BAB IV. KONSEP PERANCANGAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang. I.1.1 Latar belakang proyek

BAB I PENDAHULUAN. merilekskan pikiran dan tubuh dari kesibukan mereka sehari-hari seperti tempat

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR SKEMA DAFTAR LAMPIRAN ABSTRAKSI PENDAHULUAN 1

ABSTRAK. Kata Kunci : dayspa, desain, kecantikan, kesehatan, relaksasi. Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. I. A Latar Belakang Masalah

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV SINTESA PEMBAHASAN. yang diusung dalam sebuah konsep desain Hotel Mulia adalah luxurious

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

1.1 LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN

ABSTRAK. xvii. Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. serasi. (Kamus Besar Bahasa Indonesia,2008, p.37) ditinggalkan baik oleh wanita maupun pria. Wanita maupun pria di

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

KONSEP DESAIN. WARNA Warna yang digunakan adalah warna khas budaya Toraja yang terdapat pada elemen arsitektural dan motif ornamen.

LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN INTERIOR BEAUTY AND SPA "MARTHA TILAAR"

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Studi aktifitas dan kebutuhan ruang

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha

Studi Pembanding. Rumah Cantik Citra. Body Massage. Hand and Foot Spa

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

5.2 Konsep Citra Konsep citra ruang yang ingin dicapai adalah ruang yang memberikan kesan menyegarkan, nyaman dan menonjolkan suasana alami namun teta

KONSEP DESAIN Konsep Organisasi Ruang Organisasi Ruang BAB III

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat memiliki aktivitas yang tinggi. Sehingga membutuhkan fasilitasfasilitas

perawatan badan, pengencangan bagian tubuh, foot theraphy, gym, serta konsultasi dengan dokter- dokter spesialis.


Laporan Tugas Akhir Desain Interior DI40Z0 Medi Day Spa 1

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. sebagai denah khusus dengan tujuan pendalaman lebih pada kedua bidang

BAB V KONSEP PERANCANGAN

Gambar V.1 Aplikasi Ide (Sumber : Penulis)

ABSTRAK. Keywords: Longe, bar, klub malam, body shape, transformation, gay. iii

Bab I Pendahuluan. 1.1.Latar Belakang

BAB V PENUTUP. Gambar V.1 Aplikasi Ide (Sumber : Penulis) commit to user

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

Penjelasan Skema : Konsep Citra yang diangkat merupakan representasi dari filosofi kehidupan suku Asmat yang berpusat pada 3 hal yaitu : Asmat sebagai

BAB.IV. KONSEP DESAIN. IV.1 Tema Perancangan Tema Perancangan Proyek medical spa ini adalah, Refreshing, Relaxing and Theurapetic,

BAB V KONSEP PERENCANAAN. 5.1 Konsep Desain

Studi Aktivitas, Furnitur dan Rasio

PERANCANGAN INTERIOR CIP AIRPORT LOUNGE DI BANDARA INTERNASIONAL NGURAH RAI BALI

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah Pemerintah Indonesia sedang mengembangkan sektor wisata yang terdapat di alam

PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT DINAS PERHUBUNGAN

Eksotisme & GALLERY. Vol. 13 No. 05 Mei 2012

LATAR BELAKANG MASALAH

BAB V KONSEP PERANCANGAN. Gaya dari perancangan interior Museum permainan tradisional Jakarta ini mengarah pada gaya

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

Natural Friendly Neoclassical Style. Architecture

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN. 1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Kristen Maranatha


BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB V : KONSEP. 5.1 Konsep Dasar Perancangan

Desain Interior Little Bee Baby Spa di Surabaya dengan TEMA Lebah

BAB III KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

Studi Antropometri TEMPAT DUDUK HAIR TREATMENT

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Desain Interior Restoran 1914 Surabaya dengan konsep Kolonial Luxury

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan jaman di era globalisasi ini menuntut aktivitas-aktivitas sosial yang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

Redesain Rumah Makan Warung Apung Rahmawati dengan Konsep Jawa Modern


BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB IV KONSEP PERANCANGAN. Bagan 4.1 Kerangka Berpikir Konsep

BAB V PENUTUP. Dari tinjauan dan analisa pada bab sebelumnya, maka diperoleh beberapa

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN. adalah High-Tech Of Wood. Konsep High-Tech Of Wood ini memiliki pengertian

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR BAB I PENDAHULUAN latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Tujuan Perancangan 3

hunian lama, BERNYAWA BARU Fotografer Lindung Soemarhadi

TUGAS AKHIR PERANCANGAN INTERIOR SPA AND FITNESS CENTRE (LIFESPA FITNESS)

interior yang berperan sebagai perantara untuk menawarkan dan menunjukkan aktivitas pengguna. Desain mebel mengekspresikan pencitraan ruang dengan ber

ABSTRAKSI. Keywords : bunga padma, indah, natural, suci. viii

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB V KONSEP PERANCANGAN

ABSTRACT INTERIOR DESIGN OF DESTINATION SPA WITH THE COCEPT OF REJUVENATION THROUGH NATURE

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Jakarta adalah ibu kota negara Indonesia yang memiliki luas sekitar

Perancangan Interior Pusat Kecantikan dan Kebugaran di Kota Gorontalo

STANDAR USAHA SPA. NO ASPEK UNSUR NO SUB UNSUR I. PRODUK A. Ruang Perawatan

MAKASSAR merupakan salah satu kota yang mengalami perkembangan pesat dalam berbagai bidang. meningkatkan jumlah pengunjung/wisatawan

BAB V KONSEP PERANCANGAN

DESIGN CONCEPT * ceiling

BAB III STUDI LAPANGAN. Syariah Hotel Lor In Solo adalah sebuah Hotel syariah berbintang 4

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Perancangan Convention and Exhibition di Malang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

TEORI UMUM DAN KONSEP RUANG DALAM. A. Teori Perancangan Ruang Dalam.

Gambar 5. 1 Citra ruang 1 Gambar 5. 2 Citra ruang 2 2. Lounge Lounge merupakan salah satu area dimana pengunjung dapat bersantai dan bersosialisasi de

Selain itu tingkat polusi di Indonesia yang cukup tinggi, dapat membuat seseorang mudah stress dan tertekan dengan lingkungan yang ada di Indonesia. K

ABSTRAK. Penghargaan ini berguna untuk memotivasi mereka menampilkan musik yang terbaik. Dan tolak


Gambar 5.2 Mind Mapping Perawat dan Pengunjung Gambar 5.3 Mind Mapping Site dan Bangunan 1

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang Latar Belakang Proyek

BAB VI HASIL RANCANGAN. perancangan tapak dan bangunan. Dalam penerapannya, terjadi ketidaksesuaian

BAB V KONSEP 5.1 Konsep Tata Ruang Luar Gambar 5.1 Skema Site Plan

TUGAS AKHIR PERANCANGAN INTERIOR MARTHA TILAAR SALON DAY SPA

Transkripsi:

BAB IV. KONSEP PERANCANGAN IV. 1 Konsep Citra Pada Ayu Balinese Beauty & Spa ini memilih untuk memberikan kesan citra seperti pada tabel dibawah ini. Bagan 4. 1 Konsep Citra IV. 2 Latar Belakang Pemilihan Tema Pada perancangan Ayu Balinese Beauty & Spa ini memilih untuk menggunakan tema Refreshing With Nature dengan ingin mengaitkan terhadap alam (nature) karena dengan alam dapat memberikan kesegaran dan dapat menciptakan relaksasi. Diharapkan dengan customer yang datang dan ingin melakukan perawatan-perawatan bisa merasakan refreshing didalamnya yang dipadukan dengan nuansa alam tersebut. Suasana alam Bali dapat di berikan dalam perancangan ini untuk mendukung dari nama perusahaan ini. Selain itu dapat diketahui bahwa Bali selalu menyuguhkan keindahan panoramanya, maka dari itu ingin membawa suasana alam tersebut ke dalam perancangan interior Ayu Balinese Beauty & Spa ini. Diharapkan dengan sentuhan alam Bali ini MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 116

dapat membawa pengunjung merasakan kenyamanan dan benar-benar merasakan suasana Bali yang selalu menyuguhkan suasana liburan dan refereshing. Selain itu, dengan menciptakan interior yang dapat membawa pengunjung pada suasana refreshing, pengunjung tidak perlu jauh-jauh untuk mencari kesegaran karena dapat diperoleh di Ayu Balinese Beauty & Spa ini. Bagan 4. 2 Tema Refreshing With Nature IV. 2. 1 Penerapan Tema Pada Perancangan Prioritas utama dari perancangan interior Ayu Balinese Beauty & Spa ini adalah pada ruang perawatan, baik dari perawatan tangan dan kaki sampai perawatan tubuh. Setiap ruangan dirancang untuk memenuhi kegiatan didalamnya dan sesuai dengan fasilitas pelayanan yang ditawarkan oleh Ayu Balinese Beauty & Spa namun tetap memperhatikan dimensi-dimensi didalamnya dan sesuai dengan standar agar pengunjung merasa nyaman saat melakukan perawatan. MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 117

Tema Refreshing With Nature merupakan tema inti yang digunakan pada Ayu Balinese Beauty & Spa ini. Namun tema lebih ditonjolkan pada beberapa ruang yang lebih sering dijumpai oleh pengunjung seperti ruang untuk perawatan serta area-area publik lainnya, misalnya pada ruang perawatan tangan dan kaki, ruang perawatan rambut, ruang perawatan wajah, ruang perawatan tubuh, ruang display, resepsionis, area kasir, dan lounge. Hal ini untuk menciptakan kesan alam lebih dalam lagi kepada pengunjung. Gambar 4. 1 Penerapan Tema Pada Ruangan-Ruangan IV. 2. 2 Gaya dan Tema Pada perancangan Ayu Balinese Beauty & Spa ini memilih untuk menggunakan gaya Modern-Bali. Modern Style dipilih karena lokasi dari proyek ini di Jakarta dimana kota Jakarta merupakan salah satu kota metropolitan yang selalu mengikuti perkembangan jaman yang semakin maju dan modern. Selain itu, masyarakat yang ada saat ini, khususnya perempuan yang menjadi sasaran pengunjung dari Ayu Balinese Beauty & Spa ini, sudah banyak mengikuti perkembangan gaya hidup yang modern. Maka dari itu, Modern Style dipilih untuk menjadi salah satu gaya yang akan digunakan dalam perancangan Ayu Balinese Beauty & Spa. Selain menggunakan Modern Style sebagai salah satu gaya yang digunakan, ditambahkan pula dengan sentuhan etnik Bali untuk MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 118

menunjang dari nama proyek ini yaitu Ayu Balinese Beauty & Spa dimana dengan suasana Bali yang ditawarkan dapat memberikan pengaruh psikologis bagi pengguna ruang seperti sudah diketahui bahwa Bali merupakan kota wisata dimana dapat merefleksikan para pengunjungnya. Hal tersebut yang ingin dimasukkan ke dalam perancangan Ayu Balinese Beauty & Spa ini. Selain itu, sentuhan Bali digunakan untuk memberikan kesan yang fresh dan natural karena seperti yang diketahui bahwa Bali juga menawarkan banyak hiburan alam yang dapat memberikan kesan menyegarkan dan relaksasi pada pengunjungnya. Oleh sebab itu, pemilihan gaya Modern-Bali sangat sesuai dalam perancangan Ayu Balinese Beauty & Spa ini. Dan dengan gaya Modern- Bali ini bisa membawa customer pada tingkat kenyamanan yang cukup sehingga dapat merefleksikan diri sepenuhnya terhadap perawatanperawatan yang ditawarkan. Gambar 4. 2 Gaya, Tema dan Citra MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 119

Gambar 4. 3 Patra Kakul-Kakulan Gambar 4. 4 Patra Tali Ilut IV. 2. 3 Konsep Perancangan Gambar 4. 5 Patra Mesir Pada perancangan interior Ayu Balinese Beauty & Spa ini, citra ruang yang ingin ditampilkan sesuai dengan tema perancangan, yaitu dengan menonjolkan sentuhan alam yang dipadukan dengan gaya etnik Bali berupa pemberian beberapa ragam hias dan ornamen-ornamen khas etnik Bali sehingga bisa memberikan kesan refreshing dan kenyamanan didalamnya. Gaya modern disini dapat diaplikasikan ke dalam beberapa elemen seperti pada ceiling, furniture, wall, dan lighting dimana dapat selaras dengan gaya etnik Bali itu sendiri. Perancangan interior Ayu Balinese Beauty & Spa ini mewujudkan sebuah interior yang mempunyai fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan dari pengunjung sehingga pengunjung dapat merasakan kenyamanan dan relaksasi. Konsep ruang pada Ayu Balinese Beauty & Spa diharapkan dapat memberikan kesan privasi bagi pengunjung sehingga pengujung merasa aman dan nyaman melakukan perawatan namun tetap memberikan kesan hangat dimana karyawan bisa dipercayakn dalam melakukan perawatan terhadap pengunjung karena kesan yang diberikan oleh pengunjung mempengaruhi dari kredibilitas perusahaan. Oleh sebab itu, salah satu aspek untuk membangun kepercayaan pengunjung tersebut melalui dari konsep interior yang diberikan. MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 120

IV. 3 Zoning Terpilih Gambar 4. 6 Zoning Terpilih - Lantai 1 Gambar 4. 7 Zoning Terpilih - Lantai 2 MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 121

Gambar 4. 8 Zoning Terpilih Lantai 3 Zoning ini terpilih karena memiliki akses yang mudah bagi customer yang ingin datang dari parkiran tidak harus mengitari kawasan ruko dikarenakan Ayu Balinese Beauty & Spa ini berada tepat di depan pintu utama keluar kawasan ruko Dharmawangsa Square City Walk. Selain itu dengan publik berada disisi kanan bangunan maka area semi prvate menjadi lebih privasi dan dekat dengan akses tangga khusus pengunjung dan toilet untuk pengunjung pula. MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 122

IV. 4 Grouping Terpilih Gambar 4. 9 Grouping Terpilih - Lantai 1 Gambar 4. 10 Grouping Terpilih - Lantai 2 MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 123

Gambar 4. 11 Grouping Terpilih - Lantai 3 Grouping ini dipilih karena memiliki ruang perawatan rambut yang lebih luas serta letak kasir yang strategis serta ruang display yang dekat dengan lounge. Selain itu ruang ganti tamu yang berdekatan dengan ruang treatment serta ruang facial sehingga customer yang datang untuk manicure-pedicure tidak mengganggu customer yang ingin facial atau melakukan treatment lainnya. Pada grouping ini dapat memuat beberapa ruang VIP yang terdiri dari ruang VIP 1 untuk customer yang datang sendiri dan ruang VIP 2 untuk customer yang datang berdua. MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 124

IV. 5 Pralayout Terpilih Gambar 4. 12 Pralayout Terpilih - Lantai 1 Gambar 4. 13 Pralayout Terpilih - Lantai 2 MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 125

Gambar 4. 14 Pralayout Terpilih - Lantai 3 Pralayout ini dipilih karena dapat dilihat dari segi efisiensi dan efektifitas pada ruang perawatan rambut dimana menggunakan peralatan steamer yang modern dengan bisa berpindah menggunakan railing yang menggantung sehingga mengefektifkan space dan dapat menambahkan kursi dan meja untuk perawatan rambut. Selain itu, sirkulasi untuk customer yang akan naik dan turun dari lantai 2 tersedia dengan berdekatan dengan area kasir dan resepsionis sehingga tidak mengganggu kenyamanan customer yang sedang melakukan perawatan rambut. Area perawatan dengan area private tepisah dengan pintu sehingga privasi antara customer dengan pengelola memiliki batas masing-masing. Terdapat 3 jalur tangga yang terbagi sebagai akses pengunjung, karyawan pengelola dan staff perawatan. MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 126

IV. 6 Premilinary Design Gambar 4. 15 Premilinary Design Gambar 4. 16 Furniture MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 127

Gambar 4. 17 Sketsa-sketsa ide IV. 7 Konsep Ruang Terpilih Pada Ayu Balinese Beauty & Spa ini banyak ruang-ruang yang didesain sesuai dengan gaya dan tema yang diinginkan dimana menjadi ruang-ruang yang digunakan pengunjung seperti yang dijelaskan diatas, Namun pada dari seluruh ruang untuk dijadikan sebagai ruang terpilih yang Ruang VIP. Untuk ruang terpilih yaitu ruang treatment VIP dimana pada ruangan ini perawatan yang ditawarkan dari Ayu Balinese Beauty & Spa yaitu : a. Perawatan wajah : Masker wajah Totok wajah b. Perawatan tubuh : Lulur / body scrub Body massage MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 128

Mandi rendam Whirlpool Terapi jet shower Contrast bath Bubble bath Mandi rendam rempah-rempah Mandi rendam air garam Kompres Balut Ratus c. Aroma terapi. Pada Ruang VIP ini menyediakan fasilitas perawatan spa yang lebih lengkap dimana terdapat whirlpool didalamnya dengan terdapat ruang ganti sendiri di dalamnya. Ruang VIP ini terdiri dari 2 jenis yaitu Ruang VIP 1 dan Ruang VIP 2. Pada Ruang VIP 1 menyediakan perawatan spa untuk 1 orang customer yang ingin merasakan perawatan yang lebih memuaskan dengan suasana ruangan yang lebih elegan, mewah dan lebih privasi serta diberikan fasilitas lebih lengkap disbanding ruang treatment. Untuk Ruang VIP 2 tidak jauh berbeda dengan Ruang VIP 1, namun untuk ruang ini dapat menampung customer yang datang berdua dimana ingin melakukan perawatan spa berdua dan bisa merasakan suasana ruang yang lebih elegan, mewah dan lebih privasi. MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 129

Bagan 4. 3 Konsep Ruang VIP IV. 7. 1 Konsep Zoning Ruang Terpilih Gambar 3. 18 Konsep Zoning Ruang Terpilih MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 130

Pada Ruang terpilih ini terbagi atas 2 zona yaitu zoning kering dan zona basah. Hal ini dimaksudkan agar dapat memberikan kenyamanan didalamnya pada saat customer ingin melakukan perawatan. Selain itu, hal ini dilakukan untuk menjaga maintenance dari material-material yang akan digunakan pada perancangan ruang ini. IV. 7. 2 Konsep Grouping Ruang Terpilih Gambar 4. 19 Konsep Grouping Ruang Terpilih Untuk grouping ini terbagi menjadi 3 area yaitu area entrance, area ganti, area massage dan area berendam. Hal ini dierapkan untuk menyesuaikan kegiatan yang berlangsung di dalamnya, dimana customer yang datang akan disambut di area entrance lalu berganti pakaian di area ganti setelah itu dapat melakukan perawatan-perawatan pada area massage dan setelah itu dapat berendam di area berendam. MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 131

IV. 7. 3 Konsep Pralayout Ruang Terpilih Gambar 4. 20 Konsep Pralayout Terpilih A. Menggunakan maerial batu alam untuk memberikan kesan fresh didalam ruanganya. B. Dapat menggunakan backdrop pada bagian belakang area berendam agar tidak terkesan terlalu sederhana namun elegan dan mewah yang ditambahkan dengan accent lighting. C. Dapat ditambahkan dengan tanaman-tanaman yang dipadukan menjadi sebuah backdrop yang ditutupi dengan kaca sehingga menjadi sebuah view taman didalamnya. D. Untuk pintu sendiri menggunakan pintu Bali untuk memberikan kesan Bali saat customer masuk ke dalam ruangan. E. Untuk ruang VIP ini dapat memberikan kesan yang elegan, hangat, mewah serta eksklusif dengan perawatan-perawatan yang lengkap MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 132

serta interior yang dapat memberikan suasana-suasana tersebut yang dapat diaplikasikan dengan menggunakan material-material kayu didalamnya serta pencahayaan yang tepat. F. Ruangan yang elegan dan mewah ini diharapkan dapat memberikan kesan fresh pula sehingga sesuai dengan tema yaitu Refreshing With Nature. G. Dapat pula dengan penggunaan kain sebagai elemen ceiling didalamnya sehingga dapat memberikan kesan hangat didalamnya. Gambar 4. 21 Konsep Ruang Terpilih MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 133

IV. 7. 4 View Untuk Ayu Balinese Beauty & Spa Gambar 4. 18 Resepsionis & Kasir Gambar 4. 19 Lounge MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 134

Gambar 4. 20 Salon Gambar 4.21 Ruang Manicure-Pedicure MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 135

Gambar 4.22 Ruang Refleksi Gambar 4.23 Ruang Perawatan MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 136

Gambar 4. 24 View 1 - Ruang VIP 1 Gambar 4. 25 View 2 - Ruang VIP 1 MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 137

Gambar 4. 26 View 1 - Ruang VIP 2 Gambar 4. 27 View 2 - Ruang VIP 2 MARIA DE GLORIA S. 41708010003 INTERIOR AYU BALINESE BEAUTY AND SPA 138