAN 1)

KONSEP DAN KOMPONEN. Oleh: Pujaningsih

BAB III. waktu (time-series designs) (Frankel &Wallen, 2006:306). Desain penelitian eksperimen subjek tunggal (single subjek eksperiement) dapat

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pelajaran 4

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk. mengekspresikan, menyatakan serta menyampaikan

KOMUNIKASI EFEKTIF. Mata Kuliah ETIK UMB. Panti Rahayu, SH, MH. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS

III. METODE PENELITIAN

Bahasa Indonesia (Pertemuan

BAB II LANDASAN TEORI. A. Pengertian Penerjemahan. Penerjemahan menurut Eugene A. Nida dan Charles R. Taber dalam buku

PSIKOGRAM. Nama : A Level Tes : Supervisor Tanggal Tes : 29 Juli 2010 Pengirim : PT. X Tujuan Tes : Seleksi Calon Supervisor Gudang Bahan.

KUISIONER. Ya Tidak Keterangan

BAB 1 PENDAHULUAN. Masalah sumber daya manusia masih menjadi sorotan dan tumpuan bagi

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BABI PENDAHULUAN. Dalam mengelola organisasi saat ini menuntut adanya perubahanperubahan

BAB I PENDAHULUAN. melakukan interaksi sosial dan hubungan timbalbalik di sekolah khususnya

MEMBANGUN TEAM BUILDING

BAB I PENDAHULUAN. Bahasa dipergunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antarpenutur untuk

PROFESSIONAL IMAGE. Etiket dalam pergaulan (2): Berbicara di depan Umum, etiket wawancara. Syerli Haryati, S.S. M.Ikom. Modul ke: Fakultas FIKOM

BAB 1. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang

TEKNIK PRESENTASI. Lantas, Bagaimana mempresentasikan proposal hingga hasil penelitian anda?

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian tentang penerapan metode Mueller dalam

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Arikunto (2010:135) mengemukakkan bahwa Penelitian Tindakan Kelas. peningkatan proses dan praksis mengajar.

PROSEDUR KERJA PENJARINGAN MAHAISWA BIDIKMISI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. alat komunikasi. Bahasa dijadikan sebagai ciri atau identitas diri oleh

BAB I PENDAHULUAN. manusia lain. Untuk berkomunikasi manusia membutuhkan bahasa. Bahasa

BAB V PENUTUP. perusahaan/organisasi dalam menjalankan kegiatan-kegiatan usahanya.

BAB III PROSEDUR TINDAKAN. Tempat penelitian adalah kelas X-6 SMA Negeri 6 Bandar Lampung, di

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. ini sangat memerlukan adanya peningkatan kemampuan siswanya dalam membaca permulaan.

Public Speaking. Komunikasi Sebagai Tool Kompetensi Bagi Pembicara yaitu Human Relations melalui Komunikasi NonVerbal dan Verbal. Sujanti, M.Ikom.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. melakukan seleksi ketika akan merekrut karyawan agar dapat

73 Perpustakaan Unika LAMPIRAN

MENANGANI KELUHAN CUSTOMER (RUMAH SAKIT)

APLIKASI DALAM MATA KULIAH

ANALISIS PENERAPAN ISO TS DALAM PELAKSANAAN AUDIT MUTU INTERNAL PADA PT HONDA LOCK INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

Silabus. Bahasa Indonesia 4 SD/MI 19. Kompetensi Dasar. Pengumuman Mendengarkan pengumuman. Pembelajaran. Materi Pokok/ Mampu mengembangkan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Transkripsi:

A. Rujukan 1. Klausul 4.2.3 ISO 9001:2008 Pengendalian Dokumen 2. Klausul 4.2.4 ISO 9001:2008 Pengendalian Rekaman 3. Klausul 6.1 ISO 9001:2008 Pengelolaan Sumber Daya 4. Klausul 6.2 ISO 9001:2008 Sumber Daya Manusia 5. ISH.HRP.01.01 SOP Rekrutmen (Berdasarkan Job Order) 6. ISH.HRP.01.02 SOP Rekrutmen (Berbasis Source Pool) B. Uraian Prosedur Pelaksanaan Tes Suara 1. Tes Suara Calon Agent Contact Center ini disediakan sebagai salah satu tes awal dalam seleksi pelamar sesuai SOP yang berlaku di Div. HR Process (HR Rekrut) PT. Infomedia Solusi Humanika. 2. Tes Suara ini disediakan untuk mengukur kemampuan para pelamar berkomunikasi verbal dengan memperhatikan teknik-teknik dalam berkomunikasi melalui telepon dan dapat menggunakannya sebagai sarana interaksi untuk memecahkan masalah pelanggan. 3. Tes ini untuk Para pelamar untuk posisi Agent Contact Center. 4. Dalam Form Evaluasi Tes Suara terdapat 7 aspek penilaian yaitu: a. Artikulasi Kata Ketepatan dan kejelasan dalam pengucapan konsonan, vokal dan huruf-huruf; tidak berlogat dan tidak cadel. b. Kecepatan Bicara Menunjukkan cara bicara dengan kecepatan yang memadai sehingga mudah dan jelas diterima pendengar. c. Volume Suara Menunjukkan volume suara yang memadai, tidak terlalu pelan atau tidak terlalu keras/lantang. d. Stabilitas Emosi Suara tetap stabil, tidak terlihat perubahan nada suara, dan cukup hati-hati dalam menjaga emosi sehingga tidak larut dalam situasi masalah yang dikemukakan oleh pelanggan. e. Fokus Pada Detail Memperhatikan setiap detil diterima dan yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. f. Fleksibilitas Hal 1 dari 4

Keluwesan dalam menghadapi situasi dan kemampuan berimprovisasi sesuai dengan data yang tersedia. g. Pemecahan Masalah Kesiapan dan ketepatan dalam solusi dan informasi sesuai dengan yang dibutuhkan pelanggan. Hal 2 dari 4

Ketujuh aspek penilaian ini memiliki keterkaitan yang kuat dalam hal teknik berkomunikasi. Berikut ini standarisasi penilaian dalam Tes Suara : NO 1 ARTIKULASI KATA 2 KECEPATAN BICARA 3 VOLUME SUARA Volume Intonasi ASPEK YANG DINILAI Pengucapan Konsonan (a-i-u-e-o) Lafal Logat/Cadel Cara bicara mudah dan jelas diterima pendengar 4 STABILITAS EMOSI Kestabilan Suara/ Perubahan Nada Suara(Intonasi) 5 FOKUS PADA DETAIL NILAI KURANG CUKUP BAIK TINGGI Pengucapan tidak jelas/mulut tidak dibuka Pengucapan Pengucapan Pengucapansangat sesuai pengucapan Tidak Jelas Cukup Jelas Jelas Sangat Jelas Mempunyai Logat dan atau Mempunyai Logat, Mempunyai sedikit Cadel dalam pengucapan tidak Cadel dalam Logat, tidak cadel huruf R pengucapan huruf R Terlalu cepat dalam berbicara sehingga tidak jelas diterima pendengar Volume suara terlalu rendah (Low) atau terlalu tinggi (High) Intonasi suara terlalu rendah (Low) atau terlalu tinggi (High) pada bagian kalimat yang kurang pada tempatnya Suara tidak stabil, sering meninggi Tidak/Kurang memperhatikan detail pembicaraan sehingga salah dalam diinginkan Kecepatan berbicara masih tidak stabil sehingga kadang pendengar kurang jelas memahami pembicaraan Volume suara cukup (L VS H) Intonasi suara cukup tepat pada bagianbagian kalimat yang membutuhkan penekanan Suara kadang meninggi pada saat terpancing emosi Kecepatan berbicara stabil, mudah dan jelas diterima pendengar Volume Suara sedang, mudah didengar Tidak berdialek dan tidak cadel Sangat tepat dalam penyampaiannya sehingga sangat mudah dan jelas dipahami maksud dan tujuannya oleh pendengar Volume suara sedang dan terdengar merdu Intonasi suara Intonasi suara tepat secara umum untuk bagian kalimat tepat untuk bagian yang membutuhkan kalimat yang penakanan dan membutuhkan terdengar ramah penekanan Suara tetap stabil walaupun kadang muncul gambaran emosi Cukup Memperhatikan detail memperhatikan pembicaraan sehingga detail dapat pembicaraan sehingga dapat diinginkan meski kadang perlu penegasan diinginkan Suara tetap stabil dan cukup berhatihati dalam mengendalikan emosi (tidak terpancing emosi lawan bicara) Sangat memperhatikan detail pembicaraan yang dimaksud oleh lawan bicara dan memperkaya dibutuhkan Hal 3 dari 4

NO 6 FLEKSIBILITAS 7 ASPEK YANG DINILAI Keluwesan dalam menghadapi situasi Kemampuan berimprovisasi sesuai dengan data yang tersedia PEMECAHAN MASALAH Kesiapan solusi Ketepatan dalam informasi NILAI KURANG CUKUP BAIK TINGGI Sangat kaku dalam menghadapi situasi, terlihat dari kestabilan emosi dan intonasi suara Tidak dapat mengimprovisasikan data yang tersedia (stright pada textbook) Kurang dapat solusi yang memuaskan pada lawan bicara Kurang dapat memuaskan pada lawan bicara sebagai jawaban yang diinginkan Luwes dalam Dalam menghadapi menghadapi situasi cukup luwes situasi apapun, meski kadang intonasi intonasi suara suara kadang masih datar dan emosi tidak stabil stabil Kadang data yang tersedia dapat di kembangkan melalui improvisasi sesuai dengan pertanyaan Secara umum dapat solusi tetapi lawan bicara dengan beberapa konfirmasi dan pengulangan penyampaian informasi Secara umum cukup tepat dalam informasi dari pertanyaan meski masih terdapat konfirmasi dan pengulangan informasi Dapat mengembangkan data yang tersedia sesuai dengan pertanyaan dan situasi lawan bicara Dalam solusi cukup menjawab pertanyaan yang diajukan Jawaban dari pertanyaan yang diajukan secara umum dapat dijawab dengan tepat Sangat luwes dalam menghadapi situasi apapun, intonasi suara datar dan emosi sangat stabil Dapat membaca situasi lawan bicara dan cepat mengembangkan data yang tersedia sebagai jawaban pertanyaan/memberi kan informasi Pertanyaan yang diajukan dapat dijawab sesuai dengan solusi yang diminta Tepat dalam jawaban dan mampu solusi praktis dalam menjawab kebutuhan pelanggan Penilaian dinyatakan: No Status Nilai Item Kondisi 1 DITERIMA No.1-7 Seluruh item berada pada nilai C < x < T. 2 DIPERTIMBANGKAN 3 DITOLAK No.1-7 Seluruh item berada pada nilai C. No.1 & 4 No.1-7 Berada pada Nilai C dan 2 3 item lainnya berada pada nilai K. 5 6 item berada di nilai K atau, No.1 & 4 Berada pada nilai K. Hal 4 dari 4