DAFTAR LAMPIRAN...xi

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 4 TEMUAN DAN PEMBAHASAN. merumuskan indikator dan konsep pada submateri pokok kenaikan titik didih

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian dan pengembangan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D).

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Belajar merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam

BAB I PENDAHULUAN. sifat, dan perubahan materi, serta energi yang menyertai perubahan materi

BAB I PENDAHULUAN. Ilmu kimia merupakan bagian dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yaitu

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan bagian dari research and development (penelitian

Kegiatan Belajar 1: Sifat Koligatif Larutan. Menguasai teori aplikasi materipelajaran yang diampu secara mendalam pada kimia larutan.

BAB I PENDAHULUAN. Beberapa penelitian terhadap pembelajaran kimia menunjukkan bahwa

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. cara. Secara umum strategi ialah suatu garis besar haluan dalam bertindak

BAB I PENDAHULUAN. Kimia merupakan salah satu pelajaran sains yang tidak hanya perlu

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Metode Penelitian Skripsi ini merupakan bagian dari payung penelitian Research and

BAB I PENDAHULUAN. Ilmu kimia merupakan ilmu yang mempelajari tentang struktur, susunan,

BAB I PENDAHULUAN. Kimia merupakan suatu disiplin ilmu yang mempelajari mengenai materi,

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. Sebagai bagian dari ilmu sains, kimia merupakan salah satu mata pelajaran

WUJUD ZAT. 1. Fasa, Komponen dan Derajat Bebas

BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN. Dalam pengembangan strategi pembelajaran intertekstual pada materi

I. Judul : Membandingkan Kenaikan Titik Didih Larutan Elektrolit dan Non-Elektrolit.

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. ABSTRACT... ii. KATA PENGANTAR... iii. UCAPAN TERIMA KASIH... iv. DAFTAR ISI... v. DAFTAR TABEL... viii. DAFTAR GAMBAR...

DAFTAR ISI LEMBAR PERNYATAAN... ABSTRAK... KATA PENGANTAR... UCAPAN TERIMAKASIH... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...

BAB I PENDAHULUAN. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan

BAB I PENDAHULUAN. Ilmu kimia merupakan salah satu cabang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Pilihan Ganda Soal dan Jawaban Sifat Koligatif Larutan 20 butir. 5 uraian Soal dan Jawaban Sifat Koligatif Larutan.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

2. Fase komponen dan derajat kebebasan. Pak imam

LEMBAR KERJA SISWA 4

Kimia Fisika Bab 6. Kesetimbangan Fasa OLEH: RIDHAWATI, ST, MT

LAPORAN HASIL PENELITIAN

BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN. Untuk mengembangkan strategi pembelajaran pada materi titrasi asam basa

SMP kelas 7 - FISIKA BAB 2. Klasifikasi BendaLatihan Soal 2.1

FISIKA 2. Pertemuan ke-4

Sifat Koligatif Larutan

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

Sulistyani M.Si

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

BAB I PENDAHULUAN. Pada dasarnya kimia dibentuk dari berbagai konsep dan topik abstrak.

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Kata media berasal dari bahasa latin yaitu medius yang secara harfiah berarti

Rima Puspa Aryani : A1C311010

TITIK DIDIH LARUTAN. Disusun Oleh. Kelompok B-4. Zulmijar

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. KENAIKAN TITIK DIDIH DAN PENURUNAN TITIK BEKU

BAB I PENDAHULUAN. sifat, dan perubahan materi, serta energi yang menyertai perubahan materi

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

KELARUTAN DAN GEJALA DISTRIBUSI. Oleh : Nur Aji, S.Farm., Apt

BAB I PENDAHULUAN. Hasil studi lima tahunan yang dikeluarkan oleh Progress in. International Reading Literacy Study (PIRLS) pada tahun 2006, yang

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR.. DAFTAR TABEL. DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN. A. Latar Belakang 1. B. Rumusan Masalah C. Batasan Masalah.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Lia Apriani, 2014

I Sifat Koligatif Larutan

Sifat Dasar Larutan Kelarutan Pengaruh Jenis Zat pada Kelarutan

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Belajar didefinisikan sebagai perubahan tingkah laku yang diakibatkan

Kelarutan & Gejala Distribusi

BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN. Dalam pengembangan strategi pembelajaran intertekstualitas pada materi

BY SMAN 16 SURABAYA : Sri Utami, S. P LAJU REAKSI KESIMPULAN

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA FISIKA I DIAGRAM TERNER (SISTEM ZAT CAIR TIGA KOMPONEN)

TUGAS KIMIA FISIKA KESETIMBANGAN FASE DISUSUN OLEH KELOMPOK 4 : ANDI AZIS RUSDI MOH. SOFYAN HARMILA EKA YULIASTRI

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

BAB I PENDAHULUAN. Ilmu kimia merupakan salah satu rumpun bidang IPA yang fokus

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

Perhatikan gambar diagram P-T berikut:

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA FISIKA II

BAB I PENDAHULUAN. Ilmu kimia merupakan ilmu yang mempelajari tentang strukur, susunan,

Diagram Segitiga dan Kesetimbangan Cair-Cair

SOAL REMEDIAL SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

Sifat Koligatif Larutan

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi

BAB I PENDAHULUAN. Ilmu kimia adalah ilmu yang termasuk ke dalam rumpun IPA yang

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK DASAR I SENTESIS BENZIL ALKOHOL DAN ASAM BENZOAT

I. PENDAHULUAN. Kimia adalah salah satu cabang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang diajarkan di

BAB II. KESEIMBANGAN

I. PENDAHULUAN. Pendidikan memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya

MENGUAP DAN MENDIDIH

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

2015 PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK TWO-TIER BERBASIS PIKTORIAL UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT

Xpedia Fisika. Soal Zat dan Kalor

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Soal dan Pembahasan. Soal dan Pembahasan Fraksi Mol. 1.Tentukan kemolalan larutan dari 0,01 mol NaOH dalam 200 gram air!

BAB IV. PERHITUNGAN STAGE CARA PENYEDERHANAAN (Simplified Calculation Methods)

PENGANTAR ILMU KIMIA FISIK. Subtitle

Sifat koligatif larutan. Pak imam

STOIKIOMETRI LARUTAN. Andian Ari Anggraeni, M.Sc

Kesetimbangan Fasa Bab 17

L A R U T A N d a n s i f a t k o l i gat if l a r u t a n. Putri Anjarsari, S.S.i., M.Pd

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 11. KLASIFIKASI BENDALATIHAN SOAL BAB 11

Transkripsi:

DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... ix DAFTAR LAMPIRAN...xi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Rumusan Masalah... 3 1.3 Batasan Masalah... 4 1.4 Tujuan Penelitian... 4 1.5 Manfaat Penelitian... 5 1.6 Penjelasan Istilah... 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Strategi Pembelajaran... 7 2.2 Representasi Kimia... 10 2.3 Intertekstual... 12 2.4 Deskripsi Materi Penurunan Tekanan Uap Larutan... 15

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian... 18 3.2 Desain Penelitian... 18 3.3 Objek Penelitian... 21 3.4 Instrumen Penelitian... 21 3.5 Prosedur Pengumpulan Data... 21 3.6 Pengolahan Data... 23 BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Merumuskan Indikator dan Konsep pada Submateri Pokok Penurunan Tekanan Uap Larutan... 26 4.1.1 Analisis Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar... 26 4.1.2Merumuskan Indikator dan Konsep pada Submateri Pokok Penurunan Tekanan Uap Larutan... 28 4.1.3 Validasi Kesesuaian Indikator dan Konsep terhadap Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar... 32 4.1.4 Revisi Indikator dan Konsep Submateri Pokok Penurunan Tekanan Uap Larutan... 32 4.2 Pengembangan Representasi Level Makroskopik, Mikroskopik dan Simbolik Pokok Penurunan Tekanan Uap Larutan... 36 4.2.1 Analisis Buku-buku Teks Kimia Tingkat SMA dan Universitas untuk Melihat Representasi Level Makroskopik, Mikroskopik dan Simbolik Penurunan Tekanan Uap Larutan... 36

4.2.2 Pengembangan Representasi Level Makroskopik, Mikroskopik dan Simbolik pada Submateri Pokok Penurunan Tekanan Uap Larutan... 67 4.2.3 Validasi Kesesuaian Representasi Level Makroskopik, Mikroskopik dan Simbolik terhadap Konsep... 73 4.2.3 Revisi Representasi Level Makroskopik, Mikroskopik dan Simbolik 74 4.3 Pengembangan Deskripsi Pembelajaran... 82 4.3.1 Pengembangan Deskripsi Pembelajaran Intertekstual pada Submateri Pokok Penurunan Tekanan Uap Larutan... 82 43.2 Presentasi Deskripsi Pembelajaran Intertekstual pada Submateri Pokok Penurunan Tekanan Uap Larutan... 85 4.3.3 Revisi Deskripsi Pembelajaran Intertekstual pada Submateri Pokok Penurunan Tekanan Uap Larutan... 93 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan... 98 5.2 Saran... 99 DAFTAR PUSTAKA... 100 LAMPIRAN... 102

DAFTAR TABEL Tabel 4.1 Rincian Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar... 27 Tabel 4.2 Rincian Perumusan Indikator dan Konsep... 29 Tabel 4.3 Rincian Indikator dan Konsep setelah direvisi... 35 Tabel 4.4 Daftar Buku Tingkat SMA yang Dianalisis... 37 Tabel 4.5 Daftar Buku Tingkat Universitas yang Dianalisis... 37 Tabel 4.6 Penurunan Tekanan Uap Jenuh Teoritis Berbagai Jenis Larutan Nonelektrolit dalam Air pada Suhu 20 o C... 60 Table 4.7 DataHasil Percobaan Penurunan Tekanan Uap Larutan Manitol, C 6 H 14 O 6 dalam Air pada Suhu 20 o C (p o = 17,54 mmhg)... 60

DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Representasi kimia (Johnstone, 1982)... 11 Gambar 2.2 Diagram P-T... 15 Gambar 3.1 Desain Penelitian... 19 Gambar 4.1 Zat cair dalam ruang tertutup akan mengadakan kesetimbangan dengan uap jenuhnya... 38 Gambar 4.2 Penguapan suatu pelarut murni dalam wadah tertutup... 39 Gambar 4.3 (a) Waktu mula-mula terjadi penguapan, kecepatan penguapan lebih besar dari kecepatan kondensasi. (b) Ketika terjadi kesetimbangan maka kecepatan penguapan sama dengan kecepatan kondensasi...41 Gambar 4.4. Distribusi Energi Kinetik dalam cairan. Daerah bayangan adalah jumlah fraksi molekul yang mempunyai Energi Kinetik sama atau lebih besar daripada energi minimum yang diperlukan untuk menguap...42 Gambar 4.5 A. molekul- molekul dalam wujud cair menguap B. molekul- molekul masuk dan meninggalkan cairan dengan kecepatan yang sama...43 Gambar 4.6 Pengaruh suhu pada distribusi kecepatan molekul dalam cairan... 45 Gambar 4.7 Dengan mendorong pompa ke bawah volume udara menjadi kecil, sedangkan tekanan menjadi besar jika gas

tidak dapat ke luar melalui selangnya...46 Gambar 4.8 Perbandingan jumlah partikel pelarut di fase gas dalam pelarut murni dan larutan.... 48 Gambar 4.9 Grafik Tekanan terhadap Waktu... 51 Gambar 4.10 Uap di permukaan larutan garam hanya terdiri dari uap air, sedangkan uap di permukaan larutan alkohol terdiri dari uap air dan uap alkohol.... 52 Gambar 4.11 a) kesetimbangan cair-uap untuk pelarut murni. (b) bila mengandung solute yang tidak mudah menguap (takatsiri), kecepatan penguapan solven akan menjadi lebih kecil dan tekanan uapnya menjadi rendah.... 56 Gambar 4.12 (A) Keadaan awal dari pelarut murni dan larutan. (B) Setelah waktu tertentu, terjadi transfer pelarut ke dalam larutan melalui penguapan... 57 Gambar 4.13 Perbandingan jumlah partikel dalam fase uap pada pelarut murni dan larutan... 58 Gambar 4.14 Pengaruh zat terlarut terhadap tekanan uap larutan... 59 Gambar 4.15. Diagram fasa larutan relatif terhadap pelarutnya... 62 Gambar 4.16. Pengaruh dari zat terlarut tidak mudah menguap pada diagram fasa air... 62 Gambar 4.17. Pengaruh dari zat terlarut tidak mudah menguap pada diagram fasa air... 63

Gambar 4.18. Perbandingan jumlah partikel dalam larutan elektrolit dan nonelektrolit.... 65 Gambar 4.19 Gambaran Molekul-molekul air ketika menguap... 68 Gambar 4.20 Gambaran Molekul-molekul dalam Larutan Etanol dan Gula... 70 Gambar 4.21 Gambaran molekul-molekul dalam larutan gula dan garam... 73

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1.1. Hasil Validasi Tabel Kesesuaian Indikator dan Konsep terhadap Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar... 108 1.2. Tabel Analisis Buku-buku Teks Kimia Tingkat SMA dan Universitas untuk melihat Representasi Level Makroskopik, Mikroskopik dan Simbolik pada Submateri pokok Penurunan Tekanan Uap Larutan... 116 1.3. Tabel Hasil Validasi Kesesuaian Representasi Level Makroskopik, Mikroskopik dan Simbolik pada Submateri pokok Penurunan Tekanan terhadap Konsep 133 1.4 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran... 148 RIWAYAT HIDUP... 187