: Arkeologi Transportasi dan Industri

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODOLOGI PENELITIAN

TINJAUAN MATA KULIAH

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)

RPKPS METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Selama ini mahasiswa telah banyak mempelajari mengenai transportasi khususnya pada Diploma Teknik Sipil Universitas Gadjah

SILABUS MATA KULIAH TUJUAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN POKOK BAHASAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHAULUAN. 1.1 Latar Belakang

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) M A T A K U L I A H P E N G A N T A R S O S I O L O G I

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. bangunan yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya, namun banyak juga yang

PENATAAN MUSEUM KERETA API AMBARAWA Dengan Penekanan Desain Arsitektur Post Modern Neo-Vernacular

TEKNIK PENYUSUNAN SATUAN ACARAPERKULIAHAN (SAP)

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER ( RPKPS )

Pengembangan Stasiun Kereta Api Pemalang di Kabupaten Pemalang BAB I PENDAHULUAN. commit to user

SILABUS MATA KULIAH : Perkembangan Peserta Didik

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) MIKROBIOLOGI HASIL PERIKANAN (PIT 3208) Disusun oleh: Ir. Sri Wedhastri, M.S.

REKAYASA TRANSPORTASI

Bab I Pendahuluan I-1 BAB I PENDAHULUAN I.1 TINJAUAN UMUM

PENGEMBANGAN MASJID AGUNG DEMAK DAN SEKITARNYA SEBAGAI KAWASAN WISATA BUDAYA

BAB I PENDAHULUAN. Praktik Kerja Lapangan untuk selanjutnya disingkat PKL, adalah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN

DESKRIPSI MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN PENJAS. Oleh. Drs. Yoyo Bahagia, M. Pd

BAB I PENDAHULUAN. wajib yang harus ada di lembaga pendidikan, baik lembaga pendidikan formal

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Pendidikan merupakan suatu proses pengubahan sifat dan tata laku

PENGANGKUTAN BARANG DI JALUR PANTURA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan

BAB I PENGANTAR. 1.1 Latar Belakang. ini telah menjadi pendorong pada integrasi kota-kota besar di Indonesia, dan juga di

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penulisan

1.1 Sejarah Penemuan dan Perkembangan Kereta Api Sejarah Perkembangan Perkeretaapian di Indonesia.1

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) FILSAFAT KEBUDAYAAN DISUSUN OLEH: DRA. SARTINI, M.HUM.

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11/PRT/M/2011 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN JALAN KHUSUS

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) PENGEMBANGAN INDUSTRI PERDESAAN GEP OLEH. DRS. AGUS SUTANTO. M.SC

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) PERANCANGAN BANGUNAN TEKNIK SIPIL TRANSPORTASI OLEH: IR. DEWANTI, MS

BAB I PENDAHULUAN. Kisaran terbagi menjadi dua kecamatan yaitu Kecamatan Kisaran Timur dan

Kode Dokumen. Versi. Kemahasiswaan. Institut Teknologi. 8 April

PERENCANAAN TRAYEK KERETA API DALAM KOTA JURUSAN STASIUN WONOKROMO STASIUN SURABAYA PASAR TURI TUGAS AKHIR

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM Nomor : 11 /PRT/M/2011 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN JALAN KHUSUS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

MATA KULIAH PEMBELAJARAN TERPADU (PSD SKS)

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. penelitian konservasi. Dengan evaluasi tersebut akan dapat ditemukan metode yang

BUKU RANCANGAN PENGAJARAN

BAB I PENDAHULUAN. budaya karena dapat membantu melestarikan warisan budaya sebagai jati diri

KONTRAK PEMBELAJARAN. : Ariesa Pandanwangi, M.Sn. Hari Pertemuan/ Jam : / Tempat Pertemuan : Ruang Teori 1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

RISET OPERASI AGRIBISNIS

OLEH HERIBERTUS JAKA TRIYANA

BAB 1 PENDAHULUAN. jasa, dagang ataupun industri. Hal tersebut ditunjukkan dengan banyaknya

BAB I PENDAHULUAN. Belajar adalah proses perubahan tingkah laku yang dinyatakan dalam

BAB I PENDAHULUAN. dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

I-1 BAB I PENDAHULUAN

Proses Perencanaan Komprehensif: Praktek Proses Penyusunan RTRW Provinsi-Kabupaten-Kota

PEMETAAN DAN PENENTUAN POSISI POTENSI DESA

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Implementasi Pendidikan Politik

PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Pembangunan ekonomi merupakan salah satu bagian penting dari

GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN (GBRP) SEMESTER B DEPARTEMEN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK USU

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER PERILAKU KONSUMEN (EKM 2 104/3 SKS)

STANDAR ISI PEMBELAJARAN

BAB I PENDAHULUAN. Kegiatan yang dilakukan untuk melestarikan dan merawat Benda Cagar

PENGEMBANGAN STASIUN KERETA API TUGU YOGYAKARTA DENGAN FASILITAS SHOPPING MALL

MATA KULIAH EKOWISATA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

1. Identitas mata kuliah : Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA)

SILABUS MATA KULIAH S-1 PGSD GURU KELAS SEMESTER GANJIL 2011

1. Identitas mata kuliah : Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA)

RPKPS MATA KULIAH KONSERVASI TANAH DAN AIR (PNT SKS)

BAB I PENDAHULUAN. sepatutnyalah potensi Sumberdaya Budaya (Culture Resources) tersebut. perlu kita lestarikan, kembangkan dan manfaatkan.

STANDAR ISI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA, FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP SM 04.

Prasyarat : -- : Pilihan bebas

BAB I Pendahuluan I-1

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan karya bersama yang berlangsung dalam. suatu pola kehidupan insan tertentu serta pendidikan merupakan tuntutan

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) PENGENDALIAN SEDIMEN DAN EROSI

PERENCANAAN JEMBATAN LAYANG PERLINTASAN KERETA API KALIGAWE DENGAN U GIRDER

PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN PENGGUNAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS Fitri Fajar SMA Negeri 1 Makassar

KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS GADJAH MADA Nomor: UGM/FA/114/UM/01/39 Tentang SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB V A. KESIMPULAN. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan untuk penyusunan karya

DESKRIPSI MATA KULIAH FASILITAS DAN PERLENGKAPAN PENJAS. Oleh. Drs. Yoyo Bahagia, M. Pd Sufiyar Mujianto, M. Pd

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Umum. Jalan adalah sarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk

Transkripsi:

Nama Mata Kuliah Kode/SKS Semester Status : Arkeologi Transportasi dan Industri : BDP 3632/2 SKS : III/ ganjil : Pilihan Deskripsi Mata Kuliah : Dalam kurikulum arkeologi yang terbaru ini (2000) tercantum mata kuliah Arkeologi Transportasi dan Industri sebagai mata kuliah baru dengan status sebagai mata kuliah pilihan. Pilihan tema ini berkaitan dengan mata kuliah-mata kuliah lainnya. Salah satu yang mendukung dalam perkuliahan ini adalah Arkeologi Kesejarahan, yaitu suatu pendekatan baru dalam dunia arkeologi yang melihat bahwa artefak pada masa sejarah pun sangat penting untuk dikaji. Sementara mata kuliah lain yang berhubungan erat dan menjadi salah satu kajian untuk menganalisis Arkeologi Transportasi dan Industri adalah Arkeologi Ekonomi. Arkeologi Transportasi dan Industri dipandang relevan untuk dibicarakan mengingat dalam proses kebudayaan manusia khususnya kebudayaan materi ditemui tinggalan dari kegiatan transportasi dan industri. Sementara itu dalam kaitannya dengan mata kuliah di Jurusan Arkeologi yang lain adalah Arkeologi militer. Hal ini berkaitan dengan suatu kenyataan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia berhubungan sangat erat dengan mobilitas militer, khususnya pada masa kolonial. Relevansinya bagi disiplin lain ialah dalam panggung sejarah Indonesia terlihat pada pembahasan sejarah sosial ekonomi. Tidak hanya itu dalam Arkeologi dan Sejarah perkotaan pun perkuliahan ini sangat relevan untuk dikan mengingat perkembangan sebuah kota tidak terlepas dari peran transport dan industri. Tidak ketinggalan dalam Arkeologi Kesejarahan (Historical Archaeology), Arkeologi Transportasi dan Industri memegang peranan yang sangat vital untuk dibahas karena kedudukannya yang sangat sentral baik ditinjau dari segi Ilmu Sejarah maupun Arkeologi sendiri. Tujuan Pembelajaran : 1. Peserta kuliah mampu memahami mata kuliah ini secara teoretis dan dapat mengaplikasikannya pada penelitianpenelitian Arkeologi Transportasi dan Industri masa kini 2. Peserta kuliah dapat menelaah isu-isu kekinian yang berhubungan dengan Transportasi dan Industi lewat data-data bendawi. Materi Pembelajaran : Perkuliahan Arkeologi Transportasi dan Industri ini akan dibagi menjadi 14 Minggu pertemuan dalam satu semester (11 kali tatap muka, 1 kali observasi lapangan, 2 kali ujian). Universitas Gadjah Mada 1

Kegiatan tidak terjadual dilakukan untuk menambah data yang diperoleh di kelas dengan pencarian di perpustakaan dan di lapangan. Topik-topik yang akan dibahas dalam satu semester sebagai berikut: 1. Konsep tentang Arkeologi Transportasi dan Industri, 2. Ilmu-ilmu bantu yang berhubungan dengan mata kuliah ini, 3. Pengenalan mengenai artefak-artefak Arkeologi Transportasi dan Industri, 4. Kawasan Transportasi dan Industri dalam satu sistem perkotaan, dan Keluaran Pembelajaran 1. Peserta kuliah mempunyai kecakapan menelaah permasalahan Arkeologi Transportasi dan Industri melalui sinergi dengan mata kuliah Arkeologi Kesejarahan. 2. Peserta kuliah mempunyai kecakapan dalam mengamati bendabenda materi yang berhubungan dengan sistem transportasi dan industri beserta permasalahannya. 3. Peserta kuliah mempunyai kemampuan untuk menelaah isu-isu yang berhubungan dengan masalah transportasi dan industri pada masa kini. Universitas Gadjah Mada 2

KEDUDUKAN MATA KULIAH ARKEOLOGI TRANSPORTASI DAN INDUSTRI PADA PROGRAM S1 JURUSAN ARKEOLOGI Universitas Gadjah Mada 3

KONSTRUKSI PEMBENTUKAN KOMPETENSI MATA KULIAH ARKEOLOGI TRANSPORTASI DAN INDUSTRI 1. Peserta kuliah mempunyai kecakapan menelaah permasalahan Arkeologi Transportasi dan lndustri melalui sinergi dengan mata kuliah Arkeologi Kesejarahan. 2. Peserta kuliah mempunyai kecakapan dalam mengamati benda-benda materi yang berhubungan dengan sistem transportasi dan industri beserta permasalahannya, sehingga dapat mengenali nilai potensinya. 3. Peserta kuliah mempunyai kemampuan untuk menelaah isu-isu yang berhubungan dengan masalah transportasi dan industri pada masa kini. Menejemen Sumberdaya Arkeologi 1. Penyelamatan artefak-artefak arkeologi transportasi dan industri 2. Pemanfaatan nilai potensi yang ada di dalamnya guna keperluan pariwisata, museum transportasi dan industri, dan penelitian ilmu lainnya. 3. Konservasi Rencana kegiatan pembelajaran mingguan: Rencana perkuliahan sselama satu semester direncanakan dalam waktu 14 minggu. Dari durasi waktu tersebut dibagi menjadi 11 kali pertemuan dalam kelas, 1 kali observasi lapangan, dan 2 kali ujian (tengah semester dan akhir semester). Universitas Gadjah Mada 4

Rincian materi pembelajaran mingguan Minggu Topik/pokok bahasan Metode ke- pembelajaran & bentuk kegiatan Ceramah, OHP, 1 Arkeologi Transportasi dan Industri Ceramah, OHP, sebagai Pengantar tanya jawab. 1. Latar Belakang 2. Konsep Arkeologi Transportasi dan Industri secara umum 2 Arkeologi Transportasi dan Industri Ceramah dan Dalam ruang kajian Arkeologi Kesejarahan 1. Arti penting kajian dari Arkeologi Kesejarahan 2. ilmu-ilmu bantu Arkeologi Transportasi dan Industri 3 & 4 Pengenalan artefak Arkeologi Transportasi Ceramah dan 1. Sumber data mengenai kehidupan transportasi air 2. Manfaat dalam kehidupan politik, ekonomi, dan sosial dari transportasi air 5 & 6 Pengenalan artefak Arkeologi Transportasi Ceramah dan 1. jenis-jenis perahu 2. Perahu tradisional yang masih ada sekarang 7 Ujian tengah semester Studi kasus terhadap hasil temuan yang didapatkan dari sumber-sumber data 8 Pengenalan artefak Arkeologi Transportasi Ceramah dan dan Industri 1. Artefak transportasi darat 2. konsekuensi pembaharuan trasnportasi darat Universitas Gadjah Mada 5

9 Pengenalan artefak Arkeologi Transpor- Ceramah dan tasi dan Industri 1. Jaringan rel kereta api 2. Menejemen jaringa rel 10 Pengenalan artefak Arkeologi Transpor- Ceramah dan tasi dan Industri 1. Kereta api pembawa perubahan transportasi 2. jenis-jenis kereta api 11 Pengenalan artefak Arkeologi Transpor- Ceramah dan tasi dan Industri 1. Setasiun kereta api Tawang Semarang 2. Tataruang setasiun 3. Keletakan setasiun dalam tataruang kota 12 Pengenalan kawasan industri Ceramah dan 1. Kawasan Industri Ngagel Surabaya 2. Latar belakang pendirian 3. Faktor-faktor pemilihan lokasional 13 Observasi lapangan pengenalan artefak Studi lapangan Arkeologi Transportasi dan Industri 14 Ujian Akhir Semester Universitas Gadjah Mada 6