PENGEMASAN DISTRIBUSI

dokumen-dokumen yang mirip
MODA TRANSPORTASI LAUT. Setijadi

KEMASAN TRANSPOR 31 October

DAFTAR ISTILAH. Kapal peti kemas (containership) : kapal yang khusus digunakan untuk mengangkut peti kemas yang standar.

KULIAH V KEMASAN KAYU. Tujuan Instruksional Khusus (TIK) pada pertemuan ini adalah : - mampu mengaplikasikan kemasan kayu pada bahan pangan.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Teknologi Penanganan Panen Dan Pascapanen Tanaman Jeruk

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. mana kapal dapat bertambat untuk bongkar muat barang, kran-kran untuk bongkar

Kekhususan Jual Beli Perusahaan

Peluang Usaha Budidaya Cabai?

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. laporan Tugas Akhir ini. Adapun penelitian terdahulu yang penulis ulas

Pengemasan ular hidup melalui sarana angkutan udara

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Bunga. Sayuran. Cold Storage. Hortikultura

Lex et Societatis, Vol. II/No. 8/Sep-Nov/2014. INCOTERMS DALAM KAJIAN HUKUM DAGANG INTERNASIONAL Oleh : Lusy K.F.R. Gerungan

PERSYARATAN UMUM DAN PERSYARATAN TEKNIS GUDANG TERTUTUP DALAM SISTEM RESI GUDANG

KEPUTUSAN DIREKSI (Persero) PELABUHAN INDONESIA II NOMOR HK.56/2/25/PI.II-02 TANGGAL 28 JUNI 2002

II. PENGAWETAN IKAN DENGAN PENGGARAMAN & PENGERINGAN DINI SURILAYANI

BAB I PENDAHULUAN. kemampuan yang rendah dalam melakukan muat-bongkar barang dan upah. terciptanya peti kemas (container) (Amir MS, 2004:111).

Deskipsi (S. Imam Wahyudi & Gata Dian A.) Menjelaskan tentang fasilitas Pelabuhan di darat meliputi : fasilitas-fasilitas darat yang berada di

BAB 2 LANDASAN TEORI

TEKNOLOGI DAN SARANA PASCA PANEN MANGGIS

BAB I PENDAHULUAN. mereka. Adanya perbedaan kekayaan alam serta sumber daya manusia

BAB II STUDI PUSTAKA

PENGEMASAN DAN PENYIMPANAN PRODUK INDUSTRI RUMAH TANGGA PANGAN (IRTP)

PANDUAN PENGEMASAN KEMASAN TEPAT UNTUK PENGEMASAN YANG TEPAT UNTUK BARANG-BARANG BESAR & MENGGUNAKAN PALET. DHL Express Excellence. Simply delivered.

BAB I PENDAHULUAN. Tomat termasuk tanaman sayuran buah, yang berasal dari benua Amerika

BAB I PENDAHULUAN. Terminal Peti Kemas (TPK) Koja merupakan salah satu pelabuhan yang memberikan

Seluk-Beluk Jasa Pengiriman Barang yang Perlu Diketahui

BAB II LANDASAN TEORI. terutama mengenai peraturan kepabeanan dan dilakukan oleh seorang

PENGGUDANGAN DAN PENYERAHAN

Ir. Dicky Gumilang, MSc. Manajemen Rantai Pasokan

PENANGANAN PASCA PANEN

PEMBUATAN PETI/PALKA BERINSULASI

PENANGANAN MUATAN. Dosen : Haryono Putro

ANALISIS KINERJA OPERASIONAL BONGKAR MUAT PETI KEMAS PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG

Sanitasi Penyedia Makanan

BAB II LANDASAN TEORI. Perdagangan Internasional atau International Business dapat

Gambar. Diagram tahapan pengolahan kakao

QUIZ PENGENALAN MATA KULIAH

Ketentuan gudang komoditi pertanian

189. Setiap kuantitas yang lebih besar dari 50 liter harus dihapus dari ruang ketika tidak digunakan dan disimpan di toko yang dirancang dengan baik

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Pemahaman Judul Tanjung Emas Container (Peti Kemas) Apartement

TINJAUAN PUSTAKA. menahan gaya angkat keatas. Pondasi tiang juga digunakan untuk mendukung

BAB IV PEMILIHAN MATERIAL DAN INSTALASI

PENGAWETAN KAYU. Eko Sri Haryanto, M.Sn

SNI 0123:2008. Standar Nasional Indonesia. Karton dupleks. Badan Standardisasi Nasional ICS

Pujianto, SE DINAS PERINKOP DAN UMKM KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2015

Terminal kargo bandar udara

Konveyor check in adalah interface antara penumpang dan sistem penanganan bagasi. Konveyor ini didesain untuk menjamin kapasitas loading yang mudah.

KARDUS BOX ARSIP STANDAR KARDUS ARSIP. SPESIFIKASI Bahan Kardus Arsip terbuat dari

PETUNJUK PENGOPERASIAN

Faktor Yang Berpengaruh. Mutu komoditas Metode pemanenan dan penanganannya Pendinginan awal (pre-cooling) Sanitasi ruangan penyimpanan

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

MENTERIPERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR: KM. 43 TAHUN 2010

KEMASAN ASEPTIS DAN SISTEM STERILISASI PRODUK

BAB V PENGEMBANGAN DESAIN KOMPONEN DINDING PREFABRIKASI

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. Gambar 9. Pola penyusunan acak

Ir. Dicky Gumilang, MSc. Manajemen Rantai Pasokan

2. DETONATOR 1. DEFINISI BAHAN PELEDAK

Kemasan Alumunium dan Alumunium Foil

Perbedaan GH di daerah Tropis dan Sub Tropis. Keunggulan Tanaman dalam GH

Pengemasa Makanan. Oleh: Ilzamha Hadijah Rusdan, S.TP., M.Sc

Kargo adalah semua barang yang dikirim melalui udara (pesawat terbang), laut (kapal) atau darat baik antar wilayah atau kota di dalam negeri maupun

BANGUNAN PERTANIAN SYARAT MUTU RUMAH TANAMAN GREENHOUSE

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. H.Yusdin Abdullah dan sebagai pimpinan perusahaan adalah Bapak Azmar

Handling dan Tata Cara Pemakaian Tabung ELPIJI.hingga. ke Outlet

PENYIMPANAN SEMENTARA LIMBAH B3

Penanganan Hasil Pertanian

[Pemanenan Ternak Unggas]

V. GAMBARAN UMUM P4S NUSA INDAH

2. Pengoperasian Cam-lock

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

HANDOUT Tujuan Instruksional Umum Mahasiswa mampu memahami dan memiliki pengetahuan tentang penyimpanan bahan pada katering pelayanan lembaga

struktur dinding diafragma adalah dengan menjaga agar jangan sampai

BAB VII. bahan Papan-papan, balokbalok, tikar, kertas, terpal, sasak, plastik, dan tali.

III. METODOLOGI. A. Tempat dan Waktu. B. Alat dan bahan. C. Posedur Penelitian. 1. Perancangan Kemasan

BAB II PEMBAHASAN MATERI. industri, tempat penyimpanan dan pembongkaran muatan dan sebagainya. Jumlah

BAB IV PENGEMASAN VACUUM DAN CUP SEALER

BAB II PEMBAHASAN MATERI

Lampiran 1. Pengukuran tingkat penerapan Good Manufacturing Practice

PENDAHULUAN PENDAHULUAN PENDAHULUAN 27/07/2010. Efek Limbah Batubara. Pencemaran Logam Berat (Pb, Cr, Ar) Pencemaran lindi limbah batubara

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN LEMARI PENDINGIN (REFRIGERATOR) DOMO

SIMULASI SISTEM PENANGANAN DI LAPANGAN PENUMPUKAN PETI KEMAS

Ikan segar - Bagian 3: Penanganan dan pengolahan

MODUL POWER THRESHER. Diklat Teknis Dalam Rangka Upaya Khusus (UPSUS) Peningkatan Produksi Pertanian dan BABINSA

PEDOMAN PEMERIKSAAN (KOMISIONING) INSTALASI TENAGA LISTRIK

TEKNIK PENGEMASAN DAN PENYIMPANAN KEMASAN KERTAS DAN PLASTIK

Didesain agar nyaman dan tahan lama.

DASAR HUKUM BERLAKUNYA BEDING SYARAT-SYARAT (BEDING) DALAM JUAL BELI PERNIAGAAN ISI BEDING JUAL BELI LOKO 11/8/2014. Ps BW:

BAB V PRAKTEK PRODUKSI YANG BAIK

PENANGANAN PASCA PANEN YANG BAIK (GOOD HANDLING PRACTICES/GHP) RIMPANG

KEMASAN ASEPTIS DAN SISTEM STERILISASI PRODUK

Penyimpanan Obat. Standar penyimpanan obat yang sering di gunakan adalah sebagai berikut :

Souvia Rahimah Pengemasan Ikan

Rancangan Kemasan Berbahan Karton Gelombang untuk Individual Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.)

BAB II PEMBAHASAN MATERI. digunakan untuk memindahkan muatan di lokasi atau area pabrik, lokasi

Panduan penggunamu. ZANKER TD4213

Transkripsi:

PENGEMASAN DISTRIBUSI Oleh : ADE ISKANDAR adeiskandar63@yahoo.com mitraniagaindonesia@yahoo.com HP : 081318051500

Fungsi : PENGEMASAN DISTRIBUSI Penanganan dan Transportasi Produk Sampai di Konsumen Produk : Agriculture/Agroindustri Apa Yang harus direncanakan Dalam Distribusi Produk Agro : Bisnis pertanian sangat kompetitif dan penuh resiko -- Cari informasi sebanyak-banyaknya (pemerintah dan importir) o Tentukan hal-hal berikut : Apakah produk diijinkan masuk negara/wilayah? Adakah pasarnya untuk produk tersebut? Apa saja kebutuhan : mutu, jumlah, pengemasan, dokumentasi dan frekuensi pengiriman Apakah harga yang diproyeksikan akan mampu menutupi biaya produksi, pengemasan, transfortasi, asuransi, pemasaran dan keuntungan yang diharapkan? Apakah bentuk transportasi yang tepat, tersedia pada saat produk siap diangkut?

KETENTUAN KEMASAN DALAM TRANSPORTASI Kemasan yang cocok untuk suatu produk sangat penting untuk pemeliharaan mutu produk selama transportasi Kemasan berfungsi menjaga produk dan menyiapkan penanganan selama pengapalan Kemasan transportasi harus menjadi pengaman terhadap : Penanganan kasar selama bongkar muat Tekanan dari kemasan yang ditumpuk diatasnya Benturan dan getaran Kelembaban yang tinggi Pengemasan yang kurang baik selama transportasi akan membawa Ke kerusakan, pembusukan, harga jatuh, atau bahkan penolakan oleh konsumen Material kemasan transportasi : Fiberboard Kayu Kertas bentuk bin, box, crate, tray, lug, bag, baket Plastik foam

BEBERAPA CARA MENINGKATKAN FUNGSI KEMASAN Fiberboard dilapisi dengan wax untuk produk yang dikemas dengan pendingin, es atau basah Bantalan/pad untuk menurunkan memar : kertan, bantalan, Menyediakan kelembaban, chemical treatment Kemasan Plastik : Tahan uap air Plastik berlubang : pertukaran gas dan mencegah RH berlebih Plastik tertutup : memofifikasi atmosfir dalam kemasan dengan menurunkan konsentrasi O2 dan atau menambah konsentrasi CO2/N2 Kemasan Kertas dan foam Insulasi produk dari panas/dingin saat diangkut dingin

TIPE KEMASAN CORRUGATED FIBERBOARD UNTUK TRANSPORTASI Regular Slotted Container : Konstruksi sederhana, sangat populer, kurang kuat tumpukan, ekonomi dalam penyimpanan, efisien Half Telescopic Container : Mudah dibuka, cukup efisien, mudah untuk pengangkutan Full Telescopic Container : Dibuat untuk meningkatkan kekuatan tumpuk tetapi kurang ekonomis Bliss Box Dual Wood and corrugated structure Spesial construction untuk meningkatkan daya tumpuk, tetapi kurang ekonomis, kaku dan tak bisa dilipat

REGULAR SLOTTED CONTAINER/BOX

HALF TELESCOPIC BOX

FULL TELECCOPIC BOX

BLISS BOX

STANDARISASI KEMASAN STANDARISASI Ukuran kemasan awalnya berbeda-beda standarisasi kemasan Mengurangi macam/jenis kemasan oleh produser kemasan dan pengguna Ukuran kemasan yang berbeda-beda distandarkan Meningkatkan daya guna dengan kemasan lain (pallet, petikemas dll) Compatible 90-100 persen dari permukaan palet yang banyak digunakan Palet standar 1219 x1016 mm atau 48 x 40 inchi Menyediakan satuan muatan dan muatan dalam palet yang lebih stabil Menurunkan biaya pemasaran dan transportasi Ada 11 ukuran kemasan yang direkomendasikan MUM* USDA Ukuran luar dimensi panjang dan lebar kemasan Cara penyusunan kemasan dalam palet standar *MUM : Modulation, Utilization and Mechanization. Projeck pengembangan standarisasi dan satuan muatan yang dilakukan industri buah dan sayur USDA

SATUAN MUATAN (Unit Load) Untuk tujuan pengapalan dan penerimaan produk dalam jumlah besar dari penanganan kemasan secara individu telah berubah menjadi satuan muatan dalam pallet Satuan muatan menyediakan : Mengurangi penanganan kemasan secara individu pada saat bongkar muat Mengurangi kerusakan kemasan dan isinya Mempercepat bongkar Operasi distribusi lebih efisien Produk lebih awet Satuan muatan Meliputi : Standar pallet (1219x1016 mm = 48 x 40 inchi) Penguncian antar kemasan secara vertikal (plastik, kawat, kardus) Kemasan dengan lubang untuk sirkulasi udara Lem (glue) antar kemasan menahan slip mendatar Jaring plastik menyelimuti kemasan muatan pallet Sudut penguat (kardus, plastik atau logam) Pita plastik/logam melingkari sudut penguat dan plastik

An example of a pallet load of MUM containers:

FORKLIFT

PALET

PALLET Pallet kayu harus kuat terhadap muatan Menediakan untuk penanganan dengan forklift dan penanganan pengangkutan pallet Disain dasar pallet dirancang agar sirkulasi udara baik/tidak menahan sirkulasi udara Pallet mempunya lantai cukup untuk menopang muatan (fiberboard box) Lembaran kardus berlubang dapat dihamparkan di atas lantai pallet untuk distribusi beban Kemasan yang tergantung/melebihi luas pallet atau kurang kencang pada pallet : Menurunkan kekuatan kemasan sampai 1/3 nya Kemasan penyok produk tertekan/terlipat Sulit bongkar muat Sulit menyimpanan di rak Pallet tanpa pengencang/jaring 3 lapis atas box harus cross stacked/silang stabilitas muatan

Meningkatkan stabilitas satuan muatan Balut dengan film wrap Pita Lem pada lapisan atas Kemasan harus kuat untuk tumpukan silang tanpa melipat Wraping film tidak digunakan untuk produk yang perlu ventilasi

STANDAR DIMENSI UKURAN PALLET DAN EFFISIENSI PENGGUNAANNYA (EF*) Cont 40 ft % EF Jml Pallet Cont 20 ft % EF Jml Pallet Panjangxlebar mm (inchi) Eropa 81,2 28 83,2 14 1000x800 (40x32) Amerika 87,7 20 99,7 10 1100x1100 (44x44) Eropa & Amerika 87,0 20 89,0 10 1200x1000 (48x40) * Perkiraan : karena adanya perbedaan dimensi kemasan yang dipergunakan

PETI KEMAS (CONTAINER)

TRUK PENGANGKAT PETI KEMAS

LABEL DAN MERK Label membantu mengidentifikasi dan promosi produk Membantu penerimaan barang untuk penyimpanan dan pengeluaran barang Kemasan dapat lebih menarik jika dicetak bersama label Pada beberapa kemasan label dipasang dengan lem atau cap Beberapa produk dengan kualitas tinggi diberi label secara individu untuk identifikasi oleh konsumen Semua kemasan harus diberi label dengan jelas dalam bahasa tujuan, meliputi Nama umum produk Berat bersih, jumlah dan atu volume Nama dagang dan nama dan alamat pengemas/pengangkut Ukuran dan mutu (jika digunakan standar) Suhu penyimpanan yang disarankan Instruksi penanganan Beberapapengangkut menyediakan jasa sortasi dan penyimpanan

UNIT PENANGANAN MUAT DAN PENGANGKUTAN 4 cara transportasi Darat Laut Udara : 1. truk 2. Kereta api : 3. Kapal kontainer : 4. Pesawat Jarak transportasi relatif dekat (<300 km/lokal) truk lebih fleksibel Transcontinental transportasi Kombinasi Makin jauh dan makin banyak cara transportasi dialami suatu produk Makin besar bahaya kerusakan Makin besar loss dan cost

TRANSPORTASI DARAT : TRUK Truk terbuka Truk berpendingin Truk penarik dan traller (yang ditarik) Ukuran 5,5 m s/d 7,5 m Dimensi secara umum harus mampu mengakomodasi standar pallet yang banya digunakan Truk Terbuka Dimensi (mm) Selang U/ kontaine 40 ft Panjang luar 7925-12802 12192 Panjang dalam 7813-12649 12040 Lebar dalam 2235-2364 2362 Tinggi dalam 1949-2711 2254

TRANSPORTASI DARAT : KERETA API

TRANSPORTASI LAUT : KAPAL LAUT

Transportasi Udara : Pesawat

PERALATAN PENGANGKUTAN/DISTRIBUSI AIR CARGO CONTAINERS (PETIKEMAS) AIR CARGO PALLET PETIKEMAS FORKLIFT CRANE DAN HOIST

PETI KEMAS CARGO UDARA BERPENDINGIN LD3 Max Cargo Weight : 1400 kg Es Kering : 56 kg CO2 Ukuran Dalam (UD) : 1460 x 1430 x 1410 mm3 Volume Dapat Dipakai : 3,5 m3 Pesawat : 747, L1011, DC10, A300, A310, 767 LD7/9 Max Cargo Weight : 5450 kg Es Kering : 91 kg CO2 Ukuran Dalam (UD) : 2940 x 2020 x 1430 mm3 Volume Dapat Dipakai : 8,6 m3 Pesawat : 747, L1011, DC10, 707, DC8,

PETI KEMAS CARGO UDARA BERPENDINGIN LD5/11 Max Cargo Weight : 3200 kg Es Kering : 56 kg CO2 Ukuran Dalam (UD) : 2940 x 1430 x 1430 mm3 Volume Dapat Dipakai : 6,0 m3 Pesawat : 747, L1011, DC10, BERINSULASI LD3 Max Cargo Weight : 1400 kg Ukuran Dalam (UD) : 1534 x 1562 x 1620 mm3 Volume Dapat Dipakai : 3,7 m3 Pesawat : 747, L1011, DC10, A300,A310,767

PETI KEMAS CARGO UDARA KERING TAK BERINSULASI LD3 Max Cargo Weight : 1500 kg Ukuran Dalam (UD) : 1450 x 1453 x 1550 mm3 Volume Dapat Dipakai : 4,3 m3 Pesawat : 747, L1011, DC10, A300,A310,767 LD7/9 Max Cargo Weight : 4350 kg pada pesawat 747 3700 KG pada pesawat l1011 Ukuran Dalam (UD) : 2160 x 3100 x 1550 mm3 Volume Dapat Dipakai : 10,0 m3 Pesawat : 747, L1011, DC10, 707, DC8

KERING TAK BERINSULASI PETI KEMAS CARGO UDARA LD11 Max Cargo Weight : 2900 KG PADA 747, DC10 2500 KG PADA L1011 Ukuran Dalam (UD) : 1470 x 3100 x 1550 mm3 Volume Dapat Dipakai : 7,0 m3 Pesawat : 747, L1011, DC10, PETI KEMAS CARGO UDARA FIBREBOARD Peti kemas tipe ini dilapisi lilin dan di dalamnya dimasukkan papan busa PS Sistem es kering dan tidak diperkenankan es batu sebagai pendingin EH Max Cargo Weight : 132 KG Ukuran Luar (UL) : 920 x 560 x 560 mm3 Max Muatan : 272 kg Pesawat : Semua Jenis

PETI KEMAS CARGO UDARA PETI KEMAS CARGO UDARA FIBREBOARD E Max Cargo Weight : 218 KG Ukuran Luar (UL) : 1070 x 740 x 650 mm3 Max Muatan : 272 kg Pesawat : Semua Jenis CO8 Max Cargo Weight : 868 KG Ukuran Luar (UL) : 1070 x 1470 x 1140 mm3 Max Muatan : 272 kg Pesawat : 747, L1011, DC10, A300, A310, 767 CO7 Max Cargo Weight : 1360 KG Ukuran Luar (UL) : 1480 x 1420 x 1480 mm3 Max Muatan : 544 kg Pesawat : 747, L1011, DC10, A300, A310, 767

PALLET CARGO UDARA PIP Max Cargo Weight : 4500 KG PADA 747 3860 KG PADA L1011 Ukuran Luar (UL) : 2430 x 3180 mm2 Max Loaded height : 1630 mm Volume Dapat Dipakai : 10 m3 Pesawat : 747, L1011, DC10, A300,

PALLET CARGO UDARA PGP Max Cargo Weight : 4500 KG Ukuran Luar (UL) : 2430 x 3180 mm2 Max Loaded height : 2438 mm MAIN DECK 1630 mm LOWER DECK Volume Dapat Dipakai : 16 m3 MAIN DECK : 11 M3 LOWER DECK Pesawat : 747, L1011, DC10, A300, A310 767 P98 Max Cargo Weight : 3090 KG PADA 747 DAN DC10 2635 KG PADA L1011 Ukuran Luar (UL) : 1530 x 3180 mm2 Max Loaded height : 1630 mm Volume Dapat Dipakai : 8 m3 Pesawat : 747, L1011, DC10, A300,

PETI KEMAS 20 FT Max Cargo Weight : 19.050 KG 6 m Ukuran Dalam(UD) : 5,29 x 2,18 x 2,02 m3 Volume Dapat Dipakai : 23,84 m3 40 FT Max Cargo Weight : 20.866 KG (refrigerated) 12 m 22.680 kg Ukuran Dalam(UD) : 11,33 x 2,28 x 2,19 m3 12 x 2,26 x 249 m3 Volume Dapat Dipakai : 58,14 m3 66 m3

PENGELOLAAN PETI KEMAS Sifat Container Non-collapcible container Collapcible container Jenis Container Dry Cargo Container Refrigerated Container Bulk Container Open side Container Open top Container Plat rack Container Bahan Baja Aluminium Fiber Glass Plywood

BAGIAN-BAGIAN KONTAINER Dinding (Wall) Dinding samping Dinding Ujung Tiang Sudut (corner post) Lubang-lubang sudut (Corner casting) Pintu (door) Jeruji Atap (roof rail) Atap (roop) Jeruji Samping Bawah (bottom side rail) Dasar (base) Bottom Cross Members Kerangka Samping (side frame)

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM MUATAN PADA PETI KEMAS FISIK PETI KEMAS KEBERSIHAN BERSIHKAN DENGAN UAP AIR PANAS KERUSAKAN DINDING, LANTAI, PINTU, ATAP PENGONTROL SUHU REFRIGERATED HARUS DIKALIBRASI SUHUNYA HAL-HAL YANG MUNGKIN MENULARI PRODUK BAU DARI PENGEPAKAN SEBELUMNYA SISA KIMIA BERACUN SERANGGA YANG BESARANG SISA MAKANAN MEMBUSUK PENYUMBATAN PADA PEMBUANGAN

PENYIMPANAN DAN MUATAN CAMPURAN SUHU DIREKOMENDASIKAN RH PRODUKSI ETHYLENE SATU SAMA LAIN SENSITIFITAS TERHADAP ETHYLENE HARUS KOMPATIBLE PRODUKSI BAU PENYERAPAN BAU

ISTILAH UMUM PENGELOLAAN PETI KEMAS FCL ----- full container load; LCL ----- less than container load; CY ----- container yard CFS ----- container freight station N

ICC dan Incoterms International Chamber of Commerce (ICC) atau Kamar Dagang Internasional yang berkedudukan di Paris. International Commercial Terms merupakan definisi standard perdagangan internasional, ditetapkan ICC Tanggungjawab dan risiko serta hak dan kewajiban bagi pihak pembeli maupun pihak penjual. Incoterms telah dianut oleh kebanyakan negara dalam pembuatan kontrak penjualan (sales contract) atas transaksi ekspor- impor Incoterms pertama kali diperkenalkan pada tahun 1936 hingga terbitan terakhir yaitu Incoterms 2000

INCOTERMS 2000

INCOTERMS 2000