LAMPIRAN 1. ETHICAL CLEARANCE

dokumen-dokumen yang mirip
Tabel hasil perhitungan nilai kekerasan sebelum perendaman

LAMPIRAN 1. ONE WAY ANOVA

SURAT PERMOHONAN KESEDIAAN BERPARTISIPASI DALAM PENELITIAN Kepada Yth. Orangtua/Wali. Di Tempat

LAMPIRAN. Cases. VolumeUdem KontrolNegatif % 0.0% % VolumeUdem KontrolNegatif Mean % Confidence Interval for Mean

LAMPIRAN. Lampiran 1. Data Pengaruh Pelarut DMSO terhadap Kontraksi Otot Polos Ileum

Lampiran 1. Surat Rekomendasi Persetujuan Kode Etik Penelitian Kesehatan

Lampiran 1. Langkah Penelitian. Air Limbah dengan kadar phosphate tinggi. Pengukuran Suhu dan ph sebelum perlakuan

Lampiran A. Dokumentasi Gambar Pengukuran Diameter Tubulus Seminiferus Testis Mencit

Mencit yang dipilih adalah mencit yang berumur 2-3 bulan dengan berat. rata-rata g dan dipelihara di Labaratorium Biokimia Fakultas

Lampiran 1 Hasil Pengukuran Jumlah Limfosit dan Makrofag. Kelompok Jumlah limfosit

Lampiran 1. Data dan Analisis Statistik Berat Paru-paru Mencit

Dimasukkan ke dalam ultrasonic bath selama ± 1 jam

BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan

Hasil Uji Normalitas dan Homogenitas Data Kadar Estrogen

Lampiran 1: Konversi perhitungan dosis antar jenis hewan. Marmot. Kelinci. 400 g. 1,5 kg 1,0 7,0 12,25 27,8 64,1 124,3 387,9

BAB 4 METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan

Lampiran 1. LEMBAR PENJELASAN CALON SUBJEK PENELITIAN

LAMPIRAN 1 FIKSASI JARINGAN

BAB 14 UJI DESKRIPTIF, VALIDITAS DAN NORMALITAS DATA

Lampiran 1. Protokol Hypobaric Chamber untuk Bedah Tikus

Klasifikasi. Polimerisasi panas. Polimerisasi kimia. Waterbath Manipulasi microwave. Metil metakrilat. Cross lingking agent. Inhibitor hydroquinon

LAMPIRAN 1 PEMBUATAN EKSTRAK ETANOL BIJI PALA

Lampiran 1. Surat Hasil Identifikasi Tumbuhan

Uji Validitas I. Case Processing Summary N % Cases Valid Excluded a Total Reliability Statistics Cronbach's Alpha

LAMPIRAN. Lampiran 1. Gambar Pakan Br2 Gambar Obat Streptozotosin. Gambar Kandang Tikus. dan Nikotinamid

Case Processing Summary

Perbedaan Peningkatan Kemampuan Vertical Jump Setelah Pemberian Latihan Plyometric Jump To Box Dibanding Dengan Penambahan Passive Stretching

usia Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid jenis_kelamin

LAMPIRAN. Case Processing Summary. Descriptives. 95% Confidence Interval for Mean. Tests of Normality. Kolmogorov-Smirnov a

128 LAMPIRAN - LAMPIRAN

Lampiran Universitas Kristen Maranatha

LAMPIRAN 1. Universitas Sumatera Utara

LAMPIRAN 1 KONVERSI DOSIS

Lampiran 1. Surat Keterangan Determinasi Tanaman Ceplukan (Physalis angulata L).

Lampiran 1 Data Absensi dan Pengeluaran Tenaga Kerja

LAMPIRAN. 1. Surat keterangan lolos kaji etik.

Lampiran 1. Analisis presentase karkas ayam pedaging. Perlakuan

Perlakuan ph ulangan 1 ph ulangan 2 Total Rataan. Yoghurt 1 4,00 4,00 8,00 4,00. Yoghurt 2 4,20 4,10 8,30 4,15. Yoghurt 3 4,10 3,90 8,00 4,00

Keterangan : E = L 2 + a 2 + b 2 E = intensitas warna L, a, b = dapat dilihat dari hasil pengukuran menggunakan chromameter


LAMPIRAN 1 Perhitungan Dosis Ekstrak Air Daun Stroberi (EADS)

LAMPIRAN 1 PROFIL SISWA KELAS X SMA KRISTEN PURWODADI

Cara perhitungan dosis ekstrak etanol Bawang Putih

2 sampai homogen dan diinkubasi 37o C dalam waterbath selama 1530 menit. Berikutnya tabungtabung dipusingkan 1000 RPM selama 10 menit, supernatan dibu

LEMBAR KUESIONER PENELITIAN

Lampiran 2. Metode Analisa Kimiawi. 2.1 Uji Kadar Air 35

LATIHAN SPSS I. A. Entri Data

Lampiran 1. Hasil Analisa Aitem Uji Coba. Skala Sikap Terhadap Menopause

LAMPIRAN 1 PERHITUNGAN DOSIS. Perhitungan dosis pembanding (Andriol)

7. LAMPIRAN. Lampiran 1. Resep-Resep yang Digunakan dalam Penelitian 1. Marshmallow a. Formulasi Meiners et al (1984) Air 110 Gelatin 55

Lampiran I Pembuatan Infusa Daun Lidah Buaya Cara kerja : 1. Sediakan bahan baku berupa daun lidah buaya dengan berat 80 gram yang telah

BAB IV METODE PENELITIAN. ilmu patologi anatomi, biologi molekuler dan farmakologi.

KUESIONER. Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Kanker Serviks Dan Perilaku Pencegahan Kanker Serviks Di SMA Negeri 1 Kei Kecil

Alat & Bahan Penelitian

Lampiran. Analisis pengaruh kualitas produk dan promosi terhadap keputusan pembelian pada

LAMPIRAN. Tabel Distribusi Frekuensi Frequency Table

Lampiran A. Data Pengamatan Berat Testis Mencit

Lampiran 1 Surat keterangan lolos etik

LAMPIRAN. 1. Lampiran 1 : Lembar Persetujuan untuk Menjadi Responden. 2. Lampiran 2 : Kuesioner Skor DNS (Dabetic Neuropathy Symptom)

Sampel darah sebelum disentrifuge Sampel darah setelah disentrifuge

Lampiran 1 Proses Pembuatan Mi Kering Kontrol dan Perlakuan. Alat. Bahan Utama. Tep.daun kelor. Panci pengukus. Noodle maker

DAFTAR PUSTAKA. Brigham, Eugene F dan Joel F Houston Manajemen Keuangan. Edisi 8 Buku 1. Jakarta. Erlangga

PENENTUAN PERSAMAAN GARIS REGRESI DARI KURVA LARUTAN STANDAR Cu. Tabel 7. Perhitungan mencari persamaan garis regresi larutan standar Cu

Bahan basis gigitiruan resin. Resin akrilik. Swapolimerisasi. Konduktivitas termal. Minuman soda Obat Kumur Kopi Teh Nikotin

LAMPIRAN 1 PERHITUNGAN DOSIS

15. Pongsavee M. Effect of Borax on Immune Cell Proliferation and Sister Chromatid Exchange in Human Chromosomes. Journal of ocupational Medicine and

LAMPIRAN 1 Perhitungan Dosis Pembuatan Infusa Kulit Batang Angsana : Dosis Loperamid

LAMPIRAN DATA PENGUKURAN BMI BERDASAR TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN PADA 30 SUBJEK PENELITIAN. NO TINGGI BADAN (cm) B. BADAN ( kg) BMI ( kg/m2)

Kalsium Hidroksida (Ca(OH)2 merupakan medikamen saluran akar yang paling sering digunakan sejak tahun 1920.

Lampiran 1 Identifikasi Tumbuhan

LAMPIRAN KUESIONER PENELITIAN. No. Responden :

Lampiran 1 Analisis BiayaBubuk Instan Ekstrak Ikan GabusPer Resep

BAB 4 METODE PENELITIAN. post test only control group design yang menggunakan binatang

Lampiran 1: Skema Alur Pengujian Efek Antifungal

Lampiran 1 Format Data Hasil Pengukuran Ketahanan Fraktur Load

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1. Surat Keterangan Hasil Determinasi Tanaman Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz and Pav.)

LAMPIRAN 1 PEMBUATAN EKSTRAK ETANOL BIJI PALA

LAMPIRAN A DETERMINASI BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS)

PROSEDUR PEMBUATAN INFUSA KULIT KAYU RAPAT (Parameria laevigata (Juss.) Moldenke)

Lampiran 1 Jaringan Kolon Mencit Kelompok Kontrol Negatif

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN

Lampiran 1. Standar IMT pada anak laki-laki usia 6-12 tahun. Universitas Sumatera Utara

= 0,5 gr daun pegagan kering dilarutkan dalam 100 ml akuades.

Lampiran 1. Flowsheet Pembuatan Cangkang Kapsul Alginat. Alat pencetak kapsul (batang besi) Alat pencetak kapsul yang dilapisi natrium alginat

Lampiran 1: Data Sebelum Dan Sesudah Perlakuan. Kadar Glukosa Darah Puasa (mg%) Setelah Induksi Aloksan. Setelah Perlakuan

SURAT PERNYATAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT)

Lampiran 1. Ethical Clearence LAMPIRAN

Lampiran 1. Data Eksperimen

LAMPIRAN 1 KONVERSI DOSIS

Selamat pagi/ siang/ sore,

Nama, Spesifikasi dan Kegunaan Bahan Penelitian No. Nama Bahan Spesifikasi Kegunaan 1. Larva ikan nilem hasil kejut panas

Lampiran 1 Lembar Persetujuan Komisi Etik

LAMPIRAN A UJI DAYA BEDA AITEM DAN RELIABILITAS. a) Hasiluji daya beda aitem dan reliabilitas skala continuance commitment N % Item-Total Statistics

LAMPIRAN KUESIONER PENELITIAN SKRIPSI

Transkripsi:

LAMPIRAN 1. ETHICAL CLEARANCE 59

LAMPIRAN 2. GAMBAR HASIL PEMERIKSAAN GRANZYME B 1. KONTROL (K) Gambar ekspresi granzyme B pada kelompok Kontrol (K) 2.KOMBINASI TRANSFER FACTOR+CYCLOPHOSPHAMIDE (P1) Gambar ekspresi granzyme B pada kelompok yang diberi kombinasi Cyclophosphamide dan Transfer Factor (P1) 60

3.TRANSFER FACTOR (P2) Gambar ekspresi granzyme B pada kelompok yang diberi transfer factor (P2) 4.CYCLOPHOSPHAMIDE (P3) Gambar ekspresi granzyme B pada kelompok yang diberi cyclophosphamide (P3) 61

LAMPIRAN 3. TABULASI DATA PENELITIAN Kelompok I II III IV V Rerata Kontrol1 6 7 7 6 5 6,2 Kontrol2 5 7 8 5 5 6 Kontrol3 4 8 7 5 6 6 Kontrol4 6 4 6 4 4 4,8 Kontrol5 5 5 6 6 7 5,8 Kombinasi1 12 14 12 14 12 12,8 Kombinasi2 10 14 14 15 10 12,6 Kombinasi3 9 14 12 14 14 12,6 Kombinasi4 12 14 10 14 14 12,8 Kombinasi5 14 13 10 12 12 12,2 1 9 8 10 9 9 9 2 10 10 9 9 10 9,6 3 10 10 9 10 9 9,6 4 8 11 10 10 8 9,4 5 10 8 8 9 9 8,8 Cyclo1 8 9 10 10 10 9,4 Cyclo2 10 8 8 8 8 8,4 Cyclo3 8 9 9 9 9 8,8 Cyclo4 9 10 11 9 8 9,4 Cyclo5 8 10 10 8 9 9 62

LAMPIRAN 4. ANALISIS STATISTIK Explore Case Processing Summary KONTROL KOMBINASI CYCLO Cases Valid Missing Total N Percent N Percent N Percent 5 100.0% 0.0% 5 100.0% 5 100.0% 0.0% 5 100.0% 5 100.0% 0.0% 5 100.0% 5 100.0% 0.0% 5 100.0% KONTROL KOMBINASI CYCLO Kolmogorov-Smirnov a Tests of Normality Statistic df Sig. Statistic df Sig..329 5.082.778 5.053.300 5.161.833 5.146.229 5.200*.867 5.254.227 5.200*.910 5.468 *. This is a lower bound of the true significance. a. Lilliefors Significance Correction Shapiro-Wilk 63

Descriptives KONTROL Mean 95% Confidence Interval for Mean Lower Bound Upper Bound Statistic Std. Error 5.760.2482 5.071 6.449 KOMBINASI 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Mean 95% Confidence Interval for Mean Lower Bound Upper Bound 5.789 6.000.308.5550 4.8 6.2 1.4.8-1.881.913 3.773 2.000 12.600.1095 12.296 12.904 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Mean 95% Confidence Interval for Mean Lower Bound Upper Bound 12.611 12.600.060.2449 12.2 12.8.6.4-1.361.913 2.000 2.000 9.280.1625 8.829 9.731 CYCLO 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Mean 95% Confidence Interval for Mean Lower Bound Upper Bound 9.289 9.400.132.3633 8.8 9.6.8.7 -.567.913-2.231 2.000 9.000.1897 8.473 9.527 5% Trimmed Mean Median Variance Std. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis 9.011 9.000.180.4243 8.4 9.4 1.0.8 -.524.913 -.963 2.000 64

Normal Q-Q Plot of KONTROL 1.0 0.5 Expected Normal 0.0-0.5-1.0 4.5 5.0 5.5 6.0 6.5 Observed Value 6.0 5.7 5.4 5.1 4.8 4 KONTROL 65

Normal Q-Q Plot of KOMBINASI 1.0 0.5 Expected Normal 0.0-0.5-1.0 12.2 12.3 12.4 12.5 12.6 12.7 12.8 Observed Value 12.8 12.7 12.6 12.5 12.4 12.3 12.2 5 KOMBINASI 66

Normal Q-Q Plot of 1.0 0.5 Expected Normal 0.0-0.5-1.0 8.8 9.0 9.2 9.4 9.6 Observed Value 9.6 9.4 9.2 9.0 8.8 67

Normal Q-Q Plot of CYCLO 1.0 0.5 Expected Normal 0.0-0.5-1.0 8.4 8.6 8.8 9.0 9.2 9.4 Observed Value 9.4 9.2 9.0 8.8 8.6 8.4 CYCLO 68

Oneway Descriptives GRANZYME Kontrol Kombinasi Cyclo Total 95% Confidence Interval for Mean N Mean Std. Deviation Std. Error Lower Bound Upper Bound Minimum Maximum 5 5.760.5550.2482 5.071 6.449 4.8 6.2 5 12.600.2449.1095 12.296 12.904 12.2 12.8 5 9.280.3633.1625 8.829 9.731 8.8 9.6 5 9.000.4243.1897 8.473 9.527 8.4 9.4 20 9.160 2.5120.5617 7.984 10.336 4.8 12.8 Test of Homogeneity of Variances GRANZYME Levene Statistic df1 df2 Sig..812 3 16.506 ANOVA GRANZYME Between Groups Within Groups Total Sum of Squares df Mean Square F Sig. 117.168 3 39.056 229.741.000 2.720 16.170 119.888 19 69

Post Hoc Tests Multiple Comparisons Dependent Variable: GRANZYME LSD (I) KELOMPOK Kontrol Kombinasi Cyclo (J) KELOMPOK Kombinasi Cyclo Kontrol Cyclo Kontrol Kombinasi Cyclo Kontrol Kombinasi *. The mean difference is significant at the.05 level. Mean Difference 95% Confidence Interval (I-J) Std. Error Sig. Lower Bound Upper Bound -6.8400*.2608.000-7.393-6.287-3.5200*.2608.000-4.073-2.967-3.2400*.2608.000-3.793-2.687 6.8400*.2608.000 6.287 7.393 3.3200*.2608.000 2.767 3.873 3.6000*.2608.000 3.047 4.153 3.5200*.2608.000 2.967 4.073-3.3200*.2608.000-3.873-2.767.2800.2608.299 -.273.833 3.2400*.2608.000 2.687 3.793-3.6000*.2608.000-4.153-3.047 -.2800.2608.299 -.833.273 70

GRANZYME 14.0 10 12.0 GRANZYME 10.0 8.0 6.0 4 4.0 Kontrol Kombinasi Cyclo KELOMPOK 71

Lampiran 5. Bahan transplantasi jaringan tumor pada mencit. a. Alkohol 70 % b. Larutan Garam fisiologik c. Es batu d. Mencit donor bertumor e. Mencit resipien Lampiran 6. Bahan untuk pemeriksaan pengecatan granzyme B. a. Polinized slide b. Xylol c. Alkohol absolut d. Tris Hcl ( ph 7,6 ) e. Periodic acid 0,5 % f. 0,3 % H2O2 dalam metanol g. Blok 1 % BSA PBS h. Biotinylated Rabbit anti Mouse i. AB Complex j. DAB k. Mouse Monoclonal Antibody (MoAb) anti granzyme l. Hematoksilin m. Entellan Lampiran 7. Prosedur transplantasi tumor. a. Mencit donor dimatikan dengan eter, kemudian diletakkan terlentang pada tatakan / alas fiksasi dan keempat kakinya difiksasi dengan jarum. 72

b. Kulit dibagian yang bertumor diusap dengan alkohol 70 %, kemudian dibuat sayatan dengan gunting lurus, untuk mengeluarkan tumor. c. Tumor diletakkan di cawan petri kecil yang telah terlebih dahulu dicuci dengan garam fisiologis dan diletakkan diatas es. d. Amati bentuk dan keadaan tumor, kemudian ambil/potong jaringan tumor yang masih baik yaitu bagian yang tanpa nekrosis (biasanya di daerah tepi jika tumor besar) sebanyak kira-kira yang dapat menghasilkan bubur tumor paling sedikit 1 ml dan taruh dicawan petri kecil lainnya. Bersihkan dari jaringan ikat (simpai), jaringan nekrotik dan darah, kemudian cacah/potong-potong sampai halus dengan gunting hingga akhirnya terbentuk bubur tumor yang partikelnya dapat melewati jarum trokar. Tambahkan garam fisiologis lebih kurang sama banyak dengan volume tumor. e. Bubur tumor disuntikkan subkutan di aksila kanan mencit dengan dosis 0,2 ml. f. Sisa tumor yang padat dimasukkan ke dalam botol formalin untuk dibuat sediaan mikroskopik histopatologi. g. Masing-masing mencit diberi nomor ditelinganya (lihat bagan) dan dimasukkan ke dalam kandang berbeda yang diberi label berisi : jenis kelompok perlakuan, tanggal transplantasi. Lampiran 8. Prosedur pembuatan preparat blok paraffin. a. Fiksasi Potongan adenokarsinoma dimasukkan dalam larutan formalin buffer (larutan formalin 10% dalam buffer Natrium asetat sampai mencapai ph 7,0). Waktu 73

fiksasi jaringan 18-24 jam. Setelah fiksasi selesai, jaringan dimasukkan dalam larutan aquadest selama 1 jam untuk proses penghilangan larutan fiksasi. b. Dehidrasi Potongan adenokarsinoma dimasukkan dalam alkohol konsentrasi bertingkat. Jaringan menjadi lebih jernih dan transparan. Jaringan kemudian dimasukkan dalam larutan alkohol-xylol selama 1 jam dan kemudian larutan xylol murni selama 2x2 jam. c. Impregnasi Jaringan dimasukkan dalam paraffin cair selama 2x2 jam. d. Embedding Jaringan ditanam dalam paraffin padat yang mempunyai titik lebur 56-58 C, ditunggu sampai paraffin padat. Jaringan dalam paraffin dipotong setebal 4 mikron dengan mikrotom. Potongan jaringan ditempelkan pada kaca obyek yang sebelumnya telah diolesi polilisin sebagai perekat. Jaringan pada kaca obyek dipanaskan dalam inkubator suhu 56-58 C sampai paraffin mencair. Lampiran 9. Prosedur pengecatan granzyme B. Xylol I.......5-10 menit Xylol II......5-10 menit Alkohol absolut.........10 menit Alkohol 95%..........5-10 menit Alkohol 70%.........5-10 menit Cuci air (celup-celup)......1-2 menit 74

Cuci dengan Phosphat Buffer Saline (PBS) celup-celup...1-2 menit Slide dimasukkan kedalam tempat yang lembab dan tertutup H2O2 0,3% dalam methanol.........10 menit Masuk rak berdiri Cuci PBS 3 kali @ 1-2 menit Slide ditata dalam wadah gelas Rendam dengan Citrat Buffer Masukkan dalam microwave 2 kali @ 5 menit (sampai mendidih ) Keluar dari microwave didiamkan sampai dingin selama...20-40 menit. Slide ditata dirak Cuci PBS (celup-celup).........2 menit Slide ditata didalam tempat yang lembab dan tertutup. Blocking Agent (Kit).....10 menit Bloking agent dibuang (tanpa dicuci) Inkubasi MoAb primer 10 ul (diencerkan pakai PBS-BSA).....overnight Simpan dalam tempat lembab tertutup dan simpan dalam lemari es bawah supaya tidak mengering Cuci PBS (celup-celup)... 10 menit Cuci PBS....2-3 menit Streptavidin......10 menit Cuci PBS.....2-3 menit DAB...3 menit DAB dibuang 75

Slide ditata pada rak Cuci air mengalir kemudian dicelup di tempat berisi Aquadest ( jaringan terlihat coklat) Slide ditata dalam tempat Counterstain dengan Mayer-Hematoksilin.20-1 menit Hematoksilin dibuang, cuci air mengalir kemudian dicelup di aquadest Entellan kemudian tutup deck glass. 76