BAB 4 IMPLEMENTASI & EVALUASI

dokumen-dokumen yang mirip
MANUAL PENGGUNAAN APLIKASI

LAPORAN RESMI MODUL VI INVENTORY THEORY

BAB 3 PERANCANGAN PROGRAM

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Gambar 4.62 Layar Menu Penjualan Transaksi

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. dalam pengoperasian sistem basis data yang baru: : HP Deskjet 656c

BAB III LANDASAN TEORI

PENGENDALIAN PERSEDIAN : INDEPENDEN & DEPENDEN

Prosedur Menjalankan Aplikasi

Layar Print Laporan Analisis ABC Investasi. Gambar 4.70 Layar Print Laporan Analisis ABC Investasi

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Gambar 4.57 Layar Ubah Pemasok. Data pemasok dapat diubah di sini. Data-data akan disimpan ke

LABORATORIUM STATISTIK DAN OPTIMASI INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAWA TIMUR

BAB 4 RANCANGAN SISTEM YANG DIUSULKAN

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN

PROSEDUR MENJALANKAN PROGRAM. Berikut ini merupakan tampilan user interface beserta keterangan dari user interface bersangkutan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. yang harus dipenuhi untuk menguji coba user interface serta

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. Untuk dapat menjalankan aplikasi sistem informasi penjualan pada

INVENTORY Klasifikasi Bahan Baku :

- Tunggu hingga proses selesai.

BAB 1. PENDAHULUAN. Pemesanan barang merupakan kegiatan yang sangat penting pada bagian

LAMPIRAN. Gambar L.1 Halaman Login. Pada layar ini user diminta untuk memasukkan UserID dan Password. Layar ini

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Agar diperoleh hasil yang memuaskan, sebaiknya program aplikasi ini digunakan. 1. Processor Pentium III

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

LAMPIRAN. Sub menu add customer digunakan untuk menambah customer baru. Tabel add cutomer

Gambar 4.76 Tampilan Layar Personal Questions. pertanyaan kepada perusahaan. Jawaban dari pertanyaan yang diajukan akan dijawab

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. penyelesaian produksi dengan menggunakan metode Earliest Due Date (EDD) ini

20. Halaman Detail Produk Setelah Login

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. perpustakaan MTs. An Nuriyah Gresik dibutuhkan : 1. Sistem Operasi Microsoft Windows XP Profesional

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. diberikan dari kerja praktek ini adalah proses entry data alat tulis kantor yang

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Setelah user menambah data transaksi penjualan dan menyimpannya dengan menekan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Persaingan antar perusahaan tidak terbatas hanya secara lokal,

19. Form Surat Jalan (FrmSuratJalan.frm)

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. jadwal implementasi yang berlangsung selama kurang lebih 2 bulan : (lihat tabel 4.1)

Gambar 4.97Form Permintaan Barang header. khusus detil barang di bawah.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, termasuk dalam bidang

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN

MANAJEMEN PERSEDIAAN

BAB X MANAJEMEN PERSEDIAAN

negara dan tombol Cancel untuk membatalkannya.

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE EOQ. Hanna Lestari, M.Eng

Berikut ini adalah petunjuk pemakaian aplikasi sistem basis data. Petunjuk berikut ini disertai dengan tampilan layar. Keterangan selengkapnya

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sistem aplikasi basis data pada CV. Lumbung Rejeki yaitu : Monitor : SVGA 17. : Optical Mouse.

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. menggunakan Aplikasi Penerimaan dan Pembayaran Siswa/Siswi Baru yaitu: Software yang mendukung aplikasi ini, yaitu:

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. dari sistem terdiri dari kebutuhan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak

Bagian 1 - Persiapan Penggunaan 2. Bagian 2 - Menu Stok ( Order & Set Qty Suggestion ) 5. Bagian 3 Penerimaan Barang 10

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Guna Elektro adalah sebagai berikut : Processor : Pentium III 800 MHz. Printer : HP Deskjet 400

Manajemen Produksi dan Operasi. Inventory M-4

User Manual DIVIPOS Free Version 1.0 versi 1.0

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. 1. PC dengan Processor minimal 1800 MHz. sistem ini yaitu Windows 2000 atau XP, Microsoft Visual Basic.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Prosedur penggunaan aplikasi

Tampilan layar menu login

PROSEDUR PROGRAM. Berikut ini adalah petunjuk pemakaian aplikasi basis data penjualan, pembelian

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Implementasi sistem merupakan kumpulan dari elemen-elemen yang telah

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

Akuntan, Divisi Gudang, Karyawan), divisi (Accounting & Finance, Marketing & Sales,

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Gambar 4.9 Layar Customer-Pertanyaan Sebelum Login. oleh user. User yang belum melakukan login tidak dapat mengakses halaman ini, user

Persediaan adalah barang yang sudah dimiliki oleh perusahaan tetapi belum digunakan

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. tampilan layar sistem ERP CV.Gracia Jaya beserta prosedur penggunaannya

BAB 3 PERANCANGAN PROGRAM. Dalam perancangan program aplikasi optimalisasi pemesanan bahan baku ini,

HELPDESK (IT) Isi: - New Ticket: - New Ticket - My Open Ticket - My Closed Ticket - Open Tickets - Tickets To Do - Closed Tickets

Button Batal : untuk membatalkan data master karyawan yang. telah di isi. Button Hapus : untuk menghapus data Master Karyawan.

untuk mengirimkan PO ke Supplier. Tombol Reject berfungsi untuk

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. perangkat lunak ini dibagi menjadi dua, yakni kebutuhan hardware dan kebutuhan

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Pertemuan 7 MANAJEMEN PERSEDIAAN (INVENTORY MANAGEMENT)

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. pada SMA Negeri 15 Surabaya. Penjelasan yang diberikan yaitu mengenai

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN. menggunakan program sistem informasi pembelian dan proses retur pada CV.

MODUL Badak Solutions

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Berikut merupakan prosedur penggunaan pada non-login :

PROSEDUR MENJALANKAN ALAT APLIKASI PEMBELIAN, UTANG DAGANG DAN PERSEDIAAN PT. TRIPOLA INTERINDO

Gambar Halaman Account Receivable Insert Sales Return Detail Tampilan halaman edit sama dengan tampilan halaman insert, tetapi ID tidak dapat

MANAJEMEN PERSEDIAAN

BAB IV HASIL RANCANGAN

MANAJEMEN PERSEDIAAN

4 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. rencana implementasi dapat dilihat pada Tabel 4.1 di bawah ini : Tabel 4.1 Tabel Rencana Implementasi

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. diterapkan berdasarkan kebutuhan. Selain itu aplikasi ini akan dibuat sedemikian

Transkripsi:

BAB 4 IMPLEMENTASI & EVALUASI 4.1. Spesifikasi Kebutuhan Program 4.1.1. Spesifikasi Hardware Spesifikasi Hardware yang dianjurkan adalah: Pocket PC HP ipaq h4150 4.1.2. Spesifikasi Software Spesifikasi Software yang dianjurkan adalah: Sistem Operasi Pocket PC 2002 SDK Microsoft SQL server CE 2000 versi 2.0

81 4.2. Menjalankan Program Aplikasi Gambar 4.1 adalah tampilan awal ketika program Inventory Decision Support System v.01 dijalankan. Tombol Start diklik untuk loading program yang akan menampilkan berbagai macam pilihan pada layar Main Menu seperti yang terlihat pada Gambar 4.2. Gambar 4.1 Tampilan Layar Welcome

82 Gambar 4.2 Tampilan Layar Main Menu Pada layar Main Menu terdapat enam pilihan. Pemilihan dilakukan dengan cara mengklik gambar yang diinginkan. Berikut ini adalah fungsi yang akan dijalankan jika sebuah gambar diklik. Klik gambar STOCK untuk menampilkan layar lihat demand, stock position sekarang dan reorder point. Klik gambar DECISION untuk menampilkan layar Decision. Klik gambar FINAL untuk menampilkan layar Final Decision. Klik gambar MANAGEMENT untuk menampilkan layar Management. Klik gambar ABOUT untuk menampilkan layar About. Klik gambar EXIT untuk keluar dari program.

83 Gambar 4.3 Tampilan layar Main Menu-Decision Pada layar Main Menu-Decision (Gambar 4.3) terdapat empat pilihan, diantaranya sebagai berikut. Pilih gambar Incremental Discount untuk menampilkan layar Incremental Quantity Discount. Pilih gambar All-Units Discount untuk menampilkan layar All-Units Quantity Discount. Pilih gambar Special Sale Prices untuk menampilkan layar Special Sale Prices. Pilih gambar Known Price Increases untuk menampilkan layar Known Price Increases. Pilih gambar Constraints untuk menampilkan layar Constraints Detail. Pada layar Main Menu-Decision ini manajer harus peka melihat kondisi yang ada sekarang dan memutuskan memilih salah satu pilihan tersebut.

84 Pada layar Constraints-Constraints detail (Gambar 4.4) terdapat tiga pilihan seperti yang terlihat pada gambar berikut. Gambar 4.4 Tampilan Layar Constraints-Constraints Detail Klik gambar Capital Constraint untuk menampilkan layar Capital Constraint. Pilih Storage Constraint untuk menampilkan layar Storage Constraint. Pilih Both untuk menampilkan layar Capital & Storage Constraint. Gambar 4.5 adalah tampilan layar Incremental Quantity Discount. Incremental Quantity Discount adalah suatu kondisi di mana seorang manajer ditawari dengan sebuah daftar harga diskon yang diurut berdasarkan kuantitas barang yang dibeli. Incremental Quantity Discount hanya berlaku pada barangbarang tertentu yang melebihi jumlah price break. Pembelian barang yang semakin banyak akan mendapatkan harga per unit yang semakin murah.

85 Gambar 4.5 Tampilan Layar Incremental Quantity Discount-Input Gambar 4.6 Tampilan Layar Incremental Quantity Discount-Browse Layar Input ini digunakan untuk menginput data-data dari suatu barang yang mendapatkan diskon. Pertama-tama dipilih salah satu kategori barang kemudian diklik tombol yang berfungsi untuk mengambil kode barang dan

86 nama barang yang ada di tabel Barang berdasarkan kategori yang dipilih (lihat Gambar 4.6). Gambar 4.7 Tampilan Layar Incremental Quantity Discount-Add Price Schedule Selanjutnya diklik tabulasi Add Price Schedule untuk menampilkan layar Incremental Quantity Discount-Add Price Schedule (Gambar 4.7) yang digunakan untuk menginput harga barang diskon yang diurut berdasarkan interval jumlah barang yang akan dibeli. From adalah batas bawah interval. To adalah batas atas interval. Tombol ADD SCHEDULE diklik jika ingin menambahkan daftar harga yang baru. Tombol CALCULATION diklik untuk menghitung jumlah pesanan yang optimal dan yang valid serta menghitung total cost pada setiap interval jumlah barang. Gambar 4.8 adalah tampilan Layar Incremental Quantity Discount- Decision ketika tabulasi Decision diklik.

87 Gambar 4-8 Tampilan Layar Incremental Quantity Discount-Decision Layar Incremental Quantity Discount-Decision akan menampilkan sejumlah daftar harga yang sudah diinput pada layar Incremental Quantity Discount-Add Price Schedule dan semua perhitungan yang sudah dilakukan saat menekan tombol CALCULATION. Pada baris ketiga yang terpilih, terlihat bahwa pemesanan barang dengan jumlah berkisar diantara 1200 hingga 4800 dengan harga 8.5 merupakan keputusan yang paling optimal, karena memiliki total cost paling minimum. Ini ditandai dengan adanya tulisan BEST pada kolom ket (keterangan). Tombol DETAIL diklik untuk menampilkan rincian data perhitungan dan selanjutnya tabulasi See Detail diklik untuk menampilkan layar Incremental Quantity Discount-See Detail (Gambar 4.9).

88 Gambar 4.9 Tampilan Layar Incremental Quantity Discount-See Detail Tombol SAVE diklik untuk menyimpan jumlah pesanan, keterangan pemesanan dan total cost. Tombol CANCEL diklik untuk kembali ke layar Main Menu. Gambar 4.10 adalah tampilan layar All-Units Quantity Discount. All- Units Quantity Discount adalah suatu kondisi di mana seorang manajer ditawari dengan sebuah daftar harga diskon yang diurut berdasarkan kuantitas barang yang dibeli. Berbeda dengan Incremental Discount, All-Units Discount berlaku pada semua barang yang berada dalam interval jumlah barang. Pembelian barang yang semakin banyak akan mendapatkan harga per unit yang semakin murah.

89 Gambar 4.10 Tampilan Layar All-Units Quantity Discount-Input Layar Input ini digunakan untuk menginput data-data dari suatu barang yang mendapatkan diskon. Pertama-tama dipilih salah satu kategori barang kemudian diklik tombol yang berfungsi untuk mengambil kode barang dan nama barang yang ada di tabel Barang berdasarkan kategori yang dipilih.

90 Gambar 4.11 Tampilan Layar All-Units Quantity Discount-Add Price Schedule Selanjutnya diklik tabulasi Add Price Schedule untuk menampilkan layar All-Units Quantity Discount-Add Price Schedule (Gambar 4.11) yang digunakan untuk menginput harga barang diskon yang diurut berdasarkan interval jumlah barang yang akan dibeli. From adalah batas bawah interval. To adalah batas atas interval. Tombol ADD SCHEDULE diklik jika ingin menambahkan daftar harga yang baru. Tombol CALCULATION diklik untuk menghitung jumlah pesanan yang optimal dan yang valid serta menghitung total cost pada setiap interval jumlah barang. Gambar 4.12 adalah tampilan Layar All-Units Discount-Decision ketika tabulasi Decision diklik.

91 Gambar 4.12 Tampilan Layar All-Units Quantity Discount-Decision Layar All-Units Quantity Discount-Decision akan menampilkan semua perhitungan yang sudah dilakukan saat menekan tombol CALCULATION. Dari layar ini diketahui bahwa EOQ dengan harga unit 9 adalah tidak valid. Oleh sebab itu total cost tidak dihitung, karena total cost yang dihasilkan pasti tidak optimum. Perhitungan dilanjutkan pada harga unit 10 dan perhitungan menghasilkan EOQ yang valid. Karena EOQ valid maka total biaya pada harga unit 10 dihitung. Selanjutnya perhitungan total cost dilakukan pada setiap jumlah barang yang lebih besar. Gambar 4.13 adalah tampilan layar Special Sale Prices. Special sale prices adalah suatu kondisi di mana supplier menawarkan harga khusus yang lebih murah atas suatu barang selama periode tertentu.

92 Gambar 4.13 Tampilan Layar Special Sale Prices-Input Pada layar Special Sale Prices-Input, terdapat dua pilihan yang menggambarkan keadaan stock position sekarang. Pilih Mendekati Reorder Point jika stock position sekarang sedang mendekati reorder point. Keputusan untuk menerima special order ini dapat dilihat pada tabulasi Decision A. Pilih Masih ada q unit jika stock position masih terdapat sebanyak q unit. Keputusan untuk special order dapat dilihat pada tabulasi Decision A jika perhitungan menunjukkan bahwa biaya penghematan (g*) lebih besar atau sama dengan nol. Sedangkan keputusan untuk special order dapat dilihat pada tabulasi Decision B jika perhitungan menunjukkan bahwa biaya penghematan (g*) lebih kecil dari nol. Selanjutnya pilih salah satu kategori barang dan tekan tombol untuk mengambil kode barang dan nama barang berdasarkan kategori yang dipilih tersebut.

93 Gambar 4.14 Tampilan Layar Special Sale Prices-Input Detail Layar Special Sale Prices-Input Detail (Gambar 4.14) merupakan lanjutan pengisian data barang dari layar Special Sale Prices-Input. Klik tombol CALCULATION untuk melakukan perhitungan dan berfungsi untuk memutuskan apakah tawaran special order layak diterima atau tidak. Jika diterima maka program akan memberikan informasi berupa berapa jumlah yang harus dipesan dan berapa biaya penghematannya. Gambar 4.15 adalah tampilan layar Special Sale Prices-Decision A jika special order diterima.

94 Gambar 4.15 Tampilan Layar Special Sale Prices-Decision A Tombol SAVE diklik untuk menyimpan data perhitungan ke tabel TSpecial pada database. Tombol CANCEL diklik untuk membatalkan seluruh proses dan kembali ke Main Menu. Gambar 4-16 adalah tampilan layar Special Sale Prices-Decision B jika special order tidak diterima.

95 Gambar 4.16 Tampilan Layar Special Sale Prices-Decision B Layar Special Sale Prices-Decision B akan menampilkan informasi agar manajer mengabaikan tawaran special order tersebut karena Qˆ * P /( P d) Q *. Hal ini juga berarti jika pemesanan tetap dilakukan maka perusahaan akan mengalami kerugian sebesar 1520. Sebaliknya program menganjurkan manajer lebih baik melakukan pemesanan dengan cara perhitungan EOQ biasa pada saat regular replenishment. Tombol SAVE diklik untuk menyimpan data perhitungan ke tabel TSpecial pada database. Tombol CANCEL diklik untuk membatalkan seluruh proses dan kembali ke Main Menu. Gambar 4.17 adalah tampilan layar Known Price Increases. Known Price Increases adalah suatu kondisi di mana supplier memberitahu manajer bahwa akan terjadi lonjakan harga pada waktu-waktu mendatang. Biasanya pada

96 kondisi seperti ini, manajer tergerak untuk membeli barang dalam jumlah banyak sebelum terjadi kenaikan harga. Gambar 4.17 Tampilan Layar Known Price Increases-Input Pada layar Known Price Increases-Input, terdapat dua pilihan yang menggambarkan keadaan stock position sekarang. Pilih Mendekati Reorder Point jika stock position sekarang sedang mendekati reorder point. Keputusan untuk menerima special order ini dapat dilihat pada tabulasi Decision A. Pilih Stock Position masih banyak jika stock position masih terdapat sebanyak q unit. Keputusan untuk membeli sebelum kenaikan harga dapat dilihat pada tabulasi Decision A jika perhitungan menunjukkan bahwa biaya penghematan (g*) tidak lebih kecil dari nol. Sedangkan keputusan untuk membeli sebelum kenaikan harga dapat dilihat pada tabulasi Decision B jika perhitungan menunjukkan bahwa biaya penghematan (g*) lebih kecil dari nol. Selanjutnya pilih salah satu kategori barang

97 dan tekan tombol untuk mengambil kode barang dan nama barang berdasarkan kategori yang dipilih tersebut. Gambar 4.18 Tampilan Layar Known Price Increases-Input Detail Layar Known Price Increases-Input Detail (Gambar 4.18) merupakan lanjutan pengisian data barang dari layar Known Price Increases-Input. Tombol CALCULATION diklik untuk melakukan perhitungan dan berfungsi untuk memutuskan apakah pembelian sebelum kenaikan harga layak diterima atau tidak. Jika diterima maka program akan memberikan informasi berupa berapa jumlah yang harus dipesan dan berapa biaya penghematannya. Gambar 4.19 adalah tampilan layar Known Price Increases-Decision A jika tawaran diterima.

98 Gambar 4.19 Tampilan Layar Known Price Increases-Decision A Tombol SAVE diklik untuk menyimpan data perhitungan ke tabel TKnown pada database. Tombol CANCEL diklik untuk membatalkan seluruh proses dan kembali ke Main Menu. Gambar 4.20 adalah tampilan layar Known Price Increases-Decision B jika tawaran tidak diterima.

99 Gambar 4.20 Tampilan Layar Known Price Increases-Decision B Layar Known Price Increases-Decision B akan menampilkan informasi agar manajer mengabaikan tawaran tersebut karena jika pemesanan tetap dilakukan maka perusahaan akan mengalami kerugian sebesar 1712.14. Sebaliknya program menganjurkan manajer lebih baik melakukan pemesanan dengan cara perhitungan EOQ biasa sebesar 400 pada saat regular replenishment. Tombol SAVE diklik untuk menyimpan data perhitungan ke tabel TKnown pada database. Tombol CANCEL diklik untuk membatalkan seluruh proses dan kembali ke Main Menu. Kendala-kendala yang biasa menjadi penghambat dalam suatu pembelian barang adalah keterbatasan modal, keterbatasan gudang mau pun kedua-duanya. Gambar 4.21 menunjukkan pilihan manajer yang tepat saat mengalami kesulitan untuk melakukan pembelian barang secara optimal, sedangkan perusahaan sedang mengalami kendala modal senilai J.

100 Gambar 4.21 Tampilan Layar Capital Constraint-Input Layar Capital Constraint-Input ini digunakan untuk menginput data-data dari suatu barang. Pertama-tama dipilih salah satu kategori barang kemudian diklik tombol yang berfungsi untuk mengambil kode barang dan nama barang yang ada di tabel Barang berdasarkan kategori yang dipilih.

101 Gambar 4.22 Tampilan Layar Capital Constraint-Input Detail Layar Capital Constraint-Input Detail (Gambar 4.22) merupakan lanjutan pengisian data barang dari layar Capital Constraint-Input. Tombol ADD diklik untuk menambah data barang yang baru. Tombol CALCULATION diklik untuk melakukan perhitungan dan berfungsi untuk menentukan jumlah pembelian optimum yang harus dilakukan agar memperoleh biaya yang seminimal mungkin dan tetap tidak melebihi batas modal maksimum. Gambar 4.23 adalah hasil perhitungan jumlah pesanan dan modal maksimum dari tiap-tiap barang.

102 Gambar 4.23 Tampilan Layar Capital Constraint-Decision Tombol SAVE diklik untuk menyimpan data perhitungan ke tabel TCapital pada database. Tombol CANCEL diklik untuk membatalkan seluruh proses dan kembali ke Main Menu. Gambar 4.24 menunjukkan pilihan manajer yang tepat saat mengalami kesulitan untuk melakukan pembelian barang secara optimal, karena perusahaan sedang mengalami kekurangan kapasitas gudang.

103 Gambar 4.24 Tampilan Layar Storage Constraint-Input Layar Storage Constraint-Input ini digunakan untuk menginput data-data dari suatu barang. Pertama-tama dipilih salah satu kategori barang, kemudian diklik tombol yang berfungsi untuk mengambil kode barang dan nama barang yang ada di tabel Barang berdasarkan kategori yang dipilih.

104 Gambar 4.25 Tampilan Layar Storage Constraint-Input Detail Layar Storage Constraint-Input Detail (Gambar 4.25) merupakan lanjutan pengisian data barang dari layar Storage Constraint-Input. Tombol ADD diklik untuk menambah data barang yang baru. Tombol CALCULATION diklik untuk melakukan perhitungan dan berfungsi untuk menentukan jumlah pembelian optimum yang harus dilakukan agar memperoleh biaya yang seminimal mungkin dan tetap tidak melebihi batas ruang maksimum. Gambar 4.26 adalah hasil perhitungan jumlah pesanan dan ruang maksimum dari tiap-tiap barang.

105 Gambar 4.26 Tampilan Layar Storage Constraint Decision Tombol SAVE diklik untuk menyimpan data perhitungan ke tabel TStorage pada database. Tombol CANCEL diklik untuk membatalkan seluruh proses dan kembali ke Main Menu. Gambar 4.27 menunjukkan pilihan manajer yang tepat saat mengalami kesulitan untuk melakukan pembelian barang secara optimal, karena perusahaan sedang mengalami kendala modal sebesar J dan kekurangan kapasitas gudang.

106 Gambar 4.27 Tampilan Layar Capital & Storage Constraint-Input Layar Capital & Storage Constraint-Input ini digunakan untuk menginput data-data dari suatu barang. Pertama-tama dipilih salah satu kategori barang kemudian diklik tombol yang berfungsi untuk mengambil kode barang dan nama barang yang ada di tabel Barang berdasarkan kategori yang dipilih.

107 Gambar 4.28 Tampilan Layar Capital & Storage Constraint-Input Detail Layar Capital & Storage Constraint-Input Detail (Gambar 4.28) merupakan lanjutan pengisian data barang dari layar Capital & Storage Constraint-Input. Tombol ADD diklik untuk menambah data barang yang baru. Tombol CALCULATION diklik untuk melakukan perhitungan dan berfungsi untuk menentukan jumlah pembelian optimum yang harus dilakukan agar memperoleh biaya yang seminimal mungkin dan tetap tidak melebihi batas modal dan batas ruang maksimum. Gambar 4.29 adalah hasil perhitungan jumlah pesanan, modal dan ruang maksimum dari tiap-tiap barang.

108 Gambar 4.29 Tampilan Layar Capital & Storage Constraint-Decision Tombol SAVE diklik untuk menyimpan data perhitungan ke tabel TBoth pada database. Tombol CANCEL diklik untuk membatalkan seluruh proses dan kembali ke Main Menu.

109 Kembali pada Main Menu, Layar Main Menu-Stock akan ditampilkan seperti Gambar 4.30 ketika gambar STOCK diklik. Klik tombol SEARCH untuk mencari informasi demand, stock position dan reorder point berdasarkan kategori dan kode barang yang dipilih. Gambar 4.30 Tampilan Layar Main Menu-Stock

110 Ketika gambar MANAGEMENT diklik maka program akan menampilkan layar Management seperti terlihat pada Gambar 4.31. Disini manajer dapat memilih salah satu kategori barang dan menampilkannya dalam bentuk tabel. Gambar 4.31 Tampilan Layar Main Menu-Management-Table

111 Jika manajer ingin menambah barang baru ke dalam tabel maka manajer boleh mengklik tombol ADD. Selanjutnya program akan menampilkan layar Management-Operation seperti terlihat pada Gambar 4.32. Gambar 4.32 Tampilan Layar Management-Add Operation Jika manajer ingin mengubah suatu data barang yang ada pada tabel, maka manajer harus mengklik barang yang dimaksud, kemudian mengklik tombol EDIT untuk melakukan perubahan. Proses ini ditunjukkan pada Gambar 4.33.

112 Gambar 4.33 Tampilan Layar Management-Edit Operation Gambar 4.34 akan menampilkan sejumlah keputusan yang pernah dibuat oleh seorang manajer. Keputusan tersebut akan ditampilkan berdasarkan jenis decision yang dipilih. Gambar 4.34 Tampilan Layar Main Menu-FinalDecision

113 Akhir dari keseluruhan penjelasan diatas Gambar 4.35 adalah tampilan layar About Me yang berisikan nama, nim, jurusan pembuat software ini dan tahun pembuatannya. Gambar 4.35 Tampilan Layar Main Menu-About

114 4.3. Evaluasi Pada tahap evaluasi ini, didapat beberapa hasil pengamatan sewaktu implementasi program aplikasi ini dilakukan, diantaranya: 1. Manajer lebih mudah memutuskan berapa jumlah barang yang harus dipesan ketika ada tawaran dengan harga khusus dari supplier. 2. Jumlah persediaan tetap dapat lebih optimal meskipun terkendala oleh keterbatasan modal.